Click here to load reader

PKMK KRIPIKUSAJA (1)

  • View
    34

  • Download
    3

Embed Size (px)

Text of PKMK KRIPIKUSAJA (1)

10

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM

KRIPIKUSAJA(KRIPIK DARI KULIT SANG RAJA)

BIDANG KEGIATAN :PKM KEWIRAUSAHAAN

Diusulkan oleh :

Wendi Elvrianti (21030113060064) (2013)Zelika Nidya Damarani (21030113060085) (2013)Kurnia Iqbal Aprilino (21030113060038) (2013)Elsa Paramita (21030112060030) (2012)

UNIVERSITAS DIPONEGOROSEMARANG2013DAFTAR ISIHalaman Judul...........................................................................................................Halaman Pengesahan.................................................................................................

A. Judul Program4B. Latar Belakang4C. Perumusan Masalah5D.Tujuan Belakang5E. Luaran yang diharapkan 5F. Kegunaan Program5G. Gambaran Umum Usaha6H. Metode Pelaksanaan Program6

Pengesahan Usulan PKM Kewirausahaan

1. Judul Kegiatan: Pemanfaatan Kulit Sang Raja dalam Bidang Inovasi Pangan 2. Bidang Kegiatan: PKM-K3. Ketua Pelaksana Kegiatana. Nama Lengkap : Wendi Elvriantib. NIM : 21030113060064c. Jurusan : Teknik Kimiad. Universitas: Universitas Diponegoro Semarange. Alamat Rumah dan No Tel./HP: Jl.Masjid XV, Sudimara Timur RT 03 RW 07, Ciledug, Tangerang, Kodepos 15151f. Alamat email: [email protected] Anggota Pelaksana Kegiatan: 4 orang5. Dosen Pendampinga. Nama: M Endy Yulianto, ST, MTb. NIP: 197107311999031001c. Alamat Rumah dan No Tel./HP:6. Biaya Kegiatan Totala. Dikti:b. Sumber lain: 7. Jangka Waktu Pelaksanaan:

Semarang,27 September 2013Menyetujui,Pembantu Dekan IIIFakultas Teknik UNDIPKetua Pelaksana Kegiatan

(Prof. Dr. Ir Abdullah, MS) (Wendi Elvrianti)NIP. 19551231 198303 1 014NIM. 21030113060064

Pembantu Rektor IIIDosen PembimbingBidang Kemahasiswaan

( Drs. Warsito, S.U) (M Endy Yulianto, ST, MT)NIP. 1954020 198103 1 014 NIP. 19710731 199903 BAB IPendahuluan

