Akulturasi hindu islam bidang arsitektur

  • View
    331

  • Download
    3

Embed Size (px)

Text of Akulturasi hindu islam bidang arsitektur

Slide 1

Faktor Penyebab Agama Islam Cepat Berkembang di IndonesiaFaktor AgamaFaktor agama, yaitu akidah islam itu sendiri dan dasar-dasarnya yang memerintahkan menjunjung tinggi kepribadian dan meningkatkan harkat dan martabatnya, menghapuskan kekuasaan kelas rohaniwan seperti Brahmana dalam system kasta yang diajarkan Hindu. Masyarakat yang diyakinkan bahwa dalam Islam semua lapisan masyarakat sama kedudukannya, sama didalam hukum, tidak ada yang diistemewakan meskipun ia keturunan bangsawan.2. Faktor Agama Faktor agama, yaitu akidah islam itu sendiri dan dasar-dasarnya yang memerintahkan menjunjung tinggi kepribadian dan meningkatkan harkat dan martabatnya, menghapuskan kekuasaan kelas rohaniwan seperti Brahmana dalam system kasta yang diajarkan Hindu. Masyarakat yang diyakinkan bahwa dalam Islam semua lapisan masyarakat sama kedudukannya Mereka juga sama didalam hukum, tidak ada yang diistemewakan meskipun ia keturunan bangsawan. 3. Faktor EkonomiPerdagangan melalui lautan Indonesia dan India hampir seluruhnya dikuasai pedagang arab, maka para pedagang Indonesia yang terdiri dari para pejabat dan bangsawan itu, yang bertindak sebagai agen-agen barang Indonesia yang akan dikirim ke luar dan sebagai penyalur barang-barang yang masuk ke Indonesia, banyak berhubungan dengan para pedagang muslim Arab yang sekaligus mengajak mereka.

Ada beberapa factor yang menyebabkan agama Islam dapat berkembang cepat di Indonesia. Di antaranya sebagai berikut:1. Syarat untuk masuk agama Islam sangatlah mudah. Seseorang hanya butuh mengucapkan kalimat syahadat untuk bisa secara resmi menganut agama Islam.2. Agama Islam tidak mengenal system pembagian masyarakat berdasarkan kasta. Dalam ajaran agama Islam tidak dikenal adanya berbedaan golongan dalam masyarakat. Setiap anggota masyarakta mempunyai kedudukan yang sama sebagai hamba Allah SWT.3. Penyebaran agama Islam dilakukan dengan jalan yang relative damai (tanpa melalui kekerasan).4. Sifat bangsa Indonesia yang ramah tamah member peluang untuk bergaul lebih erat dengan bangsa lain. Di dalam pergaulan yang erat itu kemudian terjadi saling mempengaruhi dan saling pengertian.5. Upacara-upacara keagamaan dalam Islam lebih sederhana.AKULTURASI HINDu-ISLAM DI BIDANG ARSITEKTUR1. Masjid Agung Menara Kudus di Jawa Tengah

Ciri dari bangunan Hindu dijelaskan oleh konstruksi bangunan yang tersusun dari batu bata yakni kepala (mahkota)badan kaki, Sedangkan ciri Islamnya adalah masjid yang sebagai bangunan induknya. Sebuah menara Kudus setinggi 18 m sangat sarat dengan budaya Hindu. Simbol candi yang menjadi icon mencolok dari menara ini bukanlah menunjuk pada kegunaan candi sebagai tempat memuja para dewa. Secara arsitektural, bentuk Menara Kudus lebih mirip dengan bangunan candi Hindu budha. Bangunan menara ini terdiri 3 bagian pokok yaitu kaki, badan dan puncak bangunan. Kaki dan badan diukir sebagaimana motif tradisi Jawa-Hindu, dan bagian puncak bangunan mustaka yang berupa atap tajugyang ditopang oleh empat batang saka guru.Dimanakah letak akulturasi Hindu-islam pada Masjid Agung Menara Kudus ?2. Masjid Agung Demak di Jawa Tengah

Wujud arsitekturalnya menunjukkan akulturasi kebudayaan Islam dengan Hindu yakni atap bangunannya runcing ke atas dengan tiangtiang penopang yang besarbesar dan tinggi. Motifmotif hias tiang bangunannya nampak berhubungan dengan kebudayaan Majapahit .Atapnya berbentuk tumpang yaitu atap yang bersusun semakin ke atas semakin kecil dari tingkatan paling atas berbentuk limas. Jumlah atapnya ganjil 1, 3 atau 5. Biasanya ditambah dengan kemuncak untuk memberi tekanan akan keruncingannya yang disebut dengan Mustaka. Candrasengkala berbentuk gambar kepala naga dapat dilihat pada daun pintu utama dibagian depan masjid. Lawang/ pintu ini sering disebutlawang Bledegatau Pintu Petir yang menggambarkan pencampuran 2 kebudayaan antara Majapahit(stupa) dan kebudayaan Cina. Bunyi dari prasasti tersebut ialahHadeging masjid yasanipun para wali, nalika dinten kamis Kliwon malem jumat legi tanggal 1 Dulkaidah tahun 1428 S/1506 M.Bagaimanakah dengan Letak Kulturasi Hindu-Islam Pada Masjid Agung Demak?3. Makam Sunan Kudus

a. Makam dibangun di belakang masjid atau tempat-tempat yang keramat.b. Makamnya terbuat dari bangunan batu yang disebut dengan Jirat atau Kijing, nisannya juga terbuat dari batu.c. Di atas jirat biasanya didirikan rumah tersendiri yang disebut dengan cungkup atau kubba.d. Dilengkapi dengan tembok atau gapura yang menghubungkan antara makam dengan makam atau kelompok-kelompok makam. Bentuk gapura tersebut ada yang berbentuk kori agung (beratap dan berpintu) dan ada yang berbentuk candi bentar (tidak beratap dan tidak berpintu).e. Di dekat makam biasanya dibangun masjid, maka disebut masjid makam dan biasanya makam tersebut adalah makam para wali atau raja.

Kenapa Makam Sunan Kudus memiliki arsitektural sarat dengan akulturasi Hindu-Islam?TERIMA KASIHDISUSUN OLEH :