of 24 /24
LAPORAN KASUS ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK Pada Ny. M dengan KATZ Indeks A di Asrama Kenanga Rumah Perlindungan Sosial Tresna Werdha Garut ALDIAN MAULANA, S.Kep. NPM 220112100050

ASKEP GERONTIK hhhhhh

Embed Size (px)

DESCRIPTION

bbhbhbh

Citation preview

Page 1: ASKEP GERONTIK hhhhhh

LAPORAN KASUS

ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK

Pada Ny. M dengan KATZ Indeks A

di Asrama Kenanga Rumah Perlindungan Sosial Tresna Werdha Garut

ALDIAN MAULANA, S.Kep.

NPM 220112100050

PROGRAM PROFESI NERS ANGKATAN XX

SUB BAGIAN KEPERAWATAN GERONTIK

FAKULTAS KEPERAWATAN

UNIVERSITAS PADJADJARAN

2011

Page 2: ASKEP GERONTIK hhhhhh

PENGKAJIAN

1. Identitas Klien

Nama : Ny. M

Umur : ±76 tahun

Alamat : Desa Banaran, Wonosobo, Jawa Tengah

Pendidikan : Tidak Sekolah

Jenis Kelamin : Perempuan

Suku : Jawa

Agama : Islam

Status Perkawinan : Tidak Menikah

Tanggal Masuk Panti : 1 Mei 2005

Tanggal Pengkajian : 9 Juni 2011

2. Status Kesehatan Saat ini

Klien mengeluhkan batuk tidak berdahak yang terasa gatal pada tenggorokan.

3. Riwayat Kesehatan Dahulu

Klien dikirim dari Panti Sosial Bina Camar Phala Martha Sukabumi dan diketahui memiliki

riwayat gangguan jiwa namun dikatakan sudah pulih.

4. Riwayat Kesehatan Keluarga

Keberadaan keluarga tidak diketahui. Klien tidak mampu menceritakan tentang

keluarganya.

5. Tinjauan Sistem

a. Keadaan Umum

Kesadaran composmentis, berpakaian kurang rapi dan sedikit tercium bau tidak

sedap. Klien lebih banyak diam dan jarang berkomunikasi.

b. Integumen

Kulit berwarna sawo matang dengan elastisitas yang menurun, tidak bersisik, lesi (-),

bengkak (-), tampak varises pada ekstremitas sinistra bawah.

c. Sistem Hemopoietik

Tidak dapat dikaji

d. Kepala

Hampir sebagian keseluruhan rambut berwarna putih (beruban), distribusi rambut tipis

dan tidak merata, lesi (-), ketombe (-), rambut sedikit kusut kurang rapi, rambut rapuh

dan mudah dicabut.

e. Mata

Kedua mata simetris, sklera tak ikterik, konjungtiva tidak anemis, gerakan mata

normal, klien tidak mengeluhkan penglihatan yang menurun, fungsi penglihatan masih

baik.

Page 3: ASKEP GERONTIK hhhhhh

f. Telinga

Telinga simetris kiri dan kanan, klien dapat kurang dapat mendengar dengan baik,

klien mengeluhkan pendengarannya kurang jelas dan sering salah persepsi, fungsi

pendengaran menurun.

g. Mulut dan Tenggorok

Mukosa mulut lembap, sudah tidak memiliki gigi, sulit menelan (-)

h. Leher

Tidak teraba pembesaran KGB (-), pembesaran thyroid (-)

i. Payudara

Letak simetris kiri dan kana, benjolan (-), tidak ada keluhan

j. Sistem Pernapasan

Pergerakan dada simetris, ronkhi (-), wheezing (-), sesak napas (-), RR: 20x/menit

k. Sistem Kardiovaskuler

Bunyi jantung normal murni reguler, sianosis pada bibir (-), CRT <3 detik, TD: 180/90

mmHg, N: 64x/menit

l. Sistem Gastrointestinal

Perut tampak buncit dan lembut, bising usus (+), nyeri tekan (-), hepar tidak teraba

m. Sistem Perekemihan

Nyeri tekan pada kandung kemih (-)

n. Sistem Genitoreproduksi (Pria)

