Kunci Jawaban Kewirus X

  • View
    214

  • Download
    11

Embed Size (px)

DESCRIPTION

kunci

Text of Kunci Jawaban Kewirus X

KUNCI JAWABAN

KUNCI JAWABAN MODUL KEWIRAUSAHAAN XBab 1 (Hal 42 sd 46)

a. Pilihan ganda

1.a6.b11.a16.e21.c

2.d7.b12.a17.b22.b

3.b8.c13.e18.c23.a

4.d9.a14.b19.c24.a

5.b10.b15.c20.d25.d

b. Uraian1. Pengertian dari:a. Wirausaha:

Seseorang yang berani berusaha secara mandiri dengan mengerahkan segala sumber daya dan upaya yang meliputi kepandaian mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya untuk menghasilkan sesuatu yang bernilai tinggi.

b. Kewirausahaan:

Kemampuan seorang manajer risiko (risk manager) dalam mengoptimalkan segala sumber daya yang ada, baik itu materil, intelektual, waktu dan kemampuan kreativitasnya untuk menghasilkan suatu produk atau usaha yang berguna bagi dirinya dan bagi orang lain.

2. Tujuan kewirausahaan untuk siswa dan dunia pendidikan:

a. Mempersiapkan bekal masa depan Anda agar menjadi terampil

b. Mempersiapkan Anda agar memiliki kecakapan untuk berkarir di bidang apapun.

c. Memberikan ilmu untuk mencari nafkah bila Anda terkena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja).

d. Mewujudkan kesuksesan di dunia kerja atau usaha mandiri melalui kewirausahaan.e. Memajukan perekonomian Indonesia dan menjadi lokomotif serta kemakmuran bangsa Indonesia.

f. Meningkatkan pendapatan keluarga dan daerah.

g. Membuat Anda berprestasi di sekolah.

h. Membudayakan sikap unggul, berperilaku positif, dan kreatif.

3. Sikap wirausaha yang baik dan perilaku wirausaha yang baik:

Sikap wirausaha:

Respon, cara pandang, dan pola pikir (mind set) individu terhadap hal yang dihadapinya, seperti rasa takut, kesulitan, cobaan, kritikan, saran, tekanan dan hambatan dalam menjalankan usaha.

Perilaku wirausaha:

Langkah dan tindakan yang dilakukan untuk menghadapi dan menyiasati pekerjaan sehari-hari.

4. Jenis kemampuan yang diperlukan dalam kewirausahaan: a. Kemampuan mengatasi masalah mental diri (emotional attachment) dan kecerdasan spiritual (spiritual quotient). b. Kemampuan menarik sisi positif dan hikmah.

c. Kemampuan mencari modal dan rekan (partner).

d. Kemampuan merumuskan visi dan misi serta tujuan usaha.

e. Kemampuan memotivasi diri.

f. Kemampuan berinovasi.

g. Kemampuan untuk mengatur waktu kerja.

5. Lima macam perilaku wirausaha dan contohnya:

a. perilaku wirausaha secara individu, contoh teguh pendiriannya.b. perilaku wirausaha secara sosial lingkungan, contoh berpenampilan rapi dan banyak disukai orang.

c. perilaku wirausaha dalam pekerjaan, contoh orientasi pada tujuan dan tetap berkeinginan kuat pada hasil yang sempurna.

d. perilaku wirausaha dalam menghadapi risiko, contoh mengevaluasi risiko dan dampaknya terlebih dahulu.

e. perilaku wirausahadalam kepemimpinan (leadership), contoh berani mengambil keputusan.6. Tiga faktor penting operasional yang dibutuhkan oleh wirausaha cerdas:1) Quality (kualitas): mutu produk, mutu operasional, dan mutu pelayanan harus baik.

2) Time (waktu): waktu penyelesaian produk, waktu pekerjaan, waktu perbaikan juga penting dan menunjang mutu produk.

3) Cost (biaya): mutu yang baik memerlukan biaya, tetapi biaya yang tinggi juga belum tentu menghasilkan mutu yang baik.

7. Perkembangan kewirausahaan:

a. Kewirausahaan sebelum abad pertengahan.

Wirausaha adalah contractor, yaitu pemborong/orang yang melakukan kesepakatan kerja atas sejumlah pekerjaan yang ditantukan sebelumnya dnegan kompensasinya.

b. Kewirausahaan pada abad pertengahan (sebelum abad 17).

Berupa era argo (pertanian).

c. Kewirausahaan pada abad/era industri.

Kewirausahaan disebut juga join venture capital (adanya aspek strategi dalam penyediaan modal).

d. Kewirausahaan pada abad 19 dan 20.

Terdapat unsur kemampuan dan keberanian menanggung semua risiko, baik modal, waktu, dan nama baik yang tidak ada di era sebelumnya.

e. Kewirausahaan pada abad 21.

Kreativitas usaha menjadi tulang punggung sebuah bisnis.

8. Keterampilan yang perlu dimiliki seorang wirausaha:

a. Keterampilan manajerial (managerial skills), digunakan untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengorganisasi suatu pekerjaan agar dapat terselesaikan dengan baik dan tepat waktu.b. Kemampuan konseptual (conceptual skills), ialah keterampilan dalam merancang suatu rencana, menyusun, konsep dan visi serta misi agar memiliki arah yang jelas.

c. Kemampuan mengelola sumber daya manusia (human skills), ialah ketermpilan memahami orang lain, berempati, berkomunikasi, memotivasi, memberi contoh dan menjadi teladan bagi orang lain serta berhubungan baik dengan pelanggan.

d. Kemampuan merumuskan masalah dan mengambil keputusan (decision making)

e. Kemampuan mengelola waktu (time management skills), ialah pandai mengelola waktu secara efektif dan efisien agar memperoleh hasil yang optimal.

f. Kemampuan teknis (technical skills) sebagai keterampilan int.

