lesi ulserasi

  • View
    23

  • Download
    2

Embed Size (px)

DESCRIPTION

kedokteran gigi

Text of lesi ulserasi

LESI ULSERASI DAN LESI VESIKOBULOSABLOK IDENTIFIKASI PENATALAKSANAAN PENDERITA I

LAPORAN DISKUSI KELOMPOKSEMESTER VTAHUN AKADEMIK 2014/2015Kelompok 1

Kristanto Wangi 2012.07.0.0012Tiffany Augusta Posuma 2012.07.0.0015Ratna Putri2012.07.0.0031Raafiulita Rentana Kansha2012.07.0.0038Wees Tove2012.07.0.0044Wisnu Kuncoro2012.07.0.0050Shinta Nurmaraya Febrianti2012.07.0.0060Caroline Prajina Paramitha A2012.07.0.0067Gregorio Davin Lie 2012.07.0.0073Asa Rina Thohiroh2012.07.0.0074Patricia B Wijaya2012.07.0.0078Safira Junieta Ananda2012.07.0.0088

FAKULTAS KEDOKTERAN GIGIUNIVERSITAS HANG TUAHSURABAYA2014

KATA PENGANTARUcapan syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena telah menyertai serta membimbing penulis selama proses pembuatan makalah, sehingga makalah yang berjudul Lesi Ulserasi dan Lesi Vesikobulosa dapat terselesaikan dengan baik dan tepat pada waktunya. Makalah ini membahas mengenai identifikasi, penetapan diagnosis dan penatalaksanaan yang berhubungan dengan lesi ulserasi dan lesi vesikobulosa.Berbagai pihak telah banyak membantu penulis dalam menyelesaikan makalah ini. Oleh karena itu penulis mengucapkan terimakasih kepada:1. Eddy H,drg. M.Kes, Sp.BM. selaku fasilitator.1. Orangtua, teman-teman, serta berbagai pihak yang tidak dapat penulis sebutkan, yang telah mendukung penulis dalam penyelesaian makalah ini.Tanpa bantuan dari mereka penulis tidak mungkin dapat menyelesaikan karya tulis ini dengan baik.Penulis berharap makalah ini dapat berguna bagi semua orang pada umumnya, dan bagi mahasiswa fakultas kedokteran gigi Universitas Hang Tuah pada khususnya. Di samping itu, penulis sangat menghargai masukan serta kritik yang bersifat membangun demi kebaikan penulisan selanjutnya.

Surabaya, September 2014

Penulis

DAFTAR ISI

Kata pengantar. ..2Daftar Isi....... 3Peta Konsep..4BAB IPENDAHULUAN ................................................................5BAB IIPEMBAHASAN ..................................................................6BAB IIIPENUTUP .........................................................................17Daftar Pustaka.18

Peta Konsep

Terapi Anti TBPemeriksaan Penunjang& Surat RujukanDiagnosis AkhirDiagnosis Sementara & Diagnosa BandingFaktor Predisposisi(Perokok & OH Jelek)Ulser MayorBatuk KronisPemeriksaan KlinisEtiologiAnamnesisPrognosis

BAB IPendahuluan1.1. Latar BelakangLesi ulserasi dan lesi vesikobulosa merupakan lesi yang sering sekali dijumpai pada praktek kedokteran gigi. Berbagai macam klasifikasi dan cara penatalaksanaannya sangat penting untuk dipelajari oleh mahasiswa kedokteran gigi karena merupakan kasus yang banyak sekali dijumpai dan merupakan suatu kondisi yang menganggu kesehatan oral pasien.