Tidak terkaji, klien mengatakan sudah tidak haid (postmenopause)

o. Sistem Muskuloskeletal

Klien dapat menggerakkan seluruh ekstremitas (ROM penuh), kecuali bagian sendi

putar pada lengannya, klien tidak dapat melakukan gerakan memutar dengan

sempurna, kekuatan otot kaki menurun, klien tidak mampu menahan tekanan yang

diberikan.

p. Sistem Saraf Pusat

Tidak ada kelainan

PENGKAJIAN PSIKOSOSIAL DAN SPIRITUAL

Psikososial

o Klien saat ini tidak mampu bersosialisasi secara optimal dikarenakan klien memiliki

keterbatasan dalam berkomunikasi, bahasa yang digunakan sehari-hari di

lingkungannya sekarang (bahasa Sunda) tidak banyak dipahami klien yang

berbahasa Jawa. Fungsi pendengaran klien juga sudah menurun. Klien lebih banyak

menghabiskan waktu di kamarnya, akan tetapi sesekali klien suka menonton televisi

atau mengobrol dengan lansia lain yang ada di kamar tetangganya.

Page 4: ASKEP GERONTIK hhhhhh

o Klien mempunyai sikap yang ramah terhadap orang lain, klien menerima perawat

dengan tersenyum.

o Klien tidak dapat mengutarakan harapan-harapannya dalam sosialisasi

o Klien mengatakan sering merasa sendirian dan tidak ada teman

Emosional

PERTANYAAN TAHAP I

Apakah klien mengalami sukar tidur? tidak

Apakah klien sering merasa gelisah? tidak

Apakah klien sering merasa murung atau menangis sendiri? tidak

Apakah klien sering was-was atau khawatir? ya

lanjutkan ke pertanyaan tahap 2 jika lebih dari atau sama dengan 1 jawaban “Ya“

PERTANYAAN TAHAP II

Keluhan lebih dari 3 bulan atau lebih dari 1 kali dalam 1 bulan? tidak

Ada masalah atau banyak pikiran? tidak

Ada gangguan/masalah dengan keluarga lain? tidak

Menggunakan obat tidur/penenang atas anjuran dokter? tidak

Cenderung mengurung diri? ya

Bila lebih dari atau sama dengan 1 jawaban ”Ya”

MASALAH EMOSIONAL POSITIF (+)

Interpretasi Hasil:

Klien mengalami gangguan emosional

Spiritual

- Klien beragama Islam

- Kegiatan keagamaan yang dilakukan klien yaitu pengajian rutin setiap hari Rabu pagi

di masjid

- Klien belum mampu melakukan ibadah sholat dengan benar

- Klien tidak dapat mengutarakan konsep/keyakinan tentang kematian.

- Klien juga tidak dapat mengutarakan harapannya, saat klien ditanya, klien hanya

tersenyum

Page 5: ASKEP GERONTIK hhhhhh

PENGKAJIAN FUNGSIONAL KLIEN

KATZ Indeks

Interpretasi:

Kategori A Mandiri dalam makan, kontinensia (BAK, BAB), menggunakan pakaian,

pergi ke toilet, berpindah, dan mandi.

Modifikasi Barthel Indeks

No

KRITERIADENGAN BANTUA

N

MANDIRI

KETERANGAN

1 Makan

5 10

Frekuensi : 3x/hariJumlah : + 1/2 porsi/1x makanJenis : sesuai yang disediakan

2 Minum 5 10

Frekuensi: seringJumlah: 1,5 Liter/hariJenis: air putih

3 Berpindah dari kursi roda ke tempat tidur, sebaliknya

5 – 10 15

4 Personal toilet (cuci muka, menyisir rambut, gosok gigi)

0 5

Frekuensi : tidak gosok gigi karena sudah tidak ada gigi, jarang menyisir rambut

5 Keluar masuk toilet (membuka pakaian, menyeka tubuh, menyiram)

5 10

6 Mandi5 10

Frekuensi : 1x/hari, kadang tidak mandi karena malas

7 Jalan di permukaan datar 0 58 Naik turun tangga 5 109 Mengenakan pakaian 5 1010 Kontrol bowel (BAB)

5 10Frekuensi: 1 – 2x/hariKonsistensi: normal (lembek)

