Click here to load reader

LBM 1 Enterohepatik Sgd 10 Via

  • View
    49

  • Download
    9

Embed Size (px)

Text of LBM 1 Enterohepatik Sgd 10 Via

LBM 1 : FISIOLOGI SISTEM ENTEROHEPATIKSTEP 1Sistem enterohepatik : suatu sistem yang menghubungkan antara organ hepar dengan saluran pencernaanSTEP 21. Anatomi fisiologis dari sistem enterohepatik ?2. Apa hubungan antara organ enterohepatik dengan organ lain ?3. Apa hubungan kandung empedu dengan sistem enterohepatik ?4. Apa saja fungsi dari organ-organ sistem enterohepatik ?5. Bagaimana histologi dari sistem enterohepatik ?6. Bagaimana sistem pengaliran empedu ?7. Sebut dan jelaskan kelainan yang dapat terjadi pada sistem enterohepatik !8. Apa penyebab dari ikterik ?9. Apa saja pemeriksaan penunjang yang dapat digunakan pada sistem enterohepatik ?STEP 31. Bagaimana embriologi dari sistem enterohepatik ?Pankreas :Pankreas merupakan sel endoderm duodenum tunas pancreas dorsal dan ventral, tunas pancreas dorsal membentuk ductus pancreaticus mayor dan minor, sedangkan tunas pancreas ventral akan melengkung membentuk huruf C lalu pindah ke dorsal tunas pancreas dorsal terletak di caudo dorsal. Kemudian parenkim dorsal dan ventral akan menyatu kemudian di bulan 1 dan 5 sel langerhans dan insulin akan terbentuk, selain itu juga terbentuk proc. Pecinatus dan bagian bawah caput pancreas.Liver :Berasal dari epitel endokrin pada usus minggu ke 3, diverticulum hepatis (tunas) sel hepar primitif berkembang kedalam septum transversum. Endodermal akan mengalami proliferasi yang cepat secara bersamaan dengan mesoderm , mesoderm akan membentuk angioblas dan sinusoid, sedangkan sel hepatosit terbentuk oleh interaksi dari sel precardiac mesoderm, pada minggu ke 8 glikogen granul terbentuk. Pada bulan ke 3 saluran enterohepatik mulai lengkap sehingga sudah mensekresi empedu, pada bulan ke 3 liver juga dapat menyimpan besi sebagai pembentuk darah.Hepar dan vesica fellea berasal dari endoderm yang sama, berpoliferasi menembus septum transversum akan menyempit lalu membuat saluran dan terbentuk tonjolan vesica fellea dan ductus cysticus, ketika hati menonjol ke rongga abdomen, mesoderm septum transversum akan membentuk sebuah membran yang akan berkembang menjadi omentum minus dan lig. Flciformis, mesoderm dari permukaan hati akan membentuk peritoneum visceral.2. Anatomi fisiologis dari sistem enterohepatik ?Anatomi :HeparHepar merupakan organ terbesar, terletak di cavum abdomen di regio hipokondriaka dextra dan meluas ke epigastrium, hipokondrium sinistra. Memiliki 2 fascies, fascies visceral dan diafragmatic. Fascies diafragma ada 4 pars : pars superior,anterior,posterior,dan hepatis. Sedangkan fascies visceral ada 4 lobus : lobus hepatis dextra et sinistra, lobus caudatus dan quadratus. Secara anatomis dibagi oleh fissura sagitalis sinistra, secara fisiologis dibagi oleh fossa sagitalis dextra.Vascularisasi : divascularisasi oleh a.hepatica dan v.porta, a.hepatika darah teroksigenisasai sedangkan v.porta yang berasal dari sistem pencernaanInnervasi : simpatis dan parasimpatis n.X yang melewati n.caecalis Penggantung :lig.falciformis lig.teres hepatisomentum minus berjalan kebawah ke arah curvactura minor gasterlig.venosum arantii

