of 30 /30
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Tn.AS DENGAN DIABETES MELITUS DI DUSUN GAMPING TENGAH RT 07 RW 15 AMBARKETAWANG SLEMAN JOGJAKARTA Disusun untuk memenuhi salah satu tugas praktek profesi Ners Mata Kuliah Keperawatan Keluarga Oleh: ABDUL AZIS 01/144979/EIK/00107

Askep Lansia Dm

Embed Size (px)

Citation preview

Page 1: Askep Lansia Dm

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Tn.AS DENGAN DIABETES MELITUS

DI DUSUN GAMPING TENGAH RT 07 RW 15AMBARKETAWANG SLEMAN JOGJAKARTA

Disusun untuk memenuhi salah satu tugas praktek profesi Ners

Mata Kuliah Keperawatan Keluarga

Oleh:

ABDUL AZIS

01/144979/EIK/00107

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATANFAKULTAS KEDOKTERAN UGM

YOGYAKARTA2003

Page 2: Askep Lansia Dm

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Tn.AS

DENGAN DIABETES MELITUS

I. PENGKAJIAN KEPERAWATAN

Hari/tanggal : Rabu, 7 Mei 2003

Oleh : Abdul Azis

Metode : Wawancara, observasi dan pemeriksan fisik

A. DATA KELUARGA

1. Identitas Keluarga

a. Nama KK : Tn. AS

b. Jenis Kelamin : Laki-laki

c. Umur : 52 tahun

d. Pendidikan : SPG

e. Agama : Katolik

f. Pekerjaan : Guru

g. Alamat : Dusun Gamping Tengah RT 07/RW 15

Ambarketawang, Gamping, Sleman

h. Suku/kebangsaan : Jawa/Indonesia

i. Jumlah anggota keluarga : 6 orang (Termasuk KK)

2. Susunan Anggota keluarga

N0 Nama Umur Sex Hub dg KK Pendd Pekerjaan Ket

1

2

3

4

5

Ny.S

Sdr.AW

Sdr.AJ

Sdr.IA

Sdr IN

47 th

29 th

28 th

26 th

15 th

Pr

Lk

Pr

Pr

Pr

Isteri

Anak I

Anak II

Anak III

Anak IV

SMP

S1

SMA

S1

SMP

-

Swasta

-

-

Pelajar

Sakit

Sehat

Sehat

Sehat

Sehat

2

Page 3: Askep Lansia Dm

3. Tipe keluarga

Jenis keluarga ini adalah keluarga inti/nuclear family dimana

dalam keluarga terdiri ayah ibu dan anak-anak.

4. Genogram

Keterangan :

: Perempuan : Meninggal

: Laki-laki

: Garis Perkawinan

: Garis Keturunan

: Tinggal dalam satu rumah

: Ny.S

5. Suku Bangsa dan Agama

Keluarga Ny. S semuanya suku jawa asli. Semua anggota keluarga

beragama Katolik.

6. Status Sosial Ekonomi Keluarga

Secara umum ekonomi keluarga tergolong mampu, kepala keluarga

bekerja sebagai guru disebuah sekolah dasar swasta serta dibantu

seorang anaknya (Sdr. AW), bekerja sebagai karyawan swasta.

Keluarga mengatakan penghasilan cukup untuk memenuhi

kebutuhan sehari-hari.

7. Aktifitas Rekreasi

3

Page 4: Askep Lansia Dm

Keluarga tidak mempunyai jadwal rekreasi yang teratur, karena

anaknya yang sudah dewasa sudah melakukan rekreasi sendiri-

sendiri dengan teman-temannya.

B. Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga

1. Tahap Perkembangan Keluarga Saat Ini

Keluarga Ny. S saat ini masuk pada tahap perkembangan keluarga

dengan anak remaja/pemuda.

