of 2 /2
Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan Perkembangan Kinerja Ekspor-Impor Sampo Dunia Sampo merupakan salah satu produk penng bagi manusia dan merupakan produk perawatan diri yang termasuk ke dalam kebutuhan sehari-hari. Beberapa produsen utama produk sampo di Indonesia antara lain PT. Unilever Indonesia Tbk., PT. Procter & Gamble (P&G) Indonesia, dan PT. Lion Wings. Kega perusahaan tersebut merupakan perusahaan mulitasional (Mulnaonal Company) atau MNC yang selain menjadi pemasok kebutuhan dalam negeri juga menjadi pemasok dan distributor sampo hingga ke konsumen mancanegara. Negara utama pemasok sampo di dunia adalah Perancis yang pada tahun 2014 berhasil memasok hingga 10% dari kebutuhan dunia, sementara Thailand dan Amerika Serikat masing-masing berada di posisi kedua dan kega dengan pangsa mencapai 9,4% dan 8,9%. Posisi Indonesia berada di peringkat ke-32 dengan kontribusi mencapai 0,6%. Adapun sepuluh negara pemasok utama sampo dunia memberikan kontribusi sebesar 63,7% terhadap total permintaan dunia (Tabel 1). PELUANG EKSPOR SAMPO INDONESIA Pasar sampo global diperkirakan akan tumbuh lima kali lipat dari tahun 2014 menjadi sekitar USD 25,7 miliar di tahun 2019. Indonesia berpeluang merebut pangsa pasar sampo dunia dengan menampilkan ciri khas produk sampo dengan keunggulan berbahan dasar alami dan tradisional herbal. Tabel 1. Negara Eksporr Sampo (HS 330510) ke Dunia (USD ribu) Sumber: Trade Map (2015), diolah Jika dilihat dari sisi pertumbuhannya, dari 10 negara pemasok sampo terbesar di dunia, Rumania merupakan negara dengan rata-rata pertumbuhan paling nggi. Selama periode 2010-2014, ekspor sampo negara tersebut ke dunia tumbuh sebesar 41% per tahun. Sementara itu, ekspor sampo Polandia ke dunia pada periode yang sama meningkat sekitar 14% per tahun. Kinerja ekspor Indonesia merupakan negara pemasok utama sampo di Thailand, dengan pesaing utama antara lain Amerika Serikat, Malaysia, Jerman, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan Vietnam. Pangsa ekspor sampo Indonesia di Thailand yang mencapai 33,4% dak terlepas dari peran produsen sampo yang merupakan perusahaan MNC di Indonesia. Perusahaan produsen sampo yang berstatus MNC memudahkan proses pemasaran produk sampo ke mancanegara. Sementara itu, pangsa sampo Indonesia di Malaysia baru mencapai 5,5%. Dengan kondisi iklim Indonesia yang dak jauh berbeda dengan Malaysia, jenis produk sampo yang dibutuhkan konsumen di Malaysia dak jauh berbeda dengan konsumen di Indonesia. Hal ini mengindikasikan bahwa bukan hanya Thailand tetapi juga Malaysia yang berpeluang besar menjadi negara tujuan ekspor bagi ekspor produk sampo Indonesia. (Hasni) No Eksportir 2010 2011 2012 2013 2014* Tren 10-14 Pangsa ‘14 (%) (%) Dunia 4.165.044 4.658.435 4.794.953 5.205.976 5.060.530 5,1 100,00 1 Perancis 662.369 668.767 553.262 536.465 516.802 (6,9) 10,21 2 Thailand 491.025 490.836 574.166 513.912 475.818 (0,2) 9,40 3 Amerika Serikat 356.854 382.966 396.662 416.140 448.536 5,6 8,86 4 Jerman 300.710 339.416 366.389 418.763 410.812 8,7 8,12 5 Meksiko 301.606 336.950 349.292 433.679 359.192 6,2 7,10 6 Italia 133.949 192.469 186.835 203.879 224.291 11,5 4,43 7 Inggris 174.774 201.128 181.081 215.208 217.568 5,2 4,30 8 Rumania 49.859 135.370 174.272 217.714 215.719 40,6 4,26 9 Arab Saudi 194.202 160.645 188.746 233.159 191.841 3,5 3,79 10 Polandia 97.578 114.751 134.696 154.077 161.200 13,9 3,19 32 Indonesia 23.628 26.171 27.331 28.220 29.112 5.1 0.58

PELUANG EKSPOR SAMPO Perkembangan Kinerja Ekspor …bppp.kemendag.go.id/media_content/2017/08/Peluang_Ekspor_Sampo... · ekspor sampo Indonesia ke negara Thailand, Afghanistan, Brunei

Embed Size (px)

Text of PELUANG EKSPOR SAMPO Perkembangan Kinerja Ekspor...

Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan

Perkembangan Kinerja Ekspor-Impor Sampo DuniaSampo merupakan salah satu produk penting bagi manusia dan merupakan

produk perawatan diri yang termasuk ke dalam kebutuhan sehari-hari. Beberapa produsen utama produk sampo di Indonesia antara lain PT. Unilever Indonesia Tbk., PT. Procter & Gamble (P&G) Indonesia, dan PT. Lion Wings. Ketiga perusahaan tersebut merupakan perusahaan mulitasional (Multinational Company) atau MNC yang selain menjadi pemasok kebutuhan dalam negeri juga menjadi pemasok dan distributor sampo hingga ke konsumen mancanegara. Negara utama pemasok sampo di dunia adalah Perancis yang pada tahun 2014 berhasil memasok hingga 10% dari kebutuhan dunia, sementara Thailand dan Amerika Serikat masing-masing berada di posisi kedua dan ketiga dengan pangsa mencapai 9,4% dan 8,9%. Posisi Indonesia berada di peringkat ke-32 dengan kontribusi mencapai 0,6%. Adapun sepuluh negara pemasok utama sampo dunia memberikan kontribusi sebesar 63,7% terhadap total permintaan dunia (Tabel 1).

PELUANG EKSPOR SAMPO INDONESIA

Pasar sampo global diperkirakan akan tumbuh lima kali lipat dari tahun 2014 menjadi sekitar USD 25,7 miliar di tahun 2019. Indonesia berpeluang merebut pangsa pasar sampo dunia dengan menampilkan ciri khas produk sampo dengan keunggulan berbahan dasar alami dan tradisional herbal.

Tabel 1. Negara Eksportir Sampo (HS 330510) ke Dunia (USD ribu)

Sumber: Trade Map (2015), diolah

Jika dilihat dari sisi pertumbuhannya, dari 10 negara pemasok sampo terbesar di dunia, Rumania merupakan negara dengan rata-rata pertumbuhan paling tinggi. Selama periode 2010-2014, ekspor sampo negara tersebut ke dunia tumbuh sebesar 41% per tahun. Sementara itu, ekspor sampo Polandia ke dunia pada periode yang sama meningkat sekitar 14% per tahun. Kinerja ekspor

Indonesia merupakan negara pemasok utama sampo di Thailand, dengan pesaing utama antara lain Amerika Serikat, Malaysia, Jerman, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan Vietnam. Pangsa ekspor sampo Indonesia di Thailand yang mencapai 33,4% tidak terlepas dari peran produsen sampo yang merupakan perusahaan MNC di Indonesia. Perusahaan produsen sampo yang berstatus MNC memudahkan proses pemasaran produk sampo ke mancanegara. Sementara itu, pangsa sampo Indonesia di Malaysia baru mencapai 5,5%. Dengan kondisi iklim Indonesia yang tidak jauh berbeda dengan Malaysia, jenis produk sampo yang dibutuhkan konsumen di Malaysia tidak jauh berbeda dengan konsumen di Indonesia. Hal ini mengindikasikan bahwa bukan hanya Thailand tetapi juga Malaysia yang berpeluang besar menjadi negara tujuan ekspor bagi ekspor produk sampo Indonesia. (Hasni)

No Eksportir 2010 2011 2012 2013 2014* Tren 10-14 Pangsa 14 (%) (%)

