PRESENTASI INFARK

  • View
    63

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of PRESENTASI INFARK

SKENARIO 2KELOMPOK 24

PROBLEM BASED LEARNING FACULTY OF MEDICINE WIJAYA KUSUMA UNIVERSITY*pbl/suManTra *

KELOMPOK 241. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Prapti Eka W Denny Tri O Sylvia Meylinda Laily Yosidian Erlina Kusuma D Gede Bagus Kaniaka Ade Rahmatdianto I Gede Sumantra 06700204 06700210 06700212 06700214 06700216 06700218 06700220 06700222

TUTOR : dr.Ernawati

SKENARIO 2NYERI DADA TN.ALI Siang itu, Tn. Ali, berumur 50 tahun, sedang bekerja di kantornya. Sehabis makan siang, bersama 2 orang temannya. Tn. Ali sedang menaiki tangga ke lantai 3 kantor temannya bekerja untuk mengikuti rapat penting karena lift sedang diperbaiki. Tiba-tiba Tn. Ali merasakan napasnya sesak, tersengal-sengal dan merasakan nyeri di daerah dada di sekitar ulu hati serta nyeri pada punggungnya. Selain itu, TN. Ali juga merasakan lehernya seperti tercekik. Teman sekantor Tn. Ali melihat Tn. Ali meringis kesakitan sambil memegang dadanya. Wajahnya begitu pucat, berkeringat dingin, dan seperti mau pingsan. Teman Tn. Ali segera membawanya ke UGD rumah sakit yang terletak di sebelah kantornya untuk segera mendapatkan pertolongan. Sesampainya di UGD, segera diberikan oksigenasi, medikamentosa dan dilakukan pemeriksaan EKG. Beberapa saat kemudian, nyeri yang dirasakan Tn. Ali sedikit berkurang dan wajahnya tidak begitu pucat lagi. Seminggu ini Tn. Ali sering lembur kerja di kantor hingga malam, sehingga makannya tidak teratur dan Tn. Ali terserang flu.

LANDASAN TEORI LANDASAN TEORI

ANATOMIANATOMI JANTUNG

Lapisan jantung 1. Pericardium 2. Epicardium 3. Myocardium 4. Endocardium Antara pericardium dan epicardium terdapat rongga (cavum pericardii) Myocardium bagian kontraktil, mirip otot skelet. Otot jantung bersifat otomasi, unvolunter, kontraksi ritmis

BLOOD SUPPLY A.CORONARIA DEXTRA merupakan cabang langsung aorta yang keluar dari sinus aorta dexter, A.CORONARIA SINISTRA Arteri ini keluar dari sinus aorta sinister kemudian berjalan diantara arteri pulmonalis dengan auricular sinistra

Dapat melakukan neovaskularisasi bila terdapat penyumbatan. Tetapi kemampuan ini hanya berlangsung sementara

HISTOLOGIOtot jantung bergaris mirip otot skelet , dengan beda : 1. Syncytium fungsional seperti otot polos 2. Membran antar sel menga-lami fusi membentuk inter-calated disc, hingga tahan-an R sangat rendah, rangsangan pada 1 sel dirambatkan dengan sangat cepat 3. Hukum all or none berlaku

Dinding jantung terdiri dari tiga lapisan :1. Endocardium, terdiri dari : sel- sel endotel dan basal lamina lapisan subendothelial lapisan elasticomuscular lapisan subendokardial yang mengandung pembuluh darah, sabut saraf dan sabut purkinje Myocardium, terdiri dari : sabut otot jantung yang melekat pada cardiac skeleton paling tipis pada dinding atrium paling tebal pada dinding ventrikel kiri

2.

3.

