Case DM tipe I

  • View
    31

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Diabetes Melitus tipe I

Text of Case DM tipe I

CASE REPORT KELOMPOKSeorang Anak Perempuan Usia 14 Tahun

Dengan Penurunan KesadaranDOKTER PEMBIMBING

dr. Meidy Daniel Posumah, Sp.A

dr. Rudy Ruskawan, Sp. A

DISUSUN OLEH

Andri Changat

Benanto

Erin Triana

Fenrian Tan Jaya

Ratu Suciangaraini H

Teresa ShintaRUMAH SAKIT BADAN PENGUSAHAAN BATAMFAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TRISAKTI

KEPANITERAAN KLINIK ILMU KESEHATAN ANAKLEMBAR PENGESAHAN

Case Report Kelompok yang berjudul Seorang Anak yang Mengalami Penurunan Kesadaran telah diterima dan disetujui pada tanggal Agustus 2014sebagai salah satu syarat menyelesaikan Kepaniteraan Klinik Ilmu Kesehatan Anakperiode 18 Agustus 2014 Oktober 2014 di Rumah Sakit Badan Pengusahaan BatamBatam, Agustus 2014dr. Meidy Daniel Posumah, Sp.Adr. Rudy Ruskawan, Sp.AKATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Esa, yang telah melimpahkan rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan Case Report dengan judul Seorang Anak dengan Penurunan Kesadaran. Case report ini diajukan dalam rangka melaksanakan tugas Kepaniteraan Klinik Ilmu Kesehatan Anak Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam periode 18 Agustus 2014 Oktober 2014 dan juga bertujuan untuk menambah wawasan bagi penulis serta pembaca mengenai Ketoasidosis Diabetikum. Dalam kesempatan ini penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan dan kerja sama yang telah diberikan selama penyusunan case report kelompok ini, kepada dr. Meidy Daniel Posumah, Sp. A, dr. Rudy Ruskawan, Sp. A selaku pembimbing Kepaniteraan Klinik Ilmu Kesehatan Anak Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam.Penulis menyadari case report ini masih jauh dari sempurna, sehingga penulis mengharapkan saran dan kritik yang dapat membangun dari semua pihak agar case report ini dapat menjadi lebih baik dan berguna bagi semua pihak yang membacanya. Penulis memohon maaf sebesar-besarnya apabila masih banyak kesalahan maupun kekurangan dalam case report ini.

Batam, Agustus 2014Penulis

BAB I

PENDAHULUAN

Menurut WHO diabetes melitus adalah penyakit kronis dimana terdapat defisiensi terhadap produksi insulin yang disebabkan oleh faktor turunan atau yang didapat. Defisiensi tersebut mengakibatkan konsentrasi dari glukosa dalam darah untuk meningkat yang bisa merusak sistem organ dalam tubuh kita, terutama pembuluh darah dan saraf.Di antara penyakit degeneratif, diabetes adalah satu penyakit di antara penyakit tidak menular yang akan meningkat jumlahnya di masa mendatang.

Menurut The World Health Report 1997 yang dipublikasikan oleh WHO, diprediksi akan terjadi peningkatan kasus diabetes melitus di dunia terutama pada daerah asia tenggara termasuk Indonesia. Diabetes yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan berbagai komplikasi. Komplikasi ini termasuk ketoasidosis diabetikum, penyakit kardivaskuler, penyakit ginjal kronis dan berbagai penyakit lainnya. Oleh karena ini pengobatan adekuat dari diabetes diperlukan dari segi farmaka maupun nonfarmaka.

Klasifikasi utama DM yaitu DM type 1 dan type 2. Diabetes melitus tipe 1 biasa terjadi pada anak anak (40 tahun) dengan puncak onset pada usia 60 tahun dan meliputi 95% dari seluruh kasus. Hampir 50% kasus DM type 2 tidak terdiagnosa dikarenakan gejalanya sering tidak disadari dan fase prekliniknya berlangsung selama 5-10 tahun.

