makalah jadi HETEROPOLISAKARIDA

  • View
    429

  • Download
    7

Embed Size (px)

Text of makalah jadi HETEROPOLISAKARIDA

HANDOUT BIOKIMIA KARBOHIDRAT HETEROPOLISAKARIDA

disusun oleh :KELOMPOK 5 :1. AGUSTIN PURWANINGSIH( K3310003)2. CICI PUTRI RAHMAWATI( K3310018)3. KHATIJAH SISTA( K3310047)4. NURYANTO( K3310062)

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKANUNIVERSITAS SEBELAS MARETSURAKARTA2012

HETEROPOLISAKARIDAPage 48

BAB IPETA KONSEP

BAB IIISI MATERI

I. PENDAHULUANA. DEFINISI KARBOHIDRATKarbohidrat didefinisikan sebagai zat yang mengandung atom karbon, hidrogen, dan oksigen. Karbohidrat berasal dari kata karbon dan hi drat, karbon artinya adalah atom karbon dan hidrat adalah air. Oleh karena itu rumus um um karbohidrat dapat ditulis Cx(H2O)y. Definisi ini hanya berlaku untuk sebagian besar kelompok karbohidrat, karena ada bebera pa jenis ka rbohidrat lain yang mengandung bagian oksigen yang lebih rendah dibandingkan dengan yang ada dalam air atau derivat ada derivat karbohidrat yang mengandung nitrogen dan sulfur.Secara kimia Karbohidrat adalah polihidroksi aldehida atau keton. Nama ini dari fakta bahwa kebanyakan mempuny ai rumus empiris CnH2On atau Cn(H2O)n, atau (C.H2O)n, sehingga orang peran cis menyebut hydrate de carbo ne, walaupun tidak menggambarkan secara tepat. Secara struktur karbohidrat adalah makromolekul yang dibangun oleh satuan-satuan (unit) molekul dari pol ihidroksi aldehida atau keton. (http://pustaka.unpad.ac.id/ )Suatu karbohidrat merupakan suatu aldehid (-CHO) jika oksigen karbonil berkaitan dengan suatu atom karbon terminal, dan suatu keton (-C=O) jika oksigen karbonil berikatan dengan suatu karbonil internal. Definisi ini menghindari klasifikasi melalui formula empirik dan mencakup derivat seperti gula deoksi dan amino.( Frank B.Armstrong, 1995)Contoh struktur suatu karbohidrat dapat digambarkan sebagai berikut :( sumber : http://www.scribd.com/ )

B. FUNGSI KARBOHIDRAT1. Sumber energiKarbohidrat merupakan sumber energi terbesar bagi tubuh. Satu karbohidrat menghasilkan 4 kilokalori. Sebagian karbohidrat di dalam tubuh berada dalam sirkulasi darah sebagai glukosa untuk keperluan energi segera, sebagiannya disimpan sebagai glikogen dalam hati dan jaringan otot, dan sebagian lagi diubah menjadi lemak untuk kemudian disimpan sebagai cadangan energi di dalam jaringan lemak.2. Pemberi rasa manis pada makananKarbohidrat, khususnya monosakarida dan disakarida berfungsi untuk memberi rasa manis pada makanan. Fruktosa merupakan gula yang paling manis.3. Penghemat proteinJika karbohidrat makanan tidak mencukupi, maka protein digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi dan protein tersebut tidak lagi berfungsi sebagai zat pembangun. Sebaliknya, bila karbohidrat makanan mencukupi, protein terutama akan digunakan sebagai zat pembangun.4. Pengatur metabolisme lemakKarbohidrat dapat mencegah terjadinya oksidasi lemak yang tidak sempurna sehingga dapat menghasilkan bahan-bahan keton berupa asam asetoasetat, aseton, dan asam beta-hidroksi-butirat. Bahan-bahan tersebut dibentuk dalam hati dan dikeluarkan melalui urine dengan mengikat basa berupa ion natrium. Proses pengeluaran ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan natrium dan dehidrasi, serta pH cairan tubuh menurun. Keadaan ini menimbulkan ketosis atau asidosis yang dapat merugikan tubuh. Oleh karena itu, kita membutuhkan karbohidrat antara 50-100 gram perhari untuk mencegah ketosis.5. Membantu pengeluaran fesesKarbohidrat membantu pengeluaran feses dengan mengatur peristaltik usus dan memberi bentuk pada feses. Selulosa dalam makanan mengatur peristaltik usus, sedangkan hemiselulosa dan pektin mampu menyerap banyak air dalam usus besar sehingga memberi bentuk pada sisa makanan yang akan dikeluarkan.( http://www.istockphoto.com/ )

