Click here to load reader

Sutrisno - Sgd 5 Lbm 4 Kgd

  • View
    222

  • Download
    45

Embed Size (px)

Text of Sutrisno - Sgd 5 Lbm 4 Kgd

SGD 5 LBM 4 KGDSTEP 1

Bula: kelainan kulit yang berbentuk bulat terdapat serous didalamnya diameter lebih dr 2 cm berbatas tegas.

Melepuh : hasil proses inflamasi keadaan kulit yang disertai tanda2 inflamasi seprti : rubor,kalor , dolor karena trauma bakar.

STEP 2

1. Apa efek pemberian oli bekas pada luka bakar pasien dan bagaimna bila luka bakar diberi odol serta apa efeknya ?2. Bagaimana mekanisme didapatkan TD menurun, RR, dan nadi pada hasil pemeriksaan fisiknya?

3. Bagaimana cara menghitung luas luka bakar dan berapa ukurannya pada pasien?

4. Mengapa kesadaran penderita menurun setelah dipasang infuse NaCL 30 tetes permenit (5 menit kemudian)?

5. Apa saja klasifikasi luka bakar? (termasuk dalam derajat berapa)6. Bagaimana patofisiologi terjadinya luka bakar serta Respon organ tubuh apa saja yg timbul saat mengalami luka bakar?

7. Px. Penunjang apa saja yg dpt dilakukan pada penderita luka bakar?8. Apa saja terapi yang dpt dilakukan?

9. Komplikasi yg timbul pada luka bakar !

10. Bagaimana cara perhitungan kebutuhan cairan ?

Step 3

1. Apa efek pemberian oli bekas pada luka bakar pasien dan bagaimna bila luka bakar diberi odol serta apa efeknya ?

Oli bakar terdiri dari bahan2 kimia, selain itu jg tdapat bahan detergennya , dmn kulit yg memiliki proses regenerasi, dan jika diberi oli pd luka bakar ( hambat regenerasi kulitnya wlupun ada bekasnya

Jika diberi pasta gigi ( lebih menghambat akan tetapi akan timbulkan bekas luka yg tidak hilang

Oli bekas ( kotor ( terjadi infeksi didaerah lukaa( tmbah rasa sakit ( parah ( persulit serta memperlama kesembuhan krna harus membersihkan olinya dahulu.

2. Bagaimana mekanisme didapatkan TD menurun, RR, dan nadi pada hasil pemeriksaan fisiknya?

TD menurun ( kkurangan cairan krna ada cairan yg menguap sehingga cairan byk yg keluar bisa jg krna meningkatkan permeabilitas ( TD turun ( nadi dan RR meningkat.

Efek kkurangan cairan terjadi apabila luas luka bakar lebih dr 5%... perhitungan dg dibagi 11 area..

Jika lebih dr 25% pada dewasa dan 20% pada anak2 ( kkurangan cairan ( plasma pindah ke intersisial .

#pada kasus ( blm terjadi syok hipovolemik.

3. Bagaimana cara menghitung luas luka bakar dan berapa ukurannya pada pasien?

Berdasar kedalaman : Epidermis

Epidermis sebagian dermis

Seluruh dermis

Subkutan

Pada dewasa

Kepala 9 %

Seluruh dada & perut 18%

Lengan kanan 9%

Tungkai kiri depan 9%

Total 45% ( derajat 2

4. Apa saja klasifikasi luka bakar? (termasuk dalam derajat berapa)

Klasifikasi berdasarkan kedalaman :

Luka bakar derajat 1

Epidermis

# masih bisa sembuh spontan, tidak ada bula,

Luka bakar derajat 2

Epidermis dan dermis

# sudah ada bula dan nyeri

Terbagi lagi mnjadi :

2a : dasar luka merah, sembuh spontan dalam 10-14 hari

2b : dsar luka pucat keputihan, sembuh lebih dari 1 bulan

Luka bakar derajat 3

Subkutan, otot dan tulang

#tidak ada bula, tidak nyeri, sembuh lama krna tdak terjadi epitelisasi spontan, warna keabu2an.

