Click here to load reader

Format Askep Lansia

  • View
    33

  • Download
    3

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Nursing

Text of Format Askep Lansia

LAPORAN ASUHAN KEPERAWATAN

Nama Mahasiswa: SGD 2NIM

: -Ruang

: -Tanggal Pengkajian: -Tanggal Praktek: -Paraf

: -A. PENGKAJIAN1. KARAKTERISTIK DEMOGRAFIa. IDENTITAS

KlienNama Klien

: Nenek SNo. Rekam Medis: -Tempat/tanggal lahir: Purwokerto, 1 April 1951Umur

: 60 tahunJenis kelamin

: PerempuanStatus Perkawinan: KawinAgama

: IslamSuku Bangsa

: Jawa TengahPendidikan Terakhir: SDPekerjaan

: Ibu Rumah TanggaAlamat

: RT 11/ RW 03 Kel. Tugu Kec. CimanggisTanggal masuk ke RS/panti werdha*: -Diagnosa Medis: Hipertensi dan Rheumatoid ArthritisPenanggung Jawab

Nama Penanggung Jawab: Ibu YJenis kelamin

: PerempuanUmur

: 36 tahunPendidikan terakhir

: D3Pekerjaan

: Karyawan garmenAlamat

: RT 11/ RW 03 Kel. Tugu Kec. CimanggisCare GiverNama Penanggung Jawab: Ida Ayu Sri UtamawatiJenis kelamin

: PerempuanUmur

: 21 tahunPendidikan Terakhir

: S1Pekerjaan

: MahasiswaAlamat

: Jl. Sudirman no. 101b. Riwayat pekerjaan dan status ekobomi Pekerjaan saaat ini: Nenek S mengatakan saat ini adalah seorang ibu rumah tangga dan mengasuh cucunya yang tinggal bersamanya. Selain itu, Nenek S juga menyiapkan makanan untuk kebutuhan keluarganya. Pekerjaan sebelumnya: Nenek S mengatakan sebelumnya juga merupakan ibu rumah tangga. Sumber pendapatan: Pendapatan keluarga Nenek S diperoleh dari gaji anak-anak dan menantunya (Ibu Y, Bapak A, Nn. H, dan Bapak H). Anak tertua Nenek S, yaitu Ibu Y bekerja sebagai karyawan garmen dengan penghasilan Rp 1.000.000Rp 1.500.000. Suaminya, yaitu Bapak A bekerja sebagai wiraswasta tanaman dengan rata-rata penghasilan Rp 1.500.000. Bapak H bekerja sebagai developer dengan penghasilan rata-rata Rp 1.500.000Rp 2.500.000. Nn. H bekerja sebagai pegawai garmen dengan gaji Rp 1.000.000 per bulan. Nenek S diberikan uang untuk bekal totalnya kurang lebih Rp 300.000Rp 500.000. Kecukupan pendapatan: Menurut Nenek S perekonomian keluarganya cukup untuk kebutuhan keluarganya.c. Aktivitas Rekreasi Hobi: Nenek S mengatakan mempunyai sebuah televisi di rumah yang ditonton bersama-sama sebagai sarana hiburan dan informasi. Nenek S juga mempunyai kegiatan mengasuh cucunya yaitu Bayi Z yang menurut Nenek S adalah hal yang menyenangkan dan sebagai hiburan bagi dirinya karena dapat mengurangi rasa sedihnyaa karena ditinggal meninggal oleh suaminya. Bepergian/wisata: Nenek S mengatakan keluarganya biasanya melakukan rekreasi di akhir bulan dengan anaknya ke tempat-tempat wisata. Keanggotaan organisasi: - Lain lain: Nenek S mengatakan mempunyai teman mengobrol yang sangat dekat yaitu Nenek A yang rumahnya berada persis di depan rumah Nenek S. Nenek S juga mengatakan dirinya dan keluarganya sering mengikuti kegiatan pengajian yang diselenggarakan oleh masyarakat sekitarnya.d. Riwayat keluarga1) Saudara kandungNamaKeadaan saat iniKeterangan

1) ---

2) ---

3) ---

2) Riwayat Kesehatan KeluargaNenek S mengatakan ibunya mempunyai penyakit hipertensi dan meninggal karena penyakit stroke. Menurut Nenek S kondisi tersebut menurun pada dirinya karena saudaranya yang lain tidak ada yang mempunyai penyakit hipertensi. Dari keluarga suaminya, Nenek S mengatakan tidak ada yang mempunyai penyakit hipertensi. Nenek S mengatakan suaminya meninggal karena sakit tua.3) Genogram

