Makalah Komunitas I

  • View
    64

  • Download
    8

Embed Size (px)

DESCRIPTION

KOMUNITAS I

Text of Makalah Komunitas I

Makalah Komunitas I (Keluarga)Proses Keperawatan Keluarga

Oleh :KELOMPOK 5 Amelia UlfaEldisa SyafrilGita ApriloniaSyahmidar

DOSEN PEMBIMBING :Ns.Ade Sri Wahyuni,S.kep MNS

PRODI S1 KEPERAWATAN Lokal : II A

STIKes YARSI SUMBAR BUKITTINGGITA 2015-2016

KATA PENGANTAR

Syukur Alhamdulillah penulis ucapkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmatnya kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan judul. Proses Keperawatan Keluarga makalah ini dibuat dalam rangka mengikuti mata kuliah Komunita I (Keluarga).Dalam menyelesaikan makalah ini penulis banyak mendapat bantuan dari dari beberapa pihak. Untuk itu pada kesempatan ini perkenankanlah penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam pembuatan makalah ini sehingga berhasil terutama kepada dosen pembimbing.Penulis menyadari bahwa makalah ini masih banyak mengandung kekurangan karena keterbatasan buku pegangan dan ilmu yang penulis miliki. Untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun demi kepentingan makalah penulis dimasa mendatang.Akhirnya penulis mengharapkan semoga dengan adanya makalah ini dapat memberikan manfaat kepada pembaca pada umumnya dan khususnya pada penulis sendiri.

Bukittinggi, 25 Maret 2015

Penulis

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDULKATA PENGANTARDAFTAR ISIBAB I PENDAHULUANI. LATAR BELAKANGII. RUMUSAN MASALAHIII. TUJUAN PENULISAN BAB II PEMBAHASANI. KONSEP KRITISII. PEMILIHAN KELUARGA DAN ALAT UKURIII. KEPERAWATAN DAN PENALARAN KLINISIV. MODEL KELUARGA DAN ALAT PENGKAJIAN KEPERAWATANV. LANGKAH-LANGKAH PROSES KEPERAWATAN KELUARGABAB III PENUTUPI. KESIMPULANII. SARANDAFTAR PUSTAKA

BAB IPENDAHULUAN

I. LATAR BELAKANGPusat untuk pengiriman keluarga yang aman dan efektif asuhan keperawatan adalah kemampuan perawat untuk membuat akurat penilaian, mengidentifikasi masalah kesehatan, dan penjahit rencana perawatan. Setiap langkah bekerja dengan keluarga, apakah diterapkan pada individu dalam keluarga atau keluarga secara keseluruhan, membutuhkan bijaksana, disengaja Proses penalaran. Perawat memutuskan apa data kumpulkan dan bagaimana, kapan, dan di mana data yang dikumpulkan. Perawat menentukan keterkaitan masing-masing baru sepotong informasi dan bagaimana hal itu cocok ke dalam emerging cerita keluarga. Sebelum bergerak maju, perawat memutuskan apakah mereka telah memperoleh informasi yang cukup pada masalah dan identifikasi kekuatan, atau apakah ada kekurangan yang membutuhkan data tambahan gathering. Setiap situasi keluarga berkembang karena dianalisis, dan setiap item informasi baru harus dievaluasi untuk akurasi, kejelasan, dan relevansi.Sebagai keluarga adalah sistem sosial yang kompleks, penggunaan logis, pendekatan sistematis untuk klien keluarga sangat penting. Perawat menggunakan berbagai model penilaian untuk mengumpulkan informasi tentang sebuah keluarga. Informasi ini digunakan untuk membingkai atau struktur intervensi perawat dan keluarga untuk membantu mengembangkan keluarga mengelola isu-isu saat ini atau stres. Beberapa alat didasarkan pada model teoritis dan beberapa dikembangkan menggunakan pendekatan psikometrik untuk pengembangan alat. Tujuan bab ini adalah untuk mengeksplorasi penilaian dan intervensi model perawat menggunakan saat bekerja dengan keluarga.Perawat didorong untuk menggunakan instrumen penilaian yang canggih dalam memberikan asuhan keperawatan kepada klien keluarga. Pemilihan alat penilaian yang tepat dan sensitif ini penting, karena informasi yang dikumpulkan berfungsi sebagai dasar untuk pengembangan rencana fi c klien tertentu. Dalam bab ini, saran yang ditawarkan pada bagaimana memilih alat yang tepat. Genograms keluarga dan ecomaps ditunjukkan. Pendekatan proses keperawatan dijelaskan untuk keperawatan keluarga adalah Hasil Hadir Pengujian Negara (OPT) Model (Pesut & Herman, 1999). Tiga penilaian dan intervensi model keluarga yang dikembangkan oleh perawat juga akan dibahas. Sebuah studi kasus model OPT muncul di akhir bab ini. Sebuah studi kasus Sistem Keluarga Stressor-Kekuatan Inventory (FS3I) (Hanson, 2001) dapat dilihat pada Lampiran C.

