Ppt Lapkas Dm

  • View
    24

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Ppt Lapkas Dm

  • DIABETES MELLITUS TIPE 2

    RIZKA AMELIA SARINURSANITA RIZKA SEMBIRINGRIZKY KEUMALA ANSARISITI HASYATIGWANITA NAWARIANTINA

    PEMBIMBING : Dr. Burham, Sp.PD

  • DEFENISIPenyakit metabolik kronik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya (American Diabetes Association)

    *

  • EPIDEMIOLOGIWHO memprediksi kenaikan jumlah penyandang DM di seluruh dunia dari 2,8% pada tahun 2000 menjadi sekitar 4,4 pada tahun 2030

    RISKESDAS, DM/ TGT lebih banyak ditemukan pada wanita, dan lebih sering pada golongan tingkat pendidikan san status sosial rendah. Kelompok usia terbanyak adalah 55 -64 tahun

    *

  • Faktor Risiko DMPola makanObesitasFaktor genetikBahan kimia dan obat-obatanPenyakit dan Infeksi pada pankreas

    *

  • PATOGENESISresistensi insulin dan penurunan kemampuan sel beta pankreas untuk mensekresi insulin.

    Jumlah Insulin normal / >> namun jumlah reseptor insulin sel berkurang

    Glukosa menumpuk di dalam darah

    Sel beta terus memproduksi insulin*

  • Hiperinsulinemia

    Desensitisasi reseptor insulin pada tahap postreceptor

    Resistensi insulin

    Hiperglikemi

    Meningkatkan kerja pankreas menghasilkan insulin

    Kerja pankreas melemah

    Defisensi insulin

    *

  • PATOFISIOLOGI*

  • AcuteHypoglycemiaKetoacidosisHyperosmolar non ketotic*

  • *

  • *

  • PENATALAKSANAAN NON FARMAKOLOGIKOMPOSISI MAKANANKarbohidrat yang dianjurkan sebesar 45-65% total asupan energi.Lemak yang dianjurkan sekitar 20-25% kebutuhan kalori.perlu dibatasi adalah yang banyak mengandung lemak jenuh dan lemak trans antara lain: daging berlemakProtein yang dibutuhkan sebesar 10 20% total asupan energi.

  • Natrium yang dianjurankan tidak lebih dari 3000 mg atau sama dengan 6-7 gram (1 sendok teh) garam dapur.Serat yang dianjurkan adalah 25 g/hari.

    *

  • *

  • PENATALAKSANAAN FARMAKOLOGIA. Meningkatkan sekresi insulinSULFONILUREAGLINID

    B. Penambah sensitivitas terhadap insulinTIAZOLIDINDION + meningkatkan pengambilan glukosa di perifer

    *

  • C. Penghambat glukoneogenesis METFORMIN + meningkatkan pengambilan glukosa di perifer

    D. Penghambat Glukosidase Alfa (Acarbose)

    E. SuntikanINSULINAGONIS GLP-1/ INCRETIN-MIMETIC*

  • KASUSANAMNESE PRIBADINama: SUmur: 63 tahunJenis Kelamin: PerempuanStatus perkawinan: MenikahPekerjaan: Ibu rumah tanggaSuku: JawaAgama: IslamAlamat: Jalan karya Medan

    *

  • ANAMNESE PENYAKITKeluhan Utama: Badan lemasTelaah: -hal ini dialami OS sejak 1 hari SMRS. Penurunan nafsu makan disangkal OS. Penurunan berat badan dialami os beberapa bulan ini. Pasien mengakui mudah haus, mudah lapar dan sering BAK. Riwayat BAK nyeri disangkal, riwayat BAK berpasir disangkal, riwayat batu ginjal disangkal, riwayat BAK volume 500 cc disangkal. -Riwayat kebas-kebas dijumpai pada kedua telapak tangan, jari - jari dan kedua kaki pasien selama 1 tahun.

  • Telaah cont...-BAB normal dengan konsistensi lunak. Riwayat mual dan muntah disangkal pasien. - Nafsu makan pasien meningkat karena selalu merasa lapar.- Riwayat sakit gula dijumpai sudah dialami selama 2 tahun, dengan kadar gula darah tertinggi 230 mg/dl. Pasien mengakui rutin minum obat gula namun tidak pernah mendapat obat suntik insulin sebelumnya- Riwayat demam, batuk, dan sesak napas tidak dijumpaiRiwayat hipertensi, penyakit jantung dan kelainan ginjal tidak dijumpaiRPT: -RPO: Glibenklamid.

