BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil ... ... 36 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1

  • View
    1

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil ... ... 36 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN...

  • 36

    BAB IV

    HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

    4.1 Hasil Penelitian

    Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dan dalam bahasa

    inggris disebut dengan Classroom Action Research (CAR). Penelitian tindakan kelas

    (PTK) dirasa cocok dan efektif, karena penelitian ini difokuskan pada permasalahan

    pembelajaran yang timbul dalam kelas, penelitian ini juga dilaksanakan guna

    memperbaiki permasalahan pembelajaran dan untuk meningkatkan proses belajar

    mengajar dalam kelas.

    Penelitian tindakan kelas (PTK) ini mudah dilakukan oleh guru karena tidak

    memerlukan perbandingan terhadap model-model pembelajaran serta sambil

    melaksanakan proses belajar mengajar guru juga bisa sekalian melakukan penelitian

    terhadap permasalahan yang ada di kelas. Penelitian dengan penerapan model

    pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair and Share)untuk meningkatkan hasil

    belajar IPA kelas IV Sekolah Dasar Negeri Sidorejo Kidul 03 Kecamatan Tingkir,

    Kota Salatiga. Berikut paparan mengenai jadwal penelitian;

    4.1.1 Analisis Data Pra Siklus

    Data hasil ulangan yang dilakukan pada akhir pembelajaran mata pelajaran

    IPA pra siklus terdapat siswa yang tidak tuntas dalam belajar dan belum mencapai

    criteria ketuntasan minimum (KKM) 65 yang telah ditetapkan. Dari 28 siswa yang

    tidak tuntas sebanyak 28,57% atau 8 siswa, dan siswa yang tuntas sebanyak 71,42%

    atau 20 siswa. Nilai tertinggi yang diperoleh adalah 90 dan nilai yang terendah adalah

    60. Nilai rata-rata kelas yaitu 75,71. Distribusi frekuensi hasil belajar pra siklus

    adalah sebagai berikut:

  • 37

    Tabel 4.1

    Tingkat Ketuntasan Belajar Pra Siklus

    Rentang Kategori Pra Siklus

    Keterangan Frekuensi Persentase

    86 - 100 Tinggi 0 0 % Tuntas

    65 - 85 Sedang 20 71,42 %

    45 - 64 Rendah 8 28,57 % Tidak Tuntas

    25 - 44 Sangat Rendah 0 0 %

    Total 28 100 %

    Nilai Max 85

    Nilai Min 60

    Rata-rata 67,85

    KKM 65

    Dari tabel 4.1 dapat ditemukan siswa yang mencapai ketuntasan belajar KKM

    65 sebanyak20 siswa (71,42%), dan siswa yang belum mencapai ketuntasan belajar

    kurang dari KKM 65 sebanyak 8 siswa (28,57%).

    Rendahnya skor rata-rata kelas yang hanya mencapai 67,85. Melihat tingkat

    ketidak ketuntasan belajar yang mencapai 28,57% tersebut, maka peneliti akan

    melakukan sebuah penelitian tindakan kelas (PTK) sesuai dengan rancangan

    peneitian yang telah diuraikan pada bab sebelumnya.

    Dalam penelitian ini peneliti akan menerapkan model pembelajaran

    kooperative tipe TPS (Think Pair and Share)yang akan diterapkan melalui dua siklus

    yaitu pada materi rangka manusia dan fungsinya, dan pemeliharaan kesehatan rangka

    tubuh untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPA

    semester I.

    Dari tabel di atas dapat diperlihatkan dalam diagram batang persentase tingkat

    ketuntasan belajar siswa pra siklus:

  • 38

    Gambar 4.1 Grafik Tingkat Ketuntasan Belajar IPA Siswa Kelas IV SDN Sidorejo

    Kidul 03 Pra Siklus

    Berdasarkan grafik tingkat ketuntasan belajar IPA siswa kelas IV SDN

    Sidorejo Kidul 03 di atas terdapat 20 siswa yang mencapai ketuntasan belajar lebih

    dari KKM 65 atau 71,42% sedangkan yang belum mencapai ketuntasan belajar

    kurang dari 65 adalah 8 siswa atau 28,57%.

    4.2 Pelaksanaan Siklus I

    Penelitian ini dilaksanakan oleh peneliti dan telah bekerja sama dengan pihak

    Sekolah Dasar Negeri Sidorejo Kidul 03 Kecamatan Tingkir Kota Salatiga yang

    difokuskan pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) kelas IV.

    4.2.1 Perencanaan

    Pada tahap ini, peneliti mempersiapkan beberapa persiapan atau hal yang akan

    dilakukan dalam penelitian, yaitu:

    a) Menetapkan tempat yang akan digunakan dalam penelitian yaitu SDN

    Sidorejo Kidul 03, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga.

    b) Peneliti mengidentifikasi data dari observasi dan wawancara guru kelas IV

    dan dari pihak kepala sekolah.

    0

    20

    40

    60

    80

    Tuntas

    Tidak Tuntas

    Tingkat Ketuntasan Belajar Pra Siklus

    Tuntas

    Tidak Tuntas

    71.42 %

    28.57%

  • 39

    c) Menentukan titik fokus penelitian (menggunakan model pembelajaran TPS

    (Think Pair and Share),dalam mata pelajaran IPA kelas IV.

    d) Peneliti menetapkan Standar Kompetensi (SK) yang akan dikaji, yaitu 1.