2. Tahap Perkembangan Keluarga yang Belum Terpenuhi

Keluarga merasa belum puas karena ada anaknya yang belum

memiliki pekerjaan, namun demikian keluarga yakin pada saatnya

nanti anak-anaknya dapat pekerjaan sehingga dapat meringankan

beban orang tua.

3. Riwayat Kesehatan Keluarga Inti

Ny. SNyonya S mengeluh menderita penyakit gula sejak 12 tahun yang

lalu.Ny.S pada awalnya mengeluh banyak minum, banyak

kencing dan mudah merasa lelah. Pada saat badannya terasa

lemas dan berkeringat dingin, rambut dan muka gatal-gatal

kemudian os berobat ke dokter dan oleh dokter didagnose sebagai

alergi kosmetik. Karena merasa tidak kunjung sembuh akhirnya

Ny.S pindah berobat ke dokter sawasta yang lain dan disarankan

untuk memeriksakan kadar gula darah. Berdasarkan pemeriksaan

laboratorium kadar gula darah Ny.S yaitu 368 mg/dl kemudian

oleh dokter, Ny.S diberikan Obat Anti Diabetik yaitu

Glibenclamid 1 tablet perhari dan os disarankan untuk kontrol

secara teratur. Saat dikaji Ny. S mengatakan tidak tahu kadar

gula darahnya sekarang karena sudah 6 bulan tidak berobat dan

memeriksakan kadar gula darahnya. Ny.S akan berobat bila sudah

merasa ada kelainan dalam dirinya. Saat ini Ny.S sering

mengeluh kesemutan, kadang-kadang merasa baal tetapi os

4

Page 5: Askep Lansia Dm

merasa tidak sampai menggangu aktifitasnya. Keluarga juga

mengatakan belum tahu mengenai penyakit dan komplikasi serta

perawatanya. Hasil pemeriksaan fisik TD 140/90, N : 72 x/mnt.

RR : 18 x/mnt, BB : 58 kg, TB : 163 cm. Tidak ada hypoestesi,

tidak ada luka.

Tn. AS

Mengatakan belum pernah sakit yang berat, saat dikaji TD 130/80

mmHg, N : 78x/mnt, tidak berdebar-debar. Mengatakan badannya

sehat, tidak ada keluhan terhadap gejala suatu penyakit.

Sdr. AW

Mengatakan bahwa keadaannya sehat-sehat ,belum pernah

mengeluh sakit serius. Hasil pemeriksaan fisik TD 135/90 mmHg,

BB 91 Kg dan TB 183 Cm.

Sdr. AJ, Sdr. IA dan Sdr. IN

Keluarga mengatakan bahwa anak-anaknya sehat terus, tidak

pernah mengeluh sakit.

4. Riwayat Penyakit Keluarga

a. Riwayat penyakit dahulu

Keluarga mengatakan bahwa Ny.S menderita kencing manis

sejak 12 tahun yang lalu dan masih diderita sampai saat ini.

b. Penyakit keturunan

Ny. S mengatakan bahwa dulu orang tuanya (Ayah) juga

menderita penyakit kencing manis(DM), kalau dari pihak

suami tidak ada.

c. Penyakit kronis/menular

Keluarga menyatakan bahwa tidak ada anggota keluarga yang

menderita penyakit menular.

d. Kecacatan anggota keluarga

Tidak ada anggota keluarga yang mengalami cacat fisik.

e. Pemanfaatan Fasilitas Kesehatan

5

Page 6: Askep Lansia Dm

Keluarga mengatakan bila anggota keluarga sakit selalu

diperiksakan ke Rumah Sakit Panti Ratih karena keluarga

sudah merasa cocok berobat disana.

5. Riwayat Kesehatan Mental, Psikologis, Spiritual.

- Keluarga Ny. S merasa aman tinggal di rumah saat ini, dan

seluruh anggota keluarga merasa nyaman karena tetangga baik-

baik.

- Riwayat spiritual anggota keluarga

Semua anggota keluarga taat beribadah, kegiatan keagamaan

seperti sembahyangan di gereja dapat diikuti setiap minggu.

