of 47/47
PENYAKIT KULIT AKIBAT INFEKSI BAKTERI

Kulit Bakteri Adit

  • View
    232

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

ppt bakteri pada kulit

Text of Kulit Bakteri Adit

Penyakit kulit akibat infeksi

Penyakit kulit akibat infeksi BakteriPioderma adalah penyakit kulit kuman Staphylococcus, Streptococcus atau kedua-duanya.

Etiologi: Staphylococcus aureus, Streptococcus B hemolyticusPiodermaFaktor predisposisi: Hygiene yang kurangMenurunnya daya tahan tubuh Kekurangan gizi, anemia, neoplasmaPenyakit kulit lainfungsi kulit terganggu infeksi

Pioderma primer: terjadi pada kulit yang normal, gejala konstitusi -

Pioderma sekunder: telah ada penyakit kulit yang lain (impetigenisata) ditandai dengan adanya pus, pustul, bula purulen, krusta berwarna kuning kehijauan, pembesaran KGB regional, leukositosis atau demam. Gejala konstitusi +

Bentuk PiodermaImpetigo krustosaSinonimImpetigo kontangiosa, impetigo vulgaris, impetigo Tillbury FoxEtiologiStreptococcus B hemolyticusEpidemiologiPenyakit ini menyerang anak anak usia 4-5 tahunGejala KlinisEritema dan vesikel yang cepat pecah menjadi krusta tebal berwarna kuning seperti maduPredileksiMuka (sekitar lubang hidung dan mulut)Pemeriksaan tambahanKultur (jarang)DDEktimaTerapiJika krusta sedikit, dilepaskan dan diberi salep antibiotik. Kalau banyakk diberi pula antibiotik sistemik

Impetigo bulosaSinonimImpetigo vesikobulosa, cacar monyetEtiologiStaphylococcus aureusEpidemiologiPenyakit ini dapat menyerang anak-anakGejala KlinisEritema, bulla, bulla hipopion (jika pecah menjadi koleret)PredileksiRegio intertriginosa (ketiak, dada, dan punggung)Pemeriksaan tambahanKultur (jarang)DDJika vesikel/bula telah pecah dan hanya terdapat koleret dan eritema, maka mirip dermatofitosis. TerapiJika terdapat hanya beberapa vesikel/bula, dipecahkan lalu diberi salap antibiotik atau cairan antiseptik. Kalau banyak diberi pula antibiotik sistemik.

EktimaDefinisiUlkus superfisial dengan krusta diatasnyaEtiologiStaphylococcus aureusEpidemiologiAnak & dewasaGejala KlinisKrusta tebal warna kuning, dasarnya ulkusPredileksiTungkai bawah tempat yang relatif banyak traumaTempat lainnya adalah bokong dan pahaDDImpetigo krustosaTerapiSedikit : angkat krusta + salep antibiotikBanyak : angkat krusta + antibiotik sistemikPrognosis Dapat membaik setelah beberapa minggu namun meninggalkan bekas

FolikulitisDefinisiPeradangan dari folikel rambut akibat infeksi atau trauma fisikSinonimImpetigo BackhartEtiologiStaphylococcus aureus (paling sering)Pseudomonas aeruginosa, Malassezia spp., Propionibacterium acnes (jarang)Folikulitis superfisial (terbatas pada epidermis)Predileksi: Skalp (anak-anak), dagu, aksila, ekstremitas bawah, bokong (dewasa)Terdapat rasa gatal dan panasKelainan berupa pustul kecil dome-shaped, mudah pecah, pada folikel rambut, multipleFolikulitis profunda (mencapai subkutan)Predileksi: dagu, atas bibirKelainan berupa eritematosa dengan perabaan hangat dan nyeri. Teraba infiltrat pada subkutanPemeriksaan tambahanKultur bakteriTerapiAntibiotik topikal dan sistemik

FURUNKEL / KARBUNKELDefinisiRadang folikel rambut dan sekitarnya. Jika lebih daripada sebuah disebut furunkulosis.Karbunkel adalah kumpulan furunkel.EtiologiStaphylococcus aureusGejala KlinisNyeri. Kelainan berupa nodus erimatosa berbentuk kerucut, di tengahnya terdapat pustul Abses isi pus & jar. Nekrotik pecah (fistel)PredileksiTempat yang banyak friksi (aksila, bokong)TerapiJika sedikit cukup dengan antibiotik topikal.Jika banyak digabung dengan antibiotik sistemik.