C. PENGGOLONGAN KARBOHIDRATBerdasarkan satuan-satuan molekul yang membangun makromolekul, karbohidrat dibagi atas : (1) Monosakarida (kebanyakan terdiri dari lima atau enam atom C)Monosakarida, adalah senyawa karbohidrat yang paling sederhana yang tidak dapat dihidrolisis lagi. Umumnya senyawa ini adalah aldehida atau keton yang mempunyai dua atau lebih gugus hidroksil. Beberapa molekul karbohidrat juga mengandung unsur nitrogen dan sulfur. Rumus kimia empiris karbohidrat adalah (CH2O)n dimana n = 3 atau lebih. Jika gugus karbonil pada ujung rantai monosakarida adalah turunan aldehida, maka monosakarida ini disebut aldosa. Dan bila gugusnya merupakan turunan keton maka monosakarida tersebut dinamakan ketosa. Monosakarida yang paling kecil n = 3 adalah gliseraldehida dan dihidroksiaseton. Contoh gambar monosakarida adalah sebagai berikut :( sumber : http://www.scribd.com/ )(2) DisakaridaDisakarida merupakan kelompok karbohidrat yang tersusun dari dua unit monosakarida. Unit monosakarida penyusun disakarida itu dapat berasal dari unit yang sama atau berbeda. Ikatan ant ara unit monosakarida dalam pembentukan disakarida disebut ikatan glikosida. Salah satu contoh reaksi pembentu kan disakarida adalah sebagai berikut : C6H12O6 + C6H12O6 C12H22O12 + H2O (monosakarida) (disakarida) Dalam reaksi tersebut di atas terjadi pelepasan air. Beberapa jenis disakarida yang penting adalah laktosa, sukrosa, dan maltosa.( http://pustaka.unpad.ac.id/ )Contoh struktur disakarida adalah sebagai berikut :

( Sumber : Fesenden Dan Fesenden, 1986 )(3) OligosakaridaSenyawa yang terdiri dari gabungan 3 sampai 8 molekul monosakarida disebut oligosakarida. Oligosakarida bisa berada dalam bentuk trisakarida, tetrasakarida, pentasakarida, dan seterusnya. Contoh senyawa oligosakarida yaitu rafinosa dan stakiosa. ( Sri Retno Dwi Ariani, 2004 )(4) polisakaridaPolisakarida merupakan karbohidrat bentuk polimer dari satuan monosakarida yang sangat panjang. Polisakarida berfungsi sebagai : bahan bangunan, bahan makanan, dan sebagai zat spesifik. Contoh polisakarida adalah selulosa, pati (amilum), asam hialuronik, glikogen dan lain sebagainya.( http://www.scribd.com/)Klasifikasi polisakarida berdasarkan jenis monosakarida pembentuknya : a. Homopolisakarida yaitu golongan polisakarida yang apabila dihidrolisa hanya menghasilkan satu macam monosakarida saja. Macam homopolisakarida antara lain amilum, glikogen, selulosa dan inulin. Contoh struktur homopolisakarida :

( sumber: http://pustaka.unpad.ac.id/ )b. Heteropolisakarida yaitu golongan polisakarida yang apabila dihidrolisa menghasilkan lebih dari satu macam jenis monosakarida atau turunannya. Beberapa jenis heteropolisakarida antar lain khitin dan mukopolisakarida. (Iswari S, Retno, 2006 dalam http://www.scribd.com/ ). Contoh struktur heteropolisakarida :

