Rang kuman pkn

  • View
    6.941

  • Download
    10

Embed Size (px)

DESCRIPTION

pancasila dan kewarganegaraan

Text of Rang kuman pkn

  • 1. PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Oleh: ii

2. BAB I PENDAHULUANA. Latar Belakang Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang saat ini tergolong ke dalam bangsayang sedang berkembang. Kondisi bangsa yang sedang berkembang pasti akanmengalami gejolak baik itu datangnya dari luar bangsa Indonesia maupun dari dalambangsa Indonesia. Kondisi di atas tentu saja akan menghambat perkembangan bangsa ditengahsemakin pesat dan cepatnya perkembangan era globalisasi. Globalisasi menuntut setiapbangsa dan negara untuk mengikuti dan memenuhi semua tuntutan globalisasi. Dalamkondisi seperti inilah setiap bangsa dan negara tidak memerlukan pertikaian danpermasalahan yang dapat menyita perhatian bangsa sehingga akan menghambat lajunyaperkembangan bangsa dan menyebabkan tertinggalnya bangsa dan negara dariperkembangan globalisasi. Bangsa Indonesia ketika sekarang berada pada era reformasi, mengalamikemajuan yang signifikan akan tetapi disisi lain, era reformasi memberikan kita suatugambaran yang kongkrit tentang permasalahan yang timbul dari dalam negeri dimanaketika setiap individu, kelompok, golongan diberikan kebebasan untuk mengeluarkanpendapat, gagasan dan ide ternyata setiap individu, kelompok, golongan tersebutbukannya memberikan yang terbaik atau memikirkan yang terbaik untuk bangsa dannegara ini tetapi hal tersebut digunakan oleh individu, kelompok dan golongan untukmendapatkan keuntungan sendiri dengan alasan untuk kepentingan bangsa dan negara. Permasalahan yang paling sulit dan sering dihadapi oleh setiap bangsa dan negaraadalah persoalaninternal yang sebenarnya apabila dicermati, hal tersebut bukanlahmerupakan permasalahn bangsa tetapi hanya merupakan persoalan antar kelompok ataugolongan. Makalah ini memberikan gambaran dan pemahaman kepada kita tentangbagaimana cara untuk membangun dan menumbuhkan rasa persatuan dan persaudaraandiantara kita sesama bangsa Indonesia walaupun berbeda suku, bahasa, agama danbudaya dimana dalam makalah ini akan dibahas bagaimana cara mempertahankan,mengembangkan dan menumbuhkan rasa persaudaraan yang kuat dan kokoh gunamempertahankan bangsa Indonesia dari ancaman dunia luar.ii 3. B. PermasalahanPermasalahan yang akan dibahas dalam makalah ini adalah sebagai berikut :1. Bagaimana konsep dan tujuan Pendidikan Kewarganegaraan2. Bagaimana konsep dan penerapan Wawasan Nusantara3. Bagaimana konsep dan penerapan Ketahanan Nasional4. Bagaimana konsep dan penerpan politik strategi nasionalC. TujuanTujuan penulisan makalah ini adalah sebagai berikut :1. Untuk mengetahui konsep dan tujuan Pendidikan Kewarganegaraan2. Untuk mengetahui konsep dan penerapan Wawasan Nusantara3. Untuk mengetahui konsep dan penerapan Ketahanan Nasional4. Untuk mengetahui konsep dan penerapan politik strategi nasional5. Untuk memenuhi tugas yang diberikan oleh dosen pada Mata Kuliah Pendidikan Kewaranegaraan ii 4. BAB IIPEMBAHASANA. PENGERTIAN DAN TUJUAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN1. Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan. Materi pokok pendidikan kewarganegaraan adalah tentang hubungan antarawarganegara dan Negara serta Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN).Dalam pelaksanaannya selama ini, pada jenjang Pendidikan Dasar sampai denganPendidikan Menengah, Pendidikan kewarganegaraan digabung dengan pendidikanPancasila menjadi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Sedangkan diperguruan tinggi, Pendidikan Kewiraan yang lebih menekankan pada Pendidikanpendahuluan Bela Negara.2. Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan Berdasarkan Keputusan DIRJEN DIKTI No. 267/DIKTI/2000, Tujuan pendidikanKewarganegaraan mencakup :a. Tujuan Umum : Untuk memberikan pengetahuan dan kemampuan dasar kepada mahasiswa mengenai hubungan antara warganegara dengan Negara serta Pendidikan Pendahuluan Bela Negara agar menjadi warga Negara yang dapat diandalkan oleh bangsa dan Negara.b. Tujuan Khusus Agar mahasiswa dapat memahami dan melaksanakan hak dan kewajiabn secara santun, jujur, dan demokratis serta ikhlas sebagai warga Negara Republik Indonesia terdidik dan bertanggung jawab.1. Agar mahasiswa menguasai dan memahami berbagai masalah dasar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta dapat mengatasinya dengan pemikiran kritis dan bertanggung jawab yang berlandaskan pancasila, Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional.2. Agar mahasiswa memiliki sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai kejuangan, cinta tanah air, serta rela berkorabn bagi nusa dan bangsa.B. LANDASAN ILMIAH DAN LANDASAN HUKUM1. Landasan Ilmiaha. Dasar Pemikiran Pendidikan Kewarganegaraan Tujuan utama Pendidikan Kewarganegaraan adalah untuk menumbuhkan wawasandan kesadaran bernegara, serta membentuk sikap dan perilaku cinta tanah air yangbersendikan kebudayaan bangsa. ii 5. Sebagai bentuk perbandingan, diberbagai Negara juga dikembangkan materiPendidikan Umum ( General Education / Humanities) sebagai pembekalan nilai-nilaiyang mendasari sikap dan perilaku warganegaranya.1. Amerika Serikat : History, Humanity, dan Philosophy.2. Jepang : Japanese History, Ethics, and Philosophy.3. Filipina : Philipino, family Planning, Taxation and Land Reform, The Philiphine New Constitution, dan study of Human Rights. Dibeberapa Negara dikembangakan pula bidang studi yang sejenis denganPendidikan Kewarganegaraan, yaitu yang dikenal dengan Civics Education.b. Objek Pembahasan Pendidikan Kewarganegaraan Objek material adalah bidang sasaran yang dibahas dan dikaji oleh suatu bidang ataucabang ilmu. Sedangakan objek formal adalah susut pandang tertentu yang dipilih untukmembahas objek material tersebut. Adapun objekmaterial dari PendidikanKewarganegaraan adalah segala hal yang berkaitan dengan wargaengara baik empirikmaupun yang non-empirik, yang meliputi wawasan, sikap , dan perilaku warganegaradalam satu kesatuan bangsa dan Negara.Sebagai objek formalnya mencakup dua segi,yaitu segi hubungan antara warganegara dan Negara ( termasuk hubungan antarawarganegara) dan segi pembelaan Negara. Objek pembahasan Pendidikan Kewarganegaraan menurut Keputusan DirjenPendidikan Tinggi No.267/DIKTI/KEP/2000 dijabarkan lebih rinci yang meliputi pokok-pokok bahasan sebagai berikut :1. Pengantar Pendidikan Kewarganegaraan yang mencakup: a. Hak dan Kewajiban warganegara b. Pendidikan Pendahuluan Bela Negara c. Demokrasi Indonesia d. Hak Asasi Manusia2. Wawasan Nusantara3. Ketahanan nasional4. Politik dan stategi nasionalC. Rumpun Keilmuan PendidikanKewarganegaraan bersifat interdisipliner (antar bidang) bukanmonodisipliner.karena kumpulan pengetahuan yang membangun ilmu Kewarganegaraanini diambil dari berbagai disiplin ilmu.Oleh karena itu upaya pembahasan danpengembangannya