    Memahami hubungan antara struktur organ tubuh manusia dengan

    fungsinya, serta pemeliharaannya.Menetapkan Kompetensi Dasar (KD) yang

    akan dikaji, yaitu 1.1 Mendeskripsikan hubungan antara struktur kerangka

    tubuh manusia dengan fungsinya.

    e) Membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) mata pelajaran IPA

    dengan menggunakan model pembelajaran TPS (Think Pair and Share)

    dalam dua kali pertemuan.

    f) Menyiapkan kisi-kisi soal mengenai materi Rangka Manusia dan Fungsinya.

    g) Membuat Tabel lembar observasi bagi guru dan siswa selama pembelajaran

    mata pelajaran IPA berlangsung.

    4.2.2 Pelaksanaan

    4.2.2.1 Pertemuan 1

    Pelaksanaan siklus I pertama dilakukan pada hari selasa, 26 Juli 2016, dengan

    rangkaian kegiatan sebagai berikut:

    1. Kegiatan Awal

    Kegiatan diawali dengan menyiapkan kelas, memberi salam dilanjutkan

    dengan berdoa sebelum pembelajaran dilaksanakan, kemudian melakukan presensi

    untuk mengecek kehadiran siswa. Selanjutnya meminta siswa menyiapkan peralatan

    tulis dan buku yang akan digunakan pada kegiatan pembelajaran. Apersepsi dan

    motivasi bertujuan membuka pemikiran siswa tentang kegiatan sehari-hari yang

    bertema sesuai dengan materi yang akan dipelajari. Selanjutnya guru menyampaikan

    tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

  • 40

    2. Kegiatan Inti

    Kegiatan inti diawali dengan guru menerangkan materi yang akan dipelajari,

    penggunaan media pembelajaran yang bertujuan agar siswa dapat memahami tentang

    materi yang akan dipelajari.

    Sesuai dengan arahanguru siswa berkelompok antara 4-6 siswa dalam satu meja,

    masing-masing kelompok dibagikan materi untuk di diskusikan dan dibimbing oleh

    guru.Setelah siswa selesai berdiskusi pada kelompoknya masing-masing, guru

    menunjukkan salah satu kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi dan

    kelompok lain diminta untuk menanggapi kelompok yang melakukan presentasi

    tersebut.Guru mengarahkan siswa agar kembali ke tempat duduk masing-masing

    3. Kegiatan Akhir

    Pada kegiatan akhir guru bersama siswa melakukan tanya jawab dan

    menyimpulkan materi pelajaran, mencatat poin-poin penting dari materi pelajaran.

    Penugasan kepada siswa dengan melakukan pengamatan kembali di rumah, dan

    mengakhiri pembelajaran.

    4.2.2.2 Pertemuan 2

    Pertemuaan ke-2 pada siklus I dilaksanakan pada hari Rabu, 27Juli 2016

    dengan rincian kegiatan sebagai berikut;

    1. Kegiatan Awal

    Mengawali pelajaran dengan menyiapkan kelas, memberi salam dilanjutkan

    dengan berdoa sebelum memulai proses belajar mengajar kemudian melakukan

    presensi untuk mengecek kehadiran siswa. Selanjutnya meminta siswa menyiapkan

    peralatan tulis dan buku yang akan digunakan pada kegiatan pembelajaran. Apersepsi

    dan motivasi bertujuan membuka pemikiran siswa tentang kegiatan sehari-hari yang

    bertema sesuai dengan materi yang akan dipelajari. Selanjutnya guru menyampaikan

    tujuan pembelajaran yang akan dicapai untuk mengingatkan kembali.

  • 41

    2. Kegiatan Inti

    Kegiatan inti pada pertemuan kedua dilakukan dengan membahas tentang

    materi sebelumnya. Guru menginformasikantata tertib pelaksanakan evaluasi kepada

    siswa. Selanjutnya guru membagikan soal dan lembar jawab kepada siswa dan

    meminta siswa mengisi data pribadi pada lembar jawab. Jumlah soal evaluasi

    sebanyak 20 item soal dan dikerjakan dalam waktu 40 menit. Setelah soal evaluasi

    selesai dikerjakan siswa mengumpulkan hasil kerja mereka berdasarkan urutan kursi

    belakang ke kursi depan (estapet).

    3. Kegiatan Akhir

    Pada kegiatan akhir guru bersama siswa melakukan tanya jawab mengenai

    materi pelajaran. Sebelum menutup pembelajaran guru meminta siswa merapikan alat

    tulisnya masing-masing,dan guru mengakhiri pelajaran dengan salam penutup.

    4.2.2.3 Hasil Observasi Siklus I

    Dalam penelitian ini, peneliti juga mengamati proses belajar mengajar antara

    guru dan siswa.

    Adapun penelitian pengamatan ini sesuai dengan yang ditulis oleh peneliti

    sesuai dengan Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Namun demikian masih

    banyak kendala yang dialami peneliti, antara lain masih ada beberapa siswa yang

    masih pasif, ada beberapa siswa yang belum mau berkerjasama dalam kelompok,

    masih beberapa siswa yang sibuk sendiri dan kurang memperhatikan dan juga ada

    beberapa langkah-langkah dalam RPP yang belum dilaksanakan.

    Analisis data hasil observasi kegiatan mengajar guru pada pelaksanaan siklus

    I sebanyak dua pertemuan yang dilakukan oleh observer yaitu guru kelas IV,

    pelajaran IPA menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe (T