of 49 /49
YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DEBBI HARTANTO SITTI UTAMI IKKA FITRIANI METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

Embed Size (px)

Citation preview

Page 1: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

YOSI APRIYANTINOLI KRISNANTORIZKI RABBECA

MARLIA ANGGRAINIDEBBI HARTANTO

SITTI UTAMIIKKA FITRIANI

METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW

Pertama kali dikembangkan oleh Aronson dkk

Dengan langkah aplikasinya sebagai berikut

a Guru membagi suatu kelas menjadi beberapa kelompok

b Setelah siswa berdiskusi dalam kelompok ahli maupun kelompok asal selanjutnya dilakukan presentasi masing-masing kelompok

1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW

c Guru memberikan kuis untuk siswa secara individual

d Guru memberikan penghargaan pada kelompok melalui skor

e Materi sebaiknya secara alami dapat dibagi menjadi beberapa bagian materi pembelajaran

1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW

f Perlu diperhatikan bahwa jika menggunakan tipe Jigsaw untuk belajar materi baru perlu dipersiapkan suatu tuntunan dan isi materi yang runtut serta cukup

2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)

Pembelajaran kooperatif tipe NHT dikembangkan oleh Spencer Kagen (1993)

Pada umumnya NHT digunakan untuk melibatkan siswa dalam penguatan pemahaman pembelajaran atau mengecek pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran

Langkah-langkah penerapan tipe NHT

2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)

a Guru menyampaikan materi pembelajaran atau permasalahan kepada siswa sesuai kompetensi dasar yang akan dicapai

b Guru memberikan kuis secara individual kepada siswa untuk mendapatkan skor dasar atau skor awal

c Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok setiap kelompok terdiri dari 4-5 siswa setiap anggota kelompok diberi nomor atau nama

2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)

d Guru mengajukan permasalahan untuk dipecahkan bersama dalam kelompok

e Guru mengecek pemahaman siswa dengan menyebut salah satu nomor (nama) anggota kelompok untuk menjawab

f Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada akhir pembelajaran

2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)

g Guru memberikan teskuis kepada siswa secara individual

h Guru memberi penghargaan pada kelompok melalui skor penghargaan berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

Model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang digunakan untuk mendukung dan memotivasi siswa mempelajari materi secara berkelompok

Tipe STAD dikembangkan oleh Slavin (1995) dan merupakan salah satu tipe kooperatif yang menekankan pada adanya aktivitas dan interaksi diantara siswa untuk saling memotivasi dan saling membantu dalam menguasai materi pelajaran guna mencapai prestasi yang maksimal

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

Pada proses pembelajaran kooperatif tipe STAD melalui empat tahapan lebih jelasnya tahap-tahap pelaksanaan pembelajaran tersebut adalah

a Tahapan penyajian materi

b Tahap kerja kelompok

c Tahap tes individu

d Tahap perhitungan skor perkembangan

individu

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

Langkah-langkah penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD

a Guru menyampaikan materi pembelajaran atau permasalahan kepada siswa sesuai kompetensi dasar yang akan dicapai

b Guru memberikan teskuis kepada setiap siswa secara individual sehingga akan diperoleh skor awal

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

c Guru membentuk beberapa kelompok

d Bahan materi yang telah dipersiapkan didiskusikan dalam kelompok untuk mencapai kompetensi dasar Bahan materi yang telah dipersiapkan didiskusikan dalam kelompok untuk mencapai kompetensi dasar

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

e Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari

f Guru memberikan teskuis kepada setiap siswa secara individual

g Guru memberi penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

Pembelajaran kooperatif tipe TAI ini dikembangkan oleh Slavin

Tipe ini mengkombinasikan keunggulan pembelajaran kooperatif dan pembelajaran individual

Tipe ini dirancang untuk mengatasi kesulitan belajar siswa secara individual

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

Langkah-langkah pembelajaran kooperatif tipe TAI adalah sebagai berikut

a Guru memberikan tugas kepada siswa untuk mempelajari materi pembelajaran secara individual yang sudah dipersiapkan oleh guru

b Guru memberikan kuis secara individual kepada siswa untuk mendapatkan skor dasar atau skor awal

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

c Guru membentuk beberapa kelompok

d Hasil belajar siswa secara individual didiskusikan dalam kelompok

e Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

e Guru memberikan kuis kepada siswa secara individual

f Guru memberi penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

Dikemukakan oleh Frank Lyman (1985) Model pembelajaran kooperatif tipe Think-

Pair-Share merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang mampu mengubah asumsi bahwa metode resitasi dan diskusi perlu diselenggarakan dalam setting kelompok kelas secara keseluruhan

Langkah-langkah pelaksanaan antara lain

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

a Guru menyampaikan inti materi atau komptensi yang ingin dicapai

b Siswa diminta untuk berfikir tentang materi atau permasalahan yang disampaikan guru

c Siswa diminta berpasangan dengan teman sebelahnya (kelompok dua orang) dan mengutarakan hasil pemikiran masing-masing

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

d Guru memimpin pleno kecil diskusi tiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya

e Berawal dari kegiatan tersebut guru mengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambah materi yang belum diungkap siswa

f Guru memberikan kesimpulan

g Penutup

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Sesuai dengan namanya tipe ini menggunakan media gambar dalam proses pembelajaran yaitu dengan cara memasangmengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis

Melalui cara seperti ini diharapkan siswa mampu berpikir dengan logis sehingga pembelajaran menjadi bermakna

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Langkah-langkah pelaksanaannya

a Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai

b Menyajikan materi sebagai pengantar

c Guru menunjukkan atau memperlihatkan gamabar-gambar kegiatan yang berkaitan dengan materi

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

d Guru menunjuk atau memanggil siswa secara bergantian memasang mengurutkan gambar menjadi urutan yang logis

e Guru menanyakan alasan dasar pemikiran urutan gambar tersebut

f Dari alasan urutan gambar tersebut guru mulai menanamkan konsep atau materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai

g Kesimpulan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Tipe pembelajaran kooperatif problem posing merupakan pendekatan pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan siswa dan dalam proses pembelajarannya difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa serta dapat memotivasi siswa untuk berpikir kritis dan kreatif

Proses berpikir demikian dilakukan siswa dengan cara mengingatkan skemata yang dimilikinya dengan mempergunakannya dalam merumuskan pertanyaan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Dengan pendekatan problem posing siswa dapat pengalaman langsung dalam membentuk pertanyaan sendiri

8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving

Problem solving (pembelajaran berbasis masalah) merupakan pendekatan pembelajaran yang menggiring siswa untuk dapat menyelesaikan masalah (problem)

Masalah dapat diperoleh dari guru atau dari siswa

Dalam proses pembelajarannya siswa dilatih untuk kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah serta difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa

9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)

Pada pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) peserta didik dikelompokkan dalam kelompok-kelompok kecil beranggotakan empat peserta didik yang masing-masing anggotanya melakukan turnamen pada kelompoknya masing-masing

Pemenang turnamen adalah peserta didik yang paling banyak menjawab soal dengan benar dalam waktu yang paling cepat

10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Reading

and Composition (CIRC)

Tipe CIRC dalam model pembelajaran kooperatif merupakan tipe pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan peserta didik dan dalam proses pembelajarannya bertujuan membangun kemampuan peserta didik untuk membaca dan menyusun rangkuman berdasarkan materi yang dibacanya

11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle

(Daur Belajar) Learning Cycle merupakan tipe

pembelajaran yang memiliki lima tahap pembelajaran yaitu

(1) tahap pendahuluan (engage) (2) tahap eksplorasi (exploration) (3) tahap penjelasan (explanation) (4) tahap penerapan konsep (elaboration) (5) tahap evaluasi (evaluation)

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

Model pemebelajaran ini dikemukakan oleh Dansereau dkk (1985)

Dalam tipe pembelajaran Cooperative Script siswa berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari

Langkah-langkah pelaksanaan

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

a Guru membagi siswa berpasangan

b Guru membagi wacana atau materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan

c Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

Dikembangkan oleh Lorna Curran (1994)

Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan

Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 2: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW

Pertama kali dikembangkan oleh Aronson dkk

Dengan langkah aplikasinya sebagai berikut

a Guru membagi suatu kelas menjadi beberapa kelompok

b Setelah siswa berdiskusi dalam kelompok ahli maupun kelompok asal selanjutnya dilakukan presentasi masing-masing kelompok

1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW

c Guru memberikan kuis untuk siswa secara individual

d Guru memberikan penghargaan pada kelompok melalui skor

e Materi sebaiknya secara alami dapat dibagi menjadi beberapa bagian materi pembelajaran

1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW

f Perlu diperhatikan bahwa jika menggunakan tipe Jigsaw untuk belajar materi baru perlu dipersiapkan suatu tuntunan dan isi materi yang runtut serta cukup

2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)

Pembelajaran kooperatif tipe NHT dikembangkan oleh Spencer Kagen (1993)

Pada umumnya NHT digunakan untuk melibatkan siswa dalam penguatan pemahaman pembelajaran atau mengecek pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran

Langkah-langkah penerapan tipe NHT

2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)

a Guru menyampaikan materi pembelajaran atau permasalahan kepada siswa sesuai kompetensi dasar yang akan dicapai

b Guru memberikan kuis secara individual kepada siswa untuk mendapatkan skor dasar atau skor awal

c Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok setiap kelompok terdiri dari 4-5 siswa setiap anggota kelompok diberi nomor atau nama

2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)

d Guru mengajukan permasalahan untuk dipecahkan bersama dalam kelompok

e Guru mengecek pemahaman siswa dengan menyebut salah satu nomor (nama) anggota kelompok untuk menjawab

f Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada akhir pembelajaran

2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)

g Guru memberikan teskuis kepada siswa secara individual

h Guru memberi penghargaan pada kelompok melalui skor penghargaan berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

Model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang digunakan untuk mendukung dan memotivasi siswa mempelajari materi secara berkelompok

Tipe STAD dikembangkan oleh Slavin (1995) dan merupakan salah satu tipe kooperatif yang menekankan pada adanya aktivitas dan interaksi diantara siswa untuk saling memotivasi dan saling membantu dalam menguasai materi pelajaran guna mencapai prestasi yang maksimal

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

Pada proses pembelajaran kooperatif tipe STAD melalui empat tahapan lebih jelasnya tahap-tahap pelaksanaan pembelajaran tersebut adalah

a Tahapan penyajian materi

b Tahap kerja kelompok

c Tahap tes individu

d Tahap perhitungan skor perkembangan

individu

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

Langkah-langkah penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD

a Guru menyampaikan materi pembelajaran atau permasalahan kepada siswa sesuai kompetensi dasar yang akan dicapai

b Guru memberikan teskuis kepada setiap siswa secara individual sehingga akan diperoleh skor awal

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

c Guru membentuk beberapa kelompok

d Bahan materi yang telah dipersiapkan didiskusikan dalam kelompok untuk mencapai kompetensi dasar Bahan materi yang telah dipersiapkan didiskusikan dalam kelompok untuk mencapai kompetensi dasar

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

e Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari

f Guru memberikan teskuis kepada setiap siswa secara individual

g Guru memberi penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

Pembelajaran kooperatif tipe TAI ini dikembangkan oleh Slavin

Tipe ini mengkombinasikan keunggulan pembelajaran kooperatif dan pembelajaran individual

Tipe ini dirancang untuk mengatasi kesulitan belajar siswa secara individual

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

Langkah-langkah pembelajaran kooperatif tipe TAI adalah sebagai berikut

a Guru memberikan tugas kepada siswa untuk mempelajari materi pembelajaran secara individual yang sudah dipersiapkan oleh guru

b Guru memberikan kuis secara individual kepada siswa untuk mendapatkan skor dasar atau skor awal

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

c Guru membentuk beberapa kelompok

d Hasil belajar siswa secara individual didiskusikan dalam kelompok

e Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

e Guru memberikan kuis kepada siswa secara individual

f Guru memberi penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

Dikemukakan oleh Frank Lyman (1985) Model pembelajaran kooperatif tipe Think-

Pair-Share merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang mampu mengubah asumsi bahwa metode resitasi dan diskusi perlu diselenggarakan dalam setting kelompok kelas secara keseluruhan

Langkah-langkah pelaksanaan antara lain

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

a Guru menyampaikan inti materi atau komptensi yang ingin dicapai

b Siswa diminta untuk berfikir tentang materi atau permasalahan yang disampaikan guru

c Siswa diminta berpasangan dengan teman sebelahnya (kelompok dua orang) dan mengutarakan hasil pemikiran masing-masing

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

d Guru memimpin pleno kecil diskusi tiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya

e Berawal dari kegiatan tersebut guru mengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambah materi yang belum diungkap siswa

f Guru memberikan kesimpulan

g Penutup

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Sesuai dengan namanya tipe ini menggunakan media gambar dalam proses pembelajaran yaitu dengan cara memasangmengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis

Melalui cara seperti ini diharapkan siswa mampu berpikir dengan logis sehingga pembelajaran menjadi bermakna

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Langkah-langkah pelaksanaannya

a Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai

b Menyajikan materi sebagai pengantar

c Guru menunjukkan atau memperlihatkan gamabar-gambar kegiatan yang berkaitan dengan materi

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

d Guru menunjuk atau memanggil siswa secara bergantian memasang mengurutkan gambar menjadi urutan yang logis

e Guru menanyakan alasan dasar pemikiran urutan gambar tersebut

f Dari alasan urutan gambar tersebut guru mulai menanamkan konsep atau materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai

g Kesimpulan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Tipe pembelajaran kooperatif problem posing merupakan pendekatan pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan siswa dan dalam proses pembelajarannya difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa serta dapat memotivasi siswa untuk berpikir kritis dan kreatif

Proses berpikir demikian dilakukan siswa dengan cara mengingatkan skemata yang dimilikinya dengan mempergunakannya dalam merumuskan pertanyaan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Dengan pendekatan problem posing siswa dapat pengalaman langsung dalam membentuk pertanyaan sendiri

8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving

Problem solving (pembelajaran berbasis masalah) merupakan pendekatan pembelajaran yang menggiring siswa untuk dapat menyelesaikan masalah (problem)

Masalah dapat diperoleh dari guru atau dari siswa

Dalam proses pembelajarannya siswa dilatih untuk kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah serta difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa

9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)

Pada pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) peserta didik dikelompokkan dalam kelompok-kelompok kecil beranggotakan empat peserta didik yang masing-masing anggotanya melakukan turnamen pada kelompoknya masing-masing

Pemenang turnamen adalah peserta didik yang paling banyak menjawab soal dengan benar dalam waktu yang paling cepat

10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Reading

and Composition (CIRC)

Tipe CIRC dalam model pembelajaran kooperatif merupakan tipe pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan peserta didik dan dalam proses pembelajarannya bertujuan membangun kemampuan peserta didik untuk membaca dan menyusun rangkuman berdasarkan materi yang dibacanya

11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle

(Daur Belajar) Learning Cycle merupakan tipe

pembelajaran yang memiliki lima tahap pembelajaran yaitu

(1) tahap pendahuluan (engage) (2) tahap eksplorasi (exploration) (3) tahap penjelasan (explanation) (4) tahap penerapan konsep (elaboration) (5) tahap evaluasi (evaluation)

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

Model pemebelajaran ini dikemukakan oleh Dansereau dkk (1985)

Dalam tipe pembelajaran Cooperative Script siswa berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari

Langkah-langkah pelaksanaan

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

a Guru membagi siswa berpasangan

b Guru membagi wacana atau materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan

c Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

Dikembangkan oleh Lorna Curran (1994)

Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan

Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 3: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW

c Guru memberikan kuis untuk siswa secara individual

d Guru memberikan penghargaan pada kelompok melalui skor

e Materi sebaiknya secara alami dapat dibagi menjadi beberapa bagian materi pembelajaran

1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW

f Perlu diperhatikan bahwa jika menggunakan tipe Jigsaw untuk belajar materi baru perlu dipersiapkan suatu tuntunan dan isi materi yang runtut serta cukup

2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)

Pembelajaran kooperatif tipe NHT dikembangkan oleh Spencer Kagen (1993)

Pada umumnya NHT digunakan untuk melibatkan siswa dalam penguatan pemahaman pembelajaran atau mengecek pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran

Langkah-langkah penerapan tipe NHT

2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)

a Guru menyampaikan materi pembelajaran atau permasalahan kepada siswa sesuai kompetensi dasar yang akan dicapai

b Guru memberikan kuis secara individual kepada siswa untuk mendapatkan skor dasar atau skor awal

c Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok setiap kelompok terdiri dari 4-5 siswa setiap anggota kelompok diberi nomor atau nama

2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)

d Guru mengajukan permasalahan untuk dipecahkan bersama dalam kelompok

e Guru mengecek pemahaman siswa dengan menyebut salah satu nomor (nama) anggota kelompok untuk menjawab

f Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada akhir pembelajaran

2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)

g Guru memberikan teskuis kepada siswa secara individual

h Guru memberi penghargaan pada kelompok melalui skor penghargaan berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

Model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang digunakan untuk mendukung dan memotivasi siswa mempelajari materi secara berkelompok

Tipe STAD dikembangkan oleh Slavin (1995) dan merupakan salah satu tipe kooperatif yang menekankan pada adanya aktivitas dan interaksi diantara siswa untuk saling memotivasi dan saling membantu dalam menguasai materi pelajaran guna mencapai prestasi yang maksimal

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

Pada proses pembelajaran kooperatif tipe STAD melalui empat tahapan lebih jelasnya tahap-tahap pelaksanaan pembelajaran tersebut adalah

a Tahapan penyajian materi

b Tahap kerja kelompok

c Tahap tes individu

d Tahap perhitungan skor perkembangan

individu

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

Langkah-langkah penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD

a Guru menyampaikan materi pembelajaran atau permasalahan kepada siswa sesuai kompetensi dasar yang akan dicapai

b Guru memberikan teskuis kepada setiap siswa secara individual sehingga akan diperoleh skor awal

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

c Guru membentuk beberapa kelompok

d Bahan materi yang telah dipersiapkan didiskusikan dalam kelompok untuk mencapai kompetensi dasar Bahan materi yang telah dipersiapkan didiskusikan dalam kelompok untuk mencapai kompetensi dasar

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

e Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari

f Guru memberikan teskuis kepada setiap siswa secara individual

g Guru memberi penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

Pembelajaran kooperatif tipe TAI ini dikembangkan oleh Slavin

Tipe ini mengkombinasikan keunggulan pembelajaran kooperatif dan pembelajaran individual

Tipe ini dirancang untuk mengatasi kesulitan belajar siswa secara individual

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

Langkah-langkah pembelajaran kooperatif tipe TAI adalah sebagai berikut

a Guru memberikan tugas kepada siswa untuk mempelajari materi pembelajaran secara individual yang sudah dipersiapkan oleh guru

b Guru memberikan kuis secara individual kepada siswa untuk mendapatkan skor dasar atau skor awal

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

c Guru membentuk beberapa kelompok

d Hasil belajar siswa secara individual didiskusikan dalam kelompok

e Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

e Guru memberikan kuis kepada siswa secara individual

f Guru memberi penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

Dikemukakan oleh Frank Lyman (1985) Model pembelajaran kooperatif tipe Think-

Pair-Share merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang mampu mengubah asumsi bahwa metode resitasi dan diskusi perlu diselenggarakan dalam setting kelompok kelas secara keseluruhan

Langkah-langkah pelaksanaan antara lain

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

a Guru menyampaikan inti materi atau komptensi yang ingin dicapai

b Siswa diminta untuk berfikir tentang materi atau permasalahan yang disampaikan guru

c Siswa diminta berpasangan dengan teman sebelahnya (kelompok dua orang) dan mengutarakan hasil pemikiran masing-masing

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

d Guru memimpin pleno kecil diskusi tiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya

e Berawal dari kegiatan tersebut guru mengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambah materi yang belum diungkap siswa

f Guru memberikan kesimpulan

g Penutup

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Sesuai dengan namanya tipe ini menggunakan media gambar dalam proses pembelajaran yaitu dengan cara memasangmengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis

Melalui cara seperti ini diharapkan siswa mampu berpikir dengan logis sehingga pembelajaran menjadi bermakna

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Langkah-langkah pelaksanaannya

a Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai

b Menyajikan materi sebagai pengantar

c Guru menunjukkan atau memperlihatkan gamabar-gambar kegiatan yang berkaitan dengan materi

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

d Guru menunjuk atau memanggil siswa secara bergantian memasang mengurutkan gambar menjadi urutan yang logis

e Guru menanyakan alasan dasar pemikiran urutan gambar tersebut

f Dari alasan urutan gambar tersebut guru mulai menanamkan konsep atau materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai

g Kesimpulan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Tipe pembelajaran kooperatif problem posing merupakan pendekatan pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan siswa dan dalam proses pembelajarannya difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa serta dapat memotivasi siswa untuk berpikir kritis dan kreatif

Proses berpikir demikian dilakukan siswa dengan cara mengingatkan skemata yang dimilikinya dengan mempergunakannya dalam merumuskan pertanyaan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Dengan pendekatan problem posing siswa dapat pengalaman langsung dalam membentuk pertanyaan sendiri

8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving

Problem solving (pembelajaran berbasis masalah) merupakan pendekatan pembelajaran yang menggiring siswa untuk dapat menyelesaikan masalah (problem)

Masalah dapat diperoleh dari guru atau dari siswa

Dalam proses pembelajarannya siswa dilatih untuk kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah serta difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa

9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)

Pada pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) peserta didik dikelompokkan dalam kelompok-kelompok kecil beranggotakan empat peserta didik yang masing-masing anggotanya melakukan turnamen pada kelompoknya masing-masing

Pemenang turnamen adalah peserta didik yang paling banyak menjawab soal dengan benar dalam waktu yang paling cepat

10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Reading

and Composition (CIRC)

Tipe CIRC dalam model pembelajaran kooperatif merupakan tipe pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan peserta didik dan dalam proses pembelajarannya bertujuan membangun kemampuan peserta didik untuk membaca dan menyusun rangkuman berdasarkan materi yang dibacanya

11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle

(Daur Belajar) Learning Cycle merupakan tipe

pembelajaran yang memiliki lima tahap pembelajaran yaitu

(1) tahap pendahuluan (engage) (2) tahap eksplorasi (exploration) (3) tahap penjelasan (explanation) (4) tahap penerapan konsep (elaboration) (5) tahap evaluasi (evaluation)

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

Model pemebelajaran ini dikemukakan oleh Dansereau dkk (1985)

Dalam tipe pembelajaran Cooperative Script siswa berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari

Langkah-langkah pelaksanaan

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

a Guru membagi siswa berpasangan

b Guru membagi wacana atau materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan

c Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

Dikembangkan oleh Lorna Curran (1994)

Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan

Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 4: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW

f Perlu diperhatikan bahwa jika menggunakan tipe Jigsaw untuk belajar materi baru perlu dipersiapkan suatu tuntunan dan isi materi yang runtut serta cukup

2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)

Pembelajaran kooperatif tipe NHT dikembangkan oleh Spencer Kagen (1993)

Pada umumnya NHT digunakan untuk melibatkan siswa dalam penguatan pemahaman pembelajaran atau mengecek pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran

Langkah-langkah penerapan tipe NHT

2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)

a Guru menyampaikan materi pembelajaran atau permasalahan kepada siswa sesuai kompetensi dasar yang akan dicapai

b Guru memberikan kuis secara individual kepada siswa untuk mendapatkan skor dasar atau skor awal

c Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok setiap kelompok terdiri dari 4-5 siswa setiap anggota kelompok diberi nomor atau nama

2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)

d Guru mengajukan permasalahan untuk dipecahkan bersama dalam kelompok

e Guru mengecek pemahaman siswa dengan menyebut salah satu nomor (nama) anggota kelompok untuk menjawab

f Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada akhir pembelajaran

2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)

g Guru memberikan teskuis kepada siswa secara individual

h Guru memberi penghargaan pada kelompok melalui skor penghargaan berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

Model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang digunakan untuk mendukung dan memotivasi siswa mempelajari materi secara berkelompok

Tipe STAD dikembangkan oleh Slavin (1995) dan merupakan salah satu tipe kooperatif yang menekankan pada adanya aktivitas dan interaksi diantara siswa untuk saling memotivasi dan saling membantu dalam menguasai materi pelajaran guna mencapai prestasi yang maksimal

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

Pada proses pembelajaran kooperatif tipe STAD melalui empat tahapan lebih jelasnya tahap-tahap pelaksanaan pembelajaran tersebut adalah

a Tahapan penyajian materi

b Tahap kerja kelompok

c Tahap tes individu

d Tahap perhitungan skor perkembangan

individu

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

Langkah-langkah penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD

a Guru menyampaikan materi pembelajaran atau permasalahan kepada siswa sesuai kompetensi dasar yang akan dicapai

b Guru memberikan teskuis kepada setiap siswa secara individual sehingga akan diperoleh skor awal

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

c Guru membentuk beberapa kelompok

d Bahan materi yang telah dipersiapkan didiskusikan dalam kelompok untuk mencapai kompetensi dasar Bahan materi yang telah dipersiapkan didiskusikan dalam kelompok untuk mencapai kompetensi dasar

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

e Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari

f Guru memberikan teskuis kepada setiap siswa secara individual

g Guru memberi penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

Pembelajaran kooperatif tipe TAI ini dikembangkan oleh Slavin

Tipe ini mengkombinasikan keunggulan pembelajaran kooperatif dan pembelajaran individual

Tipe ini dirancang untuk mengatasi kesulitan belajar siswa secara individual

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

Langkah-langkah pembelajaran kooperatif tipe TAI adalah sebagai berikut

a Guru memberikan tugas kepada siswa untuk mempelajari materi pembelajaran secara individual yang sudah dipersiapkan oleh guru

b Guru memberikan kuis secara individual kepada siswa untuk mendapatkan skor dasar atau skor awal

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

c Guru membentuk beberapa kelompok

d Hasil belajar siswa secara individual didiskusikan dalam kelompok

e Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

e Guru memberikan kuis kepada siswa secara individual

f Guru memberi penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

Dikemukakan oleh Frank Lyman (1985) Model pembelajaran kooperatif tipe Think-

Pair-Share merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang mampu mengubah asumsi bahwa metode resitasi dan diskusi perlu diselenggarakan dalam setting kelompok kelas secara keseluruhan

Langkah-langkah pelaksanaan antara lain

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

a Guru menyampaikan inti materi atau komptensi yang ingin dicapai

b Siswa diminta untuk berfikir tentang materi atau permasalahan yang disampaikan guru

c Siswa diminta berpasangan dengan teman sebelahnya (kelompok dua orang) dan mengutarakan hasil pemikiran masing-masing

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

d Guru memimpin pleno kecil diskusi tiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya

e Berawal dari kegiatan tersebut guru mengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambah materi yang belum diungkap siswa

f Guru memberikan kesimpulan

g Penutup

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Sesuai dengan namanya tipe ini menggunakan media gambar dalam proses pembelajaran yaitu dengan cara memasangmengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis

Melalui cara seperti ini diharapkan siswa mampu berpikir dengan logis sehingga pembelajaran menjadi bermakna

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Langkah-langkah pelaksanaannya

a Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai

b Menyajikan materi sebagai pengantar

c Guru menunjukkan atau memperlihatkan gamabar-gambar kegiatan yang berkaitan dengan materi

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

d Guru menunjuk atau memanggil siswa secara bergantian memasang mengurutkan gambar menjadi urutan yang logis

e Guru menanyakan alasan dasar pemikiran urutan gambar tersebut

f Dari alasan urutan gambar tersebut guru mulai menanamkan konsep atau materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai

g Kesimpulan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Tipe pembelajaran kooperatif problem posing merupakan pendekatan pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan siswa dan dalam proses pembelajarannya difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa serta dapat memotivasi siswa untuk berpikir kritis dan kreatif

Proses berpikir demikian dilakukan siswa dengan cara mengingatkan skemata yang dimilikinya dengan mempergunakannya dalam merumuskan pertanyaan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Dengan pendekatan problem posing siswa dapat pengalaman langsung dalam membentuk pertanyaan sendiri

8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving

Problem solving (pembelajaran berbasis masalah) merupakan pendekatan pembelajaran yang menggiring siswa untuk dapat menyelesaikan masalah (problem)

Masalah dapat diperoleh dari guru atau dari siswa

Dalam proses pembelajarannya siswa dilatih untuk kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah serta difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa

9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)

Pada pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) peserta didik dikelompokkan dalam kelompok-kelompok kecil beranggotakan empat peserta didik yang masing-masing anggotanya melakukan turnamen pada kelompoknya masing-masing

Pemenang turnamen adalah peserta didik yang paling banyak menjawab soal dengan benar dalam waktu yang paling cepat

10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Reading

and Composition (CIRC)

Tipe CIRC dalam model pembelajaran kooperatif merupakan tipe pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan peserta didik dan dalam proses pembelajarannya bertujuan membangun kemampuan peserta didik untuk membaca dan menyusun rangkuman berdasarkan materi yang dibacanya

11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle

(Daur Belajar) Learning Cycle merupakan tipe

pembelajaran yang memiliki lima tahap pembelajaran yaitu

(1) tahap pendahuluan (engage) (2) tahap eksplorasi (exploration) (3) tahap penjelasan (explanation) (4) tahap penerapan konsep (elaboration) (5) tahap evaluasi (evaluation)

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

Model pemebelajaran ini dikemukakan oleh Dansereau dkk (1985)

Dalam tipe pembelajaran Cooperative Script siswa berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari

Langkah-langkah pelaksanaan

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

a Guru membagi siswa berpasangan

b Guru membagi wacana atau materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan

c Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

Dikembangkan oleh Lorna Curran (1994)

Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan

Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 5: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)

Pembelajaran kooperatif tipe NHT dikembangkan oleh Spencer Kagen (1993)

Pada umumnya NHT digunakan untuk melibatkan siswa dalam penguatan pemahaman pembelajaran atau mengecek pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran

Langkah-langkah penerapan tipe NHT

2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)

a Guru menyampaikan materi pembelajaran atau permasalahan kepada siswa sesuai kompetensi dasar yang akan dicapai

b Guru memberikan kuis secara individual kepada siswa untuk mendapatkan skor dasar atau skor awal

c Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok setiap kelompok terdiri dari 4-5 siswa setiap anggota kelompok diberi nomor atau nama

2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)

d Guru mengajukan permasalahan untuk dipecahkan bersama dalam kelompok

e Guru mengecek pemahaman siswa dengan menyebut salah satu nomor (nama) anggota kelompok untuk menjawab

f Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada akhir pembelajaran

2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)

g Guru memberikan teskuis kepada siswa secara individual

h Guru memberi penghargaan pada kelompok melalui skor penghargaan berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

Model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang digunakan untuk mendukung dan memotivasi siswa mempelajari materi secara berkelompok

Tipe STAD dikembangkan oleh Slavin (1995) dan merupakan salah satu tipe kooperatif yang menekankan pada adanya aktivitas dan interaksi diantara siswa untuk saling memotivasi dan saling membantu dalam menguasai materi pelajaran guna mencapai prestasi yang maksimal

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

Pada proses pembelajaran kooperatif tipe STAD melalui empat tahapan lebih jelasnya tahap-tahap pelaksanaan pembelajaran tersebut adalah

a Tahapan penyajian materi

b Tahap kerja kelompok

c Tahap tes individu

d Tahap perhitungan skor perkembangan

individu

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

Langkah-langkah penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD

a Guru menyampaikan materi pembelajaran atau permasalahan kepada siswa sesuai kompetensi dasar yang akan dicapai

b Guru memberikan teskuis kepada setiap siswa secara individual sehingga akan diperoleh skor awal

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

c Guru membentuk beberapa kelompok

d Bahan materi yang telah dipersiapkan didiskusikan dalam kelompok untuk mencapai kompetensi dasar Bahan materi yang telah dipersiapkan didiskusikan dalam kelompok untuk mencapai kompetensi dasar

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

e Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari

f Guru memberikan teskuis kepada setiap siswa secara individual

g Guru memberi penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

Pembelajaran kooperatif tipe TAI ini dikembangkan oleh Slavin

Tipe ini mengkombinasikan keunggulan pembelajaran kooperatif dan pembelajaran individual