memerlukan sumbangan dari berbagai disiplin ilmu yang meliputi ii 6. ilmu Hukum, ilmu politik, sosiologi, administrasi Negara, ilmu ekonomi pembangunan,sejarah perjuangan bangsa dan ilmu filsafat.2. Landasan Hukuma. UUD 1945 Pembukaan UUD 1945, khusus pada alinea kedua dan keempat, yang memuat cita-cita tujuan dan aspirasi bangsa Indonesia tentang kemerdekaannya. Pasal 27(1) menyatakan bahwa Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hokum dan pemerintahan serta wajib menjunjung hokum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya. Pasal 30 (1) menyatakan bahwa tiap-tiap warga negara berahk dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan Negara . Pasal 31(1) menyatakan bahwa tiap-tiap warga negara berhak mendapatkan pengajaran.b. Ketetapan MPR No. II / MPR /1999 tentang Garis-garis Besar Haluan Negara.c. Undang-Undang No.20 Tahun 1982 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Pertahanan Keamanan Negara Republik Indonesia (Jo. UU No,1 Tahun 1988)a. Dalam pasal 18 (a) disebutkan bahwa hak kewajiban warga Negara yang diwujudkan dengan keikutsertaan dalam upaya bela Negara diselenggrakan melalui pendidikan Pendahuluan bela Negara sebagai bagian tak terpisahkan dalam system Pendidikan nasional.b. Dalam pasal 19 (2) disebutkan bahwa Pendidikan Pendahuluan Bela Negara wajib diikuti oleh setiap warga Negara dan dilaksanakan secara bertahap.Tahap awal pada tingkat pendidikan dasar sampai Pendidikan menengah ada dalam bentuk Pendidikan Kewiraan.c. Undang-Undang No.2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional Dalam penjelasam bab IX pasal 39 (2) dinyatakan bahwa PPBN atau pendidikan Kewiraan di perguruan tinggi termasuk dalam Pendidikan Kewarganegaraan yang merupakan mata kuliah wajib dan dirancang utuh, kait-mengait dengan MKU inti lainnya, yaitu Pendidikan Pancasila dan Pendidikan Agama.d. Keputusan DIRJENPendidikanTinggi No.267/DIKTI/KEP/2000 tentang penyempurnaan Kurikulum Inti Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MKPK) pendidikan Kewarganegaraan pada Perguruan Tinggi di Indonesia. ii 7. C. HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA1. Pengertian Warganegara dan Penduduk Warganegara adalah rakyat yang menetap di suatu wilayah dan rakyat tertentu dalamhubungannya dengan Negara. Dalam hubungan internasional di setiap wilayah Negaraselalu ada warga Negara dan orang asing yang semuanya disebut penduduk.Setiapwarganegara adalah penduduk suatu Negara, sedangakan setiap penduduk belum tentuwarganegara, karena mungkin seorang asing. Penduduk sutu Negara mencakupwarganegar dan orang asing, yang memiliki hubungan berbeda dengan Negara.2. Asas-Asas Kewarganegaraana. Asas ius-sanguinis dan asas ius-soli Terkait dengan syarat-syarat menjadi warganegara dalma ilmu tata Negara dikenal adanya dua asas Kewarganegaraan, yaitu asas ius-sang adalah asas daerah kelahiran, artinya bahwa status Kewarganegaraan seseoarang di tentukan oleh tempat kelahirannya di negara tersebut. Sedangkan asas ius-sangunis adalah asas keturunan atau hubungan darah artinya bahwa kewarganegaraan seseorang ditentukan oleh orang tuanya adalah warganegara.b. Bipatride dan apatride Perbedaan asas yang dianut oleh negara yang lain, misalnya negara menganut asas ius-sanguinis sedangkan negara B menganut asas ius-soli, hal ini dapat menimbulkan status bipatride atau apatride pada anak dari orang tua yang berimigrasi di antara kedua negara tersebut. Bipatrid