Step 7 - Sutrisno - Sgd 19 - Lbm 5 Jiwa

  • View
    234

  • Download
    6

Embed Size (px)

Text of Step 7 - Sutrisno - Sgd 19 - Lbm 5 Jiwa

  • 8/14/2019 Step 7 - Sutrisno - Sgd 19 - Lbm 5 Jiwa

    1/35

    STEP 7

    1) Apa definisi dari gangguan perilaku pada anak?

    Gangguan perilaku (behavioral disorder) dikenal dengan istilah-istilah lain

    seperti behavioral problems, behavioral disturbances, psychological deficits,emotional disorder, abnormal behavior, mental illness, psychopathology,

    maladaptive behavior, developmental disorders, dan lain-lain. he American

    !sychiatric Association (1""#, $%%%, dalam &icks-'elson srael, $%%*)

    mendefinisikan gangguan perilaku sebagai pola perilaku yang secara klinis

    signifikan ter+adi pada individu, yang dikaitkan dengan adanya distres atau

    kegagalan atau adanya peningkatan resiko kematian, kesakitan,

    ketidakmampuan atau hilangnya kebebasan. iasanya kondisi ini

    berpengaruh pada kemampuan individu untuk beradaptasi dengan

    berbagai aspek dalam kehidupannya.

    enurut earney ($%%*), gangguan perilaku mengacu pada bentuk dan

    fungsi perilaku pada anak yang melibatkan variabel-variabel lain secara

    menyeluruh, yaitu variabel keluarga (konflik dalam keluarga, kekerasan

    atau pengabaian, sikap negatif orangtua), pemfungsian anak sehari-hari,

    maupun standar perilaku normal.

    /umber 0 aramis, &. Gangguan perilaku anak. 2alam0 3atatan ilmu

    kedokteran +i4a. 3etakan ketu+uh. /urabaya0 Airlangga 5niversity !ress6

    1""7. h.81*-8$7.

    $) engapa pada anak bertindak semaunya sendiri dan tidak dapat

    berkonsentrasi?

    I. Faktor lingkungan/psikososial

    onflik keluarga.

    /osial ekonomi keluarga yang tidak memadai.

    9umlah keluarga yang terlalu besar.

    :rang tua terkena kasus criminal

    :rang tua dengan gangguan +i4a

    Anak yang diasuh di penitipan anak.

    1

  • 8/14/2019 Step 7 - Sutrisno - Sgd 19 - Lbm 5 Jiwa

    2/35

    ;i4ayat kehamilan dengan eklampsia, perdarahan antepartum,

    fetal distress, bayi lahir dengan berat badan lahir rendah, ibu

    merokok saat hamil, dan alkohol.

    II. Faktor Neurobiologis

    aktor-faktor yang +ustru menyokong timbulnya ge+ala G!!< adalah

    faktor prenatal (infeksi, keracunan logam berat= bahan toksik lain),

    prematuritas, trauma kelahiran, maupun komplikasi kehamilan karena

    ibu banyak merokok dan mengkonsumsi alkohol saat hamil yang

    berpengaruh terhadap perkembangan sistim saraf.

  • 8/14/2019 Step 7 - Sutrisno - Sgd 19 - Lbm 5 Jiwa

    3/35

    'eurotransmiter catecholamine yakni dopamine dan norepinephrine

    berperan besar dalam hal atensi, konsentrasi yang dihubungkan

    dengan fungsi kognitif misalnya motivasi, perhatian dan keberhasilan

    bela+ar seseorang.

    norepinephrine, ditekankan peran @prefrontal noradenergic path4ays

    dalam mempertahankan dan memusatkan perhatian seperti

    memberikan energi pada kelelahan, motivasi dan perhatian.

    sistem dopaminergik, peran proyeksi mesokortikal dopamin

    mempengaruhi +uga fungsi kognitif seperti kelancaran bicara, proses

    bela+ar yang berurutan (serial learning), 4aspada pada tugas

    eksekutif, mempertahankan dan memusatkan perhatian,mengutamakan perilaku yang berhubungan dengan aspek sosial.

