Laporan Sgd Lbm 6 Blok 10 Sgd 2

  • View
    50

  • Download
    12

Embed Size (px)

DESCRIPTION

ALL about learning issue of oral cancer

Text of Laporan Sgd Lbm 6 Blok 10 Sgd 2

LAPORAN HASIL SGD 2LBM 6 BLOK 10 LESI CANCER

Ketua : Erwanta Putra Pratama(31101400422) Shofa Rahmanto(31101400463) Scribber : Abdul Qadir Al Nasidi(31101400398)1. Efti Aulia Andarini (31101400421)2. Liftia Layyinatus Syifa (31101400439)3. Mahdalena Dwi Mutiara (31101400441)4. Lisa Kusuma Dewi (31101400440)5. Syuhada Setiawan (31101400466)6. Whinahyu Aji Sekarini (31101400467)

Fakultas Kedokteran GigiUniversitas Islam Sultan Agung Semarang2015

KATA PENGANTARAssalamualaikum Wr. Wb.Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kami, sehingga kami bisa menyelesaikan laporan hasil SGD 2 LBM 6 BLOK 10 mengenai Lesi Cancer. Laporan ini disusun untuk memenuhi tugas SGD yang telah dilaksanakan. Tak lupa kami mengucapkan terimakasih kepada dosen pembimbing yang telah membantu kami dalam mengerjakan laporan ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada teman-teman mahasiswa yang juga sudah bersusah payah membantu baik langsung maupun tidak langsung dalam pembuatan laporan ini.Kami menyadari bahwa dalam proses penulisan laporan ini masih jauh dari kesempurnaan baik materi maupun cara penulisannya. Namun demikian, kami telah berupaya dengan segala kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki sehingga dapat selesai dengan baik dan oleh karenanya, tim penulis dengan rendah hati dan dengan tangan terbuka menerima masukan,saran dan usul guna penyempurnaan laporan ini ini.Untuk itu semoga laporan yang kami buat ini dapat menjadi acuan agar kita menjadi lebih mendalami mengenai pembelajaran ini. Amin.Jazakumullhahi khoiro jaza Wassalamualaikum Wr. Wb.

Semarang, 30 November 2015

Penyusun

LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN TUTORIALSGD 2 BLOK 6 LBM 10

Lesi Cancer

Telah Disetujui oleh :

Tutor

drg. Yunita Ayaningrum

Semarang, 30 November 2015

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR2LEMBAR PENGESAHAN3DAFTAR ISI4PENJABARAN PEMBELAJARAN5BAB I6PENDAHULUAN61.1 Latar Belakang61.2 Rumusan Masalah6BAB II7PEMBAHASAN72.1 Kata Kunci72.2 Rumusan Masalah7CONSEP MAPPING22DAFTAR PUSTAKA23

PENJABARAN PEMBELAJARAN

Unit belajar 6 : Lesi Kanker Rongga MulutJudul : Sariawanku Tidak Sakit Tapi Tidak Sembuh

Skenario

Seorang pasien wanita 40 tahun mrngrluh sariawan pada lateral lidah kanan yang menetap sejak 6 bulan lalu. Saat ini sariawan tekrsebut tidak nyeri. Pada pemeriksaan ekstra oral kelenjar limfe sub mandibularis kanan teraba, bisa digerakan dan tidak nyeri. Pemeriksaan intra oral pada lateral lidah kanan terdapat ulser mayor berdiameter 15mm disertai adanya indurasi pada tepinya dan dasar berwarna kuning, terdapat gigi sisa akar gigi 44.berdasark gambaran klinis dan pemeriksaan tumor grading, pasien dirujuk ke laboratorium patologi anatomi, untuk mengetahui kemungkinan adanya keganasan.

BAB IPENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Lesi Kanker adalah lesi dengan pertumbuhan sel tidak beraturan yang muncul dari satu sel. Lesi Kanker merupakan pertumbuhan jaringan secara otonom dan tidak mengikuti aturan dan regulasi sel yang tumbuh normal. Tumor adalah istilah umum yang menunjukkan massa dari pertumbuhan jaringan abnormal.

Lesi Kanker merupakan penyakit dengan karakteristik adanya gangguan atau kegagalan mekanisme pengaturan multiplikasi pada organisme multiseluler sehingga terjadi perubahan perilaku sel yang tidak terkontrol. Perubahan tersebut disebabkan adanya perubahan atau transformasi genetik, terutama pada gen-gen yang mengatur pertumbuhan, yaitu protoonkogen dan gen penekan tumor. Sel-sel yang mengalami transformasi terus-menerus berproliferasi dan menekan pertumbuhan sel normal.

1.2 Rumusan Masalah

1. Apa itu lesi kanker ?2. Diagnosa kasus skenario ?3. DD dari karsinoma sel squamosa?4. Tanda dan Gejala klinis karsinoma sel squamosa?5. Etiologi dan predisposisi karsinoma sel squamosa?6. Patofisiologi karsinoma sel squamosa?7. Apa saja pemeriksaan penunjang dari duagnosa pada skenario?8. Pemeriksaan penunjang karsinoma sel squamosa?9. Prognosis karsinoma sel squamosa?10. Penatalaksanaan karsinoma sel squamosa?11. Bagaimana hubungan ulser dan benjolan pada kelenjar?12. Mengapa sariawan tidak sembuh setelah diberi obat?13. Apa saja tingkatan penilaian pada tumor?

BAB IIPEMBAHASAN

2.1 Kata Kunci

Indurasi Suatu penonjolan keras yang merupakan keadaan abnormal dalam suatu jaringan disekitarnya sifatnya lebih keras saat dipalpasi. Kelenjar limfe Suatu jaringan di dalam tubuh sebagai penghasil dan penyaring cairan disebut cairan getah bening mengeluarkan sel mati dan pertahanan dari infeksi, terbungkus oleh kapsul fibrosa berisi sel-sel untuk pertahanan tubuh yang merupakan penyaringan antigen/protein asing, terdapat sel-sel limfosit. Tumor grading Merupakan penilaian terhadap seberapa besar terhadap suatu tumor

2.2 Rumusan Masalah

1. Apa itu lesi kanker ?Lesi Kanker adalah lesi dengan pertumbuhan sel tidak beraturan yang muncul dari satu sel. Lesi Kanker merupakan pertumbuhan jaringan secara otonom dan tidak mengikuti aturan dan regulasi sel yang tumbuh normal. Tumor adalah istilah umum yang menunjukkan massa dari pertumbuhan jaringan abnormal. Istilah yang digunakan untuk menentukan sel adalah kanker, yaitu :1. Hipertrofia : Pembesaran suatu organ atau jaringan yang disebabkan bertambahnya volume sel pembentuknya 2. Hiperlasia :Pembesaran suatu organ atau jaringan yang disebabkan peningkatan jumlah sel pembentuknya 3. Displasia : Pembesaran suatu organ atau jaringan akibat pertambahan bertambah jumlah dan volume sel yang disertai dengan disertai dengan susunan sel yang berbeda (tidak normal) 4. Anaplastia : Suatu keadaan dimana sel neoplastik tersebut kehilangan bentuk morphologis normal dalam proses diffrensiasi (back to ward).5. Metastasis : Metastasi menunjukkan adanya penyebaran sel tumor atau implan sekunder dari tumor primer ke jaringan yang jauh.

2. Diagnosa kasus skenario ?Diagnosanya karsinoma sel squamosa adalah tumor ganas yang berasal dari jaringan epithelium dengan struktur sel yang berkelompok, mampu berinfiltrasi melalui aliran limfatik dan menyebar keseluruh tubuh. Karsinoma sel skuamosa merupakan kanker yang paling sering terjadi pada rongga mulut biasanya secara klinis terlihat sebagai plak keratosis, ulserasi, tepi lesi yang indurasi, kemerahan, dan dapat terjadi pada seluruh permukaan rongga mulut. Gejala Klinis dari skenario1. Pasien laki-laki umur 35 tahun2. Terdapat sariawan besar pada lidah kanan tidak hilang sejak 3 bulan lalu3. Awalnya sariawan muncul berukuran kecil dan semakin lama semakin membesar.4. Sariawan tidak terlalu sakit kecuali makan-makanan yang pedas dan asam5. EO : terdapat benjolan pada kelenjar limfe sebelah kanan tidak sakit6. IO : Pada lidah sebelah kanan terdapat ulkus besar, pinggiran eritema, terdapat indurasi, palpasi lebih keras dari jaringan sekitar.

