FRAKTUR TERBUKA refrat

  • View
    249

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of FRAKTUR TERBUKA refrat

  • 7/23/2019 FRAKTURTERBUKA refrat

    1/27

    Bagian Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher (THT-KL) Fakultas KedokteranUniversitas AndalasPadang

    Penatalaksanaan Otitis Media Akut Jacky Munilson, YanEdward, Yolazenia

    Bagian Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher (THT-KL) Fakultas Kedokteran

    Universitas Andalas Padang

    AbstrakLatar belakang : Penyakit otitis media akut (OMA) masih merupakanmasalah kesehatan khususnya pada anak-

    anak. Penatalaksanaan OMA mendapat sejumlah tantangan unik. Tujuan: untuk mengetahui penatalaksanaan yang tepat pada otitis mediaakut. Tinjauan pustaka : Otitis media akut adalah peradangan akut telingatengah. Diagnosis OMA dapat ditegakkan melalui anamnesis,

    pemeriksaan yang cermat menggunakan otoskop, otoskop pneumatik,timpanometri, dan timpanosintesis. Pilihan penatalaksanaan OMAerupa oser!asi dengan menghilangkan gejala (simtomatis)khususnya nyeri dengan analgetik, dan antiiotik. Penggunaanantihistamin, dekongestan dan kortikosteroid seagai terapi tamahanpada OMA elum ada ukti yang mendukung tentang man"aatnya. #ilaperlu, dilakukan timpanosintesis dan $ atau miringotomi.#erkemangnya pengetahuan aru tentang patogenesis OMA,peruahan pola resistensi, dan penggunaan !aksin aru memunculkantantangan yang leih lanjut pada penatalaksanaan e"ekti" pada OMA.Kesimpulan: Pemilihan terapi yang tepat pada OMA tergantung pada

    umur pasien, kepastian diagnosis dan erat-ringannya penyakit.

    Kata kunci: otitis media akut, telinga tengah, timpanosintesis,miringotomi Abstract

    Background: Acute otitis media (AOM) still remains health problem especially in

    children. Treatments of AOM get some unique challenges. Purpose: to know the best

    treatment of AOM. Literature review: Acute otitis media is the acute inflammation of the

    middle ear. Diagnosis can be made by anamnesis, the careful examination using

    otoscopy, pneumatic otoscopy, tympanometry, and tympanocentesis. The choice of

    treatments of AOM are observationally with symptomatic relieve using analgetic, and

    antibiotic. The use of antihistamine, decongestant and corticosteroid as adjunctive

    treatment of AOM are no evidence to prove the advantage of it. If needed,

    tympanocentesis and / or myringotomy can be performed. Together with development of

    knowledge about pathogenesis, drug resistance, and the use of vaccine make further

    challenge to effective treatment of AOM. Conclusion: the choice of the right treatments

    of AOM depend on the age of patient, certain diagnosis and the degree of disease.

  • 7/23/2019 FRAKTURTERBUKA refrat

    2/27

    Key words : acute otitis media, middle ear, tympanocentesis, myringotomy

    %orespondensi: dr.&ola'enia: yola'eniagmail.com

    PENDAHULUAN

    Otitis media akut (OMA) adalah peradangan akut telinga tengah.Penyakit ini masih merupakan masalah kesehatan khususnya padaanak-anak. Diperkirakan *+ anak mengalami satu atau leih episodeotitis media menjelang usia tahun. Penyakit ini terjadi terutama padaanak dari aru lahir sampai umur sekitar tahun, dan setelah ituinsidennya mulai erkurang.

