Laporan Sgd 6 Blok 12 Lbm 3 _drg. Rossa Prtiwi

  • View
    220

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Laporan Sgd 6 Blok 12 Lbm 3 _drg. Rossa Prtiwi

  • 8/19/2019 Laporan Sgd 6 Blok 12 Lbm 3 _drg. Rossa Prtiwi

    1/28

    LAPORAN TUTORIAL

    SGD 6 LBM 3 BLOK 12

    GENERAL PATHOLOGI

    NAMA ANGGOTA:

    1. NUR HABIBAH (112110217)

    2. ALI JAWAD (3110120029)

    3. !RIDA ELISA A. (31101"00"2#)

    ". GINA RAHMANITA (31101"00"26)

    #. MORA DE$I ANINDIA (31101"00""#)

    6. NONI TUHLI!I MIADANI (31101"00"#0)

    7. RA%HMA NISA P. (31101"00"##)

    . RATUMAS !EBRIAN O.S. (31101"00"#)

    9. SENJA A&U SAPUTRI (31101"00"60)

    10. SERENA AGRA RI'$AHA (31101"00"61)

    !AKULTAS KEDOKTERAN GIGI

    UNI$ERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG

    SEMARANG

    2016

  • 8/19/2019 Laporan Sgd 6 Blok 12 Lbm 3 _drg. Rossa Prtiwi

    2/28

    LEMBAR PERSETUJUAN

    LAPORAN TUTORIAL

    SGD 6 LBM 3

    %HILD DISEASES

    T*+, D-/- *, :

    S+4+5 M+4/ 2016

    T/4

    D4. R+ P4+/-8-

    ii

  • 8/19/2019 Laporan Sgd 6 Blok 12 Lbm 3 _drg. Rossa Prtiwi

    3/28

    DA!TAR ISI

    DA!TAR ISI............................................................................................................... BAB 1........................................................................................................................... PENDAHULUAN.......................................................................................................

    A. L+/+4 B*++5................................................................................................. B. S5+4-............................................................................................................ %. I5/-;-+- M++*+,........................................................................................

    BAB 2........................................................................................................................... PEMBAHASAN..........................................................................................................

    A. D-+5+ +4- K+ - S5+4-.................................................................... B. E/-*- +4- L+,-?-?..................................................................... %. P+/5- +4- L+,-?-?............................................................... D. !+/4 =4-=-- +4- L+,-?-?.................................................. E. G+*+ +4- L+,-?-?..................................................................... !. K=*-+- +4- L+,-?-?............................................................. G.  P5+/+*++5++5 =++

  • 8/19/2019 Laporan Sgd 6 Blok 12 Lbm 3 _drg. Rossa Prtiwi

    4/28

    DA!TAR GAMBAR 

    Gambar 1 Labiopalatoschiziz..................................................................................3 Gambar 2 Patogenesis Labiopalatoschiziz..............................................................5 Gambar 3 Klasifikasi Labiopalatoschizis ............................................................15 Gambar 4 Klasifikasi Labiopalatoschizis.............................................................16 Gambar 5 Pembentukan Palatum...........................................................................1

    DA!TAR TABEL

    !abel 1 Penatalaksanaan Labiopalatoschiziz.........................................................12

    iv

  • 8/19/2019 Laporan Sgd 6 Blok 12 Lbm 3 _drg. Rossa Prtiwi

    5/28

    BAB 1

    PENDAHULUAN

    A. L+/+4 B*++5

    Proses pertumbuhan "an perkembangan merupakan proses mutlak  #ang mesti "ilalui setiap in"i$i"u "alam kehi"upann#a. !i"ak a"a seorangpun in"i$i"u #ang menginginkan mengalami gangguan "alam ke"ua proses

     penting tersebut. %amun& akibat faktor genetik& ras& lingkungan "an ga#a hi"up telah men#ebabkan se'umlah masalah "alam pertumbuhan "an

     perkembangan in"i$i"u. (eorang )anita hamil perokok misaln#a& ia "apatmengakibatkan se'umlah kecacatan hingga kematian ba#in#a. (ha)&"kk. *1++6& "ikutip ,ong& 2--3 455/ menun'ukkan hubungan antara kebiasaan merokok selama kehamilan "an meningkatn#a resiko pembelahan orofasial atau #ang biasa kita "engar sebagai bibir sumbing.

    (umbing bibir "an sumbing palatum (cleft lip dan cleft palate/ atau "isebut labiopalatoskisis merupakan salah satu kelainan fisik pa"a saluran gastrointestinal. Kelainan ini ter'a"i pa"a masa perkembangan embrio. 0nsi"en celah bibir *sumbing/ "engan atau tanpa a"an#a celah palatum kira kira ter"apat pa"a 16-- kelahiran *%elson& 2---122/. itchell  ,oo"

    *2---& "ikutip all& 2--3 56/ men#ebutkan bah)a ke'a"ian sumbing bibir  ter'a"i "alam 1 "ari setiap -- kelahiran #ang a"a. an ke'a"ian sumbing

     palatum se"ikitn#a 1 2--- kelahiran *alasubrahman#am&"kk. 1++& "ikutip all& 2--3 5/. 0nsi"ens ke'a"ian pen#akit ini pun lebih sering pa"a

     pen"u"uk pribumi 7merika "an 7sia. 8elah bibir "an palatum n#ata sekali berhubungan erat secara

    embriologis& fungsionil& "an genetik. 8elah bibir muncul akibat a"an#a hipoplasia lapisan mesenkim& men#ebabkan kegagalan pen#atuan prosesus nasalis me"ia "an prosesus maksilaris. 8elah palatum muncul akibat

    ter'a"in#a kegagalan "alam men"ekatkan atau memfusikan lempeng palatum. *%elson& 2--- 122/

