Click here to load reader

Tinea Kruris

  • View
    47

  • Download
    2

Embed Size (px)

DESCRIPTION

TINEA KRURIS- DERMATOFITOSIS

Text of Tinea Kruris

Tinea Kruris Blok 15

Tinea Kruris

Beatrice Elian T.10.2012.160B7Rumusan MasalahSeorang laki-laki 30 tahun keluhan bercak coklat pada kedua lipatan paha yang terasa gatal 4 minggu lalu. Gatal terutama dirasakan saat cuaca panas dan berkeringat banyak.Mind Map6. EpidemiologiRM7. Komplikasi8. Penatalaksanaan3. Diagnosis2. Pemeriksaan1. Anamnesis9. Pencegahan4. Etiologi10. Prognosis5. PatogenesisAnamnesis

Identitas : laki-laki 30 tahun

Keluhan utama : Bercak coklat pada kedua lipatan paha yang terasa gatal sejak 4 minggu lalu. Gatal dirasakan terutama saat cuaca panas atau saat berkeringat banyak.

Riwayat penyakit dahuluRiwayat keluargaRiwayat sosial

Riwayat obat : Pasien mengobati sendiri dengan salep hidrokortison tetapi tidak ada perbaikan dan kelainan kulit meluas.Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan kulit terutama berdasarkan inspeksi. Bantuan pemeriksaan dengan kaca pembesar. Lesi harus diidentifikasi dan dijelaskan.

Setelah inspeksi selesai, dilakukan palpasi. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memperhatikan apakah adanya tanda-tanda radang akut atau tidak, misalnya dolor, kalor, fungsio laesa.Pemeriksaan Penunjang

Pemeriksaan langsung kerokan kulit dengan KOH 10-20% + 5% gliserol dipanaskan pada suhu 51-54oC.

KOH berfungsi sbg zat yg melisikan sel kulit sehingga elemen jamur akan terlihat jelas.

Penambahan zat warna seperti chorazole black E atau tinta parker biru-hitam pada KOH semakin mempermudah terlihatnya elemen jamur.Pembiakan jamur dilakukan pada medium agar Sabouraud yang dibubuhi antibiotic

Spesies jamur ditentukan oleh sifat koloni, hifa, dan spora yang dibentukWorking Diagnosis

TINEA CRURISLesi berbatas tegas di daerah inguinal atau lipat paha, daerah perineum, dan sekitar anus.

Lesi dapat berupa eritema disertai gatal yang hebat.

Differential Diagnosis

Psoriasis Inverse

Psoriasis disebabkan oleh gangguan autoimun

Ditemukan pada ketiak, pangkal paha, dibawah payudara, dan di lipatan-lipatan kulit di sekitar kemaluan dan panggul.Pertama kali tampak sebagai bercak (lesions) yang sangat merah, Bercak itu bisa tampak licin dan bersinar

DD - Eritrasma

adanya lesi berupa eritema dan skuama halus terutama di daerah ketiak dan lipat paha.

Lesi kulit dapat berukuran sebesar miliar sampai plakat, dapat terlihat merah kecoklatan tergantung area lesi dan warna kulit penderita

Penyakit yang menyerang stratum korneum kulit yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium minitussismumDD- Dermatitis Intertriginosa

Candida albicans, ditandai oleh eritema berwarna merah-gelap, dapat disertai papulpapul eritematosa di sekitarnya (lesi satelit).

Kelainan kulit yang subyektif ditandai oleh rasa gatal dan secara klinis terdiri atas ruam polimorfi yang umumnya berbatas tidak tegas.

Faktor predisposisi : keringat/kelembaban, kegemukan, gesekan antar 2 permukaan kulit dan oklusi.

Etiologi

= eczema marginatum, gym itch, hobie itch, jock itch, ringworm of the groin, tinea inguinalis.

Penyebab : Tricophyton rubrum, Tricophyton mentagrophytes, atau Epidermophyton floccosum. Jamur ini mengeluarkan enzim keratinase sehingga mampu mencerna keratin pada kuku, rambut, dan stratum korneum kulit.

Faktor predisposisi

Epidemologitersebar luas terutama di daerah beriklim tropis, banyak terdapat di Indonesia.

Penularan lebih mudah terjadi dalam lingkungan yang padat atau pada tempat dengan pemakaian fasilitas bersama seperti asrama dan di rumah tahanan.Pemakaian baju ketat, keringat, dan baju mandi yang lembap dalam waktu yang lama merupakan faktor predisposisi tinea kruris

Faktor risiko yang lain adalah obesitas dan diabetes mellitus

Patofisiologi dan Gejala KlinisJamur gol. Dermatofita Mannan immunoinhibitor dan menekan sel mediated immunity

Gejala dermatofitosis terjadi karena jamur mengadakan kolonisasi pada kulit, kuku, dan rambut

Dermatofitosis pada kulit memiliki morfologi yang khas KU penderita gatal saat berkeringat

Tinea kruris Epidermophyton floccosumPredileksi :

Gambaran klinik :1. lesi simetris di lipat paha kanan dan kiri2. Mula-mula lesi ini berupa bercak eritematosa dan gatal, yang dapat menyebar karena tepi lesi yang aktif dari lipat inguinal dan berkembang mengenai aspek anterior paha3. Tepi lesi aktif, polisiklis, ditutupi skuama dan kadang-kadang disertai dengan banyak vesikel kecil-kecil4. Ruam juga dapat menyebar ke celah anusPenatalaksanaan

Terapi medikamentosa1. Preparat anti jamur topikal- Mikonazol , Klotrimazol , Haloprogin , Terbinafin

2. Preparat anti jamur sistemik- Griseofulvin , Ketokonazol

Terapi non-medikamentosaUntuk mengurangi reinfeksi, dapat digunakan bedak antijamur dan sabun benzoil peroksida. Usahkan selalu menjaga kebersihan dan kelembapan kulit

Komplikasi

Tinea cruris dapat mengalami infeksi sekunder oleh candida atau bakteri lain. Area tersebut dapat menjadi likenifikasi dan hiperpigmentasi pada infeksi jamur yang kronis.

Kesalahan pengobatan tinea kruris dengan steroid topikal dapat menyebabkan perburukan penyakit. PrognosisBaik, asalkan kelembapan dan kebersihan kulit selalu dijagaPencegahanmeningkatkan kebersihan diri dan lingkungan. Dapat juga menggunakan bedak yang mengandung mikonazol atau tolnaftat pada daerah yang rentan terhadap infeksi jamur setelah mandi.Kesimpulan

Tinea kruris merupakan penyakit yang disebabkan jamur golongan dermatofita, yaitu Tricophyton rubrum, Tricophyton mentagrophytes, atau Epidermophyton floccosum. Penyakit ini mengenai paha atas bagian tengah, daerah inguinal, pubis, perineum, dan daerah perianal. Faktor predisposisinya antara lain keadaan yang hangat, lembap, pakaian ketat yang dikenakan oleh laki-laki, obesitas, dan pemakaian kronis glukokortikoid topikal. Prognosis baik, asalkan kelembapan dan kebersihan kulit selalu dijaga

Search related