11 Kontrol bladder (BAK)5 10

Frekuensi: 3 – 4x/hariWarna: normal (kuning)

12 Olahraga/latihan5 10

Frekuensi: jarangJenis: -

13 Rekreasi/pemanfaatan waktu luang

5 10Frekuensi : sewaktu-waktuJenis : nonton tv, ngobrol

Score Total 5 115Keterangan :

Page 6: ASKEP GERONTIK hhhhhh

a. 130 : Mandiri

b. 60-125 : Ketergantungan sebagian

c. 55 : Ketergantungan total

PENGKAJIAN STATUS MENTAL GERONTIK

SPSMQ (Short Portable Mental Status Questioner )

BENAR SALAH NO PERTANYAAN 01 Tanggal berapa hari ini? 02 Hari apa sekarang ini?

03 Apa nama tempat ini? 04 Di mana alamat anada? 05 Berapa umur anda? 06 Kapan anda lahir? (minimal tahun lahir) 07 Siapa presiden Indonesia sekarang? 08 Siapa presiden Indonesia sebelumnya?

09 Siapa nama ibu anda?

10Kurangi 3 dari 20 dan tetap pengurangan 3 dari setiap angka baru, semua secara menurun

2 8

SCORE TOTAL : Salah 8

Interpretasi hasil

a. salah 0-3 : fungsi intelektual utuh

b. salah 4-5 : kerusakan intelektual ringan

c. salah 6-8 : kerusakan intelektual sedang

d. salah 9-10 : kerusakan intelektual berat

MMSE (Mini Mental Status Exam)

NOASPEK

KOGNITIF

NILAIMAKS

.

NILAIKLIE

NKRITERIA

1 Orientasi

5 0

Menyebutkan dengan benar:TahunMusimTanggalHariBulan

Orientasi

5 3

Di mana kita sekarang berada?Negara IndonesiaPropinsi Jawa BaratKota........PSTW.......Wisma......

2 Registrasi 3 3 Sebutkan nama 3 obyek (oleh pemeriksa) 1 detik untuk mengatakan masing-masing obyek.

Page 7: ASKEP GERONTIK hhhhhh

Kemudian tanyakan kepada klien ketiga obyek tadi (untuk disebutkan)

Obyek........Obyek.....Obyek..........

3 Perhatian dan kalkulasi

5 0

Minta klien untuk memulai dari angka 100 kemudian dikurangi 7 sampai 5 kali/tingkat

9386797265

4 Mengingat3 3

Minta klien untuk mengulangi ketiga obyek pada no. 2 (registrasi) tadi. Bila benar, 1 point untuk masing-masing obyek

5 Bahasa

9 6

Tunjukkan pada klien suatu benda dan tanyakan namanya pada klien

(misal jam tangan)(misal pensil)

Minta klien untuk mengulang kata berikut: ”tak ada jika, dan, atau, tetapi”. Bila benar, nilai 1 point.

Pernyataan benar 2 buah (contoh: tak ada, tetapi).

