IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. IV New.pdf IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian

  • View
    2

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. IV New.pdf IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil...

  • IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

    A. Hasil Penelitian

    Data hasil penelitian terhadap siswa-siswi kelas XI IPA 4 Tahun Pelajaran

    2009-2010 SMA Negeri 10 Bandar Lampung berupa data kualitatif dan

    kuantitatif. Data kualitatif berupa data aktivitas on task siswa dan data

    keterampilan siswa menggunakan alat-alat eksperimen kimia, sedangkan data

    kuantitatif berupa nilai penguasaan konsep asam basa.

    1. Data Kualitatif

    a. Data aktivitas on task siswa

    Data aktivitas on task siswa dalam pembelajaran diperoleh melalui

    lembar observasi aktivitas on task (Lampiran 8 halaman 135). Data

    persentase rata-rata setiap jenis aktivitas on task siswa tiap pertemuan

    dapat dilihat pada Tabel 2 berikut ini.

  • 37

    Tabel 2. Data persentase aktivitas on task siswa tiap pertemuan

    Siklus Pertemuan Persentase setiap jenis aktivitas (%)

    A B C D

    I

    1 13,79 27,59 3,45 6,90

    2 13,79 31,03 6,90 3,45

    3 17,24 34,48 3,45 6,90

    II

    1 17,24 31,03 3,45 6,90

    2 24,14 37,93 6,90 6,90

    3 24,14 41,38 6,90 10,34

    Data persentase rata-rata setiap jenis aktivitas on task siswa tiap siklus

    dapat dilihat pada Tabel 3 berikut ini.

    Tabel 3. Data persentase setiap jenis aktivitas on task dari tiap siklus

    Siklus Persentase setiap jenis aktivitas on task siswa (%)

    A B C D

    I 14,94 31,03 4,60 5,75

    II 21,84 36,78 5,75 8,05

  • 38

    Berikut ini adalah grafik rata-rata setiap jenis aktivitas on task siswa

    pada siklus I dan II.

    21.84

    36.78

    8.05

    14.94

    31.03

    4.60 5.755.75

    0.00

    5.00

    10.00

    15.00

    20.00

    25.00

    30.00

    35.00

    40.00

    A B C D

    J enis Aktivta s On T a sk

    P e

    rs e

    n ta

    s e

    r a

    ta -r

    a ta

    a k

    ti v

    it a

    s

    o n

    t a

    s k

    s is

    w a

    ( %

    )

    S IK L US I

    S IK L US II

    Gambar 2. Grafik rata-rata setiap jenis aktivitas on task pada siklus I dan II.

    Keterangan A : bertanya pada guru saat pembelajaran, B :

    menjawab pertanyaan guru saat pembelajaran, C : mengemukakan

    pendapat saat diskusi kelompok/diskusi kelas, dan D : bertanya

    kepada kelompok lain.

    Data peningkatan rata-rata aktivitas on task siswa dari siklus I ke

    siklus II dapat dilihat pada Tabel 4 berikut ini.

    Tabel 4. Data peningkatan rata-rata aktivitas on task siswa dari siklus I

    ke siklus II

    Siklus Rata-rata aktivitas on task dari siklus I ke siklus II sA%

    I 56,32 28,59

    II 72,42

    b. Data keterampilan siswa menggunakan alat-alat eksperimen kimia

    Data keterampilan siswa menggunakan alat-alat eksperimen kimia

    diperoleh melalui lembar penilaian keterampilan siswa menggunakan

  • 39

    alat-alat eksperimen kimia (Lampiran 9 halaman 139). Data per

    kriteria keterampilan siswa menggunakan alat-alat eksperimen kimia

    pada siklus I dan II dapat dilihat pada Tabel 5 berikut ini.

    Tabel 5. Data per kriteria keterampilan siswa menggunakan alat-alat

    eksperimen kimia pada siklus I dan II

    Siklus I

    Persentase tiap kriteria keterampilan siswa menggunakan alat-

    alat eksperimen kimia (%)

    Tidak

    terampil (TT)

    Kurang

    terampil (KK)

    Terampil

    (T)

    Sangat

    terampil (ST)

    I 0 24,14 41,38 34,48

    II 0 13,79 20,69 65,52

    Berikut ini adalah grafik per kriteria keterampilan siswa menggunakan

    alat-alat eksperimen kimia pada siklus I dan II.

    24.14

    41.38

    65.52

    34.48

    13.79

    20.69

    0.00

    10.00

    20.00

    30.00

    40.00

    50.00

    60.00

    70.00

    K urang Terampil

    (K T)

    Terampil (T) S angat Terampil

    (S T)

    K riteria

    P e

    rs e

    n ta

    s e

    k ri

    te ri

    a k

    e te

    ra m

    p il

    a n

    s is

    w a

    y a

    n g

    m e

    n g

    g u

    n a

    k a

    n a

    la t-

    a la

    t e

    k s

    p e

    ri m

    e n

    k im

    ia (

    % )

    S IK L US I

    S IK L US II

    Gambar 3. Grafik keterampilan siswa menggunakan alat-alat eksperimen kimia

    per kriteria pada siklus I dan II.

