Copy of Fisiologi Pertumbuhan Kuman Dan Metabolisme Kuman

  • View
    76

  • Download
    4

Embed Size (px)

Text of Copy of Fisiologi Pertumbuhan Kuman Dan Metabolisme Kuman

ULTRASTRUKTUR, MORFOLOGI DAN PEWARNAAN KUMAN

FISIOLOGI PERTUMBUHAN KUMANNs. Nenty Septiana, S. kep

Pertumbuhan bakteri terjadi sintesa yg khas dan berimbang dari komponen2 protoplasma dari bahan gizi yg terdapat di lingkungannyaMerupakan proses yg terus berubah menurut waktu dan merupakan sifat utama makhluk hidup.Bakteri sangat omnivora (memakan segalanya).Bermetabolisme dan memanfaatkan segala macam sumber bahan makanan dari substrat anorganiksampai bahan organik yang sangat kompleksTerdapat perbedaan dalam keperluan akan bahan gizi pada setiap spesies bakteri

Substansi yang umum diperlukanAir Garam anorganikMineralSumber nitrogenFaktor pertumbuhanCO2 O2 Potensial oksidasi-reduksi (Eh)Temperatur (suhu)pHKekuatan ion dan tekanan osmotik

Substansi yang Umum DiperlukanAIR : Bakteri membutuhkan air dalam konsentrasi tinggi. Air merupakan pengantar semua bahan gizi yang diperlukan sel dan untuk membuang semua zat-zat yg tdk diperlukan ke luar sel

GARAM ANORGANIK : Untuk mempertahankan keadaan koloidal dan tek.osmotik di dlm sel, memelihara keseimbangan asam basa, sebagai aktivator reaksi enzim

Substansi umum yang diperlukanMINERAL :Sulfur (belerang), sebagian besar sulfur sebagaiH2S kebanyakan mengambil dalam bentuk SO4PO4 (Fosfor-fosfat) : diperlukan sebagaikomponen asam nukleat dan berupa koenzimAktivator enzim : Mg, Fe, K & CaSUMBER NITROGEN : Nitrogen yang dipakai oleh bakteri, diambil dalam bentuk : NO3, NO2, NH3, N2 & R-NH2 (R-radikal organik), CO2 : diperlukan dalam proses sintesa dengan timbulnya asimilasi CO2 di dalam sel

Sumber C yang diperlukan bakteridibagi 2 gol :

BAKTERI AUTROTROF (LITOTROF): Bakteri yang hanya memerlukan air, garam inorganik dan CO2 sbg sumber C bagi pertumbuhannya, mensintesa sebagian besar metabolik organik dari CO2

BAKTERI HETEROTROF (ORGANOTROF) Bakteri heterotrof fotosintetik memperoleh energi dari cahaya. Bakteri heterotrof kemosintetik memperoleh energi dari oksidasi senyawaan organik, memerlukan C dlm bentuk senyawaan organik karbohidrat utk pertumbuhannya

FAKTOR PERTUMBUHANBanyak bakteri heterotrof tidak dapat tumbuh kecuali diberikan faktor-faktor pertumbuhan. Substansi dlm bentuk ekstrak ragi, darah, vit B kompleks dimasukkan dlm perbenihan sbg katalisator pada reaksi2 dlm sel.Berdsrkan O2 bakteri dibagi dlm 5 golongan :Bakteri anaerob obligat : hidup tanpa O2, O2 toksis thd gol.bakteri ini. Bakteri anaerob aerotoleran : tdk mati dgn adanya O2 Bakteri anaerob fakultatif : mampu tumbuh baik dalam suasana dengan atau tanpa O2Bakteri aerob obligat : tumbuh subur bila ada O2 dalam jumlah besarBakteri mikroaerofilik : hanya tumbuh baik dlm tekanan O2 yg rendah

Berdasarkan batas suhu pertumbuhan bakteri dibagi atas golongan :

PSIKHROFILIK : -5 sampai +300 C dengan opt : 10-200 CMESOFILIK : 10-450 C dgn opt : 20-400 CTERMOFILIK : 25-800 C dgn opt : 50-600 C

