81
1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Perkembangan teknologi informasi pada saat ini membawa pengaruh terhadap kemajuan suatu organisasi dalam menjalankan aktivitasnya. Penerapan teknologi informasi sudah dapat ditemukan hampir di semua organisasi, baik organisasi yang berorientasi pada laba maupun organisasi nirlaba (Sutabri, 2004: 6). Sistem informasi adalah salah satu contoh perkembangan teknologi yang berguna untuk memberikan informasi yang dibutuhkan suatu organisasi. Dalam sebuah perusahaan atau organisasi diperlukan suatu sistem yang mengatur arus dan pengolahan data sehingga dapat menghasilkan informasi yang sesuai dengan yang dibutuhkan (Sutabri, 2004: 6). Dengan adanya sistem informasi maka diharapkan dapat lebih meningkat kinerja perusahaan atau organisasi tersebut. Dalam perancangan sistem informasi, setiap organisasi atau perusahaan harus mengeluarkan biaya untuk membuat sistem tersebut. Organisasi nirlaba bertujuan tidak untuk mencari laba dan hanya mendapatkan dana dari penyandang dana (Wilson dan Kattelus, 2004: 530). Hal ini membuat organisasi nirlaba menganggap pembuatan sistem informasi yang memerlukan biaya kurang begitu penting karena dana yang diberikan oleh penyandang dana pada umumnya hanya digunakan untuk aktivitas utama organisasi tersebut. Padahal sistem informasi yang dirancang dengan baik dapat menghasilkan informasi yang dibutuhkan dengan tepat dan cepat serta mengurangi terjadinya kesalahan yang terjadi akibat human error (Diana dan Setiawati, 2010: 23). Wijaya (2004: 49) juga mengatakan bahwa jika sistem informasi yang baik, maka kesalahan dan keterlambatan pencatatan informasi bisa diminimalkan. Perancangan sistem informasi yang berbasis komputer merupakan salah satu cara yang bisa dimanfaatkan oleh organisasi yang berorientasi pada laba ataupun organisasi nirlaba. Menurut Nugroho (2007: 5), perancangan sistem informasi di dalam sebuah organisasi terbukti lebih meningkatkan kinerja dalam organisasi tersebut karena dapat mempermudah pencatatan laporan laporan yang

PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

  • Upload
    hamien

  • View
    232

  • Download
    0

Embed Size (px)

Citation preview

Page 1: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

1

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Perkembangan teknologi informasi pada saat ini membawa pengaruh

terhadap kemajuan suatu organisasi dalam menjalankan aktivitasnya. Penerapan

teknologi informasi sudah dapat ditemukan hampir di semua organisasi, baik

organisasi yang berorientasi pada laba maupun organisasi nirlaba (Sutabri, 2004:

6). Sistem informasi adalah salah satu contoh perkembangan teknologi yang

berguna untuk memberikan informasi yang dibutuhkan suatu organisasi. Dalam

sebuah perusahaan atau organisasi diperlukan suatu sistem yang mengatur arus

dan pengolahan data sehingga dapat menghasilkan informasi yang sesuai dengan

yang dibutuhkan (Sutabri, 2004: 6). Dengan adanya sistem informasi maka

diharapkan dapat lebih meningkat kinerja perusahaan atau organisasi tersebut.

Dalam perancangan sistem informasi, setiap organisasi atau perusahaan

harus mengeluarkan biaya untuk membuat sistem tersebut. Organisasi nirlaba

bertujuan tidak untuk mencari laba dan hanya mendapatkan dana dari penyandang

dana (Wilson dan Kattelus, 2004: 530). Hal ini membuat organisasi nirlaba

menganggap pembuatan sistem informasi yang memerlukan biaya kurang begitu

penting karena dana yang diberikan oleh penyandang dana pada umumnya hanya

digunakan untuk aktivitas utama organisasi tersebut. Padahal sistem informasi

yang dirancang dengan baik dapat menghasilkan informasi yang dibutuhkan

dengan tepat dan cepat serta mengurangi terjadinya kesalahan yang terjadi akibat

human error (Diana dan Setiawati, 2010: 23). Wijaya (2004: 49) juga mengatakan

bahwa jika sistem informasi yang baik, maka kesalahan dan keterlambatan

pencatatan informasi bisa diminimalkan.

Perancangan sistem informasi yang berbasis komputer merupakan salah

satu cara yang bisa dimanfaatkan oleh organisasi yang berorientasi pada laba

ataupun organisasi nirlaba. Menurut Nugroho (2007: 5), perancangan sistem

informasi di dalam sebuah organisasi terbukti lebih meningkatkan kinerja dalam

organisasi tersebut karena dapat mempermudah pencatatan laporan – laporan yang

Page 2: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

2

ada. Untuk membuat sistem informasi berbasis komputer yang baik maka

dibutuhkan adanya perancangan database yang baik juga.

Pada penelitian sebelumnya, Nugroho (2007: 3) telah melakukan

perancangan sistem informasi akuntansi penjualan dan penerimaan kas pada

sebuah organisasi profit dengan menggunakan aplikasi Microsoft Access. Setelah

mempelajari penelitian sebelumnya, penulis mencoba untuk melakukan penelitian

yang berbeda dengan membuat sistem informasi keuangan untuk sebuah

organisasi non profit yaitu Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Salatiga dengan

menggunakan aplikasi MySQL dan JavaNetbeans. SKB merupakan sebuah

organisasi nirlaba yang bergerak di bidang pendidikan (Program Kejar Paket) dan

pelatihan untuk masyarakat.

SKB Salatiga memiliki sistem informasi keuangan yang terdiri dari sistem

penerimaan kas dan sistem pengeluaran kas. Dalam sistem informasi keuangan

SKB Salatiga terdapat dua data yaitu data keuangan sebagai data utama dan data

non keuangan sebagai penjelas dari data keuangan. Data non keuangan yang

dimaksudkan sebagai penjelas dari data keuangan adalah data peserta didik yang

berkaitan dengan pembayaran uang sekolah dan data tutor serta staf Tata Usaha

(TU) SKB Salatiga yang berkaitan dengan pembayaran gaji.

Sistem informasi keuangan yang ada di SKB Salatiga saat ini menyimpan

semua data keuangan dan data non keuangan dalam file Microsoft Excel.

Banyaknya jumlah data yang harus disimpan membuat staf TU membutuhkan

waktu yang lama untuk mengakses informasi dari file – file tersebut. Jumlah

peserta didik yang semakin meningkat dari tahun ke tahun membuat staf TU juga

mengalami kesulitan untuk mengkaitkan antara satu data ke data yang lain karena

data tersebut disimpan dalam beberapa file Microsoft Excel. Staf TU harus

membuka beberapa file Microsoft Excel dalam waktu yang bersamaan untuk

mengkaitkan antara satu data ke data yang lain. Salah satunya seperti pada saat

melakukan transaski pembayaran gaji. Staf TU harus membuka file pegawai dan

Page 3: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

3

file gaji dalam waktu yang bersamaan. Hal ini membuat staf TU rentan

melakukan kesalahan dalam pencatatan data.

Pengarsipan dokumen – dokumen yang berupa kumpulan kertas juga tidak

dilakukan dengan baik. Dokumen – dokumen tersebut hanya disimpan begitu saja

tanpa memperhatikan urutan pada dokumen tersebut. Hal ini menyebabkan staf

TU membutuhkan waktu yang lama jika ingin mencari informasi dari dokumen

tersebut. Selain itu dilihat dari fasilitas komputer dan perangkatnya yang ada di

SKB Salatiga, seharusnya pengarsipan dokumen bisa dilakukan dengan sebuah

aplikasi database sehingga bisa mengurangi penyimpanan dokumen dalam bentuk

kumpulan kertas.

Dari masalah tersebut penulis merasa perlu adanya sebuah aplikasi untuk

menyimpan data – data SKB Salatiga. Dengan adanya aplikasi, staf TU SKB

Salatiga dapat menyimpan semua data – data yang ada baik data keuangan dan

data non keuangan dalam satu database. Database akan menggabungkan data –

data yang sebelumnya terpisah dari beberapa file ke dalam satu tempat

pengumpulan data sehingga dapat dengan mudah dan cepat untuk mengakses

informasi yang dibutuhkan (Romney dan Steinbart, 2009: 127).

Dari kaitannya dengan pernyataan di atas persoalan dari penelitian ini

adalah (1) Bagaimana proses sistem informasi keuangan di SKB Salatiga (2)

Bagaimana rancangan aplikasi database sistem informasi keuangan untuk SKB

Salatiga. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang aplikasi database sistem

informasi keuangan yang terkomputerisasi untuk SKB Salatiga. Dengan adanya

aplikasi database sistem informasi keuangan tersebut diharapkan dapat membantu

staf TU SKB Salatiga dalam mengarsipkan, memproses, dan mengakses informasi

– informasi yang berkaitan dengan penerimaan dan pengeluaran kas. Selain itu

untuk peneliti dan pembaca, penelitian ini diharapkan dapat memberikan

pengetahuan tentang perancangan sistem informasi keuangan.

Manfaat penelitian ini adalah (1) Sebagai bahan evaluasi bagi dan

masukan terhadap sistem informasi yang ada pada SKB Salatiga. (2) Memberikan

Page 4: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

4

rancangan dan membuatkan aplikasi database sistem informasi baru untuk SKB

Salatiga untuk pencatatan data keuangan maupun data non keuangan. (3)

Memberikan hasil berupa laporan keuangan bulanan maupun tahunan bagi SKB

Salatiga yang akan digunakan Kepala SKB Salatiga untuk pengambilan keputusan

dan penetapan kebijakan di SKB Salatiga.

TINJAUAN PUSTAKA

Sistem Informasi Keuangan pada Organisasi Non profit

Menurut Wilson dan Kattelus (2004: 530) Definition of a not-for-profit

organization is an entity that possesses the following characteristics that

distinguish it from a business enterprise 1) Contribution of significant amounts of

resource providers who do not expect commensurate or proportionate pecuniary

return 2) Operating purposes other than to provide goods or services at a profit

3) Absence of ownership interests like those of business enterprise. Dari

pengertian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa organisasi nirlaba memiliki

tiga karakteristik yang membedakannya dengan perusahaan bisnis, 1) Penyandang

dana dari organisasi nirlaba tidak mengharapkan adanya pengembalian dana yang

sepadan sebagai timbal balik dari dana yang sudah diberikan, 2) Operasional

organisasi nirlaba dalam menyediakan barang atau jasa tidak bertujuan untuk

mencari laba, 3) Tidak adanya kepentingan pemilik seperti pada perusahaan

bisnis.

Sistem informasi keuangan adalah sistem informasi yang memberikan

informasi kepada orang atau kelompok baik di dalam maupun di luar perusahaan

atau organisasi mengenai masalah keuangan (Diana dan Setiawati, 2003: 16).

Sistem informasi keuangan yang terdapat pada organisasi non profit terdiri dari

dua sistem penting yaitu sistem penerimaan kas dan sistem pengeluaran kas

(Wilson dan Kattelus, 2004: 530). Menurut Romney dan Steinbart (2004: 5)

sistem penerimaan kas adalah suatu rangkaian aktivitas bisnis dan kegiatan

Page 5: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

5

pemrosesan informasi terkait yang terus berulang dengan menyediakan barang

dan jasa kepada pelanggan dan menagih kas sebagai pembayaran dari penjualan-

penjualan tersebut. Akan tetapi pada organisasi non profit tidak melakukan

aktivitas bisnis yang menyediakan barang dan jasa untuk mendapatkan

keuntungan.

Menurut Romney dan Steinbart (2004: 5) sistem pengeluaran kas adalah

suatu rangkaian kegiatan bisnis yang berulang dan operasional pemrosesan data

terkait yang berhubungan dengan pembelian serta pembayaran barang dan jasa.

Sistem pengeluaran kas pada organisasi non profit berisi tentang catatan – catatan

pengeluaran kas untuk berbagai kegiatan.

Perancangan Sistem Informasi

Menurut Romney dan Steinbart (2009: 26) System is a set two or more

interrelated components that interact to achieve a goal. Kemudian menurut

Romney dan Steinbart (2009: 27) Information is data that have been organized

and processed to provide meaning to a user. Jika dikaitkan dengan pengertian

sistem dan informasi menurut Romney dan Steinbart (2009: 26) maka pengertian

dari sistem informasi adalah dua atau lebih komponen yang telah diatur dan

diproses yang saling berkaitan untuk mencapai suatu tujuan. Sedangkan menurut

Sutabri (2004: 36) Sistem Informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi

yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung

fungsi operasi organisasi yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategi dari

suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan

laporan – laporan yang diperlukan.

Perancangan sistem informasi diartikan sebagai berbagai tugas yang

berfokus pada spesifikasi dari detail solusi pekerjaan yang berbasis komputer

(Whitten dan Bentley, 2007: 36). Sedangkan menurut Romney dan Steinbart

(2009: 27) desain sistem adalah proses mempersiapkan spesifikasi terinci untuk

pengembangan sistem informasi baru. Menurut Whitten dan Bentley (2007: 38)

dalam perancangan sistem informasi dilakukan dalam lima tahap yang terdiri dari

Page 6: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

6

tahap perencanaan sistem informasi yang akan dirancang, tahap analisis terhadap

kebutuhan informasi pada sistem informasi tersebut, tahap perancangan sistem

informasi, tahap penerapan sistem informasi yang telah dirancang, dan tahap

evaluasi setelah penerapan sistem informasi tersebut.

