Evaluasi RPJMN 2010-2014

  • View
    364

  • Download
    6

Embed Size (px)

DESCRIPTION

FGD Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPR RI di Gd. Nusantara I Lt.III Senayan-Jakarta, 3 Desember 2014

Transcript

  • 1. dadang-solihin.blogspot.com 2

2. 33 3. Materi Analisa ATHG Pentahapan Pembangunan RPJPN 2005-2025 RPJMN 2010-2014 Prioritas Nasional 2010-2014 Kerangka Evaluasi Capaian RPJMN 2010-2014 Capaian RPJMN 2010-2014 Kesimpulan 4dadang-solihin.blogspot.com 4. dadang-solihin.blogspot.com 5 5. dadang-solihin.blogspot.com 6 ATHG: Ancaman, Tantangan, Hambahan, dan Gangguan ? Kurang Koordinasi Kualitas Dokumen Perencanaan Sarpras Partisipasi Masyarakat Ketergantungan Teknologi Asing Sistem Politik Krisis Global ? ? ? ? ? ? Kualitas SDM Keunggulan Kompetitif Kepentingan Golongan Kepentingan Asing ? ? ? ? Politik Ekonomi Sosbud Tri Gatra Hankam Ideologi PancaGatra Geografi Demografi SKA 6. dadang-solihin.blogspot.com 7 Analisa Potensi ATHG Masalah Filosofis Masalah Strategis Masalah Implementatif Jangka Pendek Mengganggu Sistem Jangka Menengah Merusak Sistem Jangka Panjang Melumpuhkan Sistem Dampak terhadap Struktur atau Fungsi Sistem 7. 8dadang-solihin.blogspot.com UU25/2004 ttg SPPN UU 17/2003 ttg Keuangan Negara UU 33/2004 ttg Perimbangan UU 17/2014 ttg MD3 PP 39/2006 UU 23/2014 ttg Pemda Perpres 70/2012 ttg Procurement 8. NASIONAL DAERAH Dokumen Penetapan Dokumen Penetapan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJP-Nasional) UU (Ps. 13 Ayat 1) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJP-Daerah) Perda (Ps. 13 Ayat 2) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJM-Nasional) Per Pres (Ps. 19 Ayat 1) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJM-Daerah) Peraturan KDH (Ps. 19 Ayat 3) Renstra Kementerian / Lembaga (Renstra KL) Peraturan Pimpinan KL (Ps. 19 Ayat 2) Renstra Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renstra SKPD) Peraturan Pimpinan SKPD (Ps. 19 Ayat 4) Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Per Pres (Ps. 26 Ayat 1) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Peraturan KDH (Ps. 26 Ayat 2) Rencana Kerja Kementerian / Lembaga (Renja KL) Peraturan Pimpinan KL (Ps. 21 Ayat 1) Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renja SKPD) Peraturan Pimpinan SKPD ( Ps. 21 Ayat 3) 9dadang-solihin.blogspot.com Status Hukum Dokumen Perencanaan 9. Pelaku Pembangunan: Stakeholders 10dadang-solihin.blogspot.com Executive Judiciary Legislature Public service Military Police STATE Small / medium / large enterprises Multinational Corporations Financial institutions Stock exchange organized into: Community-based organizations Non-governmental organizations Professional Associations Religious groups Womens groups Media CITIZENS BUSINESS 10. Sinergi Stakeholders 11dadang-solihin.blogspot.com 11. Sinergi Stakeholders 12dadang-solihin.blogspot.com 12. Pentahapan Pembangunan RPJPN 2005-2025 dadang-solihin.blogspot.com 13 Visi Pembangunan 2005-2025 INDONESIA YANG MANDIRI, MAJU, ADIL DAN MAKMUR 13. RPJMN 2010-2014 dadang-solihin.blogspot.com 14 V I S I INDONESIA YANG SEJAHTERA, DEMOKRATIS, DAN BERKEADILAN M I S I 1. Melanjutkan Pembangunan menuju Indonesia yang Sejahtera 2. Memperkuat Pilar-Pilar Demokrasi 3. Memperkuat Dimensi Keadilan di Semua Bidang Agenda Pembangunan 1. Pembangunan Ekonomi dan Peningkatan Kesejahteraan Rakyat 2. Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan 3. Penegakan Pilar Demokrasi 4. Penegakkan Hukum dan Pemberantasan Korupsi 5. Pembangunan yang Inklusif dan Berkeadilan 14. Prioritas Nasional 2010-2014 1 Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola 2 Pendidikan 3 Kesehatan 4 Penanggulangan Kemiskinan 5 Ketahanan Pangan 6 Infrastruktur 7 Iklim Investasi dan Iklim Usaha 8 Energi 9 Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana 10 Daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar, dan Pascakonflik 11 Prioritas Nasional Kabinet Indonesia Bersatu II 2009-2014 11 Kebudayaan, Kreativitas, dan Inovasi Teknologi 12 Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan 13 Bidang Perekonomian 14 Bidang Kesejahteraan Rakyat Prioritas Lainnya dadang-solihin.blogspot.com 15 15. Kerangka Evaluasi Capaian RPJMN 2010-2014 dadang-solihin.blogspot.com 16 16. dadang-solihin.blogspot.com 17 17. Misi 1: Melanjutkan Pembangunan menuju Indonesia yang Sejahtera Pertumbuhan ekonomi mengalami peningkatan dari 4,6 persen (2009) meningkat menjadi 5,8 persen (2013) Pada tahun 2013 neraca perdagangan nonmigas surplus sebesar USD8,6 milyar yang meningkat dari USD3,9 milyar tahun 2012 Peningkatan produksi pertanian pada tahun 2013 dengan rata-rata peningkatan sebesar: tanaman bahan makanan (2%), perkebunan (4,4%), peternakan (4,5%) dan perikanan (6,5%) Pada tahun 2013, surplus beras mencapai 8,9 juta ton Angka kematian bayi mengalami penurunan dari 34 pada 2007 menjadi 32 per 1.000 kelahiran hidup (2012). Angka kematian ibu meningkat dari 228 (2007) menjadi 359 per 100.000 kelahiran hidup (2012) dadang-solihin.blogspot.com 18 18. Misi 1: Melanjutkan Pembangunan menuju Indonesia yang Sejahtera Menurunnya prevalensi anak baduta stunting (pendek dan sangat pendek) menjadi 32,9 persen (2013) Meningkatnya angka partisipasi murni (APM) SD/MI/paket A dari 94,1 persen menjadi 95,8 persen, dan APM SMP/mts/paket B meningkat dari 65,2 menjadi 78,8 persen pada periode 2004-2012 Tahun 2012, PISA Indonesia menempati urutan ke 64 dari 65 negara yang disurvey, dengan rata-rata nilai matematika, membaca, dan sains berturut-turut sebesar 375, 395, dan 382 (rata-rata nilai negara OECD adalah 500). PISA atau Programme for International Student Assessment merupakan suatu penilaian secara internasional terhadap ketrampilan dan kemampuan siswa usia 15 tahun. Ketrampilan dan kemampuan dalam PISA yang dinilai meliputi matematika (mathematics literacy), membaca (reading literacy), sains (science literacy), literasi pemecahan masalah (problem solving literacy) dan literasi finansial (financial literacy). dadang-solihin.blogspot.com 19 19. Misi 2: Memperkuat Pilar Demokrasi Jika dilihat dari angka Indeks Demokrasi Indonesia (IDI), kualitas demokrasi Indonesia cenderung menurun, yaitu dari 67,30 pada tahun 2009 menjadi 62,63 pada tahun 2014. Dari 3 indikator pembentuk IDI, 2 indikator yaitu hak-hak sipil dan kebebasan politik cenderung menurun, sementara kinerja lembaga demokrasi sedikit meningkat. Angka Integritas Pelayanan Publik (Pusat) meningkat dari 6,64 pada 2009 menjadi 7,37 pada tahun 2014. Opini WTP (K/L) meningkat dari 41% pada 2009 menjadi 74% pada tahun 2014. Angka Opini WTP (K/L) tertinggi adalah pada tahun 2013 yaitu 76%. dadang-solihin.blogspot.com 20 20. Misi 3: Memperkuat Dimensi Keadilan di Semua Bidang Skor Indeks Persepsi Korupsi adalah 32 (skala 0 sampai 100) pada tahun 2013, meningkat dari tahun 2009 yaitu 2,8 (skala 0 sampai 10). Daya