Bakteri patogen pada manusia biasanya tumbuh dengan baik pada 370 C pH : pH perbenihan juga mempengaruhi pertumbuhan bakteri. Kebanyakan bakteri patogen mempunyai pH opt :7,2-7,6

REPRODUKSI BAKTERIDapat berlangsung secara :ASEKSUAL : pembelahan, pembentukan tunas/cabang, pembentukan filamenSEKSUAL

REPRODUKSI ASEKSUAL BAKTERI 1. Pembelahan :Umumnya berkembangbiak sec.amitosis dgn membelah mjd 2 bagian (binary division).Generation time (waktu diantara 2 pembelahan) bervariasi antara : 20 menit-15 jam.Generation Time M.tuberculosis : 15 jam

REPRODUKSI ASEKSUAL BAKTERI 2. Pembentukan tunas/cabangBakteri membentuk tunas, tunas akan melepaskan diri dan membentuk bakteri baru. Reproduksi dengan pembentukan cabang diawali dgn pembentukan tunas yg tumbuh menjadi cabang dan akhirnya melepaskan diri. Contoh : Fam. Streptomycetaceae

REPRODUKSI ASEKSUAL BAKTERI 3. Pembentukan FilamenSel mengeluarkan serabut panjang filamen yg tdk bercabang. Bahan kromosom kmdn masuk ke dlm filamen. Filamen terputus bbrp bagian, tiap bagian membentuk bakteri baru. Dijumpai terutama dlm keadaan abnormal. Contoh : bakteri Haemophylus influenzae dibiakkan dlm perbenihan yg basah

REPRODUKSI SECARA SEKSUALPembelahan bakteri didahului oleh peleburan bhn kromosom dari 2 bakteri, shg terjadi sel2 bakteri dgn sifat yg berasal dari kedua sel induknya. Reproduksi ini tjd antara bakteri2 sejenis dari suatu famili.Cth : Enterobacteriaceae, a.l :- E. coli dengan Shigella dysentriae- E. coli dengan Salmonella typhosa

Grafik pertumbuhan bakteri di dlm perbenihan di bagi dalam 4 fase, yaituLAG PHASE (FASE PENYESUAIAN)Berlangsung selama 2 jam. Bakteri tidak berkembang dlm fase ini tetapi aktivitas metabolisme sgt tinggi

LOGARHYTMIK PHASE (FASE PEMBELAHAN)Bakteri berkembang biak berlipat 2. Fase ini berlangsung 18-24 jam. Pada pertengahan fase pertumbuhan bakteri sangat ideal, pembelahan tjd sangat teratur, semua bahan dlm sel berada dlm keadaan seimbang (balanced growth)

Count3. STATIONARY PHASE (FASE STASIONER)Meningkatkan jumlah bakteri, meningkat juga jumlah hasil metabolisme yang toksis. Bakteri mulai ada yang mati, pembelahan terhambat. Pada suatu saat terjadi jumlah bakteri yang hidup tetap sama.

4. PERIOD OF DECLINE (FASE KEMUNDURAN)Jumlah bakteri hidup berkurang dan menurun. Keadaan lingkungan menjadi sangat jelek. Pada beberapa jenis bakteri timbul bentuk2 abnormal

VARIABILITASCohn & Koch: berhasil mendapat biakan murni bakteri dan mengatakan bakteri selalu tetap bentuknya (teori monomorfisme). Ternyata suatu spesies bakteri dapat mengalami perubahan-perubahan, baik bentuk atau sifat tergantung keadaan sekitar. Jadi terdapat suatu modifikasi dari monomorfisme. Bakteri tidak berubah dari kokus basillus atau mengadakan mutasi dr genus ke genus lain, tetapi suatu spesies dapat mengalami perubahan dalam aktivitas biologis, antigenitas serta virulensinya

MUTASIPerubahan yang ada hubungannya dengan gen, bersifat tetap dan dapat diturunkan pada keturunannya.