BAB II

LAPORAN KASUS

IDENTITAS

A. Identitas PasienNama

: Nn. M

Tempat/Tgl. Lahir

: Tanjung Planduk / 24 April 2000

Umur

: 14 tahun

Jenis Kelamin

: Perempuan

Alamat

: Tanjung Planduk Rt 01/Rw 02 MorroAgama

: Islam

Masuk Tanggal

: 4 Agustus 2014

No. Medical Record

: 35-33-16

B. Identitas Orang Tua

AyahIbu

NamaTn. GunturNy. Ani

Umur30 tahun28 tahun

AlamatTanjung Planduk Rt 01/Rw 02 MorroTanjung Planduk Rt 01/Rw 02 Morro

AgamaIslamIslam

PendidikanSMASMA

PekerjaanPenambangIbu Rumah Tangga

Hubungan Pasien dengan orang tua : Pasien anak kandung (anak ke 1 dari 3 bersaudara)ANAMNESISDilakukan secara auto dan alloanamnesis kepada pasien, ayah, bibi, nenek kandung penderita pada tanggal 21 Agustus 2014 pada pukul 10.30 WIB di bangsal Bougenville RSOB.

Keluhan Utama : Penurunan kesadaran sejak 2,5 jam SMRS.

Keluhan Tambahan : Sesak napas, demam.Riwayat Penyakit Sekarang Pasien datang dibawa oleh keluarga pasien ke emergency RSOB dengan penurunan kesadaran sejak 2,5 jam SMRS. Sebelum mengalami penurunan kesadaran, pasien mengeluh nyeri perut sejak bangun tidur di pagi hari. Nyeri perut timbul mendadak dan hilang timbul. nyeri perut dirasakan seperti ditusuk tusuk pada perut kanan atas. Pasien beristirahat dengan berbaring untuk mengurangi nyeri perut. Sebelum tertidur os merasa dada berdebar, setelah itu os tertidur os dibangunkan pukul 14 oleh bibi os. Os tidak bangun ketika dipanggil dan ditepuk tepuk oleh bibi os. Bibi os mengatakan napas os terlihat cepat, namun tidak tampak kebiruan pada bibir dan anggota gerak, serta tidak terdapat keringat dingin. Os langsung dilarikan ke emergency RSOB. Os sampai di emergncy pukul 16.30. Os disarankan oleh dokter jaga untuk dirawat di icu, namun icu penuh sehingga os dirawat di bangsal atas persetujuan keluarga sambil menunggu ruang icu. Os sadar di ruangan pukul 01.00. saat sadar, os tidak dapat bekomunikasi dengan lancar. Os terlihat lemas dan meminta minum. 2 hari kemudian os dipindahan ke icu dan dirawat selama 9 hari. 2 hari di icu os talah sadar penuh dan dapat berkomunikasi dengan lancar. Bibi os mengatakan os demam saat tiba di ruangan dan demam turun setelah perawatan hari kedua di ICU. Pada perawatan hari kedua di ICU, seluruh badan os bengkak dan bengkak berkurang 2 hari kemudian secara perlahan.

6 bulan sebelum os mengalami penurunan kesadaran, os mengeluh sering merasa haus, lapar, kencing terus-menerus, dan berat badan berkurang sebanyak 10 kg dalam 6 bulan. Pada saat idul fitri, os mengaku banyak minum dan makan makanan yang manis. Os tidak mengeluh nyeri bak, kesemutan, sesak, kaki bengkak, pandangan kabur, nyeri dada, terbentur di kepala, terbentur di perut, nyeri perut sebelah kiri, kencing keruh, demam tinggi, sedang haid.