4) Riwayat kematian dalam keluarga (1 tahun terakhir) Nama

: Kakek R Umur

: 62 tahun Penyebab kematian: Sakit karena serangan jantung2. Pola Kebiasaan Sehari-haria. Nutrisi Frekuensi makan: Nenek S mengatakan makan tiga kali sehari. Nafsu makan: Nenek S mengatakan makan dengan porsi yang cukup dan makan secara rutin dalam satu hari. Jenis makanan: Nenek S mengatakan dirinya memasak sendiri makanannya dan mengurangi jumlah garam dalam makanan yang dimasaknya. Kebiasaan sebelum makan: Nenek S mengatakan biasa berdoa sebelum makan. Makanan yang tidak disukai: - Alergi terhadap makanan: Nenek S mengatakan tidak memiliki alergi terhadap makanan tertentu. Pantangan makan: Nenek S mengatakan dirinya mengurangi konsumsi garam karena menderita hipertensi. Keluhan yang berhubungan dengan makan: Nenek S mengeluh gigi gerahamnya terasa sakit sehingga sulit mengunyah.b. Eliminasi1) BAK

Frekuensi dan waktu: Nenek S mengatakan frekuensi BAK biasanya 5-8 kali sehari. Kebiasaan BAK pada malam hari: Nenek S mengatakan tidak memiliki kebiasaan BAK pada malam hari. Keluhan yang berhubungan dengan BAK: Nenek S mengatakan tidak ada keluhan nyeri saat kencing.2) BAB

Frekuensi dan waktu: Nenek S mengatakan frekuensi BAB biasanya satu kali sehari di pagi hari. Konsistensi: Nenek S mengatakan kotorannya lembek dan tidak terlalu keras. Keluhan yang behubungan dengan BAB: Nenek S mengatakan tidak ada rasa nyeri dan BAB lancar. Pengalaman memakai laksatif/ pencahar: Nenek S mengatakan tidak menggunakan obat pencahar.c. Personal Hygiene1) Mandi

Frekuensi dan waktu mandi: Nenek S mengatakan mandi dua kali sehari yang biasa dilakukan sendiri. Pemakaian sabun (ya/tidak): Ya.2) Oral Hygiene

Frekuensi dan waktu gosok gigi: Nenek S mengatakan menyikat gigi dua kali sehari setiap mandi. Menggunakan pasta gigi: Ya.3) Cuci rambut

Frekuensi: Nenek S mengatakan biasanya keramas dua hari sekali. Penggunaan shampo (ya/ tidak): Ya.4) Kuku dan tangan

Frekuensi gunting kuku: Nenek S mengatakan dirinya rajin memotong kuku tangan dan kakinya apabila dirasa sudah cukup paanjang karena takut dapat melukai cucunya saat sedang menggendongnya. Kebiasaan mencuci tangan pakai sabun: Ya.d. Istirahat dan tidur

Lama tidur malam: Nenek S mengatakan biasanya tidur sekitar jam 10 malam dan bangun jam 4 pagi. Durasi tidur Nenek S kurang lebih empat jam. Tidur siang: Nenek S mengatakan biasa tidur siang jika cucunya juga tidur saat dimomong. Keluhan yang berhubungan dengan tidur: Nenek S mengatakan tidak ada masalah pada tidurnya dan dapat tidur nyenyak.e. Kebiasaan mengisi waktu luang Olahraga: Nenek S mengatakan rutin mengikuti kegiatan senam lansia yang diadakan di RW 03. Nonton TV: Nenek S mengatakan mempunyai sebuah televisi di rumah yang ditonton bersama-sama sebagai sarana hiburan dan informasi. Berkebun/memasak: Nenek S mengatakan dirinya biasa memasak bagi keluarga. Lain lain: Nenek S mengatakan dirinya sehari-hari memomong cucucunya, yaitu Bayi Z. Setiap harinya Nenek S biasa jalan-jalan pagi atau sore sambil membawa cucunya jalan-jalan di sekitar rumah.f. Kebiasaan yang mempengaruhi kesehatan (jenis/ frekuensi/ jumlah/ lama pakai)