  • 40

    Data peningkatan rata-rata keterampilan siswa menggunakan alat-alat

    eksperimen kimia dari siklus I ke siklus II dapat dilihat pada Tabel 6

    berikut ini.

    Tabel 6. Data peningkatan rata-rata keterampilan siswa menggunakan

    alat-alat eksperimen dari siklus I ke siklus II

    Siklus Rata-rata keterampilan siswa menggunakan

    alat-alat eksperimen kimia (%) sP %

    I 71,26 12,10

    II 79,88

    2. Data Kuantitatif

    Data selengkapnya tentang peningkatan rata-rata penguasaan konsep tiap

    siklus ditampilkan pada Tabel 7 di bawah ini.

    Tabel 7. Data peningkatan rata-rata penguasaan konsep siswa dari siklus I

    ke siklus II

    Siklus Rata-rata nilai penguasaan

    konsep

    Peningkatan rata-rata

    penguasaan konsep (%)

    I 78,52 5,40

    II 82,76

  • 41

    Berikut ini adalah grafik rata-rata penguasaan konsep pada siklus I dan II.

    78.52

    82.76

    76

    77

    78

    79

    80

    81

    82

    83

    84

    I II

    S iklus

    N il

    a i

    R a

    ta -r

    a ta

    T e

    s F

    o rm

    a ti

    f

    Gambar 4. Grafik rata-rata penguasaan konsep pada siklus I dan II

    Data selengkapnya tentang peningkatan rata-rata penguasaan konsep tiap

    siklus ditampilkan pada Tabel 8 di bawah ini.

    Tabel 8. Data ketuntasan belajar siswa pada siklus I dan II

    Siklus I Siklus II

    %Rn = 29

    23 x 100% = 79,31% %Rn+1 =

    29

    24 x 100% = 82,76%

  • 42

    Berikut ini adalah grafik ketuntasan belajar siswa pada siklus I dan II.

    79.31

    82.76

    77

    78

    79

    80

    81

    82

    83

    84

    I II

    Siklus

    S is

    w a y

    a n

    g m

    e m

    p e ro

    le h

    n il

    a i

    ≥ 7

    0 (

    % )

    Gambar 5. Grafik ketuntasan belajar siswa

    B. Pembahasan

    1. Siklus I

    Fokus pembelajaran pada siklus I adalah sub materi pokok teori asam basa

    Arrhenius, derajat keasaman (pH), dan kekuatan asam basa. Siklus I terdiri

    dari tiga pertemuan. Pertemuan I berlangsung selama 2 x 45 menit dengan

    materi pembelajarannya adalah teori asam basa Arrhenius. Di dalam proses

    pembelajaran, guru memberikan apersepsi kepada siswa tentang teori asam

    basa Arrhenius melalui pemberian sampel seperti air jeruk nipis dan air sabun

    dan menanyakan rasa dari kedua sampel tersebut. Setelah memberikan

    apersepsi, guru mengorientasikan masalah yang berkaitan dengan teori asam

    basa Arrhenius kepada siswa, yang selanjutnya masalah tersebut harus dihipo-

    tesis oleh siswa, yaitu siswa harus merumuskan kemungkinan-kemungkinan

    jawaban atas masalah tersebut yang masih perlu diuji kebenarannya.

  • 43

    Dalam fase konvergen, siswa dalam kelompoknya masing-masing melakukan

    eksperimen. Setelah itu, masing-masing siswa berdiskusi dalam masing-

    masing kelompoknya untuk mengisi LKS dan mengerjakan latihan-latihan

    soal yang terdapat dalam LKS agar siswa dapat memecahkan masalah yang

    ada dalam pembelajaran, kemudian mempresentasikan hasil diskusinya yang

    mana hasil presentasi tersebut akan ditanggapi oleh kelompok lain. Di dalam

    diskusi kelompok atau diskusi kelas, jumlah siswa yang bertanya kepada guru

    ada empat orang, menjawab pertanyaan dari guru ada delapan orang dengan

    jumlah pertanyaan yang diberikan sekitar enam pertanyaan, mengemukakan

    pendapat ketika diskusi ada satu orang, dan bertanya kepada kelompok lain

    ada dua orang, sedangkan siswa yang lainnya masih ragu-ragu dan bingung

    dalam menyusun kalimat, selain itu, siswa juga masih mempunyai pikiran

    ‘takut salah’, sehingga siswa lebih memilih diam.

    Pertemuan II berlangsung selama 2 x 45 menit dengan materi pembelajar-

    annya adalah derajat keasaman (pH). Di dalam proses pembelajaran, siswa

    dalam kelompoknya masing-masing melakukan eksperimen. Setelah itu,

    masing-masing siswa berdiskusi dalam masing-masing kelompoknya untuk

    mengisi LKS dan mengerjakan latihan-latihan soal yang terdapat dalam LKS,

    kemudian mempresentasikan hasil diskusinya yang mana hasil presentasi ter-

    sebut akan ditanggapi oleh kelompok lain. Di dalam diskusi kelompok atau

    diskusi kelas, jumlah siswa yang bertanya kepada guru ada empat orang,

    menjawab pertanyaan dari guru ada sembilan orang, mengemukakan pendapat

    ketika diskusi ada dua orang, dan bertanya kepada kelompo