Click here to load reader

Proposal Pkmk-Akagi (1)

  • View
    314

  • Download
    22

Embed Size (px)

Text of Proposal Pkmk-Akagi (1)

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

AKAGI: ALAT TULIS KESEHATAN GIGIBIDANG KEGIATAN: PKM-K

Diusulkan oleh : Ketua: Anggota: Mohammad Muchlisul Ghoni Muhammad Fuadi Priztika Widya Nursalim Hayu Qommaru Zala Nadya Cahya Paramitha (09/280179/KG/08386) Angkatan 2009 (09/285014/KG/08532) Angkatan 2009 (09/288907/KG/08568) Angkatan 2009 (10/299060/KG/08671) Angkatan 2010 (10/296766/KG/08601) Angkatan 2010

UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA 2011i

1. Judul Kegiatan 2. Bidang Kegiatan 3. Bidang ilmu

HALAMAN PENGESAHAN : AKAGI : Alat Tulis Kesehatan Gigi : ( ) PKM-P ( ) PKM-T : () Kesehatan ( ) MIPA ( ) SosialEkonomi ( ) Pendidikan : : : : : () PKM-K ( ) PKM-M ( ) Pertanian ( )Teknologi ( ) Humaniora

4. Ketua Pelaksana Kegiatan a. Nama Lengkap b. NIM c. Jurusan d. Universitas/Institut/Politeknik e. AlamatRumahdan No Tel./HP f. Alamat email 5. Anggota Pelaksana Kegiatan 6. Dosen Pendamping a. Nama Lengkap dan Gelar b. NIP c. AlamatRumahdan No Tel./HP 7. Biaya Kegiatan Total a. DIKTI b. Sumber Lain (danapribadi) 8. Jangka Waktu Pelaksanaan

Mohammad Muchlisul Ghoni 09/280179/KG/08386 Pendidikan Dokter Gigi Universitas Gadjah Mada Perum. Grha Palem Indah blok F-3 Sleman. Hp:085250486846 : [email protected] : 4 (empat) orang : drg. Hendri Susanto, M.kes : 19760902 200501 1 002 : Dayu Permai C10, Ngaglik, Sleman. Hp : 085228008295 : Rp 9.925.000,: : 5 Bulan Yogyakarta, 5 Oktober 2011

Menyetujui Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama, Alumni, Pengembangan Usaha, dan Pengabdian kepada masyarakat FKG UGM

