of 74 /74
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Jenjang Sekolah : /MTs AL-HUDA Mata Pelajaran : IPA Terpadu Kelas / Semester : IX/ I Alokasi waktu : 3 X 40’ ( 2x pertemuan ) Standar Kompetensi 1. Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia. Kompetensi Dasar 1.1. Mendiskripsikan sistem ekskresi pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan A. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa dapat mengidentifikasikan organ – organ penyusun sistem pengeluaran ( ekskresi ) pada manusia. 2. Siswa dapat memahami proses pengeluaran zat sisa pada sistem ekskresi manusia. 3. Siswa dapat mendata penyakit dan kelainan yang terdapat pada organ penyusunan sistem ekskresi. Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ) Rasa hormat dan perhatian ( respect ) Tekun ( diligence ) Tanggung jawab ( responsibility ) Ketelitian ( carefulness) B. Materi Pembelajaran Sistem ekskresi pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan. C. Metode Pembelajaran 1. Pendekatan : Kontekstual 2. Metode : Diskusi, informasi dan percobaan 3. Model Pembelajaran : Kooperatif dan langsung. D. Langkah-langkah Pembelajaran Pertemuan Pertama 1. Kegiatan Pendahuluan a. Motivasi

Rpp Fisika Kls Ix 2013

Embed Size (px)

DESCRIPTION

ho

Text of Rpp Fisika Kls Ix 2013

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( RPP )

Jenjang Sekolah: /MTs AL-HUDAMata Pelajaran: IPA Terpadu

Kelas / Semester: IX/ I

Alokasi waktu: 3 X 40 ( 2x pertemuan )

Standar Kompetensi 1.

Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia.

Kompetensi Dasar 1.1.

Mendiskripsikan sistem ekskresi pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan

A. Tujuan Pembelajaran

1. Siswa dapat mengidentifikasikan organ organ penyusun sistem pengeluaran

( ekskresi ) pada manusia.

2. Siswa dapat memahami proses pengeluaran zat sisa pada sistem ekskresi manusia.

3. Siswa dapat mendata penyakit dan kelainan yang terdapat pada organ penyusunan sistem ekskresi.

Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline )

Rasa hormat dan perhatian ( respect )

Tekun ( diligence )

Tanggung jawab ( responsibility )

Ketelitian ( carefulness)

B. Materi Pembelajaran

Sistem ekskresi pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan.

C. Metode Pembelajaran

1. Pendekatan

: Kontekstual

2. Metode

: Diskusi, informasi dan percobaan

3. Model Pembelajaran: Kooperatif dan langsung.

D. Langkah-langkah Pembelajaran

Pertemuan Pertama

1. Kegiatan Pendahuluan

a. Motivasi

1) Terdiri dari organ apakah sistem ekskresi pada manusia ? dan apa yang di

Keluarkannya?

2) Bagaimana kerja sama kulit dengan ginjal ?

b. Pengetahuan Prasyarat

Siswa telah memahami proses pernafasan dan transportasi manusia.

2. Kegiatan Inti

Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru:

melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;

Siswa dapat mengidentifikasikan organ organ penyusun sistem pengeluaran ( ekskresi ) pada manusia.

Siswa dapat memahami proses pengeluaran zat sisa pada sistem ekskresi manusia

menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;

memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;

melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan

memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.

Elaborasi

Dalam kegiatan elaborasi, guru:

Membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;

Melengkapi kalimat berdasarkan pemahaman akan suatu percakapan

Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;

Memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut;

Memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif;

Memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;

Memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;

Memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok;

Memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;

Memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.

Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, guru:

Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa

Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan

3. Kegiatan Penutup

Dalam kegiatan penutup, guru:

bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;

melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;

memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;

merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;

Pertemuan Kedua

1. Kegiatan Pendahuluan

a. Motivasi

1) Sebutkan 2 kelainan yang terdapat pada organ ekskresi?

2) Sebutkan 3 penyakit yang terjadi pada organ ekskresi?

b. Pengetahuan Prasyarat

Siswa telah memahami organ organ penyusun sistem pengeluaran .

2. Kegiatan Inti

Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru:

melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;

Siswa dapat mendata penyakit dan kelainan yang terdapat pada organ penyusunan sistem ekskresi.

menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;

memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;

melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan

memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.

Elaborasi

Dalam kegiatan elaborasi, guru:

Membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;

Melengkapi kalimat berdasarkan pemahaman akan suatu percakapan

Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;

Siswa dengan bimbingan guru melakukan diskusi tentang kelainan dan penyakit yang terdapat pada organ organ penyusun sistem ekskresi Memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut;

Memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif;

Memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;

Memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;

Memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok;

Memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;

Memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.

Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, guru:

memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,

memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,

memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,

memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:

berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;

membantu menyelesaikan masalah;

memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;

memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;

memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.

3. Kegiatan Penutup

Dalam kegiatan penutup, guru:

bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;

melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;

memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;

merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;

E. Media Pembelajaran

1. Alat dan bahan.

2.Modul / charta organ organ ekskresi manusia.

F. Sumber Pembelajaran

1. Buku IPA Terpadu .

.

2. Buku IPA yang relevan.

3. Model / Charta alat respirasi dan fotosintesis tumbuhan

4.Siswa dan guru.

G. Penilaian.

Indikator Pencapaian KompetensiTeknik PenilaianBentuk InstrumenInstrumen/ Soal

Mendeskripsikan bentuk/bangun organ-organ penyusun sistem ekskresi pada manusia

Mendeskripsikan fungsi sistem ekskresi

Mendata contoh kelainan dan penyakit pada sistem ekskresi yang biasa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dan upaya mengatasinya

Menyadari pentingnya menjaga kesehatan organ sistem reproduksi

Tes tertulis

Tes tertulis

Penugasan

Pemberian angket PG

Uraian

Proyek

Angket

Organ yang bentuknya mirip kacang dan berwarna merah maron adalah ....

a. Jantung

b. paru-paru

c. ginjal

d. hati

Kemukakan fungsi sistem ekskresi yang dimiliki oleh tubuh manusia!

Buatlah tulisan tentang salah satu contoh penyakit pada sistem ekskresi yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari!

Lembar penilaian antar teman untuk menilai tingkat keterlibatan siswa dalam penyelesaian proyek)

Angket model skala Likert

Mengetahui,

Kepala MTs AL-HUDA(_Drs Erdison .M,Sy)Pekanbaru 1 juli 2913Guru Mapel Ilmu Pengetahuan Alam

( Drs Sofriadi )

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( RPP )

Jenjang Sekolah:/MTs AL-HUDAMata Pelajaran: IPA Terpadu

Kelas / Semester: IX / I

Alokasi waktu: 3 X 40 ( 2x pertemuan )

Standar Kompetensi 1.

Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusi a

Kompetensi Dasar 1.2.

Mendiskripsikan sistem reproduksi danpenyakit yang berhubungan dengan sistem reproduksi manusia.

A. Tujuan Pembelajaran

1. Siswa dapat mengidentifikasikan dan memahami fungsi bagian bagian dengan reproduksi manusia.

2. Siswa dapat menjelaskan tahap tahap reproduksi manusia.

3. Siswa dapat menjelaskan pertumbuhan dan perkembangan manusia.

4. Siswa dapat mendata kelainan dan penyakit pada organ sistem reproduksi.

B. Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline )

Rasa hormat dan perhatian ( respect )

Tekun ( diligence )

Tanggung jawab ( responsibility )

Ketelitian ( carefulness)

Materi Pembelajaran

Sistem reproduksi dan penyakit yang berhubungan dengan sistem produksi manusia.

C. Metode Pembelajaran

1. Pendekatan

: Konsektual.

2. Metode

: Observasi, Diskusi dan Informasi.

D. Langkah-langkah Pembelajaran

Pertemuan Pertama

1. Kegiatan Pendahuluan

a. Motivasi

1) Terdiri dari apakah organ sistem reproduksi ?

2) Mengapa ada orang yang mandul ?

3) Di manakah pertumbuhan dan perkembangan manusia sebelum dilahirkan ?

4) Berasal dari manakah kebutuhan hidup janin ?

b. Pengetahuan Prasyarat

Siswa telah memahami perkembangan generatif ( seksual )

Siswa telah memahami organ organ sistem reproduksi.

2. Kegiatan Inti

Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru:

melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;

Siswa dapat mengidentifikasikan dan memahami fungsi bagian bagian dengan reproduksi manusia.

Siswa dapat menjelaskan tahap tahap reproduksi manusia.

Siswa dapat menjelaskan pertumbuhan dan perkembangan manusia.

menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;

memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;

melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan

memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.

Elaborasi

Dalam kegiatan elaborasi, guru:

Membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;

Melengkapi kalimat berdasarkan pemahaman akan suatu percakapan

Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;

Memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut;

Siswa mengamati model / charta organ organ penyusun sistem reproduksi dilanjutkan diskusi tahap tahap reproduksi manusia

Memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif;

Memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;

Memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;

Memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok;

Memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;

Memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.

Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, guru:

Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa

Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan

3. Kegiatan Penutup

Dalam kegiatan penutup, guru:

bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;

melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;

memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;

merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;

Pertemuan Kedua

1. Kegiatan Pendahuluan

a. Motivasi

1) Sebutkan 3 penyakit pada organ sistem reproduksi ?

b. Pengetahuan Prasyarat

Siswa telah memahami organ organ sistem reproduksi manusia.

2. Kegiatan Inti

Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru:

melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;

Siswa dapat mendata kelainan dan penyakit pada organ sistem reproduksi.

menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;

memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;

melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan

memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.

Elaborasi

Dalam kegiatan elaborasi, guru:

Membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;

Melengkapi kalimat berdasarkan pemahaman akan suatu percakapan

Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;

Dengan bimbingan guru siswa melakukan diskusi tentang kelainan dan penyakit pada organ sistem reproduksi Memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut;

Memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif;

Memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;

Memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;

Memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok;

Memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;

Memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.

Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, guru:

memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,

memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,

memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,

memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:

berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;

membantu menyelesaikan masalah;

memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;

memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;

memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.

3. Kegiatan Penutup

Dalam kegiatan penutup, guru:

bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;

melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;

memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;

merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;

E. Media Pembelajaran

Model / Charta organ organ penyusun sistem reproduksi manusia..

F. Sumber Pembelajaran

1. Buku IPA Terpadu .

2. Buku IPA yang relevan.

3Model / charta organ reproduksi manusia

4. Guru dan siswa..

G. Penilaian.

Indikator Pencapaian KompetensiTeknik PenilaianBentuk InstrumenInstrumen/ Soal

Menyebutkan macam organ penyusun sistem reproduksi pada manusia

Mendeskripsikan fungsi sistem reproduksi

Menulis artikel tentang cara penularan dan pencegahan penyakit yang berhubungan dengan sistem reproduksi

Menyadari pentingnya menjaga kesehatan organ sistem reproduksi

Tes tertulis

Tes tertulis

Penugasan

Penugasan

PG

Uraian

Tugas rumah

Angket Salah satu organ yang menyusun sistem reproduksi pada laki-laki adalah ....

a. testes

b. ovarium

c. oviduct

d. uterus

Jelaskan fungsi uterus yang terdapat dalam sistem reproduksi wanita!

Buatlah tulisan tentang penularan dan pencegahan penyakit yang berhubungan dengan sistem reproduksi!

Angket skala perbedaan semantik

Mengetahui,

Kepala MTs AL-HUDA(_Drs Erdison .M,Sy)Pekanbaru 1 juli 2913Guru Mapel Ilmu Pengetahuan Alam

( Drs Sofriadi )

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( RPP )

Jenjang Sekolah: /MTs AL-HUDAMata Pelajaran: IPA Terpadu

Kelas / Semester: IX / I

Alokasi waktu: 3 X 40 ( 2X Pertemuan )

Standar Kompetensi 1.

Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia

Kompetensi Dasar 1.3.

Mendiskripsikan sistem koordinasi dan alat indera pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan.

A. Tujuan Pembelajaran

1. Siswa dapat menjelaskan fungsi organ-organ penyusun sistem koordinasi pada manusia.

2. Siswa dapat menjelaskan mekanisme kerja sistem koordinasi pada manusia..

3. Siswa dapat menjelaskan fungsi organ-organ penyusun alat indera pada manusia.

4. Siswa dapat menjelaskan sistem hormon pada manusia.

5. Sisw dapat mendata contoh kelainan dan penyakit pada sistem koordinasi pada manusia..

Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline )

Rasa hormat dan perhatian ( respect )

Tekun ( diligence )

Tanggung jawab ( responsibility )

Ketelitian ( carefulness)

B. Materi Pembelajaran

Sistem koordinasi dan indera pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan.

C. Metode Pembelajaran

1. Pendekatan

: Konsektual.

2. Metode

: Diskusi, Informasi, eksperimen / observasi

3. Model Pembelajaran : Pembelajran langsung dan kooperatif.

D. Langkah-langkah Pembelajaran

Pertemuan Pertama

1. Kegiatan Pendahuluan

a. Motivasi

1) Tersusun dari apakah Neron ?