Pada scenario menurut kedalamnya : derajat 2

Klasifikasi lainnya

Minor : luas < 15% pada dewasa, 10% pada anak2 (luka blm kearea wajah,kaki,), Moderate : luas 15-25% pada dewasa, anak2 10-20% , jika sudah sampai perineum Major : luas > 25% (mengenai seluruh wajah yg vital, ada trauma inhalasi ), ex: luka bakar karna listrik termasuk major

#bagian tubuh yg terkena luka bakar ada ukurannya masing2.

Berdasar penyebabnya :

Api

Air panas

Bahan kimia

Listrik

Radiasi

Suhu rendah

5. Mengapa kesadaran penderita menurun setelah dipasang infuse NaCL 30 tetes permenit (5 menit kemudian)?

Krna pasien alami luka bakar yg berat ( cairan byk keluar ( pemberian infuse NaCl ( masih kkurangan kbutuhan cairan( syok hipovolemik. (tubuh masih kekurangan cairan)

Pasien alami trauma facial >> seharusnya pasien dipasang ET karena ditakutkan terjadinya edema laring.

#Pada luka bakar harus di check ABC terlebih dahulu, ( luka bakar kena wajah ( edema laring ( pasang ET ( 6. Bagaimana patofisiologi terjadinya luka bakar serta Respon organ tubuh apa saja yg timbul saat mengalami luka bakar?

Panas ( pem.darah rusak ( anemi ( peermeabilitas meningkat ( berkurang cairan intravaskuler ( akibat penguapan berlebih ( cairan masuk kebula ( timbulkan respon local (zona koagulasi : pada bagian luka yg parah dan kerusakan irreversible, perfusi : disekitar zona koagulasi, hiperemi : dipinggir zona koagulasi , biasanya warna kemerahan) dan sistemik (kardiovaskuler : kontratilitas menurun krna permeabilitas meningkat; pernafasan : bronchitis , inhalasi ; metabolism : adanya peningkatan.) ( respon imun non spesifiknya menurun. PA :

Zona statis : antara zona hiperemis dan koagulasi ( gguan pada sel dan sirkulasi darah. Jika terdapat kelainan ( infeksi berat, kematian sel

Pada luka bakar ( perbahan fisiologi : gguan cairan ( syok krna terjadinya perpindahan cairan elektrolit dari intra ke extra vaskuler serta ada penguapan air berlebiihan ( cairan berlebih yg masuk kedalam bula ; metabolism ( syok hipovolemik;

Gguan sirkulasi dan hematologi : tjadi resistensi perifer naik ( viskositas darah bertambah ( hemokonsentrasi ( slut ging ( betambah hebatnya gguan sirkulasi perrifer dan perfusi jaringan buruk.

Gguan hormone dan metabolism : sifatnya neurogen ( bsa dipengaruhi rngsangan metabolik

Gguan imunologi : neutrofil yg fungsinya tngkap kuman ( krna terperangkat ( daya fagositositnya berkurang ( jika neutrofilnya kuat ( granulasi di zona stasis. Tpi bila tidak adekuat ( sepsis (infeksi berat)

#syarat terjadinya edema laring ! 7. Px. Penunjang apa saja yg dpt dilakukan pada penderita luka bakar?

8. Apa saja terapi yang dpt dilakukan?

9. Komplikasi yg timbul pada luka bakar !

10. Bagaimana cara perhitungan kebutuhan cairan ?

STEP 7

1. Apa efek pemberian oli bekas pada luka bakar pasien dan bagaimna bila luka bakar diberi odol serta apa efeknya ?

Oli ( mengandung banyak zat kimia ) apalagi pasta gigi ( berbahan dasar detergent yang mengakibatkan pedih di luka ) sangat berbahaya bagi penderita luka bakar, efekmya kulit yang terbakar tidak akan melakukan regenerasi sel yang berakibat keriput dan membekas selamanya.