    Cleft lip and cleft palatum "apat mengarah ke beberapa komplikasi

    #ang akan memperlambat perkembangan "an pertumbuhan ba#i hingga

    "e)asa. (eperti ter'a"in#a gangguan bicara "an pen"engaran& otitis me"ia&

    "istress pernafasan& resiko infeksi saluran nafas *(uria"i  9uliani& 2-1-

    154/. :ntuk itu sangat "iperlukan pemahaman para pera)at akan pen#akit ini

    guna mengurangi kemungkinan ter'a"in#a komplikasi #ang akan

    mempengaruhi proses tumbuh kembang ba#i "engan pemberian asuhan

    1

  • 8/19/2019 Laporan Sgd 6 Blok 12 Lbm 3 _drg. Rossa Prtiwi

    6/28

    kepera)atan #ang tepat. Penatalaksanaan #ang tepat 'uga "iperlukan guna

    memperbaiki kelainan ini. Penanganan "engan pen"ekatan multi"isipliner 

    "an tin"akan pembe"ahan akan "iperlukan untuk memperbaiki anomali guna

    menghin"ari komplikasi lebih lan'ut.

    B. S5+4-

    J* : K5+=+ 5+5 A5+

    S5+4- 

    (eorang ibu berumur 42 th merasa kaget  sangat berse"ih ketika melihat kon"isi putran#a #ang baru lahir "engan kea"aan bibir  langitlangit mulutn#a

    terbelah men'a"i 2 sehingga putran#a ti"ak bisa men#usu& seperti ba#iba#i #anglain. ;al ini #ang membuat ibu tersebut merasa bingung karena seingat "ia "alam keluargan#a ti"ak a"a #ang mengalami kon"isi tersebut. 0bu tersebut sebelum hamil& mempun#ai kebiasaan minumminuman #ang beralkohol  merokok. (e)aktu hamil ibu tersebut men"erita cacar air. 0bu tersebut 'uga ti"ak terlalu suka buahbuahan  sa#ursa#uran.

    %. I5/-;-+- M++*+,

    1. 7pa "iagnosa "ari skenario "i atas< 2. 7pa sa'a etiologi "ari skenario "i atas<

    3. agaimana patogenesis "ari skenario "i atas

  • 8/19/2019 Laporan Sgd 6 Blok 12 Lbm 3 _drg. Rossa Prtiwi

    7/28

    A. D-+5+ +4- K+ - S5+4-

    Labiopalatoschizis  suatu kelainan congenital berupa celah pa"a bibir  atas& rahang "an langitlangit #ang ter'a"i akibat gagaln#a perkembangan embrio. merupakan kelainan kongenital pa"a )a'ah "imana palatum ti"ak berkembang secara normal selama masa kehamilan& mengakibatkan terbukan#a *cleft/ palatum #ang ti"ak men#atu sampai ke "aerah ca$itas nasalis& sehingga ter"apat hubungan antara rongga hi"ung "an mulut.

      Gambar 1 Labiopalatoschiziz 

    B. E/-*- +4- L+,-?-?

    8L *celah bibir/ timbul "ari kegagalan berfusin#a *pa"a minggu ke in uterus/ proc. %asalis me"ia& nasalis lateral "an maksilaris. 8elah palatum terbentuk "ari kegagalan berfusin#a *+ minggu in uterus/ prosesus palatal lateral.

    8elah bibir  palatu& "apat ber"iri sen"iri atau men'a"i bagian "ari suatu sin"rom. =tiologi celah bibir  palatum #g ber"iri sen"iri a"alah multifaktor "engan "isertai pengaruh genetik atau lingkungan.

    !+/4 5/->aktor here"iter mempun#ai "asar genetik untuk ter'a"in#a celah bibir  telah "iketahui tetapi belum "apat "ipastikan sepenuhn#a. !eori lain mengatakan bah)a celah bibir ter'a"i karena  a engan bertambahn#a usia ibu hamil "apat men#ebabkan keti"ak kebalan

    embrio terha"ap ter'a"in#a celah.  b 7"an#a abnormalitas "ari kromosom men#ebabkan ter'a"in#a malformasi

    kongenital #ang gan"a. c 7"an#a tripel autosom sin"rom termasuk celah mulut #ang "iikuti "engan

    anomali kongenital #ang lain 

    !+/4 N5G5/-

    3

  • 8/19/2019 Laporan Sgd 6 Blok 12 Lbm 3 _drg. Rossa Prtiwi

    8/28

    >aktor nongenetik memegang peranan penting "alam kea"aan krisis "ari pen#atuan bibir pa"a masa kehamilan. eberapa hal #ang berperan

     pen#ebab ter'a"in#a celah bibir  a. L-55+5& usia ibu hamil *semakin tua ibu sel gametn#a 'uga semakin

    tua sehingga pertumbuhan sel n#a melambat/& obat *beberapa 'enis obat  bisa mengganggu perkembangan sel bahkan merusakn#a/& nutrisi *'ika takterpenuhi akan men#ebabkan perlambatan pertumbuhan karena sel

     butuh asupan/& asam folat *membantu "alam pemb