ErisipelasEtiologiStreptococcus B HemolyticusGejala KlinisGejala konstitusi : demam dan malaiseBiasanya didahului traumaEritem berwarna merah cerah, berbatas tegas, pinggirnya meninggi dengan tanda radang akutDapat disertai edema, vesika, bullaPredileksiTungkai bawahTerapiIstirahat dan tungkai bawah ditinggikanAntibiotik topikalKompres terbuka dengan larutan antiseptikDiuretik jika ada edemaDDSelulitis

SelulitisSama dengan erisipelas, bedanya kelainan kulit infiltrat difus di subkutan dengan tanda radang akut

FlegmonSelulitis dengan supurasi

Abses multipel kel.keringatEpidemiologiSering pada anak (Faktor predisposisi : malnutrisi, morbili)Bersama miliaria (kadang)EtiologiStaphylococcus AureusGejala KlinisNodus eritematosa, multipel, tidak nyeri, bentuk kubah, dan lama memecahPredileksiKel. Keringat (Daerah banyak keringat)TerapiAntibiotik sistemik dan topikalDDFurunkulosis

HidradenitisDefinisiInfeksi kel. ApokrinEtiologiStaphylococcus aureusEpidemiologiUsia sesudah akil balik sampai dewasa mudaGejala KlinisDidahului trauma/microtrauma banyak keringat, pemakaian deodoran atau rambut ketiak diguntingGejala konstitusi : demam, malaiseRuam berupa nodus dengan tanda radang akut melunak (abses) pecah (fistel)/hidradenitis supurativaPredileksiketiak, perineumDDSkrofuloderma (tidak ada tanda radang akut dan leukositosis)TerapiKompres terbukaAntibiotik sistemikJika abses, insisi

S.S.S.S (Staphylococal Scalded Skin Syndrome)Infeksi kulit oleh S aureus dengan terdapatnya epidermolisisPada balita, laki>wanitaEtio: S aureus grup II faga 52, 55, 71GK: demam, ISPAKelainan: timbul mendadak eritema di muka, leher, ketiak, lipat paha, menyebar dalam 24 jambula besar, dinding tipis. Nikolsky sign + (24-48jam)Pengeriputan spontan, pengelupasan lembaran kulit tampak daerah erosif (2-3hari) akan mengering dalam beberapa hari dan terjadai deskuamasiPenyembuhan setelah 10-14 hari. Tanpa disertai sikatrikDefinisiInfeksi kulit oleh S.aureus dengan tipe tertentu EtiologiStaphylococcus aureus grup II faga 52,55, dan atau faga 71EpidemiologiTerutama pada anak dibawah 5 tahun, pria > wanitaGejala klinisDemam tinggi disertai ISPAKelainan kulit awal : eritema mendadak pada wajah, leher, ketiak, lipat paha. Menyeluruh dalam 24 jam24 -48 jam : bulla besar berdinding kendur. Nikolsky sign +2-3 hari : pengeriputan spontan disertai pengelupasan, shg tampak erosifBeberapa hari : mengering deskuamasiPenyembuhan setelah 10-14 hari tanpa sikatrikDDNET (Histopatologi terdapat celah di subepidermal, dan sel nekrosis di sekitar celah dan banyak sel radang. S.S.S.S di stratum granulosum)Pemeriksaan tambahanHistopatologi & BakteriologiKomplikasiSelulitis, pneumonia, septikemiaTerapiAntibiotik derivat penisillin yang efektif bagi S.aureus Kloksasiklin: 2 x 250 mg untuk dewasa, pada neonatus 3 x 50 mg sehariKlindamisinChepalosporin generasi 1Topikal: sofratule atau krim antibiotikKeseimbangan cairan dan elektolitPrognosisKematian dapat terjadi akibat tiak adanya keseimbangan cairan/elektrolit dan sepsis

