Lapsus Sirosis Hati interna

Embed Size (px)

DESCRIPTION

updatev terbaru Maret 2015

Text of Lapsus Sirosis Hati interna

BAB 1PENDAHULUANHati adalah kelenjar terbesar dalam tubuh, berat rata-rata sekitar 1.500 gr atau 2% berat badan orang dewasa normal. Hati merupakan organ lunak yang terlihat dari luar. Ligamentum falsiformis berjalan dari hati ke diafragma dan dinding depan abdomen. Permukaan hati diliputi oleh peritoneum viseralis, kecuali daerah kecil pada permukaan posterior yang melekat langsung pada diafragma.1Selain merupakan organ parenkim yang paling besar, hati juga menduduki urutan pertama dalam hal jumlah, kerumitan, dan ragam fungsi. Hati sangat penting untuk mempertahankan hidup dan berperan dalam hampir setiap fungsi metabolik tubuh, dan terutama bertanggung jawab atas lebih dari 500 aktivitas berbeda. Untunglah, hati memiliki kapasitas cadangan yang besar, dan hanya membutuhkan 10-20% jaringan yang berfungsi untuk tetap bertahan. Destruksi total atau pengangkatan hati menyebabkan kematian dalam waktu kurang dari 10 jam. Hati mempunyai kemampuan regenerasi yang mengagumkan. Pada kebanyakan kasus, pengangkatan sebagian hati akan merangsang tumbuhnya hepatosit untuk mengganti sel yang sudah mati atau sakit. Proses regenerasi akan lengkap dalam waktu 4 hingga 5 minggu. Pada beberapa individu, massa hati normal akan pulih dalam waktu 6 bulan. Fenomena ini penting dalam transplantasi segmen hati. 1Fungsi utama hati adalah membentuk dan mengekskresi empedu; saluran empedu mengangkut empedu sedangkan kandung empedu menyimpan dan mengeluarkan empedu ke dalam usus halus sesuai kebutuhan. Hati berperan penting dalam metabolisme tiga makronutrien yang dihantarkan oleh vena porta pasca absorpsi di usus. Bahan makanan tersebut adalah karbohidrat, protein, dan lemak. Fungsi metabolisme hati yang lain adalah metabolisme lemak; penimbunan vitamin, besi, dan tembaga; konjugasi dan ekskresi steroid adrenal dan gonad, serta detoksifikasi sejumlah zat endogen dan eksogen. Akhirnya, hati berfungsi sebagai gudang darah dan penyaring karena terletak strategis antara usus sirkulasi umum. Pada gagal jantung kanan, hati membengkak secara pasif oleh banyaknya darah. Sel Kupffer pada sinusoid menyaring bakteri dan bahan berbahaya lain dari darah portal melalui fagositosis. 1

BAB 2KASUSA. IDENTITAS PASIENNama: Tn. MJenis kelamin: Laki-lakiUmur: 57 tahunSuku bangsa: IslamAgama : IslamPekerjaan: BuruhStatus Marital: Menikah Alamat: Jl. Toa daengTanggal Masuk: 04/02/2015No. RM: 696737

B. ANAMNESAKeluhan Utama : Perut membesarRiwayat Penyakit Sekarang: Dialami sejak 3 bulan yang lalu, perut membesar secara perlahan disertai perut kembung, rasa penuh dan terkadang nyeri setiap makan sejak lama. Nyeri ulu hati ada, mual dan muntah tidak ada. Riwayat muntah darah hitam 3 bulan yang lalu. Demam tidak ada, riwayat demam tidak ada. Batuk dan sesak tidak ada. BAB:biasa, lancar. RIwayat BAB hitam ada kurang lebih 3 bulan yang lalu.BAK: lancar, warna kuningRiwayat Penyakit Dahulu: Riwayat pasien merokok ada dan minum alcohol tidak ada.Riwayat hipertensi tidak ada.Riwayat DM Riwayat penyakit kuning disangkal.Riwayat penggunan obat-obatan jangka lama dan obat herbal disangkalRiwayat Keluarga: Tidak ada riwayat perut membesar pada keluarga.Riwayat Sosial:Makan terkontrolRiwayat Alergi:Pasien tidak memiliki riwayat alergi obat ataupun makanan

C. PEMERIKSAAN FISIKS: Keadaan umum: Sakit sedangO: Kesadaran:Compos mentis (GCS: E4 M6 V5)

Vital signTekanan Darah: 110/80 mmHgNadi: 84 kali per menitRR: 18 kali per menit tipe abdominalSuhu (axila): 36,10 C