Dunia 4.165.044 4.658.435 4.794.953 5.205.976 5.060.530 5,1 100,00

1 Perancis 662.369 668.767 553.262 536.465 516.802 (6,9) 10,21

2 Thailand 491.025 490.836 574.166 513.912 475.818 (0,2) 9,40

3 Amerika Serikat 356.854 382.966 396.662 416.140 448.536 5,6 8,86

4 Jerman 300.710 339.416 366.389 418.763 410.812 8,7 8,12

5 Meksiko 301.606 336.950 349.292 433.679 359.192 6,2 7,10

6 Italia 133.949 192.469 186.835 203.879 224.291 11,5 4,43

7 Inggris 174.774 201.128 181.081 215.208 217.568 5,2 4,30

8 Rumania 49.859 135.370 174.272 217.714 215.719 40,6 4,26

9 Arab Saudi 194.202 160.645 188.746 233.159 191.841 3,5 3,79

10 Polandia 97.578 114.751 134.696 154.077 161.200 13,9 3,19

32 Indonesia 23.628 26.171 27.331 28.220 29.112 5.1 0.58

sampo dari Indonesia di periode yang sama juga menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 5,1% per tahun (Tabel 1). Pertumbuhan tersebut lebih baik dibanding pertumbuhan total impor sampo dunia yang naik 4,9% per tahun (Tabel 2).

Tabel 2. Negara Importir Sampo (HS 330510) dari Dunia (USD ribu)

Sumber: Trade Map (2015), diolah

Negara utama importir sampo di dunia pada tahun 2014 adalah Inggris dengan pangsa 5% dari impor dunia dan tumbuh rata-rata 5% per tahun, sementara Jerman dan Rusia masing-masing berada di posisi kedua dan ketiga dengan pangsa impor masing-masing mencapai 3,9%. Posisi Indonesia berada di peringkat ke-13 dengan kontribusi impor mencapai 2,04%. Sepuluh negara importir utama sampo dunia memberikan kontribusi sebesar 33,6% terhadap total impor sampo dunia.

Tabel 3. Negara Tujuan Ekspor Utama Produk Sampo Indonesia

Sumber: BPS (2015), diolah

Daya Saing Sampo Indonesia di Beberapa Negara Tujuan EksporPasar sampo global diperkirakan akan tumbuh lima kali lipat dari tahun

2014 menjadi sekitar USD 25,7 miliar di tahun 2019. Indonesia berpeluang merebut pangsa pasar dunia dengan menampilkan ciri khas produk sampo dengan keunggulan berbahan dasar alami dan tradisional herbal. Daya saing ekspor sampo Indonesia di luar negeri terbilang sangat baik, yang diindikasikan dengan tingginya nilai Trade Intensity Index (TII) seperti yang digambarkan pada Tabel 4. Trade Intensity Index adalah salah satu indeks yang mencerminkan daya saing suatu negara terhadap negara mitra dagang. Nilai TII di atas 100 menunjukkan produk ekspor tersebut memiliki daya saing yang tinggi di negara tujuan ekspor1.

Nilai TII produk sampo Indonesia untuk HS 330510 merupakan yang tertinggi di Yaman dengan nilai TII sebesar 13,260. Ekspor sampo Indonesia ke Yaman mencapai 6% dari total impor sampo negara tersebut, dengan pesaing utama dari Arab Saudi dengan pangsa 67,6% dan RRT 7,5%. Daya saing ekspor sampo Indonesia ke negara Thailand, Afghanistan, Brunei Darussalam, Malaysia dan Vietnam juga sangat baik, yakni dengan nilai TII melebihi 1000. Sementara itu, ekspor sampo Indonesia ke Filipina, Uni Emirat Arab (UEA), Singapura dan Pakistan juga mempunyai daya saing yang cukup baik dengan nilai TII di atas 100 (Tabel 4).

Perkembangan Kinerja Ekspor Sampo IndonesiaBerdasarkan data BPS, Malaysia merupakan negara tujuan utama ekspor

sampo Indonesia di tahun 2015 dengan pangsa ekspor mencapai hampir 20% dan tumbuh rata-rata 21,7% per tahun selama 2011-2015. Thailand berada di posisi kedua dengan pangsa sebesar 17,4% dan tumbuh rata-rata 10,7% per tahun. Dari 10 negara tujuan utama ekspor sampo Indonesia, Myanmar mengalami tren paling tinggi dengan pertumbuhan rata-rata 325,2% per tahun. Peningkatan yang sangat tinggi ini diperkirakan karena kondisi iklim di Myanmar dan Indonesia tidak jauh berbeda sehingga jenis sampo yang dibutuhkan di Myanmar sesuai dengan sampo yang diproduksi oleh Indonesia. Selain Myanmar, Afghanistan juga mengalami pertumbuhan yang sangat baik, yaitu naik rata-rata 112,3% per tahun selama 2011-2015. Hal ini disinyalir karena jenis sampo Indonesia yang berbahan herbal mulai digemari oleh masyarakat setempat (Tabel 3).