- Gangguan mental dan psikologis anggota keluarga

Tidak ada anggota keluarga yang merasa tertekan atau

mengalami gangguan mental, komunikasi antar anggota

keluarga sangat harmonis begitu juga orang tua.

6. Persepsi dan Tanggapan Keluarga terhadap Layanan Kesehatan.

Tanggapan Keluarga Terhadap Layanan Kesehatan baik terbukti

dengan kebiasaaan anggota keluarga memeriksakan diri ke

Rumah sakit dan pelayanan kesehatan lainnya.

7. Pola Pengambilan Keputusan

Setiap ada masalah maka selalu dimusyawarahkan untuk

mengambil keputusan, biasanya ayah yang dominan dalam

pengambilan keputusan.

7. Kebiasaan Anggota keluarga sehari-hari.

a. Makan

Keluarga Ny. S terbiasa makan 3 kali sehari dengan komposisi

nasi, lauk pauk, sayuran, buah dan susu kadang-kadang.

Namun keluarga jarang makan bersama-sama karena waktu

makan menyesuaikan dengan aktifitas masing-masing. Ny. S

belum diberikan diet khusus dan menu masih sama dengan

keluarga yang lain.

6

Page 7: Askep Lansia Dm

b. Minum

Semua anggota keluarga mempunyai kebiasaan minum air

putih yang sudah dimasak rata-rata 6 – 8 gelas per hari.

c. Cara mengolah makanan

Ny. S memasak makanan sendiri di dapur , cara memasak

sayuran biasanya dipotong baru dicuci. Air minum dari sumur

dan selalu dimasak lebih dahulu.

d. Cara penyajian

Makanan yang disajikan di meja setelah dimasak, bila ada sisa

ditutup di atas meja dengan tutup saji. Keluarga yang mau

makan ambil sendiri-sendiri.

e. Pola aktivitas dan Istirahat

Kebiasaaan istirahat masing-masing anggota keluarga Ny. S

bervariasi sesuai aktivitas masing-masing. Ny. S mengikuti

senam secara teratur setiap seminggu sekali, setiap anggota

keluarga mempunyai kebiasaan tidur siang.

f. Kebiasaan keluarga yang merugikan kesehatan

Tn AS mempunyai kebiasaan merokok yaitu 1 bungkus/hari,

Sdr AW jarang berolah raga karena tidak sempat.

C. Struktur Keluarga

1. Pola Komunikasi Keluarga

Komunikasi dalam keluarga berjalan dengan baik, bila ada

permasalahan dimusyawarahkan.

2. Struktur Kekuatan Keluarga

Keluarga mau menerima keadaan dan berusaha tetap sehat. Anak

dan kepala keluarga serta famili yang lain sangat mendukung.

3. Struktur Peran

Setiap anggota keluarga telah menjalankan peran masing-masing

dengan baik. Ayah sebagi pencari nafkah utama dibantu oleh anak

sulungnya.

7

Page 8: Askep Lansia Dm

D. Fungsi Keluarga

Secara umum keluarga Ny. S sudah memenuhi fungsi keluarga baik

fungsi afektif, sosialisasi, dan perawatan kesehatan .

Tugas Keluarga meliputi :

1. Mengenal masalah kesehatan

Keluarga mengetahui bahwa kencing manis merupakan masalah

kesehatan.

2. Mengambil keputusan

Keluarga sudah memeriksakan anggotanya yang sakit ke dokter

3. Merawat anggota keluarga

Keluarga belum mampu merawat anggota keluarga yang sakit

karena keluarga belum tahu tentang perawatan penderita DM

4. Memelihara lingkungan

Keluarga sudah mampu memelihara lingkungan, nampak dari

lingkungan bersih

5. Menggunakan fasilitas keehatan

Keluarga sudah dapat menggunakan fasilitas kesehatan dengan

baik, bila ada anggota keluarga yang sakit maka dibawa berobat ke

dokter.