Tipe ini dirancang untuk mengatasi kesulitan belajar siswa secara individual

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

Langkah-langkah pembelajaran kooperatif tipe TAI adalah sebagai berikut

a Guru memberikan tugas kepada siswa untuk mempelajari materi pembelajaran secara individual yang sudah dipersiapkan oleh guru

b Guru memberikan kuis secara individual kepada siswa untuk mendapatkan skor dasar atau skor awal

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

c Guru membentuk beberapa kelompok

d Hasil belajar siswa secara individual didiskusikan dalam kelompok

e Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

e Guru memberikan kuis kepada siswa secara individual

f Guru memberi penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

Dikemukakan oleh Frank Lyman (1985) Model pembelajaran kooperatif tipe Think-

Pair-Share merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang mampu mengubah asumsi bahwa metode resitasi dan diskusi perlu diselenggarakan dalam setting kelompok kelas secara keseluruhan

Langkah-langkah pelaksanaan antara lain

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

a Guru menyampaikan inti materi atau komptensi yang ingin dicapai

b Siswa diminta untuk berfikir tentang materi atau permasalahan yang disampaikan guru

c Siswa diminta berpasangan dengan teman sebelahnya (kelompok dua orang) dan mengutarakan hasil pemikiran masing-masing

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

d Guru memimpin pleno kecil diskusi tiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya

e Berawal dari kegiatan tersebut guru mengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambah materi yang belum diungkap siswa

f Guru memberikan kesimpulan

g Penutup

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Sesuai dengan namanya tipe ini menggunakan media gambar dalam proses pembelajaran yaitu dengan cara memasangmengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis

Melalui cara seperti ini diharapkan siswa mampu berpikir dengan logis sehingga pembelajaran menjadi bermakna

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Langkah-langkah pelaksanaannya

a Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai

b Menyajikan materi sebagai pengantar

c Guru menunjukkan atau memperlihatkan gamabar-gambar kegiatan yang berkaitan dengan materi

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

d Guru menunjuk atau memanggil siswa secara bergantian memasang mengurutkan gambar menjadi urutan yang logis

e Guru menanyakan alasan dasar pemikiran urutan gambar tersebut

f Dari alasan urutan gambar tersebut guru mulai menanamkan konsep atau materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai

g Kesimpulan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Tipe pembelajaran kooperatif problem posing merupakan pendekatan pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan siswa dan dalam proses pembelajarannya difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa serta dapat memotivasi siswa untuk berpikir kritis dan kreatif

Proses berpikir demikian dilakukan siswa dengan cara mengingatkan skemata yang dimilikinya dengan mempergunakannya dalam merumuskan pertanyaan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Dengan pendekatan problem posing siswa dapat pengalaman langsung dalam membentuk pertanyaan sendiri

8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving

Problem solving (pembelajaran berbasis masalah) merupakan pendekatan pembelajaran yang menggiring siswa untuk dapat menyelesaikan masalah (problem)

Masalah dapat diperoleh dari guru atau dari siswa

Dalam proses pembelajarannya siswa dilatih untuk kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah serta difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa

9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)

Pada pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) peserta didik dikelompokkan dalam kelompok-kelompok kecil beranggotakan empat peserta didik yang masing-masing anggotanya melakukan turnamen pada kelompoknya masing-masing

Pemenang turnamen adalah peserta didik yang paling banyak menjawab soal dengan benar dalam waktu yang paling cepat

10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Reading

and Composition (CIRC)

Tipe CIRC dalam model pembelajaran kooperatif merupakan tipe pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan peserta didik dan dalam proses pembelajarannya bertujuan membangun kemampuan peserta didik untuk membaca dan menyusun rangkuman berdasarkan materi yang dibacanya

11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle

(Daur Belajar) Learning Cycle merupakan tipe

pembelajaran yang memiliki lima tahap pembelajaran yaitu

(1) tahap pendahuluan (engage) (2) tahap eksplorasi (exploration) (3) tahap penjelasan (explanation) (4) tahap penerapan konsep (elaboration) (5) tahap evaluasi (evaluation)

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

Model pemebelajaran ini dikemukakan oleh Dansereau dkk (1985)

Dalam tipe pembelajaran Cooperative Script siswa berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari

Langkah-langkah pelaksanaan

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

a Guru membagi siswa berpasangan

b Guru membagi wacana atau materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan

c Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

Dikembangkan oleh Lorna Curran (1994)

Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan

Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 6: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)

a Guru menyampaikan materi pembelajaran atau permasalahan kepada siswa sesuai kompetensi dasar yang akan dicapai

b Guru memberikan kuis secara individual kepada siswa untuk mendapatkan skor dasar atau skor awal

c Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok setiap kelompok terdiri dari 4-5 siswa setiap anggota kelompok diberi nomor atau nama

2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)

d Guru mengajukan permasalahan untuk dipecahkan bersama dalam kelompok

e Guru mengecek pemahaman siswa dengan menyebut salah satu nomor (nama) anggota kelompok untuk menjawab

f Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada akhir pembelajaran

2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)

g Guru memberikan teskuis kepada siswa secara individual

h Guru memberi penghargaan pada kelompok melalui skor penghargaan berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

Model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang digunakan untuk mendukung dan memotivasi siswa mempelajari materi secara berkelompok

Tipe STAD dikembangkan oleh Slavin (1995) dan merupakan salah satu tipe kooperatif yang menekankan pada adanya aktivitas dan interaksi diantara siswa untuk saling memotivasi dan saling membantu dalam menguasai materi pelajaran guna mencapai prestasi yang maksimal

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

Pada proses pembelajaran kooperatif tipe STAD melalui empat tahapan lebih jelasnya tahap-tahap pelaksanaan pembelajaran tersebut adalah

a Tahapan penyajian materi

b Tahap kerja kelompok

c Tahap tes individu

d Tahap perhitungan skor perkembangan

individu

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

Langkah-langkah penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD

a Guru menyampaikan materi pembelajaran atau permasalahan kepada siswa sesuai kompetensi dasar yang akan dicapai

b Guru memberikan teskuis kepada setiap siswa secara individual sehingga akan diperoleh skor awal

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

c Guru membentuk beberapa kelompok

d Bahan materi yang telah dipersiapkan didiskusikan dalam kelompok untuk mencapai kompetensi dasar Bahan materi yang telah dipersiapkan didiskusikan dalam kelompok untuk mencapai kompetensi dasar

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

e Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari

f Guru memberikan teskuis kepada setiap siswa secara individual

g Guru memberi penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

Pembelajaran kooperatif tipe TAI ini dikembangkan oleh Slavin

Tipe ini mengkombinasikan keunggulan pembelajaran kooperatif dan pembelajaran individual

Tipe ini dirancang untuk mengatasi kesulitan belajar siswa secara individual

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

Langkah-langkah pembelajaran kooperatif tipe TAI adalah sebagai berikut

a Guru memberikan tugas kepada siswa untuk mempelajari materi pembelajaran secara individual yang sudah dipersiapkan oleh guru

b Guru memberikan kuis secara individual kepada siswa untuk mendapatkan skor dasar atau skor awal

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

c Guru membentuk beberapa kelompok

d Hasil belajar siswa secara individual didiskusikan dalam kelompok

e Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

e Guru memberikan kuis kepada siswa secara individual

f Guru memberi penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

Dikemukakan oleh Frank Lyman (1985) Model pembelajaran kooperatif tipe Think-

Pair-Share merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang mampu mengubah asumsi bahwa metode resitasi dan diskusi perlu diselenggarakan dalam setting kelompok kelas secara keseluruhan

Langkah-langkah pelaksanaan antara lain

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

a Guru menyampaikan inti materi atau komptensi yang ingin dicapai

b Siswa diminta untuk berfikir tentang materi atau permasalahan yang disampaikan guru

c Siswa diminta berpasangan dengan teman sebelahnya (kelompok dua orang) dan mengutarakan hasil pemikiran masing-masing

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

d Guru memimpin pleno kecil diskusi tiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya

e Berawal dari kegiatan tersebut guru mengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambah materi yang belum diungkap siswa

f Guru memberikan kesimpulan

g Penutup

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Sesuai dengan namanya tipe ini menggunakan media gambar dalam proses pembelajaran yaitu dengan cara memasangmengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis

Melalui cara seperti ini diharapkan siswa mampu berpikir dengan logis sehingga pembelajaran menjadi bermakna

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Langkah-langkah pelaksanaannya

a Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai

b Menyajikan materi sebagai pengantar

c Guru menunjukkan atau memperlihatkan gamabar-gambar kegiatan yang berkaitan dengan materi

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

d Guru menunjuk atau memanggil siswa secara bergantian memasang mengurutkan gambar menjadi urutan yang logis

e Guru menanyakan alasan dasar pemikiran urutan gambar tersebut

f Dari alasan urutan gambar tersebut guru mulai menanamkan konsep atau materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai

g Kesimpulan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Tipe pembelajaran kooperatif problem posing merupakan pendekatan pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan siswa dan dalam proses pembelajarannya difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa serta dapat memotivasi siswa untuk berpikir kritis dan kreatif

Proses berpikir demikian dilakukan siswa dengan cara mengingatkan skemata yang dimilikinya dengan mempergunakannya dalam merumuskan pertanyaan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Dengan pendekatan problem posing siswa dapat pengalaman langsung dalam membentuk pertanyaan sendiri

8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving

Problem solving (pembelajaran berbasis masalah) merupakan pendekatan pembelajaran yang menggiring siswa untuk dapat menyelesaikan masalah (problem)

Masalah dapat diperoleh dari guru atau dari siswa

Dalam proses pembelajarannya siswa dilatih untuk kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah serta difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa

9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)

Pada pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) peserta didik dikelompokkan dalam kelompok-kelompok kecil beranggotakan empat peserta didik yang masing-masing anggotanya melakukan turnamen pada kelompoknya masing-masing

Pemenang turnamen adalah peserta didik yang paling banyak menjawab soal dengan benar dalam waktu yang paling cepat

10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Reading

and Composition (CIRC)

Tipe CIRC dalam model pembelajaran kooperatif merupakan tipe pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan peserta didik dan dalam proses pembelajarannya bertujuan membangun kemampuan peserta didik untuk membaca dan menyusun rangkuman berdasarkan materi yang dibacanya

11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle

(Daur Belajar) Learning Cycle merupakan tipe

pembelajaran yang memiliki lima tahap pembelajaran yaitu

(1) tahap pendahuluan (engage) (2) tahap eksplorasi (exploration) (3) tahap penjelasan (explanation) (4) tahap penerapan konsep (elaboration) (5) tahap evaluasi (evaluation)

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

Model pemebelajaran ini dikemukakan oleh Dansereau dkk (1985)

Dalam tipe pembelajaran Cooperative Script siswa berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari

Langkah-langkah pelaksanaan

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

a Guru membagi siswa berpasangan

b Guru membagi wacana atau materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan

c Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

Dikembangkan oleh Lorna Curran (1994)

Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan

Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 7: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)

d Guru mengajukan permasalahan untuk dipecahkan bersama dalam kelompok

e Guru mengecek pemahaman siswa dengan menyebut salah satu nomor (nama) anggota kelompok untuk menjawab

f Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada akhir pembelajaran

2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)

g Guru memberikan teskuis kepada siswa secara individual

h Guru memberi penghargaan pada kelompok melalui skor penghargaan berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

Model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang digunakan untuk mendukung dan memotivasi siswa mempelajari materi secara berkelompok

Tipe STAD dikembangkan oleh Slavin (1995) dan merupakan salah satu tipe kooperatif yang menekankan pada adanya aktivitas dan interaksi diantara siswa untuk saling memotivasi dan saling membantu dalam menguasai materi pelajaran guna mencapai prestasi yang maksimal

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

Pada proses pembelajaran kooperatif tipe STAD melalui empat tahapan lebih jelasnya tahap-tahap pelaksanaan pembelajaran tersebut adalah

a Tahapan penyajian materi

b Tahap kerja kelompok

c Tahap tes individu

d Tahap perhitungan skor perkembangan

individu

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

Langkah-langkah penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD

a Guru menyampaikan materi pembelajaran atau permasalahan kepada siswa sesuai kompetensi dasar yang akan dicapai

b Guru memberikan teskuis kepada setiap siswa secara individual sehingga akan diperoleh skor awal

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

c Guru membentuk beberapa kelompok

d Bahan materi yang telah dipersiapkan didiskusikan dalam kelompok untuk mencapai kompetensi dasar Bahan materi yang telah dipersiapkan didiskusikan dalam kelompok untuk mencapai kompetensi dasar

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

e Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari

f Guru memberikan teskuis kepada setiap siswa secara individual

g Guru memberi penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

Pembelajaran kooperatif tipe TAI ini dikembangkan oleh Slavin

Tipe ini mengkombinasikan keunggulan pembelajaran kooperatif dan pembelajaran individual

Tipe ini dirancang untuk mengatasi kesulitan belajar siswa secara individual

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

Langkah-langkah pembelajaran kooperatif tipe TAI adalah sebagai berikut

a Guru memberikan tugas kepada siswa untuk mempelajari materi pembelajaran secara individual yang sudah dipersiapkan oleh guru

b Guru memberikan kuis secara individual kepada siswa untuk mendapatkan skor dasar atau skor awal

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

c Guru membentuk beberapa kelompok

d Hasil belajar siswa secara individual didiskusikan dalam kelompok

e Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

e Guru memberikan kuis kepada siswa secara individual

f Guru memberi penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

Dikemukakan oleh Frank Lyman (1985) Model pembelajaran kooperatif tipe Think-

Pair-Share merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang mampu mengubah asumsi bahwa metode resitasi dan diskusi perlu diselenggarakan dalam setting kelompok kelas secara keseluruhan

Langkah-langkah pelaksanaan antara lain

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

a Guru menyampaikan inti materi atau komptensi yang ingin dicapai

b Siswa diminta untuk berfikir tentang materi atau permasalahan yang disampaikan guru

c Siswa diminta berpasangan dengan teman sebelahnya (kelompok dua orang) dan mengutarakan hasil pemikiran masing-masing

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

d Guru memimpin pleno kecil diskusi tiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya

e Berawal dari kegiatan tersebut guru mengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambah materi yang belum diungkap siswa

f Guru memberikan kesimpulan

g Penutup

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Sesuai dengan namanya tipe ini menggunakan media gambar dalam proses pembelajaran yaitu dengan cara memasangmengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis

Melalui cara seperti ini diharapkan siswa mampu berpikir dengan logis sehingga pembelajaran menjadi bermakna

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Langkah-langkah pelaksanaannya

a Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai

b Menyajikan materi sebagai pengantar

c Guru menunjukkan atau memperlihatkan gamabar-gambar kegiatan yang berkaitan dengan materi

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

d Guru menunjuk atau memanggil siswa secara bergantian memasang mengurutkan gambar menjadi urutan yang logis

e Guru menanyakan alasan dasar pemikiran urutan gambar tersebut

f Dari alasan urutan gambar tersebut guru mulai menanamkan konsep atau materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai

g Kesimpulan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Tipe pembelajaran kooperatif problem posing merupakan pendekatan pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan siswa dan dalam proses pembelajarannya difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa serta dapat memotivasi siswa untuk berpikir kritis dan kreatif

Proses berpikir demikian dilakukan siswa dengan cara mengingatkan skemata yang dimilikinya dengan mempergunakannya dalam merumuskan pertanyaan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Dengan pendekatan problem posing siswa dapat pengalaman langsung dalam membentuk pertanyaan sendiri

8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving

Problem solving (pembelajaran berbasis masalah) merupakan pendekatan pembelajaran yang menggiring siswa untuk dapat menyelesaikan masalah (problem)

Masalah dapat diperoleh dari guru atau dari siswa

Dalam proses pembelajarannya siswa dilatih untuk kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah serta difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa

9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)

Pada pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) peserta didik dikelompokkan dalam kelompok-kelompok kecil beranggotakan empat peserta didik yang masing-masing anggotanya melakukan turnamen pada kelompoknya masing-masing