Ketua Pelaksana Kegiatan

Drg.Diatri Nari Ratih, M.Kes., Sp.KG., Ph.D NIP 19631024 199203 2 001

Mohammad Muchlisul Ghoni NIM 09/280179/KG/08386

DirekturKemahasiswaan Universitas Gadjah Mada,

Dosen Pendamping

Drs. Haryanto, M.Si NIP 19580502 198703 1 002

drg. Hendri Susanto, M.kes NIP 19760902 200501 1 002

ii

1

A. Judul Program AKAGI : ALAT TULIS KESEHATAN GIGI B. Latar Belakang Masalah Kesehatan holistik digambarkan dengan kesehatan tubuh secara menyeluruh, termasuk kesehatan gigi dan mulut. Namun terkadang kesehatan gigi dan mulut kurang menjadi perhatian masyarakat, padahal gigi merupakan bagian penting dari tubuh dalam proses awal pencernaan makanan. Berdasarkan SKRT (2004) prevalensi karies di Indonesia mencapai 90,05%. Kemudian pada hampir setiap mulut orang Indonesia akan ditemukan dua hingga tiga gigi berlubang. Ini menggambarkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat Indonesia dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut masih tergolong rendah. Upaya pemeliharaan kesehatan gigi seharusnya dimulai sejak usia dini, dari umur 6-11 tahun, karena di saat umur itu anak sedang menjalani proses tumbuh kembang. Keadaan gigi pada anak-anak akan berpengaruh terhadap perkembangan dan pertumbuhan gigi pada usia dewasa nanti. Apalagi dalam usia sekolah, resiko anak mengalami karies makin tinggi dikarenakan banyaknya jajanan di sekolah, dengan jenis makanan dan minuman yang manis, yang dapat mengancam kesehatan gigi dan mulut anak. Faktor perilaku atau sikap pengabaian kebersihan gigi dan mulut pada umumnya dilandasi oleh kurangnya pengetahuan akan pentingnya pemeliharaan gigi dan mulut sehingga anak masih tergantung pada orang dewasa dalam hal menjaga kebersihan dan kesehatan gigi. Anak cenderung meniru kebiasaan orang tua-nya. Jika sejak dini para orang tua terbiasa memperhatikan kesehatan gigi anak mereka , maka si anak akan menjadi peduli dengan giginya. Holt RD, dkk (1985) melakukan penelitian tentang efek pendidikan kesehatan gigi yang diberikan ibu kepada anaknya yang berusia 5 tahun di London. Hasil penelitian tersebut mengungkapkan bahwa 69% dari anak-anak yang ibunya memberikan oral health education di rumah memperlihatkan bebas karies, dan angka gingivitis (radang gusi) yang lebih rendah daripada anak-anak yang tidak dididik tentang kesehatan gigi dan mulut oleh ibunya. Upaya pemeliharaan dan pembinaan kesehatan gigi dan mulut dengan tujuan pencegahan karies gigi terutama pada kelompok usia sekolah salah satunya melalui kegiatan Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS). Kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada anak. Pendidikan kesehatan gigi dan mulut kepada anak sekolah harus diberikan secara berulang-ulang dan menarik, untuk itu dibutuhkan kerjasama yang baik antara siswa, guru, dan orang tua. Alat tulis kesehatan gigi hadir sebagai sebuah inovasi media edukasi agar para anak termotivasi untuk menjaga kebersihan giginya. Alat tulis kesehatan gigi merupakan alat tulis yang memiliki desain unik seputar gigi dan alat-alat kesehatan gigi. Alat tulis yang akrab digunakan dalam keseharian anak-anak sekolah merupakan media yang tepat sebagai pengingat dalam menjaga kebersihan gigi. Alat tulis sadar kesehatan gigi diharapkan dapat terus memacu dan menyadarkan anak akan pentingnya menjaga kesehatan gigi sehingga mereka akan rajin untuk menyikat gigi, yaitu setelah makan dan sebelum tidur, serta menjadikan mereka tidak takut untuk datang ke dokter gigi lagi. C. Perumusan Masalah 1. Kesadaran akan kesehatan gigi pada terbilang rendah pada masyarakat umum.

2

2. Kebanyakan orang akan lebih menyukai apabila barang-barang yang dikemas maupun dibentuk secara unik atau menarik.

D. Tujuan 1. Mendidik anak-anak melalui alat-alat tulis dengan bentuk yang berhubungan dengan alat-alat kesehatan gigi. 2. Membuka peluang usaha alat tulis berlabel kesehatan gigi. E. Luaran yang Diharapkan 1. Alat tulis yang edukatif. Alat tulis merupakan kebutuhan siswa-siswi SD untuk menunjang proses kegiatan belajar mengajar terutama di sekolah. Harapannya alat tulis yang bernilai edukatif ini, juga bisa menjadi ajakan dan pengingat bagi anak-anak SD untuk meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini. 2. Alat tulis yang di jual di pasaran umumnya mempunyai bentuk yang kurang menarik, namun alat tulis ini diharapkan dapat menjadi produk yang berbeda karena bersifat edukasi kesehatan dengan desain yang unik sehingga dapat menarik minat konsumen anak-anak dan orang tua untuk membeli. F. Kegunaan 1. Untuk mahasiswa, kewirausahaan ini dapat meningkatkan semangat mahasiswa untuk terus berkarya, mengasah kreatifitas dan membuat inovasi-inovasi lainnya. Selain itu, dapat juga mengembangkan potensi kewirausahaan dari para mahasiswa yang kemudian dapat membentuk pribadi mahasiswa yang mandiri secara finansial, terutama untuk mendukung biaya perkuliahan dan kehidupan sehari-hari dan bentuk tanggung jawab mahasiswa terhadap kesehatan gigi masyarakat. 2. Lembaga pemerintahan, terutama yang berkaitan dengan kesehatan gigi dan mulut. Produk ini dapat memacu untuk terus meingkatkan upaya edukatif kepada masyarakat, sebagai upaya preventif dari penyakit gigi dan mulut,yang dimulai sejak dini, yaitu anakanak usia sekolah dasar. 3. Bagi masyarakat, khususnya untuk anak-anak dan orang tua, alat tulis ini akan bermanfaat untuk selalu meingingat dan meningkatkan kesadaran akan kesehatan gigi dan mulut.