Database

Menurut Romney dan Steinbart (2009: 65) database is a set of

interrelated, centrally coordinated files. Dari kesimpulan tersebut dapat

disimpulkan bahwa database merupakan serangkaian arsip (file) data yang saling

berhubungan dan dikoordinasi secara terpusat. Database memperlakukan data

sebagai sumber daya organisasi yang harus digunakan dan dikelola untuk seluruh

organisasi. Sistem database adalah kombinasi dari database, sistem manajemen

database, dan program aplikasi yang memasukkan database melalui sistem

manajemen database (Romney dan Steinbart, 2009: 127).

Untuk menggambarkan skema database dapat digunakan sebuah teknik

grafis yang disebut Entity Relationship Diagram (ERD) (Romney dan Steinbart,

2009: 134). Menurut Whitten dan Bentley (2007: 207) Entity Relationship

Diagram (ERD) merupakan sebuah teknik untuk mengorganisasikan dan

mendokumentasikan data dari suatu sistem. Salah satu cara untuk

menggambarkan ERD adalah dengan model data REA (Resource, Event, Agent).

Menurut Romney dan Steinbart (2004: 68), model data REA memberikan

petunjuk dalam desain database dengan cara mengidentifikasikan entitas apa yang

seharusnya dimasukkan ke dalam database sistem informasi akuntansi.

Model data REA mengklasifikasikan entitas ke dalam tiga kategori yang

tediri dari resource (sumber daya), event (kegiatan), dan agent (pelaku). Resource

(sumber daya) didefinisikan sebagai segala sesuatu yang memiliki nilai ekonomi

terhadap organisasi. Event (kegiatan) merupakan aktivitas bisnis yang

informasinya ingin dikumpulkan organisasi untuk tujuan perencanaan dan

pengendalian. Agent (pelaku) adalah orang - orang dan organisasi yang terlibat

Page 7: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

7

dalam kegiatan yang informasinya ingin didapatkan untuk tujuan perencanaan,

pengendalian, dan evaluasi.

Setiap entitas pada model data REA memiliki atribut. Atribut adalah

karakteristik yang dimiliki oleh sebuah entitas. Terdapat tiga jenis atribut dalam

model data REA yang terdiri dari primary key, foiregn key, dan non key atributte.

Primary Key merupakan atribut yang unik dan dapat membedakan satu entitas

dengan entitas yang lain. Foreign Key merupakan primary key entitas lain yang

menjadi atribut pada sebuah entitas. Non Key Atributte merupakan atribut

pelengkap yang bukan merupakan primary key ataupun foreign key dari sebuah

entitas.

Dalam model data REA terdapat tiga jenis hubungan antar entitas yaitu

one-to-one, one-to-many, dan many-to-many. Hubungan one-to-one menunjukan

bahwa setiap satu entitas dengan entitas yang lain maksimal hanya memiliki satu

hubungan saja. Hubungan one-to-many menunjukan bahwa setiap satu entitas

dengan entitas yang lain maksimal memiliki hubungan masing – masing

maksimal satu dan maksimal banyak. Sedangkan Hubungan many-to-many

menunjukan bahwa setiap satu entitas dengan entitas yang lain dapat memiliki

banyak hubungan.

Proses Desain Sistem Database

Menurut Romney dan Steinbart (2009: 178), proses desain sistem

database memiliki enam tahapan, yaitu perencanaan, menganalisis, merancang

atau mendesain, pengkodean (coding), implementasi, serta operasional dan

pemeliharaan. Perencanaan dilakukan untuk menetapkan kebutuhan dan

kelayakan pengembangan sistem baru. Analisis merupakan identifikasi kebutuhan

informasi para pemakai yang akan dimasukan ke dalam sistem baru. Desain

dimaksudkan untuk merancangkan poin – poin penting yang akan dimasukkan ke

dalam sistem baru.

Pengkodean (coding) merupakan pembuatan sistem baru sesuai desain

yang sudah dibuat sebelumnya. Implementasi merupakan pengujian sistem baru

tersebut dengan mencoba memasukkan data dan melatih para pengguna mengenai

Page 8: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

8

cara penggunaannya. Operasional dan pemeliharaan merupakan penggunaan

sistem baru pengawasan untuk kehati – hatian atas kinerja sistem baru.

METODE PENELITIAN

Jenis Penelitian, Objek Penelitian dan Metode Pengumpulan Data

Jenis penelitian pada penelitian ini adalah research and development.

Sedangkan objek penelitiannya adalah salah satu Sanggar Kegiatan Belajar (SKB)

yang terletak di Kota Salatiga yaitu SKB Salatiga. Satuan analisis dalam

penelitian ini adalah SKB Salatiga dan satuan pengamatannya adalah sistem

informasi yang ada di SKB tersebut. Data primer dalam penelitian ini adalah hasil

dari wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan dengan Kepala, Bendahara,

dan staf TU SKB Salatiga untuk memperoleh informasi tentang proses dan

prosedur dari sistem penerimaan dan pengeluaran kas untuk membantu

pembuatan database sistem informasi. Sedangkan observasi dilakukan dengan

mengamati proses dan prosedur sistem penerimaan dan pengeluaran kas di SKB

Salatiga.

Data sekunder dalam penelitian ini adalah dokumen yang terkait dengan

sistem informasi SKB Salatiga. Dokumen tersebut terdiri dari dokumen

penerimaan dan pengeluaran kas, laporan keuangan bulanan dan tahunan, serta

dokumen non keuangan yang berisi tentang data peserta didik, tutor, dan staf TU

di SKB Salatiga. Dokumen penerimaan kas terdiri dari data penerimaan kas dari

pemerintah baik pemerintah pusat maupun daerah, data penerimaan kas dari

pembayaran SPP oleh peserta didik, dan data penerimaan kas dari sumbangan

orang tua peserta didik. Untuk dokumen pengeluaran kas terdiri dari data

pembayaran gaji tutor dan staf TU, data pembelian/perawatan sarana, serta data

pembayaran utilitas yang meliputi pembayaran listrik, air, dan telepon. Dokumen

– dokumen yang digunakan pada penelitian ini meliputi nota – nota sebagai bukti

transaksi yang dilakukan oleh SKB Salatiga, kartu pembayaran sekolah peserta

didik, dan struk gaji tutor dan staf TU SKB Salatiga. Dalam penelitian ini sumber

data didapat dari Kepala ,Bendahara dan staf TU SKB Salatiga.

Page 9: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

9

Teknik dan Langkah Analisis Data

Dalam penelitian ini teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif

kualitatif, sedangkan langkah analisis yang digunakan oleh peneliti adalah :

1. Menganalisis sistem informasi keuangan yang dimiliki oleh SKB Salatiga.

2. Mengidentifikasi kebutuhan sistem informasi keuangan SKB Salatiga.

3. Merancang database sistem informasi yang baru dengan menggunakan

JavaNetbeans sebagai aplikasinya dan MySQL sebagai databasenya

dengan langkah – langkah sebagai berikut.

a) Langkah pertama adalah pembuatan form application, lalu mengisi

atau menambahkan sebuah tools seperti menubar, toolbar, tabel

dan button.

b) Langkah kedua membuat perintah-perintah dari langkah pertama

diatas.

c) Langkah berikutnya melakukan uji coba memasukan atau

menginput data. Setelah proses semuanya selesai dan uji coba

berhasil.

d) Langkah terakhir melakukan encapsulation berbentuk software

installer.

4. Mengimplementasikan sistem informasi yang baru dengan memasukkan

data-data dari SKB Salatiga untuk menguji kelayakan database sistem

informasi yang baru.

Page 10: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

10

ANALISIS DAN PEMBAHASAN

ANALISIS SISTEM INFORMASI KEUANGAN SKB SALATIGA

Dalam perancangan sistem informasi keuangan pada SKB Salatiga, hal

yang pertama kali harus dilakukan adalah menganalisis sistem informasi

keuangan yang ada pada tempat tersebut. Proses analisis ini dilakukan untuk

mengetahui struktur organisasi, pembagian tugas, hak akses data, dan sistem

informasi keuangan yang ada pada SKB Salatiga. Dalam melakukan proses

analisis sistem informasi keuangan SKB Salatiga digunakan flowchart untuk

menggambarkan sistem informasi keuangan yang ada pada SKB Salatiga.

Sekilas tentang SKB Salatiga

Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) adalah unit pelayanan teknis daerah

pendidikan nonformal yang memberikan pelayanan kepada warga masyarakat

kurang beruntung yang disebabkan adanya beberapa faktor yaitu keadaan sosial

ekonomi, tidak tertampungnya di sekolah formal maupun terbatasnya kemampuan

intelektual. SKB Salatiga dibentuk berdasarkan PERDA No. 22 Tahun 2002,

Tanggal 10 Oktober 2002. SKB Salatiga memiliki struktur organisasi sebagai

berikut :

KEPALA SKB

BENDAHARA

TUTOR

STAF TU

Gambar 4.1 Struktur Organisasi SKB Salatiga

Page 11: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

11

Dalam SKB Salatiga, setiap pegawai memiliki tugasnya masing – masing.

Berikut ini adalah pembagian tugas pada SKB Salatiga berdasarkan hasil

wawancara dengan Kepala SKB :

a. Kepala SKB

Menerima segala laporan yang ada di SKB Salatiga

Menetapkan kebijakan – kebijakan untuk SKB Salatiga

b. Bendahara

Membuat laporan keuangan yang dibutuhkan oleh kepala SKB

Merekap transaksi – transaksi yang telah dilakukan oleh staff TU

Mencocokkan transaksi – transaksi yang telah dicatat oleh staff TU

dengan bukti – bukti yang telah diterima

Mencatat transaksi pembayaran gaji pegawai SKB Salatiga

c. Staff TU

Mencatat transaksi – transaksi yang ada di SKB Salatiga

Menerima pembayaran SPP dari peserta didik

Melakukan cek persediaan sarana pembelajaran setiap 1 minggu

d. Tutor

Melaksanakan kegiatan belajar mengajar

Menjadi wali kelas untuk peserta didik

Dalam sistem informasi akuntansi, pembagian tugas tersebut jika dikaitkan

dengan hak akses data sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing -

masing dapat digambarkan dengan tabel sebagai berikut :

Tabel 4.1 Hak Akses Data SIK SKB Salatiga

Kepala Bendahara Staf TU Tutor

Data C R U D C R U D C R U D C R U D

Peserta Didik - √ - - - √ - - √ √ √ √ - √ - -

Staf TU - √ - - - √ - - √ √ √ √ - √ - -

Tutor - √ - - - √ - - √ √ √ √ - √ - -

Penerimaan SPP - √ - - √ √ √ √ √ √ √ √ - - - -

Sumbangan Orang

Tua

- √ - - √ √ √ √ √ √ √ √ - - - -

Sumbangan Dana

Pemerintah

- √ - - √ √ √ √ √ √ √ √ - - - -

Pembayaran Gaji - √ - - √ √ √ √ - √ - - - √ - -

Pembayaran Utilitas - √ - - √ √ √ √ - √ - - - - - -

Page 12: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

12

Pembelian Sarana

Pembelajaran

- √ - - √ √ √ √ √ √ √ √ - - - -

Kas - √ - - √ √ √ √ - √ - - - - - -

Persediaan Sarana

Pembelajaran

- √ - - √ √ √ √ √ √ √ √ - √ - -

Keterangan : C = Create, R = Read, U = Update, D = Delete

Untuk mendukung sistem informasi keuangannya, SKB Salatiga memiliki

empat komputer yang terdiri dari dua komputer berada di ruang staf TU, satu

komputer untuk bendahara, dan satu komputer untuk kepala SKB Salatiga.

Keempat komputer tersebut memiliki spesifikasi yang sama yaitu Intel Dual Core

1.6Ghz, RAM 2 GB ddr 3, dan harddisk sata 500 GB. Masing – masing komputer

telah terhubung dengan UPS (Uninterruptible Power Supply) Micropack 650 VA.

Komputer – komputer tersebut juga terkoneksi dengan dua buah printer yaitu

Epson TX 110 dan Epson L 110.

Dalam sistem informasi keuangan SKB Salatiga terdiri dari dua sistem

yaitu sistem penerimaan kas dan sistem pengeluaran. Sistem penerimaan kas

terdiri dari transaksi penerimaan SPP, penerimaan sumbangan dari orang tua, dan

penerimaan dana dari pemerintah. Sedangkan sistem pengeluaran kas terdiri dari

pembayaran gaji pegawai, pembayaran utilitas, dan pembelian sarana

pembelajaran.

Sistem Penerimaan Kas SKB Salatiga

Sumber penerimaan kas SKB Salatiga berasal dari pembayaran SPP,

sumbangan orang tua, dan dana dari pemerintah. Akan tetapi dari ketiga sumber

penerimaan tersebut yang menjadi sumber penerimaan utama adalah pembayaran

SPP. Pembayaran SPP diawali dengan peserta didik akan menyerahkan uang

pembayaran SPP kepada staf TU. Staf TU akan mencatat data pembayaran SPP

pada kartu pembayaran SPP yang disimpan oleh staf TU. Kemudian staf TU akan

membuat bukti pembayaran SPP rangkap dua. Bukti pembayaran SPP rangkap

pertama akan diberikan kepada peserta didik yang melakukan pembayaran SPP.

Sedangkan bukti pembayaran SPP rangkap kedua akan disimpan oleh staf TU urut

Page 13: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

13

tanggal penerimaan dan uang pembayaran SPP akan diserahkan kepada

bendahara.

Untuk proses penerimaan kas yang diperoleh dari sumbangan orang tua

diawali dengan penyerahan sumbangan kepada staf TU. Staf TU akan membuat

bukti penerimaan sumbangan rangkap dua. Kemudian staf TU akan memberikan

bukti penerimaan sumbangan rangkap pertama kepada orang tua peserta didik

yang memberikan sumbangan. Sedangkan bukti penerimaan sumbangan rangkap

kedua akan disimpan oleh staf TU urut tanggal penerimaan dan uang sumbangan

akan diserahkan kepada bendahara.