Minta klien untuk mengikuti perintah berikut yang terdiri dari 3 langkah:”ambil kertas di tangan anda, lipat dua dan taruh di lantai”

Ambil kertas di tangan andaLipat duaTaruh di lantai

Perintahkan pada klien untuk hal berikut (bila aktivitas sesuai perintah nilai 1 point)

”tutup mata anda”Perintahkan pada klien untuk menulis satu kalimat atau menyalin gambar

Tulis satu kalimatMenyalin gambar

TOTAL NILAI 30 15

Interpretasi hasil:

> 23 : aspek kognitif dari fungsi mental baik

18-22 : kerusakan aspek fungsi mental ringan

17 : terdapat kerusakan aspek fungsi mental berat

Page 8: ASKEP GERONTIK hhhhhh

PENGKAJIAN KESEIMBANGAN

KRITERIA JUMLAHa. Perubahan posisi atau gerakan keseimbangan

bangun dari tempat duduk (dimasukkan analisis) dengan mata terbuka tidak bangun dari tempat tidur dengan sekali gerakan, akan tetapi usila mendorong tubuhnya ke atas dengan tangan atau bergerak ke bagian depan kursi terlebih dahulu, tidak stabil pada saat berdiri pertama kali

duduk ke kursi (dimasukkan analisis) dengan mata terbuka menjatuhkan diri ke kursi, tidak duduk di tengah kursi

bangun dari tempat duduk (dimasukkan analisis) dengan mata tertutup tidak bangun dari tempat tidur dengan sekali gerakan, akan tetapi usila mendorong tubuhnya ke atas dengan tangan atau bergerak ke bagian depan kursi terlebih dahulu, tidak stabil pada saat berdiri pertama kali

duduk ke kursi (dimasukkan analisis) dengan mata tertutupmenjatuhkan diri ke kursi, tidak duduk di tengah kursiKet: kursi harus yang keras tanpa lengan

menahan dorongan pada sternum (3 kali) dengan mata terbuka klien menggerakkan kaki, memegang objek untuk dukungan, kaki tidak menyentuh sisi-sisinya

menahan dorongan pada sternum (3 kali) dengan mata tertutup klien menggerakkan kaki, memegang objek untuk dukungan, kaki tidak menyentuh sisi-sisinya

perputaran leher (klien sambil berdiri) menggerakkan kaki, menggenggam objek untuk dukungan kaki: keluhan vertigo, pusing atau keadaan tidak stabil

gerakan mengapai sesuatu tidak mampu untuk menggapai sesuatu dengan bahu fleksi sepenuhnya sementara berdiri pada ujung jari-jari kaki, tidak stabil memegang sesuatu untuk dukungan

membungkuk tidak mampu membungkuk untuk mengambil objek-objek kecil (misalnya pulpen) dari lantai, memegang objek untuk bisa berdiri lagi, dan memerlukan usaha-usaha yang keras untuk bangun

b. Komponen gaya berjalan atau pergerakan minta klien berjalan ke tempat yang ditentukan

ragu-ragu, tersandung, memegang objek untuk dukungan ketinggian langkah kaki

kaki tidak naik dari lantai secara konsisten (menggeser atau menyeret kaki), mengangkat kaki terlalu tinggi (> 5 cm)

0

0

1

1

1

1

0

0

0

0

0

0

Page 9: ASKEP GERONTIK hhhhhh

kontinuitas langkah kaki setelah langkah-langkah awal menjadi tidak konsisten, memulai mengangkat satu kaki sementara kaki yang lain menyentuh lantai

kesimetrisan langkah langkah tidak simetris, terutama pada bagian yang sakit

penyimpangan jalur pada saat berjalan tidak berjalan dalam garis lurus, bergelombang dari sisi ke sisi

berbalik berhenti sebelum mulai berbalik, jalan sempoyongan, bergoyang, memegang objek untuk dukungan

0

1

0

SCORE TOTAL 5

Interpretasi hasil:

0-5 : resiko jatuh rendah

6-10 : resiko jatuh sedang

11-15 : resiko jatuh tinggi

Page 10: ASKEP GERONTIK hhhhhh

ANALISA DATA

No Data Etiologi Masalah1 DS:

- Klien mengatakan terkadang sakit kepala

- Klien mengatakan sering sulit tidur dan terbangun pada malam hari

- Klien memiliki kebiasaan kurang baik yaitu merokok dan jarang berolahraga

DO:- TD 180/90 mmHg- N 64x/menit

Proses penuaan

Responsivitas yang berkurang dari arteriol terhadap rangsang

normal

Vasokonstriksi pembuluh darah

Aliran darah ke otak tidak mengalir dengan optimal

Oksigenasi dan nutrisi sel terganggu

Pola hidup tidak bersih dan tidak sehat

Resiko tinggi komplikasi

akibat hipertensi

2 DS :- Klien mengatakan tidak bisa

membaca, menulis ataupun berhitung

- Klien mengatakan “gak tau…”, “gak bisa…”

DO :- Klien tampak sering

bingung saat diajukan pertanyaan dan hanya tersenyum

- Klien dapat mengerti setelah diberikan pengulangan

- Hasil kajian SPMSQ salah 7 (kerusakan intelektual sedang)

- Hasil kajian MMSE 15 (terdapat kerusakan aspek fungsi mental berat)

Proses penuaan

Penurunan/perubahan struktur dan fungsi system saraf

Berkurangnya massa otak progresif akibat berkurangnya

sel saraf yang tidak bisa diganti

Penurunan sintesis dan metabolisme neurotransmitter

Impuls saraf dihantarkan lebih lambat

Lupa

Gangguan fungsi kognitif

Gangguan fungsi kognitif :

penurunan daya ingat

3 DS :- Klien mengatakan

melakukan ibadah di kamar Proses penuaan

Defisit pengetahuan

tentang

Page 11: ASKEP GERONTIK hhhhhh

saja- Klien mengatakan tidak bisa

gerakan dan bacaan sholat- Klien mengatakan mengikuti

kegiatan pengajian mingguan di masjid

DO- Klien tidak mampu

mempraktekan tata cara ibadah sholat

- Bacaan sholat klien terbata-bata

Penurunan fungsi kognitif

Kemampuan menghapal dan menerima pelajaran menurun

Motivasi untuk beribadah rendah

Defisit pengetahuan tentang tata cara beribadah

pemenuhan kebutuhan

spiritual

Page 12: ASKEP GERONTIK hhhhhh

IMPLEMENTASI KEPERAWATAN

NoTanggal/

JamDP Tindakan Evaluasi Paraf

1 8 Juni

2011

11.00

Membina trust perawat-klien

- Menyapa klien dengan

ramah

- Memperkenalkan nama

perawat dan menanyakan

nama klien

- Menanyakan kabar klien

dan mengkaji kondisi

umum klien

- Menanyakan keluhan

klien saat ini

S:

- Klien mengatakan

keadaannya baik

- Klien berkata: “Nama

saya Mariah…”,

“Gak tahu, saya dari

jauh….”

O:

- Tingkat kesadaran

klien compos mentis

- Klien tampak

kooperatif dan

menerima kehadiran

perawat

- Klien tampak

tersenyum dan tidak

banyak bicara

- Klien mampu

menyebutkan

namanya namun

tidak mampu

menyebutkan

asalnya

A: -

P: Lanjutkan

pengkajian gerontik

lengkap

Page 13: ASKEP GERONTIK hhhhhh

2 9 Juni

2011

09.00

- Menyapa klien dengan

ramah

- Mengingatkan nama

perawat

- Menanyakan kabar klien

- Mengajak klien untuk

melakukan pemeriksaan

kesehatan dan kegiatan

bimbingan kesehatan

- Melakukan pengukuran

tanda-tanda vital klien

- Melaporkan kondisi klien

pada dokter yang

memeriksa

- Memberikan penjelasan

kepada klien tentang hasil

pemeriksaan dan

menjelaskan tentang cara

minum obat

S:

- Klien mengeluhkan

batuk kering tidak

berdahak

O:

- TD 170/90 mmHg

- Batuk (+)