Pemenang turnamen adalah peserta didik yang paling banyak menjawab soal dengan benar dalam waktu yang paling cepat

10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Reading

and Composition (CIRC)

Tipe CIRC dalam model pembelajaran kooperatif merupakan tipe pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan peserta didik dan dalam proses pembelajarannya bertujuan membangun kemampuan peserta didik untuk membaca dan menyusun rangkuman berdasarkan materi yang dibacanya

11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle

(Daur Belajar) Learning Cycle merupakan tipe

pembelajaran yang memiliki lima tahap pembelajaran yaitu

(1) tahap pendahuluan (engage) (2) tahap eksplorasi (exploration) (3) tahap penjelasan (explanation) (4) tahap penerapan konsep (elaboration) (5) tahap evaluasi (evaluation)

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

Model pemebelajaran ini dikemukakan oleh Dansereau dkk (1985)

Dalam tipe pembelajaran Cooperative Script siswa berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari

Langkah-langkah pelaksanaan

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

a Guru membagi siswa berpasangan

b Guru membagi wacana atau materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan

c Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

Dikembangkan oleh Lorna Curran (1994)

Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan

Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 8: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)

g Guru memberikan teskuis kepada siswa secara individual

h Guru memberi penghargaan pada kelompok melalui skor penghargaan berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

Model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang digunakan untuk mendukung dan memotivasi siswa mempelajari materi secara berkelompok

Tipe STAD dikembangkan oleh Slavin (1995) dan merupakan salah satu tipe kooperatif yang menekankan pada adanya aktivitas dan interaksi diantara siswa untuk saling memotivasi dan saling membantu dalam menguasai materi pelajaran guna mencapai prestasi yang maksimal

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

Pada proses pembelajaran kooperatif tipe STAD melalui empat tahapan lebih jelasnya tahap-tahap pelaksanaan pembelajaran tersebut adalah

a Tahapan penyajian materi

b Tahap kerja kelompok

c Tahap tes individu

d Tahap perhitungan skor perkembangan

individu

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

Langkah-langkah penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD

a Guru menyampaikan materi pembelajaran atau permasalahan kepada siswa sesuai kompetensi dasar yang akan dicapai

b Guru memberikan teskuis kepada setiap siswa secara individual sehingga akan diperoleh skor awal

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

c Guru membentuk beberapa kelompok

d Bahan materi yang telah dipersiapkan didiskusikan dalam kelompok untuk mencapai kompetensi dasar Bahan materi yang telah dipersiapkan didiskusikan dalam kelompok untuk mencapai kompetensi dasar

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

e Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari

f Guru memberikan teskuis kepada setiap siswa secara individual

g Guru memberi penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

Pembelajaran kooperatif tipe TAI ini dikembangkan oleh Slavin

Tipe ini mengkombinasikan keunggulan pembelajaran kooperatif dan pembelajaran individual

Tipe ini dirancang untuk mengatasi kesulitan belajar siswa secara individual

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

Langkah-langkah pembelajaran kooperatif tipe TAI adalah sebagai berikut

a Guru memberikan tugas kepada siswa untuk mempelajari materi pembelajaran secara individual yang sudah dipersiapkan oleh guru

b Guru memberikan kuis secara individual kepada siswa untuk mendapatkan skor dasar atau skor awal

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

c Guru membentuk beberapa kelompok

d Hasil belajar siswa secara individual didiskusikan dalam kelompok

e Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

e Guru memberikan kuis kepada siswa secara individual

f Guru memberi penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

Dikemukakan oleh Frank Lyman (1985) Model pembelajaran kooperatif tipe Think-

Pair-Share merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang mampu mengubah asumsi bahwa metode resitasi dan diskusi perlu diselenggarakan dalam setting kelompok kelas secara keseluruhan

Langkah-langkah pelaksanaan antara lain

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

a Guru menyampaikan inti materi atau komptensi yang ingin dicapai

b Siswa diminta untuk berfikir tentang materi atau permasalahan yang disampaikan guru

c Siswa diminta berpasangan dengan teman sebelahnya (kelompok dua orang) dan mengutarakan hasil pemikiran masing-masing

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

d Guru memimpin pleno kecil diskusi tiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya

e Berawal dari kegiatan tersebut guru mengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambah materi yang belum diungkap siswa

f Guru memberikan kesimpulan

g Penutup

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Sesuai dengan namanya tipe ini menggunakan media gambar dalam proses pembelajaran yaitu dengan cara memasangmengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis

Melalui cara seperti ini diharapkan siswa mampu berpikir dengan logis sehingga pembelajaran menjadi bermakna

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Langkah-langkah pelaksanaannya

a Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai

b Menyajikan materi sebagai pengantar

c Guru menunjukkan atau memperlihatkan gamabar-gambar kegiatan yang berkaitan dengan materi

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

d Guru menunjuk atau memanggil siswa secara bergantian memasang mengurutkan gambar menjadi urutan yang logis

e Guru menanyakan alasan dasar pemikiran urutan gambar tersebut

f Dari alasan urutan gambar tersebut guru mulai menanamkan konsep atau materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai

g Kesimpulan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Tipe pembelajaran kooperatif problem posing merupakan pendekatan pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan siswa dan dalam proses pembelajarannya difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa serta dapat memotivasi siswa untuk berpikir kritis dan kreatif

Proses berpikir demikian dilakukan siswa dengan cara mengingatkan skemata yang dimilikinya dengan mempergunakannya dalam merumuskan pertanyaan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Dengan pendekatan problem posing siswa dapat pengalaman langsung dalam membentuk pertanyaan sendiri

8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving

Problem solving (pembelajaran berbasis masalah) merupakan pendekatan pembelajaran yang menggiring siswa untuk dapat menyelesaikan masalah (problem)

Masalah dapat diperoleh dari guru atau dari siswa

Dalam proses pembelajarannya siswa dilatih untuk kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah serta difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa

9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)

Pada pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) peserta didik dikelompokkan dalam kelompok-kelompok kecil beranggotakan empat peserta didik yang masing-masing anggotanya melakukan turnamen pada kelompoknya masing-masing

Pemenang turnamen adalah peserta didik yang paling banyak menjawab soal dengan benar dalam waktu yang paling cepat

10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Reading

and Composition (CIRC)

Tipe CIRC dalam model pembelajaran kooperatif merupakan tipe pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan peserta didik dan dalam proses pembelajarannya bertujuan membangun kemampuan peserta didik untuk membaca dan menyusun rangkuman berdasarkan materi yang dibacanya

11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle

(Daur Belajar) Learning Cycle merupakan tipe

pembelajaran yang memiliki lima tahap pembelajaran yaitu

(1) tahap pendahuluan (engage) (2) tahap eksplorasi (exploration) (3) tahap penjelasan (explanation) (4) tahap penerapan konsep (elaboration) (5) tahap evaluasi (evaluation)

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

Model pemebelajaran ini dikemukakan oleh Dansereau dkk (1985)

Dalam tipe pembelajaran Cooperative Script siswa berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari

Langkah-langkah pelaksanaan

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

a Guru membagi siswa berpasangan

b Guru membagi wacana atau materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan

c Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

Dikembangkan oleh Lorna Curran (1994)

Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan

Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 9: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

Model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang digunakan untuk mendukung dan memotivasi siswa mempelajari materi secara berkelompok

Tipe STAD dikembangkan oleh Slavin (1995) dan merupakan salah satu tipe kooperatif yang menekankan pada adanya aktivitas dan interaksi diantara siswa untuk saling memotivasi dan saling membantu dalam menguasai materi pelajaran guna mencapai prestasi yang maksimal

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

Pada proses pembelajaran kooperatif tipe STAD melalui empat tahapan lebih jelasnya tahap-tahap pelaksanaan pembelajaran tersebut adalah

a Tahapan penyajian materi

b Tahap kerja kelompok

c Tahap tes individu

d Tahap perhitungan skor perkembangan

individu

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

Langkah-langkah penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD

a Guru menyampaikan materi pembelajaran atau permasalahan kepada siswa sesuai kompetensi dasar yang akan dicapai

b Guru memberikan teskuis kepada setiap siswa secara individual sehingga akan diperoleh skor awal

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

c Guru membentuk beberapa kelompok

d Bahan materi yang telah dipersiapkan didiskusikan dalam kelompok untuk mencapai kompetensi dasar Bahan materi yang telah dipersiapkan didiskusikan dalam kelompok untuk mencapai kompetensi dasar

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

e Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari

f Guru memberikan teskuis kepada setiap siswa secara individual

g Guru memberi penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

Pembelajaran kooperatif tipe TAI ini dikembangkan oleh Slavin

Tipe ini mengkombinasikan keunggulan pembelajaran kooperatif dan pembelajaran individual

Tipe ini dirancang untuk mengatasi kesulitan belajar siswa secara individual

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

Langkah-langkah pembelajaran kooperatif tipe TAI adalah sebagai berikut

a Guru memberikan tugas kepada siswa untuk mempelajari materi pembelajaran secara individual yang sudah dipersiapkan oleh guru

b Guru memberikan kuis secara individual kepada siswa untuk mendapatkan skor dasar atau skor awal

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

c Guru membentuk beberapa kelompok

d Hasil belajar siswa secara individual didiskusikan dalam kelompok

e Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

e Guru memberikan kuis kepada siswa secara individual

f Guru memberi penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

Dikemukakan oleh Frank Lyman (1985) Model pembelajaran kooperatif tipe Think-

Pair-Share merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang mampu mengubah asumsi bahwa metode resitasi dan diskusi perlu diselenggarakan dalam setting kelompok kelas secara keseluruhan

Langkah-langkah pelaksanaan antara lain

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

a Guru menyampaikan inti materi atau komptensi yang ingin dicapai

b Siswa diminta untuk berfikir tentang materi atau permasalahan yang disampaikan guru

c Siswa diminta berpasangan dengan teman sebelahnya (kelompok dua orang) dan mengutarakan hasil pemikiran masing-masing

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

d Guru memimpin pleno kecil diskusi tiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya

e Berawal dari kegiatan tersebut guru mengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambah materi yang belum diungkap siswa

f Guru memberikan kesimpulan

g Penutup

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Sesuai dengan namanya tipe ini menggunakan media gambar dalam proses pembelajaran yaitu dengan cara memasangmengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis

Melalui cara seperti ini diharapkan siswa mampu berpikir dengan logis sehingga pembelajaran menjadi bermakna

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Langkah-langkah pelaksanaannya

a Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai

b Menyajikan materi sebagai pengantar

c Guru menunjukkan atau memperlihatkan gamabar-gambar kegiatan yang berkaitan dengan materi

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

d Guru menunjuk atau memanggil siswa secara bergantian memasang mengurutkan gambar menjadi urutan yang logis

e Guru menanyakan alasan dasar pemikiran urutan gambar tersebut

f Dari alasan urutan gambar tersebut guru mulai menanamkan konsep atau materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai

g Kesimpulan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Tipe pembelajaran kooperatif problem posing merupakan pendekatan pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan siswa dan dalam proses pembelajarannya difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa serta dapat memotivasi siswa untuk berpikir kritis dan kreatif

Proses berpikir demikian dilakukan siswa dengan cara mengingatkan skemata yang dimilikinya dengan mempergunakannya dalam merumuskan pertanyaan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Dengan pendekatan problem posing siswa dapat pengalaman langsung dalam membentuk pertanyaan sendiri

8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving

Problem solving (pembelajaran berbasis masalah) merupakan pendekatan pembelajaran yang menggiring siswa untuk dapat menyelesaikan masalah (problem)

Masalah dapat diperoleh dari guru atau dari siswa

Dalam proses pembelajarannya siswa dilatih untuk kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah serta difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa

9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)

Pada pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) peserta didik dikelompokkan dalam kelompok-kelompok kecil beranggotakan empat peserta didik yang masing-masing anggotanya melakukan turnamen pada kelompoknya masing-masing

Pemenang turnamen adalah peserta didik yang paling banyak menjawab soal dengan benar dalam waktu yang paling cepat

10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Reading

and Composition (CIRC)

Tipe CIRC dalam model pembelajaran kooperatif merupakan tipe pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan peserta didik dan dalam proses pembelajarannya bertujuan membangun kemampuan peserta didik untuk membaca dan menyusun rangkuman berdasarkan materi yang dibacanya

11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle

(Daur Belajar) Learning Cycle merupakan tipe

pembelajaran yang memiliki lima tahap pembelajaran yaitu

(1) tahap pendahuluan (engage) (2) tahap eksplorasi (exploration) (3) tahap penjelasan (explanation) (4) tahap penerapan konsep (elaboration) (5) tahap evaluasi (evaluation)

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

Model pemebelajaran ini dikemukakan oleh Dansereau dkk (1985)

Dalam tipe pembelajaran Cooperative Script siswa berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari

Langkah-langkah pelaksanaan

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

a Guru membagi siswa berpasangan

b Guru membagi wacana atau materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan

c Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

Dikembangkan oleh Lorna Curran (1994)

Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan

Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 10: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

Pada proses pembelajaran kooperatif tipe STAD melalui empat tahapan lebih jelasnya tahap-tahap pelaksanaan pembelajaran tersebut adalah

a Tahapan penyajian materi

b Tahap kerja kelompok

c Tahap tes individu

d Tahap perhitungan skor perkembangan

individu

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

Langkah-langkah penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD

a Guru menyampaikan materi pembelajaran atau permasalahan kepada siswa sesuai kompetensi dasar yang akan dicapai

b Guru memberikan teskuis kepada setiap siswa secara individual sehingga akan diperoleh skor awal

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

c Guru membentuk beberapa kelompok

d Bahan materi yang telah dipersiapkan didiskusikan dalam kelompok untuk mencapai kompetensi dasar Bahan materi yang telah dipersiapkan didiskusikan dalam kelompok untuk mencapai kompetensi dasar

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

e Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari

f Guru memberikan teskuis kepada setiap siswa secara individual

g Guru memberi penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

Pembelajaran kooperatif tipe TAI ini dikembangkan oleh Slavin

Tipe ini mengkombinasikan keunggulan pembelajaran kooperatif dan pembelajaran individual

Tipe ini dirancang untuk mengatasi kesulitan belajar siswa secara individual

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

Langkah-langkah pembelajaran kooperatif tipe TAI adalah sebagai berikut

a Guru memberikan tugas kepada siswa untuk mempelajari materi pembelajaran secara individual yang sudah dipersiapkan oleh guru

b Guru memberikan kuis secara individual kepada siswa untuk mendapatkan skor dasar atau skor awal

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

c Guru membentuk beberapa kelompok

d Hasil belajar siswa secara individual didiskusikan dalam kelompok

e Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

e Guru memberikan kuis kepada siswa secara individual

f Guru memberi penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

Dikemukakan oleh Frank Lyman (1985) Model pembelajaran kooperatif tipe Think-

Pair-Share merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang mampu mengubah asumsi bahwa metode resitasi dan diskusi perlu diselenggarakan dalam setting kelompok kelas secara keseluruhan

Langkah-langkah pelaksanaan antara lain

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

a Guru menyampaikan inti materi atau komptensi yang ingin dicapai

b Siswa diminta untuk berfikir tentang materi atau permasalahan yang disampaikan guru

c Siswa diminta berpasangan dengan teman sebelahnya (kelompok dua orang) dan mengutarakan hasil pemikiran masing-masing

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

d Guru memimpin pleno kecil diskusi tiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya

e Berawal dari kegiatan tersebut guru mengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambah materi yang belum diungkap siswa

f Guru memberikan kesimpulan

g Penutup

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Sesuai dengan namanya tipe ini menggunakan media gambar dalam proses pembelajaran yaitu dengan cara memasangmengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis

Melalui cara seperti ini diharapkan siswa mampu berpikir dengan logis sehingga pembelajaran menjadi bermakna

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Langkah-langkah pelaksanaannya

a Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai

b Menyajikan materi sebagai pengantar

c Guru menunjukkan atau memperlihatkan gamabar-gambar kegiatan yang berkaitan dengan materi

