Kuliah 7 - Susunan Saraf Otonom

  • View
    37

  • Download
    5

Embed Size (px)

DESCRIPTION

vcsavsavsavsavavsabedbdeb

Text of Kuliah 7 - Susunan Saraf Otonom

  • Sistem Saraf Otonom dan Saraf Sensorik VisceralDr. W. Winami W., M.Biomed., PA. Bag. Anatomi FK UKRIDA

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Sistem Saraf Otonom dan Saraf Sensorik VisceralSistem saraf otonom sistem neuron motorik Menginervasi otot polos, otot jantung, dan kelenjar Mengatur fungsi visceralDenyut jantung, tekanan darah, pencernaan, dan uropoetica Saraf visceral motor umum, bagian dari susunan saraf perifer

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Sistem Saraf Otonom dan Saraf Sensorik Visceral

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Perbandingan antara Sistem Motorik Otonom dan Motorik SomatikSistem motorik somatik Satu sel saraf motorik memanjang dari SSP ke otot skeletAxon bermyelinisasi dan dapat menghantarkan rangsang dengan cepatSistem Saraf OtonomRangkaian dari 2 sel saraf Saraf preganglionikSaraf postganglionikPenghantaran rangsang lebih lambat karena axon tidak bermyelin

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Sistem Otonom dan Motorik SomatikFigure 15.2

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Pembagian Sistem Saraf OtonomSimpatis dan parasimpatisRangkaian dua sel saraf Sebagian besar menginervasi struktur yang sama Sebagian besar menyebabkan efek yang bertolak belakangSimpatis fight, flight, or frightTeraktivasi saat latihan, gembira, dan keadaan daruratParasimpatis rest and digestBekerja untuk menyimpan energi

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Perbedaan Anatomik Sistem Simpatis dan ParasimpatisKeluar dari daerah SSP yang berbedaSimpatis divisi thoracolumbar Parasimpatis divisi craniosacral

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Perbedaan Anatomis Sistem Simpati dan ParasimpatisPanjang serabut preganglionik dan postganglionikCabang-cabang axonAxon simpatis sangat banyak cabangnya mempersarafi banyak organAxon parasimpatis sedikit cabangnya efek lokal

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Perbedaan Anatomis Sistem Simpatis dan ParasimpatisNeurotransmiter yang dikeluarkan oleh axon postganglionikSimpatis sebagian besar melepaskan norepinefrin (adrenergik)Parasimpatis melepaskan asetilkolin

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Perbedaan Anatomis Sistem Simpatis dan ParasimpatisFigure 15.4a

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Perbedaan Anatomis Sistem Simpatis dan ParasimpatisFigure 15.4b

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Sistem ParasimpatisYang berasal dari cranial Keluar dari otak Mempersarafi organ di kepala, leher, thorax, dan abdomenYang berasal dari sacral Mempersarafi organ abdomen dan pelvis yang lain

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Sistem ParasimpatisFigure 15.5

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Parasimpatis dari Nervi CranialesSerabut preganglionik melalui:N. Oculomotorius (N. III)N. Facialis (N. VII)N. Glossopharyngeus (N. IX)N. Vagus (X)Badan sel terletak dalam nuclei nervi craniales dalam batang otak

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Parasimpatis dari N. Oculomotorius (N. III)Serabut parasimpatis mempersarafi otot polos bola mata menyebabkan konstriksi pupilBadan sel preganglionik terletak dalam nucleus oculomotorius di batang otak Badan sel postganglionik terletak dalam ganglion ciliaris

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Parasimpatis dari N. Facialis (N. VII)Serabut parasimpatis merangsang sekresi kelenjar-kelenjar di kepalaNuclei lacrimalis terletak di ponsBersinaps di ganglion pterygopalatinum Nucleus salivarius superior terletak di pons Bersinaps di ganglion submandibularis

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Parasimpatis dari N. Glossopharyngeus (N. IX)Serabut parasimpatis merangsang sekresi kelenjar parotis Nuclei salivarius inferior terletak di medulla oblongataBersinaps di ganglion oticum

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Parasimpatis dari N. Vagus (N. X)Mempersarafi organ visceral pada cavum thorax dan sebagian besar organ abdomenMerangsang pencernaan, penurunan denyut jantung dan tekanan darahBadan sel preganglionikTerletak di nucleus motorik dorsalis di medulla oblongataSaraf postganglionikTertanam di dalam dinding organ yang dipersarafinya

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Parasimpatis dari N. Vagus (N. X)Memberikan cabang-cabangnya melalui: Plexus saraf otonomPlexus cardiacusPlexus pulmonaryPlexus esophagusPlexus coeliacusPlexus mesentericus superior

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Parasimpatis dari N. Vagus (N. X)Figure 15.6

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Parasimpatis dari Nervi SacralesKeluar dari nervi spinales S2-S4Mempersarafi organ pada rongga pelvis dan abdomen bagian bawahBadan sel preganglionikTerletak di regio motorik visceral pada substantia grisea medulla spinalisAxon berjalan dalam radix ventralis nervus spinalis ramus ventralisMembentuk nervi splanchnicusBerjalan melalui plexus hypogastricus inferior

