of 18/18
i EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZED (TAI) PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL (SPLDV) DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT (AQ) SISWA KELAS VIII SMP NEGERI SE-KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN AJARAN 2015/2016 Tesis Oleh Pangesti Arum Pambudi S851408031 PROGRAM PASCASARJANA PENDIDIKAN MATEMATIKA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2016

EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN ... - · PDF filepembelajaran kooperatif tipe TAI dan model pembelajaran langsung, sedangkan model pembelajaran kooperatif tipe TAI menghasilkan prestasi

  • View
    234

  • Download
    5

Embed Size (px)

Text of EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN ... - · PDF filepembelajaran kooperatif tipe TAI dan model...

  • i

    EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE

    JIGSAW DAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZED (TAI) PADA

    MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL (SPLDV)

    DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT (AQ) SISWA KELAS VIII

    SMP NEGERI SE-KABUPATEN KARANGANYAR

    TAHUN AJARAN 2015/2016

    Tesis

    Oleh

    Pangesti Arum Pambudi

    S851408031

    PROGRAM PASCASARJANA PENDIDIKAN MATEMATIKA

    FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

    UNIVERSITAS SEBELAS MARET

    SURAKARTA

    2016

  • ii

  • iii

  • iv

    PERNYATAAN ORISINALITAS DAN PUBLIKASI ISI TESIS

    Saya yang menyatakan dengan sebenarnya bahwa:

    1. Tesis yang berjudul : Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif

    Tipe Jigsaw dan Team Assisted Individualized (TAI) Pada Materi Sistem

    Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) Ditinjau dari Adversity

    Quotient (AQ) Siswa Kelas VIII SMP Negeri Se-Kabupaten

    Karanganyar Tahun Ajaran 2015/2016 ini adalah karya penelitian saya

    sendiri dan bebas plagiat, serta tidak terdapat karya ilmiah yang pernah

    diajukan oleh orang lain untuk memperoleh gelar akademik serta tidak

    terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang

    lain kecuali secara tertulis digunakan sebagai acuan dalam naskah ini dan

    disebutkan dalam sumber acuan serta daftar pustaka. Apabila dikemudian hari

    terbukti terdapat plagiat dalam karya ilmiah ini, maka saya bersedia

    menerima sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan

    (Permendiknas No. 17 tahun 2010).

    2. Publikasi sebagian atau keseluruhan isi tesis pada jurnal atau forum ilmiah

    lain harus seijin dan menyertakan tim pembimbing sebagai author dan

    Program Pascasarjana UNS sebagai intuisinya. Apabila dalam waktu

    sekurang-kurangnya satu semester (enam bulan sejak pengesahan Tesis) saya

    tidak melakukan publikasi dari sebagian atau keseluruhan Tesis ini, maka

    Prodi Pendidikan Matematika Program Pascasarjana UNS berhak

    mempublikasikannya pada jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Prodi

    Pendidikan Matematika Program Pascasarjana UNS. Apabila saya melakukan

    pelanggaran dari ketentuan publikasi ini, maka saya bersedia mendapatkan

    sanksi akademik yang berlaku.

    Surakarta, Januari 2016

    Pangesti Arum Pambudi

  • v

    MOTO

    Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah

    selesai dari suatu urusan, kerjakanlah dengan sungguh-sungguh urusan yang lain

    dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.

    (QS. Al-Insyiroh: 6-8)

  • vi

    PERSEMBAHAN

    Teriring rasa syukur kehadirat Allah SWT, kupersembahkan karya ini untuk:

    Ibu dan Bapak, terima kasih atas doa yang tak pernah terputus, semangat,

    dukungan, pengorbanan dan curahan kasih sayang yang tak terbatas kepadaku.

    Adik-adikku, Intan dan Ilham. Terima kasih atas kasih sayang, doa dan

    dorongan yang telah diberikan.

  • vii

    ABSTRAK

    Pangesti Arum Pambudi, S851408031. Eksperimentasi Model Pembelajaran

    Kooperatif Tipe Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Dan

    Team Assisted Individualized (TAI) Pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua

    Variabel (SPLDV) ditinjau dari Adversity Quotient (AQ) Siswa Kelas VIII SMP

    Negeri Se-Kabupaten Karanganyar Tahun Ajaran 2015/2016. Pembimbing I: Dr.

    Mardiyana, M.Si dan Pembimbing II: Dr. Dewi Retno Sari S, M.Kom. Surakarta:

    Program Studi Pendidikan Matematika Program Pascasarjana FKIP Universitas

    Sebelas Maret Surakarta, 2016.

    Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) manakah yang menghasilkan

    prestasi belajar matematika yang lebih baik antara pembelajaran matematika

    dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, model

    pembelajaran kooperatif tipe TAI atau model pembelajaran konvensional pada

    pokok bahasan sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) di kelas VIII SMP

    Negeri Se-Kabupaten Karanganyar, (2) manakah yang mempunyai prestasi belajar

    lebih baik, siswa dengan AQ Quitter, Camper, dan Climber pada materi SPLDV

    di kelas VIII SMP Negeri Se-Kabupaten Karanganyar, (3) manakah yang

    menghasilkan prestasi belajar lebih baik antara siswa dengan AQ Quitter,

    Camper, atau Climber pada materi SPLDV di kelas VIII SMP Negeri Se-

    Kabupaten Karanganyar pada masing-masing model pembelajaran, (4) manakah

    yang menghasilkan prestasi belajar lebih baik antara pembelajaran matematika

    dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, model

    pembelajaran kooperatif tipe TAI atau model pembelajaran konvensional pada

    pokok bahasan sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) di kelas VIII SMP

    Negeri Se-Kabupaten Karanganyar pada masing-masing kategori AQ.

    Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental semu

    dengan desain factorial 3 3. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2015 sampai dengan Desember 2015 dengan populasi siswa kelas VIII SMP Negeri Se-

    Kabupaten Karanganyar. Sampel penelitian ini diperoleh dengan cara Stratified

    Cluster Random Sampling. Banyak sampel untuk kelompok eksperimen 1

    (penyajian materi dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe

    Jigsaw) sebanyak 98 siswa, kelompok eksperimen 2 (penyajian materi dengan

    menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TAI) sebanyak 99 siswa dan

    kelompok control (penyajian materi dengan menggunakan model pembelajaran

    langsung) sebanyak 98 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan metode

    dokumentasi, angket AQ siswa, dan tes prestasi belajar matematika siswa berupa

    tes uraian. Analisis instrumen angket AQ menggunakan validitas isi oleh expert

    judgment dan reliabilitas tes menggunakan uji Cronbach Alpha, sedangkan

    analisis butir angket menggunakan uji konsistensi internal. Analisis instrumen tes

    menggunakan validitas isi oleh expert judgment dan reliabilitas tes menggunakan

    uji Cronbach Alpha, sedangkan analisis butir tes dengan uji tingkat kesukaran dan

    daya pembeda. Analisis data dengan mengggunakan uji analisis variansi dua jalan

    dengan sel tak sama dan dilanjutkan uji lanjut pasca anava jika H0 ditolak. Uji

    lanjut pasca anava yang digunakan pada penelitian ini yaitu uji komparasi ganda

    dengan metode Scheffe. Sebelum data dianalisis dengan uji anava terlebih dahulu

  • viii

    dilakukan uji prasyarat analisis, yaitu uji normalitas dengan metode Lilliefors dan

    uji homogenitas menggunakan uji Bartlett.

    Kesimpulan dari penelitian ini diuraikan sebagai berikut. (1) Model

    pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw menghasilkan prestasi belajar matematika

    yang lebih baik daripada pembelajaran matematika menggunakan model

    pembelajaran kooperatif tipe TAI dan model pembelajaran langsung, sedangkan

    model pembelajaran kooperatif tipe TAI menghasilkan prestasi belajar

    matematika lebih baik daripada model pembelajaran langsung, (2) siswa dengan

    kategori Adversity Quotient (AQ) Climber mempunyai prestasi belajar yang lebih

    baik daripada siswa dengan AQ Camper dan Quitter, sedangkan siswa dengan AQ

    Camper mempunyai prestasi belajar yang lebih baik daripada siswa dengan AQ

    Quitter, (3) pada masing-masing model pembelajaran, siswa dengan kategori AQ

    Climber mempunyai prestasi belajar yang lebih baik daripada siswa dengan AQ

    Camper dan Quitter, sedangkan siswa dengan AQ Camper mempunyai prestasi

    belajar yang lebih baik daripada siswa dengan AQ Quitter, (4) pada masing-

    masing kategori AQ, model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw menghasilkan

    prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada pembelajaran matematika

    menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dan model pembelajaran

    langsung, sedangkan model pembelajaran kooperatif tipe TAI menghasilkan

    prestasi belajar matematika lebih baik daripada model pembelajaran langsung.

    Kata kunci : Jigsaw, Team Assisted Individualizedi, Adversity Quotient, Prestasi

    Belajar Matematika.

  • ix

    ABSTRACT

    Pangesti Arum Pambudi, S851408031. Experimentation of Jigsaw Cooperative

    Learning Model and Team Assisted Individualized (TAI) in Linear Equation

    System with Two Variable Subject Based on 8th

    Grade Students Adversity

    Quotient (AQ) of State Junior High School in Karanganyar Regency on Academic

    Year 2015/2016. Principal Advisor: Dr. Mardiyana, M.Si and Co-advisor: Dr.

    Dewi Retno Sari S, M.Kom. Surakarta: Mathematics Education Program Faculty

    of Teacher Training and Education Postgraduate Program of Sebelas Maret

    University Surakarta, 2016.

    The aims of this research as follows: (1) to determine which models of

    learning that makes better mathematics learning achievement among students

    given Jigsaw cooperative learning model, TAI cooperative learning model and

    direct learning model, (2) to determine which AQ categories that gets better

    mathematics learning achievement among Quitter students, Camper students, or

    Climber students, (3) for every learning model, Jigsaw cooperative learning

    model, TAI cooperative learning model and direct learning model, which AQ

    categories that gets better mathematics learning achievement among Quitter

    students, Camper students, or Climber students, (4) for every categories of AQ,

    Quitter, Camper, and Climber, which learning models that makes better

    mathematics learning achievement, Jigsaw cooperative learning model