2) Terdiri dari apakah susunan sistem saraf manusia ?

3) Bagaimana prosesnya kita dapat melihat susatu benda ?

4) Sebutkan bagian-bagian telinga manusia ?

5) Mengapa kita dapat merasakan bau masakan dan pafum ?

b. Pengetahuan Prasyarat

Siswa telah memahami sistem gerak manusia.

2. Kegiatan Inti

Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru:

melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;

Siswa dapat menjelaskan fungsi organ-organ penyusun sistem koordinasi pada manusia.

Siswa dapat menjelaskan mekanisme kerja sistem koordinasi pada manusia..

Siswa dapat menjelaskan fungsi organ-organ penyusun alat indera pada manusia.

menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;

memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;

melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan

memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.

Elaborasi

Dalam kegiatan elaborasi, guru:

Membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;

Melengkapi kalimat berdasarkan pemahaman akan suatu percakapan

Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;

Memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut;

Siswa dengan bimbingan guru melakukan diskusi tentang organ dan fungsi sistem koordinasi pada manusia.

Siswa menempatkan diri pada kelompok masing masing dan menyiapkan alat percobaan.

Siswa dengan petunjuk guru melakukan percobaan tentang indera mata, telinga, hidung dilanjutkan diskusi

Memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif;

Memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;

Memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;

Memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok;

Memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;

Memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.

Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, guru:

Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa

Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan

3. Kegiatan Penutup

Dalam kegiatan penutup, guru:

bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;

melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;

memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;

merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;

Pertemuan Kedua

1. Kegiatan Pendahuluan

a. Motivasi

1) Mengapa kelenjar hipofisis disebut master of gland ?

2) Kelenjar apakah yang terletak pada rongga perut ?

3) Bagaimana akibatnya jika tukang punggung seseorang patah akibat suatu kecelakaan ?

4) Mengapa terjadi penyakit gula ?

5) Berakibat apakah bila di otak terjadi pendarahan ?

b. Pengetahuan Prasyarat

Siswa telah memahami sistem syaraf dan indera manusia.

2. Kegiatan Inti

Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru:

melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;

Siswa dapat menjelaskan sistem hormon pada manusia.

Sisw dapat mendata contoh kelainan dan penyakit pada sistem koordinasi pada manusia.

menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;

memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;

melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan

memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.

Elaborasi

Dalam kegiatan elaborasi, guru:

Membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;

Melengkapi kalimat berdasarkan pemahaman akan suatu percakapan

Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;

Dengan bantuan charta dan bimbingan guru, siswa melakukan diskusi tentang sistem hormon pada manusia.

Siswa dengan bimbingan guru melakukan diskusi tentang kelainan dan penyakit pada sistem koordinasi manusia. Memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut;

Memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif;

Memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;

Memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;

Memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok;

Memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;

Memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.

Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, guru:

memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,

memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,

memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,

memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:

berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;

membantu menyelesaikan masalah;

memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;

memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;

memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.

3. Kegiatan Penutup

Dalam kegiatan penutup, guru:

bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;

melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;

memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;

merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;

E. Media Pembelajaran

1. Alat dan bahan.

2. Model / Charta sistem syaraf, indera dan hormon manusia.

F. Sumber Pembelajaran

1. Buku IPA Terpadu

.

2. Buku IPA yang relevan.

3Model / charta sistem syaraf indera dan hormon

4. Guru dan siswa..

G. Penilaian.Indikator Pencapaian KompetensiTeknik PenilaianBentuk InstrumenInstrumen/ Soal

Membandingkan bentuk/bangun bagian organ dan/atau organ penyusun sistem syaraf pada manusia

Mendeskripsikan fungsi otak, fungsi sumsum tulang belakang, dan sel saraf dalam sistem koordinasi

Menunjukkan bagian-bagian alat indra dan fungsinya

Mendata contoh kelainan dan penyakit pada alat indera yang biasa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dan upaya mengatasinya

Tes tertulis

Tes tertulis

Tes unjuk kerja

PenugasanPG

Uraian

Uji petik kerja

Tugas rumah

Perhatikan gambar sistem saraf berikut ini.

Bagian otak kecil dan sumsum lanjutan ditandai dengan nomor ....

a. 1 dan 2

b. 2 dan 3

c. 3 dan 4

d. 4 dan 1

Deskripsikan fungsi otak besar!

Dengan menggunakan model mata, tunjukkan dan deskripsikan fungsi bagian pupil dan retina

Buatlah kliping tentang penyakit pada alat indra yang biasa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari

Mengetahui,

Kepala MTs AL-HUDA(_Drs Erdison .M,Sy)Pekanbaru 1 juli 2913Guru Mapel Ilmu Pengetahuan Alam

( Drs Sofriadi )

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( RPP )

Jenjang Sekolah:/MTs AL-HUDA

Mata Pelajaran:IPA Terpadu

Kelas / Semester:IX / 1

Alokasi Waktu:4 x 40 menit ( 2x Pertemuan )

Standar Kompetensi 2 :

Memahami kelangsungan hidup makhluk hidup.

Kompetensi Dasar 2.1 :

Mengidentifikasi kelangsungan hidup makhluk hidup melalui adaptasi, seleksi alam dan perkembangbiakan.

A.Tujuan Pembelajaran

1. Siswa dapat menjelaskan cara-cara makhluk hidup beradaptasi terhadap lingkungannya.

2. Siswa dapat mengidentifikasi macam-macam adaptasi pada makhluk hidup.

3. Siswa dapat menjelaskan bagaimana aterjadinya adaptasi melalui seleksi alam.

4. Siswa dapat menganalisis manfaat berkembang biak bagi makhluk hidup.

Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline )

Rasa hormat dan perhatian ( respect )

Tekun ( diligence )

Tanggung jawab ( responsibility )

Ketelitian ( carefulness)

B.Materi Pembelajaran

1. Adaptasi Makhluk Hidup

2. Seleksi Alam

3. Perkembangbiakkan Makhluk Hidup

C.Metode Pembelajaran

1.Pendekatan:Pembelajaran Kontekstual.

2.Metode

:Diskusi Informasi, Percobaan

3.Model Pembelajaran:Pembelajaran langsung dan pembelajaran kooperatif

D.Langkah-langkah Pembelajaran

Pertemuan Pertama

1. Kegiatan Pendahuluan

a.Motivasi :

Ada berapa macamkah adaptasi makhluk hidup itu ?

b.Prasyarat Pengetahuan :

Siswa telah memahami cirri-ciri makhluk hidup.