    /istem dopaminergik terdiri dari dua cabang utama0

    3abang mesokortiko limbik yang berasal dari area tegmentalis

    ventral dan diproyeksi ke korteks prefrontal, nucleus accumbens,

    dan tuberculus olfactorius.

  • 8/14/2019 Step 7 - Sutrisno - Sgd 19 - Lbm 5 Jiwa

    4/35

    yakni pada tuntutan proses yang tinggi (temporal discrimination dan

    timed choice reaction). !enekanan pada fungsi noradrenalin

    menyebabkan kesukaran melakukan tugas- tugas yang berbeda-beda

    (timed choice reaction) dimana tugas-tugas tampak terganggu bila

    dibutuhkan ketekunan khusus untuk menyelesaikan tugas tersebut.

    III. Faktor "enetik

    aktor Genetik G!!< lebih sering didapatkan pada keluarga yang

    menderita G!!

  • 8/14/2019 Step 7 - Sutrisno - Sgd 19 - Lbm 5 Jiwa

    5/35

    eberapa studi menemukan bah4a anak-anak dengan G!!< memiliki

    volume otak total yang lebih kecil dibandingkan dengan anak- anak

    kontrol. 2engan menggunakan kelompok besar anak laki-laki yang

    menderita G!!< dan para subyek kontrol normal dengan usia yang

    sama, 3astellanos et al. adalah para peneliti pertama yang

    melaporkan bah4a anak- anak dengan G!!< memiliki rata-rata 8Cvolume otak total yang lebih kecil dibandingkan dengan

    kontrol yang berusia sama. /ecara serupa, erFuin et al. melaporkan

    bah4a total volume cerebral mereka adalah lebih kecil sebesar *.1C

    dalam kelompok anak laki-laki dengan G!!< dibanding kelompok

    kontrol.

    /umber 0 fk.u4ks.ac.id

    (3astellanos et al 0 Anatomic rain Abnormalities in monoygotic

    4ins 2iscordinant for Attention 2eficit

  • 8/14/2019 Step 7 - Sutrisno - Sgd 19 - Lbm 5 Jiwa

    6/35

    #) engapa anak mempunyai kebiasaan menciumi kertas terutama amplop?

    erkaitan dengan ganguan inatensi (Gangguan emusatkan perhatian)

    yaitu berhubungan dengan fungsi 'eurotransmiter catecholamine yakni

    dopamine dan norepinephrine berperan besar dalam hal atensi,

    konsentrasi yang dihubungkan dengan fungsi kognitif misalnya motivasi,

    perhatian dan keberhasilan bela+ar seseorang.

    Hemahnya fungsi pengolahan stimulus di otak membuat anak G!!< hanya

    memperhatikan hal- hal yang menarik perhatiannya sa+a, contoh0 4arna

    menyolok, bau tertentu, dll.

    nilah yang membuat mereka seakan tidak mau mendengar , karena

    menurutnya ada hal lain yang lebih menarik untuk diperhatikan. 'amun,

    ketika ada hal lain yang +auh lebih menarik, maka dengan mudah

    perhatiannya teralih lagi.

    /umber 0 . /holikul

  • 8/14/2019 Step 7 - Sutrisno - Sgd 19 - Lbm 5 Jiwa

    7/35

    /umber 0

    (American !sikiatri !ublising ($%%#).

    http0==444.appi.org=

    D) engapa anak hanya suka bermain sendiri?

    7) Apa hubungan ri4ayat vacum ekstraksi dengan keluhan yang ada?

    Eacum dilakukan +uga apabila ter+adi ga4at +anin yaitu ditandai dengan 299diatas 1*%B=menit atau turun sampai 7%B=menit yang menandakan bah4a

    bayi telah mengalami kekurangan oksigen (

  • 8/14/2019 Step 7 - Sutrisno - Sgd 19 - Lbm 5 Jiwa

    8/35

    elainan ini meliputi lidah pendek, kelainan bentuk gigi dan mandibula

    (rahang ba4ah), kelainan bibir sumbing (palatoschiis=cleft palate), deviasi

    septum nasi, adenoid atau kelainan laring.

    ;>A;2A/ >'AH;edartasi mental adalah kurangnya kepandaian seorang anak dibandingkan

    anak lain seusianya. ;edartasi mental merupakan penyebab terbanyak dari

    gangguan bahasa. !ada kasus redartasi mental, keterlambatan berbahasa

    selalu disertai keterlambatan dalam bidang pemecahan masalah visuo-

    motor.

    G>'> ;2>; 2A' >HA'A' ;::/:

    Gangguan karena kelainan genetik yang menurun dari orang tua. iasanya

    +uga ter+adi pada salah satu atau ke dua orang tua saat kecil. iasanya

    keterlambatan. enurut ery GH anak yang lahir dengan kromosom #D III

    terdapat keterlambatan bicara sebelum usia $ tahun dan membutuhkan

    terapi bicara sebelum usia prasekolah. /edangkan ruce ender

    berpendapat bah4a kromosom #D IIJ mengalami kelainan bicara ekpresif

    dan reseptif lebih berat dibandingkan kelainan kromosom #D III.

    >HA'A' />';AH (:A)

    Gangguan berbahasa sentral adalah ketidak sanggupan untuk

    menggabungkan kemampuan pemecahan masalah dengan kemampuan

    berbahasa yang selalu lebih rendah. a sering menggunakan mimik untuk

    menyatakan kehendaknya seperti pada pantomim. !ada usia sekolah,

    terlihat dalam bentuk kesulitan bela+ar.

    A5/>

    Gangguan bicara dan bahasa yang berat dapat disebabkan karena autism.

    Autisme adalah gangguan perkembangan pervasif pada anak yang ditandai

    dengan adanya gangguan dan keterlambatan dalam bidang kognitif,

    bahasa, perilaku, komunikasi dan interaksi sosial.

    5/ />H>

    utisme selektif biasanya terlihat pada anak berumur -8 tahun, yang tidak

    mau bicara pada keadaan tertentu, misalnya di sekolah atau bila ada orang

    tertentu. Atau kadang-kadang ia hanya mau bicara pada orang tertentu,

    biasanya anak yang lebih tua. eadaan ini lebih banyak dihubungkan

    dengan kelainan yang disebut sebagai neurosis atau gangguan motivasi.

    eadaan ini +uga ditemukan pada anak dengan gangguan komunikasi

    sentral dengan intelegensi yang normal atau sedikit rendah.

    GA'GG5A' >:/ 2A' !>;HA5 HA''JA

    Gangguan bicara biasanya menyerta pada gangguan disfungsi otak

    7

  • 8/14/2019 Step 7 - Sutrisno - Sgd 19 - Lbm 5 Jiwa

    9/35

    minimal, ge+ala yang ter+adi sangat minimal sehingga tidak mudah untuk

    dikenali. iasanya diserta kesulitan bela+ar, hiperaktif, tidak terampil dan

    ge+ala tersamar lainnya

    AH>;G AA'A'

    Alergi makanan ternyata +uga bisa mengganggu fungsi otak, sehinggamengakibatkan gangguan perkembangan salah satunya adalah

    keterlambatan bicara pada anak. Gangguan ini biasanya ter+adi pada

    manifestasi alergi pada gangguan pencernaan dan kulit. ila alergi

    makanan sebagai penyebab biasanya keterlambatan bicara ter+adi usia di

    ba4ah $ tahun, di atas usia $ tahun anak tampak sangat pesat

    perkembangan bicaranya.

    erbagai macam keadaan lingkungan yang mengakibatkan keterlambatan

    bicara adalah 0H'G5'GA' JA'G />!

    icara adalah bagian tingkah laku, +adi ketrampilannya melalui meniru. ila

    stimulasi bicara se+ak a4al kurang, tidak ada yang ditiru maka akan

    menghambat kemampuan bicara dan bahasa pada anak.

    /A5/ >:': /:/AH

    enur