Click here to load reader

Model Pembelajaran Kooperatif

  • View
    145

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Model Pmbelajaran Koooperatif

Text of Model Pembelajaran Kooperatif

MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIFMakalah Strategi Belajar mengajar

OlehI WAYAN DEDY BUDIARTA1115051061ISNA MILDAYANTI1115051022NI NYOMAN PUTRI RUSTRINI1115051018IRMA SUMAYANI1115051050NI KADEK DWI ARDIYANI1115051046KADEK ROBBY PRADIKNAS A.S.1115051016KELAS 4B

JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA

FAKULTAS TEKNIK DAN KEJURUAN

UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

SINGARAJA

2013

KATA PENGANTARDengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah dengan judul Metode Pembelajaran Kooperatif dengan baik dan tepat waktu.

Makalah ini di susun untuk memenuhi tugas yang diberikan oleh Dosen pengampu Mata Kuliah Strategi Belajar Mengajar. Dalam kesempatan ini penulis menyampaikan rasa terima kasih kepada Dosen, karena telah memberi waktu yang cukup untuk menyusun makalah ini.

Penulis menyadari bahwa dalam pembuatan makalah, semua tidak lepas berkat bantuan dan tuntunan Tuhan Yang Maha Esa dan bantuan berbagai pihak untuk itu dalam kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang membantu dalam pembuatan makalah ini.

Penulis telah berupaya dengan segala kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki sehingga dapat selesai dengan baik namun penulis menyadari bahwa dalam proses penulisan makalah ini masih dari jauh dari sempurna. Maka dari itu penulis dengan rendah hati, terbuka menerima kritik, masukan dan ,saran guna penyempurnaan makalah ini.

Singaraja, 22 April 2012

Penulis

DAFTAR ISIKATA PENGANTARiDAFTAR ISI...iiBAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang.... 11.2 Rumusan Masalah...11.3 Tujuan..2BAB II PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Pembelajaran Kooperatif ......................................32.2 Tujuan Pembelajaran Kooperatif....................................... .....42.3 Lingkungan Belajar dan Sistem Pengelolaan Pembelajaran ......62.4 Prinsip dan Karakteristik Pembelajaran Kooperatif....................................92.5 Unsur-Unsur Pembelajaran Kooperatif.......................................................102.6 Tipe Pembelajaran Kooperatif dan Teknik Aplikasinya.............................12BAB III PENUTUP

3.3 Kesimpulan..203.3 Saran....20DAFTAR PUSTAKA

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANGSekolah adalah salah satu arena persaingan. Mulai dari awal masa pendidikan formal, seorang anak belajar dalam suasana kompetisi dan harus berjuang keras memenangkan kompetisi untuk bisa naik kelas atau lulus. Sebenarnya, kompetisi bukanlah satu-satunya model pembelajaran yang bisa dan harus dipakai. Ada tiga pilihan model, yaitu kompetisi, individual, dan cooperative learning.

Siswa yang tekun juga merasa temannya yang kurang mampu hanya nurut saja pada hasil jerih payah mereka. Kesan negatif mengenai kegiatan bekerja/belajar dalam kelompok ini juga bisa timbul karena ada perasaan was-was pada anggota kelompok akan hilangnya karakteristik atau keunikan pribadi mereka karena harus menyesuaikan diri dengan kelompok. Sebenarnya, pembagian kerja yang kurang adil tidak perlu terjadi dalam kerja kelompok, jika pengajar benar-benar menerapkan prosedur model pembelajaran cooperative learning. Banyak pengajar hanya membagi siswa dalam kelompok lalu memberi tugas untuk menyelesaikan sesuatu tanpa pedoman mengenai pembagian tugas. Akibatnya, siswa merasa ditinggal sendiri dan, karena mereka belum berpengalaman, merasa bingung dan tidak tahu bagaimana harus bekerja sama menyelesaikan tugas tersebut. Kekacauan dan kegaduhanlah yang terjadi. Model pembelajaran cooperative learning tidak sama dengan sekadar belajar dalam kelompok. Ada unsur-unsur dasar pembelajaran cooperative learning yang membedakannya dengan pembagian kelompok yang dilakukan asal-asalan. Pelaksanaan prosedur model cooperative learning dengan benar akan memungkinkan pendidik mengelola kelas dengan lebih efektif. 1.2 RUMUSAN MASALAH1. Apa Pengertian Model Pembelajaran Kooperatif ?2. Apa Tujuan Model Pembelajaran Kooperatif ?3. Bagaimana Lingkungan Belajar dan Sistem Pengelolaan Pembelajaran Kooperatif?4. Bagaimana Prinsp dan Karakteristik Pembelajaran Kooperatif ?5. Apa Unsur-unsur Pembelajaran Kooperatif ?6. Apa saja tipe-tipe Model Pembelajaran Kooperatif ?1.3 TUJUAN

