of 17 /17
PRIVATE SPEECH: CARA EFEKTIF PEMEROLEHAN BAHASA ASING AHMAD HAMZAH PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

Pemerolehan bahasa (presentasi)

Embed Size (px)

Citation preview

PRIVATE SPEECH:

CARA EFEKTIF PEMEROLEHAN

BAHASA ASING

AHMAD HAMZAH

PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRAPROGRAM PASCASARJANA

UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

Second Language Acquisition

• Istilah pemerolehan bahasa (language

acquisition) biasanya diikuti oleh kata pertama

atau kedua sehingga dikenal istilah

pemerolehan bahasa pertama (PB1) atau first

language acqisition dan pemerolehan bahasa

kedua (PB2) atau second language acquisition.

• Pemerolehan bahasa pertama berkaitan dengan

segala aktivitas seseorang dalam menguasai

bahasa ibunya. Jalur kegiatannya dapat melalui

pendidikan informal dan pendidikan formal.

Second Language Acquisition

• What is Second Language Acquisition?

Pemerolehan bahasa (language acquisition) diperolehmelalui pendidikan informal yaitu pedidikan yang diperoleh di rumah atau dipelajari secara alamiahdengan tidak direncanakan, tidak disengaja, dengansendirinya dan tidak disadari. Sementarapembelajaran bahasa diperoleh melalui pendidikanformal tentunya dengan cara direncanakan, disengajadan disadari.

Second Language Acquisition• Private speech merupakan konstruksi penting ketika

mempertimbangkan peran interaksi dalampemerolehan bahasa kedua.

• Teori sosiokultural Vygotskyian mengklaim bahwapeserta didik awalnya menggunakan bahasa untukterlibat dalam interaksi komunikatif dengan lawanbicara mereka, dan akhirnya tuturaninterpersonal/antarpribadi ini mengambil fungsiintrapersonal di mana tuturan tersebut diarahkankepada diri mereka.

• Tuturan interpersonal (sosial) ini dapat memilikifungsi intrapersonal (Lantolf, 2006).

• Ohta (2001) menempatkan pentingnya tuturan intrapersonal

di dalam pemerolehan L2.

• Ohta (2001) mengumpulkan 34 jam rekaman yang direkam

melalui mikrofon individu dari 10 pelajar dari Jepang sebagai

bahasa asing di kelas universitas di AS.

• Di studi/penelitiannya, tuturan pribadi diidentifikasi dengan (a)

mengurangi volume, (b) karena itu tidak dalam menanggapi

pertanyaan/ komentar yang diarahkan khusus untuk individu

oleh guru atau siswa lain, dan (c) karena hal itu tidak

menerima respon/tanggapan dengan guru atau teman

sekelas.

• Penelitian Ohta memberi bukti bahwa tuturan pribadi/private

speech selama interaksi komunikatif merupakan sumber

pemerolehan bahasa (Lantolf, 2006).

Second Language Acquisition

Lave dan Wenger (1991) mengatakanbahwa seorang peserta didik akan pandaiberbahasa baik pertama maupun keduadengan sejauh mana peserta didik tersebutterlibat di lingkungan sosial dan bukanhasil dari pemerolehan ilmu pengetahuansecara otodidak maupun di pendidikanformal.

Second Language Acquisition

Selanjutnya penelitian Lave and Wenger (1991) menekankan

pentingnya lingkungan, baik fisikdan sosial dalam proses

pembelajaran bahasa (Jamaris, 2005: 50-71).

Vygotsky dan Piaget (dalam Baharuddin dan Wahyuni, 2010)

sama-sama berpendapat bahwa bahasa berperan penting

terhadap perilaku.

Misalnya, menurut Piaget, dua macam perkembangan dapat

terjadi sebagai hasil dari perkembangan atau aktivitas bahasa,

yaitu asimilasi dan akomodasi.

Suatu perkembangan disebut asimilasi jika aktivitas terjadi tanpa

menghasilkan perubahan pada anak, sedangkan akomodasi

terjadi jika anak menyesuaikan diri terhadap hal-hal yang ada di

lingkungannya.

Kesamaan lainnya adalah, menganggap bahwa private speech

sebagai salah satu kegiatan alami yang umumnya dilakukan oleh

setiap anak.