- Klien diberikan terapi

obat-obatan Amoxilin

500 mg, Captopril 25

mg, Dexametason,

dan Vitamin C

- Klien mengatakan

paham dan akan

minum obat sesuai

anjuran

A: -

P: Lanjutkan

pengkajian secara

lengkap pada klien

3 10 Juni

2011

10.00

- Melanjutkan pengkajian

- Menyapa klien dengan

ramah

- Mengingatkan nama

perawat

- Mengukur TTV klien

- Melakukan pengkajian

fisik

- Menanyakan identitas

lengkap klien

- Mengkaji psikososial dan

spiritual klien

- Mengkaji Barthel Indeks

- Mengkaji status mental

SPSMQ dan MMSE

- Mengkaji keseimbangan

- Membantu klien meminum

S:

- Klien masih

mengeluhkan batuk

dan gatal pada

tenggorokkan

- Klien mengatakan

belum minum obat

O:

- Klien tersenyum

- Klien mengenali

perawat namun tidak

mengingat nama

perawat

- Tampak masih

terdapat obat yang

belum diminum oleh

Page 14: ASKEP GERONTIK hhhhhh

obat yang diberikan

dokter

- Membuat kontrak waktu

untuk pertemuan

selanjutnya

klien

- TD: 180/90 mmHg,

N: 64x/menit, RR:

20x/menit

- Kamar klien tampak

berantakan dan kotor

- Hasil pengkajian

terlampir

A: Klien mau meminum

obat

P: Lanjutkan untuk

intervensi terhadap

masalah yang ada

pada klien

4 11 Juni

2011

11.00

1 - Menyapa klien dan

keluarga dengan ramah

- Membersihkan ruangan

kamar klien

- Memberikan bedak salysil

untuk mengurangi ruam

dan rasa gatal

- Memberikan motivasi

kepada klien untuk

senantiasa menjaga

kebersihan ruang

kamarnya

- Kontrak pertemuan

selanjutnya

S:

- Klien mengeluhkan

mata terasa

bengkak dan badan

gatal-gatal

- Klien mengatakan

keluhan yang

dirasakan muncul

sejak kemarin sore

menjelang malam

O:

- Mata klien tampak

bengkak kemerahan

- Tampak ruam pada

leher dan dada klien

- Ruang kamar klien

tampak tidak rapi,

banyak sampah,

dan serangga

- TD 170/90 mmHg

A: Klien dicurigai alergi

terhadap antibiotic

Page 15: ASKEP GERONTIK hhhhhh

P: Laporkan gejala

yang muncul pada

klien pada petugas

kesehatan dan

lakukan perawatan

untuk mengurangi

gejala yang muncul

5 13 Juni

2011

09.00

1 - Menyapa klien dan

menanyakan kabar klien

- Mengkaji keluhan gatal

yang dirasakan klien

- Mengkaji lingkungan

sekitar dan kebersihan

ruang kamarnya

- Menganjurkan klien untuk

segera sarapan pagi

- Menganjurkan kepada

klien untuk melakukan

kompres hangat pada

bagian mata yang

mengalami bengkak

kemerahan

- Petugas kesehatan

memberika obat

antiinflamasi kepada klien

- Kontrak waktu untuk

pertemuan selanjutnya

S:

- Klien mengatakan

masih merasakan

gatal pada area

sekitar mata, leher

dan dada

- Klien mengatakan

belum sarapan pagi

- Klien mengatakan

mau melaksanakan

anjuran perawat

O:

- Ruang kamar klien

tampak lebih rapi

dan lantai tampak

bersih

- Setelah diberikan

terapi obat

antiinflamasi, klien

tampak tertidur

pulas

A: Masalah gatal klien

teratasi sebagian

P: Pantau gejala yang

muncul pada klien atas

keluhan yang

dirasakannya,

rencanakan untuk

intervensi lainnya

Page 16: ASKEP GERONTIK hhhhhh
Page 17: ASKEP GERONTIK hhhhhh

RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN

NO

DIAGNOSA TUJUAN INTERVENSI RASIONAL

1 Resiko terjadi komplikasi akibat hipertensi berhubungan dengan kurang pengethuan klien mengenai hiperetensi

Tupan:Komplikasi akibat hipertensi tidak terjadi

Tupen:Setelah dilakukan asuhan keperawatan klien dapat mengontrol hipertensi dengan kriteria hasil:- Keluhan nyeri