1. Mengetahui Pengertian Model Pembelajaran Kooperatif.2. Mengetahui Tujuan Model Pembelajaran Kooperatif.3. Mengetahui Lingkungan Belajar dan Sistem Pengelolaan Pembelajaran Kooperatif.4. Mengetahui Prinsp dan Karakteristik Pembelajaran Kooperatif.5. Mengetahui Unsur-unsur Pembelajaran Kooperatif.6. Mengetahui apa saja tipe-tipe Model Pembelajaran Kooperatif.BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Pembelajaran KooperatifMenurut Zaini model pembelajaran adalah pedoman berupa program atau petunjuk strategi mengajar yang dirancang untuk mencapai suatu tujuan pembelajaran. Pedoman itu memuat tanggung jawab guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran. Salah satu tujuan dari penggunaan model pembelajaran adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa selama belajar. Dengan pemilihan metode, strategi, pendekatan, serta teknik pembelajaran, diharapkan adanya perubahan dari mengingat (memorizing) atau menghafal (rote learning) ke arah berpikir (thinking) dan pemahaman (understanding), dari model ceramah ke pendekatan discovery learning atau inquiry learning, dari belajar individual ke kooperatif, serta dari subject centered ke learner centered atau terkonstruksinya pengetahuan siswa.Model pembelajaran kooperatif bukanlah hal yang sama sekali bagi guru. Apakah model pembelajaran kooperatif itu? Model pembelajaran kooperatif merupakan suatu model pembelajaran yang mengutamakan adanya kelompok-kelompok. Setiap siswa yang ada dalam kelompok mempunyai tingkat kemampuan yang berbeda-beda (tinggi, sedang, rendah). Model pembelajaran kooperatif mengutamakan kerja sama dalam menyelesaikan permasalahan untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran . Holubec dalam Nurhadi mengemukakan belajar kooperatif merupakan pendekatan pembelajaran melalui kelompok kecil siswa untuk bekerja sama dalam memaksimalkan kondisi belajar dalam mencapai tujuan belajar. Pembelajaran kooperatif adalah pembelajaran yang secara sadar dan sistematis mengembangkan interaksi yang saling asah, silih asih, dan silih asuh. Sementara itu, Bruner dalam Siberman menjelaskan bahwa belajar secara bersama merupakan kebutuhan manusia yang mendasar untuk merespons manusia lain dalam mencapai suatu tujuan. Menurut Nur (2000), semua model pembelajaran ditandai dengan adanya struktur tugas, struktur tujuan, dan struktur penghargaan. Struktur tugas, struktur tujuan, dan struktur penghargaan pada model pembelajaran kooperatif berbeda dengan struktur tugas, struktur tujuan, dan struktur penghargaan pada model pembelajaran yang lain. Dalam proses pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif, siswa didorong untuk bekerja sama pada suatu tugas bersama dan mereka harus mengkoordinasikan usahanya untuk menyelesaikan tugas yang diberikan guru. Tujuan model pembelajaran kooperatif adalah hasil belajar akademik siswa meningkat dan siswa dapat menerima berbagai keragaman dari temannya, serta berkembangnya keterampilan sosial.2.2 Tujuan Pembelajaran KooperatifPembelajaran kooperatif merupakan sebuah kelompok strategi pengajaran yang melibatkan siswa bekerja secara berkolaborasi untuk mencapai tujuan bersama (Eggen and Kauchak,1996 : 279). Pembelajaran kooperatif disusun dalam sebuah usaha untuk memfasilitasi siswa dengan pengalaman sikap kepemimpinan dan membuat keputusan dalam kelompok, serata memberikan kesempatan pada siswa untuk berinteraksi dan belajar bersama-sama siswa yang berbeda latar belakangnya. Jadi dalam pembelajaran kooperatif siswa berperan ganda yaitu sebagai siswa ataupun sebagai guru. Dengan bekerja secara kolaboratif untuk mencapai tujuan bersama, maka siswa akan mengembangkan keterampilan berhubungan dengan sesama manusia yang akan sangat bermanfaat bagi kehidupan di luar sekolah.

Perbedaan Kelompok Belajar Kooperatif dengan Kelompok Belajar Konvesional

Kelompok Belajar KooperatifKelompok Belajar Konvesional

Adanya saling ketergantungan positif, saling membantu, dan saling memberikan motivasi sehingga ada interaksi promotif.Guru sering membiarkan adanya siswa yang mendominasi kelompok atau menggantungkan diri pada kelompok.

Adanya akuntabilitas individual yang mengukur penguasaan materi pelajaran tiap anggota kelompok, dan kelompok diberi umpan balik tentang hasil belajar para anggotanya sehingga dapat saling mengetahui siapa yang memerlukan bantuan dan siapa yang dapat memberikan bantuan.Akuntabilitas individual sering dibaikan sehingga tugas-tugas sering diborong oleh seorang anggota kelompok sedangkan anggota kelompok lainnya hanya, mendompleng keberhasilan pemborong.

Kelompok belajar heterogen, baik dalam kemampuan akademik, jenis kelamin, ras, etnik, dan sebagainya sehingga dapat salingb mengetahui siapa yang memerlukan bantuan dan siapa yang memberikan bantuan.Kelompok belajar biasanya homogen.

Pimpinan kelompok dipilih secara demokratis atau bergilir untuk memberikan pengalaman memimpin bagi para anggota kelompok.Pemimpin kelompok serig ditentukan oleh guru atau kelompok dibiarkan untuk memilih pemimpinnya dengan cara masing-masing.

Keterampilan sosial yang diperlukan dalam kerja gotong royong seperti kepemimpinan, mempercayai orang lain, dan mengelola konflik secara langsung diajarkan.Keterampilan sosial sering tidak secara langsung diajarkan.

Pada saat belajar kooperatif sedang berlansung guru terus melakukan pemantauan melalui observasi dan melakukan intervensi jika terjadi masalah dalam kerja sama antar anggota kelompok.Pemantauan melalui observasi dan intevensi sering tidak dilakukan oleh guru pada