Epicardium, terdiri dari : selapis sel-sel mesotel dan basal lamina lapisan submesothelial lapisan subepicardial yang mengandung sel lemak, sel saraf, dan arteri coronaria

Lapisan2 pembuluh darah koronerSabut otot polos dan membran elastik (tunica media)

endothelium Tunica adventitia

Arterial wall:structure and function

FISIOLOGI JANTUNG

FASE SIKLIK JANTUNG1. Fase sistole1. Isovolumic contraction 2. Ejection

2. Fase diastole1. 2. 3. 4. Isovolumic relaxation Rapid inflow Diastasis Atrial sistole

akmarawita@yaho

15

C A R D I A C C

YC L

E

CARDIAC CONDUCTIVITYinternodal atrial pathway (3)

SA(transitional fibres) radier

AV junction

AV

His

SeluruhPurkinje Dinding Atrium

ke seluruh bagian ventrikel bersamaan ventrikel berkontraksi sebagai kesatuan

17

akmarawita@yaho

18

ELECTROCARDIOGRAM

Patologi

EKG merupakan sarana diagnostik yg penting utk peny. jtg koroner kelainan miokard yg disebabkan o/ terganggunya aliran koroner

Kerusakan miokard dibagi menjadi 3 tingkat : Iskemia : kelainan yg plg ringan, reversibel (ST depresi) Infark : kelainan > berat, msh reversible (ST elevasi) Nekrosis : kerusakan sel miocard permanen/ irreversible(Q wave)

Endo cardium

Epicar dium

Nekrosis

Iskemia

INJURI

20

PATOFISIOLOGI

ATEROSKLEROSIS KORONER Merupakan perubahan variabel intima arteri yang meruakan akumulasi lemak (lipid),komplek karbohidrat,darah,jaringan fibrous (WHO 1958) Merupakan proses penimbunan lipid dan jaringan fibrosa dalam arteri koronaria sehingga scr progresif mempersemit lumen pembuluh Bila lumen pembuluh semakin sempit maka suplai oksigen ke jantung menjadi terhambat Penimbunan plak aterosklerotik dapat menyebabkan perubahan degeneratif dinding arteria yaitu penyempitan lumen progresif, dapat juga terjadi pendarahan pada plak, bila terjadi agregasi trombosit maka akan terjadi pembentukan thrombus

FAKTOR RESIKO

1. MEROKOKMerusak profil lipid TG LDL HDL Mengganggu pembekuan darah2. HIPERTENSI Sulit dikendalikan langsung merusak endotel LIPID - Kolesterol - Trigliserid

3.

Plaque formation3 Lipid core

Plaque disruption (plaque cracking, fissuring, rupture thrombosis start point)

Plaque ruptureThe main releasing factors

4. 5. 6.

DIABETES MELITUS KURANG BERGERAK OBESITASTerjadi resistensi insulin

Atherosclerosis: Penyakit Yang ProgresifPlaque rupture Monocyte Adhesion molecule Macrophage Oxidized LDL-C Foam cell CRP

LDL-C

Smooth muscle cells

Endothelial dysfunction

Inflammation

Oxidation

Plaque instability and thrombus

CRP=C-reactive protein; LDL-C=low-density lipoprotein cholesterol. Libby P. Circulation. 2001;104:365-372; Ross R. N Engl J Med. 1999;340:115-126.

LDL , HDL Lipid menempel pd p.d Penyempitan lumen p.d Perdarahan ada pleque Pembentukan trombus o/ agregasi trombosit Emboli plaque Spasme coronaria iskemia

Atherogenicity of LDL

HIPERTENSI Merupakan peningkatan tekanan darah sistolik dan diastolik secara tidak normal Penyebab hipertensi yang diketahu antara lain adalah adanya penyakit ginjal, aldosteronisme ginjal, pheochromocytomas, ekskresi natrium dan air oleh ginjal, sekresi renin. dipicu oleh aktivitas berat,merokok,stress,dll

Rokok (nikotin)

Merangsang katekolamin (epinehrine dan norepinephrine)