E. Stres dan Koping Keluarga

Sumber stres keluarga saat ini adalah kondisi Ny. S yang sedang sakit

dan perlu kontrol setiap bulan. Tetapi keluarga merasa Ny. S sudah

sembuh dan tinggal mempertahankannya saja.

F. Faktor Lingkungan dan Masyarakat

1. Rumah

Keluarga menempati rumah sendiri, jenis permanen, dinding /

tembok dari batu bata, lantai ubin mempunyai 5 kamar tidur,

1ruang tamu, 1 ruang keluarga, ventilasi cukup, cahaya baik dan

penerangan dengan listrik.

8

Page 9: Askep Lansia Dm

Denah Rumah Keluarga Tn.AS

4 5 6

2 2

3 2 U

2

1 2

Keterangan : 1. Ruang Tamu || : Pintu

2. Kamar Tidur

3. Ruang Keluarga

4. Dapur

5. Kamar Mandi

6. Kandang Burung

2. Sampah

Sampah rumah tangga dibuang pada tempat sampah keluarga bila

penuh kemudian dibuang di TPA.

3. Sumber air minum

Keluarga menggunakan sumur gali dengan pompa listrik.

4. Jamban Keluarga

Keluarga Ny. S mempunyai jamban sendiri, jenis jamban leher

angsa kondisi baik.

5. Pembuangan Air Limbah

Keluarga Ny. S mempunyai tempat pembuangan air limbah yang

kondisinya masih baik.

6. Halaman rumah

9

Page 10: Askep Lansia Dm

Pada saat kunjungan halaman rumah tampak bersih.

7. Lingkungan rumah

Lingkungan rumah terawat dengan baik halaman samping rumah

dimanfaatkan dengan menanam tanaman hias.

8. Fasilitas

Fasilitas perdagangan seperti pasar yang berjarak 500 meter dari

rumah, fasilitas kesehatan yaitu Puskesmas berjarak + 2 km, dokter

praktek 2-3 km, rumah sakit 5-6 km, fasilitas peribadatan seperti

gereja berjarak 400 meter dari rumah.

II. ANALISA DATA DAN DIAGNOSA KEPERAWATAN

DataMasalah

KeperawatanKemungkinan

PenyebabTypologi Masalah

Data Subyektif1. Keluarga Mengatakan

- Ny. S sakit DM sejak 12 tahun yang lalu, saat ini merasa tidak ada masalah dan os merasa sembuh

- Ny.S Tidak tahu komplikasi DM, penyebab dan perawatannya.

2. Ny.S mengatakan sudah 6 bulan ini tidak kontrol dan akan kontrol bila terdapat keluhan

3. Ny.S merasa bahwa dengan makan sedikit dan tidak manis, maka penyakit akan sembuh

5. Ny. S mengatakan kadang-kadang kakinya kesemutan

Data Obyektif1. KU baik, turgor kulit baik,

lapang pandang baik, tajam penglihatan baik.

2. TD : 140/90 mmHgNadi : 72 kali/menitResp : 18 kali/menitTemp : 36,40CTB : 163 CmBB : 58 Kg

Resiko terjadinya komplikasi penyakit DM pada Ny. S

Ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga yang menderita DM

Resiko

10

Page 11: Askep Lansia Dm

Data Subyektif1.Keluarga mengatakan Tn. As

memiliki kebiasaan merokok2.Sdr.AW mengatakan bahwa

dia jarang berolah raga3.Keluarga mengatakan bahwa

anaknya tidak pernah memeriksakan kadar gula darahnya

Data Obyektif1.Tn AS menghabiskan rokok

1 bungkus/hari2.Sdr.AW Pem.fisik BB : 91 Kg,TB :

181 Cm(gemuk)Tekanan Darah 135/90 mmHg

Resiko terjadinya penyakit Kardiovaskuler dan DM

Ketidakmampuan keluarga mengenal masalah kesehatan

Resiko

III. PERENCANAAN

a. Penentuan Prioritas Masalah

1. Resiko terjadinya komplikasi penyakit DM pada Ny. S

berhubungandengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota

keluarga yang menderita DM karena kurangnya pengetahuan keluarga

tentang DM

No Kriteria Hitungan Skor Pembenaran

1. Sifat masalah : resiko 2/3 x 1 2/3 Ny. S menderita DM sudah sejak lama tetapi berobat tidak teratur sehingga beresiko terjadi komplikasi .