2. Kegiatan Inti :

Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru:

melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;

Siswa dapat menjelaskan cara-cara makhluk hidup beradaptasi terhadap lingkungannya.

Siswa dapat mengidentifikasi macam-macam adaptasi pada makhluk hidup.

menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;

memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;

melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan

memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.

Elaborasi

Dalam kegiatan elaborasi, guru:

Membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;

Melengkapi kalimat berdasarkan pemahaman akan suatu percakapan

Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;

Memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut;

Siswa diminta mengamati adaptasi morfologi pada tumbuhan Siswa diminta mengamati adaptasi morfologi pada hewan

Siswa diminta mengamati adaptasi tingkah laku pada berbagai organisme Memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif;

Memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;

Memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;

Memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok;

Memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;

Memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.

Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, guru:

Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa

Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan

3. Kegiatan Penutup

Dalam kegiatan penutup, guru:

bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;

melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;

memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;

merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;

Pertemuan Kedua

3. Kegiatan Pendahuluan

a.Motivasi :

Bagaimana terbentuknya variasi burung Finch Darwin ?

b.Prasyarat Pengetahuan :

Siswa telah memahami cirri-ciri makhluk hidup.

4. Kegiatan Inti : Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru:

melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;

Siswa dapat menjelaskan sistem hormon pada manusia.

Siswa dapat mendata contoh kelainan dan penyakit pada sistem koordinasi pada manusia.

menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;

memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;

melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan

memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.

Elaborasi

Dalam kegiatan elaborasi, guru:

Membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;

Melengkapi kalimat berdasarkan pemahaman akan suatu percakapan

Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;

Siswa melakukan percobaan proses kepunahan organisme

Siswa diminta diskusi tentang perkembangbiakan makhluk hidup

Memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut;

Memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif;

Memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;

Memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;

Memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok;

Memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;

Memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.

Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, guru:

memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,

memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,

memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,

memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:

berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;

membantu menyelesaikan masalah;

memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;

memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;

memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.

3. Kegiatan Penutup

Dalam kegiatan penutup, guru:

bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;

melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;

memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;

merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik.

E.Media Pembelajaran

Alat dan bahan

F.Sumber Belajar

1. Buku IPA Terpadu

2. Buku-buku pelajaran IPA yang relevan.

G.Penilaian

Indikator Pencapaian KompetensiTeknik PenilaianBentuk InstrumenInstrumen/ Soal

Mengaitkan perilaku adaptasi hewan tertentu dilingkungannya dengan kelangsungan hidup

Memprediksikan punahnya beberapa jenis makhluk hidup akibat seleksi alam hubungannya dengan kemampuan yang dimiliki

Mendeskripsikan hubungan interspesifik (antar populasi) dengan seleksi alam

Menjelaskan peran perkembangbiakan bagi kelangsungan hidup

Mendiskripsikan cara perkembangbiakan pada tumbuhan dan hewan

Tes tertulis

Tes tertulis

Tes tertulis

Tes tertulis

Penugasan PG

Isian

Uraian

Isian

Tugas rumah

Untuk menjaga kelangsungan hidupnya, banyak hewan kutub di musim dingin melakukan .....

a. hibernasi

b. reproduksi

c. adaptasi

d. toleransi

Badak bercula satu hampir punah karena selain habitatnya rusak juga disebabkan ....

Hubungan interspesifik yang bagimanakah yang berkaitan erat dengan seleksi alam? Berikan contohnya!

Untuk melestarikan jenisnya, makhluk hidup memiliki kemampuan untuk ....

Buatlah tabel cara perkembangbiakan pada beberap jenis tumbuhan dan hewan

Mengetahui,

Kepala MTs AL-HUDA(_Drs Erdison .M,Sy)Pekanbaru 1 juli 2913 Guru Mapel I P A ( Drs Sofriadi )

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( RPP )

Jenjang Sekolah:/MTs AL-HUDA

Mata Pelajaran:IPA Terpadu

Kelas / Semester:IX / 1

Alokasi Waktu:2 x 40 menit

Standar Kompetensi 2 :

Memahami kelangsungan hidup makhluk hidup.

Kompetensi Dasar 2.2 :

Mendeskripsikan pewarisan sifat pada makhluk hidup.

A.Tujuan Pembelajaran

1.Siswa dapat menjelaksan konsep reproduksi vegetatip dan generatip.

2. Siswa dapat menjelaskan cara reproduksi vegetatip pada tumbuhan dan hewan.

3. Siswa dapat membandingkan cara reproduksi vegetatip pada tumbuhan dan hewan.

4. Siswa dapat menjelaskan konsep kromosom dan pembelahan sel.

5. Siswa dapat menjelaskan cara reproduksi generatip pada tumbuhan dan hewan

6. Siswa dapat membandingkan cara reproduksi generatip pada tumbuhan dan hewan.

Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline )

Rasa hormat dan perhatian ( respect )

Tekun ( diligence )

Tanggung jawab ( responsibility )

Ketelitian ( carefulness)

B.Materi Pembelajaran

1.Reproduksi Vegetatip

2.Reproduksi Generatip

C.Metode Pembelajaran

1.Pendekatan:Pembelajaran Kontekstual.

2.Metode

:Diskusi Informasi.

3.Model Pembelajaran:Pembelajaran langsung dan pembelajaran kooperatif

D.Langkah-langkah Pembelajaran

1. Kegiatan Pendahuluan

a.Motivasi :

Apakah perbedaan antara vegetatip dan generatip ?

b.Prasyarat Pengetahuan :

Siswa telah memahami cirri-ciri makhluk hidup.

2. Kegiatan Inti :

Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru:

melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;

Siswa dapat memahami cirri-ciri makhluk hidup menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;

memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;

melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan

memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.

Elaborasi

Dalam kegiatan elaborasi, guru:

Membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;

Melengkapi kalimat berdasarkan pemahaman akan suatu percakapan

Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;

Siswa diminta untuk menentukan cara reproduksi organisme

Siswa diminta diskusi tentang

1).Vegetatip pada tumbuhan.

2).Vegetatip pada hewan

3).Generatip pada tumbuhan

4).Generatip pada hewan.

Memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut;

Memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif;

Memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;

Memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;

Memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok;

Memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;

Memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.

Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, guru:

memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,

memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,

memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,

memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:

berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;

membantu menyelesaikan masalah;

memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;

memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;

memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.

3. Kegiatan Penutup

Dalam kegiatan penutup, guru:

bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;

melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;

memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;

merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik.