Proses penerimaan kas yang berasal dari dana pemerintah diawali dengan

pemberian dana kepada staf TU. Selanjutnya staf TU akan membuat bukti

penerimaan dana rangkap dua. Staf TU akan memberikan bukti penerimaan dana

rangkap pertama kepada pemerintah. Kemudian bukti penerimaan rangkap kedua

akan disimpan oleh staf TU urut tanggal dan dana dari pemerintah akan

diserahkan kepada bendahara.

Uang yang telah diserahkan kepada bendahara akan digunakan untuk

membuat laporan penerimaan kas oleh bendahara. Laporan penerimaan kas akan

diberikan kepada Kepala SKB. Uang yang diterima oleh bendahara sebagian akan

dimasukan ke dalam bank dan sebagian akan dibawa oleh bendahara. Berikut

merupakan gambar flowchart penerimaan kas SKB Salatiga :

Page 14: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

14

Gambar 4.2 Flowchart Sistem Penerimaan Kas

Page 15: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

15

Gambar 4.3 Flowchart Sistem Penerimaan Kas Lanjutan

Gambar 4.2 dan gambar 4.3 menunjukan flowchart sistem penerimaan kas

yang ada saat ini. Berikut ini adalah temuan dan rekomendasi dari sistem

penerimaan kas pada SKB Salatiga :

Tabel 4.2 Temuan dan Rekomendasi Sistem Penerimaan Kas

No. Temuan Rekomendasi

1. Pada aktivitas penerimaan kas yang

berasal dari penerimaan SPP,

penerimaan sumbangan dari orang

tua, dan penerimaan dana dari

pemerintah masih dicatat secara

manual dan tidak disimpan pada

database yang tidak

terkomputerisasi sehingga akan

terjadi kesulitan untuk melakukan

pencarian data penerimaan kas

dalam waktu yang cepat.

Sebaiknya data penerimaan SPP,

sumbangan orang tua, dan penerimaaan

dana pemerintah disimpan pada database

yang komputerisasi sehingga dapat diakses

oleh aplikasi yang dibuat secara cepat.

2. Pada bukti penerimaan yang dibuat

berdasarkan penerimaan SPP,

penerimaan sumbangan orang tua,

dan penerimaan dana pemerintah

hanya dibuat rangkap dua yang

diberikan kepada pemberi uang dan

Sebaiknya bukti penerimaan tersebut

diberikan kepada bendahara sehingga

bendahara dapat mencocokan bukti

penerimaan kas dengan uang yang telah

diterima sehingga akan mencegah

terjadinya kecurangan yang dilakukan oleh

Page 16: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

16

staf TU saja. Bendahara yang

membuat laporan penerimaan kas

hanya menerima uang yang menjadi

dasar pembuatan laporan penerimaan

kas. Hal ini berpotensi terjadinya

kecurangan dalam pencatatan

penerimaan kas.

staf TU.

3. Pada aktivitas penerimaan SPP,

bukti penerimaan SPP disimpan urut

tanggal. Padahal dalam satu hari bisa

ada lebih dari satu penerimaan SPP

sehingga akan sulit mencari data

penerimaan SPP jika bukti

penerimaan SPP disimpan urut

tanggal penerimaan

Sebaiknya bukti penerimaan SPP disimpan

menurut nomor bukti penerimaan SPP

sehingga lebih mudah dalam melakukan

pencarian data penerimaan SPP.

Berdasarkan temuan diatas, berikut gambar rekomendasi flowchart sistem

penerimaan kas SKB Salatiga :

Gambar 4.4 Rekomendasi Flowchart Sistem Penerimaan Kas

Page 17: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

17

Gambar 4.5 Rekomendasi Flowchart Sistem Penerimaan Kas Lanjutan

Sistem Pengeluaran Kas SKB Salatiga

Dalam sistem pengeluaran kas SKB Salatiga terdapat tiga kegiatan yang

terdiri dari pembelian sarana pembelajaran, pembayaran utilitas, dan pembayaran

gaji. Staf TU yang melakukan pembelian dan perawatan sarana atau pembayaran

utilitas dapat meminta uang terlebih dahulu kepada bendahara atau menggunakan

uang staf TU terlebih dahulu yang nantinya akan diganti oleh bendahara dengan

memberikan bukti pembelian atau bukti pembayaran kepada bendahara.

Staff TU akan membuat bukti pembayaran dan bukti pembelian dua

rangkap berdasarkan nota pembelian dan nota pembayaran. Kemudian akan

menyerahkan bukti pembayaran rangkap pertama dan bukti pembelian rangkap

pertama kepada bendahara. Sedangkan nota pembelian, nota pembayaran, bukti

pembelian rangkap kedua, dan bukti pembayaran rangkap kedua.

Bukti pembelian rangkap pertama dan bukti pembayaran rangkap pertama

yang diterima bendahara akan digunakan bendahara untuk mengeluarkan kas dan

membuat laporan pengeluaran kas. Selain itu bendahara juga akan mengunakan

Page 18: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

18

daftar gaji untuk melakukan pembayaran gaji para pegawai. Laporan pengeluaran

kas akan diberikan kepada Kepala SKB. Bendahara akan menyimpan bukti

pembelian rangkap pertama, bukti pembayaran rangkap pertama, serta daftar gaji

berdasarkan tanggal pembuatannya dan akan memberikan uang untuk pembelian

sarana pembelajaran, pembayaran utilitas, dan pembayaran gaji. Berikut ini adalah

gambar flowchart pengeluaran kas :

Gambar 4.6 Flowchart Sistem Pengeluaran Kas

Page 19: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

19

Gambar 4.7 Flowchart Sistem Pengeluaran Kas Lanjutan

Gambar 4.6 dan gambar 4.7 flowchart menunjukan sistem pengeluaran kas

yang ada saat ini. Berikut ini adalah temuan dan rekomendasi dari sistem

pengeluaran kas pada SKB Salatiga :

Tabel 4.3 Temuan dan Rekomendasi Sistem Pengeluaran Kas

No. Temuan Rekomendasi

1. Pada aktivitas pengeluaran kas SKB

masih dicatat secara manual dan

tidak disimpan pada database yang

terkomputerisasi sama seperti

aktivitas penerimaan kas SKB

Salatiga sehingga dibutuhkan waktu

yang lama untuk mencari transaksi

pengeluaran kas yang telah dicatat.

Sebaiknya aktivitas pengeluaran kas

tersebut disimpan pada database yang

terkomputerisasi sehingga dapat diakses

dengan lebih cepat.

2. Pada aktivitas pembelian sarana

pembelajaran dan pembayaran

utilitas, nota pembelian dan nota

pembayaran disimpan oleh staf TU

Sebaiknya nota pembelian dan nota

pembayaran diberikan terlebih dahulu

kepada bendahara sebelum disimpan oleh

staf TU sehingga bendahara dapat

Page 20: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

20

sehingga bendahara tidak bisa

mencocokkan antara nota pembelian

dan nota pembayaran dengan bukti

pembelian dan bukti pembayaran.

Hal ini berpotensi terjadinya

kecurangan yang dilakukan oleh staf

TU.

mencocokkan antara nota pembelian dan

nota pembayaran dengan bukti pembelian

dan bukti pembayaran.

3. Pada aktivitas pengeluaran kas SKB

semua bukti pengeluaran baik yang

disimpan oleh staf TU ataupun

bendahara disimpan urut tanggal.

Padahal dalam satu hari bisa terjadi

beberapa transaksi pengeluaran kas

terutama transakasi pembayaran gaji

pegawai yang semua transaksinya

dilakukan pada hari yang sama.

Sehingga akan sulit mencari data

pengeluaran kas jika disimpan urut

tanggal.

Sebaiknya bukti – bukti pengeluaran kas

disimpan urut nomor bukti pengeluaran

tersebut sehingga akan memudahkan

pengguna dalam mencari data pengeluaran.

Berikut gambar rekomendasi flowchart sistem penerimaan kas SKB

Salatiga :

Gambar 4.8 Rekomendasi Flowchart Sistem Pengeluaran Kas

Page 21: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

21

Gambar 4.9 Rekomendasi Flowchart Sistem Pengeluaran Kas Lanjutan

IDENTIFIKASI KEBUTUHAN INFORMASI PADA SISTEM INFORMASI

KEUANGAN SKB SALATIGA

Sebelum melakukan perancangan database dibutuhkan analisis tentang

kebutuhan informasi pada sistem informasi keuangan SKB Salatiga. Dengan

analisis kebutuhan informasi dapat diketahui informasi apa yang dibutuhkan,

digunakan untuk apa informasi tersebut, dan siapa yang menggunakan informasi

tersebut. Analisis kebutuhan informasi pada SKB Salatiga dapat dilihat pada tabel

di bawah ini :

Page 22: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

22

Tabel 4.4 Analisis Kebutuhan Informasi Sistem Informasi Keuangan SKB

No. Kebutuhan

informasi

Untuk pengambilan

keputusan

Pengguna Periodisasi

1. Laporan kas dan

daftar pembayaran

gaji

Pembayaran gaji Kepala,

bendahara,

tutor, staf TU

Setiap bulan

2. Laporan kas dan

ketersediaan sarana

pembelajaran

Pembelian/perawatan

sarana pembelajaran

Kepala,

bendahara, staf

TU

Setiap bulan

3. Laporan kas Pembayaran utilitas Kepala,

bendahara, staf

TU

Setiap bulan

4. Laporan kas dan

daftar penerimaan

SPP

Penetepan biaya SPP Kepala,

bendahara

Setiap tahun

5. Laporan kas, daftar

penerimaan SPP,

daftar sumbangan

orang tua, dan daftar

dana pemerintah

Alokasi dana dan

perencanaan anggaran

tahun selanjutnya

Kepala,

bendahara

Setiap tahun

6. Laporan kas dan

daftar dana

pemerintah

Pengajuan proposal

untuk dana pemerintah

Kepala,

bendahara

Setiap tahun

7. Daftar peserta didik

dan daftar

penerimaan SPP

Pengajuan bantuan

pendidikan

Kepala,

bendahara,

tutor

Setiap tahun

8. Laporan kas, daftar

pembayaran gaji,

daftar tutor, dan

daftar peserta didik

Penambahan tutor Kepala,

bendahara

Setiap tahun

Identifikasi Entitas dan Analisis Kardinalitas

Dalam pembuatan sebuah database, model data REA dapat memberikan

petunjuk dalam merancang database dengan cara mengidentifikasikan entitas apa

yang seharusnya dimasukkan ke dalam database sistem informasi. Model data

REA sistem informasi keuangan SKB Salatiga mempunyai beberapa entitas yaitu:

1. Resource (Sumber) yang terdiri dari Kas dan Persediaan Sarana.

2. Event (Kejadian) yang terdiri dari Penerimaan SPP, Sumbangan Orang

Tua, Sumbangan Dana Pemerintah, Pembayaran Utilitas, Pembelian

Sarana Pembelajaran, dan Pembayaran Gaji

Page 23: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

23

3. Agent (Pelaku) yang terdiri dari Peserta Didik, Staf TU, Tutor, dan

Bendahara.

Berikut akan dijelaskan atribut – atribut dari entitas sistem penerimaan

kas:

Tabel 4.5 Entitas dan Atribut REA SKB Salatiga

Entitas Atribut

Kas PK : Kode kas

NK : Tanggal dan jumlah uang

Entitas Persediaan

Sarana Pembelajaran

PK : Kode Sarana Pembelajaran (KSP)

NK : Nama persediaan sarana, tanggal, dan jumlah persediaan.

Penerimaan SPP PK : Nomor Bukti Penerimaan SPP (NBPSPP)

FK : Nomor Induk Siswa (NIS), Nomor Induk Pegawai (NIP),

dan kode kas

NK : Tanggal penerimaan, nama peserta didik, jumlah

penerimaan, dan nama staf TU.

Sumbangan Orang

Tua Peserta Didik

PK : Nomor Bukti Penerimaan Sumbangan Orang Tua

(NBPSOT)

FK : Nomor Induk Siswa (NIS), Nomor Induk Pegawai (NIP),

dan kode kas

NK : Tanggal penerimaan, nama peserta didik, jumlah

penerimaan, dan nama staf TU.

Sumbangan Dana

Pemerintah

PK : Nomor Bukti Penerimaan Sumbangan Dana Pemerintah

(NBPSDP)

FK : Nomor Induk Pegawai (NIP) dan kode kas

NK : Tanggal penerimaan, jumlah dana, dan nama staf TU.

Pembayaran Gaji PK : Nomor Struk Gaji (NSG)

FK : Nomor Induk Pegawai (Tutor atau Staf TU) dan Nomor

Induk Pegawai (Bendahara)

NK : Tanggal penyerahan gaji, nama pegawai, jumlah gaji, dan

nama bendahara.

Pembayaran Utilitas PK : Nomor Bukti Pembayaran Utilitas (NBPU)

FK : Nomor Induk Pegawai (NIP) dan kode kas

NK : Tanggal pembayaran, keperluan pembayaran, jumlah

pembayaran, dan nama staf TU.

Pembelian Sarana

Pembelajaran

PK : Nomor Bukti Pembelian (NBP)

FK : Nomor Induk Pegawai (NIP), Kode Sarana Pembelajaran

(KSP), dan kode kas

NK : Tanggal pembelian, nama barang, jumlah barang, harga

barang, total, dan nama staf TU.

Peserta Didik PK : Nomor Induk Siswa (NIS)

NK : Nama peserta didik, tanggal lahir, jenis kelamin, alamat

peserta didik, kelas, dan nama orang tua peserta didik.