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Sistem SimpatisPengaturan Keluar dari medulla spinalis segmen T1-L2Serabut preganglionik berasal dari cornu lateralis medulla spinalisMempersarafi organ viscera dan permukaan tubuh Mempunyai lebih banyak ganglion dibandingkan sistem parasimpatis

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Ganglia Truncus SympathicusTerletak pada kedua sisi columna vertebralisDihubungkan satu sama lain oleh serabut saraf pendek membentuk truncus sympathicusBergabung dengan rami ventralis melalui rami communicantes alba dan grisea Ganglia berfusi jumlah ganglia lebih sedikit daripada nervi spinalesnya

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Ganglia Truncus Symphaticus

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Ganglia PrevertebralisTidak berpasangan dan tidak tertata secara segmentalHanya ada di cavum abdomen dan pelvisTerletak pada bagian anterior columna vertebralisGanglion utama : coeliacus, mesentericus superior, mesentericus inferior, hypogastricus

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Sistem Simpatis

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Sistem Simpatis pada Extremitas Mempersarafi Kelenjar keringatMusculi errector piliPembuluh darah perifer

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Sistem Simpatis pada KepalaSerabut preganglionik berasal dari medulla spinalis segmen T1-T4Serabut ascendens pada truncus sympathicusBersinaps pada ganglion cervicalis superiorSerabut postganglionik berkaitan dengan arteri-arteri besarDibawa menuju : :Kelenjar Otot polos Pembuluh saraf menuju ke otak

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Sistem Simpatis pada Organ ThoraxSerabut preganglionik berasal dari medulla spinalis segmen T1-T6Beberapa serabut bersinaps pada ganglia truncus symphaticus terdekatSerabut postganglionik langsung menuju organ yang dipersarafinyaSerabut simpatis tak langsung yang menuju ke jantung

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Sistem Simpatis pada Organ ThoraxFungsi peningkatan denyut jantung, dilatasi bronkiolus, dilatasi pembuluh darah dinding pembuluh darah, menghambat kerja otot dan kelenjar di esofagusFigure 15.11

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Sistem Simpatis pada Organ AbdomenSerabut preganglionik berasal dari medulla spinalis segmen T5-L2Keluar melalui ganglia truncus sympathicus didekatnyaLalu berjalan dalam nervus splanchnicus thoracisBersinaps dalam ganglia prevertebralis pada aorta abdominalisGanglion coeliacus dan mesentericus superiorMenghambat aktivitas musculus dan kelenjar pada organ visceral

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Sistem Simpatis pada Organ PelvisSerabut preganglionik berasal dari medulla spinalis segmen T10 L2Beberapa serabut bersinaps pada truncus symphaticusSerabut preganglionik lain bersinaps di ganglion prevertebralisSerabut postganglionik berjalan melalui plexus menuju ke organ pelvis

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Peran Medulla Adrenal pada Sistem SimpatisOrgan utama pada sistem simpatis Merupakan ganglion simpatis yang terbesar Mensekresi norepinefrin dan adrenalin dalam jumlah besar Sekresi dirangsang oleh serabut simpatis preganglionik

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Pengendalian SSP pada Sistem Saraf OtonomDikontrol oleh otak dan medulla spinalisFormatio reticularis yang paling banyak berpengaruh langsung, terutama : Medulla oblongata Substantia grisea periaquaductusKontrol oleh hipotalamus dan corpus amygdaloideumHipotalamus pusat integrasi utama sistem saraf otonomCorpus amygdaloideum regio limbik utama yang mengatur cortexDikontrol oleh cortex hemispherium cerebri

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Saraf Sensorik VisceralSaraf sensorik visceral umum berfungsi memonitor: Regangan, suhu, perubahan kimiawi, dan iritasiBadan sel terletak di dalam ganglion radix dorsalisNyeri visceral dirasakan sebagai nyeri somatal dari pusat yang sama Nyeri rujukan

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Refleks VisceralSaraf sensorik visceral dan otonomBerperan dalam arcus refleks visceralRefleks defekasi Refleks miksiSebagian merupakan refleks spinal sederhanaYang lain tidak melibatkan SSP hanya refleks perifer

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Perkembangan Sistem Saraf OtonomSaraf preganglionik berkembang dari tuba neuralisSaraf postganglionik berkembang dari crista neuralis

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA

  • Perkembangan Sistem Saraf OtonomPerkembangan sistem simpatisBeberapa sel bermigrasi ke ventral membentuk ganglia truncus symphaticus Sel lain bermigrasi membentuk ganglia prevertebralis Efisiensi sistem saraf otonom menurun seiring dengan pertambahan usiaKonstipasi karena mobilitas traktus gastrointestinal berkurangMata kering karena pembentukan air mata berkurang

    W. Winami W. - Anatomi FK UKRIDA