of 9/9
Kejang Demam Bevy Aryah Andini

PPT KEJANG

  • View
    601

  • Download
    26

Embed Size (px)

Text of PPT KEJANG

Kejang Demam

Bevy Aryah Andini

Pengertian Kejang DemamKejang demam merupakan kelainan neurologis akut yang paling sering dijumpai pada anak. Bangkitan kejang ini terjadi karena adanya kenaikan suhu tubuh (suhu rektal di atas 38oC) yang disebabkan oleh proses ekstrakranium.

EtiologiPenyebab kejang demam menurut Buku Kapita Selekta Kedokteran belum diketahui dengan pasti, namun disebutkan penyebab utama kejang demam ialah demam yang tinggi. Demam yang terjadi sering disebabkan oleh : 1. Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) 2. Gangguan metabolik 3. Penyakit infeksi diluar susunan saraf misalnya tonsilitis, otitis media, bronchitis. 4. Keracunan obat 5. Faktor herediter 6. Idiopatik.

PatofisiologiKejang adalah manifestasi klinis khas yang berlangsung secara intermitten dapat berupa gangguan kesadaran, tingkah laku, emosi, motorik, sensorik, dan atau otonom yang disebabkan oleh lepasnya muatan listrik yang berlebihan di neuron otak. Status epileptikus adalah kejang yang terjadi lebih dari 30 menit atau kejang berulang lebih dari 30 menit tanpa disertai pemulihan kesadaran.1. Mekanisme dasar terjadinya kejang adalah peningkatan aktifitas listrik yang berlebihan pada neuron-neuron dan mampu secara berurutan merangsang sel neuron lain secara bersama-sama melepaskan muatan listriknya. Hal tersebut diduga disebabkan oleh; kemampuan membran sel sebagai pacemaker neuron untuk melepaskan muatan listrik yang berlebihan. Berkurangnya inhibisi oleh neurotransmitter asam gama amino butirat [GABA]; atau Meningkatnya eksitasi sinaptik oleh transmiter asam glutamat dan aspartat melalui jalur eksitasi yang berulang. Status epileptikus terjadi oleh karena proses eksitasi yang berlebihan berlangsung terus menerus, di samping akibat ilnhibisi yang tidak sempurna.

2.3.

Klasifikasia) Kejang Demam sederhana ( Simple Febrile Seizure) Kejang Demam ini Berlangsung singkat, kurang dari 15 menit, umumnya akan berhenti sendiri, tanpa gerakan fokal atau berulang dalam waktu 24 jam. b) Kejang Demam kompleks Kejang Demam Kompleks Berlangsung lama lebih dari 15 menit, kejang fokal atau parsial satu sisi, atau kejang umum didahului kejang parsial (sebagian). Kejang berulang atau lebih dari 1 kali dalam 24 jam.

Manifestasi KlinisGejala berupa :1. Suhu anak tinggi. 2. Anak pucat diam saja. 3. Mata terbelalak ke atas disertai kekakuan dan kelemahan. 4. Umumnya kejang demam berlangsung singkat. 5. Gerakan sentakan berulang tanpa didahului kekauan atau hanya sentakan atau kekakuan fokal. 6. Serangan tonik klonik ( dapat berhenti sendiri ). 7. Kejang dapat diikuti sementara berlangsung beberapa menit. 8. Seringkali kejang berhenti sendiri.

KomplikasiMenurut Taslim S. Soetomenggolo dapat mengakibatkan : 1. Kerusakan sel otak 2. Penurunan IQ pada kejang demam yang berlangsung lama lebih dari 15 menit dan bersifat unilateral 3. Kelumpuhan (Lumbatobing,1989)

Penatalaksanaan MedikPada penatalaksanaan kejang demam ada 3 hal yang perlu dikerjakan yaitu : 1. Pengobatan Fase Akut 2. Mencari dan mengobati penyebab 3. Pengobatan profilaksis

Terima Kasih