TBC KutisPenyakit yg disebabkan oleh Mycobacterium

KLASIFIKASI :Inokulasi eksogen ke kulitInokulasi primer TB (Tuberculosis Chancre)Tuberkulosis kutis verucosaPenyebaran secara endogen ke kulitLupus vulgarisScrofulodermaTuberkulosis kutis orificsialisTuberkolosis miliar kutis

DefinisiTuberkulosis pada kulitEtiologiMycobacterium tuberculosisEpidemiologiUmumnya pada anak & dewasa muda, wanita > priaOrang dengan keadaan umum dan gizi yang kurangPATOGENESIS :

Penjalaran langsung dari organ di bawah kulit yg terkena TB kulit, contoh : skrofuloderma

2. Inokulasi langsung pada kulit sekitar orifisium, contoh : TB kutis orifisialis

3. Hematogen : TB kutis miliaris

4. Limfogen : Lupus vulgaris

5. Penjalaran dari selaput lendir yang berpenyakit TB : Lupus vulgaris

6. Inokulasi langsung ke kulit : TB kutis verukosa

Inokulasi Primer (Tuberculosis Chancre)Pada orang dengan imunitas rendahPredileksiWajah, ekstremitas, daerah yang mudah terkena traumaGejala klinisLesi muncul 2-4 minggu setelah inokulasiLesi dapat berupa papul, pustul, ulkus indolen, indurasi postif, dan dinding bergaung

TB Kutis Verukosa

Reinfeksi M.tuberkulosis inokulasi langsung ke kulitPredileksiTungkai bawah dan kaki, bokong, tempat yang sering terkena trauma.Gejala klinisLesi berbentuk bulan sabit akibat penjalaran serpiginosa (penjalaran diikuti penyembuhan bagian lainnya)Tampak papul berukuran lentikular diatas kulit yang eritem. Pada bagian cekung tampak sikatrikSkrofulodermaDefinisiSuatu penyakit yang disebabkan penjalaran perkontinuitatum dari organ di bawah kulitEtiologiMycobacterium tuberculosisEpidemiologiAnak muda atau orang tuaGejala klinisPembesaran kelenjar getah bening (limfadenitis TB)Perlekatan kelenjar getah bening dengan jaringan di sekitarnya (periadenitis TB)

KGB melunak cold abcess pecah (fistel) meluas (ulkus) memanjang & tidak teratur, sekitar berwarna merah kebiruan, bergaung, tertutup oleh pus serologik mengering (krusta) sembuh (sikatriks)

DDHidradenitis supruratif, Limfogranuloma venerenum, sifilis gummaTerapiRHZES (OAT ektra paru)PrognosisPrognosis baik jika pengobatan dilakukan sesuai dengan prosedur pengobatan

Lupus VulgarisInfeksi secara limfogen dan hematogenPredileksiwajah, badan, ekstremitas, bokongGejala klinisterdapat kelompok nodus eritematosa yg berubah warna menjadi kuning bila dilakukan penekanan (apple jelly colour)Nodus berkonfluensi plak, bersifat destruktif ulkus

TB kutis orifisialis

Infeksi secara autoinokulasi pada periorofisialis dan membran mukosaPredileksiSekitar mulut, orifisium uretra eksternum, dan perianalGejala klinisLesi: ulkus hemoragik, purulen, dinding menggaungPrognosis buruk

TB kutis miliarisInfeksi secara hematogen, imunospresifFokus infeksi pada paru atau selaput otakPredileksiSekitar mulut, orifisium uretra eksternum, dan perianalGejala klinisLesi diseminata seluruh tubuh berupa papul eritematosa, purpura maupun vesikelPrognosis burukPemeriksaan tambahan- Pemeriksaan darah : LED - Pemeriksaan bakteriologik : hasil lama ( 8 mg )- Pemeriksaan histopatologik : hasil cepat ( 1 mg )- Tes tuberkulin : (+) menunjukkan pernah TB atau sedang menderita TB- PCR : utk menentukan etiologiTerapi