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

d Guru menunjuk atau memanggil siswa secara bergantian memasang mengurutkan gambar menjadi urutan yang logis

e Guru menanyakan alasan dasar pemikiran urutan gambar tersebut

f Dari alasan urutan gambar tersebut guru mulai menanamkan konsep atau materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai

g Kesimpulan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Tipe pembelajaran kooperatif problem posing merupakan pendekatan pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan siswa dan dalam proses pembelajarannya difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa serta dapat memotivasi siswa untuk berpikir kritis dan kreatif

Proses berpikir demikian dilakukan siswa dengan cara mengingatkan skemata yang dimilikinya dengan mempergunakannya dalam merumuskan pertanyaan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Dengan pendekatan problem posing siswa dapat pengalaman langsung dalam membentuk pertanyaan sendiri

8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving

Problem solving (pembelajaran berbasis masalah) merupakan pendekatan pembelajaran yang menggiring siswa untuk dapat menyelesaikan masalah (problem)

Masalah dapat diperoleh dari guru atau dari siswa

Dalam proses pembelajarannya siswa dilatih untuk kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah serta difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa

9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)

Pada pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) peserta didik dikelompokkan dalam kelompok-kelompok kecil beranggotakan empat peserta didik yang masing-masing anggotanya melakukan turnamen pada kelompoknya masing-masing

Pemenang turnamen adalah peserta didik yang paling banyak menjawab soal dengan benar dalam waktu yang paling cepat

10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Reading

and Composition (CIRC)

Tipe CIRC dalam model pembelajaran kooperatif merupakan tipe pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan peserta didik dan dalam proses pembelajarannya bertujuan membangun kemampuan peserta didik untuk membaca dan menyusun rangkuman berdasarkan materi yang dibacanya

11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle

(Daur Belajar) Learning Cycle merupakan tipe

pembelajaran yang memiliki lima tahap pembelajaran yaitu

(1) tahap pendahuluan (engage) (2) tahap eksplorasi (exploration) (3) tahap penjelasan (explanation) (4) tahap penerapan konsep (elaboration) (5) tahap evaluasi (evaluation)

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

Model pemebelajaran ini dikemukakan oleh Dansereau dkk (1985)

Dalam tipe pembelajaran Cooperative Script siswa berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari

Langkah-langkah pelaksanaan

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

a Guru membagi siswa berpasangan

b Guru membagi wacana atau materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan

c Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

Dikembangkan oleh Lorna Curran (1994)

Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan

Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 11: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

Langkah-langkah penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD

a Guru menyampaikan materi pembelajaran atau permasalahan kepada siswa sesuai kompetensi dasar yang akan dicapai

b Guru memberikan teskuis kepada setiap siswa secara individual sehingga akan diperoleh skor awal

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

c Guru membentuk beberapa kelompok

d Bahan materi yang telah dipersiapkan didiskusikan dalam kelompok untuk mencapai kompetensi dasar Bahan materi yang telah dipersiapkan didiskusikan dalam kelompok untuk mencapai kompetensi dasar

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

e Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari

f Guru memberikan teskuis kepada setiap siswa secara individual

g Guru memberi penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

Pembelajaran kooperatif tipe TAI ini dikembangkan oleh Slavin

Tipe ini mengkombinasikan keunggulan pembelajaran kooperatif dan pembelajaran individual

Tipe ini dirancang untuk mengatasi kesulitan belajar siswa secara individual

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

Langkah-langkah pembelajaran kooperatif tipe TAI adalah sebagai berikut

a Guru memberikan tugas kepada siswa untuk mempelajari materi pembelajaran secara individual yang sudah dipersiapkan oleh guru

b Guru memberikan kuis secara individual kepada siswa untuk mendapatkan skor dasar atau skor awal

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

c Guru membentuk beberapa kelompok

d Hasil belajar siswa secara individual didiskusikan dalam kelompok

e Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

e Guru memberikan kuis kepada siswa secara individual

f Guru memberi penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

Dikemukakan oleh Frank Lyman (1985) Model pembelajaran kooperatif tipe Think-

Pair-Share merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang mampu mengubah asumsi bahwa metode resitasi dan diskusi perlu diselenggarakan dalam setting kelompok kelas secara keseluruhan

Langkah-langkah pelaksanaan antara lain

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

a Guru menyampaikan inti materi atau komptensi yang ingin dicapai

b Siswa diminta untuk berfikir tentang materi atau permasalahan yang disampaikan guru

c Siswa diminta berpasangan dengan teman sebelahnya (kelompok dua orang) dan mengutarakan hasil pemikiran masing-masing

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

d Guru memimpin pleno kecil diskusi tiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya

e Berawal dari kegiatan tersebut guru mengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambah materi yang belum diungkap siswa

f Guru memberikan kesimpulan

g Penutup

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Sesuai dengan namanya tipe ini menggunakan media gambar dalam proses pembelajaran yaitu dengan cara memasangmengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis

Melalui cara seperti ini diharapkan siswa mampu berpikir dengan logis sehingga pembelajaran menjadi bermakna

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Langkah-langkah pelaksanaannya

a Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai

b Menyajikan materi sebagai pengantar

c Guru menunjukkan atau memperlihatkan gamabar-gambar kegiatan yang berkaitan dengan materi

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

d Guru menunjuk atau memanggil siswa secara bergantian memasang mengurutkan gambar menjadi urutan yang logis

e Guru menanyakan alasan dasar pemikiran urutan gambar tersebut

f Dari alasan urutan gambar tersebut guru mulai menanamkan konsep atau materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai

g Kesimpulan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Tipe pembelajaran kooperatif problem posing merupakan pendekatan pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan siswa dan dalam proses pembelajarannya difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa serta dapat memotivasi siswa untuk berpikir kritis dan kreatif

Proses berpikir demikian dilakukan siswa dengan cara mengingatkan skemata yang dimilikinya dengan mempergunakannya dalam merumuskan pertanyaan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Dengan pendekatan problem posing siswa dapat pengalaman langsung dalam membentuk pertanyaan sendiri

8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving

Problem solving (pembelajaran berbasis masalah) merupakan pendekatan pembelajaran yang menggiring siswa untuk dapat menyelesaikan masalah (problem)

Masalah dapat diperoleh dari guru atau dari siswa

Dalam proses pembelajarannya siswa dilatih untuk kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah serta difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa

9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)

Pada pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) peserta didik dikelompokkan dalam kelompok-kelompok kecil beranggotakan empat peserta didik yang masing-masing anggotanya melakukan turnamen pada kelompoknya masing-masing

Pemenang turnamen adalah peserta didik yang paling banyak menjawab soal dengan benar dalam waktu yang paling cepat

10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Reading

and Composition (CIRC)

Tipe CIRC dalam model pembelajaran kooperatif merupakan tipe pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan peserta didik dan dalam proses pembelajarannya bertujuan membangun kemampuan peserta didik untuk membaca dan menyusun rangkuman berdasarkan materi yang dibacanya

11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle

(Daur Belajar) Learning Cycle merupakan tipe

pembelajaran yang memiliki lima tahap pembelajaran yaitu

(1) tahap pendahuluan (engage) (2) tahap eksplorasi (exploration) (3) tahap penjelasan (explanation) (4) tahap penerapan konsep (elaboration) (5) tahap evaluasi (evaluation)

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

Model pemebelajaran ini dikemukakan oleh Dansereau dkk (1985)

Dalam tipe pembelajaran Cooperative Script siswa berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari

Langkah-langkah pelaksanaan

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

a Guru membagi siswa berpasangan

b Guru membagi wacana atau materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan

c Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

Dikembangkan oleh Lorna Curran (1994)

Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan

Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 12: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

c Guru membentuk beberapa kelompok

d Bahan materi yang telah dipersiapkan didiskusikan dalam kelompok untuk mencapai kompetensi dasar Bahan materi yang telah dipersiapkan didiskusikan dalam kelompok untuk mencapai kompetensi dasar

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

e Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari

f Guru memberikan teskuis kepada setiap siswa secara individual

g Guru memberi penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

Pembelajaran kooperatif tipe TAI ini dikembangkan oleh Slavin

Tipe ini mengkombinasikan keunggulan pembelajaran kooperatif dan pembelajaran individual

Tipe ini dirancang untuk mengatasi kesulitan belajar siswa secara individual

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

Langkah-langkah pembelajaran kooperatif tipe TAI adalah sebagai berikut

a Guru memberikan tugas kepada siswa untuk mempelajari materi pembelajaran secara individual yang sudah dipersiapkan oleh guru

b Guru memberikan kuis secara individual kepada siswa untuk mendapatkan skor dasar atau skor awal

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

c Guru membentuk beberapa kelompok

d Hasil belajar siswa secara individual didiskusikan dalam kelompok

e Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

e Guru memberikan kuis kepada siswa secara individual

f Guru memberi penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

Dikemukakan oleh Frank Lyman (1985) Model pembelajaran kooperatif tipe Think-

Pair-Share merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang mampu mengubah asumsi bahwa metode resitasi dan diskusi perlu diselenggarakan dalam setting kelompok kelas secara keseluruhan

Langkah-langkah pelaksanaan antara lain

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

a Guru menyampaikan inti materi atau komptensi yang ingin dicapai

b Siswa diminta untuk berfikir tentang materi atau permasalahan yang disampaikan guru

c Siswa diminta berpasangan dengan teman sebelahnya (kelompok dua orang) dan mengutarakan hasil pemikiran masing-masing

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

d Guru memimpin pleno kecil diskusi tiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya

e Berawal dari kegiatan tersebut guru mengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambah materi yang belum diungkap siswa

f Guru memberikan kesimpulan

g Penutup

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Sesuai dengan namanya tipe ini menggunakan media gambar dalam proses pembelajaran yaitu dengan cara memasangmengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis

Melalui cara seperti ini diharapkan siswa mampu berpikir dengan logis sehingga pembelajaran menjadi bermakna

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Langkah-langkah pelaksanaannya

a Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai

b Menyajikan materi sebagai pengantar

c Guru menunjukkan atau memperlihatkan gamabar-gambar kegiatan yang berkaitan dengan materi

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

d Guru menunjuk atau memanggil siswa secara bergantian memasang mengurutkan gambar menjadi urutan yang logis

e Guru menanyakan alasan dasar pemikiran urutan gambar tersebut

f Dari alasan urutan gambar tersebut guru mulai menanamkan konsep atau materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai

g Kesimpulan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Tipe pembelajaran kooperatif problem posing merupakan pendekatan pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan siswa dan dalam proses pembelajarannya difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa serta dapat memotivasi siswa untuk berpikir kritis dan kreatif

Proses berpikir demikian dilakukan siswa dengan cara mengingatkan skemata yang dimilikinya dengan mempergunakannya dalam merumuskan pertanyaan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Dengan pendekatan problem posing siswa dapat pengalaman langsung dalam membentuk pertanyaan sendiri

8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving

Problem solving (pembelajaran berbasis masalah) merupakan pendekatan pembelajaran yang menggiring siswa untuk dapat menyelesaikan masalah (problem)

Masalah dapat diperoleh dari guru atau dari siswa

Dalam proses pembelajarannya siswa dilatih untuk kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah serta difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa

9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)

Pada pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) peserta didik dikelompokkan dalam kelompok-kelompok kecil beranggotakan empat peserta didik yang masing-masing anggotanya melakukan turnamen pada kelompoknya masing-masing

Pemenang turnamen adalah peserta didik yang paling banyak menjawab soal dengan benar dalam waktu yang paling cepat

10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Reading

and Composition (CIRC)

Tipe CIRC dalam model pembelajaran kooperatif merupakan tipe pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan peserta didik dan dalam proses pembelajarannya bertujuan membangun kemampuan peserta didik untuk membaca dan menyusun rangkuman berdasarkan materi yang dibacanya

11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle

(Daur Belajar) Learning Cycle merupakan tipe

pembelajaran yang memiliki lima tahap pembelajaran yaitu

(1) tahap pendahuluan (engage) (2) tahap eksplorasi (exploration) (3) tahap penjelasan (explanation) (4) tahap penerapan konsep (elaboration) (5) tahap evaluasi (evaluation)

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

Model pemebelajaran ini dikemukakan oleh Dansereau dkk (1985)

Dalam tipe pembelajaran Cooperative Script siswa berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari

Langkah-langkah pelaksanaan

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

a Guru membagi siswa berpasangan

b Guru membagi wacana atau materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan

c Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

Dikembangkan oleh Lorna Curran (1994)

Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan

Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 13: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

e Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari

f Guru memberikan teskuis kepada setiap siswa secara individual

g Guru memberi penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

Pembelajaran kooperatif tipe TAI ini dikembangkan oleh Slavin

Tipe ini mengkombinasikan keunggulan pembelajaran kooperatif dan pembelajaran individual

Tipe ini dirancang untuk mengatasi kesulitan belajar siswa secara individual

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

Langkah-langkah pembelajaran kooperatif tipe TAI adalah sebagai berikut

a Guru memberikan tugas kepada siswa untuk mempelajari materi pembelajaran secara individual yang sudah dipersiapkan oleh guru

b Guru memberikan kuis secara individual kepada siswa untuk mendapatkan skor dasar atau skor awal

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

c Guru membentuk beberapa kelompok

d Hasil belajar siswa secara individual didiskusikan dalam kelompok

e Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

e Guru memberikan kuis kepada siswa secara individual

f Guru memberi penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

Dikemukakan oleh Frank Lyman (1985) Model pembelajaran kooperatif tipe Think-

Pair-Share merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang mampu mengubah asumsi bahwa metode resitasi dan diskusi perlu diselenggarakan dalam setting kelompok kelas secara keseluruhan

Langkah-langkah pelaksanaan antara lain

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

a Guru menyampaikan inti materi atau komptensi yang ingin dicapai

b Siswa diminta untuk berfikir tentang materi atau permasalahan yang disampaikan guru

c Siswa diminta berpasangan dengan teman sebelahnya (kelompok dua orang) dan mengutarakan hasil pemikiran masing-masing

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

d Guru memimpin pleno kecil diskusi tiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya

e Berawal dari kegiatan tersebut guru mengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambah materi yang belum diungkap siswa

f Guru memberikan kesimpulan

g Penutup

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Sesuai dengan namanya tipe ini menggunakan media gambar dalam proses pembelajaran yaitu dengan cara memasangmengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis

Melalui cara seperti ini diharapkan siswa mampu berpikir dengan logis sehingga pembelajaran menjadi bermakna

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Langkah-langkah pelaksanaannya

a Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai

b Menyajikan materi sebagai pengantar

c Guru menunjukkan atau memperlihatkan gamabar-gambar kegiatan yang berkaitan dengan materi

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

d Guru menunjuk atau memanggil siswa secara bergantian memasang mengurutkan gambar menjadi urutan yang logis

e Guru menanyakan alasan dasar pemikiran urutan gambar tersebut

f Dari alasan urutan gambar tersebut guru mulai menanamkan konsep atau materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai

g Kesimpulan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Tipe pembelajaran kooperatif problem posing merupakan pendekatan pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan siswa dan dalam proses pembelajarannya difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa serta dapat memotivasi siswa untuk berpikir kritis dan kreatif

Proses berpikir demikian dilakukan siswa dengan cara mengingatkan skemata yang dimilikinya dengan mempergunakannya dalam merumuskan pertanyaan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Dengan pendekatan problem posing siswa dapat pengalaman langsung dalam membentuk pertanyaan sendiri

8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving

Problem solving (pembelajaran berbasis masalah) merupakan pendekatan pembelajaran yang menggiring siswa untuk dapat menyelesaikan masalah (problem)

Masalah dapat diperoleh dari guru atau dari siswa

Dalam proses pembelajarannya siswa dilatih untuk kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah serta difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa

9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)

Pada pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) peserta didik dikelompokkan dalam kelompok-kelompok kecil beranggotakan empat peserta didik yang masing-masing anggotanya melakukan turnamen pada kelompoknya masing-masing

Pemenang turnamen adalah peserta didik yang paling banyak menjawab soal dengan benar dalam waktu yang paling cepat

10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Reading

and Composition (CIRC)

Tipe CIRC dalam model pembelajaran kooperatif merupakan tipe pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan peserta didik dan dalam proses pembelajarannya bertujuan membangun kemampuan peserta didik untuk membaca dan menyusun rangkuman berdasarkan materi yang dibacanya