Kepala / Leher:Konjungtiva pucat, ikterus tidak ada, pupil isokor 2,5/2,5 mm, udem palpebra tidak adaPembesaran kelenjar getah bening tidak adaJVP R-0 cmH2OKaku kuduk tidak ada

Thorax:Cor :Inspeksi: Ictus cordis tidak tampakPalpasi: ictus cordis tidak terabaPerkusi : pekak, batas jantung dalam batas normal. Auskultasi: Bunyi jantung S1 dan S2 murni regular. Bising tidak ada. Thorax :Inspeksi: Simetris kiri dan kanan. Spider nevi ada. Ginecomastia tidak ada. Retraksi otot-otot pernapasan (-) Palpasi: Massa tumor tidak tidak ada. Vokal fremitus simetris kiri sama dengan kanan.Perkusi: Sonor/sonor. Batas jantung hepar dalam batas normal.Auskultasi: Bunyi pernapasan vesikuler +/+, Rhonki -/-, Wheezing -/-

Abdomen:Inspeksi : Cembung, ikut gerak napasAuskultasi: Bising usus ada kesan normalPalpasi : Massa tumor tidak ada, Nyeri tekan epigastrium ada, hepar lien sulit dinilai.Perkusi : Pekak, ascites undulasi positifEkstremitas:Superior :Akral hangat +/+, edema -/-, spider nevi ada region brachium. Eritema plamaris adaInferior :Akral hangat +/+, edema -/- Laboratorium:DARAH LENGKAPHemoglobin 11,2 g/dLEritrosit3,7 x 106Leukosit4.000/cmTrombosit91.000/cmKIMIA HATISGOT56 U/lSGPT25 U/lBilirubin total2,16 mg/dlBilirubin direk1,34 mg/dlAlbumin2,4 Globulin 3,1GINJAL DAN HIPERTENSI Ureum 40 g/dlCreatinin 1,00 mg/dLIMUNISEROLOGI HEPATITISHBsAg (Reactive)

D. DIAGNOSISSirosis Hepatis DecompensataDispepsia FungsionalHipoalbuminemiaAnemia e.c. penyakit kronik.

E. PLANNINGF. Terapi Diet hepar II (protein 1gr/kgBB, lemak 20-25%) Spironolactone 100 mg/24 jam/oral Furosemide 40 mg/12 jam/oral Albumin 2 botol (1 botol per hari) Vip albumin 2 caps/8 jam/oral Ranitidin 150 mg/12 jam/oral Meloxicam 7,3 mg/24 jam/oral Timbang LP tiap hari.

FOLLOW UPTanggalPemeriksaan Fisik

4-2-2015S:Keadaan umum: baikO:Kesadaran: Compos mentis (GCS: E4 M6 V5)

Vital sign Tekanan Darah : 110/80 mmHg Nadi: 84 kali per menit Pernapasan : 18 kali per menit tipe abdominalSuhu (axila): 36,10 C- Anemia (+), ikterus (-)- Spider nevi ada BP : vesikuler +/+, Rh -/-, Wh-/-- BJ : I/II murni, regular- Peristaltik (+) kesan normal Hepar/Lien : sulit dinilai Ascites ada, undulasi positif.- spider nevi (+) region brachium, eritema Palmaris (+)

DIAGNOSASirosis Hepatis Decompensata1. Hipoalbuminemia2. Dispepsia Fungsional3. Anemia e.c penyakit kronik4. 5. PLANNINGDiet hepar II (protein 1gr/kgBB, lemak 20-25%) Spironolactone 100 mg/24 jam/oral Furosemide 40 mg/12 jam/oral Plasbumin 25% 1 botol/hari. Vip albumin 2 caps/8jam/oral Ranitidin 150 mg/12 jam/oral Meloxicam 7,3/24 jam/oral. Injeksi vitamin K 1 amp/IM selama 3 hari. Ukur LP setiap hari : 102 cm Awasi tanda perdarahan. Konsul Divisi Gastroenterohepatologi.