kepala (-)- Klien tampak

segar,- TD klien

terkontrol pada batas normal ≤140/90 mmHg

1. Anjurkan klien untuk memeriksakan tekanan darahnya setiap hari

2. Anjurkan untuk istirahat yang cukup dan tidak banyak pikiran

3. Berikan tindakan nonfarmakologis: teknik relaksasi

4. Ajarkan diit hipertensi

5. Anjurkan klien untuk melakukan aktivitas olahraga dan menjauhkan perilaku tidak sehat (merokok)

6. Kolaborasi pemberian obat pengontrol tekanan darah

1. Mengontrol kondisi tekanan darah untuk mencegah komplikasi hipertensi

2. Membantu meminimalkan stimulasi/ meningkatkan relaksasi

3. Kondisi rileks menurunkan tekanan vaskuler

4. Agar klien dapat mengontrol makanan yang dapat meningkatkan hipertensi

2 Gangguan fungsi kognitif: penurunan daya ingat b.d perubahan fungsi system saraf yang ditandai dengan kebingungan

Tupan:Fungsi kognitif klien membaik

Tupen:Setelah dilakukan asuhan keperawatan, klien dapat meningat hal-hal yang telah diberikan oleh

1. Kaji kemampuan klien dalam mengingat nama perawat dan mengingat hari

2. Orientasikan klien untuk mengenal nama perawat dan hari yang sedang dilalui

3. Tanyakan kepada

1. Mengukur sejauh mana klien dalam mengingat

2. Membantu klien mengingat dengan mengulang

3. Mengkaji

Page 18: ASKEP GERONTIK hhhhhh

klien dalam menjawab, pengulangan yang dilakukan perawat untuk mengingatkan klien, dan fungsi pendengaran yang menurun

perawat selama bersama klienkriteria hasil:- Klien dapat

menceritakan hal-hal yang telah dibicarakan bersama perawat minimal hal yang dibicarakan pada hari sebelumnya

- Klien dapat menjawab pertanyaan perawat tanpa menunjukan kebingungan.

- Klien menyebutkan nama perawat

- Klien mengenali hari

- Skor SPMSQ minimal tidak bertambah

- Skor MMSE minimal tidak berkurang

klien tentang hal-hal yang telah dibicarakan bersama perawat

4. Bantu klien dalam mengingat hal-hal penting yang telah dibicarakan bersama perawat

5. Bantu klien mengingat nama tetangganya dengan mengajak lansia lain untuk berkunjung ke kamar klien dan memperkenalkan diri

6. Rangsang fungsi kognitif klien dengan cara memperdengarkan sebuah cerita sederhana dan klien mengulang kembali cerita tersebut.

kemampuan mengingat klien

4. Proses mengingat dapat dilakukan dengan cara melakukan proses pengulangan.

5. Memperkenalkan nama seseorang disertai audio visual lebih efektif sekaligus membantu klien untuk bersosialisasi

6. Pengulangan sebagai bentuk atau cara untuk merangsang kognitif klien dalam mengingat

3. Defisit pengetahuan tentang pemenuhan kebutuhan spiritual

Tupan:Klien mampu memenuhi kebutuhan spiritualnya

Tupen:Setelah dilakukan asuhan keperawatan, klien mengetahui tata cara ibadah dengan benar dan manfaat melakukan ibadah

1. Kaji pengetahuan klien tentang pemenuhan kebutuhan spiritual, khususnya ibadah sholat

2. Kaji kemampuan klien dalam melakukan ibadah sholat

3. Diskusikan bersama klien tentang tata cara beribadah sholat

1. Untuk memudahkan menentukan kebutuhan belajar klien

2. Untuk mengetahui hal-hal yang belum mampu dilakukan oleh klien

3. Untuk memberikan penjelasan kepada klien sehingga

Page 19: ASKEP GERONTIK hhhhhh

pengetahuan klien tentang ibadah meningkat