11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle

(Daur Belajar) Learning Cycle merupakan tipe

pembelajaran yang memiliki lima tahap pembelajaran yaitu

(1) tahap pendahuluan (engage) (2) tahap eksplorasi (exploration) (3) tahap penjelasan (explanation) (4) tahap penerapan konsep (elaboration) (5) tahap evaluasi (evaluation)

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

Model pemebelajaran ini dikemukakan oleh Dansereau dkk (1985)

Dalam tipe pembelajaran Cooperative Script siswa berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari

Langkah-langkah pelaksanaan

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

a Guru membagi siswa berpasangan

b Guru membagi wacana atau materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan

c Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

Dikembangkan oleh Lorna Curran (1994)

Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan

Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 14: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

Pembelajaran kooperatif tipe TAI ini dikembangkan oleh Slavin

Tipe ini mengkombinasikan keunggulan pembelajaran kooperatif dan pembelajaran individual

Tipe ini dirancang untuk mengatasi kesulitan belajar siswa secara individual

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

Langkah-langkah pembelajaran kooperatif tipe TAI adalah sebagai berikut

a Guru memberikan tugas kepada siswa untuk mempelajari materi pembelajaran secara individual yang sudah dipersiapkan oleh guru

b Guru memberikan kuis secara individual kepada siswa untuk mendapatkan skor dasar atau skor awal

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

c Guru membentuk beberapa kelompok

d Hasil belajar siswa secara individual didiskusikan dalam kelompok

e Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

e Guru memberikan kuis kepada siswa secara individual

f Guru memberi penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

Dikemukakan oleh Frank Lyman (1985) Model pembelajaran kooperatif tipe Think-

Pair-Share merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang mampu mengubah asumsi bahwa metode resitasi dan diskusi perlu diselenggarakan dalam setting kelompok kelas secara keseluruhan

Langkah-langkah pelaksanaan antara lain

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

a Guru menyampaikan inti materi atau komptensi yang ingin dicapai

b Siswa diminta untuk berfikir tentang materi atau permasalahan yang disampaikan guru

c Siswa diminta berpasangan dengan teman sebelahnya (kelompok dua orang) dan mengutarakan hasil pemikiran masing-masing

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

d Guru memimpin pleno kecil diskusi tiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya

e Berawal dari kegiatan tersebut guru mengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambah materi yang belum diungkap siswa

f Guru memberikan kesimpulan

g Penutup

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Sesuai dengan namanya tipe ini menggunakan media gambar dalam proses pembelajaran yaitu dengan cara memasangmengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis

Melalui cara seperti ini diharapkan siswa mampu berpikir dengan logis sehingga pembelajaran menjadi bermakna

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Langkah-langkah pelaksanaannya

a Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai

b Menyajikan materi sebagai pengantar

c Guru menunjukkan atau memperlihatkan gamabar-gambar kegiatan yang berkaitan dengan materi

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

d Guru menunjuk atau memanggil siswa secara bergantian memasang mengurutkan gambar menjadi urutan yang logis

e Guru menanyakan alasan dasar pemikiran urutan gambar tersebut

f Dari alasan urutan gambar tersebut guru mulai menanamkan konsep atau materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai

g Kesimpulan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Tipe pembelajaran kooperatif problem posing merupakan pendekatan pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan siswa dan dalam proses pembelajarannya difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa serta dapat memotivasi siswa untuk berpikir kritis dan kreatif

Proses berpikir demikian dilakukan siswa dengan cara mengingatkan skemata yang dimilikinya dengan mempergunakannya dalam merumuskan pertanyaan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Dengan pendekatan problem posing siswa dapat pengalaman langsung dalam membentuk pertanyaan sendiri

8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving

Problem solving (pembelajaran berbasis masalah) merupakan pendekatan pembelajaran yang menggiring siswa untuk dapat menyelesaikan masalah (problem)

Masalah dapat diperoleh dari guru atau dari siswa

Dalam proses pembelajarannya siswa dilatih untuk kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah serta difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa

9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)

Pada pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) peserta didik dikelompokkan dalam kelompok-kelompok kecil beranggotakan empat peserta didik yang masing-masing anggotanya melakukan turnamen pada kelompoknya masing-masing

Pemenang turnamen adalah peserta didik yang paling banyak menjawab soal dengan benar dalam waktu yang paling cepat

10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Reading

and Composition (CIRC)

Tipe CIRC dalam model pembelajaran kooperatif merupakan tipe pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan peserta didik dan dalam proses pembelajarannya bertujuan membangun kemampuan peserta didik untuk membaca dan menyusun rangkuman berdasarkan materi yang dibacanya

11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle

(Daur Belajar) Learning Cycle merupakan tipe

pembelajaran yang memiliki lima tahap pembelajaran yaitu

(1) tahap pendahuluan (engage) (2) tahap eksplorasi (exploration) (3) tahap penjelasan (explanation) (4) tahap penerapan konsep (elaboration) (5) tahap evaluasi (evaluation)

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

Model pemebelajaran ini dikemukakan oleh Dansereau dkk (1985)

Dalam tipe pembelajaran Cooperative Script siswa berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari

Langkah-langkah pelaksanaan

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

a Guru membagi siswa berpasangan

b Guru membagi wacana atau materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan

c Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

Dikembangkan oleh Lorna Curran (1994)

Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan

Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 15: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

Langkah-langkah pembelajaran kooperatif tipe TAI adalah sebagai berikut

a Guru memberikan tugas kepada siswa untuk mempelajari materi pembelajaran secara individual yang sudah dipersiapkan oleh guru

b Guru memberikan kuis secara individual kepada siswa untuk mendapatkan skor dasar atau skor awal

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

c Guru membentuk beberapa kelompok

d Hasil belajar siswa secara individual didiskusikan dalam kelompok

e Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

e Guru memberikan kuis kepada siswa secara individual

f Guru memberi penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

Dikemukakan oleh Frank Lyman (1985) Model pembelajaran kooperatif tipe Think-

Pair-Share merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang mampu mengubah asumsi bahwa metode resitasi dan diskusi perlu diselenggarakan dalam setting kelompok kelas secara keseluruhan

Langkah-langkah pelaksanaan antara lain

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

a Guru menyampaikan inti materi atau komptensi yang ingin dicapai

b Siswa diminta untuk berfikir tentang materi atau permasalahan yang disampaikan guru

c Siswa diminta berpasangan dengan teman sebelahnya (kelompok dua orang) dan mengutarakan hasil pemikiran masing-masing

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

d Guru memimpin pleno kecil diskusi tiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya

e Berawal dari kegiatan tersebut guru mengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambah materi yang belum diungkap siswa

f Guru memberikan kesimpulan

g Penutup

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Sesuai dengan namanya tipe ini menggunakan media gambar dalam proses pembelajaran yaitu dengan cara memasangmengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis

Melalui cara seperti ini diharapkan siswa mampu berpikir dengan logis sehingga pembelajaran menjadi bermakna

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Langkah-langkah pelaksanaannya

a Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai

b Menyajikan materi sebagai pengantar

c Guru menunjukkan atau memperlihatkan gamabar-gambar kegiatan yang berkaitan dengan materi

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

d Guru menunjuk atau memanggil siswa secara bergantian memasang mengurutkan gambar menjadi urutan yang logis

e Guru menanyakan alasan dasar pemikiran urutan gambar tersebut

f Dari alasan urutan gambar tersebut guru mulai menanamkan konsep atau materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai

g Kesimpulan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Tipe pembelajaran kooperatif problem posing merupakan pendekatan pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan siswa dan dalam proses pembelajarannya difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa serta dapat memotivasi siswa untuk berpikir kritis dan kreatif

Proses berpikir demikian dilakukan siswa dengan cara mengingatkan skemata yang dimilikinya dengan mempergunakannya dalam merumuskan pertanyaan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Dengan pendekatan problem posing siswa dapat pengalaman langsung dalam membentuk pertanyaan sendiri

8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving

Problem solving (pembelajaran berbasis masalah) merupakan pendekatan pembelajaran yang menggiring siswa untuk dapat menyelesaikan masalah (problem)

Masalah dapat diperoleh dari guru atau dari siswa

Dalam proses pembelajarannya siswa dilatih untuk kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah serta difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa

9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)

Pada pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) peserta didik dikelompokkan dalam kelompok-kelompok kecil beranggotakan empat peserta didik yang masing-masing anggotanya melakukan turnamen pada kelompoknya masing-masing

Pemenang turnamen adalah peserta didik yang paling banyak menjawab soal dengan benar dalam waktu yang paling cepat

10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Reading

and Composition (CIRC)

Tipe CIRC dalam model pembelajaran kooperatif merupakan tipe pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan peserta didik dan dalam proses pembelajarannya bertujuan membangun kemampuan peserta didik untuk membaca dan menyusun rangkuman berdasarkan materi yang dibacanya

11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle

(Daur Belajar) Learning Cycle merupakan tipe

pembelajaran yang memiliki lima tahap pembelajaran yaitu

(1) tahap pendahuluan (engage) (2) tahap eksplorasi (exploration) (3) tahap penjelasan (explanation) (4) tahap penerapan konsep (elaboration) (5) tahap evaluasi (evaluation)

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

Model pemebelajaran ini dikemukakan oleh Dansereau dkk (1985)

Dalam tipe pembelajaran Cooperative Script siswa berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari

Langkah-langkah pelaksanaan

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

a Guru membagi siswa berpasangan

b Guru membagi wacana atau materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan

c Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

Dikembangkan oleh Lorna Curran (1994)

Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan

Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 16: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

c Guru membentuk beberapa kelompok

d Hasil belajar siswa secara individual didiskusikan dalam kelompok

e Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman mengarahkan dan memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

e Guru memberikan kuis kepada siswa secara individual

f Guru memberi penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

Dikemukakan oleh Frank Lyman (1985) Model pembelajaran kooperatif tipe Think-

Pair-Share merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang mampu mengubah asumsi bahwa metode resitasi dan diskusi perlu diselenggarakan dalam setting kelompok kelas secara keseluruhan

Langkah-langkah pelaksanaan antara lain

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

a Guru menyampaikan inti materi atau komptensi yang ingin dicapai

b Siswa diminta untuk berfikir tentang materi atau permasalahan yang disampaikan guru

c Siswa diminta berpasangan dengan teman sebelahnya (kelompok dua orang) dan mengutarakan hasil pemikiran masing-masing

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

d Guru memimpin pleno kecil diskusi tiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya

e Berawal dari kegiatan tersebut guru mengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambah materi yang belum diungkap siswa

f Guru memberikan kesimpulan

g Penutup

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Sesuai dengan namanya tipe ini menggunakan media gambar dalam proses pembelajaran yaitu dengan cara memasangmengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis

Melalui cara seperti ini diharapkan siswa mampu berpikir dengan logis sehingga pembelajaran menjadi bermakna

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Langkah-langkah pelaksanaannya

a Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai

b Menyajikan materi sebagai pengantar

c Guru menunjukkan atau memperlihatkan gamabar-gambar kegiatan yang berkaitan dengan materi

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

d Guru menunjuk atau memanggil siswa secara bergantian memasang mengurutkan gambar menjadi urutan yang logis

e Guru menanyakan alasan dasar pemikiran urutan gambar tersebut

f Dari alasan urutan gambar tersebut guru mulai menanamkan konsep atau materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai

g Kesimpulan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Tipe pembelajaran kooperatif problem posing merupakan pendekatan pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan siswa dan dalam proses pembelajarannya difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa serta dapat memotivasi siswa untuk berpikir kritis dan kreatif

Proses berpikir demikian dilakukan siswa dengan cara mengingatkan skemata yang dimilikinya dengan mempergunakannya dalam merumuskan pertanyaan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Dengan pendekatan problem posing siswa dapat pengalaman langsung dalam membentuk pertanyaan sendiri

8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving

Problem solving (pembelajaran berbasis masalah) merupakan pendekatan pembelajaran yang menggiring siswa untuk dapat menyelesaikan masalah (problem)

Masalah dapat diperoleh dari guru atau dari siswa

Dalam proses pembelajarannya siswa dilatih untuk kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah serta difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa

9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)

Pada pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) peserta didik dikelompokkan dalam kelompok-kelompok kecil beranggotakan empat peserta didik yang masing-masing anggotanya melakukan turnamen pada kelompoknya masing-masing

Pemenang turnamen adalah peserta didik yang paling banyak menjawab soal dengan benar dalam waktu yang paling cepat

10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Reading

and Composition (CIRC)

Tipe CIRC dalam model pembelajaran kooperatif merupakan tipe pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan peserta didik dan dalam proses pembelajarannya bertujuan membangun kemampuan peserta didik untuk membaca dan menyusun rangkuman berdasarkan materi yang dibacanya

11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle

(Daur Belajar) Learning Cycle merupakan tipe

pembelajaran yang memiliki lima tahap pembelajaran yaitu

(1) tahap pendahuluan (engage) (2) tahap eksplorasi (exploration) (3) tahap penjelasan (explanation) (4) tahap penerapan konsep (elaboration) (5) tahap evaluasi (evaluation)

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

Model pemebelajaran ini dikemukakan oleh Dansereau dkk (1985)

Dalam tipe pembelajaran Cooperative Script siswa berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari

Langkah-langkah pelaksanaan

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

a Guru membagi siswa berpasangan

b Guru membagi wacana atau materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan

c Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

Dikembangkan oleh Lorna Curran (1994)

Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan

Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 17: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization atau

Team Accelerated Instruction)

e Guru memberikan kuis kepada siswa secara individual

f Guru memberi penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini)

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

Dikemukakan oleh Frank Lyman (1985) Model pembelajaran kooperatif tipe Think-

Pair-Share merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang mampu mengubah asumsi bahwa metode resitasi dan diskusi perlu diselenggarakan dalam setting kelompok kelas secara keseluruhan

Langkah-langkah pelaksanaan antara lain

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

a Guru menyampaikan inti materi atau komptensi yang ingin dicapai

b Siswa diminta untuk berfikir tentang materi atau permasalahan yang disampaikan guru

c Siswa diminta berpasangan dengan teman sebelahnya (kelompok dua orang) dan mengutarakan hasil pemikiran masing-masing

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

d Guru memimpin pleno kecil diskusi tiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya

e Berawal dari kegiatan tersebut guru mengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambah materi yang belum diungkap siswa

f Guru memberikan kesimpulan

g Penutup

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Sesuai dengan namanya tipe ini menggunakan media gambar dalam proses pembelajaran yaitu dengan cara memasangmengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis

Melalui cara seperti ini diharapkan siswa mampu berpikir dengan logis sehingga pembelajaran menjadi bermakna

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Langkah-langkah pelaksanaannya

a Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai

b Menyajikan materi sebagai pengantar

c Guru menunjukkan atau memperlihatkan gamabar-gambar kegiatan yang berkaitan dengan materi

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

d Guru menunjuk atau memanggil siswa secara bergantian memasang mengurutkan gambar menjadi urutan yang logis

e Guru menanyakan alasan dasar pemikiran urutan gambar tersebut

f Dari alasan urutan gambar tersebut guru mulai menanamkan konsep atau materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai

g Kesimpulan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Tipe pembelajaran kooperatif problem posing merupakan pendekatan pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan siswa dan dalam proses pembelajarannya difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa serta dapat memotivasi siswa untuk berpikir kritis dan kreatif

Proses berpikir demikian dilakukan siswa dengan cara mengingatkan skemata yang dimilikinya dengan mempergunakannya dalam merumuskan pertanyaan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Dengan pendekatan problem posing siswa dapat pengalaman langsung dalam membentuk pertanyaan sendiri

8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving

Problem solving (pembelajaran berbasis masalah) merupakan pendekatan pembelajaran yang menggiring siswa untuk dapat menyelesaikan masalah (problem)

Masalah dapat diperoleh dari guru atau dari siswa

Dalam proses pembelajarannya siswa dilatih untuk kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah serta difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa

9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)

Pada pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) peserta didik dikelompokkan dalam kelompok-kelompok kecil beranggotakan empat peserta didik yang masing-masing anggotanya melakukan turnamen pada kelompoknya masing-masing