II. RUMUSAN MASALAH

1. Bagaimana cara memilih keluarga pengkajian dan alat ukur ?2. Bagaimana cara menggunakan genogram dan ecomap ?3. Bagaimana model keperawatan dan alat pengkajian keperawatan ?4. Apa saja langkah-langkah proses keperawatan ?

III. TUJUAN PENULISAN

1. Mengetahui cara memilih keluarga pengkajian dan alat ukur.2. Mengetahui cara menggunakan genogram dan ecomap.3. Mengetahui model keperawatan dan alat pengkajian keperawatan.4. Mengetahui apa saja langkah-langkah proses keperawatan.

BAB IIPEMBAHASAN

A. KONSEP KRITIS Praktek keperawatan memerlukan kemampuan untuk menggunakan pengetahuan keperawatan dan alasan melalui rincian untuk membuat penilaian terampil sementara tidak mengabaikan gambar klien secara keseluruhan dan hasil yang diinginkan perawatan. Perawat memutuskan untuk mengumpulkan data dan bagaimana, kapan, dan di mana data yang dikumpulkan. Setiap keluarga memiliki sebuah cerita tentang bagaimana masalah kesehatan potensial atau aktual memengaruhi anggota individu, fungsi keluarga, dan bagaimana mereka mengelola masalah. Perawat menentukan di mana lensa masalah kesehatan keluarga akan menjadi yang terbaik ditangani: dari perspektif keluarga sebagai konteks, keluarga-as-klien perspektif, atau keluarga-as-komunitas perspektif. Perawat bekerja dengan keluarga untuk menentukan hasil yang realistis berdasarkan kemampuan masing-masing keluarga untuk beradaptasi dengan sukses untuk masalah kesehatan, mengingat kekuatan keluarga, pola respon keluarga dalam situasi yang sama, dan lintasan masalah kesehatan keluarga. Perawat membangun keahlian mereka dengan re fl ecting pada cerita klien dan praktek mereka dengan masing-masing keluarga. Self-refleksi dan evaluasi diri adalah strategi berpikir kritis yang memajukan praktik keperawatan dari pemula untuk penunjukan ahli. Pemilihan alat penilaian yang tepat dan sensitif ini penting, karena informasi yang dikumpulkan berfungsi sebagai dasar untuk pengembangan klien spesifik rencana c.

