Lbm 6 sgd 17 (1)

  • View
    247

  • Download
    13

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Modul

Text of Lbm 6 sgd 17 (1)

Lbm 6Title: Vaginal Discharge

STEP 1 Foul smelling: baubusukdari discharge vagina

STEP 21. Why the patient feel abdominal pain?2. Why does she complained that her menstruation over 15 day along in the release of large amount of blood?3. Why the patient complained irregular menstrual cycle?4. Why the patient frequent foul smelling vaginal discharge between menstrual cycle?5. What are the interpretation of anemic and obess condition for the patient?6. Why the doctor ask the patient to do USG and histopatology examination?7. What is the correlation between her mother die with cervical cancer with her condition?8. Why the patient say history of abdominal trauma was denied?9. What is the correlation that patient never conceived?10. DD11. What is the laboratory examination?12. What is the complication of diagnosis?13. What is the treatment for the diagnosis?14. What is the risk factor of cervical cancer?

STEP 31. Why the patient feel abdominal pain?Menstrual cycle: corpus luteum produce progesterone progesterone increase prostaglandin, endoperoxide metabolite increase myometrial contracting blood flow reduce uterus iskemic, etc abdominal pain/ disminorrheaFactor: Endocrine: decrease of progesterone& increase prostaglandin ( PGE 27 PGE 2 alfa ) stimulate myometrium contraction Disminorrheasecunder: happens when a week before menstruation

Disminorrhea primary: fisiologisDisminorrheasecunder: endometritis, myoma uteri, adenomyosis

Penyebabdisminoresekunder: Endomiosis Myoma Polip endometrium

2. Why does she complained that her menstruation over 15 day along in the release of large amount of blood?Abnormal bleeding, factor: Early pregnancy complication Malignant tumor Cervical carcinoma DUB Menorragebleeding Polimenorea : clinical bleding in normal amount but occure in less than 21 days Polimenorage: clinical bleeding in both execive into frequentPerdarahanpd uterus patologis: DUB fisiologisnya. Etiologi:PolikistikovariumsindromOvulatori DUB short folikular phaseIatrogenic oral contraception

Struktural/ organic anatomisnyaCervix uteri: polip uteri, ulcusportio uteri, ca cervix uteriCorpus uteri: polip endometrium, abortusiminens, abortusinkompletus, molahidatidosa, cariocarsinoma, subinvolusi uteri, sarcoma uter, ca corpus uteriTuba fallopi: radang tuba, KET, tumor tubaOvarium: peradanganovarium, tumor ovariumGangguansiklushaid: Siklushaid : polimenorage. Penyebab: obesitas, 3-5 thhaidpertama, beberapatahunmenjelang menopause Oligomenore Amenore

Jumlahdarah: Hipermenorea: perdarahanhaidlebihdari 8 hari. Penyebab:Myoma uteriUterus hipoplasia Hipomenorea: perdarahanhaidkurangdari 8 hari.Penyebab:Kekurangan estrogen dan progesteroneStenosis servix uteri

Siklushaid, jumlahdarah, interval tidakteratur: metroragia

3. Why the patient complained irregular menstrual cycle?Oligomenore: abnormal siklus but regularMenometorage: perdarahan yang terjadipadamasaantara 2 haidkarenakelainan. Bisapada organic danfungsionalPenyebabfungsional: perdarahan ovulatory, hormone disorderEtiologi:Abnormality of hormonePolip endometriumKeganasanCa endometriumTumor fibroidPenyakitradangpanggulIUD

4. Why the patient frequent foul smelling vaginal discharge between menstrual cycle?Normal: tidakberwarna, tidakberbauEstrogen: menentukankadargulauntuksimpanan energy nutrisi lactobacillus kalauterjadigangguan candida albicans, streptococcus lebihdominan discharge keruh, kental, bau, gatal

Etiologi discharge;Cair, berbusa, kuningkehijauan, berbaubusuk, gatalinfeksitricomonasPutihsptkeju, lembut, bausptlumutatauragiinfeksijamurKentalsptsusu, bauamisinfeksihaemophillusEncerspt air, berwarnacoklatatau abu2 disertaidarahdanbaubusukinfeksiparahataukanker

5. What are the interpretation of anemic and obess condition for the patient?Riwayatobes:FSH merangsangfolikelmatur LH corpus luteum estrogen, progesterone menstruasiEstrogen bahanutamanyalemaksintesis estrogen meningkat tumor fibromastomaReseptor di myometrium myoma di myometrium perluasan endometrium mengakibatkanperdarahan anemia defisiensibesi6. Why the doctor ask the patient to do USG and histopatology examination?USG: untukmencarikelainanpada abdomen. Kelainanpadakompartemen 1,2,3,4. Histopatologi: untukmelihatsel yang rusak. Curigakeganasan/ structuralMRI: melihat agar lebihspesifik

7. What is the correlation between her mother die with cervical cancer with her condition?Faktorketurunan, geneticBagaimanamekanismeselulerdanmolekulernya?Ibutidakmempunyai gen supresorberploriferasiMutasidari gen supresorSelnyatidakdapat apoptosis

8. Why the patient say history of abdominal trauma was denied?Untukmenyingkirkan DD perdarahanakibat trauma ( rupture uteri )

9. What is the correlation that patient never conceived?Kelainandari endometriummyoma intramural menutupmenekan pars intersisialis tuba infertileObesitas Estrogen ygdihasilkanbanyak progesterone turun endometrium tdkdapatbertahan

10. DDMyoma uterineEndometriosisCa cervixAdenomiosis11. What is the risk factor of cervical cancer? Menstruasikurangdari 9 th Kehamilanpertama>35th 12. What is the laboratory examination?13. What is the complication of diagnosis?14. What is the treatment for the diagnosis?