E.Media Pembelajaran

Alat dan bahan

F.Sumber Belajar

1. Buku IPA Terpadu

2. Buku-buku pelajaran IPA yang relevan.

G.Penilaian

Indikator Pencapaian KompetensiTeknik PenilaianBentuk InstrumenInstrumen/ Soal

Mendiskripsikan materi genetis yang bertanggung jawab dalam pewarisan sifat (gen, kromosom)

Membedakan pengertian sifat resesif dominan dan intermediat

Tes tertulis

Tes tertulis Isian

Uraian Materi genetis yang bertanggung jawab dalam penurunan sifat adalah ....

Kemukakan perbedaan pengertian resesif. Dominan dan intermediat!

Mengetahui,

Kepala MTs AL-HUDA(_Drs Erdison .M,Sy)Pekanbaru 1 juli 2913 Guru Mapel I P A ( Drs Sofriadi )

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( RPP )

Jenjang Sekolah:/MTs AL-HUDA

Mata Pelajaran:IPA Terpadu

Kelas / Semester:IX / 1

Alokasi Waktu:4 x 40 menit ( 2x Pertemuan )

Standar Kompetensi 2 :

Memahami kelangsungan hidup makhluk hidup.

Kompetensi Dasar 2.3 :

Mendeskripsikan proses pewarisan dan hasil pewarisan sifat dan penerapannya

A.Tujuan Pembelajaran

1.Siswa dapat menyejdaan sifat yang ditentukan oleh gen yang diturunkan pada keturunannya.

2.Siswa dapat menjelaskan persilangan antara dua individu dengan satu sifat beda atau lebih.

3.Siswa dapat menjelaskan hasil persilangan dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari

Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline )

Rasa hormat dan perhatian ( respect )

Tekun ( diligence )

Tanggung jawab ( responsibility )

Ketelitian ( carefulness)

B.Materi Pembelajaran

Pewarisan sifat.

C.Metode Pembelajaran

1.Pendekatan:Pembelajaran Kontekstual.

2.Metode

:Diskusi Informasi

3.Model Pembelajaran:Pembelajaran langsung dan pembelajaran kooperatif

D.Langkah-langkah Pembelajaran

Pertemuan Pertama dan kedua :

1. Kegiatan Pendahuluan

a.Motivasi :

Apakah persilangan monohybrid dan dihibrid ?

b.Prasyarat Pengetahuan :

Siswa telah memahami sifat morfologi organisme.

2. Kegiatan Inti :

Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru:

melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;

Siswa dapat Mendeskripsikan proses pewarisan dan hasil pewarisan sifat dan penerapannya

menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;

memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;

melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan

memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.

Elaborasi

Dalam kegiatan elaborasi, guru:

Membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;

Melengkapi kalimat berdasarkan pemahaman akan suatu percakapan

Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;

Siswa diminta untuk membuktikan hokum segregasi bebas dan hokum perpaduan bebas.

Siswa diminta diskusi tentang

1)Test Cross

2)Persilangan hybrid

3).Penerapan Ilmu Genetika

Memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut;

Memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif;

Memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;

Memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;

Memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok;

Memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;

Memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.

Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, guru:

memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,

memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,

memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,

memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:

berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;

membantu menyelesaikan masalah;

memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;

memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;

memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.

3. Kegiatan Penutup

Dalam kegiatan penutup, guru:

bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;

melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;

memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;

merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik.

E.Media Pembelajaran

Alat dan bahan

F.Sumber Belajar

1. Buku IPA Terpadu

2. Buku-buku pelajaran IPA yang relevan.

G.Penilaian

Indikator Pencapaian KompetensiTeknik PenilaianBentuk InstrumenInstrumen/ Soal

Menentukan gamet dari genotip tetua/induk

menentukan rasio hasil persilangan persilangan monohibrida dan dihibrida melalui bagan

Tes tertulis

Tes tertulis

Isian

Uraian

Bila induk bergenotif Mm maka gamet yang bersifat dominan adalah ....

Organisme yang bergenotif BB di silangkan dengan sesamanya yang bergenotif bb. Buatlah bagan persilangannya hingga F2!

Mengetahui,

Kepala MTs AL-HUDA(_Drs Erdison .M,Sy)Pekanbaru 1 juli 2913 Guru Mapel I P A ( Drs Sofriadi )

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( RPP )

Jenjang Sekolah:/MTs AL-HUDA

Mata Pelajaran:IPA Terpadu

Kelas / Semester:IX / 1

Alokasi Waktu:4 x 40 menit ( 2x Pertemuan )

Standar Kompetensi 2 :

Memahami kelangsungan makhluk hidup makhluk hidup.

Kompetensi Dasar 2.4 :

Mendeskripsikan penerapan bioteknologi dalam mendukung kelangsungan hidup manusia melalui produksi pangan.

A.Tujuan Pembelajaran

1.Siswa dapat menerapkan bioteknologi dalam upaya mendukung peningkatan produksi pangan.

2.Siswa dapat menjelaskan cara-caraapatkan bibit unggul.

3.Siswa dapat menjelaskan peran mikroorganisme dalam proses bioteknologi pangan

4.Siswa dapat menjelaskan peranan bioteknologi dalam upaya mendukung peningkatan produksi pangan.

Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline )

Rasa hormat dan perhatian ( respect )

Tekun ( diligence )

Tanggung jawab ( responsibility )

Ketelitian ( carefulness)

B.Materi Pembelajaran

Bioteknologi pangan

C.Metode Pembelajaran

1.Pendekatan:Pembelajaran Kontekstual.

2.Metode

:Diskusi Informasi

3.Model Pembelajaran:Pembelajaran langsung dan pembelajaran kooperatif

D.Langkah-langkah Pembelajaran

Pertemuan Pertama dan kedua :

1. Kegiatan Pendahuluan

a.Motivasi :

Apakah bioteknologi pangan itu ?

b.Prasyarat Pengetahuan :

Siswa telah memahami dampak perubahan populasi manusia.

2. Kegiatan Inti :

Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru:

melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;

Siswa dapat Mendeskripsikan penerapan bioteknologi dalam mendukung kelangsungan hidup manusia melalui produksi pangan menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;

memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;

melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan

memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.

Elaborasi

Dalam kegiatan elaborasi, guru:

Membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;

Melengkapi kalimat berdasarkan pemahaman akan suatu percakapan

Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;

Siswa diminta diskusi tentang

1).Bioteknologi pertanian

2).Penggunaan mikroorganisme dalam pembuatan makanan.

3).Bioteknologi pertanian. Memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut;

Memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif;

Memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;

Memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;

Memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok;

Memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;

Memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.

Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, guru:

memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,

memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,

memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,

memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:

berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;

membantu menyelesaikan masalah;

memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;

memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;

memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.

3. Kegiatan Penutup

Dalam kegiatan penutup, guru:

bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;

melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;

memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;

merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik.

E.Media Pembelajaran

Charta Tahapan Kultur

F.Sumber Belajar

1. Buku IPA Terpadu

2. Buku-buku pelajaran IPA yang relevan.

G.Penilaian

Indikator Pencapaian KompetensiTeknik PenilaianBentuk InstrumenInstrumen/ Soal

Mendefinisikan pengetian bioteknologi

Mendeskripsikan keuntungan pemanfaatan bioteknologi dalam produksi pangan

Mendata produk-produk bioteknologi konvensional dan modern di lingkungan sekitarnya

Membuat produk bioteknologi sederhana yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari (membuat tempe, fermentasi sari buah, penanaman secara hidroponik dan aeroponik)

Tes tertulis

Tes tertulis

Penugasan

Penugasan Uraian

Uraian

Tugas proyek

Tugas rumah Definisikan pengertian bioteknologi!

Kemukakan minimal dua keuntungan pemanfaatan bioteknologi dalam produksi pangan!

Lakukanlah survey dilingkungan sekitar yang berhubungan dengan pemanfaatan bioteknologi konvensional dan laporkan hasilnya

Rencanakan dan lakukan pembuatan tape (ketan atau singkong) laporkan hasilnya

Mengetahui,

Kepala MTs AL-HUDA(_Drs Erdison .M,Sy)Pekanbaru 1 juli 2913Guru Mapel Ilmu Pengetahuan Alam

( Drs Sofriadi )

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( RPP )

Sekolah

: /MTs AL-HUDA Kelas / Semester

: IX (Sembilan) / Semester I

Mata Pelajaran

: IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Alokasi waktu : 6 X 40 ( 3x Pertemuan )

Standar Kompetensi

3. Memahami konsep kelistrikan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kompetensi Dasar

3.1 Mendeskripsikan muatan listrik untuk memahami gejala-gejala listrik statis serta kaitannya dalam kehidupan sehari-hari.

A. Tujuan Pembelajaran

Peserta didik dapat:

Membedakan muatan listrik positif dan muatan listrik negatif.

Membedakan listrik statis dan listrik dinamis.

Membedakan model atom Dalton, Thomson, dan Rutherford.

Membedakan proton, elektron, dan neutron.

Menjelaskan muatan sebuah benda.

Membedakan konduktor dan isolator.

Menyebutkan contoh konduktor dan isolator.

Menjelaskan beberapa cara untuk memberi muatan.

Menjelaskan pengertian gaya elektrostatis.

Menyelidiki gaya elektrostatis.

Menentukan gaya elektrostatis suatu muatan.

Menjelaskan pengertian medan listrik.

Menjelaskan cara menggambar garis-garis medan listrik.

Menjelaskan medan listrik di sekitar muatan positif, muatan negatif, dan pasangan muatan.

Menjelaskan prinsip kerja elektroskop.

Mengetahui jenis muatan dengan elektroskop.

Membuat muatan induksi dengan elektroskop.

Menjelaskan gejala dan penerapan listrik statis.

Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline )

Rasa hormat dan perhatian ( respect )

Tekun ( diligence )

Tanggung jawab ( responsibility )

Ketelitian ( carefulness)

B. Materi Pembelajaran

Listrik Statis

C. Metode Pembelajaran1

1. Model : - Direct Instruction (DI)

- Cooperative Learning

2. Metode : - Diskusi kelompok

- Eksperimen

- Observasi

- Ceramah

D. Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMAa. Kegiatan Pendahuluan

Motivasi dan Apersepsi:

- Mengapa jika mistar plastik digosok dengan kain wol akan bermuatan negatif?

- Mengapa muatan induksi selalu berlawanan dengan muatan benda penginduksi?

Prasyarat pengetahuan:

- Apakah yang dimaksud dengan muatan negatif?

- Apakah yang dimaksud dengan induksi?

b. Kegiatan Inti Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru:

peserta didik dapat Membedakan muatan listrik positif dan muatan listrik negatif.

peserta didik dapat Membedakan listrik statis dan listrik dinamis.

peserta didik dapat Membedakan model atom Dalton, Thomson, dan Rutherford.

peserta didik dapat Membedakan proton, elektron, dan neutron.

Elaborasi

Dalam kegiatan elaborasi, guru:

Siswa dengan bimbingan guru melakukan diskusi tentang organ dan fungsi sistem koordinasi pada manusia.

Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.

Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan muatan listrik.

Perwakilan peserta didik diminta untuk menjelaskan perbedaan muatan positif dan muatan negatif.

Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menjelaskan perbedaan listrik statis dan listrik dinamis.

Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perbedaan model atom Dalton, Thomson, dan Rutherford.

Peserta didik memperhatikan perbedaan proton, elektron, dan neutron yang disampaikan oleh guru.

Perwakilan peserta didik diminta untuk menjelaskan muatan sebuah benda.

Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan konduktor dan isolator.

Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan contoh konduktor dan isolator.

Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.

Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai beberapa cara untuk memberi muatan.

Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, guru:

Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa

Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan

c. Kegiatan Penutup

Dalam kegiatan penutup, guru:

bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;

melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;

memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;

merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;

PERTEMUAN KEDUA

a. Kegiatan Pendahuluan

Motivasi dan Apersepsi:

- Apakah jenis gaya yang dihasilkan oleh dua benda yang bermuatan berbeda?

- Bagaimana menggambar garis-garis medan listrik di sekitar pasangan

muatan?

Prasyarat pengetahuan:

- Apakah yang dimaksud dengan gaya elektrostatis?

- Apakah yang dimaksud dengan medan listrik?

Pra eksperimen:

- Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum.

b. Kegiatan Inti

Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru:

melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;

Menjelaskan beberapa cara untuk memberi muatan.

Menjelaskan pengertian gaya elektrostatis.

Menyelidiki gaya elektrostatis.

Menentukan gaya elektrostatis suatu muatan.

Menjelaskan pengertian medan listrik.

Menjelaskan cara menggambar garis-garis medan listrik.

Menjelaskan medan listrik di sekitar muatan positif, muatan negatif, dan pasangan muatan.

memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;

melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan

memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.

Elaborasi

Dalam kegiatan elaborasi, guru:

Membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;

Melengkapi kalimat berdasarkan pemahaman akan suatu percakapan

Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;

Memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut;

Peserta didik memperhatikan penjelasan guru menentukan gaya elektrostatis dari dua buah muatan.

Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan gaya elektrostatis dari dua buah muatan yang disampaikan oleh guru.

