Click here to load reader

Laporan Akhir Sgd 6 Lbm 1 Blok 7 Print

  • View
    101

  • Download
    12

Embed Size (px)

Text of Laporan Akhir Sgd 6 Lbm 1 Blok 7 Print

LAPORAN SGD 6 LBM 1 BLOK 7 GIPS DAN BAHAN CETAK KEDOKTERAN GIGI

DISUSUN OLEH : 1. Dessy Nisrina 2. Dessy Rachmawati Nursiha(ketua) 3. Dwi Rinawati Astari 4. Laily Maghfira 5. Lola Carola 6. M. Yaqiudin Aditya 7. Soraya Dewi 8. Syarifah Nur Laili S(scriber) 9. Taufiyah Resa A 10. Zaniar Febri 11. Zulfy Fwziana Risqi (112110188) (112110189) (112110183) (112110207) (112110208) (112110208) (112110226) (112110227) (112110228) (112110240) (112110241)

FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI

UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG 2011/2012

KATA PENGANTAR

Bismillaahirrahmaanirrahiim Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kami, sehingga kami bisa menyelesaikan laporan hasil SGD 6 Gips dan Bahan Cetak Kedokteran Gigi. Laporan ini disusun untuk memenuhi tugas SGD yang telah dilaksanakan. Meskipun banyak rintangan dan hambatan yang kami alami dalam proses pengerjaannya, tapi kami berhasil menyelesaikannya dengan baik. Tak lupa kami mengucapkan terimakasih kepada dosen pembimbing yang telah membantu kami dalam mengerjakan laporan ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada teman-teman mahasiswa yang juga sudah bersusah payah membantu baik langsung maupun tidak langsung dalam pembuatan laporan ini.

Tentunya ada hal-hal yang ingin kami berikan kepada masyarakat dari hasil laporan ini. Karena itu kami berharap semoga laporan ini dapat menjadi sesuatu yang berguna bagi kita bersama. Pada bagian akhir, kami akan mengulas tentang berbagai pendapat dari orangorang yang ahli di bidangnya, karena itu kami harapkan hal ini juga dapat berguna bagi kita bersama. Semoga laporan yang kami buat ini dapat membuat kita mencapai kehidupan yang lebih baik lagi. Amin.

Semarang, 27 April 2012

Penyusun

PENDAHULUANA. Latar BelakangDalam keseharian di Kedokteran Gigi, kita menggunakan bahan cetak untuk membuat replika gigi dan jaringan dalam rongga mulutyang meliputi ginggiva, alveolar bone atau residual ridge, palatum durum, palatum mole, dan frenulum. Sehingga selanjutnya dapat dibuat model gigi darinya. Model tersebut digunakan oleh dokter gigi sebagai study model maupun sebagai model kerja . Diketahui bahwa banyaknya mahasiswa yang belum memahami mengenai hal tersebut, dan kesulitan dalam mencari sumber belajar yang tepat dan dapat dipercaya. Dalam kenyataannya menunjukkan bahwa tidak banyak mahasiswa yang mau bersusah payah untuk mencari jawaban ataupun sumber-sumber belajar secara terperinci dan jelas. Oleh karena itu perlu diupayakan suatu pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memahami dan mendapatkan sumber belajar mengenai Gips dan Bahan Cetak Kedokteran Gigi yang baik agar dapat menyelesaikan soal pembelajaran. Upaya meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menemukan sumber belajar merupakan suatu upaya yang paling logis dan realistis. Dosen ataupun Tutor sebagai salah satu faktor penting dalam upaya peningkatan keberhasilan pendidikan di Universitas, khususnya dalam peningkatan aktivitas dan hasil belajar, harus berperan aktif serta dapat memilih strategi pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa. B. Rumusan Masalah 1. Apa saja macam- macam bahan cetak?