5-2-2015S: Keadaan umum: BaikO: Kesadaran: Compos mentis (GCS: E4 M6 V5)

Vital signTekanan Darah: 110/80 mmHgNadi: 88 kali per menit Pernapasan : 20 kali per menit tipe abdominalSuhu (axila): 36,40 C- Anemia (+), ikterus (-)- Spider nevi ada BP : vesikuler +/+, Rh -/-, Wh-/-- BJ : I/II murni, regular- Peristaltik (+) kesan normal Hepar/Lien : sulit dinilai Ascites ada, undulasi positif.- spider nevi (+) region brachium, eritema Palmaris (+)

DIAGNOSASirosis Hepatis Decompensata6. Hipoalbuminemia7. Dispepsia Fungsional8. Anemia e.c penyakit kronik9. 10. PLANNINGDiet hepar II (protein 1gr/kgBB, lemak 20-25%) Spironolactone 100 mg/24 jam/oral Furosemide 40 mg/12 jam/oral Plasbumin 25% 1 botol/hari. Vip albumin 2 caps/8jam/oral Ranitidin 150 mg/12 jam/oral Meloxicam 7,3/24 jam/oral. Injeksi vitamin K 1 amp/IM selama 3 hari. Ukur LP setiap hari :102 cm Awasi tanda perdarahan

6-2-2015S: Keadaan umum: BaikO: Kesadaran: Compos mentis (GCS: E4 M6 V5)

Vital signTekanan Darah: 110/80 mmHgNadi: 88 kali per menit Pernapasan : 20 kali per menit tipe abdominalSuhu (axila): 36,40 C

- Anemia (+), ikterus (-)- Spider nevi ada BP : vesikuler +/+, Rh -/-, Wh-/-- BJ : I/II murni, regular- Peristaltik (+) kesan normal Hepar/Lien : sulit dinilai Ascites ada, undulasi positif.- spider nevi (+) region brachium, eritema Palmaris (+)

DIAGNOSASirosis Hepatis Decompensata11. Hipoalbuminemia12. Dispepsia Fungsional13. Anemia e.c penyakit kronik

PLANNINGDiet hepar II (protein 1gr/kgBB, lemak 20-25%) Spironolactone 100 mg/24 jam/oral Furosemide 40 mg/12 jam/oral Plasbumin 25% 1 botol/hari. Vip albumin 2 caps/8jam/oral Ranitidin 150 mg/12 jam/oral Meloxicam 7,3/24 jam/oral. Injeksi vitamin K 1 amp/IM selama 3 hari. Ukur LP setiap hari : 99 cm Awasi tanda perdarahan. Kontrol : darah rutin, Kimia hati, albumin, globulin, PT APTT, reum kreatinin. GDS.

07-02-2015S: Keadaan umum: BaikO: Kesadaran: Compos mentis (GCS: E4 M6 V5)

Vital sign Tekanan Darah : 120/80 mmHgNadi: 80 kali per menit Pernapasan : 20 kali per menit tipe abdominalSuhu (axila) : 36,40 C

- Anemia (+), ikterus (-)- Spider nevi ada BP : vesikuler +/+, Rh -/-, Wh-/-- BJ : I/II murni, regular- Peristaltik (+) kesan normal Hepar/Lien : sulit dinilai Ascites ada, undulasi positif.- spider nevi (+) region brachium, eritema Palmaris (+)Hasil lab : Hemoglobin 11,4 g/dL, Eritrosit 3,8 x 106 Leukosit5600/cm Trombosit 117.000/cm SGOT 58 U/l, SGPT27 U/l, Bilirubin total 2,14 mg/dl Bilirubin direk 1,37 mg/dl, Albumin 2,2 Globulin 3,6, Ureum 47 g/dl Creatinin 1,00 mg/dL

DIAGNOSASirosis Hepatis Decompensata14. Hipoalbuminemia15. Dispepsia Fungsional16. Anemia e.c penyakit kronik

PLANNING Diet hepar II (protein 1gr/kgBB, lemak 20-25%) Spironolactone 100 mg/24 jam/oral Furosemide 40 mg/12 jam/oral Plasbumin 25% 1 botol/hari. Vip albumin 2 caps/8jam/oral Ranitidin 150 mg/12 jam/oral Meloxicam 7,3/24 jam/oral. Injeksi vitamin K 1 amp/IM selama 3 hari. Ukur LP setiap hari : 102 cm Awasi tanda perdarahan.

8-02-2015S: Keadaan umum: BaikO: Kesadaran: Compos mentis (GCS: E4 M6 V5)

- Anemia (+), ikterus (-)- Spider nevi ada BP : vesikuler +/+, Rh -/-, Wh-/-- BJ : I/II murni, regular- Peristaltik (+) kesan normal Hepar/Lien : sulit dinilai Ascites ada, undulasi positif.- spider nevi (+) region brachium, eritema Palmaris (+)

DIAGNOSASirosis Hepatis Decompensata17. Hipoalbuminemia18. Dispepsia Fungsional19. Anemia e.c penyakit kronik

20. PLANNING Diet hepar II (protein 1gr/kgBB, lemak 20-25%) Spironolactone 100 mg/24 jam/oral