MAKALAH KOMUNITAS FIXJ

  • View
    76

  • Download
    3

Embed Size (px)

DESCRIPTION

MAKALAH KOMUNITAS

Text of MAKALAH KOMUNITAS FIXJ

BAB IPENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANGSaat ini dunia keperawatan semakin berkembang. Perawat dianggap sebagai salah satu profesi kesehatan yang harus dilibatkan dalam pencapaian tujuan pembangunan kesehatan baik di dunia maupun di Indonesia. Perawat komunitas bekerja di berbagai bidang, memberikan perawatan kesehatan primer sepanjang umur. Mereka menyediakan keperawatan yang komprehensif di berbagai kebutuhan kesehatan untuk klien di mana saja di masyarakat dari pusat-pusat kesehatan masyarakat, klinik kesehatan primer, unit kesehatan masyarakat, sekolah dan universitas, dewan lokal dan rumah klien. Perawat komunitas memberikan perawatan kesehatan untuk mereka yang memerlukan intervensi kesehatan dan juga mempertimbangkan kondisi sosial yang mempengaruhi status kesehatan (Mubarak, 2005).Seiring dengan berjalannya waktu dan bertambahnya kebutuhan pelayanan kesehatan menuntut perawat saat ini memiliki pengetahuan dan keterampilan di berbagai bidang. Saat ini perawat memiliki peran yang lebih luas dengan penekanan pada peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit, juga memandang klien secara komprehensif. Perawat menjalankan fungsi dalam kaitannya dengan berbagai peran pemberi perawatan, pembuat keputusan klinik dan etika, pelindung dan advokat bagi klien, manajer kasus, rehabilitator, komunikator dan pendidik (Mubarak, 2005).Keperawatan komunitas adalah pelayanan keperawatan profesional yang ditujukan pada masyarakat dengan penekanan kelompok risiko tinggi dalam upaya pencapaian derajat kesehatan yang optimal melalui peningkatan kesehatan, pencegahan penyakit, pemeliharaan rehabilitasi dengan menjamin keterjangkauan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan dan melibatkan klien sebagai mitra dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pelayanan keperawatan. Perawat komunitas mempunyai banyak peran dan fungsi, diantaranya adalah sebagai pendidik, pemberi asuhan keperawatan, penemu kasus, role model, konselor, koordinator, kolaborator, dan lain-lain (Mubarak, 2005).

B. RUMUSAN MASALAHDari latar belakang masalah di atas dapat diambil rumusan-rumusan masalah sebagai berikut :1. Apakah yang dimaksud dengan Peran dan fungsi perawat komunitas ?2. Apa peran dan fungsi perawat komunitas (peran minimal vs peran ideal) ?3.Apa fungsi perawat independen, dependen, interdependen ?

C. TUJUAN Makalah ini disusun dengan tujuan agar pembaca :1.Mengetahui dan memahami pengertian peran dan fungsi perawat komunitas.2.Mengetahui dan memahami peran minimal dan peran ideal keperawatan komunitas.3.Mengetahui dan memahami fungsi perawat independen, dependen, interdependen.

BAB IIISI

1. PERAN DAN FUNGSI DALAM KEPERAWATAN KOMUNITAS

A. PENGERTIAN PERAN DAN FUNGSI PERAWAT Menurut Kozier Barbara dalam Mubarak peran adalah seperangkat tingkah laku yang diharapkan oleh orang lain terhadap seseorang sesuai kedudukannya dalam, suatu system. Peran dipengaruhi oleh keadaan sosial baik dari dalam maupun dari luar dan bersifat stabil. Peran adalah bentuk dari perilaku yang diharapkan dari seesorang pada situasi sosial tertentu (Mubarak, 2005).Peran adalah bentuk dari perilaku yang diharapkan dari seseorang pada situasi sosial tertentu. Peran perawat yang dimaksud adalah cara untuk menyatakan aktivitas perawat dalam pratik, dimana telah menyelesaikan pendidikan formalnya yang diakui dan diberi kewenangan oleh pemerintah untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab keperawatan secara profesional sesuai dengan kode etik profesional. Dimana setiap peran yang dinyatakan sebagai ciri terpisah untuk kejelasan (Mubarak, 2005).Fungsi itu sendiri adalah suatu pekerjaan yang dilakukan sesuai dengan perannya. Fungsi dapat berubah disesuaikan dengan keadaan yang ada. Fungsi Perawat dalam melakukan pengkajian pada Individu sehat maupun sakit dimana segala aktifitas yang di lakukan berguna untuk pemulihan Kesehatanberdasarkan pengetahuan yang di miliki, aktifitas ini di lakukan dengan berbagai cara untuk mengembalikan kemandirian Pasien secepat mungkin dalam bentuk Proses Keperawatan yang terdiri dari tahap Pengkajian, Identifikasi masalah (Diagnosa Keperawatan), Perencanaan, Implementasi dan Evaluasi (Mubarak, 2005).

B. ELEMEN-ELEMEN PERAN DAN FUNGSI PERAWAT KOMUNITASElemen Peran :Menurut pendapat Doheny dalam Mubarak ada beberapa elemen peran perawat professional (element rool) antara lain : care giver, client advocate, conselor, educator, collaborator, coordinator, change agent, consultant (Mubarak, 2005).1) Care Giver (pemberi asuhan keperawatan)Peran ini diharapkan perawat mampu menerapkan hal-hal berikut ini.a. Memberikan pelayanan keperarawatan kepada individu, keluarga, kelompok atau masyarakat sesuai diagnose masalah yang terjadi melalui dari masalah yang bersifat sederhana sampai pada masalah yang kompleks.b. Memeperhatikan idividu dalam konteks sesui kehidupan klien, perawat harus memperhatikan klien berdasarkan kebutuhan signifikan dari klien.c. Perawat menggunakan proses keperawatan untuk mengidentifikasi diagnosis keperawatan, molai dari masalah fisik sampai psikologis. 2) Client Advocate (Pembela Klien)Tugas perawat :a. Bertanggung jawab membantu klien dan keluarga dalam menginterpretasikan informasi dari berbagai pemberi pelayanan dan dalam memberikan informasi lain yang diperlukan untuk mengambil persetujuan (inform concern) atas tindakan keperawatan yang diberikan kepadanya.b. Mempertahankan dan melindungi hak-hak klien, harus dilakukan karena klien yang sakit dan dirawat di rumah sakit akan berinteraksi dengan banyak petugas kesehatan. Perawat adalah anggota tim kesehatan yang paling lama kontak dengan klien, sehingga diharapkan perawat harus mampu membela hak-hak klien.Seorang pembela klien adalah pembela dari hak-hak klien. Pembelaan termasuk didalamnya peningkatan apa yang terbaik untuk klien, memastikan kebutuhan klien terpenuhi dan melindungi hak-hak klien (Mubarak, 2005).Hak-Hak Klien antara lain (Mubarak, 2005) : Hak atas pelayanan yang sebaik-baiknya Hak atas informasi tentang penyakitnya Hak atas privacy Hak untuk menentukan nasibnya sendiri Hak untuk menerima ganti rugi akibat kelalaian tindakan.Hak-Hak Tenaga Kesehatan antara lain (Mubarak, 2005): Hak atas informasi yang benar Hak untuk bekerja sesuai standart Hak untuk mengakhiri hubungan dengan klien Hak untuk menolak tindakan yang kurang cocok Hak atas rahasia pribadi Hak atas balas jasa3) Conselor (konseling)Konseling adalah proses membantu klien untuk menyadari dan mengatasi tekanan psikologis atau masalah sosial untuk membangun hubungan interpersonal yang baik dan untuk meningkatkan perkembangan seseorang. Didalamnya diberikan dukungan emosional dan intelektual (Mubarak, 2005).Peran perawat (Mubarak, 2005):a. Mengidentifikasi perubahan pola interaksi klien terhadap keadaan sehat sakitnya.b. Perubahan pola interaksi merupakan dasar dalam merencanakan metode untuk meningkatkan kemampuan adaptasinya.c. Memberikan konseling atau bimbingan penyuluhan kepada individu atau keluarga dalam mengintegrasikan pengalaman kesehatan dengan pengalaman yang lalu.d. Pemecahan masalah di fokuskan pada masalah keperawatan.

4) Educator (pendidik)Mengajar adalah merujuk kepada aktifitas dimana seseorang guru membantu murid untuk belajar. Belajar adalah sebuah proses interaktif antara guru dengan satu atau banyak pelajar dimana pembelajaran obyek khusus atau keinginan untuk merubah perilaku adalah tujuannya. Inti dari perubahan perilaku selalu didapat dari pengetahuan baru atau ketrampilan secara teknis (Mubarak, 2005).a. Dilakukan kepada klien/keluarga, tim kesehatan. Lain baik secara spontan pada saat berinteraksi maupun formal.b. Membantu klien mempertinggi pengetahuan dalam upaya meningkatkan kesehatan.c. Dasar pelaksanaan adalah intervensi dalam proses keperawatan.

5) Collaborator (kolaborator)Peran Sebagai Kolaborator Perawat disini dilakukan karena perawat bekerja melalui tim kesehatan yang terdiri dari dokter, ahli gizi, dan lain-lain dengan berupaya mengidentifikasi pelayanan keperawatan yang diperlukan termasuk diskusi atau tukar pendapat dalam penentuan bentuk pelayanan selanjutnya dalam kaitannya membantu mempercepat penyembuhan klien (Mubarak, 2005).

6) Coordinator (koordinator)Peran ini dilaksanakan dengan mengarahkan, merencanakan serta mengorganisasi pelayanan kesehatan dari tim kesehatan sehingga pemeberian pelayanan kesehatan dapat terarah serta sesuai dengan kebutuhan klien (Mubarak, 2005).Tujuan Perawat sebagi coordinator adalah (Mubarak, 2005):a. Untuk memenuhi asuhan kesehatan secara efektif, efisien dan menguntungkan klien.b. Pengaturan waktu dan seluruh aktifitas atau penanganan pada klien.c. Menggunakan keterampilan perawat untuk (Mubarak, 2005): Merencanakan Mengorganisasikan Mengarahkan Mengontrol

7) Change Agent (pembaharu)Pembawa perubahan adalah seseorang yg berinisiatif membantu orla membuat perubahan pada dirinya atau pada system. Mengidentifikasi masalah, mengkaji motifasi pasien dan membantu klien tuk berubah, menunjukan alternated, menggali kemungkinan hasilk dari alternative, mengkaji sumber daya menunjukan peran membantu, membina dan mempertahankan hubungan membantu, membantu selama fase dari proses perubahan dan membimbing klien melalui fase ini (Mubarak, 2005).

8) Consultant (konsultan)Peran disini adalah sebagai tempat konsultasi terhadap masalah atau tindakan keperawatan yang tepat untuk diberikan. Peran ini dilakukan atas permintaan klien terhadap informasi tentang tujuan pelayanan keperawatan yang diberikan (Mubarak, 2005).

C. PERAN PERAWAT MENURUT KONSORSIUM ILMU KESEHATAN TAHUN 1989Berdasarkan Konsorsium Ilmu Kesehatan tahun 1989 dalam Mubarak (2005), peran perawat terdiri dari: peran sebagai asuhan keperawatan, advokat pasien (pembela), pendidik, koordinator, konsultan dan peneliti yang dapat digambarkan sebagai berikut:1) Peran sebagai pemberi Asuhan KeperawatanPeran sebagai pemberi asuhan keperawatan ini dapat dilakukan perawat dengan mempertahankan