saing daerah dikelompokkan menjadi 3 bagian yaitu, 10 Provinsi dengan Daya saing tertinggi (seluruh provinsi di Jawa, Bali, Riau, dan Kaltim), 13 Provinsi dengan Daya saing menengah, dan 10 Provinsi dengan daya saing rendah (Sebagian besar seluruh Indonesia Timur). Kontribusi PDRB masih didominasi oleh Provinsi-provinsi di Jawa, yaitu sebesar 58,87%, disusul provinsi di Sumatera sebesar 23,77%. Pesentase kemiskinan di luar Jawa masih tinggi, tetapi jumlah penduduk miskin masih terkonsentrasi di Jawa dadang-solihin.blogspot.com 21 21. CAPAIAN MISI 1: Melanjutkan Pembangunan Menuju Indonesia yang Sejahtera dadang-solihin.blogspot.com 22 22. Tingkat pengangguran menurun, namun perlu pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berkualitas untuk penyediaan lapangan kerja yang lebih besar Indikator Ekonomi a. Ada penurunan penciptaan lapangan kerja dalam 3 tahun terakhir (2011-2013) dibandingkan periode 2007-2010. b. Untuk tahun 2013, meskipun ekonomi tumbuh sekitar 5,9 persen, terdapat penurunan jumlah pekerja secara nasional, meskipun relatif kecil (10.000 pekerja), yang berimplikasi kepada tingkat pengangguran meningkat. c. Peningkatan pengangguran terjadi pada kelompok SMA (SMU dan SMK). 23 23. Neraca perdagangan nonmigas surplus sebesar USD8,6 milyar, sedangkan neraca perdagangan migas mengalami defisit sebesar USD4,1 milyar Indikator Ekonomi Perkembangan Ekspor, Impor dan Neraca Perdagangan Indonesia Tahun 2004-2013 dadang-solihin.blogspot.com 24 24. Indikator Pertanian 0.0 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 JutaTon Produksi Padi Produksi Beras Produksi Jagung Produksi Kedelai Produksi Gula Produksi Daging Sapi dan Kerbau KIB I KIB II No Indikator Kinerja Satuan 2004 KIB I KIB II 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013*) 1 Beras Ribu Ton 236,9 189,6 438,1 1.406,5 289,5 250,3 687,5 2.750,4 1.780,5 302,3 2 Cabe Ribu Ton 7,5 6,9 9,9 11,0 14,4 16,3 18,1 24,4 17,8 12,0 3 Daging Sapi Ribu Ton 11,8 19,9 24,1 39,4 45,6 67,9 90,5 65,0 33,5 23,2 4 Gula Juta Ton 1,2 2,1 1,6 3,1 1,2 1,7 2,0 2,7 3,1 2,5 5 Jagung Ribu Ton 1.089,6 186,1 1.776,0 702,5 276,3 339,5 1.528,3 3.208,7 1.694,1 1.805,3 6 Kedelai Juta Ton 1,1 1,1 1,1 1,4 1,2 1,3 1,7 2,1 1,9 1,2 7 Bawang Merah Ribu Ton 48,9 53,1 78,5 107,6 127,8 63,8 70,6 156,4 95,2 68,6 Perkembangan Impor Komoditi Pangan Utama Tahun 2004 2013 Perkembangan produksi komoditas utama meningkat, namun belum mampu memenuhi kebutuhan Perkembangan Produksi Komoditas Pangan Pokok Tahun 2004-2013 dadang-solihin.blogspot.com 25 25. Indikator Kesehatan Angka Kematian Ibu, Bayi dan kekurangan Gizi INDIKATOR STATU S AWAL TARGET 2014 1. Angka kematian Ibu (AKI) 228 118 2. Angka kematian bayi (AKB) 34 24 3. Prevalensi kekurangan gizi 18,4 15 63 0 20 40 60 80 100 120 SulawesiBarat MalukuUtara Maluku SulawesiTenggara KalimantanTengah Papua SulawesiTengah Bengkulu KalimantanSelatan PapuaBarat Gorontalo KalimantanBarat NusaTenggara Jambi SulawesiSelatan SumateraUtara Riau Aceh SumateraSelatan SulawesiUtara Banten Lampung INDONESIA KalimantanTimur JawaBarat Kep.Bangka NusaTenggara SumateraBarat JawaTengah KepulauanRiau JawaTimur DIYogyakarta DKIJakarta Bali Persalian di fasilitas kesehatan masih belum optimal; Disparitas Persalinan di Fasilitas Kesehatan cukup lebar Prevalensi kekurangan gizi pada balita masih tinggi, disparitas kekurangan gizi antar provinsi masih lebar dadang-solihin.blogspot.com 26 26. Indikator