Riwayat Penyakit Dahulu

OS mengeluh sering merasakan nyeri perut saat haid hari pertama dan kedua. OS tidak memiliki riwayat alergi, asma, darah tinggi, dirawat di rumah sakit sebelumnya, kecelakaan sebelumnya, sakit maag, penurunan kesadaran sebelumnya, sakit seperti ini sebelumnya.

Menurut Ibu pasien, pasien pernah menderita demam saat usia 1 tahun, demam hilang timbul, dan ibu pasien hanya memberikan parasetamol sirup dan demam hilang. Pasien jarang batuk dan pilek, pasien juga tidak pernah menderita sesak, alergi makanan, alergi obat, dan ruam di kulit.

Demam Tifoid

(-)

Epilepsi

(-)

Kejang demam

(-)

Hepatitis

(-)

Demam berdarah

(-)

Diare

(-)

Varicella

(-)

Infeksi Saluran napas

(+)

TBC

(-)

Difteri

(-)

Penyakit Jantung Bawaan (-)

Penyakit Jantung Rematik(-)Riwayat Kelahiran

Tanggal lahir

: 24 April 2000

Cara Lahir

: Spontan / pervaginam

Ditolong oleh

: Dukun

Berat Lahir

: Lupa

Keadaan saat lahir: Langsung menangis

Riwayat Pemberian Makanan

Sejak lahir, pasien sudah mendapatkan ASI sampai usia 10 bulan. ASI eksklusif sudah terpenuhi (6 bulan). Susu formula mulai diberikan pada usia 0 bulan. Nasi tim pada usia 5 bulan.

Riwayat Pemberian Imunisasi

IMUNISASIUMUR PEMBERIAN IMUNISASI

BULAN

(dasar)Tahun

(ulangan)

Lhr1234567891011121314151617182 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

BCG

HEP B

POLIO

DTP

CAMPAK

Hib

PCV

ROTAVIRUS

INFLUENZA

VARICELLA

MMR

TIFOID

HEP A

HPV

Kesan : Imunisasi dasar lengkap

Riwayat Perkembangan Motorik Psikososial

Pertama kali membalik

: 4 bulan

Pertama kali tengkurap

: 4 bulan

Pertama kali duduk

: 6 bulan

Pertama kali merangkak

: 7 bulan

Pertama kali berdiri

: 8 bulan

Pertama kali berjalan

: 9 bulan

Pertama kali tertawa

: lupa

Pertama kali berceloteh

: lupa

Pertama kali memanggil mama: lupa

Pertama kali memanggil papa

: lupaRiwayat Penyakit Keluarga

Pasien merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Saat ini tidak ada keluarga yang sedang mengalami sakit seperti pasien. Tidak ada riwayat keluarga yang mengalami kencing manis dan hipertensi.

Riwayat Lingkungan dan Perumahan

Pasien tinggal di lingkungan berpenduduk jarang. Lingkungan, sanitasi dan sirkulasi rumah kurang baik dengan jumlah jendela 1 buah.

PEMERIKSAAN FISIK

I. Keadaan Umum

a. Kesan Sakit : Tampak Sakit Sedangb. Kesadaran : Compos Mentis

II. Tanda Vital dan AntropometriTANDA VITALHASIL PASIEN

Suhu37,5oC

Nadi90x/mnt, reguler, isi cukup

Nafas19x/mnt

ANTROPOMETRIHASIL PASIEN

Berat Badan44 kg

Panjang Badan155 cm

BB/UBB/U=88% (Gizi Normal)

TB/UTB/U=96% (Gizi Normal)

BB/TBTB/U=96% (Gizi Normal)

III. Pemeriksaan Kepala dan LeherKepala Ukuran normosefali, bentuk bulat oval, tidak tampak deformitas, pada perabaan tidak ada nyeri, rambut berwarna hitam tidak beruban, lebat, tidak kering, tidak mudah dicabut

Wajah Tidak tampak sesak, tidak pucat, tidak sianosis, ekspresi wajah simetris, dan tidak tampak facies yang menandai suatu penya