Vasokontriksi p.d

TPR meningkat

Frekwensi jantung meningkat

hipertensi

Hipertensi

peningkatan tekanan darah sistemik

resistensi pompa darah ventrikel kiri

beban kerja jantung bertambah

hipertrofi ventrikel

dilatasi dan payah jantung / infark jantung

kematian

ANGINA PECTORIS Merupakan nyeri hebat yang berasal dari jantung Sebagai respon terhadap sulai oksigen yang tidak adekuat ke sel2 miokardium Nyeri angina dapat menyebar ke lengan kiri,punggung,rahang,leher atau daerah abdomen Disebabkan oleh arterosklerosis pada a.coronaria sehingga sulai oksigen terhambat oleh sempitnya lumen pembuluh Sehingga sel2 miokardium melakukan fosforilasi oksidatif yang hasilnya asam laktat Penumpukan asam laktat dapat menyebabkan penurunan pH Suatu keadaan yang berlangsung singkat

TIPE ANGINA1. ANGINA STABIL/ ANGINA ATEROSKLEROTIK 2. ANGINA UNSTABLE 3. ANGINA VARIANT/ ANGINA PRINTZMETAL/ ANGINA VASOSPASTIK

A. ANGINA STABIL Bentuk yang paling umum dijumpai Penyebab : sumbatan plaque ateromatous pada pembuluh darah koroner Nyeri timbul saat tjd peningkatan kerja jantung (mis, saat aktivitas, stress) a iskemia akibat obstruksi aliran Nyeri hilang dgn istirahat atau pemberian nitrogliserin

b. ANGINA UNSTABLE Disebut juga sindroma koroner akut Gejala : peningkatan frekuensi dan keparahan nyeri dada Tidak dicetuskan oleh peningkatan aktivitas Tidak hilang dengan istirahat ataupun pemberian nitrogliserin

Minimal problem1. Apakah nyeri pada ulu hati yang dirasakan berhubungan dengan riwayatnya yang sering terlambat makan / makan tidak teratur? tidak.disebabkan oleh nyeri dada pada tn.ali. karena terdapat hubungan dermatom antara saraf yang menginervasi otot jantung yang dapat menyebar ke lengan kiri,punggung,leher,maupun abdomen reffered pain 2. Apakah sesak napas yang dirasakan berhubungan dengan kondisi Tn. Ali yang sedang flu? tidak.disebabkan oleh kebutuhan O2 yang harus terpenuhi agar jantung dapat terus berkontraksi.

AKTIVITAS

Kebutuhan O2 meningkat Jantung berkontraksi lebih berat

CO,SV meningkatArterosklerosis coronaria Kebutuhan O2 jantung tidak cukup Anaerobik Asam laktat meningkat

Nyeri dadaSesak nafas ( tachypnea )

3. Apakah Tn. Ali merasa mau pingsan karena kecapekan naik tangga ke lantai 3 berhubungan dengan obesitas dan kegemarannya merokok? ya.karena nikotin yang terdapat dalam rokok akan merangsang katekolamin shg jantung berkontraksi kuat. obesitas juga menyebabkan kebutuhan O2 yang diperlukan meningkat 4. Apakah nyeri ulu hati yang sama dapat terjadi lagi bila sedang melakukan aktivitas berat (naik tangga)? bisa.

5. Apa yang harus dilakukan untuk mencegah hal tersebut terulang kembali? Mengurangi aktivitas berat dokter

DATA-DATA KLINIS1. Anamnesa Keluhan Utama : Nyeri dada Riwayat Penyakit Terdahulu : Merokok, terlambat makan, flu, obesitas, batuk dan sesak napas disertai nyeri dada seperti ditusuk bahkan terasa terbakar, sebulan yang lalu nyeri dada di dada tengah agak ke kiri saat jalan-jalan ke mall 3 menit dan tidak terlalu nyeri, ada hipertensi, minum obat hipertensi sering lupa dan jarang kontrol ke dokter, Tn. Ali sering sesak napas bila berjalan agak jauh dan berlari. Riwayat Penyakit Sekarang : Sesak napas, nyeri dada disertai sesak napas, nyeri ulu hati menjalar pada punggung, pucat, keringat dingin, seperti mau pingsan, flu s