Click here to load reader

Identifikasi Kuman

  • View
    76

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

mikrobiologi

Text of Identifikasi Kuman

  • MONIKA Y L

  • Pendahuluanmikroorganisme mikroskopik, sel tunggal, dapat hidup independen di luar sel.

  • Bakteri perlu energi metabolisme aerob dan anaerob.Reproduksi binary fission (membelah diri)Secara morfologi bakteri dapat terbagi menjadi:Cocci RodsVibrioSprillaSpirochaeta

  • Identifikasi BakteriBakteri penyebab penyakit bakteri patogenInvasi ke dalam tubuh organisme infeksiinfeksi perlu dikenali penyebabnya gejala klinis, bila karena bakteri diidentifikasi bakteri penyebabnya

  • Pemeriksaan MikroskopisPemeriksaan mikroskopis mengamati morfologi dan mengidentifikasi jenis bakteri .Pemeriksaan mikroskopis metode preparat basah atau preparat yang dilakukan pengecatan terlebih dahulu

  • Preparat Basah

    Keuntungan: - dapat menilai motilitas bakteri - dapat menilai morfologi asli bakteriKerugian: kurang kontras

  • PengecatanPemeriksaan metode preaparat basah masih kurang dalam memberikan kontras.Pengecatan dapat terbagi menjadi:Pengecatan sederhana hanya menggunakan satu bahan cat saja. Pengecatan kompleks pengecatan yang menggunakan lebih dari satu bahan cat.

  • Pengecatan Sederhana

    Positif Negatif

  • Pengecatan KompleksPengecatan komplek adalah pengecatan yang menggunakan lebih dari satu bahan cat. Pengecatan kompleks terdiri dari pengecatan diferensial dan khusus. Terdiri dari:Pengecatan GramPengecatan Tahan Asam (Ziehl-Neelsen)

  • Pengecatan KhususPengecatan Kapsul (Gins-Burrie)Pengecatan Spora (Schaefer-Fulton)Pengecatan Granula:Granula metachromatik (Neisser)Granula polisakarida Iodine hitamGranula glycogen Iodine coklatGranula lemak Sudan III kuningPengecatan jamur:KOH 10%

  • Pemeriksaan KulturPemeriksaan kultur bakteri menggunakan media untuk tumbuhnya bakteri nutrisi. Media ini digunakan untuk identifikasi dengan melakukan uji-uji selanjutnya untuk mengetahui sifat fisiologi dan biokimianya

  • MediaBerdasarkan fungsi dan tujuan, media dapat dikelompokan menjadi:Media basal mengandung kebutuhan nutrisi pokok bakteri, Contoh: Nutrient Agar Media Selektif mengandung bahan yang dapat menghambat bakteri yang tidak diinginkan. Contoh: MacConkey Agar.Media Diferensial mengandung bahan indikator tertentu untuk melihat khusus sifat bakteri, misalnya fermentasi, sifat reduksi, dan sebagainya.

  • Media4. Media Enrichment media yang digunakan untuk bakteri yang membutuhkan nutrisi yang kompleks dan khusus. 5. Media Penyubur untuk menyuburkan kuman yang diduga jumlahnya sedikit. Media ini dibuat dalam bentuk cair. Contoh: Brain Heart Infusion

  • Tes BiokimiaTes Niacin (+) : M. tbcReduksi Nitrat (+) : M. tbcTes Katalase : (+)

  • Pemeriksaan ImunologisReaksi imun manusia mendeteksi komponen mikroba pada tubuh penderita dan mendeteksi antibodi yang terbentuk .Fungsi utama:Untuk mendiagnosis penyakit karena mikroba pada saat mikroba patogen tersebut tidak nampak pada spesimen rutin.Untuk menegakan diagnosis awal atau presumptive diagnose

  • 1. Agglutination Test Prinsip: Agglutinasi adalah penggumpalan yang terlihat yang terbentuk oleh sel, bakteri, atau partikel dengan antibody spesific.

  • 2. Precipitin testPada pemeriksaan ini, antigen dan antibody dilarutkan bersama kemudian akan dilihat prespitat yang terbentuk

  • 3. Immunofluorescence TestPemeriksaan ini banyak digunakan untuk mendiagnosis bakteri, virus, fungi, dan parasit.Prinsip: Cat Fluorescent akan menempel, kemudian akan dilihat dibawah sinar UV untuk menunjukan adanya kombinasi antara antigen dan antibodi

  • 4. Enzyme Linked Immunosorbent Assay (ELISA) Prinsip: pemeriksaan ini menggunakan sistem enzim untuk menunjukan kombinasi spesifik antigen dan antibody.

  • 5. Complement fixation test Positif bila: tidak terjadi hemolisisNegatif bila: terjadi hemolisis

  • 6. Radioimmunoassay (RIA)Prinsip: Penggunaan antibodin atau antigen yang telah diberi label radioaktif untuk mengukur kuantitas antigen dan antibodi.

  • Deteksi MolekulerDeteksi Molekuler yang umumnya dipakai untuk mendeteksi asam nukleat mikroba. Metode yang dapat dipakai antara lain:- Polyacrylamide Gel Electrophoresis- Hibridasi Genom dengan pelacak- PCR

  • CoccusStaphylococcus sp.Mikroskopis: Coccus Gram (+) bergerombol seperti anggur. Non motil. Non kapsul. Kultur: MacConkey: non lactose fermentingBlood agar: menghasilkan warna kuning hingga putih susuPemeriksaan Biokimia:Katalase (+)

  • CoccusStreptococcus sp.Mikroskopis: Gram(+) Bentuk spheris, berpasangan, berderet panjang. Non motil, non spora.Test Katalase ( - )Berdasar aktifitasnya pada media blood agar:-Beta Hemolyticus: complete hemolysis-Alpha Hemolyticus: partial Hemolysis-Non hemolyticus

  • CoccusNeisseria Sp:Mikroskopis: Gram ( - ) Bentuk bulat, berhadapan seperti biji kopi, intra/ekstra seluler PMNKultur: Thayer MartinTes Biokimia : Oksidase: (+)Fermentasi: (+)

  • RodsCorynebacterium sp. Mikroskopis: Batang gram (+), club shaped, non motile, non kapsul, non spora,

  • Clostridium spMikroskopis: Gram positif, Bentuk batang, ujung tumpul, berspora, non kapsul/berkapsulSpesies: Clostridium tetani, Clostridium perfringens

  • Vibrio spMikroskopis: Gram negatif, Bentuk koma, bergerombol seperti ikan berenang di air, non spora, motil, non kapsul

  • PsedumonasMikroskopis: Gram (-) bentuk batang, motilKultur: P.aeruginosa membentuk koloni besar, flat, dan hemolitik pada media blood agar. Dapat hidup pada media nutrient agar dan Klogler Iron Agar.

  • Salmonella sp.Mikroskopis: Batang Gram negatif,Tes: Non Lactose Fermenting

  • TERIMAKASIH

Search related