Click here to load reader

Laporan Biologi perkecambahan

  • View
    69

  • Download
    9

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Laporan Biologi PerkecambahanEpigeal dan Hipogeal

Text of Laporan Biologi perkecambahan

Laporan Biologi Perbedaan Perkecambahan Dikotil Dan Monokotil

Kata pengantar

Assalamualaikum Wr. Wb,

Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT , karena atas rahmatnya laporan penelitian yang berjudul Perbedaan Perkecambahan Dikotil Dan Monokotil dapat diselesaikan. Kami menyadari bahwa tulisan laporan ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu dengan kerendahan hati kami menerima adanya kritik dan saran yang membangun dari pihak manapun demi perbaikan dimasa yang akan datang.

Akhir kata kami mengucapkan selamat membaca. Semoga laporan penelitian ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.Wasalamualaikum Wr. Wb.

Bekasi, Agustus 2013

PENULIS

Daftar Isi

Halaman Judul... iKata Pengantar... iiDaftar Isi iiiBab I. PendahuluanA. Latar Belakang..1B. Tujuan...1Bab II. Metode Penelitian

A. Variabel....

2B. Alat dan bahan..

2C. Cara kerja......2Bab III. Hasil PenelitianA. Tabel Pengamatan biji kacang hijau..3B. Tabel Pengamatan biji jagung...4Bab IV. Penutup

A. Kesimpulan....6B. Saran..6BAB IPENDAHULUANA. Latar belakang

Tanaman merupakan bagian besar dari alam yang ada di bumi kita ini. Selain itu keberadaan tanaman di bumi ini sebagai produsen terbesar sangatlah penting, karena ia merupakan satu kesatuan dari rantai makanan yang terdapat dalam ekosistem. Ekosistem terdiri dari dua macam komponen yaitu abiotik ,yang terdiri dari tumbuhan, hewan, dan manusia.Sedangkan komponen abiotik antara lain : udara, gas, angin, cahaya, matahari, dan sebagainya. Tanaman sendiri terdapat berbagai macam dan jenis, tanaman dapat secara umum dibagi menjadi 2 macam yaitu dikotil dan monokotil. Terdapat berbegai macam perbedaan pertumbuhan diantara keduanya. Oleh karena itu, kami mengadakan penelitian untuk mengetahui bagaimana perbedaan antara perkecambahan dikotil dan monokotil.B. Tujuan

1. Mengetahui adanya perbedaan antara pertumbuhan tanaman dikotil dan monokotil

2. Mengetahui cara perkecambahan antara tanaman dikotil dan monokotil

3. Mengetahui proses terjadi nya perkecambahan

BAB IIMETODE PENELITIANA. Variabel

Variabel Bebas : Media tanam berupa tanah

Variabel Terikat : Perkecambahan dan pertumbuhan biji kacang hijau dan biji

jagung

Variabel Kontrol : Cahaya yang cukup dan penyiraman sekali sehariB. Alat dan bahan : 2 buah gelas plastik Biji Kacang hijau

Biji jagung

Tanah

Air

PenggarisC. Cara kerja :