2. Kemungkinan masalah dapat diubah : Mudah

2/2 x 2 2 Sumber daya keluarga cukup,pendidikan cukup,fasilitas kesehatan mudah dijangkau.

3. Potensial untuk dicegah : cukup

2/3 x 1 2/3 Ny. S merasa sudah sembuh, sudah berobat meskipun belum teratur dan ada faktor resiko tinggi (keturunan keluarga).

4. Menonjolnya masalah : Ada masalah tetapi tidak perlu segera ditangani

1/2 x 1 1/2 Keluarga merasa keadaan Ny. S sudah membaik sehingga akan kontrol bila ada keluhan .

Jumlah 3 5/6

11

Page 12: Askep Lansia Dm

2. Resiko terjadinya penyakit Kardiovaskuler dan DM pada Tn.AS dan

Sdr.AW berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga mengenal

masalah kesehatan.

No Kriteria Hitungan Skor Pembenaran

1. Sifat masalah : Resiko 2/3 x 1 2/3 Karena Tn.As merokok dan Sdr AW jarang berolah raga dan badan gemuk,maka beresiko terjadinya hipertensi.

2. Kemungkinan masalah dapat diubah : sebagian

½ x 2 1 Pendidikan keluarga yang cukup,sumber daya keluarga yang memadai dan mudahnya mendapat fasilitas olahraga.

3. Potensial untuk dicegah : cukup

2/3 x 1 2/3 Menghentikan/mengurangi kebiasaan merokok merupakan hal yang pelik, namun Ny.S sdh sering mengingatkan Tn.AS dan memberi permen sebagai pengganti rokok.

4. Menonjolnya masalah : Tidak dirasakan

0/2 x 1 0 Tn.AS merasa tidak mengalami ggn kesehatan meskipun sudah merokok bertahun-tahunSdr.AW mersa sehat-sehat saja dengan kondisi selama ini

Jumlah 21/3

Dari hasil skoring di maka urutan prioritas pemecahan masalah adalah :

1. Resiko terjadinya komplikasi penyakit DM pada Ny. S keluarga Tn.AS

berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota

keluarga yang mengalami DM.

2. Resiko terjadinya penyakit Kardiovaskuler dan DM pada Tn.AS dan

Sdr.AW keluarga Tn.AS berhubungan dengan ketidakmampuan

keluarga mengenal masalah kesehatan.

12

Page 13: Askep Lansia Dm

b.Perencanaan Keperawatan

No. Dx

Tujuan Jangka Panjang (Tupan)

Tujuan Jangka Pendek (Tupen)

KriteriaEvaluasi

Standar Evaluasi

Intervensi

1 Setelah diberikan perawatan 1 bulan keluarga mampu merawat Ny. S sehingga tidak terjadi komplikasi

Setelah dilakukan 5 kali kunjungan keluarga dapat 1. M

engetahui cara perawatan pada penderita DM (Ny. S)

2. Memberikan perawatan dengan baik pada Ny. S

VerbalPsikomotor

Keluarga merawat Ny..S dengan Cara :- Mengontrol

kadar Gula Darah

- Berobat teratur

- Olahraga teratur

- mengatur diet secara tepat

- Mencegah komplikasi

1. Jelaskan konsep penyakit DM

2. Diskusikan dengan keluarga cara merawat Ny. S

3.Jelaskan cara mencegah komplikasi

4.Jelaskan dan diskusikan dengan keluarga tentang diet pasien DM

5. Jelaskan tentang olah raga dan perawatan kaki pasien DM

6. Anjurkan untuk kontrol gula darah secara teratur

7. Beri dukungan positif terhadap usaha keluarga selama ini.

2 Setelah diberikan perawatan 1 bulan keluarga dapat mengenal masalah kesehatan yang berkaitan dengan perilaku/gaya hidup