Merokok (ya/ tidak): Tidak Minuman keras (ya/ tidak): Tidak Ketergantungan terhadap obat (ya/ tidak): Tidak3. Status kesehatana. Status kesehatan saat ini1) Keluhan utama: Nenek S mengatakan pinggangnya terasa pegal dan lutut terasa nyeri.2) Gejala yang dirasakan: Nenek S mengatakan lutut terasa kaku dan panas.3) Faktor pencetus: Nenek S mengatakan nyeri dirasakan ketika memomong cucunya sambil berdiri.4) Timbulnya keluhan: ( ) mendadak() bertahap5) Waktu mulai timbulnya keluhan: Nenek S mengatakan keluhan mulai timbul saat memomong cucu sambil berdiri.6) Upaya mengatasi

Pergi ke RS/ klinik pengobatan/ Dokter praktik: Nenek S mengatakan rutin memeriksakan kesehatannya ke klinik ataupun dokter jika sakitnya dirasa bertambah ataupun kambuh. Pergi ke bidan/ perawat: - Mengonsumsi obat obatan sendiri: - Mengonsumsi obat obatan tradisional: - Lain lain: Nenek S mengatakan dirinya akan duduk di sofa dan mengurut kakinya dengan minyak hangat.b. Riwayat kesehatan masa lalu1) Penyakit yang pernah diderita: Nenek S mengatakan menderita hipertensi dan tidak pernah menderita penyakit keturunan lain.2) Riwayat alergi (obat/ makanan/ binatang/ debu/ dan lain lain): Nenek S mengatakan tidak mempunyai alergi terhadap makanan maupun obat-obatan.3) Riwayat kecelakaan: -4) Riwayat dirawat di RS: Nenek S mengatakan pada tahun 1997 pernah dioperasi dan dirawat di RS Harapan Bunda Kramat Jati karena batu empedu.5) Riwayat pemakai obat: Nenek S mengatakan mengonsumsi obat anti hipertensi saat dirinya merasa tensinya tinggi saja.c. Pengkajian/ Pemeriksaan Fisik (jelaskan system-sistem di bawah ini yang terdapat pada klien)1) Keadaan umum (KU, kesadaran, GCS, TTV, BB, TB)KU

: BaikKesadaran: Compos MentisGCS: 15TTV: TD: 140/90 mmHg, N: 90x/mnt, RR: 24 x/mnt, Suhu: 37oCBB

: 46 kgTB

: 150 cm2) IntegumenS: Klien dapat merasakan dengan baik pada saat diberikan tes dengan menggunakan kapas dan benda runcing.O: Kulit seluruh tubuh bersih, warna kulit sawo matang. Tidak ditemukan hiperpigmentasi. Kulit kendur dan keriput sesuai dengan perubahan usia. Kulit sedikit kering, karena lemak dibawah kulit berkurang, tidak tercium bau badan, suhu tubuh klien 37o C. Arteri dan vena terlihat dengan jelas. Lesi tidak ditemukan.3) KepalaS: Tidak dirasakan nyeri pada daerah kepala, tidak ada nyeri tekan.O: Kepala simetris, kulit kepala bersih tidak berketombe, tidak ada benjolan, tidak sakit bila ditekan, tidak ada lesi dan arteri temporalis teraba. Rambut dan kulit kepala bersih, hitam bercampur putih, distribusinya menyebar dan rata. Tidak ditemukan lesi pada kulit kepala, rambut tidak mudah rontok dan rambut lurus. 4) MataS: Klien mengatakan bisa membaca tanpa kacamata,O: Alis mata simetris dan sejajar kiri dan kanan, bulumata lurus dan simetris distribusi dan arah pertumbuhan merata/menyebar. Klien dapat mengedipkan kelopak matanya. Bola mata simetris, tidak ada ptosis. Konjungtiva merah/tidak pucat, sklera tidak ikterik. Bola mata dapat mengikuti arah gerakkan tangan pemeriksa tanpa nistagmus (N III,IV,VI,VIII). Pupil bulat isokhor 2 mm berwarna hitam, ukurannya sama, bila diberikan cahaya terjadi konstriksi. Tes konvergensi dan akomodasi (NIII,IV,VI ) normal, dimana klien dapat mengikuti telunjuk perawat mendekati hidung klien, terlihat pupil kontriksi. Lapang pandang klien tidak menyempit.5) TelingaS: Tidak terdapat nyeri tekan pada daerah telinga. Klien mengatakan dapat mendengar bisikan dan detik jarum jam.O: Daun telinga simetris kiri dan kanan, bersih, tidak ada benjolan, tidak bengkak, tidak ada nyeri tekan pada masteudeus, tidak ada serumen, obstruksi dan cairan yang ke luar.6) Hidung dan sinusS: Tidak terdapat nyeri tekan di daerah hidung. Klien mengatakan tidak mengalami gangguan penciuman.O: Bentuk hidung agak pesek, septum simetris, warna kulit sama dengan kulit sekitarnya, tidak terdapat lesi, tes kepatenan baik yaitu klien dapat menghembuskan kapas dengan kuat, terdapat banyak bulu hidung, mukosa hidung merah dan lembab. Tes penciuman normal dimana klien bisa membedakan bau kopi dengan obat gosok (N I )7) Mulut dan tenggorokanS: Klien mengatakan mampu merasakan rasa manis, asam, asin, asam, dan pahit. Klien mengatakan gigi gerahamnya terasa sakit.O: Bibir simetris tidak terjadi perubahan posisi. Bibir berwarna merah muda, simetris, tekstur lembut tidak terdapat lesi. Gusi berwarna merah, gigi geraham belakang atas dan bawah sebelah kanan dan kiri caries/berlubang. Mukosa buccal merah muda, gusi dan lidah serta dasar mulut simetris. Tidak terdapat sariawan. Lidah tidak tremor ( N XII ). Dalam tenggorokkan terlihat uvula dalam keadaan baik, tidak membengkok kepinggir. Klien bisa merasakan rasa manis, asin, asam dan pahit.8) LeherS: Klien mengatakan tidak ada nyeri di daerah leher.O: Leher simetris, warna kulit sama dengan warna kulit sekitarnya, tidak terdapat pembengkakan pada limfa dan sepanjang otot sternokleido mastoideus, arteri karotis teraba, JVP tidak ada membesar. ROM Leher dapat digerakkan ke segala arah dan rotasi. Tidak ada pembesaran kelenjar thyroid.9) PayudaraS: Klien mengatakan tidak ada masalah dengan payudaranya, tidak terdapat nyeri tekan.