vesica felleaberbentuk seperti pear ada ductus hepaticus dextra et siistra lalu bersau menjadi ductus hepaticus communis lalu kearah distal menjadi ductus choledocusvascularisasi : a.cystica yang merupakan cabang dari a.hepatica dextra dan v.cystica yang bertemu pada v.portainnervasi : parasimpatis truncu vagalis anterior, simpatis n.spinalis segmen T6-T10

pancreasfungsinya sebagai kelenjar endokrin dan eksokrin, eksokrin akan menghasilkan enzim-enzim pencernaan seperti amilase,lipase,dan tripsin, sedangkan kelenjar endokrin akan menghasilkan hormon insulin, glukagon, berbentuk seperti J dan memiliki beberapa bagian yaitu caput pancreas, collum pancreas, cauda dan corpus pancreas. memiliki 2 penggantung yaitu lig.hepatoduodenale dan lig.phrenicolienalisvascularisasi : a.pancreaticoduodenalis superior cabang dari truncus coeliacus, dari a.pancreaticoduodnalis inferior cabang dari a.mesenterica superior, ramus pancreatici a.lienalisinnervasi :berasal dari truncus simpatius T6-T10 sedangkan parasimpatis oleh n.X

LienMemiliki 2 facies, facies diafragmatica lebih convex dan berhadapan langsung dengan costa 9,10,11 sinistra. Kemudian mempunyai 2 margo dan 2 extremitas anterior dan posterior, penggantungnya ada lig.gastrolienalis dan lig.splenolienalisVascularisasi : a.lienalis dan v.lienalis yang meninggalkan hilus lienalisInnervasi : simpatis segmen T6-T10 sedangkan parasimpatis oleh n.X

Fisiologi :HeparMemiliki 2 fungsi, metabolisme bilirubin, bilirubin adalah unsur berwarna kuning dari porfirinhem yang dipecah dari sel darah merah. Awalnya eritrosit 120 hari akan dipecah, Hb akan keluar, Hb hem dan globin. Hem akan dioksidasi oleh hem oksigenase menjadi biliverdin, biliverdin akan berubah jadi bilirubin tidak terkonjugasi. Bilirubin tidak terkonjugasi dilepas ke plasma berikatan dengan albumin ke sel hati akan bereaksi dengan as.glukoromat menjadi bilirubin glukoronida atau direct. Bilirubin direct akan larut dalam air, namun sbagian besar akan masuk ke kandung empedu dan dilepas ke saluran cerna dan berinteraksi dengan bakteri di sal.cerna urobilinogen stercobilin utk mewarnai tinja masuk kembali ke hati

Hepar ada sel kupffer untuk imunologi, saat kandung empedu berinteraksi dengan bakteri maka akan diperangi oleh sel kupffer. Sel kupffer (RES) akan menguraikan Hb menjadi bilirubin, kemudian membentuk alfa globulin dan imunbody , alat fagosit bakteri

Fungsi hepar sebagai metabolisme lamak,karbohidrat, dan protein. Karbohidrat pengaruhnya terhadap kadar glukosa, lemak akan terjadi sintesis kolesterol yang akan tersimpan di garm empedu yang akan diubah menjadi asam kolat dan asam kenodeoksikolat yang nantinya akan berkombinasi dengan glisin dan takrin yang akan membentuk garam empedu, yang akan berfungsi sebagai deterjen (mengurangi partikel lemak menjadi lebih kecil) , membantu absropsi monoglicerin, kolesterol, dan lemak lainnya, garam ini membentuk komplek fisik dengan lemak yang disebut micelle , adanya sintesis lemak dari protein dan karbohidrat, protein konversi dan sintesis dengan asam amino, di hati juga sebagai tempat penyimpanan vitamin. Fungsi hepar sebagai penyeimbang besi, hepar akan mengeluarkan feritin apabila tubuh kekurangan zat besi

LIENTempat penyimpanan darah, pada pulpalimfe bersifat permiable sehingga eritrosit mudah keluar masuk pulpa merah dan ada pulpa putih sel-sel limfoit