Tutor PK : Nomor Induk Pegawai (NIP)

NK : Nama pegawai, tanggal lahir, jenis kelamin, alamat

pegawai, golongan, dan jabatan.

Staf TU PK : Nomor Induk Pegawai (NIP)

Page 24: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

24

NK : Nama pegawai, tanggal lahir, jenis kelamin, alamat

pegawai, golongan, dan jabatan.

Bendahara PK : Nomor Induk Pegawai (NIP)

NK : Nama pegawai, tanggal lahir, jenis kelamin, alamat

pegawai, golongan, dan jabatan. Keterangan : PK = Primary Key, FK = Foreign Key, NK = Non Key Atributte

Berdasarkan atribut di atas, berikut gambar model REA dari sistem

informasi keuangan SKB Salatiga :

Gambar 4.10 Gambar REA Sistem informasi Keuangan SKB Salatiga

Page 25: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

25

Berikut akan dijelaskan kardinalitas tiap entitas dari sistem penerimaan

kas SKB Salatiga :

a) Hubungan entitas Penerimaan SPP dengan Peserta Didik

Event Penerimaan_SPP terhubung dengan minimal satu dan maksimal satu

dengan agent Peserta_ Didik. Sedangkan agent Peserta_Didik terhubung

dengan minimal satu dan maksimal banyak dengan event

Penerimaan_SPP.

b) Hubungan entitas Sumbangan_Orang_Tua dengan Peserta_Didik

Event Sumbangan_Orang_Tua terhubung minimal satu dan maksimal satu

dengan agent Peserta_Didik. Sedangkan agent Peserta_Didik terhubung

minimal tidak ada dan maksimal banyak dengan event

Sumbangan_Orang_Tua.

c) Hubungan entitas Penerimaan_SPP dengan Staf_TU

Event Penerimaan_SPP terhubung minimal satu dan maksimal satu dengan

agent Staf_TU. Sedangkan agent Staf_TU terhubung minimal tidak ada

dan maksimal banyak dengan event Penerimaan_SPP.

d) Hubungan entitas Sumbangan_Orang_Tua dengan Staf_TU

Event Sumbangan_Orang_Tua terhubung minimal satu dan maksimal satu

dengan agent Staf_TU. Sedangkan agent Staf_TU terhubung minimal

tidak ada dan maksimal banyak dengan event Sumbangan_Orang_Tua.

e) Hubungan entitas Dana_Pemerintah dengan Staf_TU

Event Dana_Pemerintah terhubung minimal satu dan maksimal satu

dengan agent Staf_TU. Sedangkan agent Staf_TU terhubung minimal

tidak ada dan maksimal banyak dengan event Dana_Pemerintah.

f) Hubungan entitas Pembayaran_Utilitas dengan Staf_TU

Event Pembayaran_Utilitas terhubung minimal satu dan maksimal satu

dengan agent Staf_TU. Sedangkan agent Staf_TU terhubung minimal

tidak ada dan maksimal banyak dengan event Pembayaran_Utilitas.

Page 26: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

26

g) Hubungan entitas Pembelian_Sarana_Pembelajaran dengan Staf_TU

Event Pembelian_Sarana_Pembelajaran terhubung minimal satu dan

maksimal satu dengan agent Staf_TU. Sedangkan agent Staf_TU

terhubung minimal tidak ada dan maksimal banyak dengan event

Pembelian_Sarana_Pembelajaran.

h) Hubungan entitas Pembayaran_Gaji dengan Staf_TU

Event Pembayaran_Gaji terhubung dengan minimal satu dan maksimal

satu dengan agent Staf_TU. Sedangkan agent Staf_TU terhubung dengan

minimal satu dan maksimal banyak dengan event Pembayaran_Gaji.

i) Hubungan entitas Pembayaran_Gaji dengan Tutor

Event Pembayaran_Gaji terhubung dengan minimal satu dan maksimal

satu dengan agent Tutor. Sedangkan agent Tutor terhubung dengan

minimal satu dan maksimal banyak dengan event Pembayaran_Gaji.

j) Hubungan entitas Pembayaran_Gaji dengan Bendahara

Event Pembayaran_Gaji terhubung dengan minimal satu dan maksimal

satu dengan agent Bendahara. Sedangkan agent Bendahara terhubung

dengan minimal satu dan maksimal banyak dengan event

Pembayaran_Gaji.

k) Hubungan entitas Kas dengan Penerimaan_SPP, Sumbangan_Orang_Tua,

dan Dana_Pemerintah

Entitas Kas terhubung dengan minimal tidak ada dan maksimal banyak

dengan event Penerimaan_SPP, Sumbangan_Orang_Tua, dan

Dana_Pemerintah. Sedangkan ketiga event penerimaan kas tersebut

terhubung minimal satu dan maksimal satu dengan entitas Kas.

l) Hubungan entitas Kas dengan Pembayaran_Utilitas,

Pembelian_Sarana_Pembelajaran, dan Pembayaran_Gaji

Entitas Kas terhubung dengan minimal tidak ada dan maksimal banyak

dengan event Pembayaran_Utilitas, Pembelian_Sarana_Pembelajaran, dan

Pembayaran_Gaji. Sedangkan ketiga event pengeluaran kas tersebut

terhubung minimal satu dan maksimal satu dengan entitas Kas.

Page 27: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

27

m) Hubungan Entitas Persediaan_Sarana dengan

Pembelian_Sarana_Pembelajaran

Entitas Persediaan_Sarana terhubung minimal satu dan maksimal banyak

dengan event Pembelian_Sarana_Pembelajaran. Sedangkan event

Pembelian_Sarana_Pembelajaran terhubung minimal satu dan maksimal

banyak dengan entitas Persediaan_Sarana.

Dalam perancangan database, entitas yang memiliki hubungan many to

many harus dipisah menjadi one to many. Dengan adanya pemisahan entitas

tersebut akan menimbulkan entitas baru. Pada sistem informasi keuangan SKB

Salatiga terdapat satu hubungan many to many yaitu hubungan antara entitas

Pembelian_Sarana_Pembelajaran dengan Persediaan_Sarana. Pemisahan

entitas Pembelian_Sarana_Pembelajaran dengan Persediaan_Sarana menimbulkan

entitas baru yaitu entitas Detail_Pembelian. Entitas Detail_Pembelian memiliki

atribut nomor bukti pembelian, kode persediaan sarana, nama barang, jumlah

barang tersedia, jumlah barang yang dibeli, harga, dan jumlah total. Pemisahan

hubungan many to many dapat dilihat pada gambar 4.11.

Page 28: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

28

Gambar 4.11 REA Detail Sistem Informasi Keuangan SKB Salatiga

PERANCANGAN APLIKASI DATABASE SISTEM INFORMASI

KEUANGAN SKB SALATIGA

Dalam perancangan database sistem informasi keuangan SKB Salatiga

dilakukan dalam beberapa tahap yaitu :

Page 29: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

29

1. Membuat tabel data dan menentukan query yang akan dibuat dari tabel

data tersebut.

2. Membuat form – form yang digunakan untuk mengakses data yang ada

dalam database.

3. Membuat laporan yang dibutuhkan dari data yang ada dalam database.

4. Membuat tampilan menu untuk aplikasi tersebut serta melengkapinya

dengan menu log in.

Tabel

Tabel merupakan kumpulan data dari suatu entitas. Ada dua bagian pada

tabel yaitu kolom (bagian yang menurun) yang biasa disebut field dan baris

(bagian yang mendatar) yang biasa disebut record. Berikut ini adalah tabel dari

masing – masing entitas yang ada pada sistem informasi keuangan SKB Salatiga :

1. Tabel Peserta Didik

Tabel ini berisi data – data peserta didik di SKB Salatiga yang terdiri dari

nomor induk siswa (NIS), nama peserta didik, tempat dan tanggal lahir,

jenis kelamin, alamat, kelas, dan nama orang tua. Nomor induk siswa

terdiri dari lima digit angka dengan dua digit pertama sebagai urutan

angkatan dan tiga digit berikutnya merupakan nomor urut pendaftaran.

Berikut ini adalah tabel peserta didik :

Tabel 4.6 Peserta Didik

Field Name Data Type Field Size Keterangan

Nomor Induk Siswa Number 5 Primary Key

Nama Text 50

Tempat Lahir Text 14

Tanggal Lahir Date/Time (button

calendar)

Jenis Kelamin Text 9 (button option)

Alamat Text 20

RT Text 2

RW Text 2

Kota/Kabupaten Text 14

Kode Pos Text 5

Kelas Text 2 (button

combobox)

Nama Orang tua Text 50

Page 30: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

30

2. Tabel Tutor

Tabel ini berisi data – data tutor atau pengajar yang ada di SKB Salatiga

yang terdiri dari nomor induk pegawai (NIP), nama tutor, tempat dan

tanggal lahir, jenis kelamin, alamat, golongan, dan jabatan. Nomor induk

pegawai terdiri dari empat digit angka dengan digit pertama sebagai kode

yang membedakan antara tutor dengan staf TU dan tiga digit berikutnya

merupakan nomor urut tutor tersebut bekerja di SKB. Jika digit pertama

“1” berarti NIP tersebut milik tutor, jika digit pertama “2” berarti NIP

tersebut milik staf TU. Berikut ini adalah tabel tutor :

Tabel 4.7 Tutor

Field Name Data Type Field Size Keterangan

Nomor Induk Pegawai Number 4 Primary Key

Nama Text 50

Tempat Lahir Text 14

Tanggal Lahir Date/Time (button

calendar)

Jenis Kelamin Text 9 (button option)

Alamat Text 20

RT Text 2

RW Text 2

Kota/Kabupaten Text 14

Kode Pos Text 5

Golongan Text 2

Jabatan Text 10 (button

combobox)

3. Tabel Staf TU

Tabel ini berisi data – data staf TU yang ada di SKB Salatiga yang terdiri

dari nomor induk pegawai (NIP), nama staf TU, tempat dan tanggal lahir,

jenis kelamin, alamat, golongan, dan jabatan. Nomor induk pegawai terdiri

dari empat digit angka dengan digit pertama sebagai kode yang

membedakan antara tutor dengan staf TU dan tiga digit berikutnya

merupakan nomor urut staf TU tersebut bekerja di SKB. Jika digit pertama

“1” berarti NIP tersebut milik tutor, jika digit pertama “2” berarti NIP

tersebut milik staf TU. Berikut ini adalah tabel staf TU :

Page 31: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

31

Tabel 4.8 Staf TU

Field Name Data Type Field Size Keterangan

Nomor Induk Pegawai Number 4 Primary Key

Nama Text 50

Tempat Lahir Text 14

Tanggal Lahir Date/Time (button

calendar)

Jenis Kelamin Text 9 (button option)

Alamat Text 20

RT Text 2

RW Text 2

Kota/Kabupaten Text 14

Kode Pos Text 5

Golongan Text 2

Jabatan Text 10 (button

combobox)

4. Tabel Kas

Tabel ini menyimpan data kas yang ada di SKB Salatiga terdiri dari kode kas,

tanggal, dan jumlah saldo kas. Kode kas terdiri dari dua angka yang

menunjukan kas tersebut berada di bank atau dibawa oleh bendahara. Jika

kode kas “1” kas tersebut berada di bank, jika kode kas “2” kas tersebut

dibawa oleh bendahara.

Tabel 4.9 Kas

Field Name Data Type Field Size Keterangan

Kode Kas Number 1 Primary Key

(button option)

Tanggal Date/Time - (button

calendar)

Jumlah Saldo Kas Currency 12

5. Tabel Persediaan Sarana

Tabel ini menyimpan data persediaan sarana pembelajaran SKB Salatiga

yang tediri dari kode sarana pembelajaran (KSP), tanggal, nama

persediaan, dan jumlah persediaan yang tersedia. Kode sarana

pembelajaran tediri dari tiga digit. Digit pertama untuk membedakan

sarana tersebut termasuk sarana jangka panjang atau yang biasa disebut

dengan peralatan seperti kursi, meja, dan papan tulis atau sarana jangka

Page 32: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

32

pendek atau yang biasa disebut perlengkapan seperti kertas, kapur, dan

bolpoin. Untuk sarana jangka panjang akan diberi kode “1” dan untuk

sarana jangka pendek akan diberi kode “2”. Dua digit berikutnya dari kode

sarana pembelajaran merupakan nomor urut sarana pembelajaran.

Tabel 4.10 Persediaan Sarana

Field Name Data Type Field Size Keterangan

Kode Sarana Pembelajaran Number 3 Primary Key

Tanggal Date/Time - (button

calendar)

Nama Persediaan Text 15

Jumlah persediaan yang tersedia Number 3

Satuan Text 6 (button

combobox)

6. Tabel Penerimaan SPP

Tabel ini digunakan untuk menyimpan data penerimaan SPP dari peserta

didik yang terdiri dari nomor bukti penerimaan SPP (NBPSPP), tanggal

penerimaan, nomor induk siswa (NIS), nama peserta didik, nomor induk pegawai

(NIP), nama staf TU, jumlah penerimaan, dan kode kas. Nomor bukti penerimaan

SPP (NBPSPP) terdiri dari lima digit angka. Digit pertama menunjukan transaksi

tersebut merupakan transaksi penerimaan atau pengeluaran kas. Jika digit pertama

“1” berarti transaksi tersebut merupakan transaksi penerimaan kas, jika digit

pertama “2” berarti transaksi tersebut merupakan transaksi pengeluaran kas. Digit

kedua menunjukan darimana asal transaksi tersebut. Untuk penerimaan SPP

menggunakan digit “1”, penerimaan sumbangan orang tua menggunakan digit

“2”, dan sumbangan dana pemerintah menggunakan digit “3”. Tiga digit terakhir

merupakan nomor urut transaksi tersebut.