Guru memberikan beberapa soal menentukan gaya elektrostatis dari dua buah muatan untuk dikerjakan oleh peserta didik.

Memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif;

Memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;

Memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;

Memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok;

Memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;

Memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.

Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, guru:

Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa

Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan

c. Kegiatan Penutup

Dalam kegiatan penutup, guru:

bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;

melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;

memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;

merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;

PERTEMUAN KETIGA

a. Kegiatan Pendahuluan

Motivasi dan Apersepsi:

- Bagaimana cara mengetahui apakah suatu benda bermuatan atau tidak?

- Mengapa pada gedung yang tinggi dilengkapi dengan penangkal petir?

Prasyarat pengetahuan:

- Apakah yang dimaksud dengan elektroskop?

- Bagaimana proses terjadinya petir?

Pra eksperimen:

- Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum.

b. Kegiatan Inti

Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru:

melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;

Menjelaskan pengertian medan listrik.

Menjelaskan cara menggambar garis-garis medan listrik.

Menjelaskan medan listrik di sekitar muatan positif, muatan negatif, dan pasangan muatan.

Menjelaskan prinsip kerja elektroskop.

Mengetahui jenis muatan dengan elektroskop.

Membuat muatan induksi dengan elektroskop.

Menjelaskan gejala dan penerapan listrik statis

menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;

memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;

melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan

memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.

Elaborasi

Dalam kegiatan elaborasi, guru:

Membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;

Melengkapi kalimat berdasarkan pemahaman akan suatu percakapan

Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;

Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan prinsip kerja elektroskop.

Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil sebuah elektroskop, sebuah sisir plastik, potongan karet ban, secarik kain wol, pembakar bunsen, mistar plastik, potongan kaca, dan secarik kain sutra.

Memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut;

Memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif;

Memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;

Memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;

Memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok;

Memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;

Memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.

Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, guru:

memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,

memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,

memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,

memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:

berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;

membantu menyelesaikan masalah;

memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;

memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;

memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.

c. Kegiatan Penutup

Dalam kegiatan penutup, guru:

bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;

melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;

memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;

merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik.

E. Sumber Belajar

a. Buku IPA Terpadu

b. Buku referensi yang relevan

c. Alat dan bahan praktikum

F. Penilaian Hasil Belajar

Indikator Pencapaian KompetensiTeknik PenilaianBentuk InstrumenInstrumen/ Soal

Menjelaskan benda dapat bermuatan listrik bila dengan dilakukan dengan cara tertentu

Memberi contoh peristiwa yang menghasilkan benda yang bermuatan listrik

Melakukan percobaan sederhana untuk menunjukkan sifat muatan listrik

Menjelaskan secara kualitatif hubungan antara besar gaya listrik dan besar muatan listrik serta jarak antara benda bermuatan listrik

Tes tertulis

Tes tertulis

Tes unjuk kerja

Tes tertulis

Uraian

Isian

Uji petik kerja prosedur

Uraian Jelaskan proses benda tertentu dapat bermuatan bila digosok!

Berilah contoh peristiwa yang dapat menhasilkan benda sehingga dapat bermuatan listrik!

Lakukan percobaan untuk menunjukkan sifat muatan listrik dengan menggunakan alat-alat seperti plastik, kaca, kain wool, kain sutra, benang, statif.

Tentukan besar gaya tolak atau gaya tarik, bila muatan listrik benda A dan B serta jarak antara keduanya diketahui!

Mengetahui,

Kepala MTs AL-HUDA(_Drs Erdison .M,Sy)Pekanbaru 1 juli 2913Guru Mapel Ilmu Pengetahuan Alam

( Drs Sofriadi )

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( RPP )

Sekolah

: /MTs AL-HUDAKelas / Semester: IX (Sembilan) / Semester I

Mata Pelajaran: IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Alokasi waktu : 6 X 40 ( 3x pertemuan )

Standar Kompetensi

3. Memahami konsep kelistrikan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kompetensi Dasar

3.2 Menganalisis percobaan listrik dinamis dalam suatu rangkaian serta

penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

A. Tujuan Pembelajaran

Peserta didik dapat:

Menjelaskan pengertian arus listrik.

Menjelaskan pengertian kuat arus listrik.

Mengukur kuat arus listrik.

Menjelaskan pengertian beda potensial listrik.

Membedakan rangkaian terbuka dan rangkaian tertutup.

Menjelaskan fungsi saklar dan sekring.

Membedakan rangkaian seri dan rangkaian pararel.

Menyebutkan bunyi hukum Ohm.

Menemukan hubungan antara kuat arus dengan beda potensial.

Menjelaskan cara mengukur hambatan listrik.

Membedakan konduktor, isolator, dan semikonduktor.

Menyebutkan beberapa contoh konduktor, isolator, dan semikonduktor.

Menentukan hubungan antara hambatan listrik, ukuran, dan jenis benda.

Menentukan besarnya hambatan dari suatu bahan.

Menyebutkan bunyi hukum I Kirchhoff.

Memahami hukum I Kirchhoff pada rangkaian bercabang.

Menyebutkan jenis-jenis resistor.

Membedakan rangkaian resistor seri dan rangkaian resistor pararel.

Memahami rangkaian resistor seri.

Memahami rangkaian resistor pararel.

Menentukan hambatan total dalam rangkaian resistor seri dan paralel.

Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline )

Rasa hormat dan perhatian ( respect )

Tekun ( diligence )

Tanggung jawab ( responsibility )

Ketelitian ( carefulness)

B. Materi Pembelajaran

Listrik Dinamis

C. Metode Pembelajaran1

1. Model : - Direct Instruction (DI)

- Cooperative Learning

2. Metode : - Diskusi kelompok

- Eksperimen

- Observasi

- Ceramah

D. Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMAa. Kegiatan Pendahuluan

Motivasi dan Apersepsi:

- Mengapa burung yang duduk di kabel bertegangan tinggi tidak

tersengat listrik?

- Manakah yang lebih terang: dua lampu yang dirangkai seri ataukah secara pararel?

Prasyarat pengetahuan:

- Apakah yang dimaksud dengan kuat arus listrik?

- Apakah keuntungan rangkaian seri?

Pra eksperimen:

- Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum.

b. Kegiatan Inti Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru:

Menjelaskan pengertian arus listrik.

Menjelaskan pengertian kuat arus listrik.

Mengukur kuat arus listrik.

Menjelaskan pengertian beda potensial listrik.

Membedakan rangkaian terbuka dan rangkaian tertutup.

Menjelaskan fungsi saklar dan sekring.

Membedakan rangkaian seri dan rangkaian pararel.