3. DD dari karsinoma sel squamosa? Verrucous karsinoma : muncul berupa massa putih-merah yang eksofitik dan seperti kutil, yang jika diraba terasa keras. Beberapa menyebutnya seperti bunga kol atau tumor papulonodular. Lesi ini merupakan varian karsinoma sel squamosa yang ganas,derajat rendah, tidak bermetastasis dan 25 kali lebih jarang dibandingkan karsinoma sel squamosa. Paling sering timbul dalam hubungannya dengan penggunaan tembakau jangka panjang, terutama tembakau bukan dalam bentuk rokok. Sekitar 30% kasus berhubungan infeksi human papilomavirus.Mukosa bukal, vestibulum, ginggiva mandibula, dan palatum adalah daerah mulut yang paling sering terkena karsinoma verukosa. Ciri khas dari karsinoma verukosa adalah permukaan keratotik bergelombang dan berwarna abu-abu putih dengan papula yang lembek berwarna merah muda-merah. Ulser traumaticus : ulserasi rongga mulut rekuren merupakan kondisi umum yang disebabkan oleh beberapa faktor, terutama trauma. Ulser dapat muncul pada semua usia dan pada pria maupun wanita. Lokasi ulser traumatikus adalah dimukosa labial atau bukal, palatum, dan tepi lidah. Ulser traumaticus dapat berasal dari bahan kimia, panas, atau gaya mekanis dan sering kali diklasifikasikan sesuai dengan sifat sesungguhnya dari serangan tersebut. Tekanan basis gigi tiruan yang goyang atau sayap atau dari rangka gigi tiruan sebagian adalah sumber dekubitus atau ulser tekanan. Ulser tropik atau iskemik terjadi khususnya pada palatum ditempat yang mendapat suntikan.Gambaran ulser traumatikus yang disebabkan faktor mekanis bervariasi sesuai dengan intensitas dan ukuran agen penyebabnya. Ulser biasanya terlihat sedikit depresi dan oval. Zona eritema pada awalnya terlihat dibagian tepi, zona ini semakin muda warnanya sejalan dengan penyembuhan ulser. Bagian tengah ulser biasanya berwarna abu-abu kuning. Mukosa yang mengalami kerusakan kimia, seperti terlihat pada luka bakar akibat aspirin, kurang jelas batasnya dan mengandung permukaan putih yang melekat longgar, dan mengalami koagulasi.

4. Tanda dan Gejala klinis karsinoma sel squamosa?

Pada pertemuan para peneliti WHO mengenai defenisi histologis lesi-lesi prekanker, keadaan prekanker dibagi menjadi : lesi prekanker dan kondisi prekanker. Lesi prekanker didefenisikan sebagai perubahan jaringan secara morfologis dimana kanker kelihatannya lebih sering terjadi daripada bagian-bagian yang normal. Lesi-lesi prekanker yang dapat berkembang menjadi KSS : 1. Eritroplasia (eritroplakia) merupakan lesi yang paling sering berkembang menjadi displasia berat ataupun karsinoma2. Leukoplakia yang terdiri dari proliferative verrucous leukoplakia, leukoplakia sublingual, leukoplakia kandida, leukoplakia sipilitik.

KSS mempunyai gambaran klinis yang bervariasi, yakni sebagai berikut 1. Lesi EksofitikKarsinoma eksofitik adalah suatu bentuk masa lesi yang berbentuk seperti nodul, jamur, papilla dan verruciform. Warnanya bervariasi dari merah sampai putih, tergantung pada jumlah