PancreasMenghasilkan enzim pencernaan untuk mencerna lemak, karbohidrat,dan protein. Juga menghasilkan natrium bikarbonat.Enzim yang dihasilkan yaitu tripsin, kemotripsin, karbaksipolipeptidase yang berfungsi merubah protein menjadi as.aminoKarbohidrat : amilase pancreasLemak : lipase pancreas yang akan menghidrolisis kolesterol menjadi as.lemakKolesterol esterase untuk menghidrolisis ester kolesterolFosfolipase : fosfolipid as.lemakProses sekresi :Dipenggaruhi oleh1. Asetil kolin, rangsangan dari n.vagus2. Kolesitokinin atau hormon CCK, akan dikeluarkan apabila ada lemak yang masuk ke duodenum3. Sekretin, khusus untuk sekresi natrium bikarbonat, fungsi natrium bikarbonat : untuk menetralkan kimus dan untuk meningkatkan fungsi enzim

3. Apa saja organ RES ? bagaimana kerjanya ?

4. Bagaimana histologi dari sistem enterohepatik ?Hepar terdiri atas : Hepatosit 60% Sel epitelial sistem empedu Sel non parekim endotelium, sel kupffer, sel itoPancreas :Terdiri dari endokrin dan eksokrin, ada sel alfa, beta, dan delta (endokrin), (eksokrin) bagian terkecil disebut asinus yang berhubungan dengan sel sentroarsinar ductus interkalaris ductus interlobularis ductus pancreaticus5. Apa hubungan antara organ enterohepatik dengan organ lain ?Hubungannya adalah hepar akan memproduksi as.empedu yang tersimpan di vesica fellea yang akan membantu proses pencernaan lemak di duodenum, sehingga hormon CCK keluar dan akan memicu kontraksi otot polos vesica fellea dan relaksasi sphincter oddi. Bilirubin indirect akan diolah di hati dan limfa

6. Apa hubungan kandung empedu dengan sistem enterohepatik ?

7. Apa saja fungsi dari organ-organ sistem enterohepatik ?

8. Bagaimana sistem pengaliran empedu ?Sel hepatosit canaliculli biliaris canal porta ductus hepaticus dextra et sinistra ductus hepaticus communis ductus cysticus vesica fellea jika ada makanan yang mengandung lemak akan ke duodenum hormon CCK kontraksi vesica fellea dan relaksasi sphincter oddi ductus cysticus ampulla vateri papilla duodeni mayor dinding posteromedial pars descenden duodenal

9. Sebut dan jelaskan kelainan yang dapat terjadi pada sistem enterohepatik !Batu empedu :Ada hortmans pouch tempat tersering batu empedu, cairan empedu akan masuk ke kantung dan akan diserap. Apabila ada kelainan maka akan menyebabkan sumbatanTerbentuk karena ada kelainan absorpsi, maka akan terjadi pemekatan.

10. Apa penyebab dari ikterik ?Peningkatan bilirubin di plasma tubuh peningkatan pemecahan SDM, terjadi obstruksi (ikterik obstruktif)

11. Apa saja pemeriksaan penunjang yang dapat digunakan pada sistem enterohepatik ?SGOT dan SGPT untuk menilai kelainan di hatiUSGSTEP 4SISTEM ENTEROHEPATIKVESICA FELLEAPANCREASLIENHEPAR

1. Bagaimana embriologi dari sistem enterohepatik ?HeparHepatocytes are the principal cell type in the liver accounting for 70% of the mass of the adult organ. Hepatocytes, along with biliary epithelial cells (BECs; also known as cholangyocytes) are derived from the embryonic endoderm, while the stromal cells, stellate cells, kuppfer cells and blood vessels, are of mesodermal origin (see Fig. 1). The use of animal models, such as the mouse, chicken, zebrafish and Xenopus, as well as primary cell cultures has identified many of the genes and molecular pathways regulating embryonic liver development. These studies show that much of hepatogenesis is evolutionarily conserved and occurs through a prog