FLUKTUASIPerubahan yang bersifat sementara dalam morfologi dan fisiologi yang biasanya disebabkan karena keadaan sekitarnya, misalnya: bakteri yang berpigmen sementara waktu, dapat hilang kemampuannya untuk membentuk pigmen

INVOLUSI (DEGENERASI)Perubahan yang disertai dengan kemunduran sifat-sifat bakteri, terdapat pada bakteri yang sudah lama disimpan/dipelihara pada perbenihan artifisial.

ADAPTASIBakteri-bakteri yang berbeda-beda dalam penyesuaian dirinya terhadap keadaan sekitar yang baru. Bakteri patogen dapat hilang patogenitasnya apabila ditanam pada perbenihan,tetapi dapat memperoleh kembali patogenitasnya bila dibiakkan pada hewan.

METABOLISME KUMANBy: Ns. Nenty Septiana, S. Kep

Seluruh proses pengolahan setelah bahan makanan masuk ke dalam sel2 bagian daripada Metabolisme:ANABOLISME / ASIMILASI : meliputi proses sintesis (pembangunan)KATABOLISME / DESIMILASI : meliputi proses degradasi (perombakan

FUNGSI UTAMA METABOLISMEMenghasilkan sub satuan dari hasil antara Metabolisme Menghasilkan ATF (ADENOSIN TRIFOSFAT) dari ADF (ADENOSIN DIFOSFAT) dan FOSFAT ORGANISMenghasilkan daya reduksi dalam keadaan pada mana SUBSTRAT yg diambil dari perbenihan lebih dioksidasi daripada hasil biosintesa keseluruhan

ENZIM MEMEGANG PERANAN PENTING DALAM METABOLISME

Dehidrogenesa : melancarkan reaksi reduksi oksidasi suatu metabolitFlavoprotein : transport zat H dalam proses RespirasiSitokrom : proses respirasi hanya khusus pada kuman Aerob u/ transport zat H ke O2 Glikosidase & Fosforilase :berperan dalam metabolisme KH

METABOLISME KARBOHIDRATKarbohidrat dipecah menjadi triosa dalam bentuk fosfat dan piruvat.Enzim yang berperan : glikosida dan fosforilaseMenurut EMBDEN-MEYERHOF (EMP) :Glukosa glukosa 6 fosfat fosfogliseraldehide - Fosfogliseral fosfoenolpiruvat - piruvat

METABOLISME CARA LAIN :1. Pentosa fosfat (Pentosa Phosphate pathway) :glukosa glukosa 6 fosfat 6 fosfoglukonat pentosafosfat

Dipakai kuman yg tdk mempunyai enzim aldolosa & triosa PO4 isomerasa yg diperlukan pada EMP

2. ENTNER-DOUDROFF PATHWAY :melalui pembentukan deoksiglukonatGlukosa 6 fosfoglukonat ketodeoksiglukonat piruvat + gliseraldehid.Cara ini dipakai pada bbp Pseudomonas & Escherichia coli

Melalui proses fermentasi,piruvat dapat dipecah menjadi :

Alkohol Asam laktat Asam butirat Asam propionat Asam asetat

METABOLISME ZAT LEMAKPermulaan reaksi diperlukan pengaktifan asam lemak dengan CoA dan sebagai hasil adalah gliserol dan asetil CoA

METABOLISME PROTEINSintesis protein memerlukan nitrosa yg biasanya diambil dari medium dalam bentuk NH3 (NO3).Sintesis protein mengikuti pola yang ditentukan oleh DNADengan gen memberikan pola yang menentukan pada sintesis DNA sendiri dan RNA

Count..RNA sebagai pembawa berita dari DNA yang menentukan sintesis proteinDalam DNA terdapat semua informasi yang diperlukan dalam penyusunan DNA,RNA dan protein fermentasi asam amino dilakukan oleh beberapa Clostridium seperti :Alanin + 2 glisin + 2H2O 3 asam asetat + 3NH3 + CO2Perbedaan kemampuan bakteri dalam memecah suatu bahan kimia serta hasil metabolisme yang diperoleh dalam bentuk gas CO2,gas H2S atau bentuk asam yang mengubah pH Semuanya ini dapat dipakai untuk membantu determinasi bakteri

Search related