G. Gambaran Umum Rencana Usaha 1. Analisis peluang usaha a. Jenis produk Nama : AKAGI: Alat Tulis Kesehatan Gigi Alat tulis merupakan produk yang akan dibuat. Yang dimana produk ini diciptakan, selain digunakan dalam hal tulis menulis bertujuan juga sebagai media edukasi inovatif kesehatan gigi dan mulut kepada anak-anak, yang harapannya dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap kesehatan gigi dan mulut sejak dini. Bentuk produk : pensil, pulpen, tip-ex, penghapus, penggaris, rautan,kotak pensil, kartu informasi Karakteristik produk : alat tulis sekolah

11

Keunggulan produk : 1) Sebagai informasi dan media edukasi kesehatan gigi dan mulut 2) Bentuknya yang unik dan bermanfaat 3) Lebih murah b. Target atau segmen pasar yang dituju 1) Siswa-siswi SD 2) Orang tua siswa-siswi SD c. Analisis pesaing 1) Pengrajin alat tulis yang tidak ada di Jogjakarta 2) Banyak toko yang menjual alat tulis, tetapi belum ada yang serupa dengan konsep Alat Tulis seperti ini, d. Analisis lingkungan usaha Tabel 1. Analisis Kekuatan Usaha STRENGTH (KEKUATAN): 1. PRODUK Bentuk menarik dan unik Media edukasi kesehatan gigi dan mulut Harga jual 2. PELAYANAN Keramahan pelayanan Penyuluhan Bentuk yang menarik dan unik yang juga sebagai media edukasi anak-anak mengenai kesehatan gigi dan mulut serta di jual dengan harga yang murah Memberikan pelayanan dan penyuluhan dengan totalitas sekaligus menginformasikan kepada konsumen anak-anak SD dan orang tua dari anak-anak mengenai pentingnya kesehatan gigi dan mulut dimulai sejak dini yang mendasari pembuatan alat tulis tersebut. Kreasi design di buat oleh mahasiswa kedokteran gigi dengan inovasi bentuk alat tulis yang belum ada, kemudian akan di pasarkan di beberapa mitra seperti sekolah SD dan toko alat tulis di Jogjakarta

3. ORGANISASI DAN SDM Kreatif dan inovatif Mitra banyak

Tabel 2. Analisis Peluang usaha OPPORTUNITIES (PELUANG): 1. PERSAINGAN Produk yang sejenis Belum ada produk alat tulis yang menyerupai Harga jual gagasan ini sehingga lebih mudah bagi konsumen untuk mengingat produk ini, apalagi mempunyai bentuk yang unik dan edukatif, serta di jual dengan harga murah

4

2. PELUANG PASAR Perluasan pasar Permintaan pasar

Barang yang unik dan bernilai edukasi ini, akan memudahkan penyebarluasan info produk di kalangan siswa SD ataupun para orang tua siswa SD, ditambah lagi dengan kemanfaatan barang yang sering digunakan anak-anak SD dalam kegiatan belajar mengajarnya, Dukungan dunia TI akan memudahkan dalam proses promosi dan penyebaran selebaran informasi

3. JEJARING INFORMASI Perkembangan TI Teknik promosi

Tabel 3. Analisis Hambatan Usaha THREATS (HAMBATAN): 1. PERSAINGAN perusahaan alat tulis pengrajin barang unik Ketika konsep alat tulis ini diminati anak-anak SD dan orang tua siswa SD, perusahaan alat tulis yang besa