of 24 /24
ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN LANSIA DENGAN DEMENSIA SUKMA SENJAYA,S.Kep

Askep Lansia Demensia

Embed Size (px)

Citation preview

Page 1: Askep Lansia Demensia

ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN LANSIA

DENGAN DEMENSIA

SUKMA SENJAYA,S.Kep

Page 2: Askep Lansia Demensia

Melakukan pengkajian keperawatan pasien lansia dengan demensia

Menetapkan diagnosa keperawatan pasien lansia dengan demensia

Melakukan tindakan keperawatan pada pasien lansia Melakukan tindakan keperawatan kepada keluarga untuk

mengatasi masalah demensia pada lansia Melakukan evaluasi asuhan keperawatan pasien lansia

dengan demensia, Mendokumentasikan asuhan keperawatan pasien lansia

dengan demensia.

Tujuan Pembelajaran

Page 3: Askep Lansia Demensia

Demensia adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami penurunan kemampuan daya ingat dan daya pikir tanpa adanya penurunan fungsi kesadaran.

Pengkajian Pasien Lansia Dengan Demensia

Page 4: Askep Lansia Demensia

Sulit melaksanakan ADL Pelupa Mengulang kata-kata Disorientasi waktu, tempat, orang Cepat marah Sulit diatur

Tanda Gejala Demensia

Page 5: Askep Lansia Demensia

Membina Hubungan Saling Percaya Dengan Pasien Lansia

Assalamualaikum, Nama saya.... biasa dipanggil.. Nama ibu/bapak siapa.... biasa dipanggil.... Tujunan.... aktivitas....

• Bersikap empati• Tehnik komunikasi• Lingkungan terapeutik

Latihan 1: BHSP

Page 6: Askep Lansia Demensia

Sukar melakukan kegiatan sehari-hari Pelupa Sering mengulang kata-kata. Disorientasi waktu, orang, tempat. Cepat marah, sulit diatur Daya ingat hilang Sulit belajar Kurang konsentrasi Kurang kebersihan diri Risiko kecelakaan Tremor Kurang koordinasi gerakan

Observasi Perilaku LansiaDengan Demensia (Data Objektif)

Data Subjektif didapatkan melalui wawancara dengan menggunakan Mini Mental State Examination (MMSE),

Page 7: Askep Lansia Demensia

SkorMax

Skore Pasien

Pertanyaan Keterangan

5 Sekarang (hari), (tgl), (bulan), (tahun),berapa dan (musim) apa? Orientasi

5 Sekarang kita berada dimana? (jalan), (no.rumah), (kota), (kabupaten), (propinsi)

Orientasi

3 Pewawancara menyebutkan nama 3 buah benda; alamari, puskesmas, kendaraan, satu detik untuk setiap benda. Lansia mengulang ke 3 nama benda tsb. Berikan satu angka untuk setipa jawaban yang benar

Registrasi

5 Hitunglah berturut-turut seling 5 mulai dari 40 ke bawah. 1 angka untuk jawaban yang benar, berhenti setelah lima hitungan. (35,30,25,20,15)

Atensi dan kalkulasi

3 Tanyakan kembali nama 3 benda yang telah disebutkan di atas. Berilah 1 angka untuk setiap jawaban yang benar.

Mengingat

9 Apakah nama benda ini?. Perlihatkan pensil dan jam tangan (2 angka) Ulangilah kalimat berikut: “jika tidak dan atau, tetapi” (1 angka) Laksanakan 3 buah perintah ini: “Peganglah selembar kertas dengan tangan

kanan, lipatlah kertas itu pada pertengahan dan letakkanlah di lantai!: (3 angka)

Bacalah dan laksanakan perintah berikut: “pejamkan mata anda!” (1 angka)

Tulislah sebuah kalimat:” Saya ingin cepat sembuh” (1 angka) Tirulah gambar ini: pohon (1 angka)

Bahasa

Hasil : Nilai 21 – 30: Demensia ringan Nilai 11 - 20: Demensia sedang Nilai < 10: Demensia berat

Mini Mental State ExaminationNama pasien : .............................. Nama pewawancara :..................................Usia pasien :.............................. Tanggal wawancara :..................................Pendidikan :................................. Waktu wawancara :..................................

Page 8: Askep Lansia Demensia

Latihan 2: mengkaji fungsi kognitif Latihan 2: mengkaji fungsi kognitif (hal 6)(hal 6)

Page 9: Askep Lansia Demensia

Gangguan Proses Pikir: Pikun/Pelupa Risiko Cidera : Jatuh

DIAGNOSA KEPERAWATAN

Page 10: Askep Lansia Demensia

1. Gangguan proses pikir; pikun/pelupa

a. Pasien

Tujuan agar pasien mampu:Mengenal/berorientasi terhadap waktu orang

dan tempatMelakukan aktiftas sehari-hari secara optimal.

TINDAKAN KEPERAWATAN

Page 11: Askep Lansia Demensia

Beri kesempatan bagi pasien untuk: mengenal barang milik pribadinya mengenal waktu menyebutkan namanya dan anggota keluarga terdekat mengenal dimana dia berada

Berikan pujian jika pasien dapat menjawab dengan benar. Observasi kemampuan pasien untuk melakukan aktifitas

sehari-hari Beri kesempatan kepada pasien untuk memilih aktifitas yang

dapat dilakukannya. Bantu pasien untuk melakukan kegiatan yang telah dipilihnya Beri pujian jika pasien dapat melakukan kegiatannya. Tanyakan perasaan pasien jika mampu melakukan

kegiatannya. Bersama pasien membuat jadwal kegiatan sehari-hari.