    *

  • ANAMNESE ORGAN

    JantungSesak napas : -Edema: -Angina Pektoris : -Palpitasi: -Saluran PernapasanBatuk Batuk: -Asma, Bronkitis: -Dahak: -Saluran PencernaanNafsu makan: Penurunan BB: +Keluhan menelan : -Keluhan defekasi: -Keluhan perut: -Saluran urogenitalSakit BAK: -BAK tersendat: -Batu : -Warna urin: kuning jernihHaid: -*

  • ANAMNESE ORGAN cont...Sendi dan tulangSakit pinggang: -Keterbatasan gerak : -Keluhan sendi: -EndokrinHaus/polidipsi: +Gugup: -Poliuri: +Perubahan suara: -Polifagia: +Syaraf PusatSakit kepala: -Hoyong: -Darah dan P.darahPucat: -Perdarahan: -Petechie : -Purpura: -Sirkulasi periferClaudicatio int: -

    *

  • Keadaan umumSensorium: CMTekanan darah:130/80 mmHgNadi:80 x/i, regular, t/v cukupPernapasan: 20 x/iTemperatur: 36,4 CKeadaan GiziBB = 43 kg, TB = 152 cmRBW = 82.6 %, kesan : kurusIMT = 18.6 , kesan : underweight*

  • Keadaan PenyakitPancaran wajah: biasaSikap paksa: -Refleks fisiologis: +Refleks patologis: -Anemia (-) Ikterus (-) Dispnoe (-) Sianose (-) Oedem (-) Purpura (-)Turgor kulit: baik

    *

  • KEPALAMata: konjungtiva palpebra pucat (-) ikterus (-) pupil, isokor/unisokor, ukuran 3mm, Refleks cahaya direk (+), indirek (+), kesan: dbnTelinga: dbnHidung: dbnMulut: lidah, gigi geligi, tonsil/faring: dbnLEHERStruma membesar/tidak membesar,tingkat (-) nodular/multinodular/diffuse (-), pembesaran kelenjar limpa (-), lokasi (-) jumlah (-) konsistensi (-) mobilitas (-) nyeri tekan (-)Posisi trakea medial, TVJ R-2 cm H20Kaku kuduk (-), lain lain (-)

    *

  • *TORAKS DEPANInspeksiBentuk : Simetris fusiformisPergerakan: ketinggalan bernapas (-)PalpasiNyeri tekan: -Fremitus suara : SF ki=ka,Iktus : teraba normalPerkusi-ParuBatas paru hati R/A : ICR V-VI dekstra Peranjakan: 1cm-Jantung Batas atas jantung : ICS III sinistraBatas kiri jantung : 1 cm medial LMCS ICS V - VIBatas kanan jantung : Linea parasternal dextra

    Auskultasi-ParuSuara Pernapasan: vesikuler pada kedua lapangan paruSuara tambahan: --JantungM1>M2, P2>P1, A2>A1, T2>T1, desah sistolis (-), tingkat (-)Desah diastolis (-),lain-lain (-) HR : 80 x/i, regularTORAKS BELAKANGInspeksi : simetris fusiformisPalpasi : SF mengeras pada lapangan tengah dan bawah paru kananPerkusi : sonor memendek pada lapangan tengah dan bawah paru kananAuskultasi : SP = vesikuler pada kedua lapangan paru ST = -

  • ABDOMEN*Inspeksi:Bentuk: simetris Gerakan lambung/usus : (-)Vena kolateral: (-)Kaput medusa : (-)PalpasiDinding Abdomen: soepel HATIPembesaran: tidak terabaPermukaan: tidak terabaPinggir: tidak terabaNyeri tekan: (-)

    LIMPAPembesaran: (-)GINJALBallotement: (-)UTERUS/OVARIUM: (-)TUMOR: (-)PerkusiPekak hati: (+)Pekak beralih: (-)AuskultasiPeristaltik usus: normoperistaltikLain-lain: (-)

  • PINGGANGNyeri ketok sudut kostovertebra: (-)INGUINAL: (-)

    GENITALIA LUAR: (-)

    PEMERIKSAAN COLOK DUBURPerineum: tdpSpincter ani: tdpLumen: tdpMukosa: tdpSarung tangan: tdp

    *

  • *Deformitas sendi : (-)Lokasi : (-)Jari tabuh : (-)Tremor ujung kaki : (-)Telapak tangan sembab : (-)Sianosis : (-)Eritema Palmaris : (-)Tremor ekstremitas : (-)Bulu tangan menghilang dan kebas pada kedua telapak tangan

    Udem : - -a. femoralis : + +a. tibialis posterior: + +a. dorsalis ped : + +Refleks KPR : + +Refleks APR : + +Refleks Fisiologis : + +Refleks Patologis : - -lain lain : bintik-bintik hitam pada regio tibia dan fibula. Bulu kaki menghilangEKSTREMITAS SUPERIOREKSTREMITAS INFERIOR

  • PEMERIKSAAN LABORATORIUM RUTINHb : 12 gr%Lekosit : 10.500 /mm3Eritrosit : 4300.000 /mm3Ht : 37 %Hitung jenis :N / L / M / E / B = 68,6/20,4/8,5/1.6/0,9Urinalisa: TDPFeses Rutin: TDP

    *

  • Differential Diagnosa: Diabetes Mellitus tipe 2 + Neuropati Diabetes Mellitus tipe 1Diagnosa Sementara:Diabetes Mellitus tipe 2 + NeuropatiPenatalaksanaanAktivitas : Tirah baringDiet : Diet DM 1400 kkaloriTindakan Suportif : tirah baring, diet makanan biasaMedikamentosa : IVFD NaCl 0,9 % 10 gtt/iGliquidone 30 mg 1x1Metformin 2x1Mecobalamin 2x1

    *

  • Rencana Penjajakan Diagnostik / Tindakan Lanjut

    Darah Rutin dan UrinalisaKGD PuasaKGD 2 jam PPRFTLFTHbA1CUSG Abdomen*

  • TERIMA KASIH*