    Anak umur - ulan leih rentan menderita OMA. /nsiden sedikitleih tinggi pada anak laki-laki dianding perempuan. 0eagian kecil

    anak menderita penyakit ini pada umur yang sudah leih esar, padaumur empat dan a1al lima tahun. #eerapa ersi"at indi!idual dapaterlanjut menderita episode akut pada masa de1asa. %adang-kadang,orang de1asa dengan in"eksi saluran perna"asan akut tapi tanpari1ayat sakit pada telinga dapat menderita OMA.2

    3aktor-"aktor risiko terjadinya OMA adalah ayi yang lahir prematur danerat adan lahir rendah, umur (sering pada anak-anak), anak yangdititipkan ke penitipan anak, !ariasi musim dimana OMA leih seringterjadi pada musim gugur dan musim dingin, predisposisi genetik,kurangnya asupan air susu iu, imunode4siensi, gangguan anatomi

    seperti celah palatum dan anomali kranio"asial lain, alergi, lingkunganpadat, sosial ekonomi rendah, dan posisi tidur tengkurap. -5

    Penatalaksanaan OMA tanpa komplikasi mendapat sejumlah tantanganunik. Pilihan terapi OMA

    tanpa komplikasi erupa oser!asi dengan menghilangkan nyeri(menggunakan asetamino"en atau iupro"en), dan $ atau antiiotik.6 Di

  • 7/23/2019 FRAKTURTERBUKA refrat

    3/27

    Amerika 0erikat (A0), keanyakan anak dengan OMA secara rutinmendapat antiiotik. 7epatnya peruahan spektrum patogenmenyeakan sulitnya pemilihan terapi yang paling sesuai.#erkemangnya pengetahuan aru tentang patogenesis OMA,peruahan pola resistensi, dan penggunaan !aksin aru memunculkan

    tantangan yang leih lanjut pada penatalaksanaan e"ekti" pada OMA.

    Food and Drug Administration (3DA) menyetujui penggunaan !aksinpneumokokus konjugat seagai cara aru dalam menurunkanpre!alensi OMA dan mencegah sekuele dari in"eksi telinga.8

    #eerapa peneliti dari 9ropa #arat, /nggris, dan A0 menyarankanah1a anak dengan OMA dapat dioser!asi saja daripada diterapisegera dengan antiiotik. Di #elanda, pengurangan penggunaanantiiotik untuk OMA sudah dipraktekkan sejak tahun *an.* Padatahun 2**5, American Academy of Pediatrics dan the American Academy of FamilyPhysicians mengeluarkan rekomendasi diagnosis dan penatalaksanaan

    OMA. Menurut petunjuk rekomendasi ini, oser!asi direkomendasikantergantung pada umur pasien, kepastian diagnosis dan erat-ringannya penyakit.,2 0ekitar 8*+ anak semuh tanpa antiiotikdalam 1aktu hari.

    Bagian Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher (THT-KL) Fakultas KedokteranUniversitas AndalasPadang

    DEFINISI

    Otitis media adalah suatu peradangan seagian atau seluruh mukosatelinga tengah.,5 Otitis media akut dide4nisikan ila prosesperadangan pada telinga tengah yang terjadi secara cepat dan singkat(dalam 1aktu kurang dari minggu) yang disertai dengan gejala lokaldan sistemik.,2,6

    ANATOMI

    ;elinga tengah erentuk kuus dengan: 5

  • 7/23/2019 FRAKTURTERBUKA refrat

    4/27

    - #atas luar

    - #atas depan

    - #atas a1ah

    - #atas elakang: aditus ad antrum, kanalis "asialis

    : memran timpani : tua 9ustachius: !ena jugularis

    pars !ertikalis

    - #atas atas : tegmen timpani (meningen$otak)

    - #atas dalam : kanalis semi sirkularis hori'ontal, kanalis "asialis,tingkap lonjong, tingkap undar dan promontorium Peradangan padatelinga tengah dapat dilihat dari memran timpani. Memran timpanimerupakan seuah kerucut yang tidak teratur, puncaknya dientuk

  • 7/23/2019 FRAKTURTERBUKA refrat

    5/27

    oleh umo. Memran timpani orang de1asa erdiameter sekitar mmdan mementuk sudut lancip yang erhuungan dengan dindingin"erior liang telinga luar. Anulus 4rosus dari memran timpanimengaitkannya pada sulkus timpanikus. 0elain itu, memran timpanimelekat erat pada maleus yaitu pada prosesus lateral dan umo.

    Memran timpani dipisahkan menjadi agian atas pars apisanmukosa tua dipenuhi oleh sel mukosiliar, penting untuk "ungsi

    pemersihannya. #agian dua pertiga antromedial dari tua 9ustachiuserisi 4rokartilaginosa, sedangkan sisanya adalah tulang. Dalamkeadaan istirahat, tua tertutup. Pemukaan tua dilakukan oleh otottensor !eli palatini, dipersara4 oleh sara" trigeminal. Pada anak, tualeih pendek, leih lear dan leih hori'ontal dari tua orang de1asa(=amar 2). Panjang tua orang de1asa ,6 mm dan pada anak dia1ah ulan adalah ,6 mm.5,

    =amar . Memran timpani normal pada telinga kanan. ? pars

  • 7/23/2019 FRAKTURTERBUKA refrat

    6/27

    Otitis media akut isa diseakan oleh akteri dan !irus. #akteri yangpaling sering ditemukan adalah Streptococcus pneumaniae, diikuti olehHaemophilus influenza, Moraxella catarrhalis, Streptococcus grup A, danStaphylococcus aureus. #eerapa mikroorganisme lain yang jarangditemukan adalah Mycoplasma pneumaniae, Chlamydia pneumaniae, dan Clamydia

    tracomatis.,6,8

    #roides et al menemukan pre!alensi akteri penyea OMA adalahH.influenza 58+, S.pneumoniae 52,+, M.catarrhalis 5,8+, Streptococcus grup A5,+ pada pasien usia dia1ah 6 tahun pada tahun 6-2** diBege!, /srail. 0edangkan ;itisari menemukan akteri penyea OMApada pasien yang eroat di 07M dan 0A# Carapan %ita akartapada ulan Agustus 2**5 E 3eruari 2**6 yaitu S.aureus 8,+,S.pneumoniae +, dan H.influenza 8,+.2*

    Firus terdeteksi pada sekret perna"asan pada 5*-*+ anak dengan

    OMA, dan terdeteksi pada 2*-58+ cairan telinga tengah anak denganOMA. Firus yang sering seagai penyea OMA adalah respiratorysyncytial virus. 0elain itu isa diseakan !irus

    2

    Bagian Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher (THT-KL) Fakultas KedokteranUniversitas AndalasPadang

    parain

  • 7/23/2019 FRAKTURTERBUKA refrat

    7/27

    tuuh. 0umatan pada tua 9ustachius merupakan "aktor utamapenyea terjadinya penyakit ini. Dengan terganggunya "ungsi tua9ustachius, terganggu pula pencegahan in!asi kuman ke dalam telingatengah sehingga kuman masuk dan terjadi peradangan. =angguan"ungsi tua 9ustachius ini menyeakan terjadinya tekanan negati" di

    telingah tengah, yang menyeakan transudasi cairan hinggasupurasi. Pencetus terjadinya OMA adalah in"eksi saluran perna"asanatas (/0PA). ,5,22,2

    Makin sering anak-anak terserang /0PA, makin esar kemungkinanterjadinya OMA. Pada ayi dan anak terjadinya OMA dipermudahkarena: . mor"ologi tua eustachius yang pendek, lear, dan letaknyaagak hori'[email protected] 2. sistem kekealan tuuh masih [email protected] . adenoid pada anak relati" leih esar diandingorang de1asa dan sering terin"eksi sehingga in"eksi dapat menyearke telinga tengah.25

    #eerapa "aktor lain mungkin juga erhuungan dengan terjadinyapenyakit telinga tengah, seperti alergi, dis"ungsi siliar, penyakit hidungdan$atau sinus, dan kelainan sistem imun.,22,2

    KLASIFIKASI

    Ada 6 stadium OMA erdasarkan pada peruahan mukosa telingatengah, yaitu: 5. 0tadium Oklusi0tadium ini di