Click here to load reader

Fraktur Segmental Mandibula

  • View
    510

  • Download
    13

Embed Size (px)

Text of Fraktur Segmental Mandibula

Presentasi Kasus

Fraktur Segmental Mandibula

Disusun oleh

Yhoga Timur Laga 09.20221.233

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN JAKARTA 2012

1

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT, karena atas ijin-Nya lah penulis dapat menyelesaikan presentasi kasus ini. Adapun presentasi kasus ini penulis susun untuk memenuhi tugas kepaniteraan klinik Departemen Bedah Rumah Sakit Pusat Persahabatan. Penulis mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu hingga tersusunnya presentasi kasus ini, karena tanpa bantuan dan dukungan dari berbagai pihak, presentasi kasus ini akan menemui berbagai kendala. Tentu saja presentasi kasus ini masih membutuhkan penyempurnaan, untuk itu saran dan kritik sangat penulis butuhkan, guna memperbaiki tugas selanjutnya. Semoga presentasi kasus ini dapat bermanfaat bagi yang membacanya.

Jakarta, 8 Agustus 2012

Penulis

2

DAFTAR ISI Kata Pengantar i Daftar isi ii BAB I STATUS PASIEN.. 1 1. Identitas 1 2. Anamnesis .... 1 BAB II TINJAUAN PUSTAKA.. 7 1. Definisi Fraktur Mandibula ..... 7 2. Klasifikasi .7 3. Diagnosis. .10 4. Penatalaksanaan. .11 5. Komplikasi. .15 BAB III ANALISA KASUS.... 17 DAFTAR PUSTAKA 18 ... .. ..

3

BAB I STATUS PASIEN IDENTITAS Nama Usia Alamat No. RM Ruang rawat ANAMNESA Auto dan alloanamnesa dengan keluarga pada tanggal 17 Juli 2012. Keluhan utama : Tidak bisa mengunyah sejak 1 minggu SMRS Keluhan tambahan : Nyeri pada rahang bawah Riwayat penyakit sekarang : Pasien datang dengan keluhan tidak bisa mengunyah sejak 1 minggu SMRS. 1 minggu yag lalu pasien mengalami kecelakaan lalu lintas. Saat itu pasien mengendarai sepeda motor dengan kecepatan sedang ( 60 km/jam), pasien menghindari tembok yang ada di depannya. Pasien kemudian menabrak tembok dan masuk ke selokan di sisi tembok. Menurut pasien, dia terjatuh dengan bagian wajah sebelah kiri membentur tembok dan dinding selokan. Saat kejadian, pasien tidak menggunakan helm. Pasien tidak memiliki riwayat pingsan setelah kejadian. Riwayat muntah tanpa didahului mual tidak ada. Riwayat keluar darah dari mulut tidak ada. Keluar darah dari telinga dan hidung disangkal. Pasien juga merasa nyeri pada rahang bawah dan mulut tidak bisa digerakkan serta tidak bisa merapatkan mulutnya. Keluhan baal pada dagu disangkal. Keluhan nyeri di leher, dada, perut, pinggang dan anggota gerak disangkal. Sesak disangkal. Keluhan kelemahan anggota gerak disangkal. BAK dan BAB tidak ada keluhan. : Tn. Ahmad Fahrul : 23 tahun : Kampung Rawa RT 04/03 Pondok Kopi Jakarta Timur : 1370333 : Bedah kelas

Jenis kelamin : Laki-laki

Tanggal masuk: 8 Juli 2012

4

Riwayat penyakit dahulu : Riwayat alergi obat-obatan disangkal. Riwayat DM, hipertensi, dan asma disangkal. PEMERIKSAAN FISIK Keadaan umum GCS Tanda-tanda vital Kepala Mata Mulut Leher Telinga Hidung KGB Toraks Paru Jantung Abdomen Ekstremitas Status neurologis Nn. Cranialis: Motorik : 5/5/5/5 Sensorik : Tidak ada kelaianan 5 Tidak ada kelainan : Tampak sakit sedang : E4V5M6 15 : TD : 120/80 mmHg Nadi : 88 x/menit RR : 20 x/menit Suhu : 36,7 C : Normocephal, terdapat vulnus laceratum di frontal kiri telah terjahit dengan ukuran 3x1 cm. : Konjungtiva pucat (-/-), sklera ikterik (-/-). Pupil isokor 3mm, reflek cahaya +/+. : Sianosis (-), maloklusi (+), movement (+). : Jejas (-), deviasi trakea (-). : Sekret (-), darah (-), hematom preaurikuler (-), nyeri tekan (-). : Darah (-), sekret (-), hematom (-), simetris : Tidak ada pembesaran : Simetris saat statis dan dinamis : SD vesikuler +/+, Ronki -/-, wheezing -/: BJ I & II murni regular, murmur (-), gallop (-) : Datar, bising usus (+) normal, nyeri tekan (-) : Akral hangat, edema -/-/-/-, CRT < 2. nyeri tekan mandibula (+), false

Status Generalis

Status Lokalis kepala dan wajah I : Asimetri wajah (+), Vulnus laceratum telah terjahit P: NT (+), maloklusi (+), false movement (+) pada mandibular.

PEMERIKSAAN PENUNJANG Pemeriksaan laboratorium Leukosit Hitung jenis Netrofil Limfosit Monosit Eosinofil Basofil Eritrosit Hemoglobin Hematokrit MCV MCHC RDW-CV Trombosit Blooding Time Cloting Time PT APTT 59.1 26.7 12.0 1.8 0.4 4.2 13.0 37 89.0 34.8 12.3 242.000 3 7 11.5 34.6 50-70 % 25-40% 2-8% 2-4% 0-1% 4,5-6,5 juta/uL 13-16 g/dl 40-52 % 80-100 fL 32-35 11,5-14,5 150-440