C. Tujuan

1. Mengetahui kegunaan dan sifat- sifat gips dan bahan cetak 2. Mengetahui komposisi gips dan bahan cetak lainnya 3. Mengetahui dan memahami teknik memanipulasi gips dan faktor- faktor yang mempengaruhinya 4. Mengetahui faktor yang mempengaruhi pengerasan cetakan

SKENARIO Mahasiswa A membuat model kerja di lab basah, namun hasilnya ditemukan lubang kosong atau porus pada cetakannya sehingga anatomi rahang tidak tercetak dengan baik, kemudian tutor meminta mahasiswa tersebut untuk mengulang cetakan dengan memperhatikan fungsi, sifat bahan, dan manipulasi bahan cetak. Setelah diulang hasilnya baik, A melanjutkan dengan mengisi cetakan tersebut dengan gips. Akan tetapi A salah memilih gips sehingga model kerjanya rapuh.

GIPS DAN BAHAN CETAK KEDOKTERAN GIGIGips merupakan salah satu dari bahan cetak kedokteran gigi yang merupakan mineral produk sampingan dari proses kimia berupa bubuk campuran untuk membuat study model. Disebut dengan kalsium sulfat hidrat dengan rumus kimia ( CaSO4.2H20. ). Komposisi gypsum terdiri dari kalsium(CaO):32,5%, Sulfur(SO3):44,6%, Oksigen(H2O):20,9%. Macam- macam bahan cetak Macam- macam bahan cetak menurut sifat mekanisnya dibagi menjadi 2 yaitu bahan cetak elastis dan bahan cetak non elastis. BAHAN CETAK ELASTIS A. HIDROKOLOID Bahan cetak reversible hidrokoloid (agar-agar)

Definisi : Agar adalah koloid hidrofilik organic ( polisakarida )diekstrafat dari rumput laut jenis tertentu. Kandungan utama berdasarkan berat adalah air (80% ). Sifat: Tidak beracun, Memadat dengan pendinginan, Melunak dengan pemanasan, tahan lama Fungsi: Untuk mencetak rahang dibuat gigi tiruan penuh/sebagian, Untuk pembuatan frame denture ( gigi tiruannkerangkalogam ) di laboratorium, Untuk mencetak detail maksimal, seperti yang digunakanpada pembuatan die untuk restorasi cekat.

Kelebihan:

Akurat,

Memiliki

riwayat

keberhasilan

yang

cukup

panjang

untukpembuatan gigi tiruan tunggal dan gigi tiruan cekat sebagian, Tidak beracun, Dapat mencetak detail halus , Masa penyimpanan cukup panjang, sebelum dipakai harusdisterilkan terlebih dahulu.Kekurangan: Jika terlalu lama dapat terjadi imbisi dan sinersis, Cetakan tidak dapat dipakai lebih dari satu kali Manipulasi: Bahan dipasarkan dalam bentuk tube yang tertutup rapatuntuk mencegah penguapan air, Bahan dicairkan dengan memanaskan tube dalam airmendidih selama kurang lebih 10 menit, Dibiarkan mendidih hingga suhu air 45 derajat celcius, Bahan dikeluarkan dari tube, dan dimasukkan dalam sendokcetak, dilakukan Dilakukan cara pencetakan (untuk mempercepat prosespengerasan, dengan

menyemprot air dinginpada sendok cetak), Cetakan dikeluarkan dari mulut, Cetakan diisi dengan stone gips sesegera mungkin Bahan cetak irreversible hydrokoloid(alginat)

Definisi: Bahan cetak yang menggunakan air, digunakan untukmencetak detail minimal, seperti yang diperlukan untukmembuat study model. Suatu senyawa dalam bentuk garam dari asam alginate yangmerupakan polisakarida berbentuk gel dan diekstraksi darialgae coklat. Suatu bahan cetak golongan hidrokoloid besifat elastic yangirreversible. Komposisi alginat: SodiumAlginat Sodium Fosfat Potas. Sulfat Filler Sod. Siliko Fosfat 18 % 2% 10 % 56 % 4% Hidrogel Working time Setting model Konsistensi pH Kalsium

Kalsium Sulfat D. 14 % Macam- macam alginat:

-Quick Setting Alginate :Mengeras dalam waktu 1 menit dan Digunakan untuk mencetak rahang anak/penderita yangmudah mual. -Regular Setting Alginte :Mengeras dalam waktu 3 menit dan Digunakan untuk pemakaian rutin. Sifat: Bila alginate larut air, dicampur dengan air bahan tersebutmembentuk sol, Bersifat hidrofilik, Sifat Rheology : cukup encer untuk dapat mencatat detailhalus dalam mulut, Alginate cukup elastic untuk dapat ditarik melewati undercut,walau demikian kadang-kadang bagian cetakan dapat patah jika melalui undercut yang dalam. Dimensi cetakan alginate tidak stabil pada penyimpanan, ini disebabkan karena adanya syneresis. Dapat compatible dengan model plaster dan stone, beberapaalginate member permukaan yang berbubuk jika diisi denganbahan model dental tertentu. Waktu setting tergantung pada komposisi. Bubuk alginate tidak stabil disimpan pada ruangan yanglembab/kondisi yang lebih hangat dari suhu kamar. Fungsi: Untuk mencetak rahang yang akan dibuat gigi tiruansebagian, Model study

untuk perawatan orthodonti, Untuk pembuatan cetakan pertama gigi tiruan penuh Kelebihan: Manipulasi mudah, Nyaman bagi pasien, Relatif tidak mahal,

karena tidak membutuhkan banyak peralatan Kekurangan: Mudah rusak dalam suhu panas dan lembab, Sering timbul porus pada permukaan cetakan, Tidak dapat mencetak detail-detail yang halus dari ronggamulut Manipulasi: Tahap Persiapan Bahan, Takar air dingin (20C) sesuai dengan jumlah bubuk, Kocok bubuk dalam wadah, Ambil bub uk yang berlebihan dengan sendok takar, Masukkan bubuk dalam bowl, tambahkan air yang telahditakar kedalam bowl. Tahap lebih Pengadukan, 60 Aduk detik, bubuk Cek dan air agar adonan, bubuk harus terbasahi kental pada air dan sendok seluruhnya,hingga keduanya dapat homogeny, Tekan adonan kedinding bowl kurang selama homogen. Tahap Mengisi Sendok Cetak, Mengambil alginate dari bowl dengan menggunakan spatuladan menembatkan alginate cetakdari regionposterior ke anterior, Mengulangi prosedur hingga sendok cetak penuh denganlapisan homogen, Menghaluskan permukaan alginate dengan jari tangan yangtelah dibasahi dengan air, Sendok cetak yang telah terisi siap dicetakkan.

B. ELASTOMER D e f i n i s i : a d a l a h b a h a n c e t a k e l a s t i c y a n g m e n y e r u p a i k a r e t yang bersifat hidrofobik Macam- macam: Polysulfida, Silikon, Polyeter 1. Polysulfida Komposisi: Pasta Basis : - Polimer Polisulfid -Lithophone dan Titanium dioksid -Dibothyl phatalat-Sulfur 0,5%* Pasta Katalis : - Akselerator Kelebihan : Sangat akurat, Dimensi stabil, Tidak menyusut, Tidak mudah sobek, Tidak ada rasa dan tidak berbau Kerugian : sangat sensitf terhadap kandungan sulfur yang dapatmenghambat proses pengerasan, missal sarung tangan yangterbuat dari lateks. 2. Silikon ( Polysiloxane dan Polyvinal Siloxane) Komposisi: a. Pasta Dasar : Polimer silicon dan bahan pengisi b . Pasta Katalis : alkoksi orto-silikat Tu organo hydrogensiloksan keuntungan: sangat akurat, sobek, Dimensi stabil, Tidak menyusut, Tidak mudah

Tidak ada rasa dan tidak berbau

3. Polyeter Komposisi: Pasta Basis : - polymer polieter -suatu silica koloida -glioleter/ftalat Pasta Katalis : alkil sulfonat aromatic Keuntungan: Mudah digunakan, tidak sensitive terhadap perubahan temperatur kerugian: Bau tidak en