TINDAKAN

Page 12: Askep Lansia Demensia

Latihan 4: (hal 8-9)Latihan 4: (hal 8-9)

Page 13: Askep Lansia Demensia

Tujuan: Keluarga mampu: Mengorientasikan pasien terhadap waktu,

orang dan tempat Menyediakan sarana yang dibutuhkan

pasien untuk melakukan orientasi realitas Membantu pasien dalam melakukan

aktifitas sehari-hari.

Keluarga

Page 14: Askep Lansia Demensia

Diskusikan dengan keluarga cara-cara mengorientasikan waktu, orang dan tempat pada pasien

Anjurkan keluarga untuk menyediakan jam besar, kalender dengan tulisan besar

Diskusikan dengan keluarga kemampuan yang pernah dimiliki pasien

Bantu keluarga memilih kemampuan yang bisa dilakukan pasien saat ini

Anjurkan kepada keluarga untuk:

TINDAKAN

Page 15: Askep Lansia Demensia

Membantu lansia melakukan kegiatan sehari-hari sesuai kemampuan yang dimiliki

Memantau kegiatan sehari-hari pasien sesuai dengan jadwal yang telah dibuat.

Membantu pasien melakukan kegiatan sesuai kemampuan yang dimiliki

Memberikan pujian jika pasien melakukan kegiatan sesuai dengan jadwal kegiatan yang sudah dibuat.

Jelaskan pada keluarga tentang obat:– 5 benar

– Manfaat

– Akibat jika tdk teratur minum obat

– Efek samping

– Cara mendapat obat

Anjuran Kepada keluarga Untuk (Lanjutan)

Latihan 5 (hal 10-11)

Page 16: Askep Lansia Demensia

Pasien

Tujuan Pasien terhindar dari cedera Pasien mampu mengontrol aktifitas yang

dapat mencegah cedera

2. Risiko Cedera : jatuh

Page 17: Askep Lansia Demensia

Jelaskan faktor-faktor risiko yang dapat menimbulkan cedera dengan bahasa yang sederhana

Ajarkan cara-cara untuk mencegah cedera, misalnya: bila jatuh jangan panik tetapi berteriak minta tolong

Berikan pujian terhadap kemampuan pasien menyebutkan cara-cara mencegah cedera.

TINDAKAN

Latihan 6 (hal 11-12)

Page 18: Askep Lansia Demensia

Tujuan:

Keluarga mampu: Mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat

menyebabkan cedera pada pasien Menyediakan lingkungan yang aman untuk

mencegah cedera.

Keluarga

Page 19: Askep Lansia Demensia

Diskusikan dengan keluarga faktor-faktor yang dapat menyebabkan cedera pada pasien

Anjurkan keluarga untuk menciptakan lingkungan yang aman

Anjurkan keluarga agar selalu menemani pasien di rumah serta memantau aktivitas harian yang dilakukan.

TINDAKAN

Latihan 7 (hal 13)

Page 20: Askep Lansia Demensia

1. Gangguan proses pikir: pikun/pelupaa. Kemampuan pasien:

Mampu menyebutkan hari, tanggal dan tahun sekarang dengan benar

Mampu menyebutkan nama orang yang dikenal Mampu menyebutkan tempat dimana pasien berada Mampu melakukan kegiatan harian sesuai jadual Mampu mengungkapkan perasaannya setelah

melakukan kegiatan.

EVALUASI

Page 21: Askep Lansia Demensia

b. Kemampuan keluarga• Mampu membantu pasien mengenal waktu tempat

dan orang• Menyediakan kalender yang mempunyai lembaran

perhari dengan tulisan besar dan jam besar• Membantu pasien melaksanakan kegiatan harian

sesuai jadual yang telah dibuat• Memberikan pujian setiap kali pasien mampu

melaksanakan kegiatan harian

EVALUASI (Lanjutan)

Page 22: Askep Lansia Demensia

a. Kemampuan pasien Menyebutkan dengan bahasa sederhana faktor- faktor yang

menimbulkan cedera Menggunakan cara yang tepat untuk mencegah cedera Mengontrol aktivitas sesuai kemampuan

b. Kemampuan keluargaKeluarga dapat mengungkapkan faktor-faktor yang dapat

menimbulkan cedera pada pasienMenyediakan pengaman di dalam rumahMenjauhkan alat-alat listrik dari jangkauan pasienSelalu menemani pasien di rumahMemantau kegiatan harian yang dilakukan pasien.

2. Risiko Cedera

Page 23: Askep Lansia Demensia

E. Mendokumentasikan Askep: Pasien Lansia Dengan demensia

“ Coba saudara dokumentasikan asuhan keperawatan pasien lansia dengan demensia mulai dari pengkajian sampai dengan diagnosa keperawatan, menggunakan format yang telah disediakan”Pengkajian:1. Proses pikir( ) Sirkumstansia ( ) Tangensial ( ) Kehilangan Asosiasi( ) Flight of ideas ( ) Blocking ( ) Pengulangan pembicaraan. Jelaskan : ______________________________________Masalah keperawatan “___________________________________2. Tingkat kesadaran( ) Bingung ( ) Sedasi ( ) StuporDisorientasi( ) Waktu ( ) Tempat ( ) OrangJelaskan : ______________________________________Masalah keperawatan “___________________________________3. Memori( ) gangguan daya ingat jangka panjang ( ) gangguan daya ingat jangka pendek( ) gangguan daya ingat saat ini ( ) konfabulasiJelaskan : ______________________________________Masalah keperawatan “___________________________________4. Tingkat konsentrasi dan berhitung( ) mudah beralih ( ) tidak mampu berkonsentrasi ( )Tidak mampu berhitung sederhanaJelaskan : ______________________________________Masalah keperawatan “___________________________________

Page 24: Askep Lansia Demensia