Setelah dilakukan 3 kali kunjungan keluarga dapat : 1.Mengenal

masalah kesehatan

2.Tn.As mau mengurangi merokok secara bertahap

3.Sdr.Aw dapat berolah raga secara teratur dan memeriksakan tekanan darahnya secara teratur

VerbalPsikomotor

- Tn.AS mengurangi kebiasaan merokok secara bertahap

- Sdr.Aw memulai berolah raga secara teratur

- Sdr Aw memeriksakan tekanan darah dan kadar gula darahnya secara teratur setiap 1 bulan sekali.

1.Jelaskan pada keluarga tentang perilaku-perilaku yang dapat menimbulkan masalah kesehatan(penyakit)

2.Jelaskan pada keluarga tentang bahaya merokok, Cara mencegah meroko dan kiat-kiat berhenti merokok

3.Motivasi keluarga untuk mengurangi jumlah merokok secara bertahap.

4.Motivasi keluarga untuk berolah raga secara teratur

5.Motivasi keluarga untuk memeriksakan kesehatan secara teratur .

13

Page 14: Askep Lansia Dm

IV.PELAKSANAAN/IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

No.

DxWaktu

Tindakan

KeperawatanEvaluasi

1 Rabu, 7-05-2003

Pk. 09.30 – 10.00

WIB

- Gali pengetahuan

keluarga tentang

penyakit DM

- Diskusi dengan

keluarga tentang

tindakan

keluarga yang

sudah dilakukan

S : Keluarga mengatakan bahwa

kencing manis adalah penyakit

keturunan yang sulit untuk

disembuhkan, dengan

mengurangi makan maka akan

sembuh dengan sendirinya

O

A

P

:

:

:

- Keluarga nampak

tertarik dengan beberapa

masukan dari mahasiswa

- Keluarga berharap

dapat dijelaskan secara

rinci tentang penyakit DM.

- Kurangnya

pengetahuan penderita

tentang penyakit DM.

- Penyuluhan tentang

DM

1 Kamis,15-05-2003

Pk.10.00-11.00

WIB

Memberikan

penyuluhan tentang

- Pengertian DM

- Tanda dan Gejala

- Faktor resiko

- Komplikasi DM

- Penatalaksanaan

- Tindakan pada

keadaan

hipoglikemia

S

O

A

:

:

:

- Keluarga mengatakan paham

dengan penjelasan yang

disampaikan

- Keluarga dapat menjelaskan

kembali tentang

pengertian,tanda dan gejala

serta komplikasi DM dengan

bahAsa yang sederhana.

- Pengetahuan keluarga

tentang penyakit DM

14

Page 15: Askep Lansia Dm

P :

bertambah

Beri penyuluhan tentang

perawatan DM, Perencanaan

makan, olah raga dan

perawatan kaki

1 Kamis,22-05-2003

Pk.10.00 – 11.00

WIB

Memberikan

penyuluhan tentang

- Perencanaan

makan Bagi

penderita diabetes

- Olah raga bagi

penderita diabetes

Mendiskusikan

tentang

perencanaan diit

bagi Ny.S

Memotivasi

keluarga untuk

mengontrol kadar

gula darah Ny.S

dan kontrol secara

teratur

S

O

A

P

:

:

:

:

- Keluarga mengatakan paham

dengan penjelasan yang

disampaikan

- Keluarga dapat menjelaskan

kembali tentang komposisi

makanan seimbang,prinsip

perencanaan makan dan

prinsip olah raga bagi

penderita diabetes.