B. PEMILIHAN KELUARGA PENGKAJIAN DAN ALAT UKURKarena ada sekitar 1000 instrumen keluarga-terfokus yang telah dikembangkan dan digunakan dalam menilai variabel yang terkait dengan keluarga (Touliatos, Perlm-mengucapkan, & Straus, 2001), sangat penting bahwa penilaian dan pengukuran alat-alat yang perawat pilih membuat informasi yang berkaitan dengan tujuan bekerja dengan keluarga. Pada saat alat sederhana yang dapat diberikan dan selesai dalam beberapa menit dapat memberikan wawasan ke dalam perencanaan dan intervensi, seperti alat yang membahas disiplin anak-anak atau sikap tentang memukul. Lain kali, alat penilaian keluarga yang lebih komprehensif diperlukan, seperti penggunaan Sistem Keluarga Stressor-Kekuatan Inventory (FS3I) (Hanson, 2001; Kaakinen, Hanson, & Birenbaum, 2004). Sebagai contoh, FS3I dapat digunakan untuk mengeksplorasi cara untuk membantu keluarga beradaptasi untuk memiliki seorang nenek tua tinggal bersama keluarga anaknya. Tidak peduli yang alat perawat menggunakan, keluarga harus selalu diberitahu tentang bagaimana informasi yang diberikan dari alat tersebut akan digunakan oleh penyedia layanan kesehatan.Dalam rangka untuk memilih alat yang paling tepat, perawat perlu memahami perbedaan antara penilaian dan pengukuran dan antara strategi penilaian kualitatif dan kuantitatif. Penilaian adalah proses yang terus berkembang dari pengumpulan data dimana perawat mengacu pada masa lalu dan masa kini untuk merencanakan dan memprediksi untuk masa depan (Hanson, 2001). Pengukuran adalah proses penetapan angka atau simbol untuk variabel atas mana kita melakukan operasi statistik (Vogt, 1999). Pengukuran melibatkan instrumen formal yang memberikan nilai numerik atau quanti fi es sifat-sifat yang diukur. Instrumen tersebut umumnya memberikan hasil kuantitatif ketika atribut tertentu diperiksa. Pengukuran sering dianggap aspek sempit penilaian yang berfokus pada lebih konsep spesifik atau ciri.

Saran berikut akan membantu perawat memilih instrumen penilaian singkat yang paling tepat: Alat harus ditulis dalam bahasa sederhana pada tingkat kelas enam. Alat-alat ini harus dapat diselesaikan dalam 10-15 menit. Alat ini harus relatif mudah untuk mencetak gol dan harus memberikan data yang valid yang menjadi dasar keputusan. Alat harus peka terhadap jenis kelamin, ras, kelas sosial, dan latar belakang etnis. Genograms dan ecomaps adalah dua alat yang mudah singkat untuk menggunakan pasokan data berharga keluarga.Catatan: Jangan bingung genogram dengan silsilah. Sebuah silsilah, dijelaskan pada Bab 17, adalah spesifik untuk penilaian genetika, sedangkan genogram memiliki kegunaan yang lebih luas untuk perawat.

C. KEPERAWATAN DAN PENALARAN KLINISSangat penting dalam setiap pembahasan keperawatan yang berpikir kritis diakui sebagai elemen dasar yang penting. Berpikir kritis adalah "mesin kognitif" mendorong proses penilaian keperawatan profesional (Facione & Facione, 1996). Paul (1993) menyatakan bahwa berpikir kritis adalah "proses intelektual disiplin secara aktif dan terampil konseptualisasi, menerapkan, sintesis, atau mengevaluasi informasi yang dikumpulkan dari, atau dihasilkan oleh, observasi, pengalaman, refleksi, atau komunikasi, sebagai panduan untuk keyakinan atau tindakan "(hal. 110). Perawat dapat mengarahkan proses intelektual dengan cara yang disiplin dan efektif dalam pengakuan dan pemecahan masalah berikutnya klien. Setiap "pemahaman" dari klien keluarga perlu, dan intervensi keperawatan, harus disesuaikan dengan cerita keluarga yang unik.Setiap langkah bekerja dengan keluarga, apakah diterapkan pada individu dalam keluarga sebagai konteks atau keluarga sebagai klien, membutuhkan disengaja proses penalaran klinis bijaksana. Perawat memutuskan untuk mengumpulkan d