Tabel 4.11 Penerimaan SPP

Field Name Data Type Field Size Keterangan

Nomor Bukti Penerimaan SPP Number 5 Primary Key

Tanggal Date/Time - (button

calender)

Nomor Induk Siswa Number 5 Foreign Key

Nama Peserta Didik Text 50

Nomor Induk Pegawai Number 4 Foreign Key

Page 33: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

33

Nama Staf TU Text 50

Jumlah Penerimaan Currency 12

Kode Kas Number 1 Foreign Key

7. Tabel Penerimaan Sumbangan Orang tua

Tabel ini digunakan untuk menyimpan data penerimaan sumbangan orang

tua dari orang tua peserta didik yang terdiri dari nomor bukti penerimaan

sumbangan orang tua, tanggal, nomor induk siswa, nama perserta didik, nomor

induk pegawai, nama staf TU, jumlah penerimaan, dan kode kas. Nomor bukti

penerimaan sumbangan orang tua (NBPSOT) terdiri dari lima digit angka. Digit

pertama menunjukan transaksi tersebut merupakan transaksi penerimaan atau

pengeluaran kas. Jika digit pertama “1” berarti transaksi tersebut merupakan

transaksi penerimaan kas, jika digit pertama “2” berarti transaksi tersebut

merupakan transaksi pengeluaran kas. Digit kedua menunjukan darimana asal

transaksi tersebut. Untuk penerimaan SPP menggunakan digit “1”, penerimaan

sumbangan orang tua menggunakan digit “2”, dan sumbangan dana pemerintah

menggunakan digit “3”. Tiga digit terakhir merupakan nomor urut transaksi

tersebut.

Tabel 4.12 Penerimaan Sumbangan Orang tua

Field Name Data Type Field Size Keterangan

Nomor Bukti Penerimaan Sumbangan

Orang tua

Number 5 Primary Key

Tanggal Date/Time - (button

calender)

Nomor Induk Siswa Number 5 Foreign Key

Nama Siswa Text 50

Nomor Induk Pegawai Number 4 Foreign Key

Nama Staf TU Text 50

Jumlah Penerimaan Currency 12

Kode Kas Number 1 Foreign Key

8. Tabel Penerimaan Sumbangan Dana Pemerintah

Tabel ini digunakan untuk menyimpan data penerimaan dana dari

pemerintah yang terdiri dari nomor bukti penerimaan sumbangan dana pemerintah

(NBPSDP), tanggal, nomor induk pegawai, nama staf TU, jumlah penerimaan,

dan kode kas. Nomor bukti penerimaan sumbangan dana pemerintah (NBPSDP)

Page 34: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

34

terdiri dari lima digit angka. Digit pertama menunjukan transaksi tersebut

merupakan transaksi penerimaan atau pengeluaran kas. Jika digit pertama “1”

berarti transaksi tersebut merupakan transaksi penerimaan kas, jika digit pertama

“2” berarti transaksi tersebut merupakan transaksi pengeluaran kas. Digit kedua

menunjukan darimana asal transaksi tersebut. Untuk penerimaan SPP

menggunakan digit “1”, penerimaan sumbangan orang tua menggunakan digit

“2”, dan sumbangan dana pemerintah menggunakan digit “3”. Tiga digit terakhir

merupakan nomor urut transaksi tersebut.

Tabel 4.13 Penerimaan Sumbangan Dana Pemerintah

Field Name Data Type Field Size Keterangan

Nomor Bukti Penerimaan Sumbangan

Dana Pemerintah

Number 5 Primary Key

Tanggal Date/Time -

Nomor Induk Pegawai Number 4 Foreign Key

Nama Staf TU Text 50

Jumlah Penerimaan Currency 12

Kode Kas Number 1 Foreign Key

9. Tabel Pembayaran Gaji

Tabel ini digunakan untuk menyimpan data pembayaran gaji pegawai SKB

Salatiga yang terdiri dari nomor struk gaji (NSG), tanggal, nomor induk pegawai

tutor atau staf TU, nama pegawai, nomor induk pegawai bendahara, nama

bendahara, jumlah pembayaran, dan kode kas. Nomor struk gaji (NSG) terdiri dari

lima digit angka. Digit pertama menunjukan transaksi tersebut merupakan

transaksi penerimaan atau pengeluaran kas. Jika digit pertama “1” berarti transaksi

tersebut merupakan transaksi penerimaan kas, jika digit pertama “2” berarti

transaksi tersebut merupakan transaksi pengeluaran kas. Digit kedua menunjukan

darimana asal transaksi tersebut. Untuk pembayaran gaji menggunakan digit “1”,

pembayaran utilitas menggunakan digit “2”, dan pembelian sarana pembelajaran

menggunakan digit “3”. Tiga digit terakhir merupakan nomor urut transaksi

tersebut.

Page 35: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

35

Tabel 4.14 Pembayaran Gaji

Field Name Data Type Field Size Keterangan

Nomor Struk Gaji Number 5 Primary Key

Tanggal Date/Time - (button

calendar)

Nomor Induk Pegawai Tutor/Staf TU Number 4 Foreign Key

Nama Pegawai Text 50

Nomor Induk Pegawai Bendahara Number 4 Foreign Key

Nama Bendahara Text 50

Jumlah Pembayaran Currency 12

Kode Kas Number 1 Foreign Key

10. Tabel Pembayaran Utilitas

Tabel ini digunakan untuk menyimpan data pembayaran utilitas SKB

Salatiga yang terdiri dari nomor bukti pembayaran utilitas (NBPU), tanggal,

nomor induk pegawai, nama staf TU, keterangan, jumlah pembayaran, dan kode

kas. Nomor bukti pembayaran utilitas terdiri dari lima digit angka. Digit pertama

menunjukan transaksi tersebut merupakan transaksi penerimaan atau pengeluaran

kas. Jika digit pertama “1” berarti transaksi tersebut merupakan transaksi

penerimaan kas, jika digit pertama “2” berarti transaksi tersebut merupakan

transaksi pengeluaran kas. Digit kedua menunjukan darimana asal transaksi

tersebut. Untuk pembayaran gaji menggunakan digit “1”, pembayaran utilitas

menggunakan digit “2”, dan pembelian sarana pembelajaran menggunakan digit

“3”. Tiga digit terakhir merupakan nomor urut transaksi tersebut.

Tabel 4.15 Pembayaran Utilitas

Field Name Data Type Field Size Keterangan

Nomor Bukti Pembayaran Utilitas Number 5 Primary Key

Tanggal Date/Time - (button

calendar)

Nomor Induk Pegawai Number 4 Foreign Key

Nama Staf TU Text 50

Keterangan Text 50

Jumlah Pembayaran Currency 12

Kode Kas Number 1 Foreign Key

Page 36: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

36

11. Tabel Pembelian Sarana Pembelajaran

Tabel ini digunakan untuk menyimpan data pembelian sarana

pembelajaran SKB Salatiga yang terdiri dari nomor bukti pembelian (NBP),

tanggal, nomor induk pegawai, nama staf TU, keterangan, jumlah pembayaran

dan kode kas. Nomor bukti pembelian terdiri dari lima digit angka. Digit pertama

menunjukan transaksi tersebut merupakan transaksi penerimaan atau pengeluaran

kas. Jika digit pertama “1” berarti transaksi tersebut merupakan transaksi

penerimaan kas, jika digit pertama “2” berarti transaksi tersebut merupakan

transaksi pengeluaran kas. Digit kedua menunjukan darimana asal transaksi

tersebut. Untuk pembayaran gaji menggunakan digit “1”, pembayaran utilitas

menggunakan digit “2”, dan pembelian sarana pembelajaran menggunakan digit

“3”. Tiga digit terakhir merupakan nomor urut transaksi tersebut.

Tabel 4.16 Pembelian Sarana Pembelajaran

Field Name Data Type Field Size Keterangan

Nomor Bukti Pembelian Number 5 Primary Key

Tanggal Date/Time - (button

calendar)

Nomor Induk Pegawai Number 4 Foreign Key

Nama Staf TU Text 50

Keterangan Text 50

Jumlah Pembayaran Currency 12

Kode Kas Number 1 Foreign Key

12. Tabel Detail Pembelian

Tabel ini muncul karena adanya hubungan many to many antara entitas

pembelian sarana pembelajaran dengan persediaan sarana. Tabel ini terdiri dari

nomor bukti pembelian (NBP), kode sarana pembelajaran (KSP), tanggal, nama

persediaan, jumlah persediaan yang tersedia, jumlah persediaan yang dibeli, harga

persediaan, dan total. Kolom total merupakan perkalian dari jumlah persediaan

yang dibeli dengan harga persediaan.

Tabel 4.17 Detail Pembelian

Field Name Data Type Field Size Keterangan

Nomor Bukti Pembelajaran Number 5 Foreign Key

Kode Sarana Pembelajaran Number 3 Foreign Key

Page 37: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

37

Tanggal Date/Time - (button

calendar)

Nama Persediaan Text 15

Jumlah yang tersedia Integer 3

Jumlah yang dibeli Integer 3

Satuan Text 6 (button

combobox)

Harga Currency 12

Total Currency 12

Query

Query merupakan tabel yang dibuat dengan menggabungkan data dari

tabel lain dengan tujuan untuk mengelompokan data baru berupa tabel dengan

sumber yang berasal dari tabel – tabel yang sudah ada. Berikut ini adalah query

yang ada pada aplikasi keuangan SKB Salatiga :

Query Total Penerimaan Kas

Query ini dibuat untuk mengetahui semua penerimaan kas yang

berasal dari transakasi penerimaan SPP, penerimaan sumbangan orang tua,

dan penerimaan dana pemerintah. Query ini mengambil data dari tabel

penerimaan SPP, tabel sumbangan orang tua, dan tabel sumbangan dana

pemerintah. Query ini terdiri dari tanggal pemasukan, kode penerimaan

kas yang diambil dari primary key tabel penerimaan SPP, penerimaan

sumbangan orang tua, dan penerimaan dana pemerintah, nomor induk

pegawai yang melakukan transaksi, nama pegawai, jumlah transaksi, dan

kode kas yang dipilih. Berikut ini adalah query total penerimaan kas :

Gambar 4.12 Gambar Query Total Penerimaan Kas

Page 38: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

38

Query Total Pengeluaran Kas

Query ini dibuat untuk menampilkan semua transaksi pengeluaran

kas yang ada di SKB Salatiga. Query total pengeluaran kas mengambil

data dari tabel pembayaran gaji, pembayaran utilitas, dan tabel pembelian

sarana pembelajaran. Query ini nantinya akan menjadi dasar untuk

pembuatan laporan pengeluaran kas. Query ini terdiri dari tanggal

pengeluaran, kode pengeluaran kas yang diambil dari primary key tabel

pembayaran gaji, pembayaran utilitas, dan pembelian sarana pembelajaran,

nomor induk pegawai yang melakukan transaksi, nama pegawai, jumlah

transaksi, dan kode kas yang dipilih. Berikut ini adalah query total

pengeluaran kas :

Gambar 4.13 Gambar Query Total Pengeluaran Kas

Query Pemindahan kas

Query ini digunakan untuk mengetahui pemindahan kas yang

dilakukan bendahara dari kas yang ada di bank ke kas yang dibawa oleh

bendahara atau sebaliknya. Query ini terdiri dari tanggal, asal akun yang

akan dipindahkan, tujuan akun, jumlah, saldo akun pengirim kas, dan saldo

akun penerima kas. Untuk kolom saldo akun pengirim menggunakan

rumus ([saldo kas akun asal] – [jumlah yang dipindahkan]). Untuk kolom

saldo akun penerima kas menggunakan rumus ([saldo kas akun tujuan] +

[jumlah yang dipindahkan]). Berikut ini adalah query pemindahan kas :

Gambar 4.14 Gambar Query Pemindahan Kas

Page 39: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

39

Query Pemakaian Sarana Pembelajaran

Query ini digunakan untuk mengetahui jumlah pemakaian sarana

pembelajaran dan mengetahui jumlah yang tersedia setelah pemakaian.

Query ini terdiri dari tanggal, kode sarana pembelajaran (KSP), nama

sarana, jumlah terpakai, dan saldo akhir setelah pemakaian. Pada kolom

saldo akhir setelah pemakaian menggunakan rumus ([jumlah persediaan

tersedia] – [jumlah pemakaian sarana pembelajaran]). Berikut ini adalah

query pemakaian sarana pembelajaran.

Gambar 4.15 Gambar Query Pemakaian Sarana Pembelajaran

Form

Form merupakan salah satu objek pada aplikasi keuangan yang digunakan

pengguna untuk mempermudah pengguna melakukan pengisian, penghapusan,

pencarian, dan pengeditan data. Berikut ini adalah form - form yang ada di

aplikasi keuangan yang ada di SKB Salatiga :

1. Form Peserta Didik

Form peserta didik digunakan untuk menambahkan, menghapus,

mengedit, dan mencari data peserta didik. Informasi yang ada pada data

peserta didik akan digunakan untuk mengisi data penerimaan SPP dan

penerimaan sumbangan orang tua. Data ini terdiri dari nomor induk siswa

(NIS), nama peserta didik, tempat dan tanggal lahir peserta didik, jenis

kelamin, alamat peserta didik, kelas, dan nama orang tua peserta didik.

