Makalah jadi PKN

  • View
    514

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Makalah jadi PKN

Tugas Mandiri Karya Tulis

Berpisahnya Timor Timur Dari IndonesiaTujuan: Dibuat Untuk Memenuhi Tugas Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan

Oleh Bagus Ramadhan X-2 NIS 111210035

SEKOLAH MENGENGAH ATAS NEGERI 3 JALAN BELITUNG NO. 8 BANDUNG TAHUN 2011

LEMBAR PENGESAHAN Yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa makalah yang berjudul :

Berpisahnya Timor Timur Dari Indonesia

Dinyatakan telah memenuhi syarat untuk memenuhi tugas PKN pada : Hari/Tanggal Waktu Tempat : : :

Guru PKN

Penulis

Ida Rohayani, S.Pd, M.Pd NIP. 197506162008012013

Bagus Ramadhan NIS. 111210035

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, karena Timor atas Timur rahmat Dari dan hidayah-Nya ini saya dapat penuh menyelesaikan makalah pkn yang bertajuk Berpisahnya Indonesia dengan perjuangan. Tanpa pertolongan-Nya, saya yakin makalah ini tidak akan selesai sebagaimana mestinya dan tidak pada waktu yang telah ditetapkan. Tak Ada Gading yang Tak Retak, itulah peribahasa yang tepat untuk menggambarkan makalah ini. Walaupun saya sudah berusaha keras untuk menjadikan makalah ini yang terbaik di mata semua orang yang telah membacanya, tetapi pasti ada saja kekurangan yang tidak disadari. Oleh karena itu, saya mengharapkan masukan dan saran dari para pembaca agar di lain kesempatan saya tidak mengulang kesalahan. Tak lupa saya ucapkan terima kasih kepada orangtua dan teman-teman kami yang memberikan dukungan baik materi dan moriil. Makalah ini disusun bukan hanya untuk memenuhi tugas PKN, tetapi saya juga berharap makalah ini dapat

i

bermanfaat bagi setiap orang yang membacanya. Terima kasih.

Bandung, Januari 2011

Penyusun

ii

ABSTRAKSI

Di Bumi ini terdapat begitu banyak negara. Masing masing negara mempunyai perbedaan sejarah, bentuk, dan asal mula terjadinya negara tersebut. Asal mula terjadinya negara dibagi berdasarkan dua pendekatan, yaitu menurut fakta sejarah dan fakta teoritis. Terjadinya suatu negara menurut pendekatan fakta sejarahdimaksudkan bahwanegara itu terjadi berdasarkan kenyataan, yang dapat diungkapkan berdasarkan pada peristiwa sejarah. Sedangkan asal mula terjadinya suatu negara menurut pendekatan teoritis yang dimaksudkan adalah bahwa negara itu terjadi berdasarkan teori-teori yang dikemukakan oleh para filosof atau para sarjanayang mendasarkan pada pemikiran logis yang bersifat hipotesis, yaitu sesuatu yang kebenarannya perlu diuji dengan pengalaman.

iii

DAFTAR ISILEMBAR PENGESAHAN......................................................................2 LEMBAR PENGESAHAN......................................................................2 KATA PENGANTAR..............................................................................i KATA PENGANTAR..............................................................................i ABSTRAKSI........................................................................................iii ABSTRAKSI........................................................................................iii DAFTAR ISI ......................................................................................iv DAFTAR ISI ......................................................................................iv BAB 1 PENDAHULUAN...................................................................................1 BAB 1 PENDAHULUAN...................................................................................1 BAB 2 PENGERTIAN NEGARA........................................................................3 BAB 2 PENGERTIAN NEGARA........................................................................3 BAB 3 TEORI TERJADINYA SUATU NEGARA....................................................5 BAB 3 TEORI TERJADINYA SUATU NEGARA....................................................5 BAB 4 BERPISAHNYA TIMOR TIMUR DARI INDONESIA..................................13 BAB 4 BERPISAHNYA TIMOR TIMUR DARI INDONESIA..................................13 BAB 5 KESIMPULAN.....................................................................................17

iv

BAB 5 KESIMPULAN.....................................................................................17 DAFTAR PUSTAKA.............................................................................iv DAFTAR PUSTAKA.............................................................................iv

v

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG MASALAHDi bumi ini terdapat sekitar 190 negara. Dan masing masing negara memiliki perbedaan sejarah, perbedaan bentuk negara, dan perbedaan teori pembentukan masing masing negara. Dewasa ini, banyak orang yang melupakan atau tidak memperdulikan bagaimana sejarah pembentukan suatu negara. Hal tersebut bisa terjadi karena banyak hal, terutama kuarangnya minat masyarakat untuk membaca, atau mencari tahu tentang sejarah terbentuknya suatu negara. Oleh karena itu, saya akan memberikan salah satu contoh sejarah terbentuknya suatu negara.

1.2 PERUMUSAN MASALAHApa saja yang kita bahas dalam makalah ini? Arti Negara Teori Terjadinya Suatu Negara Sejarah Berpisahnya Timor Timur dari Indonesia

1.3 TUJUAN PENYUSUNAN MAKALAHTujuan saya menyusun makalah ini adalah untuk menambah wawasan dan pengetahuan mengenai negara dan terjadinya suatu negara, khususnya bagi saya pribadi dan umumnya bagi para pembaca.

1.4 METODE PENYUSUNAN MAKALAHMetode yang saya gunakan kali ini adalah studi pustaka. Metode studi pustaka

1

adalah sebuah metode dalam pembuatan makalah yang sumber informasinya didapatkan dari buku dan internet ditambah pengetahuan dan wawasan yang saya miliki.

2

BAB 2 PENGERTIAN NEGARAKata negara yang lazim digunakan di Indonesia berasal dari bahasa Sansekerta yaitu nagiri atau nagara, yang berarti wilayah, kota, atau penguasa. Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik, militer, ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut. Negara juga merupakan suatu wilayah yang memiliki suatu sistem atau aturan yang berlaku bagi semua individu di wilayah tersebut, dan berdiri secara independent. Definisi negara menurut para ahli Benedictus de Spinoza: Negara adalah susunan masyarakat yang integral (kesatuan) antara semua golongan dan bagian dari seluruh anggota masyarakat (persatuan masyarakat organis). Harold J. Laski: Negara adalah suatu masyarakat yang diintegrasikan karena memiliki wewenang yang bersifat memaksa dan yang secara sah lebih agung daripada individu atau kelompok yang merupakan bagian dari masyarakat. Prof. Mr. Kranenburg: Negara adalah suatu organisasi kekuasaan yang diciptakan oleh sekelompok manusia yang disebut bangsa. Prof.Mr. Soenarko: Negara adalah organisasi masyarakat di wilayah tertentu dengan kekuasaan yang berlaku sepenuhnya sebagai kedaulatan. Prof. Miriam Budiardjo: Negara adalah suatu daerah teritorial yang rakyatnya diperintah oleh sejumlah pejabat dan yang berhasil menuntut dari warga negaranya ketaatan pada peraturan perundang-undangannya melalui penguasaan (kontrol) monopolistis dari kekuasaan yang sah. Prof.Dr. J.H.A. Logemann: Negara ialah suatu organisasi kekuasaan atau

3

kewibawaan. Bellefroid: Negara adalah suatu persekutuan hukum yang menempati suatu wilayah untuk selama-lamanya dan dilengkapi dengan suatu kekuasaan tertinggi untuk menyelenggarakan kemakmuran rakyat sebesar-besarnya.

4

BAB 3 TEORI TERJADINYA SUATU NEGARA 3.1 TERJADINYA NEGARAPendekatan faktual (primer), berdasarkan kenyataan yang sungguh-sungguh terjadi (sudah menjadi pengalaman sejarah). 1. Occupatie: pendudukan suatu wilayah yang semula tidak bertuan oleh sekelompok manusia/ suatu bangsa yang kemudian mendirikan negara di wilayah tersebut. Contoh: Liberia yang diduduki budak-budak Negro yang dimerdekakan pada tahun 1847. 2. Separatie: Suatu wilayah yang semula merupakan bagian dari negara tertentu, kemudian memisahkan diri dari negara induknya dan menyatakan kemerdekaan. Contoh: Belgia pada tahun 1839 melepaskan diri dari Belanda. 3. Fusi: beberapa negara melebur menjadi satu negara baru. Contoh: pembentukan Kerajaan Jerman pada tahun 1871. 4. Inovatie: Suatu negara pecah dan lenyap, kemudian di atas bekas wilayah negara itu timbul negara(-negara) baru. Contoh: pada tahun 1832 Colombia pecah menjadi negara-negara baru, yaitu Venezuela dan Colombia Baru (ingat pula negara-negara baru pecahan dari Uni Sovyet!). 5. Cessie: penyerahan suatu daerah kepada negara lain. Contoh: Sleeswijk diserahkan oleh Austria kepada Prusia (Jerman). 6. Accessie: bertambahnya tanah dari lumpur yang mengeras di kuala sungai (atau daratan yang timbul dari dasar laut) dan menjadi wilayah yang dapat dihuni manusia sehingga suatu ketika telah memenuhi unsur-unsur terbentuknya negara.

5

7. Anexatie: penaklukan suatu wilayah yang memungkinkan pendirian suatu negara di wilayah itu setelah 30 tahun tanpa reaksi yang memadai dari penduduk setempat. 8. Proklamasi: pernyataan kemerdekaan yang dilakukan setelah keberhasilan merebut kembali wilayah yang dijajah bangsa/ negara asing. Contoh: Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Pendekatan teoritis (sekunder), yaitu dengan menyoal tentang bagaimana asal mula terbentuknya negara melalui metode filosofis tanpa mencari bukti-bukti sejarah tentang hal tersebut (karena sulit dan bahkan tak mungkin), melainkan dengan dugaandugaan berdasarkan pemikiran logis.

3.1.1

Teori Kenyataan

Timbulnya suatu negara merupakan soal kenyataan. Apabila pada suatu ketika unsur-unsur negara (wilayah, rakyat, pemerintah yang berdaulat) terpenuhi, maka pada saat itu pula negara itu menjadi suatu kenyataan.

3.1.2

Teori Ketuhanan

Timbulnya negara itu adalah atas kehendak Tuhan. Segala sesuatu tidak akan terjadi tanpa kehendak-Nya. Fri