Makalah Lumayan Jadi

  • View
    45

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Makalah Lumayan Jadi

BAB IPENDAHULUAN

1.1 Latar BelakangInstrument penelitian adalah salah satu yang penting dalam sebuah penelitian dalam fungsinya untuk mencapai tujuan dari penelitian. Baik atau tidaknya hasil dari suatu penelitian terpengaruhi dari instrument yang digunakan. Instrumen berfungsi mengungkapkan fakta menjadi data, sehingga jika instrumen yang digunakan mempunyai kualitas yang memadai dalam arti valid dan reliabel maka data yang diperoleh akan sesuai dengan fakta atau keadaan sesungguhnya di lapangan. Jika instrumen yang digunakan tidak baik, dilihat dari validitas dan reabilitasnya maka data yang diperoleh dalam penelitian akan tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan yang berdampak pada hasil dan kesimpulan dari penelitian yang keliru. Maka dari itu peran instrument sangatlah penting dalam suatu penelitian, penyusunan makalah ini dimaksudkan agar menambah pengetahuan yang lebih mendalam tentang instrument baik oleh penyusun maupun pembaca.

1.2 Rumusan MasalahSebagaimana latar belakang diatas, maka rumusan masalah dalam makalah ini adalah sebagai berikut:1. Apakah pengertian instrumen penelitian?2. Apasajakah macam instrument penelitian?3. bagaimanakah persyaratan instrument yang baik dan kiat pengembangannya dalam penelitian?

1.3 Tujuan PenulisanPenulisan makalah ini agar penyusun maupun pembaca makalah ini dapat memahami beberapa hal sebagai berikut:1. Mengetahui pengertian dari instrument penelitian2. Mengetahui macam dari instrumen penelitian3. mengetahui tentang persyaratan instrumen yang baik dan kiat pengembangannya dalam penelitian

BAB IIPEMBAHASAN

2.1 Pengertian Instrumen PenelitianInstrument penelitian adalah salah satu yang penting dalam sebuah penelitian dalam fungsinya untuk mencapai tujuan dari penelitian. Baik atau tidaknya hasil dari suatu penelitian terpengaruhi dari instrument yang digunakan. Definisi dari instrument itu sendiri disebutkan oleh Sugiyono dalam bukunya Jadi instrument Penelitian adalah suatu alat yang digunakan mengukur fenomena alam maupun social yang diamati. (Sugiyono, 2013: 148). Karena instrument adalah alat guna mendapatkan hasil penelitian, maka agar penelitian tersebut memiliki hasil yang tepat maka pemilihan instrumenya juga harus tepat serta syarat instrument yang baik juga harus terpenuhi.Instrument yang akan digunakan ketika akan melakukan penelitian perlu dibedakan antara yang menggunakan pendekatan kuantitatif dan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian kuantitatif yang menjadi instrumennya dapat berupa test, pedoman wawancara, pedoman observasi, dan kuisioner.. sedangkan pendekatan kualitatif yang dilakukan pada latar yang alami, lebih menitik beratkan pada proses. Dalam penelitian kualitatif yang menjadi instrumen adalah peneliti itu sendiri. Karena manusia memiliki kemampuan menggapai dan menilai makna dari suatu peristiwa atau berbagai interaksi sosial. Beberapa hal yang melatari manusia sebagai instrumen yang baik, yaitu: 1.Responsif, 2. adaptif, 3. holistik, 4. memahami konteks yang tak terkatakan, 5. mampu memproses data secara langsung, 5. mampu memproses data secara langsung, 6. mampu mengklasifikasi dan meringkas data dengan segera, dan 7. mampu mengeksplorasi respon yang khusus dan istimewa. (Moehnilabib, 2003: 71)Jadi instrumen penelitian adalah alat yang digunakan untuk pengumpulan data. Instrumen penelitian sangat erat kaitannya dengan teknik pengumpulan data. Setiap teknik pengumpulan data akan memiliki bentuk instrumen yang berbeda pula. Tidak semua instrumen cocok digunakan dalam semua jenis penelitian. Instrumen yang dapat digunakan sangat tergantung pada jenis data yang diperlukan sesuai dengan masalah penelitian. Oleh karena itu, sebelum kita menetapkan instrumen penelitian, maka terlebih dahulu kita perlu memahami jenis data yang akan kita kumpulkan dalam penelitian.

2.2 Macam Instrumen Penelitian1. Instrumen penelitian kuantitatifMenurut suhadi ibnu,dkk (2003:72) secara garis besar instrumen penelitian sosial dan pendidikan yang menggunakan pendekatan kuantitatif dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu : kuesioner, tes dan pedoman observasi. Namun jika dikaji lebih jauh, sebagainmana yang akan ditunjukkan pada bahasan mengenai tes, akan lebih tepat kalau instrumen penelitian dipilahkan menjadi empat bagian, yakni : kuesioner, tes, inventori, dan pedoman observasi.1. Tes instrumenIstilah tes digunakan untuk menunjukkan semua jenis instrumen yang dirancang untuk mengukur kemampuan seseorang dalam bidang tertentu, seperti bakat matematika, bakat musik, dan kemampuan bahasa.2. InventoriInventori dapat diartikan sebagai instrumen yang dipakai untuk mengetahui karateristik (psikologis) tertentu dari individu. Instrumen penelitian yang berupa skala sikap adalah salah satu contoh instrumen yang tergolong dalam katagori inventori.3. kuesionerkuesioner dikenekan kepada instrumen yang digunakan untuk menjaring data yang sifatnya informatif-faktual (fakta konkrit). Misalnya, data tentang umur, tingkat pendidikan, jenis penataran yang pernah diikuti, dan yang sejenisnya.4. pedoman pengamatanpedoman pengamatan adalah instrumen yang dipakai sebagai alat bantu dalam melakukan observasi terfokus. Daftar cek (cheek list) adalah contoh instrumen yang termasuk dalam klasifikasi pedoman observasi.