Kusta Penyakit infeksi kronik Mycobacterium lepraeSaraf perifer sebagai afinitas pertama kulit lalu ke organ lain kecuali SSPBergantung pada sistem imunitas seluler (SIS)Cardinal Sign:Lesi kelainan kulit yang mati rasa:Kelainan kulit: bercak hypopigmentasi atau eritematosa yang mati rasaPenebalan saraf tepi yang disertai dengan gangguan fungsi saraf akibat peradangan kronis:Gangguan sensoris (mati rasa), motorik (kelemahan, kelumpuhan otot), fungsi otonom (kulit kering)BTA + pada kerokan kulit

Ridley dan jopling

Ada 2 indikator yang penting dalam penentuan derajat infeksi dan viabilitas organisma, serta kemajuan pengobatan (menurut Ridley)

1. Indeks Morfologis Adalah : - Indeks yang menunjukkan persentase basil yang hidup (viable) Basil yang dianggap hidup adalah basil yang bentuknya masih utuh atau solid

372. Indeks BakteriologisHal ini menunjukkan beratnya infeksi dengan menghitung kepadatan kuman pada rata-rata lapang pandang mikroskop

Kriteria, (100x oil immersi)1+ = paling sedikit ditemukan 1 basil dlm setiap 100 lp. 2+ = paling sedikit ditemukan 1 basil dlm setiap 10 lp 3+ = paling sedikit ditemukan 1 basil dlm setiap lp 4+ = paling sedikit ditemukan 10 basil dlm setiap lp 5+ = paling sedikit ditemukan 100 basil dlm setiap lp 6+ = paling sedikit ditemukan 1000 dlm setiap lp 38Pemeriksaan rasa raba pada lesiPemeriksaan saraf tepi:N. FascialisN. Auricularis MagnusN.UlnarisN.RadialisN.MedianusN.cutaneus radialisN.Peroneus communisN. Tibialis posterior

PB: BTA MB: BTA + MDT TBHistopatologik: sel virchowSerologik: digunakan apabila klinis dan bakteriologis tidak jelas. Uji MLPA, ELISA, ML dipstick

40

Spektrum Klinis

TERAPIPBMBMinum di depan petugas:Rifampisin 600 mg / bulanDDS 100 mg / bulan

Minum di rumah:DDS 100 mg / hari1 blister = 1 dosis = 28 hari

Jumlah pengobatan = 6 dosisJangka waktu pengobatan : 6-9 bulanMinum di depan petugas:Rifampisin 600 mg / bulanDDS 100 mg / bulanClofazimine 300 mg / bulan

Minum di rumah:DDS 100 mg / hariClofazimine 50 mg / hari1 blister = 1 dosis = 28 hari

Jumlah pengobatan = 12 dosisJangka waktu pengobatan : 12-18 bulan

45EFEK SAMPING OBATRifampisin : Sindroma kulit (rasa panas, gatal), sindroma perut (nyeri, mual,muntah, diare). Sindroma flu (demam, menggigil, sakit tulang), sindroma pernapasan, hepatotoksik, eprubahan warna kecing, feses, ludah, air mata dan keringat menjadi berwarna merah.Clofazimine :Rangsangan & obstruksi saluran cerna, hiperpigmentasi kulit dan mukosa, kulit dan mukosa keringDDS :Reaksi alergi (dermatitis eksfolativa, fixed drug erupsion) hepatitis, nefritis, anemia hemolitik, neutiris primerRFT : telah menyelesaikan pengobatan MDTDefault : penderita PB selama > 3 bulan/MB > 6 bulan, tidak mengambil obatRelaps : telah selesai pengobatan dan muncul lesi baru pada kulitENL: eritema nodosum leprosum, merupakan episode acute on chronic. Timbul pada tipe LL atau BL. Kelainan berupa nodus eritema, nyeri. Predileksi : lengan dan tungkai.Reversal: sebagian atau seluruh lesi yang telah ada bertambah aktif atau timbul lesi baru dalam waktu singkat. Tanpa nodus.