1.1 Judul ProgramKRIPIKUSAJA(keripik dari kulit pisang raja)

1.2 Latar BelakangIndonesia merupakan negara yang kaya dan terkenal dengan kesuburan tanahnya. Era pembangunan seperti ini sektor pertanian merupakan prioritas utama, namun demikian bukan berarti sektor-sektor lainnya diabaikan. Sektor pertanian dapat menyediakan bahan makanan dalam keadaan mentah maupun yang sudah jadi. salah satu tanaman yang banyak digemari masyarakat adalah Pisang.Tanaman pisang dapat ditemui hampir diseluruh wilayah Indonesia, karena iklim di Indonesia sangat cocok untuk pertumbuhan tanaman ini. Dan tanaman ini berbuah tanpa mengenal istilah musim. Tanaman pisang ini termasuk tanaman serbaguna, karena semua bagiannya dapat dimanfaatkan mulai dari akar, umbi (bonggol), pelepah, batang, daun, jantung, buah, hingga kulitnya.Dalam pengolahan kulit pisang tentunya akan dihasilkan limbah kulit pisang yang cukup banyak jumlahnya, yaitu sekitar sepertiga dari sebuah pisang yang belum dikupas (munadjim 1983). Kumalaningsih (1993) menyatakan perbandingan antara kulit dan daging antara 1,2 : 1,6 sehingga perlu difikirkan pemanfaatannya. Kita dapat sedikit mengurangi limbah kulit pisang.Secara umum, kulit pisang banyak mengandung karbohidrat, air, vitamin C, kalium, lutein, anti-oksidan, kalsium, vitamin B, lemak, protein, beragam vitamin B kompleks di antaranya vitamin B6, minyak nabati, serat, serotonin dan banyak lagi lainnya. Semua komponen senyawa ini memiliki beragam khasiat yang baik bagi tubuh. Didalamnya terdapat juga antioksidan yang berguna untuk menyembuhkan penyakit Permintaan pisang dalam pasar tidak hanya sebatas pisang segar, namun juga dalam bentuk olahan maka dari itu banyak sekali kulit pisang yang hanya terbuang sia-sia tanpa ada pengolahan lebih lanjut. Berdasarkan hal tersebut kami ingin menggunakan kulit pisang raja sebagai bahan baku utama pada pembuatan keripik. Berarti tidak ada lagi bagian dari pisang yang tidak bermanfaat. Setelah keripik ini dipasarkan dengan harga ekonomis, maka nantinya masyarakat akan mengetahui lezatnya keripik dari kulit sang raja dengan tampilan menarik. Selain nilai ekonomisnya yang tinggi, keripik dari kulit sang raja menjadi variasi baru makanan ringan yang bergizi, dengan harapan dapat meningkatkan pendapatan bagi masyarakat khususnya industri rumah tangga.

1.3 Perumusan Masalah1.Bagaimana cara mengolah kulit pisang sang raja yang populasinya sangat banyak dengan lebih menarik ?2.Bagaimana cara membuat kripik kulit pisang sang raja yang tahan lama?3.Bagaimana cara memasarkan kripikusaja ?

1.4 Tujuan ProgramDari masalah-masalah yang telah dirumuskan, dapat kita ketahui tujuan dari program ini yaitu :1.Mengolah limbah kulit pisang raja menjadi sebuah kripik manis yang lezat dan kaya gizi.2.Membuat kripik kulit pisang raja yang tahan lama tidak untuk jangka pendek.kan3.Memasarkan produk kripikusaja, sehingga menghasilkan pemasukan berupa uang.

1.5 Luaran Yang DiharapkanDengan munculnya ide pembuatan kripik kulit sang raja sehingga ada variasi cemilan yang baru yang dapat di konsumsi dan sangat bermanfaat juga bagi kesehatan. Maka luaran yang diharapkan dari program ini adalah cemilan yang menyehatkan dan banyak mengandung gizi. Tanpa bahan pengawet dan pewarna-pewarna berbahaya yang dapat menimbulkan berbagai penyakit dan dapat menjadi camilan yang digemari masyarakat karena kandungan di dalamnya.

1.6 Kegunaan ProgramDiharapkan ditemukannya ide untuk membuat kripik dari kulit sang raja bisa mengurangi tingkat kejenuhan masyarakat melihat limbah kulit pisang yang sudah banyak di Indonesi. Meningkatkan pendapatan khususnya di industri rumah tangga. Selain itu, proses produksinya juga akan menyerap banyak tenaga kerja sehingga mampu mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia yang semakin meningkat dari waktu ke waktu dan juga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat IndonesiaBAB IIGambaran Umum Usaha

Seperti yang kita ketahui di Indonesia sangat banyak populasi tanaman pisang dan konsumennya biasa memakan dagingnya saja. Mereka belum tahu betul bahwa kulit pisang yang selalu mereka buang ternyata masih mengandung banyak vitamin dan kandungan zat lainnya yang menyehatkan. Kulit pisang tersebut masih bisa kita produksi dalam bentuk keripik. Dengan menemukan ide tersebut, diharapkan masyarakat bisa tertarik untuk mengkonsumsinya, karena selain mengurangi limbah, rasanya juga tidak kalah dengan makanan ringan yang sering kita lihat di supermarket. Selain itu, kripik ini juga kaya akan gizi.Masyarakat Indonesia umumnya masih banyak yang pengangguran, walaupun sebenarnya mereka mempunyai keterampilan dan kemampuan dalam berkarya, oleh karena itu dengan ditemukannya ide tersebut maka, akan memakan tenaga kerja produktif yang awalnya masih pengangguran.Dengan melihat kehidupan masyarakat Indonesia yang sebagian besarnya mudah bosan dan mudah putus asa, daripada kulit pisang raja itu tidak di produksi dan akan mengakibatkan sampah yang menumbuk karena populasinya sangat banyak maka dengan melaksanakan metode pembuatan kripikusaja ini akan mengurangi munculnya hal tersebut di atas.