Elaborasi

Dalam kegiatan elaborasi, guru:

Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.

Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian arus listrik.

Perwakilan peserta didik diminta untuk menjelaskan pengertian kuat arus listrik.

Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil dua buah baterai, sebuah lampu pijar 3 V beserta dudukannya, sebuah ammeter, sebuah saklar, dan kabel secukupnya.

Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengukur kuat arus listrik

Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.

Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian beda potensial.

Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk membedakan rangkaian terbuka dan rangkaian tertutup.

Perwakilan peserta didik diminta untuk menjelaskan fungsi saklar dan sekring dalam rangkaian listrik.

Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perbedaan rangkaian seri dan rangkaian pararel.

Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, guru:

Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa

Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan

c. Kegiatan Penutup

Dalam kegiatan penutup, guru:

bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;

melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;

memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;

merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;

PERTEMUAN KEDUA

a. Kegiatan Pendahuluan

Motivasi dan Apersepsi:

- Apakah fungsi hambatan listrik pada rangkaian elektronika?

- Mengapa konduktor (logam) mudah menghantarkan arus listrik?

Prasyarat pengetahuan:

- Faktor apakah yang mempengaruhi besar kecilnya hambatan listrik?

- Apakah yang dimaksud dengan konduktor?

Pra eksperimen:

- Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum.

b. Kegiatan Inti Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru:

Menyebutkan bunyi hukum Ohm.

Menemukan hubungan antara kuat arus dengan beda potensial.

Menjelaskan cara mengukur hambatan listrik.

Membedakan konduktor, isolator, dan semikonduktor.

Menyebutkan beberapa contoh konduktor, isolator, dan semikonduktor.

Menentukan hubungan antara hambatan listrik, ukuran, dan jenis benda.

Menentukan besarnya hambatan dari suatu bahan.

Menyebutkan bunyi hukum I Kirchhoff.

Memahami hukum I Kirchhoff pada rangkaian bercabang.

Elaborasi

Dalam kegiatan elaborasi, guru:

Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.

Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan hukum Ohm.

Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil lima buah baterai, sebuah lampu beserta dudukannya,sebuah ammeter, sebuah voltmeter, dan kabel secukupnya.

Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen menemukan hubungan antara kuat arus dengan beda potensial listrik

Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.

Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

Peserta didik memperhatikan contoh soal penerapan hukum Ohm yang disampaikan oleh guru.

Guru memberikan beberapa soal penerapan hukum Ohm untuk dikerjakan oleh peserta didik.

Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan cara mengukur hambatan listrik.

Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan kegunaan hambatan listrik dalam rangkaian elektronika.

Peserta didik memperhatikan perbedaan konduktor, isolator, dan semikonduktor yang disampaikan oleh guru.

Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan beberapa contoh konduktor, isolator, dan semikonduktor.

Guru memberikan instruksi kepada peserta didik untuk melakukan eksperimen menentukan hubungan antara hambatan listrik, ukuran, dan jenis bahan

Peserta didik secara berkelompok melakukan eksperimen dengan menggunakan dua batang kawat nikrom dan kawat konstantan masing-masing berdiameter 1 mm dan 2 mm sepanjang 3 m, sebuah voltmeter, sebuah ammeter,sebuah baterai, sebuah meter gulung, sebuah mikrometer, dan kabel secukupnya.

Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, guru:

Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa

Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan

c. Kegiatan Penutup

Dalam kegiatan penutup, guru:

bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;

melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;

memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;

merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;

PERTEMUAN KETIGA

a. Kegiatan Pendahuluan

Motivasi dan Apersepsi:

- Apakah besar arus yang masuk ke titik percabangan sama dengan arus yang keluar dari titik percabangan?

- Sebutkan macam-macam resistor variabel.

Prasyarat pengetahuan:

- Sebutkan bunyi hukum I Kirchhoff.

- Apakah yang dimaksud dengan resistor variabel?

Pra eksperimen:

- Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum.

b. Kegiatan Inti

Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru:

melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;

memfasilitasi peserta didik Menyebutkan jenis-jenis resistor.

memfasilitasi peserta didik Membedakan rangkaian resistor seri dan rangkaian resistor pararel.

memfasilitasi peserta didik Memahami rangkaian resistor seri.

memfasilitasi peserta didik Memahami rangkaian resistor pararel.

memfasilitasi peserta didik Menentukan hambatan total dalam rangkaian resistor seri dan paralel.

menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;

memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;

melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan

memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.

Elaborasi

Dalam kegiatan elaborasi, guru:

Membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;

Melengkapi kalimat berdasarkan pemahaman akan suatu percakapan

Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;

Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan Hukum I Kirchhoff.

Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil empat buat ammeter, beberapa buah hambatan, sebuah baterai, sebuah saklar, dan kabel secukupnya.

Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen memahami hukum I Kirchhoff

Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.

Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

Peserta didik memperhatikan contoh soal penerapan hukum I Kirchhoff yang disampaikan oleh guru.

Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan jenis-jenis resistor.

Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perbedaan rangkaian resistor seri dan rangkaian resistor pararel.

Memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut;

Memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif;

Memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;

Memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;

Memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok;

Memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;

Memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.

Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, guru:

memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,

memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,

memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,

memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:

berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;

membantu menyelesaikan masalah;

memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;

memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;

memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.

c. Kegiatan Penutup

Dalam kegiatan penutup, guru:

bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;

melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;

memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;

merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik.

E. Sumber Belajar

a. Buku IPA Terpadu

b. Buku referensi yang relevan

c. Alat dan bahan praktikum

F. Penilaian Hasil Belajar

Indikator Pencapaian KompetensiTeknik PenilaianBentuk InstrumenInstrumen/ Soal

Menjelaskan konsep arus listrik dan beda potensial listrik

Membuat rangkaian komponen listrik dengan berbagai variasi baik seri maupun paralel

Menggambarkan arus listrik dan beda potensial dalam bentuk tabel dan grafik.

Menyelidiki hubungan antara arus listrik dan beda potensial dalam suatu rangkaian (Hukum Ohm) #

Menemukan perbedaan hambatan beberapa jenis bahan (konduktor, semi konduktor dan isolator)

Menggunakan Hukum Kirchoff I untuk menghitung V dan I dalam rangkaian

Menghitung hambatan pengganti rangkaian listrik seri dan paralel Tes tertulis

Tes unjuk kerja

Penugasan

Penugasan

Tes unjuk kerja

Tes tertulis

Tes tertulis

Uraian

Uji petik kerja produk

Tugas rumah

Tugas proyek

Tes identifi-kasi

Uraian

Uraian Jelaskan perbedaan antara arus listrik dan beda pote