Menurut Arikunto (2002:127) tes adalah serentetan pertanyaan atau latihan atau alat lain yang digunakan untuk mengukur keterampilan, pengetahuan intelegensi, kemampuan atau bakat yang dimiliki individu atau kelompok.1. Macam-macam Instrumen tes:a. Tes kepribadian yaitu tes yang digunakan untuk mengungkap kepribadian seseorang. Yang diukur bisa self-concept, kreativitas, disiplin, kemampuan khusus,dll.b. Tes bakat yaitu tes yang digunakan untuk mengukur atau mengetahui bakat seseorang.c. Tes intelegensi yaitu tes yang digunakan untuk mengadakan estimasi atau perkiraan terhadap tingkat intelektual seseorang dengan cara memberikan berbagai tugas kepada orang yang akan diukur intelegensinya.d. Tes sikap yaitu alat yang digunakan untuk mengadakan pengukuran terhadap berbagai sikap seseorang.e. Tes minat yaitu alat untuk menggali minat seseorang terhadap sesuatu.f. Tes prestasi yaitu tes yang digunakan untuk mengukur pencapaian seseorang setelah mempelajari sesuatu.

2. Angket atau kuesioner.Kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan tentang pribadinya, atau hal-hal yang ia ketahui.Keuntungan kuesioner :a) Tidak memerlukan hadirnya peneliti.b) Dapat dibagikan secara serentak kepada banyak responden.c) Dapat dijawab oleh responden menurut waktu senggang responden.Kelemahan kuesioner :a) Seringkali sukar dicari validitasnyab) Walaupun dibuat anonim, kadang-kadang responden dengan sengaja memberikan jawaban yang tidak betul atau tidak jujur.c) Waktu pengembaliannya tidak bersama-sama, bahka kadang-kadang ada yang terlalu lama sehingga terlambat.

3. Observasi.Di dalam pengertian psikologik, observasi atau yang disebut pula dengan pengamatan, meliputi kegiatan pemuatan perhatian terhadap sesuatu objek dengan menggunakan seluruh alat indra. Jadi, mengobservasi dapat dilakukan melalui penglihatan, penciuman, pendengaran, peraba, dan pengecap. Apa yang di katakan ini sebenarnya adalah pengamatan langsung. Di dalam artian penelitian observasi dapat dilakukan dengan tes, kuesioner, rekaman gambar, rekaman suara.

Observasi dapat di bagi menjadi 2 jenis yaitu:a) Observasi non-sistematis yang dilakukan oleh pengamat dengan tiak menggunakan instrumen pengamatan.b) Observasi sistematis yang dilakukan oleh pengamat dengan menggunakan pedoman sebagai instrumen pengamatan.Sedangkan observasi dilakukan dengan 2 cara yaitu:a) Sign system digunakan sebagai instrumen pengamatan situasi pengajaran sebagai sebuah potret sesuai pengajaran. Instrumen tersebut berisi sederetan sub-variabel. Misalnya guru menerangkan, guru menulis di papan tulis, guru bertanya kepada kelompok, guru bertanya kepada seorang anak, guru menjawab, murid berteriak,dsb. Setelah pengamatan dalam satu periode tertentu misalnya 5 menit, semua kejadian yang telah muncul di cek. Kejadian yang muncul lebih arti satu kali dalam satu periode pengamatan, hanya di cek satu kali. Dengan demikian akan diperoeh gambar tentang apa kejadian yang muncul dalam situasi pengajaran.b) Category system adalah sistem pengamatan yang membatasi pada sejumlah variabel misalnya pengamatan ingin mengetahui keaktivan atau partisipasi murid dalam proes belajar-mengajar. Dalam hal ini pengamat hanya memperhatikan kejadian-kejadian yang masuk ke dalam kategori keaktifan atau partisipasi murid misalnya : murid bertanya, murid berdebat dengan guru, murid membahas pertanyaan, dsb.Dalam penelitian pendidikan, pengambilan data dengan menggunakan metode observasi dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu:a) Observasi terbuka, yaitu pada posisi ini kehadiran peneliti dalam menjalankan tugasnya di tengah-tengah kegiatan responden diketahui secara terbuka, sehingga antara responden dengan peneliti terjadi interaksi secara langsung.b) Observasi tertutup, yaitu pada kondisi ini kehadiran peneliti dalam menjalankan misinya, yaitu mengambil data dari responden, tidak diketahui responden yang bersangkutan.c) Observasi tidak langsung, yaitu pada kondisi inipeneliti dapat melakukan pengambilan data dari responden walaupun mereka tidak hadir secara langsung di tengah-tengah responden.

2. Instrumen penelitian kualitatifDalam penelitian kualitatif, yang menjadi instrumen atau alat penelitian adalah peneliti itu sendiri sehingga peneliti harus divalidasi. Validasi terhadap peneliti, meliputi; pemahaman metode penelitian kualitatif, penguasaan wawasan terhadap bidang yang diteliti, kesiapan peneliti untuk memasuki objek penelitian -baik secara akademik maupun logiknya- (Sugiono,2013:305).Peneliti kualitatif sebagaihuman instrumenberfungsi menetapkan fokus penelitian, memilih informan sebagai sumber data,