- Ny.S mengatakan akan

periksa ke dokter dan

mengontrol kadar gula darah

- Pengetahuan keluarga

tentang perencanaan makan

dan olah raga bertambah

- Keluarga dapat menyusun

diit DM bagi Ny.S

- Bersama keluarga pantau

tentang komposisi makanan

yang dikonsumsi dan

kegiatan olah raga Ny.S

- Beri penyuluhan tentang

perawatan kaki dibetik

1 Selasa,27-05-2003

Pk.13.00–13.30

WIB

Memberikan

penyuluhan tentang

Perawatan kaki

Diabetik dan

senam kaki :

- Tujuan perawatan

S

O

:

:

- Keluarga mengatakan paham

dengan penjelasan yang

disampaikan

- Keluarga dapat menjelaskan

kembali tentang tujuan

perawatan kaki, Cara

15

Page 16: Askep Lansia Dm

kaki

- Resiko ulkus

diabetik

- Cara memilih

sepatu

- Cara perawatan

kaki yang baik

- Tindakan bila

kaki luka

- yang perlu

diperhatikan

dalam perawatan

kaki

A

P

:

:

perawatan kaki, cara

memilih sepatu dan senam

kaki

- Pengetahuan keluarga

tentang perawatan kaki

diabetik dan senam kaki

bertambah.

Evaluasi tentang pengetahuan

keluarga tentang DM dan

perawatan bagi penderita

DM.

1 Kamis,29-05-2003

Pk. 10.00 – 10.30

WIB

Mengevaluasi

kegiatan kunjungan

keluarga

S

O

A

P

:

:

:

:

- Keluarga mengatakan paham

dengan penjelasan materi

yang disampaikan tentan

DM dan perawatannya.

- Keluarga dapat menjelaskan

kembali tentang penyakit

DM dan perawatannya

- Keluarga dapat

mendemonstrasikan

membuat contoh menu/diit

Dm bagi Ny.S

- Keluarga dapat

mendemonstrasikan cara

perawatan kaki diabetik dan

senam kaki

- Ny.S sudah memriksakan

diri ke dokter dengan kadar

gula darah puasa 148 mg/dl

gula darah 2 jam PP 232

mg/dl reduksi : ++

Masalah teratasi

16

Page 17: Askep Lansia Dm

Lakukan terminasi

2 Selasa,20-05-2003

pk.10.00–11.00

WIB

Memberikan

penyuluhan tentang

- Pengaruh buruk

merokok

- Cara mencegah

merokok

- Kiat-kiat berhenti

merokok

S

O

A

P

:

:

:

:

- Keluarga mengatakan paham

dengan penjelasan yang

disampaikan

- Keluarga dapat menjelaskan

kembali tentang pengaruh

buruk merokok, cara

mencegah merokok dan kiat-

kiat berhenti merokok.

Pengetahuan keluarga

tentang mencegah merokok

dan berhenti merokok

bertambah

Bersama keluarga memantau

jumlah rokok yang dihabiskan

Tn.AS sehari.

2 Kamis,29-05-2003

pk.10.30-11.00

WIB

Mengevaluasi dan

memantau

kebiasaan Tn.AS

dan Sdr.AW

S

O

A

P

:

:

:

:

- Keluarga mengatakan bahwa

Tn.AS mau mengurangi

kebiasan merokoknya dan

Sdr.AW akan

menyempatkan diri untuk

berolah raga.

-Tn.AS mengurani

merokoknya dari 12 batang

menjadi 10 batang sehari

- Sdr.AW belum sempat

berolah raga karena sibuk

dengan pekerjaannya

Masalah teratasi sebagian

- Menyerahkan pada keluarga

untuk memotivasi Tn.AS

dan Sdr.AW dan koordinasi

dengan pihak PHN

Puskesmas menindaklanjuti

17

Page 18: Askep Lansia Dm

masalah ini.

- Lakukan terminasi

18

Page 19: Askep Lansia Dm

19

Page 20: Askep Lansia Dm

20