1TII dihitung dengan menggunakan rumus:

Tabel 4. Nilai Trade Intensity Index (TII) Ekspor Sampo Indonesia

Keterangan:

xijk: Nilai ekspor sampo Indonesia ke negara tujuan ekspor

Xik: Nilai total ekspor sampo Indonesia ke dunia

xwjk: Nilai ekspor sampo dunia ke negara tujuan ekspor

Xwk: Nilai total ekspor sampo dunia

Sumber: Trade Map (2015), diolah

No Importir 2010 2011 2012 2013 2014* Tren 10-14 Pangsa 14 (%) (%)

Dunia 4.188.215 4.575.236 4,865.041 5.148.155 5.014.803 4,9 100,00

1 Inggris 180.003 220.658 211.004 221.167 250.627 6,9 5,00

2 Jerman 134.980 176.177 166.421 191.941 196.845 8,8 3,93

3 Rusia 167.817 161.702 181.121 195.123 194.014 4,9 3,87

4 Amerika Serikat 149.000 154.571 171.287 191.288 192.418 7,5 3,84

5 Jepang 231.179 181.118 264.118 207.664 171.948 (4,5) 3,43

6 Kanada 168.451 162.755 163.393 161.547 160.432 (1,0) 3,20

7 Hong Kong 71.824 93.328 116.483 131.123 139.186 18,1 2,78

8 Spanyol 115.291 133.128 114.414 131.586 135.009 3,1 2,69

9 Perancis 105.276 113.560 120.556 125.639 129.811 5,3 2,59

10 Italia 107.129 136.272 112.585 109.687 116.370 (0,5) 2,32

13 Indonesia 101.510 133.797 117.251 132.024 102.473 0,1 2,04

No Negara Tujuan Nilai (USD Juta) Perub (%) Tren (%) Pangsa (%)

2011 2015 15/14 11-15 2015

Dunia 26,17 28,74 (1,26) 2,54 100,00

1 Malaysia 2,25 5,74 36,65 21,67 19,98

2 Thailand 3,79 4,99 6,03 10,65 17,37

3 Uni Emirat Arab 1,55 2,50 14,96 7,33 8,70

4 Singapura 3,08 1,96 (2,41) -14,18 6,82

5 Yaman 2,45 1,79 (47,74) -5,20 6,24

6 Afghanistan 0,03 1,27 (23,97) 112,31 4,41

7 Filipina 4,43 1,25 (45,83) -19,77 4,37

8 Pakistan 0,88 1,05 27,92 5,64 3,65

9 Myanmar 0,00 0,96 2.232,53 325,17 3,34

10 Vietnam 0,14 0,94 (22,59) 65,69 3,25

Subtotal 18,61 22,46 (0,55) 4,73 78,13

Lainnya 7,56 6,29 (3,72) -3,75 21,87

No Negara Tujuan xijk Xik xwjk Xwk TII

1 Thailand 4.708 29.112 18.359 5.060.530 4.458,0

2 Malaysia 4.203 29.112 63.543 5.060.530 1.149,8

3 Yaman 3.434 29.112 4.502 5.060.530 13.260,8

4 Filipina 2.317 29.112 57.118 5.060.530 705,0

5 Uni Emirat Arab 2.174 29.112 60.522 5.060.530 624,5

6 Singapura 2.010 29.112 61.324 5.060.530 569,7

7 Afghanistan 1.667 29.112 6.842 5.060.530 4.235,1

8 Vietnam 1.208 29.112 18.893 5.060.530 1.111,7

9 Brunei Darussalam 831 29.112 4.457 5.060.530 3.241,6

10 Pakistan 820 29.112 31.367 5.060.530 454,2