Private Speech pada Anak-AnakMenurut Lev Vygostky Vs Jean Piaget

Misalnya, anak-anak sering berbicara untuk diri merekasendiri ketika bermain permainan imajinatif sepertibermain boneka.

Private speech berkaitan lebih kepada kreativitas dalambermain, di mana semakin sering anak-anak terlibat dalamprivate speech, maka semakin kreatif dan pemikirannyafleksibel.

Private Speech pada Anak-AnakMenurut Lev Vygostky Vs Jean Piaget

Private Speech pada Anak-AnakMenurut Lev Vygostky Vs Jean Piaget

Menurut Piaget, private speech sebagai suatutanda kematangan kognitif. Hal ini dianggap sebagai jalan mengekspresikanfantasi dan emosi. Piaget berpendapat bahwa anak-anak sangategosentrik, mereka belum mampu mengartikanpembicaraan orang lain dan belum dapatberkomunikasi dengan jelas dan mereka berbicaraketika sedang melakukan sesuatu karena padadasarnya mereka belum dapat membedakanantara kata dan simbol.

Private speech dianggap sebagai suatubentuk khusus dari komunikasi, di manaseorang anak berbicara kepada dirinyasendiri. fungsi yang pentingmasa transisiantara early social speech (terbentukketika pengalaman semakin dewasa) daninner speech (thinking in words).

Lima prinsip kunci yang diturunkan dari teori

vygotsky (Nur, 1999; Nur dan Wikandari,

2000; dan Ibrahim, 2005):

Penekanan pada hakikat sosio-kulturaldalam belajar bahasa (the sociocultural of language learning). Interaksi individudengan orang lain merupakan faktorpenting yang mendorong atau memicuperkembangan kognitif seseorang.

Lima prinsip kunci yang diturunkan dari teori

vygotsky (Nur, 1999; Nur dan Wikandari,

2000; dan Ibrahim, 2005):

Zona perkembangan terdekat (zone of Proximal

development/ZPD) yaitu suatu wilayah tempat bertemu

antara pengertian spontan dengan pengertian sistematis

logis orang dewasa (pengertian ilmiah). Zona

perkembangan terdekat ini disebut juga dengan istilah “Zo-

ped”. ZPD merupakan suatu ide bahwa siswa belajar

bahasa yang paling baik apabila berada dalam wilayah

perkembangan terdekat mereka,

Lima prinsip kunci yang diturunkan dari teori

vygotsky (Nur, 1999; Nur dan Wikandari,

2000; dan Ibrahim, 2005):

Pemagangan kognitif (Cognitive Apprenticesship), menekankan hakikat sosial dan ZPD yang mengacupada proses di mana seseorang belajar bahasasecara setahap demi setahap untuk memperolehkeahlian dalam interaksinya dengan seorang pakar. Pakar itu bisa orang dewasa atau orang lain yang lebih tua atau kawan sebaya yang lebih tinggipengetahuannya.

4 prinsip kunci yang diturunkan dari teori

vygotsky (Nur, 1999; Nur dan Wikandari,

2000; dan Ibrahim, 2005):

Scaffolding, merupakan proses bimbingandalam menyelesaikan tugas komplekssecara bertahap. Makin lama makinberkurang sampai muncul kemandiriansiswa untuk menyelesaikan masalah.

Contoh penerapan kognitif dalam teori vygotsky: misalnya peserta didik ingin supaya cepat memahamiangka 5, agar pengertian 5 tertanam makam dapatdilakukan dengan cara mengambil kelereng ataubenda lain secukupnya, peserta didik disuruhmenghitung satu kelereng, dua kelereng danseterusnya hingga peserta didik mengerti bahwa satu, satu kelereng, dua, dua kelereng, tiga, tiga kelerengdan seterusnya. Setelah peserta mengerti dilanjutkandengan semi kongkrit yaitu berupa gambar danlambang bilangan.

• Mirfat: private speech = berimajinasi

• Mega: private speech ke bahasa asing? Kosa katanya ….

• Private speech: semakin berimajinasi semakin menemukan kosakata

banyak.

• Faizal: belajar bahasa> pendekatan kognitif,

Private speech untuk anak2> second language sering muncul imajinasi.

Ide kreativitas dalam learning > usaha memperoleh bahasa dalam private

speech