1.2. Batasan Topik 1.2.1 Pertanyaan Apa Saja yang Harus Ditanyakan Saat Anamnesis Kasus Pada Pemicu?1.2.2 Bagaimanakah Prosedur Diagnosis dan Hasil Pemeriksaan Kasus Pada Pemicu?1.2.3 Apakah Diagnosis Sementara Kasus Tersebut Beserta Alasan & Diagnosa Banding Kasus Pada Pemicu?1.2.4 Apakah Pemeriksaan Penunjang Kasus Pada Pemicu?1.2.5 Bagaimanakah Surat Rujukan & Interpretasi Hasil Kasus Pada Pemicu?1.2.6 Apakah Diagnosis Akhir & Prognosis Kasus Pada Pemicu?1.2.7 Bagaimanakah Etiopatogenesis Kasus Pada Pemicu?1.2.8 Apakah Manifestasi Oral Kasus Pada Pemicu?1.2.9 Apakah Faktor Predisposisi Kasus Pada Pemicu?1.2.10 ApakahTanda & Gejala Klinis Kasus Pada Pemicu?1.2.11 ApakahTerapi Awal dan Lanjutan Kasus Pada Pemicu?1.2.12 BagaimanakahTindakan Prebentif Kasus Pada Pemicu?

BAB IIPEMBAHASAN2.1. Pertanyaan Apa Saja yang Harus Ditanyakan Saat Anamnesis Kasus Pada Pemicu?Pada dasarnya suatu anamnesis yang baik harus meliputi, antara lain : data rutin / identitas pasien, keluhan utama, riwayat penyakit yang diderita, riwayat penyakit gigi dan mulut di masa lalu, riwayat medik, riwayat keluarga, serta riwayat sosial dan pekerjaan.1 (Hasibuan, 2005 dalam Harefa, 2006)Berikut daftar pertanyaan yang harus ditanyakan saat anamnesis pada kasus kali ini :a. Identitas pasien yang meliputi : Nama, Jenis kelamin, Alamat, Nomor telepon, Pekerjaan dan Umur. b. Keluhan utama Apa yang dapat saya bantu?Apakah ada rasa sakit?Kapan pertama kali keluhan dirasakan? Apakah ada perubahan keluhan sejak saat itu? Dibagian mana keluhan dirasakan?c. Keluhan penyakit sekarang Apakah rasa sakit atau keluhan disertai gejala lain?d. Riwayat medis sebelumnyaPernahkah anda menderita penyakit berat atau di rawat dirumah sakit? Apakah anda saat ini sedang dalam perawatan seorang dokter? Pernahkah anda menderita tuberkulosis? e. Riwayat pemeliharaan geligi Seberapa seringkah anda menyikat gigi dan berapa lama? f. Riwayat keluargaApakah ada anggota keluarga anda yang pernah mengalami kejadian serupa ? Apakah dalam keluarga ada riwayat tuberkulosis? g. Riwayat sosial dan pekerjaanApa pekerjaan yang dilakukan saat ini ?Sering merokok? Berapa bungkus rokok yang dikonsumsi perhari?(Bimbaum W & Stephen M, 2004)2.2. Bagaimanakah Prosedur Diagnosis dan Hasil Pemeriksaan Kasus Pada Pemicu?Prosedur diagnosis1. Pengamatan umum:a. Pernafasanb. Tekanan darahc. Denyut nadid. Keadaan umume. Suhu badanf. Berat badan dan tinggi badanPengamatan umum pasien TBC : Kurus, lesu, penurunan BB tanpa sebab yang jelas, demam, rasa berkeringat mala hari, batuk kronik baik dengan atau tanpa dahak, nafsu makan tidak.2. Pemeriksaan EO: a. Pipi kanan dan kirib. Bibir atas dan bawahc. Sudut bibird. Kelenjar limfee. Kelenjar salivaPengamatan umum pasien TBC : TAK, cervical lymfadenopaty.3. Pemeriksaan IO: a. Bucalb. Palatum c. linguald. gingivae. dorsum mulutPengamatan umum pasien TBC : Bagian tengah dari ulser berwarna abu abu, bagian perifer tidak halus dan dasar les ada nanah.Hasil pemeriksaan klinis Penampakan klasik dari TB secara intra oral yaitu nampak sebuah ulser pada permukaan dorsal lidah, tapi lesi dapat mengenai palatum. Ulser tampak ireguler dengan tepi menonjol dan dapat menyerupai infeksi fungi/jamur atau Kalrsinoma sel skuamosa.2.3. Apakah Diagnosis Sementara Kasus Beserta Alasan & Diagnosa Banding Kasus Pada Pemicu?Diagnosa sementara adalah Suspect Ulser TB. Karena, berdasarkan anamnesa pasien mengalami batuk kronis dan berkeringat pada malam hari, kurus, dan tidak segar serta ditemukan ulser mayor pada palatum yang memiliki batas jelas, bentuk ireguler dengan dasar kekuningan.Diagnosa Banding1. Stomatitis Aptousa RekurenPersamaan: berupa ulser putih kekuningan; dapat menyerang mukosa bukal, labial, lateral dan ventral lidahPerbedaan : Tidak menular, tanpa ada tanda-tanda penyakit lain, tidak disebabkan penyakit TBC2. Traumatic UlserPersamaan: Nampak sebagail ulser single dengan tepi eritematus; dapat terjadi pada lidah, bibir, bukal gingiva, mukosa labial dan dasar mulutPerbedaan: Traumatic ulser disebabkan trauma mekanik ( makanan kasar, tergigir, sikat gigi), trauma kimia (aspirin, perak nitrat 10%, H2O2 3%, fenol), trauma thermal (makanan atau minuman panas, CO2 dingin), elektrik (sengatan listrik)3. Ulser SifilisPersamaan : ulser singel, dalamPerbedaan : disebabkan penyakit sifilis4. Squamous Cell Carcinoma5. Limfoma2.4. Apakah Pemeriksaan Penunjang Kasus Pada Pemicu?1. Pemeriksaan BakteriologisDapat berasal dari dahak, cairan pleura, bilasan bronkus, liquor serebrospinal, bilasan lambung, dan jaringan biopsi.2. Pemeriksaan RadiologisPemeriksaan rutin dengan foto toraks PA, pemeriksaan indikasi dengan apikolordotik, oblik, CT Scan. Gambaran radiologis yang ditemukan dapat berupa: Bayangan lesi di lapangan atas paru atau segmen apical lobus bawah Bayangan berawan atau bercak Bayangan bercak milier Bayangan efusi pleura, umumnya unilateral Adanya kavitas tunggal atau ganda Destroyed lobe sampai destroyed lung Kalsifikasi3. Pemeriksaan Khusus BACTEC : dengan metode radiometric, dimana CO2 yang dihasilkan dari metabolism asam lemak M.Tuberculosis di dereksi growth indexnya Polymerase Chain Reaction (PCR) : mendeteksi DNA M.Tuberculosis Pemeriksaan serologi: ELISA, ICT, mycodot2.5. Bagaimanakah Surat Rujukan & Interpretasi Hasil Penunjang Kasus Pada Pemicu?