Pemenang turnamen adalah peserta didik yang paling banyak menjawab soal dengan benar dalam waktu yang paling cepat

10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Reading

and Composition (CIRC)

Tipe CIRC dalam model pembelajaran kooperatif merupakan tipe pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan peserta didik dan dalam proses pembelajarannya bertujuan membangun kemampuan peserta didik untuk membaca dan menyusun rangkuman berdasarkan materi yang dibacanya

11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle

(Daur Belajar) Learning Cycle merupakan tipe

pembelajaran yang memiliki lima tahap pembelajaran yaitu

(1) tahap pendahuluan (engage) (2) tahap eksplorasi (exploration) (3) tahap penjelasan (explanation) (4) tahap penerapan konsep (elaboration) (5) tahap evaluasi (evaluation)

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

Model pemebelajaran ini dikemukakan oleh Dansereau dkk (1985)

Dalam tipe pembelajaran Cooperative Script siswa berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari

Langkah-langkah pelaksanaan

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

a Guru membagi siswa berpasangan

b Guru membagi wacana atau materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan

c Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

Dikembangkan oleh Lorna Curran (1994)

Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan

Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 18: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

Dikemukakan oleh Frank Lyman (1985) Model pembelajaran kooperatif tipe Think-

Pair-Share merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang mampu mengubah asumsi bahwa metode resitasi dan diskusi perlu diselenggarakan dalam setting kelompok kelas secara keseluruhan

Langkah-langkah pelaksanaan antara lain

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

a Guru menyampaikan inti materi atau komptensi yang ingin dicapai

b Siswa diminta untuk berfikir tentang materi atau permasalahan yang disampaikan guru

c Siswa diminta berpasangan dengan teman sebelahnya (kelompok dua orang) dan mengutarakan hasil pemikiran masing-masing

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

d Guru memimpin pleno kecil diskusi tiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya

e Berawal dari kegiatan tersebut guru mengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambah materi yang belum diungkap siswa

f Guru memberikan kesimpulan

g Penutup

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Sesuai dengan namanya tipe ini menggunakan media gambar dalam proses pembelajaran yaitu dengan cara memasangmengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis

Melalui cara seperti ini diharapkan siswa mampu berpikir dengan logis sehingga pembelajaran menjadi bermakna

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Langkah-langkah pelaksanaannya

a Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai

b Menyajikan materi sebagai pengantar

c Guru menunjukkan atau memperlihatkan gamabar-gambar kegiatan yang berkaitan dengan materi

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

d Guru menunjuk atau memanggil siswa secara bergantian memasang mengurutkan gambar menjadi urutan yang logis

e Guru menanyakan alasan dasar pemikiran urutan gambar tersebut

f Dari alasan urutan gambar tersebut guru mulai menanamkan konsep atau materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai

g Kesimpulan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Tipe pembelajaran kooperatif problem posing merupakan pendekatan pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan siswa dan dalam proses pembelajarannya difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa serta dapat memotivasi siswa untuk berpikir kritis dan kreatif

Proses berpikir demikian dilakukan siswa dengan cara mengingatkan skemata yang dimilikinya dengan mempergunakannya dalam merumuskan pertanyaan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Dengan pendekatan problem posing siswa dapat pengalaman langsung dalam membentuk pertanyaan sendiri

8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving

Problem solving (pembelajaran berbasis masalah) merupakan pendekatan pembelajaran yang menggiring siswa untuk dapat menyelesaikan masalah (problem)

Masalah dapat diperoleh dari guru atau dari siswa

Dalam proses pembelajarannya siswa dilatih untuk kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah serta difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa

9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)

Pada pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) peserta didik dikelompokkan dalam kelompok-kelompok kecil beranggotakan empat peserta didik yang masing-masing anggotanya melakukan turnamen pada kelompoknya masing-masing

Pemenang turnamen adalah peserta didik yang paling banyak menjawab soal dengan benar dalam waktu yang paling cepat

10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Reading

and Composition (CIRC)

Tipe CIRC dalam model pembelajaran kooperatif merupakan tipe pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan peserta didik dan dalam proses pembelajarannya bertujuan membangun kemampuan peserta didik untuk membaca dan menyusun rangkuman berdasarkan materi yang dibacanya

11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle

(Daur Belajar) Learning Cycle merupakan tipe

pembelajaran yang memiliki lima tahap pembelajaran yaitu

(1) tahap pendahuluan (engage) (2) tahap eksplorasi (exploration) (3) tahap penjelasan (explanation) (4) tahap penerapan konsep (elaboration) (5) tahap evaluasi (evaluation)

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

Model pemebelajaran ini dikemukakan oleh Dansereau dkk (1985)

Dalam tipe pembelajaran Cooperative Script siswa berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari

Langkah-langkah pelaksanaan

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

a Guru membagi siswa berpasangan

b Guru membagi wacana atau materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan

c Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

Dikembangkan oleh Lorna Curran (1994)

Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan

Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 19: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

a Guru menyampaikan inti materi atau komptensi yang ingin dicapai

b Siswa diminta untuk berfikir tentang materi atau permasalahan yang disampaikan guru

c Siswa diminta berpasangan dengan teman sebelahnya (kelompok dua orang) dan mengutarakan hasil pemikiran masing-masing

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

d Guru memimpin pleno kecil diskusi tiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya

e Berawal dari kegiatan tersebut guru mengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambah materi yang belum diungkap siswa

f Guru memberikan kesimpulan

g Penutup

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Sesuai dengan namanya tipe ini menggunakan media gambar dalam proses pembelajaran yaitu dengan cara memasangmengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis

Melalui cara seperti ini diharapkan siswa mampu berpikir dengan logis sehingga pembelajaran menjadi bermakna

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Langkah-langkah pelaksanaannya

a Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai

b Menyajikan materi sebagai pengantar

c Guru menunjukkan atau memperlihatkan gamabar-gambar kegiatan yang berkaitan dengan materi

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

d Guru menunjuk atau memanggil siswa secara bergantian memasang mengurutkan gambar menjadi urutan yang logis

e Guru menanyakan alasan dasar pemikiran urutan gambar tersebut

f Dari alasan urutan gambar tersebut guru mulai menanamkan konsep atau materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai

g Kesimpulan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Tipe pembelajaran kooperatif problem posing merupakan pendekatan pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan siswa dan dalam proses pembelajarannya difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa serta dapat memotivasi siswa untuk berpikir kritis dan kreatif

Proses berpikir demikian dilakukan siswa dengan cara mengingatkan skemata yang dimilikinya dengan mempergunakannya dalam merumuskan pertanyaan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Dengan pendekatan problem posing siswa dapat pengalaman langsung dalam membentuk pertanyaan sendiri

8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving

Problem solving (pembelajaran berbasis masalah) merupakan pendekatan pembelajaran yang menggiring siswa untuk dapat menyelesaikan masalah (problem)

Masalah dapat diperoleh dari guru atau dari siswa

Dalam proses pembelajarannya siswa dilatih untuk kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah serta difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa

9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)

Pada pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) peserta didik dikelompokkan dalam kelompok-kelompok kecil beranggotakan empat peserta didik yang masing-masing anggotanya melakukan turnamen pada kelompoknya masing-masing

Pemenang turnamen adalah peserta didik yang paling banyak menjawab soal dengan benar dalam waktu yang paling cepat

10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Reading

and Composition (CIRC)

Tipe CIRC dalam model pembelajaran kooperatif merupakan tipe pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan peserta didik dan dalam proses pembelajarannya bertujuan membangun kemampuan peserta didik untuk membaca dan menyusun rangkuman berdasarkan materi yang dibacanya

11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle

(Daur Belajar) Learning Cycle merupakan tipe

pembelajaran yang memiliki lima tahap pembelajaran yaitu

(1) tahap pendahuluan (engage) (2) tahap eksplorasi (exploration) (3) tahap penjelasan (explanation) (4) tahap penerapan konsep (elaboration) (5) tahap evaluasi (evaluation)

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

Model pemebelajaran ini dikemukakan oleh Dansereau dkk (1985)

Dalam tipe pembelajaran Cooperative Script siswa berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari

Langkah-langkah pelaksanaan

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

a Guru membagi siswa berpasangan

b Guru membagi wacana atau materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan

c Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

Dikembangkan oleh Lorna Curran (1994)

Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan

Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 20: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share

d Guru memimpin pleno kecil diskusi tiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya

e Berawal dari kegiatan tersebut guru mengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambah materi yang belum diungkap siswa

f Guru memberikan kesimpulan

g Penutup

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Sesuai dengan namanya tipe ini menggunakan media gambar dalam proses pembelajaran yaitu dengan cara memasangmengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis

Melalui cara seperti ini diharapkan siswa mampu berpikir dengan logis sehingga pembelajaran menjadi bermakna

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Langkah-langkah pelaksanaannya

a Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai

b Menyajikan materi sebagai pengantar

c Guru menunjukkan atau memperlihatkan gamabar-gambar kegiatan yang berkaitan dengan materi

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

d Guru menunjuk atau memanggil siswa secara bergantian memasang mengurutkan gambar menjadi urutan yang logis

e Guru menanyakan alasan dasar pemikiran urutan gambar tersebut

f Dari alasan urutan gambar tersebut guru mulai menanamkan konsep atau materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai

g Kesimpulan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Tipe pembelajaran kooperatif problem posing merupakan pendekatan pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan siswa dan dalam proses pembelajarannya difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa serta dapat memotivasi siswa untuk berpikir kritis dan kreatif

Proses berpikir demikian dilakukan siswa dengan cara mengingatkan skemata yang dimilikinya dengan mempergunakannya dalam merumuskan pertanyaan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Dengan pendekatan problem posing siswa dapat pengalaman langsung dalam membentuk pertanyaan sendiri

8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving

Problem solving (pembelajaran berbasis masalah) merupakan pendekatan pembelajaran yang menggiring siswa untuk dapat menyelesaikan masalah (problem)

Masalah dapat diperoleh dari guru atau dari siswa

Dalam proses pembelajarannya siswa dilatih untuk kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah serta difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa

9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)

Pada pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) peserta didik dikelompokkan dalam kelompok-kelompok kecil beranggotakan empat peserta didik yang masing-masing anggotanya melakukan turnamen pada kelompoknya masing-masing

Pemenang turnamen adalah peserta didik yang paling banyak menjawab soal dengan benar dalam waktu yang paling cepat

10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Reading

and Composition (CIRC)

Tipe CIRC dalam model pembelajaran kooperatif merupakan tipe pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan peserta didik dan dalam proses pembelajarannya bertujuan membangun kemampuan peserta didik untuk membaca dan menyusun rangkuman berdasarkan materi yang dibacanya

11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle

(Daur Belajar) Learning Cycle merupakan tipe

pembelajaran yang memiliki lima tahap pembelajaran yaitu

(1) tahap pendahuluan (engage) (2) tahap eksplorasi (exploration) (3) tahap penjelasan (explanation) (4) tahap penerapan konsep (elaboration) (5) tahap evaluasi (evaluation)

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

Model pemebelajaran ini dikemukakan oleh Dansereau dkk (1985)

Dalam tipe pembelajaran Cooperative Script siswa berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari

Langkah-langkah pelaksanaan

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

a Guru membagi siswa berpasangan

b Guru membagi wacana atau materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan

c Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

Dikembangkan oleh Lorna Curran (1994)

Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan

Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 21: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Sesuai dengan namanya tipe ini menggunakan media gambar dalam proses pembelajaran yaitu dengan cara memasangmengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis

Melalui cara seperti ini diharapkan siswa mampu berpikir dengan logis sehingga pembelajaran menjadi bermakna

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Langkah-langkah pelaksanaannya

a Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai

b Menyajikan materi sebagai pengantar

c Guru menunjukkan atau memperlihatkan gamabar-gambar kegiatan yang berkaitan dengan materi

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

d Guru menunjuk atau memanggil siswa secara bergantian memasang mengurutkan gambar menjadi urutan yang logis

e Guru menanyakan alasan dasar pemikiran urutan gambar tersebut

f Dari alasan urutan gambar tersebut guru mulai menanamkan konsep atau materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai

g Kesimpulan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Tipe pembelajaran kooperatif problem posing merupakan pendekatan pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan siswa dan dalam proses pembelajarannya difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa serta dapat memotivasi siswa untuk berpikir kritis dan kreatif

Proses berpikir demikian dilakukan siswa dengan cara mengingatkan skemata yang dimilikinya dengan mempergunakannya dalam merumuskan pertanyaan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Dengan pendekatan problem posing siswa dapat pengalaman langsung dalam membentuk pertanyaan sendiri

8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving

Problem solving (pembelajaran berbasis masalah) merupakan pendekatan pembelajaran yang menggiring siswa untuk dapat menyelesaikan masalah (problem)

Masalah dapat diperoleh dari guru atau dari siswa

Dalam proses pembelajarannya siswa dilatih untuk kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah serta difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa

9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)

Pada pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) peserta didik dikelompokkan dalam kelompok-kelompok kecil beranggotakan empat peserta didik yang masing-masing anggotanya melakukan turnamen pada kelompoknya masing-masing

Pemenang turnamen adalah peserta didik yang paling banyak menjawab soal dengan benar dalam waktu yang paling cepat

10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Reading

and Composition (CIRC)

Tipe CIRC dalam model pembelajaran kooperatif merupakan tipe pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan peserta didik dan dalam proses pembelajarannya bertujuan membangun kemampuan peserta didik untuk membaca dan menyusun rangkuman berdasarkan materi yang dibacanya

11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle

(Daur Belajar) Learning Cycle merupakan tipe

pembelajaran yang memiliki lima tahap pembelajaran yaitu

(1) tahap pendahuluan (engage) (2) tahap eksplorasi (exploration) (3) tahap penjelasan (explanation) (4) tahap penerapan konsep (elaboration) (5) tahap evaluasi (evaluation)

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

Model pemebelajaran ini dikemukakan oleh Dansereau dkk (1985)

Dalam tipe pembelajaran Cooperative Script siswa berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari

Langkah-langkah pelaksanaan

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

a Guru membagi siswa berpasangan

b Guru membagi wacana atau materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan

c Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

Dikembangkan oleh Lorna Curran (1994)

Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan

Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 22: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

Langkah-langkah pelaksanaannya

a Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai

b Menyajikan materi sebagai pengantar

c Guru menunjukkan atau memperlihatkan gamabar-gambar kegiatan yang berkaitan dengan materi

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

d Guru menunjuk atau memanggil siswa secara bergantian memasang mengurutkan gambar menjadi urutan yang logis

e Guru menanyakan alasan dasar pemikiran urutan gambar tersebut

f Dari alasan urutan gambar tersebut guru mulai menanamkan konsep atau materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai

g Kesimpulan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Tipe pembelajaran kooperatif problem posing merupakan pendekatan pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan siswa dan dalam proses pembelajarannya difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa serta dapat memotivasi siswa untuk berpikir kritis dan kreatif

Proses berpikir demikian dilakukan siswa dengan cara mengingatkan skemata yang dimilikinya dengan mempergunakannya dalam merumuskan pertanyaan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Dengan pendekatan problem posing siswa dapat pengalaman langsung dalam membentuk pertanyaan sendiri

8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving

Problem solving (pembelajaran berbasis masalah) merupakan pendekatan pembelajaran yang menggiring siswa untuk dapat menyelesaikan masalah (problem)

Masalah dapat diperoleh dari guru atau dari siswa

Dalam proses pembelajarannya siswa dilatih untuk kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah serta difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa

9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)

Pada pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) peserta didik dikelompokkan dalam kelompok-kelompok kecil beranggotakan empat peserta didik yang masing-masing anggotanya melakukan turnamen pada kelompoknya masing-masing

Pemenang turnamen adalah peserta didik yang paling banyak menjawab soal dengan benar dalam waktu yang paling cepat

10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Reading

and Composition (CIRC)

Tipe CIRC dalam model pembelajaran kooperatif merupakan tipe pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan peserta didik dan dalam proses pembelajarannya bertujuan membangun kemampuan peserta didik untuk membaca dan menyusun rangkuman berdasarkan materi yang dibacanya

11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle

(Daur Belajar) Learning Cycle merupakan tipe

pembelajaran yang memiliki lima tahap pembelajaran yaitu

(1) tahap pendahuluan (engage) (2) tahap eksplorasi (exploration) (3) tahap penjelasan (explanation) (4) tahap penerapan konsep (elaboration) (5) tahap evaluasi (evaluation)

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

Model pemebelajaran ini dikemukakan oleh Dansereau dkk (1985)

Dalam tipe pembelajaran Cooperative Script siswa berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari

Langkah-langkah pelaksanaan

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

a Guru membagi siswa berpasangan

b Guru membagi wacana atau materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan

c Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

Dikembangkan oleh Lorna Curran (1994)

Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan

Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 23: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture

d Guru menunjuk atau memanggil siswa secara bergantian memasang mengurutkan gambar menjadi urutan yang logis

e Guru menanyakan alasan dasar pemikiran urutan gambar tersebut

f Dari alasan urutan gambar tersebut guru mulai menanamkan konsep atau materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai

g Kesimpulan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Tipe pembelajaran kooperatif problem posing merupakan pendekatan pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan siswa dan dalam proses pembelajarannya difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa serta dapat memotivasi siswa untuk berpikir kritis dan kreatif

Proses berpikir demikian dilakukan siswa dengan cara mengingatkan skemata yang dimilikinya dengan mempergunakannya dalam merumuskan pertanyaan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Dengan pendekatan problem posing siswa dapat pengalaman langsung dalam membentuk pertanyaan sendiri

8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving

Problem solving (pembelajaran berbasis masalah) merupakan pendekatan pembelajaran yang menggiring siswa untuk dapat menyelesaikan masalah (problem)

Masalah dapat diperoleh dari guru atau dari siswa

Dalam proses pembelajarannya siswa dilatih untuk kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah serta difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa

9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)

Pada pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) peserta didik dikelompokkan dalam kelompok-kelompok kecil beranggotakan empat peserta didik yang masing-masing anggotanya melakukan turnamen pada kelompoknya masing-masing

Pemenang turnamen adalah peserta didik yang paling banyak menjawab soal dengan benar dalam waktu yang paling cepat

10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Reading

and Composition (CIRC)

Tipe CIRC dalam model pembelajaran kooperatif merupakan tipe pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan peserta didik dan dalam proses pembelajarannya bertujuan membangun kemampuan peserta didik untuk membaca dan menyusun rangkuman berdasarkan materi yang dibacanya

11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle

(Daur Belajar) Learning Cycle merupakan tipe

pembelajaran yang memiliki lima tahap pembelajaran yaitu

(1) tahap pendahuluan (engage) (2) tahap eksplorasi (exploration) (3) tahap penjelasan (explanation) (4) tahap penerapan konsep (elaboration) (5) tahap evaluasi (evaluation)

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

Model pemebelajaran ini dikemukakan oleh Dansereau dkk (1985)

Dalam tipe pembelajaran Cooperative Script siswa berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari

Langkah-langkah pelaksanaan

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

a Guru membagi siswa berpasangan

b Guru membagi wacana atau materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan

c Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

Dikembangkan oleh Lorna Curran (1994)

Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan

Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 24: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Tipe pembelajaran kooperatif problem posing merupakan pendekatan pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan siswa dan dalam proses pembelajarannya difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa serta dapat memotivasi siswa untuk berpikir kritis dan kreatif

Proses berpikir demikian dilakukan siswa dengan cara mengingatkan skemata yang dimilikinya dengan mempergunakannya dalam merumuskan pertanyaan

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Dengan pendekatan problem posing siswa dapat pengalaman langsung dalam membentuk pertanyaan sendiri

8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving

Problem solving (pembelajaran berbasis masalah) merupakan pendekatan pembelajaran yang menggiring siswa untuk dapat menyelesaikan masalah (problem)

Masalah dapat diperoleh dari guru atau dari siswa

Dalam proses pembelajarannya siswa dilatih untuk kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah serta difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa

9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)

Pada pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) peserta didik dikelompokkan dalam kelompok-kelompok kecil beranggotakan empat peserta didik yang masing-masing anggotanya melakukan turnamen pada kelompoknya masing-masing

Pemenang turnamen adalah peserta didik yang paling banyak menjawab soal dengan benar dalam waktu yang paling cepat

10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Reading

and Composition (CIRC)

Tipe CIRC dalam model pembelajaran kooperatif merupakan tipe pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan peserta didik dan dalam proses pembelajarannya bertujuan membangun kemampuan peserta didik untuk membaca dan menyusun rangkuman berdasarkan materi yang dibacanya

11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle

(Daur Belajar) Learning Cycle merupakan tipe

pembelajaran yang memiliki lima tahap pembelajaran yaitu

(1) tahap pendahuluan (engage) (2) tahap eksplorasi (exploration) (3) tahap penjelasan (explanation) (4) tahap penerapan konsep (elaboration) (5) tahap evaluasi (evaluation)

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

Model pemebelajaran ini dikemukakan oleh Dansereau dkk (1985)

Dalam tipe pembelajaran Cooperative Script siswa berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari

Langkah-langkah pelaksanaan

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

a Guru membagi siswa berpasangan

b Guru membagi wacana atau materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan

c Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

Dikembangkan oleh Lorna Curran (1994)

Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan

Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 25: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing

Dengan pendekatan problem posing siswa dapat pengalaman langsung dalam membentuk pertanyaan sendiri

8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving

Problem solving (pembelajaran berbasis masalah) merupakan pendekatan pembelajaran yang menggiring siswa untuk dapat menyelesaikan masalah (problem)

Masalah dapat diperoleh dari guru atau dari siswa

Dalam proses pembelajarannya siswa dilatih untuk kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah serta difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa

9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)

Pada pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) peserta didik dikelompokkan dalam kelompok-kelompok kecil beranggotakan empat peserta didik yang masing-masing anggotanya melakukan turnamen pada kelompoknya masing-masing

Pemenang turnamen adalah peserta didik yang paling banyak menjawab soal dengan benar dalam waktu yang paling cepat

10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Reading

and Composition (CIRC)

Tipe CIRC dalam model pembelajaran kooperatif merupakan tipe pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan peserta didik dan dalam proses pembelajarannya bertujuan membangun kemampuan peserta didik untuk membaca dan menyusun rangkuman berdasarkan materi yang dibacanya

11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle

(Daur Belajar) Learning Cycle merupakan tipe

pembelajaran yang memiliki lima tahap pembelajaran yaitu

(1) tahap pendahuluan (engage) (2) tahap eksplorasi (exploration) (3) tahap penjelasan (explanation) (4) tahap penerapan konsep (elaboration) (5) tahap evaluasi (evaluation)

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

Model pemebelajaran ini dikemukakan oleh Dansereau dkk (1985)

Dalam tipe pembelajaran Cooperative Script siswa berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari

Langkah-langkah pelaksanaan

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

a Guru membagi siswa berpasangan

b Guru membagi wacana atau materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan

c Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

Dikembangkan oleh Lorna Curran (1994)

Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan

Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 26: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving

Problem solving (pembelajaran berbasis masalah) merupakan pendekatan pembelajaran yang menggiring siswa untuk dapat menyelesaikan masalah (problem)

Masalah dapat diperoleh dari guru atau dari siswa

Dalam proses pembelajarannya siswa dilatih untuk kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah serta difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa

9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)

Pada pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) peserta didik dikelompokkan dalam kelompok-kelompok kecil beranggotakan empat peserta didik yang masing-masing anggotanya melakukan turnamen pada kelompoknya masing-masing

Pemenang turnamen adalah peserta didik yang paling banyak menjawab soal dengan benar dalam waktu yang paling cepat

10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Reading

and Composition (CIRC)

Tipe CIRC dalam model pembelajaran kooperatif merupakan tipe pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan peserta didik dan dalam proses pembelajarannya bertujuan membangun kemampuan peserta didik untuk membaca dan menyusun rangkuman berdasarkan materi yang dibacanya

11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle

(Daur Belajar) Learning Cycle merupakan tipe

pembelajaran yang memiliki lima tahap pembelajaran yaitu

(1) tahap pendahuluan (engage) (2) tahap eksplorasi (exploration) (3) tahap penjelasan (explanation) (4) tahap penerapan konsep (elaboration) (5) tahap evaluasi (evaluation)

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

Model pemebelajaran ini dikemukakan oleh Dansereau dkk (1985)

Dalam tipe pembelajaran Cooperative Script siswa berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari

Langkah-langkah pelaksanaan

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

a Guru membagi siswa berpasangan

b Guru membagi wacana atau materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan

c Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

Dikembangkan oleh Lorna Curran (1994)

Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan

Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 27: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)

Pada pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) peserta didik dikelompokkan dalam kelompok-kelompok kecil beranggotakan empat peserta didik yang masing-masing anggotanya melakukan turnamen pada kelompoknya masing-masing

Pemenang turnamen adalah peserta didik yang paling banyak menjawab soal dengan benar dalam waktu yang paling cepat

10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Reading

and Composition (CIRC)

Tipe CIRC dalam model pembelajaran kooperatif merupakan tipe pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan peserta didik dan dalam proses pembelajarannya bertujuan membangun kemampuan peserta didik untuk membaca dan menyusun rangkuman berdasarkan materi yang dibacanya

11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle

(Daur Belajar) Learning Cycle merupakan tipe

pembelajaran yang memiliki lima tahap pembelajaran yaitu

(1) tahap pendahuluan (engage) (2) tahap eksplorasi (exploration) (3) tahap penjelasan (explanation) (4) tahap penerapan konsep (elaboration) (5) tahap evaluasi (evaluation)

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

Model pemebelajaran ini dikemukakan oleh Dansereau dkk (1985)

Dalam tipe pembelajaran Cooperative Script siswa berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari

Langkah-langkah pelaksanaan

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

a Guru membagi siswa berpasangan

b Guru membagi wacana atau materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan

c Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

Dikembangkan oleh Lorna Curran (1994)

Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan

Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 28: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Reading

and Composition (CIRC)

Tipe CIRC dalam model pembelajaran kooperatif merupakan tipe pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan peserta didik dan dalam proses pembelajarannya bertujuan membangun kemampuan peserta didik untuk membaca dan menyusun rangkuman berdasarkan materi yang dibacanya

11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle

(Daur Belajar) Learning Cycle merupakan tipe

pembelajaran yang memiliki lima tahap pembelajaran yaitu

(1) tahap pendahuluan (engage) (2) tahap eksplorasi (exploration) (3) tahap penjelasan (explanation) (4) tahap penerapan konsep (elaboration) (5) tahap evaluasi (evaluation)

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

Model pemebelajaran ini dikemukakan oleh Dansereau dkk (1985)

Dalam tipe pembelajaran Cooperative Script siswa berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari

Langkah-langkah pelaksanaan

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

a Guru membagi siswa berpasangan

b Guru membagi wacana atau materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan

c Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

Dikembangkan oleh Lorna Curran (1994)

Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan

Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 29: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle

(Daur Belajar) Learning Cycle merupakan tipe

pembelajaran yang memiliki lima tahap pembelajaran yaitu

(1) tahap pendahuluan (engage) (2) tahap eksplorasi (exploration) (3) tahap penjelasan (explanation) (4) tahap penerapan konsep (elaboration) (5) tahap evaluasi (evaluation)

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

Model pemebelajaran ini dikemukakan oleh Dansereau dkk (1985)

Dalam tipe pembelajaran Cooperative Script siswa berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari

Langkah-langkah pelaksanaan

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

a Guru membagi siswa berpasangan

b Guru membagi wacana atau materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan

c Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

Dikembangkan oleh Lorna Curran (1994)

Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan

Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 30: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

Model pemebelajaran ini dikemukakan oleh Dansereau dkk (1985)

Dalam tipe pembelajaran Cooperative Script siswa berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari

Langkah-langkah pelaksanaan

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

a Guru membagi siswa berpasangan

b Guru membagi wacana atau materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan

c Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

Dikembangkan oleh Lorna Curran (1994)

Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan

Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 31: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)

a Guru membagi siswa berpasangan

b Guru membagi wacana atau materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan

c Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

Dikembangkan oleh Lorna Curran (1994)

Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan

Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 32: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

Dikembangkan oleh Lorna Curran (1994)

Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan

Langkah-langkah penerapan metode make a match sebagai berikut

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 33: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

a Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban

b Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soaljawaban

c Tiap siswa memikirkan jawabansoal dari kartu yang dipegang

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 34: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

d Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya

e Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin

f Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya demikian seterusnya

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 35: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasangan)

g Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok

h Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 36: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

Dikembangkan oleh Sharan (1992) dengan langkah-langkah sebagai berikut

a Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen

b Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok

c Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi atau tugas yang berbeda dari kelompok lain

d Masing-masing kelompok membahas materi yang ada secara kooperatif yang bersifat penemuan

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 37: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation

e Setelah selesai diskusi juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok

f Guru memebrikan penjelasan singkat sekaligus memberikan kesimpulan

g Evaluasi

h Penutup

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 38: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)

PBL (Problem Based Learning) adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata

Sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 39: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

Model ini diajukan oleh Spencer Kagan (1992) dimana dalam model ini memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lainnya

Langkah-langkah pelaksanaan

a Siswa bekerjasama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 40: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua tinggal-dua tamu)

b Setelah selesai maka dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu kelompok yang lain

c Dua orang yang tinggal dalam kelompok membagikan hasil kerja dan informasi kepada tamu

d Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan hasil temuan mereka dan kelompok lainnya

e Kelompok mencocokkan dan membahasa hasil kerja mereka

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 41: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

Dikemukakan oleh spencer Kagan dimana pada pembelajaran ini siswa saling membagi informasi pada saat bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur

Adapaun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 42: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

a Separuh kelas berdiri dan membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar

b Separuh yang lain membentuk lingkaran diluar lingkaran pertama dan menghadap kedalam

c Dua siswa berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbaga informasi pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 43: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)

d Kemudian siswa yang berada pada lingkaran kecil diam di tempat sementara siswa yang berada pada lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam

e Sekarang giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi dan seterusnya

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 44: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Snowball throwing adalah sebagai berikut

a Guru menyampaikan materi yang akan disajikan

b Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 45: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

c Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menyampaikan materi yang diajarkan guru kepada temannya

d Kemudian masing-msiang siswa diberi satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi dan sudah dijelaskan oleh ketua kelompok

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 46: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing

e Kemudin kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa kepada siswa lain selama plusmn 15 menit

f Setelah siswa mendapat satu bola satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian

g Evaluasi

h Penutup

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 47: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

DAFTAR PUSTAKA

httpwwwBelajarMengajarLimaMetodPembelajarancom

httpwwwJenis-JenisModelPembelajaranKooperatifuntukDiterapkanDiKelasAndacom

wwwjumridahusniTipe-TipePembelajaranKooperatifdanTeknikAplikasinyacom

wwwMetodePembelajaranKooperatifIcom

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 48: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN

CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49
Page 49: METODE KOOPERATIF BERBAGAI TIPE PEMBELAJARAN
  • YOSI APRIYANTI NOLI KRISNANTO RIZKI RABBECA MARLIA ANGGRAINI DE
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (2)
  • 1 PEMBELAJARAN KOOPERATAIF TIPE JIGSAW (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (2)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (3)
  • 2 Pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (2)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (3)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (4)
  • 3 Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement (5)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (2)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (3)
  • 4 Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualiz (4)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (2)
  • 5 Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share (3)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (2)
  • 6 Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture (3)
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing
  • 7 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Posing (2)
  • 8 Model Pembelajaran Kooperatif Problem Solving
  • 9 Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT)
  • 10 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Rea
  • 11 Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle (Daur Belaja
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS)
  • 12 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Script (CS) (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (2)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (3)
  • 13 Model pembelajaran kooperatif make a match (mencari pasanga (4)
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation
  • 14 Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (2)
  • 15 Model pembelajaran kooperatif PBL (Problem Base Learning)
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting
  • 16 Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray ( dua ting (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (2)
  • 17 Model pembelajaran kooperatif inside Outside Circle (IOC) (3)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (2)
  • 18 Model pembelajaran kooperatif Snowball throwing (3)
  • DAFTAR PUSTAKA
  • Slide 48
  • Slide 49