Untuk menambahkan data peserta didik, staf TU harus mengisikan

NIS terlebih dahulu dilanjutkan mengisi nama peserta didik, tempat dan

tanggal lahir peserta didik, jenis kelamin, alamat peserta didik, kelas, dan

nama orang tua peserta didik. Setelah data – data diinput klik button

simpan untuk menyimpan data. Untuk melakukan penyimpan data

Page 40: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

40

berikutnya klik button clean untuk membersihkan textfield pada form

tersebut dari pengisian data sebelumnya.

Untuk menghapus data peserta didik, staf TU harus mengisi NIS

kemudian klik button cari untuk mencari data yang akan dihapus. Setelah

data ditemukan klik button hapus untuk menghapus data tersebut.

Gambar 4.16 Form Peserta Didik

2. Form Tutor

Form tutor digunakan untuk menambahkan, menghapus, mengedit,

dan mencari data tutor. Informasi yang ada pada data tutor akan

digunakan untuk mengisi data pembayaran gaji. Data ini terdiri dari nomor

induk pegawai (NIP), nama tutor, tempat dan tanggal lahir tutor, jenis

kelamin, alamat tutor, golongan, dan jabatan.

Untuk menambahkan data tutor, staf TU harus mengisikan NIP

terlebih dahulu dilanjutkan mengisi nama tutor, tempat dan tanggal lahir

tutor, jenis kelamin, alamat tutor, golongan, dan jabatan. Setelah data –

data diinput klik button simpan untuk menyimpan data. Untuk melakukan

Page 41: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

41

penyimpan data berikutnya klik button clean untuk membersihkan textfield

pada form tersebut dari pengisian data sebelumnya.

Untuk menghapus data tutor, staf TU harus mengisi NIP kemudian

klik button cari untuk mencari data yang akan dihapus. Setelah data

ditemukan klik button hapus untuk menghapus data tersebut.

Gambar 4.17 Form Tutor

3. Form Staf TU

Form staf TU digunakan untuk menambahkan, menghapus,

mengedit, dan mencari data staf TU. Informasi yang ada pada data staf TU

akan digunakan untuk mengisi data penerimaan dan pengeluaran kas. Data

ini terdiri dari nomor induk pegawai (NIP), nama staf TU, tempat dan

tanggal lahir staf TU, jenis kelamin, alamat staf TU, golongan, dan

jabatan.

Untuk menambahkan data staf TU, staf TU harus mengisikan NIP

terlebih dahulu dilanjutkan mengisi nama staf TU, tempat dan tanggal

Page 42: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

42

lahir staf TU, jenis kelamin, alamat staf TU, golongan, dan jabatan.

Setelah data – data diinput klik button simpan untuk menyimpan data.

Untuk melakukan penyimpan data berikutnya klik button clean untuk

membersihkan textfield pada form tersebut dari pengisian data

sebelumnya.

Untuk menghapus data staf TU, staf TU harus mengisi NIP

kemudian klik button cari untuk mencari data yang akan dihapus. Setelah

data ditemukan klik button hapus untuk menghapus data tersebut.

Gambar 4.18 Form Staf TU

4. Form Penerimaan SPP

Form penerimaan SPP ini digunakan untuk menambahkan

transaksi penerimaan SPP di SKB Salatiga. Informasi yang ada pada data

penerimaan SPP akan digunakan untuk mengisi query total penerimaan

kas. Data penerimaan SPP terdiri dari nomor bukti penerimaan SPP

(NBPSPP), NIS, nama peserta didik, NIP, nama staf TU, jumlah uang,

kode kas yang dituju untuk menambahkan penerimaan tersebut ke kas.

Page 43: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

43

Untuk menambahkan data penerimaan SPP, staf TU terlebih

dahulu menuliskan NBPSPP dan memilih tanggal pada saat penerimaan

terjadi. Kemudian memasukan NIS peserta didik yang melakukan

pembayaran SPP dan NIP staf TU yang menerima pembayaran SPP.

Setelah itu klik button cari pada NIS dan NIP, maka secara otomatis akan

muncul nama peserta didik dan nama staf TU yang diambil dari data

peserta didik dan data staf TU.

Selanjutnya mengisi jumlah uang yang diterima dari penerimaan

SPP dan pilih kode kas untuk menempatkan penerimaan kas tersebut di

akun kas yang dipilih. Kemudian klik button cek disamping kode kas

untuk mengecek saldo kas pada akun kas tersebut. Setelah semua data

terisi klik button simpan untuk menyimpan.

Untuk menghapus data penerimaan SPP, staf TU harus mengisi

NBPSPP kemudian klik button cari untuk mencari data yang akan dihapus.

Setelah data ditemukan klik button hapus untuk menghapus data tersebut.

Gambar 4.19 Form Penerimaan SPP

5. Form Sumbangan Orang tua

Page 44: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

44

Form sumbangan orang tua ini digunakan untuk menambahkan

transaksi penerimaan sumbangan orang tua di SKB Salatiga. Informasi

yang ada pada data sumbangan orang tua akan digunakan untuk mengisi

query total penerimaan kas. Data penerimaan sumbangan terdiri dari

nomor bukti penerimaan sumbangan orang tua (NBPSOT), NIS, nama

peserta didik, NIP, nama staf TU, jumlah uang, kode kas yang dituju untuk

menambahkan penerimaan tersebut ke kas.

Untuk menambahkan data penerimaan sumbangan orang tua, staf

TU terlebih dahulu menuliskan NBPSOT dan memilih tanggal pada saat

penerimaan terjadi. Kemudian memasukan NIS peserta didik yang orang

tuannya telah memberikan sumbangan dan NIP staf TU yang menerima

sumbangan orang tua. Setelah itu klik button cari pada NIS dan NIP, maka

secara otomatis akan muncul nama peserta didik dan nama staf TU yang

diambil dari data peserta didik dan data staf TU.

Selanjutnya mengisi jumlah uang yang diterima dari penerimaan

sumbangan orang tua dan pilih kode kas untuk menempatkan penerimaan

kas tersebut di akun kas yang dipilih. Kemudian klik button cek disamping

kode kas untuk mengecek saldo kas pada akun kas tersebut. Setelah semua

data terisi klik button simpan untuk menyimpan.

Untuk menghapus data penerimaan sumbangan orang tua, staf TU

harus mengisi NBPSOT kemudian klik button cari untuk mencari data

yang akan dihapus. Setelah data ditemukan klik button hapus untuk

menghapus data tersebut.

Page 45: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

45

Gambar 4.20 Form Sumbangan Orang Tua

6. Form Sumbangan Dana Pemerintah

Form sumbangan dana pemerintah ini digunakan untuk

menambahkan transaksi penerimaan dana pemerintah di SKB Salatiga.

Informasi yang ada pada data sumbangan dana pemerintah akan digunakan

untuk mengisi query total penerimaan kas. Data penerimaan sumbangan

pemerintah terdiri dari nomor bukti penerimaan sumbangan dana

pemerintah (NBPSDP), NIP, nama staf TU, jumlah uang, kode kas yang

dituju untuk menambahkan penerimaan tersebut ke kas.

Untuk menambahkan data penerimaan sumbangan dana

pemerintah, staf TU terlebih dahulu menuliskan NBPSDP dan memilih

tanggal pada saat penerimaan terjadi. Kemudian memasukan NIP staf TU

yang menerima sumbangan dana pemerintah. Setelah itu klik button cari

pada NIP, maka secara otomatis akan muncul nama staf TU yang diambil

dari data staf TU.

Page 46: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

46

Selanjutnya mengisi jumlah uang yang diterima dari penerimaan

sumbangan dana pemerintah dan pilih kode kas untuk menempatkan

penerimaan kas tersebut di akun kas yang dipilih. Kemudian klik button

cek disamping kode kas untuk mengecek saldo kas pada akun kas tersebut.

Setelah semua data terisi klik button simpan untuk menyimpan.

Untuk menghapus data penerimaan sumbangan dana pemerintah,

pengguna harus mengisi NBPSDP kemudian klik button cari untuk

mencari data yang akan dihapus. Setelah data ditemukan klik button hapus

untuk menghapus data tersebut.

Gambar 4.21 Form Sumbangan Dana Pemerintah

7. Form Pembayaran Gaji

Form pembayaran gaji ini digunakan untuk menambahkan

transaksi pembayaran gaji pegawai ke dalam data pembayaran gaji.

Informasi yang ada pada data pembayaran gaji akan digunakan untuk

mengisi query total pengeluaran kas. Data pembayaran gaji terdiri dari

nomor struk gaji (NSG), NIP pegawai, nama pegawai, NIP bendahara,

nama bendahara, jumlah uang, kode kas yang dituju.

Page 47: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

47

Untuk menambahkan data pembayaran gaji, bendahara terlebih

dahulu menuliskan NSG dan memilih tanggal pada saat pengeluaran

terjadi. Kemudian memasukan NIP pegawai yang mendapatkan gaji dan

NIP bendahara yang mengvalidasi pembayaran gaji. Setelah itu klik button

cari pada NIP pegawai dan NIP bendahara, maka secara otomatis akan

muncul nama pegawai yang diambil dari data staf TU atau data tutor dan

nama bendahara yang diambil dari data staf TU.

Selanjutnya mengisi jumlah uang yang akan dibayarkan dan pilih

kode kas untuk menempatkan pembayaran tersebut di akun kas yang

dipilih. Kemudian klik button cek disamping kode kas untuk mengecek

saldo kas pada akun kas tersebut. Setelah semua data terisi klik button

simpan untuk menyimpan.

Untuk menghapus data pembayaran gaji, bendahara harus mengisi

NSG kemudian klik button cari untuk mencari data yang akan dihapus.

Setelah data ditemukan klik button hapus untuk menghapus data tersebut.

Page 48: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

48

Gambar 4.22 Form Pembayaran Gaji

8. Form Pembayaran Utilitas

Form pembayaran utilitas ini digunakan untuk menambahkan

transaksi pembayaran utilitas pada data pembayaran utilitas. Informasi

yang ada pada data pembayaran utilitas akan digunakan untuk mengisi

query total pengeluaran kas. Data pembayaran utilitas terdiri dari nomor

bukti pembayaran utilitas (NBPU), NIP staf TU, nama staf TU, jumlah

uang, kode kas yang dituju.

Untuk menambahkan data pembayaran utilitas, staf TU terlebih

dahulu menuliskan NBPU dan memilih tanggal pada saat pengeluaran

terjadi. Kemudian memasukan NIP staf TU yang melakukan transaksi

tersebut. Setelah itu klik button cari pada NIP staf TU, maka secara

otomatis akan muncul nama staf TU yang diambil dari data staf TU.

Selanjutnya mengisi jumlah uang yang akan dibayarkan dan pilih

kode kas untuk menempatkan pembayaran tersebut di akun kas yang

Page 49: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

49

dipilih. Kemudian klik button cek disamping kode kas untuk mengecek

saldo kas pada akun kas tersebut. Setelah semua data terisi klik button

simpan untuk menyimpan.

Untuk menghapus data pembayaran utilitas, staf TU harus mengisi

NBPU kemudian klik button cari untuk mencari data yang akan dihapus.

Setelah data ditemukan klik button hapus untuk menghapus data tersebut.

Gambar 4.23 Form Pembayaran Utilitas

9. Form Pembelian Sarana Pembelajaran

Form Pembelian Sarana Pembelajaran ini terdiri dari dua form

yaitu form transaksi pembelian dan form detail pembelian. Form transaksi

pembelian digunakan untuk memasukan data pembelian sarana

pembelajaran secara umum sedangkan form detail pembelian digunakan

untuk memasukkan data barang apa saja yang dibeli dalam satu nota. Data

Page 50: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

50

dari pembelian sarana pembelajaran akan digunakan untuk membuat query

total pengeluaran kas. Data tersebut terdiri dari nomor bukti pembelian

(NBP), tanggal pembelian, NIP staf TU, nama staf TU, keterangan

pembelian, jumlah pembayaran, kode kas yang dituju.

Penambahan data pembelian sarana dimulai dengan mengisi NBP

dan tanggal pembelian. Kemudian memasukan NIP staf TU yang

melakukan transaksi pembelian dan klik button cari kolom NIP staf TU

sehingga nama staf TU akan muncul secara otomatis pada kolom

berikutnya. Setelah itu pengguna mengisi keterangan pembelian dan

jumlah pembayaran. Selanjutnya pilih kode kas untuk menempatkan

pembayaran tersebut di akun kas yang dipilih. Kemudian klik button cek

disamping kode kas untuk mengecek saldo kas pada akun kas tersebut.

Setelah semua data terisi klik button simpan untuk menyimpan.

Untuk menghapus data pembelian sarana, staf TU harus mengisi

NBP kemudian klik button cari untuk mencari data yang akan dihapus.

Setelah data ditemukan klik button hapus untuk menghapus data tersebut.

Pada form detail pembelian pengguna harus mengisi detail apa saja yang

telah dibeli. Pertama pengguna harus mengisi NBP, kode sarana

pembelajaran (KSP), dan tanggal pembelian. Kemudian klik button cek

pada kolom KSP untuk menampilkan nama persediaan dan jumlah

persediaan tersedia dari data persediaan sarana. Setelah itu pengguna

memasukan jumlah persediaan yang dibeli dan harga barang tersebut.

Untuk mengetahui total pengeluaran dari persediaan tersebut klik button

cek pada kolom total sehingga jumlah persediaan yang dibeli secara

otomatis dikalikan dengan harga barang.

Selanjutnya jika semua data telah terisi maka klik button simpan

agar data tersimpan di data detail pembelian. Untuk menghapus data detail

pembelian, pengguna harus mengisi NBP dan KSP kemudian klik button

cari yang ada dibawah tabel untuk mencari data yang akan dihapus.

Setelah data ditemukan klik button hapus untuk menghapus data tersebut.