Dalam oli bekas tentu saja terdapat kandungan bakteri, jamur, sianobakteria dan alga biru. Mikroorganisme ini mengoksidasi hidrokarbon. ( apabila diberikan pada luka bakar ( mikroorganisme dapat berkembang di luka ( memperparah kondisi luka

Sumber: http://elib.pdii.lipi.go.id 2. Bagaimana mekanisme didapatkan TD menurun, RR, dan nadi pada hasil pemeriksaan fisiknya?

a. RR : 24x

Luka bakar ( terjadi peningkatan permeabilitas vaskular ( Penurunan volume darah ( Penurunan aliran balik vena ke jantung ( Curah jantung menurun ( TD menurun ( perfusi jaringan menurun ( RR naikb. TD : 100/70

Luka bakar ( terjadi peningkatan permeabilitas vaskular ( Penurunan volume darah ( Penurunan aliran balik vena ke jantung ( Curah jantung menurun ( TD menurunc. N:120

Luka bakar ( terjadi peningkatan permeabilitas vaskular ( Penurunan volume darah ( Penurunan aliran balik vena ke jantung ( Curah jantung menurun ( TD menurun ( Vasokontriksi Vaskuler ( Nadi meningkat

3. Bagaimana cara menghitung luas luka bakar dan berapa ukurannya pada pasien?Luas luka bakar:

A. Anak-anak dihitung menurut rumus Lund dan browder.

Pada anak anak dipakai modifikasi Rule of Nine menurut Lund and Brower, yaitu ditekankan pada umur 15 tahun, 5 tahun dan 1 tahun.

B. Dewasa dihitung menurut rumus rule of nine

Wallace membagi tubuh atas bagian bagian 9 % atau kelipatan dari 9 terkenal dengan nama Rule of Nine atau Rule of Wallace.Dalam perhitungan agar lebih mempermudah dapat dipakai luas telapak tangan penderita adalah 1 % dari luas permukaan tubuhnya.

Pada pasien skenario : Pada muka dan leher melepuh : 4,5% Seluruh dada dan perut depan melepuh : 18% Lengan kanan seluruhnya melepuh : 9% Tungkai kiri sebelah depan : 9%Total

45%4. Apa saja klasifikasi luka bakar? (termasuk dalam derajat berapa) Derajat

Dalam Luka / Derajat Jaringan Rusak Klinis Tes Jarum Waktu Sembuh Hasil

I Epidermis -sakit-merah-kering Hiperalgesi 7 hari Normal

II.DangkalII.Dalam -sebagian dermis. Folikel rambut dan kel keringat utuh-hanya kel keringat utuh-sakit-merah /kuning-basah-bulaidem Hiperalgesi atau normalHipoalgesi 7-14 hari14-21 hari Normal, pucat berbintikPucat,depig-mentasi, rata, mengkilat, rambut(-), sikatrik hipertrofi

III Dermis seluruhnya -tidak sakit-putih, coklat, hitam-kering Analgesia > 21 hari Sikatrik hipertrofi

a. Luka bakar derajat I

Kerusakan terjadi pada lapisan epidermis Kulit kering, hiperemi berupa eritema Tidak dijumpai bullae Nyeri karena ujung-ujung saraf sensorik teriritasi Penyembuhan terjadi spontan dalam waktu 5-10 hari

b. Luka bakar derajat II Kerusakan meliputi epidermis dan sebagian dermis, berupa reaksi inflamasi disertai proses eksudasi. Dijumpai bulae. Nyeri karena ujung-ujung saraf teriritasi. Dasar luka berwarna merah atau pucat, sering terletak lebih tinggi diatas kulit normal.Luka bakar derajat II ini dibedakan menjadi 2 (dua), yaitu :1. Derajat II dangkal (superficial) IIA Kerusakan mengenai bagian superfisial dari dermis lapisan atas dari corium/dermis.

Organ-organ kulit seperti folikel rambut, kelenjar keringat, kelenjar sebasea masih utuh( benih2 epitel Penyembuhan terjadi spontan dalam waktu 10-14 ha