Surabaya, 15 September 2014Kepada Yth.TS. dr., Sp., PkJln Arief Rachman HakimSurabayaDengan hormat, mohon pemeriksaan lebih lanjut untuk pasien :Nama:Usia:Alamat:Dari pemeriksaan klinis didapatkan pasien kurus, dan tidak segar serta pada pemeriksaan intra oral ditemukan ulser mayor pada palatum yang memiliki batas jelas, bentuk ireguler dengan dasar kekuningan dengan suspect ulser tuberculosis. Mohon pemeriksaan lebih lanjut dibidang saudara dan mohon sedikit kabar. Atas bantuan dan perhatiannya terimakasih.BTKWass. Coll. drg.

2.6. Apakah Diagnosis Akhir & Prognosis Penunjang Kasus Pada Pemicu?Diagnosa akhir : Ulser TuberkulosisPrognosis : Baik, dengan meminum obat anti TB secara teratur pasien dapat sembuh. Namun banyak pasien yang tidak di terapi dengan baik dan tidak cukup fasilitas pada negara berkembang.(Tidy C,2011)

2.7. Bagaimanakah Etiopatogenesis Kasus Pada Pemicu?Tuberkulosis paru adalah penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan menular secara langsung. Mycobacterium tuberculosis termasuk bakteri gram positif dan berbentuk batang. Umumnya Mycobacterium tuberculosis menyerang paru dan sebagian kecil organ tubuh lain. Kuman ini mempunyai sifat khusus, yakni tahan terhadap asam pada pewarnaan, hal ini dipakai untuk identifikasi dahak secara mikroskopis sehingga disebut sebagai basil tahan asam (BTA). Mycobacterium tuberculosis cepat mati dengan matahari langsung, tetapi dapat bertahan hidup pada tempat