Click here to load reader

lapkas gemelli anestesi

  • View
    239

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

lapkas gemelli anestesi

Text of lapkas gemelli anestesi

Diapositiva 1

Presentasi KasusSECTIO CAESAREA (SC) G2P1A0 H38MG GEMELLI DENGAN ANESTESI REGIONAL SPINALDisusun oleh:Bagus Ayu Purnamasari 01.210.6101KEPANITERAAN KLINIK ILMU ANESTESIOLOGIFAKULTAS KEDOKTERAN UNISSULA SEMARANGRSUD DR. ADHYATMA TUGUREJO SEMARANG2014

Daftar MasalahNoMasalah aktifTanggalKeteranganNoMasalah pasifTanggalKeterangan 1G2P1A0 H38MG GEMELLI28/6/142-STATUS PENDERITA Identitas PasienNama: Ny. Ifa Mustakim KhasanahUmur: 31 th/1 bl/5hrAgama: IslamPekerjaan: Ibu Rumah TanggaStatus: MenikahNo RM: 07-99-20Tanggal masuk: 24 Juni 2014Perawatan: Hari ke-4Pasien bangsal: Bougenville 1

KELUHAN UTAMAPasien G2P1A0 mengeluh adanya kenceng-kenceng dibagian perut

Riwayat Penyakit SekarangPasien G2P1A0 usia 31 tahun hamil 40 minggu. Janin 2 hidup intrauterin. mengeluhkan kontraksi rahim (+), keluar cairan (lendir dan darah) dari jalan lahir (+), terasa gerakan janin (+). Saat usia kehamilan menjalani pemeriksaan dan dinyatakan kehamilan gemelli dan disaat pasien hamil aterm direncanakan SC (Sectio Caesarea).

RIWAYAT PENYAKIT DAHULURiwayat hipertensi : disangkal Riwayat penyakit jantung: disangkalRiwayat penyakit paru: disangkalRiwayat DM: disangkalRiwayat stroke: disangkalRiwayat kejang: disangkalRiwayat penyakit maag: disangkalRiwayat alergi obat: disangkalRiwayat sakit di ginjal : disangkal

RIWAYAT PENYAKIT KELUARGARiwayat hipertensi : disangkalRiwayat penyakit jantung: disangkalRiwayat penyakit paru: disangkalRiwayat DM: disangkalRiwayat stroke: disangkalRiwayat kejang: disangkal

RIWAYAT PRIBADIRiwayat merokok : disangkalRiwayat komsumsi alcohol: disangkalRiwayat minum jamu : disangkal

PERSIAPAN PRE OPERASIAnamnesis (26 Juni 2014)A (Allergy): Tidak ada riwayat alergi obat-obatan, makanan dan penyakitM (Medication): (-)P (Past Illnes): Riwayat DM (-), HT (-), asma (-)L (Last meal): Puasa mulai pukul 03.00 WIB (6 jam sebelum operasi)E (Environment): G2P1A0 hamil 40 minggu, janin 2 hidup intrauterine, gemelli dan anemia ringan

Pemeriksaan Fisik Pre-operasi (26 Juni 2014)Tanda Vital TD: 110/85 mmHgNadi: 80 x/menitRR: 14 x/menitSaO2: 100 %Suhu: 36,7oCTB: 158 cmBB: 55 KgJantung: dbnParu: dbnMulut, gigi daan jalan nafas : dbnEkstremitas: dbnLain lain: dbnDJJ I + 11-12-11DJJ II+ 12-11-12

Pemeriksaan Penunjang (26 Juni 2014)HEMATOLOGIDarah rutin (WB EDTA)Nilai NormalLeukosit : 11,22 103/uL (H) 3,6-11 103/uL Eritrosit : 3,73103/uL (L)3,8-5,2 103/uLHemoglobin: 9,50 g/dL (L)11,7-15,5 g/dLHematocrit: 28,90 % (L)35-47 %MCV: 77,50 fL (L) 80-100 fLMCH: 25.50 pg (L)26-34 pgMCHC: 32,90 g/dL32-36 g/dlTrombosit: 241 103 /uL150-400 103 /uLRDW: 15,60 % (H)11,5-14,5 %

contDiff Count Nilai NormalEosinophil absolute: 0,06 103 /uL0,045- 0,44 103 /uLBasophil absolute: 0,04 103 /uL0-0,2 103 /uLNetrofil absolute : 8,21 103 /uL1,8-8 103 /uLLimfosit absolute: 1,89 103 /uL0,9-5,2 103 /uLMonosit absolute: 1,02 103 /uL0,16-1 103 /uLEosinophil: 0,50 % (L)2-4 %Basophil: 0,40 %0-1 %Neutrophil: 73,20% (H)50-70 %Limfosit: 16,80% (L)25-40 %Monosit: 9,10%2-8 %

Laporan Anesthesi Durante OperasiTindakan operasi : SC (Sectio Caesarea)Jenis anestesi: Regional Spinal, posisi puncture di lumbal terbawah, level median.Lama anestesi : 09.05 09.45 WIBLama operasi : 09.10 09.45 WIBPremedikasi: Ondancetron 4 mg/2ml (IV)Induksi: Bunascan Spinal 0.5% Heavy (Bupivacain HCL) 5mg/mlMaintenance: O2 2 L/menitAdjuvantia: Metoclopramid 5 mg/ml Oxytocin 10 IU/ml Pospargin (Methylergometrine Maleat) 0.2 mg/ml

ContAdjuvantia: Pethidin HCL 50 mg/ml Dycinone Ethamsylate 125 mg/2ml Asam Traneksamat 500 mg/5ml Vit. C 100 mg/ml Vit. K 10 mg/ml Ketorolac 3% 30 mg/ml Tramadol 100 mg/2mlReverse: -Terapi cairan: Kristaloid : RL 500 ml Koloid : FimaHES 500 mlPost operasi: Selesai operasi pasien dipindahkan ke recovery room

Tindakan Anestesi Regional

Pasien diposisikan lateral dekubitus atau duduk, dilakukan pungsi antara L3-L4 (di daerahcauda equina medulla spinalis), dengan jarum / trokard. Setelah menembus ligamentum flavum (hilang tahanan), tusukan diteruskan sampai menembus selaput duramater, mencapai ruangan subaraknoid. Identifikasi adalah dengan keluarnya cairancerebrospinal, jika stylet ditarik perlahan-lahan.

ContKemudian obat anestetik diinjeksikan ke dalam ruang subaraknoid.Keberhasilan anestesi diuji dengan tes sensorik pada daerah operasi, menggunakan jarum halus atau kapas dan tes motorik dengan mengangkat kaki dan menekuk lutut.Jika dipakai kateter untuk anestesi, dilakukan fiksasi. Daerah pungsi ditutup dengan kasa dan plester.Kemudian posisi pasien diatur pada posisi operasi / tindakan selanjutnya.

Pemberian CairanCairan masukPre operatif : RL 1000 ccDurante operatif : RL 500 cc + HES 500 cc

Cairan keluarPerdarahan : 500-600 ccProduksi urin : 55 cc/jam

Pasca Bedah di Recovery Room (RR)Bromage Score : No. KriteriaSkor1.Dapat mengangkat tungkai bawah02.Tidak dapat menekuk lutut, tetapi dapat mengangkat kaki13. Tidak dapat mengangkat tungkai bawah, tetapi dapat menekuk lutut24. Tidak dapat mengangkat kaki sama sekal3Score