O: Klien dalam posisi duduk, kedua payudara simetris, otot-otot payudara terlihat kendor, kulit keriput, areola bundar, puting susu menonjol ke luar. Tekstur kulit kasar karea keriput, tidak teraba adanya benjolan pada payu dara klien.10) PernapasanS: Klien mengatakan tidak mengalami sesak napas dan dapat bernapas dengan baik.O: RR klien 20 kali/mnt, irama pernafasan reguler. Bentuk dada elips (normal) tidak ada retraksi otot-otot rongga dada, warna kulit sama/konsisten dengan warna kulit sekitarnya. Pada saat pemeriksaan ekspansi dada, pada saat klien menarik nafas didapatkan bahwa tekanannya sama tidak ada otot-otot pernafasan yang tertinggal dan pada tactil fremitus vibrasi dirasakan sama disetiap daerah dada posterior. Hasil perkusi resonan pada setiap daerah punggung klien. Suara nafas vesiculer.11) KardiovaskulerS: Klien mengatakan tidak pernah mengalami jantung berdebar-debar dan nyeri dada.O: Posisi Klien duduk, kulit muka, bibir konsisten dengan daerah kulit sekitar tubuh (tidak ada cianosis), vena jugularis tidak terlihat adanya pembesaran, pulsasi arteri karotis tampak bilateral. Jari relatif datar dan merah muda dengan dasar kuku seperti bulan sabit putih, leher dan ekstremitas proporsional. Perkusi di ICS 5 garis axilla anterior kiri yaitu di atas paru, dan dirasakan suara resonansi. Perkusi pada ICS 5 di atas mid clavicula, kiri dan batas sternum kiri, di atas jantung, dirasakan suara dullness , Suara jantung 2 (S2) terdengar lebih keras dibanding suara jantung 1 (S1).12) GastrointestinalS: Klien mengatakan tidak mengalami masalah dengan pencernaannya.O: Bising usus terdengar dengan jumlah 12 kali/menit. Perkusi pertama (ICS ke 4) terdengar timpani dan di atas hepar terdengar dullness, ke bawah lagi terdengar suara dulness. Tidak teraba adanya massa (benjolan) pada sekitar 4 kuadran abdomen. Hepar tidak teraba, ginjal tidak teraba.13) PerkemihanS: Klien mengatakan tidak mengalami nyeri saat BAB dan BAK. BAB satu kali sehari biasanya pada pagi hari dan BAK 8-9 kali dalam sehari. BAB dan BAK klien lancar.O: Klien tidak menggunakan kateter.14) MuskuloskletalS: Klien mengatakan pinggangnya terasa pegal dan lutut terasa nyeri. Nenek S mengatakan lutut terasa kaku dan panas. Nyeri dirasakan saat memomong cucunya sambil berdiri. Skala nyeri 5 dari 10. Nyeri hilang timbul.O:

Panggul: Kedua panggul simetris, warna kulit panggul konsisten dengan kulit disekitarnya. Tidak ada nyeri pada saat pemeriksa menekan otot daerah panggul. Klien dapat menahan dorongan pada otot panggul.Lutut: Warna dan integritas kulit normal, yaitu konsisten dengan warna kulit disekitarnya, lutut sejajar dengan paha dan tumit. Lutut dapat melakukan fleksi dan ekstensi.Pergelangan kaki dan telapak kaki: Klien dapat menahan tahanan pada saat lutut difleksikan, kedua refleks patella (+). Pergelangan kaki dan telapak kaki. Warna kulit sesuai /konsisten dengan warna kulit disekitarnya. Dorsopleksi dan plantar fleksi pergelangan kaki klien dapat dilakukan.Kekuatan otot: Kekuatan otot pergelangan dan telapak kaki 5 dan refleks achiles (+).15) System saraf pusatS: -O: -16) System endokrinS: -O: -17) ReproduksiS: -

O: -4. Hasil Pengkajian Khususa. Masalah Kesehatan Kronis

No.Keluhan kesehatan ataugejala yang dirasakan klien dalam waktu 3 bulan terakhir berkaitan dengan fungsi fungsiSelalu (3)Sering (2)Jarang (1)Tidak Pernah (0)

AFungsi penglihatan

1. penglihatan kabur

2. mata berair

3. nyeri pada mata

BFungsi pendengaran

4. pendengaran berkurang

5. telinga berdenging

CFungsi Paru (Pernafasan)

6. batuk lama disertai keringat malam

7. sesak nafas

8. berdahak/sputum

DFungsi Jantung

9. jantung berdebar debar

10. cepatpada kaki/tangan lelah

11. nyeri dada

EFungsi Pencernaan

12. mual/ muntah

F13. nyeri ulu hati

14. makan dan minum banyak (berlebihan)

15. perubahan kebiasaan BAB (diare/konstipasi)

GFungsi Pergerakan

16. nyeri kaki saat berjalan

17. nyeri pinggang atau tulang belakang

18. nyeri persendian/ bengkak

HFungsi Persyarafan

19. lumpuh/kelemahan

20. kehilangan rasa

21. gemetar / tremor

22. nyeri/ pegal pada daerah tengkuk

IFungsi Saluran Perkemihan

23. BAK banyak

24. sering BAK pada malam hari

25. tidak mampu mengontrol pengeluaran air kemih (ngompol)

Jumlah03616

66

TOTAL12

Interpretasi Hasil: Masalah kesehatan kronis ringanSkor:

25= masalah kesehatan kronis ringan

26-50 = masalah kesehatan kronis sedang

51= masalah kesehatan kronis beratb. Deskripsi Hari Khusus: Nenek S mengatakan Hari Lebaran dan libur besar adalah saat yang paling menyenangkan karena dirinya dapat berkumpul dengan anak-anak dan cucunya serta keluarga besarnya yang lain.c. Pengkajian Psikososial dan Spiritual1) Psikososial: -2) Identifikasi masalah emosionalPertanyaan tahap 1

Apakah klien mengalami kesulitan tidur? = Tidak Apakah klien sering merasa gelisah? = Tidak Apakah klien sering murung dan menangis sendiri? = Ya Apakah klien sering was-was atau kuatir? = YaLanjutkan ke pertanyaan tahap 2 jika lebih dari atau sama dengan 1 jawaban yaPertanyaan tahap 2

Keluhan lebih dari 3 bulan atau lebih dari 1 kali dalam 1 bulan? = Tidak Ada atau banyak pikiran? = Ya Ada gangguan/masalah dengan keluarga lain? = Tidak Menggunakan obat tidur/penenang atas anjuran dokter? = Tidak Cenderung mengurung diri? = TidakBila lebih dari atau sama 1 jawaban yaInterpretasi: masalah emosional positif3) Spiritual: Kegiatan rutin keagamaan yang dilakukan keluarga Nenek S adalah sholat lima waktu dilakukan dan rajin mengikuti pengajian di lingkungan sekitar rumahnya. Anak-anaknya mulai ditanamkan nilai-nilai agama sejak kecil. Menurut Nenek S, jika dirinya mengalami permasalahan dalam hidup, dirinya akan lebih banyak berdoa dan berserah diri kepada Tuhan karena hal tersebut akan memberikan ketenangan bathinnya. Nenek S juga mengatakan bahwa kesehatan merupakan hal penting, karena dengan kesehatan yang baik nenek A akan dapat melakukan kegiatan sehari hari dan dapat berpikir dengan jernih.d. Fungsi kognitif1) Identifikasi tingkat intelektual dengan short portable mental status questioner (SPMSQ)Instruksi:Ajukan pertanyaan 1-10 pada daftar ini dan catat semua jawaban.Catat jumlah kesalahan total berdasarkan total kesalahan berdasarkan 10 pertanyaan.

NO.PERTANYAANBENARSALAH

1 Tanggal berapa hari ini

2 Hari apa sekarang

3 Apa nama tempat ini

4 Alamat anda?

5 Berapa umur anda?

6 Kapan anda lahir (minimal tahun lahir)

7 Siapa presiden indonesia sekarang?

8 Siapa presiden ndonesia sebelumnya?

9 Siapa nama ibu anda?

10 Kurangi 3 dari 20 dan tetap pengurangan 3 dari setiap angka baru, semua secara menurun

Jumlah

Interpretasi hasil: -1) Salah 0-3 : fungsi intelektual utuh

2) Salah 4-5 : kerusakan intelektual ringan

3) Salah 6-8 : kerusakan intelektual sedang

4) Salah 9-10 : kerusakan intelektual berat2) Identifikasi aspek kognitif dan fungsi mental dengan menggunakan MMSE (Mini Mental Status Exam)

NoAspek KognitifNilai MaksNilai KlienKriteria

(Jelaskan Jawaban Klien)

1ORIENTASI (5)55Menyebutkan dengan benar :

Tahun : 2011 Musim : panas Tanggal : 7 Hari : kamis Bulan : April

2ORIENTASI (5)55Dimana kita sekarang?

Negara : indonesia Provinsi : jawa barat Kota : depok RW : 03 RT : 11

3REGISTRASI (3)33Sebutkan 3 obyek (oleh pemeriksa) 1 detik untuk mengatakan masing masing obyek, kemudian tanyakan kepada klien ketiga obyek tadi (untuk disebutkan)

Obyek = buku Obyek = pulpen Obyek = baju

4PERHATIAN DAN KALKULASI

(5)55Minta klien untuk memulai dari angka 10000 kemudian dikurangi 1000 sampai 5 kali

9000 8000 7000 6000 5000

5MENGINGAT

(3)33Minta klien untuk mengulangi ketiga obyek pada nomer 2 (registrasi) tadi, bila benar 1 point untuk masing masing obyek

6BAHASA

(9)2

1

3

1

22

1

3

1

2Tunjukkan pada klien 2 buah benda dan tanyakan namanya pada klien (misal jam tangan dan tas)Minta kepada klien untuk mengulang kata berikut tak ada, Jika, dan, atau, tetapi

Minta klien untuk mengikuti perintah berikut yang terdiri dari 3 langkah : ambil kertas di tangan anda, lipat dua dan taruh di lantai

ambil kertas

lipat dua

taruh di lantai

perintahkan pada klien untuk hal berikut (bila aktivitas sesuai perintah nilai 1 point)

tutup mata anda

perintahkan pada klien untuk menulis satu kalimat dan menyalin gambar

tulis satu kalimat

menyalin gambar

Total nilai30

Interpretasi hasil: Aspek kognitif dan fungsi mental baik.> 23= aspek kognitif dari fungsi mental baik

18-22= kerusakan aspek fungsi mental ringan 17= terdapat kerusakan aspek fungsi mental berate. Status fungsional1) INDEKS KATZTermasuk kategori manakah klien?

A. Mandiri dalam makan, kontinensia (BAB/BAK), menggunakan pakaian, pergi ke toilet, berpindah dan mandi

B. Mandiri semuanya kecuali salah satu dari fungsi diatas

C. Mandiri kecuali mandi dan salah satu fungsi lain

D. Mandiri kecuali mandi, berpakaian dan salah satu fungsi diatas

E. Mandiri kecuali mandi, berpakaian, ke toilet dan salah satu fungsi yang lain

F. Mandiri kecuali mandi, berpakaian, ke toilet, berpindah dan satu fungsi yang lain

G. Ketergantungan untuk semua fungsi diatasInterpretasi: Indeks KATZ AKeterangan:

Mandiri berarti tanpa pengawasan, pengarahan atau bantuan efektif dari orang lain, seseorang yang menolak untuk melakukan suatu fungsi dianggap tidak melakukan fungsi, meskipun ia dianggap mampu.2) MODIFIKASI DARI BARTHEL INDEKS