Page 51: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

51

Gambar 4.24 Form Pembelian Sarana Pembelajaran (Transaksi Pembelian)

Gambar 4.25 Form Pembelian Sarana Pembelajaran (Detail Pembelian)

Page 52: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

52

10. Form Kas

Form kas ini digunakan untuk mengecek saldo kas yang ada di

akun kas dan untuk memindakan kas dari akun kas di bendahara ke akun

kas di bank atau sebaliknya. Untuk mengecek saldo kas, pengguna harus

memilih dulu akun kas yang akan dilihat saldonya. Kemudian klik button

cek untuk melihat saldo akun kas tersebut.

Untuk memindahkan kas, pengguna harus memilih akun kas mana

yang akan dipindahkan dan akun kas mana yang akan menerima kas

tersebut. Setelah itu klik button cek untuk menampilkan saldo dari kedua

akun kas tersebut. Kemudian pengguna mengisi jumlah kas yang akan

dipindahkan dan klik button pindah kas sehingga kas terpindah dan data

pemindahan kas dapat disimpan.

Gambar 4.26 Form Kas

11. Form Persediaan Sarana Pembelajaran

Form persediaan sarana pembelajaran digunakan untuk mengetahui

jumlah persediaan sarana pembelajaran yang ada dan untuk memasukkan

data pemakaian sarana pembelajaran yang akan dilakukan oleh staf TU

Page 53: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

53

setiap satu minggu sekali. Untuk mengecek persediaan sarana

pembelajaran pengguna mengisi kolom KSP terlebih dahulu kemudian klik

button cek maka nama persediaan dan jumlah yang tersedia akan

ditampilkan. Jika terdapat sarana pembelajaran baru yang belum memilik

KSP, maka staf TU bisa menambahkannya dengan klik button tambah.

Staf TU juga dapat menghapus persediaan sarana pembelajaran tersebut

dengan klik button hapus.

Form persediaan sarana pembelajaran juga digunakan staf TU

untuk melakukan pencatatan pemakaian sarana pembelajaran selama satu

minggu. Staf TU mengisi kolom KSP terlebih dahulu dan klik button cek

sehingga nama persediaan dan jumlah sarana yang tersedia dapat

ditampilkan. Kemudian staf TU mengisi jumlah sarana yang dipakai dan

klik button simpan sehingga data pemakaian sarana pembelajaran akan

tersimpan dan jumlah sarana pembelajaran yang tersedia akan diperbarui.

Gambar 4.27 Form Sarana Pembelajaran (Persediaan Sarana)

Page 54: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

54

Gambar 4.28 Form Sarana Pembelajaran (Pemakaian Sarana)

Report

Report berguna untuk mengetahui dan menampilkan data yang telah

disimpan pada database. Berikut ini adalah report yang ada dalam aplikasi

keuangan SKB Salatiga :

1. Report Data Peserta Didik

Report data peserta didik digunakan untuk mengetahui data – data

peserta didik yang ada pada SKB Salatiga. Report ini diambil dari tabel

data peserta didik. Berikut ini adalah report data peserta didik :

Page 55: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

55

Gambar 4.29 Report Data Peserta Didik

2. Report Data Tutor

Report data tutor digunakan untuk mengetahui data – data tutor

yang ada pada SKB Salatiga. Report ini diambil dari tabel data tutor.

Berikut ini adalah report data tutor :

Gambar 4.30 Report Data Tutor

Page 56: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

56

3. Report Data Staf TU

Report data staf TU digunakan untuk mengetahui data – data staf

TU yang ada pada SKB Salatiga. Report ini diambil dari tabel data staf

TU. Berikut ini adalah report data staf TU :

Gambar 4.31 Report Data Staf TU

4. Report Penerimaan SPP

Report penerimaan SPP digunakan untuk menampilkan data – data

penerimaan SPP dari peserta didik. Report ini mengambil data dari tabel

penerimaan SPP. Berikut ini adalah report penerimaan SPP :

Page 57: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

57

Gambar 4.32 Report Penerimaan SPP

5. Report Sumbangan Orang Tua

Report sumbangan orang tua digunakan untuk menampilkan data –

data penerimaan sumbangan dari orang tua peserta didik. Report ini

mengambil data dari tabel sumbangan orang tua. Berikut ini adalah report

sumbangan orang tua :

Gambar 4.33 Report Sumbangan Orang Tua

Page 58: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

58

6. Report Dana Pemerintah

Report dana pemerintah digunakan untuk menampilkan data – data

penerimaan sumbangan dari pemerintah untuk SKB Salatiga. Report ini

mengambil data dari tabel sumbangan dana pemerintah. Berikut ini adalah

report dana pemerintah :

Gambar 4.34 Report Dana Pemerintah

7. Report Pembayaran Gaji

Report pembayaran gaji digunakan untuk menampilkan data – data

pembayaran gaji pegawai – pegawai yang ada di SKB Salatiga. Report ini

mengambil data dari tabel pembayaran gaji. Berikut ini adalah report

pembayaran gaji :

Page 59: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

59

Gambar 4.35 Report Pembayaran Gaji

8. Report Pembayaran Utilitas

Report pembayaran utilitas digunakan untuk menampilkan data –

data pembayaran utilitas yang ada di SKB Salatiga. Report ini mengambil

data dari tabel pembayaran utilitas. Berikut ini adalah report pembayaran

utilitas :

Gambar 4.36 Report Pembayaran Utilitas

Page 60: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

60

9. Report Pembelian Sarana Pembelajaran

Report pembelian sarana pembelajaran digunakan untuk

menampilkan data – data pembelian sarana pembelajaran yang dilakukan

oleh SKB Salatiga. Report ini mengambil data dari tabel pembelian sarana

pembelajaran. Berikut ini adalah report pembelian sarana pembelajaran :

Gambar 4.37 Report Pembelian Sarana Pembelajaran

10. Report Detail Pembelian Sarana Pembelajaran

Report detail pembelian sarana pembelajaran digunakan untuk

menampilkan data pembelian sarana pembelajaran dengan lebih rinci.

Report ini mengambil data dari tabel detail pembelian sarana

pembelajaran. Berikut ini adalah report detail pembelian sarana

pembelajaran :

Page 61: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

61

Gambar 4.38 Report Detail Pembelian Sarana Pembelajaran

11. Report Total Penerimaan Kas

Report total penerimaan kas digunakan untuk menampilkan semua

data penerimaan kas yang ada di SKB Salatiga. Report ini mengambil data

dari query total penerimaan kas. Berikut ini adalah report total penerimaan

kas :

Gambar 4.39 Report Total Penerimaan Kas

Page 62: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

62

12. Report Total Pengeluaran Kas

Report total pengeluaran kas digunakan untuk menampilkan semua

data pengeluaran kas yang ada di SKB Salatiga. Report ini mengambil

data dari query total pengeluaran kas. Berikut ini adalah report total

pengeluaran kas :

Gambar 4.40 Report Total Pengeluaran Kas

13. Report Kas

Report kas digunakan untuk mengetahui saldo kas yang ada pada

SKB Salatiga. Report ini melengkapi data dari query total penerimaan dan

pengeluaran kas sehingga dapat menjadi sebuah laporan kas. Berikut ini

adalah report kas :

Page 63: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

63

Gambar 4.41 Report Kas

14. Report Pemindahan Kas

Report pemindahan kas digunakan untuk mengetahui data – data

pemindahan kas yang dilakukan oleh bendahara SKB Salatiga. Report ini

mengambil data dari query pemindahan kas. Berikut ini adalah report

pemindahan kas :

Gambar 4.42 Report Pemindahan Kas

Page 64: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

64

15. Report Ketersediaan Sarana Pembelajaran

Report ketersediaan sarana pembelajaran digunakan untuk

menampilkan data – data pemakaian yang telah dicatat oleh staf TU.

Report ini mengambil data dari query pemakaian sarana pembelajaran.

Berikut ini adalah report ketersediaan sarana pembelajaran :

Gambar 4.43 Report Pemakaian Sarana Pembelajaran

Menuboard

Menuboard digunakan untuk menjalankan aplikasi keuangan SKB

Salatiga. Berikut ini akan dijelaskan hierarki dari menuboard aplikasi ini :

Menu Log In

Menu Utama Kepala

Database

- Peserta didik

- Tutor

- Staf TU

Laporan

- Laporan penerimaan SPP

- Laporan sumbangan orang tua

Page 65: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

65

- Laporan dana pemerintah

- Laporan pembayaran gaji

- Laporan pembayaran utilitas

- Laporan pembelian sarana

- Laporan detail pembelian

- Laporan kas

- Laporan pemindahan kas

- Laporan ketersediaan sarana

- Laporan total penerimaan

- Laporan total pengeluaran

Menu Utama Bendahara

Database

- Peserta didik

- Tutor

- Staf TU

Input Data

- Peserta didik

- Tutor

- Staf TU

Transaksi Pemasukan

- Penerimaan SPP

- Sumbangan Orang Tua

- Sumbangan Dana Pemerintah

Transaksi Pengeluaran

- Pembayaran Utilitas

- Pembelian Sarana Pembelajaran

- Pembayaran Gaji

Cek Saldo

- Kas

- Persediaan Sarana Pembelajaran

Laporan

Page 66: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

66

- Laporan penerimaan SPP

- Laporan sumbangan orang tua

- Laporan dana pemerintah

- Laporan pembayaran gaji

- Laporan pembayaran utilitas

- Laporan pembelian sarana

- Laporan detail pembelian

- Laporan kas

- Laporan pemindahan kas

- Laporan ketersediaan sarana

- Laporan total penerimaan

- Laporan total pengeluaran

Menu Utama Staf TU

Input Data

- Peserta didik

- Tutor

- Staf TU

Transaksi Pemasukan

- Penerimaan SPP

- Sumbangan Orang Tua

- Sumbangan Dana Pemerintah

Transaksi Pengeluaran

- Pembayaran Utilitas

- Pembelian Sarana Pembelajaran

Cek Saldo

- Persediaan Sarana Pembelajaran

Menu log in berguna agar aplikasi keuangan ini hanya bisa diakses oleh

pengguna yang telah dimasukan ke dalam data user. Untuk masuk ke menu utama

pengguna harus memasukan user id dengan password yang telah ditentukan. Staf

Page 67: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

67

TU, bendahara, dan kepala SKB Salatiga telah memiliki user id dan password

yang berbeda – beda. Berikut ini adalah menu log in :

Gambar 4.44 Menu Log in

Menu utama digunakan untuk menampilkan form dan report yang ada

pada aplikasi keuangan SKB Salatiga. Pada aplikasi keuangan SKB Salatiga

terdapat tiga menu utama yaitu menu utama bendahara, menu utama staf TU, dan

menu utama kepala SKB Salatiga.

1. Menu Utama Bendahara

Menu utama bendahara ini hanya bisa digunakan oleh bendahara.

Menu utama ini akan terbuka jika pada menu log in diisi dengan user id

dari bendahara dengan password yang telah ditentukan. Menu utama ini

dapat menampilkan semua form dan report yang ada dalam aplikasi

keuangan SKB Salatiga. Berikut ini adalah menu utama bendahara :

Page 68: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

68

Gambar 4.45 Menu Utama Bendahara

Menu utama bendahara ini terdiri dari enam menu item yaitu menu

database, menu input data, menu transaksi pemasukan, menu transaksi

pengeluaran, menu cek saldo, dan menu laporan.

Menu Database

Menu database terdiri dari tiga sub menu yaitu peserta

didik, tutor, dan staf TU. Menu ini digunakan untuk melihat data

peserta didik, tutor, dan staf TU. Berikut ini adalah menu database:

Gambar 4.46 Menu Database

Menu Input Data

Menu input data terdiri dari tiga sub menu yaitu peserta

didik, tutor, dan staf TU. Menu ini digunakan untuk menampilkan

form peserta didik, tutor, dan staf TU. Berikut ini adalah menu

input data :

Page 69: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

69

Gambar 4.47 Menu Input Data

Menu Transaksi Pemasukan

Menu transaksi pemasukan ini terdiri dari tiga sub menu

yaitu penerimaan SPP, sumbangan orang tua, dan sumbangan dana

pemerintah. Menu ini digunakan untuk menampilkan form

penerimaan SPP, sumbangan orang tua, dan sumbangan dana

pemerintah. Berikut ini adalah menu transaksi pemasukan :

Gambar 4.48 Menu Transaksi Pemasukan

Menu Transaksi Pengeluaran

Menu transaksi pengeluaran ini terdiri dari tiga sub menu

yaitu pembayaran gaji, pembayaran utilitas, dan pembelian sarana

pembelajaran. Menu ini digunakan untuk menampilkan form

pembayaran gaji, pembayaran utilitas, dan pembelian sarana

pembelajaran. Berikut ini adalah menu transaksi pengeluaran :

Page 70: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

70

Gambar 4.49 Menu Transaksi Pengeluaran

Menu Cek Saldo

Menu cek saldo terdiri dari dua sub menu yaitu kas dan

persediaan sarana pembelajaran. Menu ini digunakan untuk

menampilkan form kas dan pembelian sarana pembelajaran.