STEP 7

1. Why the patient feel abdominal pain?Disminoremerupakannyerisaatmenstruasi yang disebabkanolehkejangotot uterus. Disminore primer apabilatidakterdapatgangguanfisik yang menjadipenyebabhanyaterjadiselamasiklus-siklusovulasiPenyebabnyajumlah prostaglandin F2 yang berlebihanpadadaerahmenstruasi, yang merangsanghiperaktivitas uterus

Gejala :nyeripadasaatawitanmenstruasi. Nyeridapattajam, tumpul, siklik, ataumenetap; dapatberlangsungbeberapa jam 1hari, kadang-kadanglbih lama dri 1 haritapijarangmelebihi 72 jam

Disminoresekundertimbulkarenaadanyamasalahfisik, seperti endometriosis, polip uteri, leimioma, stenosis srviks, ataupenyakitradangpanggul

(Sylvia, 2006)Dismenorea PrimerDismenorea Sekunder

Onset singkat setelah menarcheOnset dapat terjadi kapan saja setelah menarche

Nyeri kram di perut bawah atau pelvis dengan awal keluarnya darah selama 8-72 jamWaktu dari nyeri berubah-ubah sepanjang siklus menstruasi

Pola nyeri sama setiap siklusMemburuk setiap waktu, dapat unilateral, dapat memburuk pada waktu berkemih

Nyeri pada paha dan pinggang, sakit kepala, diare, mual dan muntah dapat dijumpaiDijumpai gejala ginekologi: dispareunia dan menorragia

Tidak dijumpai kelainan patologis pelvisDijumpai abnormalitas pelvis patologis

Penyebab dari dismenorea sekunder bisa dibagi menjadi 2 macam secara garis besar, yaitu (Smith, 2003): a) Penyebab Intrauterin (1) Adenomiosis Merupakan suatu keadaan patologis yang ditandai dengan adanya invasi jinak endometrium ke komponen otot uterus (miometrium), sering juga terdapat pertumbuhan berlebihan dari komponen otot (Smith, 2003). Didapatkan penebalan dinding uterus, dengan dinding posterior biasanya lebih tebal. Uterus umumnya berbentuk simetrik dengan konsistensi padat (Prabowo, 2008). (2) Mioma Penyakit ini sering terjadi pada wanita usia 40 tahun ke atas, kira-kira sebanyak 30% (Smith, 2003). Penyakit ini merupakan suatu tumor yang bisa terjadi di uterus, serviks, ataupun ligamen. Hal yang membuat dismenorea pada penyakit ini adalah oleh karena distorsi pada uterus dan kavitas uteri (Smith, 2003). (3) Polip endometrium Polip adalah suatu bentuk tumor jinak yang patogenesis utamanya dipegang oleh estrogen yang berakibat timbulnya tumor fibromatosa baik pada permukaan atau pada tempat lain (Joedosepoetro dan Sutoto, 2008). Polip terbagi menjadi 3 macam, yaitu polip endometrium, adenoma- adenofibroma, dan mioma submukosum (Joedosepoetro dan Sutoto, 2008). (4) Intrauterine Contraceptive Devices (IUD) Kontrasepsi intrauterin merupakan penyebab iatrogenik dismenorea sekunder yang paling banyak (Smith, 2003). Hal ini diakibatkan oleh adanya keberadaan benda asing di dalam uterus sehingga saat kontraksi uterus akan timbul rasa nyeri (Smith, 2003). (5) Infeksi Terdapatnya infeksi aktif biasanya akan terdeteksi sebagai fase akut (Smith, 2003). Infeksi akan menyebabkan rasa nyeri pada waktu menstruasi, buang air besar, atau saat aktivitas berat (Smith, 2003). (6) Penyaki-penyakit jinak pada vagina dan serviks Penyakit jinak yang termasuk dalam bagian ini adalah stenosis serviks dan lesi-lesi jinak pada vagina dan serviks (Smith, 2003). Namun, penyakit jinak tersebut tidak sering meyebabkan dismenorea sekunder.

b) Penyebab Ekstrauterin (1) Endometriosis Endometrosis adalah adanya kelenjar dan stroma endometrium di luar uterus , paling sering mengenai ovarium atau permukaan peritonitis visceralis yang menggantung . Meskipun jinak, endometrosis bersifat progresif, cenderung kambuh dan dapat menginvasi secara local, dapat memiliki banyak focus yang tersebar luas (jarang), dan dapt terjadi dalam nodus limfe pelvis (Ralph C. Benson dan Martin L. Pernoll, 2009)(2) Tumor Jaringan tumor yang menyebabkan dismenorea sekunder bisa bersifat benigna atau maligna. Struktur dari tumor tidak hanya fibroid tetapi juga struktur lain memungkinkan untuk terjadinya dismenorea sekunder. Jaringan tumor di ekstrauterin bisa terdapat di ovarium, tuba uterina, dan vagina (Smith, 2003). (3) Inflamasi Inflamasi kronik bisa menjadi penyebab terjadinya nyeri pelvis kronik dan dismenorea sekunder (Smith, 2003). Pada penderita akan ditemukan riwayat penyakit dahulu berupa proses penyakit kronik, misalnya tuberkulosis (Smith, 2003). (4) Adesi Adesi merupakan suatu proses yang timbul akibat proses inflamasi lama atau intervensi bedah yang akan berakibat pada nyeri pelvis dan dismenorea sekuder (Smith, 2003).(5) Psikogenik Penyebab ini sangatlah jarang ditemui untuk dismenorea sekunder. Hal ini dikarenakan psikis lebih berperan dalam dismenorea primer daripada dismenorea s