1. Siapkan alat dan bahan

2. Masukan tanah ke dalam gelas plastik yang telah dilubangi bagian bawahnya.

3. Letakan biji kacang hijau dan jagung di gelas yang sudah disiapkan.

4. Letakan kedua gelas tersebut pada lingkungan yang cukup cahaya.

5. Jangan lupa siram dengan air secukupnya secara rutin.

6. Amati pertumbuhannya. Ukur panjang batang dengan penggaris / mistar.

7. Catat pertumbuhan kedua tanaman selama 7 hari.D. Teori SingkatPertumbuhan merupakan proses pertambahan ukuran atau volume serta jumlah sel secara irreversible, yaitu tidak dapat kembali ke bentuk semula. Pertumbuhan bersifat kuantitatif artinya dapat dinyatakan dengan satuan bilangan. Sedangkan perkembangan merupakan proses menuju kedewasaan atau tingkatan lebih sempurna, proses perkembangan tidak dapat diukur dan dinyatakan secara kuantitatif, tetapi dapat dilihat perubahan bentuk tubuh.Tanaman memiliki 2 tipe perkecambahan yaitu epigeal dan hipogeal. Epigeal merupakan pertumbuhan memanjang dari hipokotil yang menyebabkan plumula terdorong ke permukaan tanah.Sedangkan perkecambahan hipogeal merupakan pertumbuhan memanjang dari epikotil yang menyebabkan plumula keluar memebus kulit biji dan muncul di atas tanah, tetapi kotiledon tetap berada di dalam tanah.Perkecambahan ditandai dengan munculnya kecambah, yaitu tumbuhan kecil dan masih hidup dari persediaan makanan yang berada dalam biji.Ada empat bagian penting pada biji yang berkecambah, yaitu batang lembaga , akar embrionik (akar lembaga), kotiledon (daun lembaga), dan pucuk lembaga (plumula). Kotiledon merupakan cadangan makanan pada kecambah karena pada saat perkecambahan, tumbuhan belum bisa melakukan fotosintesis. Dalam proses pertumbuhan, tanaman dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor internal yaitu gen (faktor intraseluler) dan hormon (faktor interseluler), sedangkan faktor eksternal seperti intensitas cahaya, air, suhu, dan kelembapan.BAB IIIHASIL PENELITIAN

A. Tabel Pengamatan Biji Kacang HijauHariTinggi (cm)Keterangan

11Hipokotil telah tumbuh, sehingga kotiledon mulai terangkat ke atas

23Kotiledon telah membelah dan mengeluarkan plumula

38Epikotil telah tumbuh dan 2 daun tumbuh

411.5Batang terus memanjang dan daun semakin dengan warna hijau muda

512Batang bertambah tinggi 1/2 cm dan daun

613Tanaman terus tumbuh ke atas mengikuti arah cahaya matahari

715Tinggi tanaman bertambah 2cm dan panjang daun menjadi 3cm

Gambar Pengamatan Kacang Hijau

Hari ke 1 Hari ke 3Hari ke 2 Hari ke 4

Hari ke 5 Hari ke 7 Hari ke 6B. Tabel Pengamatan Biji JagungHariTinggi (cm)Keterangan

10Belum terjadi apapun pada biji jagung

20Kotiledon mulai terbelah dan mengeluarkan radikula

34Koleoptil mulai tumbuh yang akan menjadi daun tetapi kotiledon tetap di bawah tanah

48.5Dari koleoptil telah tumbuh daun yg terbagi menjadi 2

514.2Daun mulai tumbuh memanjang

619.1Daun ketiga muncul sebagai daun baru di tengah-tengah

723.3Tinggi tanaman bertamabah 4.2cm dari sebelumnya dan ketiga daun tumbuh sangat cepat

Gambar Penelitian Jagung Hari ke 3 Hari ke 6Hari ke 4 Hari ke 7

Hari ke 5 BAB V

PENUTUP

Grafik Pertumbuhan Tanaman Kacang Hijau dan Jagung

A. KesimpulanBiji dapat berkecambah karena di dalamnya terdapat embrio atau lembaga tumbuhan mempunyai tiga bagian, yaitu calon akar (radikula), daun lembaga (kotiledon), dan batang lembaga.Dari hasil pengamatan kami, tumbuhan dikotil dan monokotil memiliki tipe perkecambahan yang berbeda. Kacang Hijau merupakan tanaman dikotil dengan tipe perkecambahan epigeal, yaitu keping biji terangkat ke atas oleh pertumbuhan hipokotil yang tumbuh ke atas permukaan tanah. Berbeda dengan jagung yang merupakan tanaman monokotil dengan tipe perkecambahan hipogeal, biji jagung tetap berada di dalam tanah sedangkan epikotil nya saja yang tumbuh menembus kulit biji sampai ke atas permukaan tanah dan mengeluarkan plumula.B. SaranSebaiknya sebelum nya menanam seleksi biji yang bagus dan masih segar lalu rendam biji tersebut selama 1 hari untuk menghilangkan masa dormansi biji.Jangan menyiram tanaman dengan terlalu banyak air dan taruhlah tanaman cukup tersinar matahari.

iiiii

Search related