Dengan bahan baku kulit pisang yang mudah dijumpai masyarakat, diharapkan akan dapat menghasilkan pemasukan yang relative besar dibandingkan dengan modal yang dikeluarkan dalam proses produksinya. Karena usaha ini unik dan belum banyak masyarakat mengetahuinya.

Adapun langkah-langkah dalam pembuatan kripikusaja ini adalah sebagai berikut:1. Potong rapi kulit pisang semenarik mungkin dan bersihkan dengan air.2. Rendam ke dalam larutan kapur ditambahkan daun sirih yang sudah diremas-remas kurang lebih 20 menit.3. Selanjutnya, rendam ke dalam larutan garam sekitar 10 menit.4. Larutkan ke dalam larutan gula sekitar 30 menit.5. Setelah proses perendaman selesai, jemur potongan kulit pisang tersebut kurang lebih selama sehari atau kulit pisang tidak terlihat basah lagi.6. Goreng kripik kulit tersebut sampai kering kuning kecokelatan.7. Campurkan tepung maizena dengan cokelat bubuk dan gula halus. Aduk sampai rata.8. Masukkan lapisan coklat kedalam tempat tertutup, kemudian masukkan keripik kulit pisang yang telah dingin.9. Kocok dan aduk sampai tercampur rata dan lapisan coklat menutupi semua permukaan keripik kulit pisang.10. Simpan keripik cokelat dalam tempat yang kering. Siap disajikan11. Bisa juga dengan variasi lain seperti ditambahkan bumbu pedas manis, pedas, gurih , dan lainnya.

Tabel 2.1 Analisis kuantitas produksi, biaya produksi dan harga jualNama ProdukKuantitas produksi bulan keJumlah (pcs)Biaya produksi (rupiah/pcs)Harga Jual (rupiah/pcs)

Keripikusaja12365040006000

150200300

Perkiraan rincian bahan dan alat pembuatan keripik dari kulit pisang raja : Rp 12.000.000Biaya produksi keripikusaja: Rp4.000 x 650 Rp2.600.000Biaya penjualan keripikusaja:Rp6000 x 650 Rp3.900.000Keuntungan Rp1.300.000

BAB IIIMetode Pelaksanaan Program3.1 Identifikasi MasalahMasalah utama dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah banyaknya limbah kulit sang raja di Indonesia dan produsen sulit memanfaatkan limbah tersebut agar menjadi olahan yang lezat dan menarik.3.2Menetukan TujuanDalam program ini tujuan utama yang ingin dicapai adalah mengolah bahan makanan yang semulanya belum bisa dimanfaatkan menjadi bisa dimanfaatkan dengan rasa yang khas, unik dan menarik. Tidak hanya lezat tetapi juga kaya akan gizi. Dengan harapan dapat menghasilkan profit sehingga dapat membantu masyarakat Indonesia pada umumnya dan bagi pelaku usaha pada khususnya.3.3 Analisis KebutuhanDalam kegiatan ini banyak sekali faktor yang berpengaruh, baik itu mendukung maupun menghambat pelaksanaan kegiatan ini. Faktor-faktor yang dapat dikategorikan sebagai faktor penghambat adalah tentang pandangan sebagian masyarakat mengenai kulit pisang yang bisa dijadikan sebagai olahan makanan karena sebagian mereka hanya tahu yang bisa dijadikan olahan itu hanya dagingnya saja. Sedangkan faktor pendukungnya adalah ketersediaan piranti pendukung antara lain alat-alat produksi dan