( sumber: http://pustaka.unpad.ac.id/ )

II. PEMBAHASANA. POLISAKARIDA Hakekat polisakaridaPolisakarida merupakan kelas karbohidrat yang mempunyai lebih daripada delapan unit monosakarida. Pada umumnya polisakarida mempunyai molekul besar dan lebih kompleks daripada monosakarida dan oligosakarida. Polisakarida dapat dihidrolisis menjadi banyak molekul monosakarida. Polisakarida yang terdiri atas satu macam monosakarida saja disebut homopolisakarida (contohnya kanji,glikogen dan selulusa), sedangkan yang mengandung senyawa lain disebut heteropolisakarida (contohnya heparin). Rumus kimia polisakarida adalahn (C6H10O5)n. Molekul ini dapat digolongkan menjadi polisakarida struktural seperti selulosa, asam hialuronat, dan sebagainya. Dan polisakarida nutrien seperti amilum (pada tumbuhan dan bakteri), glikogen (hewan), dan paramilum (jenis protozoa). Umumnya polisakarida berupa senyawa berwarna putih dan tidak berbentuk kristal, tidak mempunyai rasa manis dan tidak mempunyai sifat mereduksi. Berat molekul polisakarida bervariasi dari beberapa ribu hingga lebih dari satu juta. Polisakarida yang dapat larut dalam air akan membentuk larutan koloid. Beberapa polisakarida yang penting di antaranya ialah amilum, glikogen, dekstrin dan selulosa. Amilum Polisakarida ini terdapat banyak di alam, yaitu pada sebagian besar tumbuhan. Amilum atau dalam bahasa sehari-hari disebut pati terdapat pada umbi, daun, batang dan biji-bijian. Polisakarida adalah senyawa dalam mana molekul-molekul mengandung banyak satuan monosakarida yang disatukan dengan ikatan gukosida. Polisakarida memenuhi tiga maksud dalam sistem kehidupan sebagai bahan bangunan, bahan makanan dan sebagai zat spesifik. Polisakarida bahan bangunan misalnya selulosa yang memberikan kekuatan pada kayu dan dahan bagi tumbuhan, dan kitin, komponen struktur kerangka luar serangga. Polisakarida makanan yang lazim adalah pati (starch pada padi dan kentang) dan glikogen pada hewan. Sedangkan polisakarida zat spesifik adalah heparin, satu polisakarida yang mencegah koagulasi darah.( http://blog.ub.ac.id/ )

Klasifikasi PolisakaridaKlasifikasi polisakarida berdasarkan jenis monosakarida pembentuknya : a. Homopolisakarida yaitu golongan polisakarida yang apabila dihidrolisa hanya menghasilkan satu macam monosakarida saja. Macam homopolisakarida antara lain amilum, glikogen, selulosa dan inulin.( http://pustaka.unpad.ac.id/)b. Heteropolisakarida yaitu golongan polisakarida yang apabila dihidrolisa menghasilkan lebih dari satu macam jenis monosakarida atau turunannya. Beberapa jenis heteropolisakarida antara lain khitin dan mukopolisakarida.(Iswari S, Retno, 2006 dalam http://www.scribd.com/ ).

B. PENGERTIAN HETEROPOLISAKARIDAHeteropolisakarida merupakan polisakarida yang mengandung dua atau lebih jenis unit monosakarida yang berbeda. Heteropolisakarida umumnya terdapat dalam sendi-sendi manusia berupa GAG (glikosaminoglikan)dan proteoglikan. Fungsi heteroplisakarida yang paling utama adalah untuk pembentukan heparin yang berfungsi mencegah pembekuan darah jadi darah kita akan selalu mengalir dalam tubuh. ( http://www.ad4msan.com/ )

C. JENIS- JENIS HETEROPOLISAKARIDAJenis-jenis heteropolisakarida antara lain :1. Khitina. Pengertian KhitinKitin (C8H13O5N)n (dalam Bahasa Inggrisnya dise