NO.KRITERIADENGAN BANTUANMANDIRIKETERANGAN

1Makan 510Frekuensi: 3 kali sehariJumlah: sedang

Jenis: nasi, lauk, sayuran

2Minum 510Frekuensi: 9-10 x/hariJumlah: 9 gelasJenis: air mineral

3Berpindah dari kursi roda ketempat tidur/sebaliknya 5-1015

4Personal toilet (cuci muka, menyisir rambut, menggosok gigi) 05Frekuensi: Mandi 2x/hari, menggosok gigi 2x/hari, keramas 2 hari sekali.

5Keluar masuk toilet (mencuci pakaian, menyeka tubuh, menyiram) 510

6Mandi 515

7Jalan di permukaan datar 05Frekuensi: sering

8Naik turun tangga 510

9Menggunakan pakaian 510

10Kontrol bowel (BAB) 510Frekuensi: 1 kali sehariKonsistensi: lembek

11Kontrol Bladder (BAK) 510Frekuensi: 8-9 kali/hariWarna: kuning kecoklatan

Interpretasi Hasil: Mandiri110= Mandiri

65-105= Ketergantungan Sebagian

60= Ketergantungan Totalf. Status psikologis (skala depresi pada lansia)

NOPERTANYAANJAWABANSCORE

1Pada dasarnya puaskah anda dengan hidup anda saat ini?YaTidak*0

2Apakah anda membatalkan banyak dari rencana kegiatan/minat anda?Ya*Tidak0

3Apakan anda merasa hidup anda ini hampa?Ya*Tidak0

4Seringkah anda merasakan kebosanan?Ya*Tidak0

5Apakah anda memiliki suatu harapan di masa depan?YaTidak*0

6Apakah anda terganggu dengan memikirkan kesulitan anda tanpa jalan keluar?Ya*Tidak0

7Apakah anda seringkali merasa bersemangat?YaTidak*1

8Apakah anda mengkhawatirkan sesuatu hal buruk bakal menimpa anda?Ya*Tidak1

9Apakah anda seringkali merasa gembira?YaTidak*0

10Apakah anda seringkali merasa tak terbantukan?Ya*Tidak0

11Apakah anda seringkali merasa gelisah dan resah?Ya*Tidak1

12Apakah anda lebih menyukai tinggal dirumah daripada keluar rumah dan melakukan sesuatu hal baru?Ya*Tidak0

13Apakah anda seringkali mengkhawatirkan masa depan anda?Ya*Tidak0

14Apakah anda merasa kesulitan dengan daya ingat anda ?Ya*Tidak0

15Apakah anda berpikir/ bersyukur masih hidup saat ini?YaTidak*0

16Apakah anda seringkali merasa sedih dan putus asa?Ya*Tidak0

17Apakah anda merasa tidak berguna saat ini?Ya*Tidak1

18Apakah anda sering menyesalkan masa lalu anda?Ya*Tidak0

19Apakah menurut anda kehidupan ini penuh tantangan yang menyenangkan?YaTidak*0

20Apakah anda merasa kesulitan untuk mengawali suatu kegiatan tertentu?Ya*Tidak0

21Apakah anda merasa diri anda penuh energi?YaTidak*0

22Apakah menurut anda keadaan yang dihadapi tanpa harapan?Ya*Tidak0

23Apakah menurut anda keadaan orang lain lebih baik dari anda?Ya*Tidak0

24Apakah anda sering kali marah hanya karena alasan sepele?Ya*Tidak1

25Apakah anda sering merasa bagaikan menangis?Ya*Tidak0

26Apakah anda sulit berkonsentrasi?Ya*Tidak0

27Apakah anda bangun pagi dengan perasaan menyenangkan?YaTidak*1

28Apakah anda lebih suka menghindari acara/sosialisasi?Ya*Tidak0

29Apakah mudah bagi anda dalam mengambil suatu keputusan?YaTidak*0

30Apakah anda berpikiran jernih sebagaimana biasanya?YaTidak*0

TOTAL6

Interpretasi hasil: Suspect depresi*Tiap jawaban yang bertanda bintang dihitung 1 point

Keterangan:

0-4= depresi tidak terjadi5-14= suspect depresi15-22= depresi ringan> 22= depresi beratg. Dukungan keluarga: Nenek S mengatakan suka menyimpan uang untuk kebutuhan yang tidak terduga sehingga apabila dirinya atau anggota keluarga yang lain sakit dia akan menggunakan simpanan tersebut. Anak klien, yaitu Bapak H mengatakan tidak mengetahui mengenai hipertensi secara jelas seperti apa yang dimaksud dengan pengertian, penyebab, tanda dan gejala, akibat hipertensi dan cara perawatannya. Bapak H mengatakan biasanya kalau gejala hipertensi yang dirasakan ibunya kambuh, maka ia akan menyarankan ibunya berobat. Mengenai Rematik yang diderita Nenek S, Nenek S mengatakan anak anaknya tidak tahu kalau dirinya mengalami penyakit rematik. Bapak H mengatakan bahwa ia tidak mengetahui mengenai rematik yang dialami ibunya dan juga tidak mengetahui apa yang dimaksud dengan rematik, penyebab,tanda dan gejala, akibat rematik dan cara perawatannya. Nenek S mengatakan rutin memeriksakan kesehatannya ke klinik ataupun dokter jika sakitnya dirasa bertambah ataupun kambuh. Nenek S juga rutin mengikuti kegiatan senam lansia yang diadakan di RW 03. Keluarga juga mengatakan, jika ada anggota keluarga yang sakit akan diperiksakan ke fasilitas layanan kesehatan. Setiap akhir bulan biasanya keluarga mengajak Nenek S berlibur. h. Sumber/Sistem Pendukung Yang Digunakan:Nenek S mengatakan hubungan dengan tetangga baik dan harmonis, saling mendukung. Sehingga bila ada tetangga atau keluarganya mempunyai masalah maka mereka akan saling membantu. Fasilitas kesehatan yang biasa dikunjungi bila sakit adalah ke klinik dokter langganannya yang berada di dekat rumah dan berjarak 1 km, dan jika penyakit yang diderita parah maka biasanya dibawa ke RS Palsigunung.5. Lingkungan tempat tinggala. Kebersihan dan kerapihan ruangan: Nenek S mengatakan membersihkan rumah satu kali sehari. Perabotan dan barang-barang di rumah Nenek S tertata dengan rapi. Hanya terdapat beberapa mainan anak yang diletakkan tidak tertata di lantai. Lantai rumah dalam keadaan bersih.b. Penerangan: Pencahayaan di rumah Nenek S baik. Atap diatas dapur diganti menggunakan jenis plastik sehingga pencahayaan di dalam ruangan menjadi baik. Penerangan setiap ruangan memakai lampu listrik untuk malam hari dan siang hari cukup dengan terangnya sinar matahari, pintu rumah selalu terbuka, sehingga memenuhi syarat kesehatan.c. Sirkulasi udara: Ventilasi dirumah Nenek S cukup baik yaitu jendela didepan dan selalu dibuka setiap hari.d. Keadaan kamar mandi dan WC: Kamar mandi dalam keadaan bersih, lantainya tidak licin. Keluarga Nenek S memiliki jamban dan pembuangan kotoran menggunakan septic tank. Jarak septic tank kurang memenuhi syarat kesehatan.e. Pembuangan air kotor: Air kotor di rumah Nenek S dialirkan dan dibuang ke selokan yang terdapat di depan rumahnya.f. Sumber air minum: Air minum menggunakan air minum sulingan yang dibeli per galon, sedangkan untuk kebutuhan MCK menggunakan air sumur yang dipompa. Nenek S mengatakan air sumurnya tidak berasa, tidak berbau dan tidak berubah warna namun tidak digunakan untuk air minum karena tidak punya waktu untuk memasak dan juga keluarga merasa kurang cocok.g. Pembuangan sampah: Nenek S mengatakan setiap hari sampah dikumpulkan dan membuangnya di sungai depan rumahnya.h. Sumber pencemaran: -i. Penataan halaman (kalau ada): -j. Privasi: -k. Resiko injury: Keadaan di dalam rumah Nenek S cukup rapi sehingga terlihat lapang dan menggindarkan Nenek S tersandung ataupun jatuh. Lantai rumah Nenek S bersih, lantai kamar mandi tidak licin dan tangga di dalam rumah ada pegangannya dan tidak terlalu terjal. Kamar Nenek S berada di lantai satu (bawah) untuk memudahkan Nenek S dan menghindari penyakit rematiknya kambuh.