Berikut ini adalah menu cek saldo :

Gambar 4.50 Menu Cek Saldo

Menu Laporan

Menu laporan ini terdiri dari sebelas sub menu yaitu laporan

penerimaan SPP, laporan sumbangan orang tua, laporan dana

pemerintah, laporan pembayaran gaji, laporan pembayaran utilitas,

laporan pembelian sarana, laporan detail pembelian, laporan

pemindahan kas, laporan pemakaian sarana, laporan total

penerimaan, dan laporan total pengeluaran. Menu ini digunakan

untuk menampilkan semua report yang ada pada aplikasi keuangan

ini. Berikut ini adalah menu cek saldo :

Page 71: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

71

Gambar 4.51 Menu Laporan

2. Menu Utama Staf TU

Menu utama staf TU ini digunakan oleh staf TU yang ada di SKB

Salatiga. Menu utama ini akan terbuka jika pada menu log in diisi dengan

user id dari staf TU dengan password yang telah ditentukan. Menu utama

ini dapat menampilkan semua form yang ada dalam aplikasi keuangan

SKB Salatiga. Berikut ini adalah menu utama staf TU :

Gambar 4.52 Menu Utama Staf TU

Menu item pada menu utama staf TU memiliki fungsi yang sama

seperti pada emnu utama bendahara. Hanya ada dua perbedaan pada menu

item transaksi pengeluaran dan cek saldo. Staf TU tidak bisa menampilkan

form pembayaran gaji dan form kas. Berikut ini adalah gambar menu

transaksi pengeluaran dan menu cek saldo pada menu utama staf TU :

Page 72: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

72

Gambar 4.53 Menu Transaksi Pengeluaran Staf TU

Gambar 4.54 Menu Cek Saldo Staf TU

3. Menu Utama Kepala

Menu utama kepala ini digunakan oleh kepala SKB Salatiga untuk

menampilkan semua data dan report yang ada di SKB Salatiga. Menu

utama ini akan terbuka jika pada menu log in diisi dengan user id dari

kepala SKB Salatiga dengan password yang telah ditentukan. Menu utama

ini dapat menampilkan semua report yang ada dalam aplikasi keuangan

SKB Salatiga. Berikut ini adalah menu utama kepala :

Page 73: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

73

Gambar 4.55 Menu Utama Kepala

Button

Pada aplikasi keuangan SKB Salatiga terdapat empat button utama yaitu

simpan, hapus, cari, dan edit. Button simpan digunakan untuk menyimpan data ke

dalam database. Button ini dilengkapi dengan pesan konfirmasi untuk

meyakinkan pengguna apakah ingin benar – benar menyimpan data tersebut.

Setelah data tersimpan maka akan muncul pemberitahuan bahwa data berhasil

disimpan. Berikut ini adalah gambar pesan konfirmasi dan pemberitahuan button

simpan :

Gambar 4.56 Button Konfirmasi Simpan Data

Page 74: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

74

Gambar 4.57 Button Pesan Data Berhasil disimpan

Button hapus digunakan untuk menghapus data di dalam database. Button

ini juga dilengkapi pesan konfirmasi untuk menyakinkan apakah pengguna ingin

benar – benar menghapus data tersebut. Setelah data terhapus maka akan muncul

pemberitahuan bahwa data berhasil dihapus. Berikut ini adalah gambar pesan

konfirmasi dan pemberitahuan button hapus :

Gambar 4.58 Button Konfirmasi Hapus Data

Gambar 4.59 Button Pesan Data Berhasil Dihapus

Button edit digunakan untuk mengedit atau mengupdate data di dalam

database. Button ini sama seperti Button simpan dan hapus memiliki pesan

konfirmasi untuk menyakinkan apakah pengguna benar – benar yakin untuk

Page 75: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

75

menyimpan data yang telah diedit. Setelah data teredit maka akan muncul pesan

data berhasil diubah. Berikut ini adalah gambar pesan konfirmasi dan

pemberitahuan button edit :

Gambar 4.60 Button Konfirmasi Edit Data

Gambar 4.61 Button Pesan Data Berhasil Diubah

Button cari digunakan untuk mencari data yang ada pada database.

Pencarian data didasarkan pada primary key yang ada pada data tersebut. Jika data

yang dicari ada, maka akan muncul pesan data ditemukan. Jika data yang dicari

tidak ada maka akan muncul pesan data tidak ditemukan. Berikut ini adalah

gambar pemberitahuan button cari :

Page 76: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

76

Gambar 4.62 Button Pesan Data ditemukan

Gambar 4.63 Button Pesan Data tidak ditemukan

Pada form – form yang terdapat pada aplikasi sistem keuangan SKB

Salatiga ini juga terdapat pemberitahuan jika pengguna kurang dalam mengisikan

data. Kolom yang ada pada form harus diisi semua. Jika ada kolom yang tidak

diisi maka akan muncul pesan data kurang. Berikut ini adalah gambar

pemberitahuan jika pengisian data kurang :

Gambar 4.64 Button Pesan Data Kurang

Implementasi aplikasi sistem keuangan pada SKB Salatiga tidak

mengalami masalah karena spesifikasi komputer yang digunakan sudah sesuai.

Namun pada penerapannya, pengguna aplikasi ini merasa perlu waktu untuk

Page 77: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

77

membiasakan dirinya dalam menggunakan aplikasi ini. Hal ini disebabkan karena

pengguna telah terbiasa dengan sistem informasi yang lama secara manual.

Meskipun demikian, staf TU SKB berlatar belakang pendidikan sarjana yang

tidak mengalami kesulitan untuk menggunakan aplikasi ini. Pelatihan tetap

diperlukan untuk membantu pengguna dalam menggunakan aplikasi sistem

informasi keuangan ini.

PENUTUP

Kesimpulan

Berdasarkan penelitian dan analisis yang dilakukan terhadap sistem

informasi keuangan SKB Salatiga dapat disimpulkan bahwa proses pengolahan

dan pencatatan data masih dilakukan secara manual walaupun sudah

menggunakan Microsoft Excel. Hal ini menyebabkan pengolahan dan pencatatan

data SKB Salatiga membutuhkan waktu cukup lama sehingga memperlambat

proses kerja yang ada di SKB Salatiga seperti halnya dalam mencari data peserta

didik harus mencari satu per satu dari berkas peserta didik. Dalam pembuatan

laporan – laporan yang digunakan oleh SKB Salatiga juga masih dibuat secara

manual. Selain itu data – data yang tersimpan dalam Microsoft Excel tidak

terdapat backup data sebagai cadangan data jika terjadi kerusakan pada perangkat

lunak komputer yang digunakan

Dari dasar itulah SKB Salatiga membutuhkan aplikasi sistem informasi

keuangan yang bisa membantu SKB Salatiga dalam pengolahan dan penyimpanan

data. Aplikasi ini terdiri dari 12 tabel, 4 query, 11 form, 15 report, dan sebuah

menuboard. Tabel – tabel dalam aplikasi sistem informasi keuangan SKB Salatiga

berfungsi untuk menyimpan data yang terdiri dari tabel peserta didik, tabel tutor,

tabel staf TU, tabel penerimaan SPP, tabel sumbangan orang tua, tabel, dana

pemerintah, tabel pembayaran utilitas, tabel pembelian sarana pembelajaran, tabel

pembeyaran gaji, tabel kas, tabel persediaan sarana pembelajaran, dan tabel detail

pembelian.

Aplikasi ini juga terdapat 4 query yang digunakan untuk menggabungkan

informasi dari beberapa tabel yang terdiri dari query total penerimaan kas, query

Page 78: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

78

total pengeluaran kas, query pemindahan kas, dan query pemakaian sarana

pembelajaran. Selain itu aplikasi ini juga terdapat 11 form yang tediri dari form

peserta didik, form tutor, form staf TU, form penerimaan SPP, form sumbangan

orang tua, form sumbangan dana pemerintah, form pembayaran utilitas, form

pembelian sarana pembelajaran, form pembayaran gaji, form kas, dan form

persediaan sarana pembelajaran.

Report dalam aplikasi ini digunakan untuk menampilkan informasi yang

dibutuhkan. Ada 15 report dalam aplikasi ini yaitu report peserta didik, report

tutor, report staf TU, report penerimaan SPP, report sumbangan orang tua, report

dana pemerintah, report pembayaran gaji, report pembayaran utilitas, report

pembelian sarana, report detail pembelian, report kas, report pemindahan kas

,report pemakaian sarana, report total penerimaan, dan report total pengeluaran.

Aplikasi ini menggunakan menuboard yang dilengkapi dengan menu log in untuk

mempermudah menggunakan form dan menampilkan report. Report yang sudah

dibuat telah dapat memberikan informasi yang diperlukan SKB Salatiga. Berikut

adalah tabel pemenuhan kebutuhan informasi SKB Salatiga :

Tabel 4.18 Pemenuhan Kebutuhan Informasi SKB Salatiga

No. Kebutuhan Informasi Untuk pengambilan

keputusan

Report yang telah dibuat

1. Laporan kas dan daftar

pembayaran gaji

Pembayaran gaji Report kas dan

pembayaran gaji

2. Laporan kas dan

ketersediaan sarana

pembelajaran

Pembelian/perawatan

sarana pembelajaran

Report kas dan

ketersediaan sarana

pembelajaran

3. Laporan kas Pembayaran utilitas Report kas

4. Laporan kas dan daftar

penerimaan SPP

Penetepan biaya SPP Report kas dan

penerimaan SPP

5. Laporan kas, daftar

penerimaan SPP, daftar

sumbangan orang tua, dan

daftar dana pemerintah

Alokasi dana dan

perencanaan anggaran

tahun selanjutnya

Report kas, penerimaan

SPP, sumbangan orang

tua, dan dana pemerintah

6. Laporan kas dan daftar

dana pemerintah

Pengajuan proposal

untuk dana pemerintah

Report kas dan dana

pemerintah

7. Daftar peserta didik dan

daftar pembayaran SPP

Pengajuan bantuan

pendidikan

Report peserta didik dan

penerimaan SPP

8. Laporan kas, daftar

pembayaran gaji, daftar

tutor, dan daftar peserta

didik

Penambahan tutor Report kas, pembayaran

gaji, tutor, dan peserta

didik

Page 79: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

79

Dengan menggunakan aplikasi keuangan ini memberikan beberapa

keuntungan untuk SKB Salatiga :

1. Memudahkan staf TU, bendahara, dan kepala SKB Salatiga dalam

melakukan pengolahan dan penyimpanan data.

2. Memudahkan dan mempercepat pencarian data.

3. Mengurangi biaya dokumen berupa hardcopy karena data yang disimpan

di aplikasi ini berupa softcopy.

4. Terdapat backup data pada aplikasi ini sehingga data tidak langsung hilang

jika perangkat lunak pada komputer yang digunakan rusak.

Saran

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap sistem informasi

keuangan SKB Salatiga, maka tedapat beberapa saran :

1. Melakukan pengarsipan dokumen dengan baik sesuai dengan

rekomendasi yang telah dijelaskan sehingga dapat membantu SKB

Salatiga dalam pengarsipan dokumen.

2. Memasang aplikasi MySQL dan JavaNetbeans pada komputer yang ada

di SKB Salatiga sehingga aplikasi yang telah dibuat dapat segara

dijalankan.

3. Memberikan pelatihan kepada staf TU dan bendahara untuk

menggunakan aplikasi yang telah dirancang agar aplikasi ini dapat

berjalan dengan baik.

4. Sebaiknya bendahara melakukan backup data ke dalam CD setiap bulan

untuk menghindari hilangnya data jika komputer yang digunakan rusak

atau terjadi kerusakan pada aplikasi yang telah dirancang.

Page 80: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

80

DAFTAR PUSTAKA

Diana, Anastasia dan Setiawati, Lilis. Sistem Informasi Akuntansi. Yogyakarta:

CV. Andi Offset. 2011.

Nugroho, Mulyanto. Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Penjualan dan

Penerimaan Kas (Studi Kasus pada PT Agrimax Indah Enterprise.

Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 11, No. 1, Januari 2007 : 45-49.

Romney, B. dan Steinbart, J. Sistem Informasi Akuntansi. Jakarta: Salemba

Empat. 2004.

Romney, B. dan Steinbart, J. Accounting Information Systems.Eleventh Edition.

United States : Prentice Hall. 2009.

Sutabri, Tata. Analisa Sistem Informasi. Yogyakarta : Andi. 2004.

Sutabri, Tata. Sistem Informasi Akuntansi. Yogyakarta : Andi. 2004.

Whitten, Jeffrey L. Dan Bentley, Lonnie D. System Analysis and Design Methods

Seventh Edition. New York : McGraw-Hill/Irwin,2007.

Wijaya, Sapta. Perancangan Sistem Informasi Kas pada Gereja Kristen Indonesia

Pekalongan. Skripsi Program S1 Fakultas Ekonomika dan Bisnis

Universitas Kristen Satya Wacana. 2004.

Wilson, Earl R. and Kattelus, Susan C. Accounting for Govermental and

Nonprofit Entities, 13th

Edition. New York : McGraw-Hill, 2004.

Page 81: PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah - repository.uksw.edurepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5856/3/T1_232010041_Full text.pdf1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah . Perkembangan

81

Daftar Riwayat Hidup

Nama : Giovanni Saputro Cahyo Widodo

NIM : 23 2010 041

Tempat & Tanggal Lahir : Salatiga, 23 Januari 1992

Alamat : Perum. Argomulyo B.20 RT 06 RW X Salatiga

Agama : Katolik

No HP : 085640946993

Email : [email protected]

Riwayat Pendidikan :

1. TK Kanisius Gendongan Salatiga

2. SD Negeri Ledok 02 Salatiga

3. SMP Negeri 02 Salatiga

4. SMA Negeri 01 Salatiga

Pengalaman Organisasi :

Anggota Komisi B BPM FEB UKSW

Tim Web SDTF FEB UKSW

Panitia Call for Paper FEB UKSW

Panitia SoCev LEGEND 2012

Panitia ACTION KSA

Koordinator Asisten Dosen Korps Asisten FEB UKSW

Asisten dosen 2012 – 2013 Mata Kuliah “Sistem Informasi Akuntansi”,

“Akuntansi Biaya”, “Aplikasi Spreadsheet”, “Lab. Pengantar Akuntansi”,

dan “Perpajakan”.