9. Ruang lingkup wirausaha:

a. Ruang lingkup internal

1) Dalam kehidupan sehari-hari: untuk keluar dari kesulitan, untuk tetap bertahan hidup, mendapatkan penghasilan dan mengatasi keterbatasan.

2) Dalam bekerja: untuk meraih kesuksesan dalam karir.

3) Dalam keluarga: untuk menjadi lokomotif ekonomi keluarga.

b. Ruang lingkup eksternal

1) Dalam dunia usaha: untuk menjadi wirausaha yang sukses.2) Dalam dunia masyarakat: untuk menjadi contoh orang yang sukses dan menjadi teladan bagi lingkungan, RT, RW dan juga membantu orang lain mendapatkan nafkah bagi keluarganya.3) Dalam kenegaraan: untuk membantu program pemerintah dalam mengurangi tingkat pengangguran yang tinggi dan mengatasi pengentasan kemiskinan, serta menjadi lokomotif kemajuan ekonomi suatu negara.10. Mitos yang salah tentang kewirausahaan:

a. Menjadi wirausaha yang sukses itu adalah bakat

Menjadi wirausaha yang sukses itu tergantung pada kemampuan mengatasi dan mengelola risiko.

b. Menjadi wirausaha itu faktor keturunan

Belum tentu pedagang mempunyai anak yang menjadi pedagang juga, namun yang pasti orang tua pedagang tersebut cenderung menginginkan anaknya menjadi pedagang.

c. Menjadi wirausaha membutuhkan modal uang yang banyak

Modal bisa diperoleh dari mana saja, salah satunya bekerja sama dengan pemilik modal atau meminjam uang ke bank.d. Menjadi wirausaha itu harus punya peluang emas dulu

Peluang didapat setelah diteliti, terjun ke lapangan, dan sering mengamati pasar atau industri terlebih dahulu baru dihubungkan dengan kepribadian.

e. Menjadi wirausaha itu harus nekat

Nekat juga perlu alasan yang kuat. Selain punya keberanian, Anda juga harus membuat dahulu perencanaan, strategi, taktik, percobaan, penelitian dan konsep wirausaha.

11. Tingkat Kemampuan wirausaha dalam mengatasi rasa takut akan kegagalan yang dihadapinya:

a. Tingkat kemampuan dalam mengatasi rasa takut: kecil sekali.

Pada tingkat ini seseorang cenderung menghindari risiko (avoid a risk), sering disebut rosk avioder atau risk averter (penghindar risiko).

b. Tingkat kemampuan dalam mengatasi rasa takut: sedang.

Pada tingkat ini seseorang selalu menggunakan pengetahuannya untuk bekerja lebih baik lagi. Tingkat ini disebut comfort risk calculation taker (orang yang selalu menghitung risiko yang ditanggung harus lebih kecil dari keuntungan yang diperoleh).

c. Tingkat kemampuan dalam mengatasi rasa takut: tinggi.

Pada tingkat ini seseorang berani atau mengatasi risiko kegagalan dan berani menghadapi rasa takutnya karena ia merasa mampu, mempunyai pengetahuan, dan pengalaman kerja sesuai dengan apa yang ia kerjakan dalam bisnisnya. Tingkatan ini disebut risk calculation taker atau berani mengambil risiko usaha dengan perhitungan risiko yang paling optimal.d. Tingkat kemampuan dalam mengatasi rasa takut: kompleks.Pada tingkat ini kemampuan memperhitungkan, mengendalikan, mengatasi dan menanggung risiko kegagalan usahanya lebih besar dibandingkan ketiga tingkatan diatas. Tingkatan ini disebut manajer risiko bagi diri sendiri (risk manager).e. Tingkat kemampuan dalam mengatasi rasa takut: sangat tinggi.Pada tingkat ini kemampuan seseorang dalam mengatasi rasa takut akan kegagalan cukup besar sehingga cenderung mengambil keputusan menggunakan intuisinya yang kuat sekali, bahkan bisa cenderung mengadu keberuntungan. Tingkatan ini disebut risk taker atau pengambil risiko.12. Sepuluh karakteristik kewirausahaan menurut Bygrave, seorang pakar kewirausahaan:

a. Dream (mimpi)

Tidak ada wirausaha yang tidak punya mimpi, dan akan lebih sukses lagi bila mempunyai visi dan misi ke depan disertai dengan kemampuan untuk mewujudkannya.b. Decisiveness (ketegasan)

Seorang wirausaha mempunyai hasrat ingin maju, tegas, energik, penuh semangat, dan tidak bekerja lambat.

c. Doing (bertindak)

Wirausaha tidak suka menunda pekerjaan dan selalu menindaklanjuti keputusan yang telah dibuat, mempunyai kecepatan dan tenaga ekstra dalam bertindak dibanding yang lain.

d. Determination (ketetapan hati/kebulatan tekad)

Seorang wirausaha mempunyai keteguhan hati serta rasa tanggung jawab yang tinggi sehingga tidak pernah menyerah begitu saja ketika menghadapi persoalan.

e. Dedication (pengabdian) Seorang wirausaha yang cerdas mempunyai dedikasi yang tinggi terhadap bisnisnya.

f. Devotion (kecintaan/kesetiaan)

Bisnis akan menyita banyak waktu, pikiran, tenaga, energi, fokus dan semangat wirausaha, sehingga wirausaha harus mencintai pekerjaannya dan pandai membagi waktu.

g. Details (terperinci)

Untuk mencapai kesuksesan, wirausaha