Click here to load reader

Diare Akut Dengan Dehidrasi Berat Pramon

  • View
    68

  • Download
    4

Embed Size (px)

DESCRIPTION

diare akut dehidrasi berat

Text of Diare Akut Dengan Dehidrasi Berat Pramon

DIARE AKUT DENGAN DEHIDRASI BERAT

DIARE AKUT DENGAN DEHIDRASI BERATPRAMON ADITYA SUDJANA1301 1209 0111KETERANGAN UMUMNama : An. RJenis Kelamin : Laki-lakiUmur: 11 bulanAlamat: Malayanti, TasikmalayaOrang tua : Ayah : pendidikan D3, pekerjaan swasta Ibu : pendidikan SMU, ibu rumah tanggaTanggal masuk RS: 12 Agustus 2011Tanggal pemeriksaan: 12 Agustus 2011

ANAMNESISKeluhan utama : MencretSejak 3 hari sebelum masuk rumah sakit, penderita mengalami buang air besar yang menjadi cair dan sering. Dalam 1 hari penderita mencret sebanyak 5-6 kali, sebanyak - gelas belimbing, berwarna kuning, encer, disertai lendir namun tidak disertai darah.

Keluhan muntah diakui ibu penderita dimana muntah berupa makanan atau minuman yang penderita konsumsi.Keluhan demam diakui oleh ibu penderita namun tidak pernah diukur suhunya, keluhan kejang atau mengigau disangkal. Keluhan perut kembung disangkal ibu penderita. Keluhan batuk pilek sebelum mencret diakui ibu penderita.Saat awal mencret tidak didapatkan keluhan rewel, penderita masih dapat bermain, beraktivitas seperti biasa, dan masih mau minum. Namun 1 hari SMRS, penderita menjadi rewel dan agak sulit minum.Riwayat mata cekung, bibir menjadi kering diakui ibu penderita. Riwayat penurunan kesadaran disangkal ibu penderita Penderita masih dapat mengeluarkan air mata bila menangis. Buang air kecil tidak ada keluhan. Sebelum dibawa ke UGD, penderita dalam keadaan lemas dan tidak menangis.Penderita baru pertama kali sakit seperti ini. Riwayat keluarga dengan keluhan serupa disangkal. Riwayat alergi maupun mencret setelah makan makanan tertentu disangkal.

Penderita di asuh oleh ibunya sendiri dan minum ASI sampai saat ini, dengan pemberian ASI murni sampai umur 5 bulan.

Rumah penderita memiliki 1 jamban tertutup yang digunakan untuk keperluan sehari-hari dan pembuangannya langsung ke septic tank. Sumber air minum sehari-hari berasal dari air ledeng yang dimasak terlebih dahulu. Kebiasaan mencuci tangan sebelum dan setelah melakukan sesuatu diakui. Karena keluhannya penderita langsung dibawa ke RSUD TasikmalayaANAMNESA TAMBAHAN SELAMA PERAWATANSaat pertama kali masuk RSHS, penderita dalam keadaan dehidrasi berat, sehingga mendapatkan rencana terapi C. Selama 4 hari perawatan penderita telah mendapatkan IVFD RL, cefotaxim 3x225 mg iv, dialac 2x1 sach, gerdilium drop 3x0,55 cc, sanmol syr 4x1 cth, dan zinc 1x1 cth.

ANAMNESIS MAKANAN0 5 bulan: ASI murni6 11 bulan: ASI + bubur susu

RIWAYAT IMUNISASIImunisasiDasarUlanganBCG+DPT+++Polio+ Hepatitis B+++Campak+ANAMNESIS KEPANDAIAN DAN PERTUMBUHANBerbalik: 4 bulanMembaca: -Duduk: 7 bulanMenulis: -Jalan: -Sekolah: -Bicara: -Gigi pertama : 6 bulan

PEMERIKSAAN FISIKKeadaan Umum:Kesan sakit: Sakit sedangKesadaran: somnolentPanjang badan: 71 cmBerat badan: 7,4 kg (Berat badan sehat : 7,8kg) Status gizi: (Menurut WHO) BB/PB : -1 s/d -2 SD BB/U : 0 s/d -2 SDPB/U : 0 s/d -2 SD

Tanda vitalTensi: -Respirasi : 50x/mntNadi: 150x/mntSuhu: 38,2 C

PEMERIKSAAN KHUSUSKepala: Deformitas (-), ubun-ubun cekungRambut: Hitam, tidak kusamWajah: SimetrisMata: kelopak mata cekung, konjungtiva tidak anemis, sklera tidak ikterik Telinga: Sekret (-)

Hidung: PCH (-), secret (-)Bibir: Sianosis perioral (-)Bibir kering, mukosa mulut dan lidah keringGigi dan gusi tidak ada kelainanFaring: Tidak hiperemisTonsil: T1-T1 tenangLeher: Retraksi suprasternal (-)KGB tidak teraba membesar

Thorax: Bentuk dan gerak simetrisRetraksi IC -/-Pulmo sonor, VBS kiri = kananCor, bunyi jantung murni regulerAbdomen: Datar lembut, turgor kembali sangat lambatH/L tidak terabaBising usus (+) normal

Anogenital: Tidak ada kelainan, perianal rash (-)Ekstremitas: Akral hangat, capillary refill < 2 detikDIAGNOSA BANDINGDiare akut non disentri DD/ susp rotavirus dengan dehidrasi berat susp E.coli

PEMERIKSAAN PENUNJANGPemeriksaan DarahHb : 9,9 g/dl T : 319.000 /mm3L: 11.400 /mm3Ht: 30 %Pemeriksaan Feses MakroskopikWarna : kuning kehijauanBau: khasKonsistensi : encerLendir: (+)Darah : (-)Parasit: (-)

MikroskopikLeukosit: 0-3Eritrosit: (-)Telur cacing: tidak ditemukanAmoeba : tidak ditemukanSel lemak: (+)Sel sayur: (-)Sel otot: (-)Lain-lain: (-)

USUL PEMERIKSAANElektrolitPCR dari fesesPENATALAKSANAANUmumBedrestPenyuluhan kepada pengasuh agar menjaga kebersihan dan untuk tidak berhenti memberikan makanan atau minuman meskipun penderita mengalami diareKhususRencana terapi CIVFD RL 2 line 37 gtt/ menit makro untuk 1 jam pertamaIVFD RL 1 line 35 gtt/menit makro untuk 5 jam berikutnya Paracetamol 4x1cth prn Zinc 1 x 1 tab Dialac 2x1 sach Diet 740 kkal/hari, porsi sedikit, sering (6x/hari), buah-buahan diberikan terutama pisangPROGNOSISQuo ad vitam : ad bonamQuo ad functionam : ad bonam