RANGKUMAN MATERI Kimia.doc

  • View
    73

  • Download
    22

Embed Size (px)

Text of RANGKUMAN MATERI Kimia.doc

Kation

PAGE 14

Kation

Na+ : natrium

K+ : kalium

Ag+ : Perak

Cu+ : Tembaga (I)

Cs+ : Sesium

H+ : Asam

Hg+ : Raksa (I)

NH4+ : Amonium

Mg2+ : Magnesium

Ca2+ : Kalsium

Ba2+ : Barium

Zn2+ : Seng

Ni2+ : Nikel

Cu2+ : tembaga (II)

Fe2+ : Besi (II)

Co2+ : Kobalt (II)

Sn2+ : Timah (II)

Pb2+ : Timbal (II)

Cr2+ : Kromium (II)

Mn2+ : Mangan (II)

Hg2+ : Raksa (II)

Pt2+ : Platina (II)

Fe3+ : Besi (III)

Au3+ : Emas (III)

Al3+ : Alumunium

Cr3+ : Kromium (III)

Co3+ : Kobalt (III)

Sn4+ : Timah (IV)

Pb4+ : Timbal (IV)

Pt4+ : Platina (IV)

AnionAnion

F- : FluoridaAsO33- : Arsenit

Cl- : KloridaAsO43- : Arsenat

Br- : BromidaPO33- : Pospit

H- : HidridaPO43- : Pospat

OH- :HidroksidaP3- : Fospida

CN- : Sianida

OCN- : sianat

NO2- : Nitrit

NO3- : Nitrat

ClO- : Hipoklorit

ClO2- : Klorit

ClO3- : Klorat

ClO4- : Perklorat

BrO- :Hipobromit

BrO2- : Bromit

BrO3- : Bromat

BrO4- : Perbromat

MnO4- : Permanganat

MnO42- : manganat

CH3COO- : Asetat

HCO3- : Bicarbonat

IO- : Hipoiodit

IO2- : Iodit

IO3- : Iodat

IO4- : Periodat

S2O32- : Tiosulfat

O2- : Oksida

S2- : Sulfida

Se2- Selenida

Se2- Selenida

CO32- : Karbonat

CrO42- : Kromat

Cr2O72- : Dikromat

SO32- : Sulfit

SO42- : Sulfat

C2O42- : Oksalat

. STRUKTUR ATOM

Dasar Model Atom Dalton

Hukum kekekalan massa (Hukum Lavoiser)

Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust)

Kelemahan Model Atom Dalton

Tidak dapat menjeaskan perbedaan atom unsur yang satu dengan atom unsur yang lain

Tidak dapat menerangkan sifat listrik materi

Tidak dapat menjelaskan cara atom saling berikatan

Dasar Model Atom Thomson

Penemuan elektron berdasarkan percobaan sinar katoda

Kelemahan Model Atom Thomson

Tidak dapat menerangkan fenomena penghamburan sinar alfa pada lempeng tipis emas.

Dasar Model Atom Rutherford

Penemuan inti atom berdasarkan percobaan hamburan sinar alfa pada lempeng logam

Kelemahan Model Atom Rutherford

Bertentangan dengan teori elektro termodinamika klasik, dimana suatu partikel yang bermuatan listrik apabila bergerak akan meancarkan energi. Elektron yang bergerak mengelilingi inti akan kehilangan energi terus menerus sehingga akhirnya akan membentuk lapisan spiral dan jatuh ke inti

Dasar Model Atom Bohr

Percobaan spektrum unsur hidrogen

Kelemahan Model Atom Bohr

Terjadi penyimpangan untuk atom yang lebih besar dari hidrogen

Tidak dapat menerangkan efek Zeman yaitu spectrum atom yang lebih rumit bla ditempatkan pada medan magnet.

Isotop : atom yang mempunyai nomor atom sama tetapi massa atomnya bebeda

Contoh : dengan

Isobar : atom yang mempunyai massa atom sama tetapi nomor atom bebeda

Contoh : dengan

Isoton : atom yang mempunyai jumlah neutron sama, tetapi nomor atom dan nomor massa berbeda.

Contoh : dengan

Keunggulan sistem periodik Mendeleyev :

Mendeleyev dapat meramalkan sifat unsur yang belum ditemukan yang akan mengisi tempat yang kosong dalam tabel.

Kelemahan sistem periodik Mendeleyev :

Ada beberapa unsur yang urutannya terbalik jika ditinjau bertambahnya massa-massa atom.

Sistem Periodik modern

Golongan utama (IA sampai dengan VIIIA )

Golongan transisi (IB sampai dengan VIII B)

Golongan transisi dalam ( deret lantanida dan aktinida)

Periode 1 berisi 2 unsur

Periode 2 dan 3 berisi 8 unsur

Periode 4 dan 5 berisi 18 unsur

Periode 6 berisi 32 unsur

Periode 7 periode belum lengkap

Kelemahan hukum triade :

Banyak unsur yang sifatnya mirip tetapi jumlahnya lebih dari 3

Kelemahan hukum Oktav :

Hanya berlaku untuk unsur-unsur yang mempunyai massa atom ringan sedankan massa atom besar terlalu dipaksakan.

KONFIGURASI ELEKTRON

s maksimal pangkat 2

p maksimal pangkat 6

d maksimal pangkat 10

f maksimal pangkat 14

Untuk menyingkat penulisan konfigurasi electron, dapat menggunakan pendekatan gas mulia dengan urutan sebagai berikut :

terakhir jatuh pada 1s2

terakhir jatuh pada 2p6

terakhir jatuh pada 3p6

terakhir jatuh pada 4p6

terakhir jatuh pada 5p6

terakhir jatuh pada 6p6Contoh : : 7s2Maka periode 7, golongan IIA

Periode : nomor kulit terbesarLarangan Pauli

Tidak ada dua elektron dalam satu orbital yang memiliki keempat bilangan kuantum sama. Akibatnya satu orbital maksimum ditempati oleh 2 elektron.

Sub kulit s (1 orbital) maksimum 2 e

Sub kulit s (3 orbital) maksimum 6 e

Sub kulit d (5 orbital) maksimun 10 e

Sub kulit f (7 orbital) maksimum 14 e

Kestabilan sub kulit d.

Pada pengisian elektron sub kulit d cenderung penuh (berisi 10 elektron) atau setengah penuh (berisi 5 elektron) sehingga dalam atom

struktur ns2 (n-1)d9 berusaha menjadi ns1(n-1)d10.

Struktur ns2(n-1)d4 berusaha menjadi ns1(n-1)d5. Bilangan Kuantum

1. Bilangan kuantum utama (n) : nomor kulit

2. Bilangan kuantum azimut (l) : nomor subkulit

Subkulit s (l = 0)

Subkulit p (l = 1)

Subkulit d ( l = 2)

Subkulit f ( l = 3 )

3. Bilangan kuantum magnetik (m) : nomor orbital. Harga m berkisar dari l sampai +l

4. Bilangan kuantum spin (s) : arah rotasi

s = +

s = -

Unsur- unsur utama : Golongan A

Unsur- unsur yang pengisian elektronnya berakhir pada subkulit s atau p

Golongan = jumlah elektron s + p

GolonganNama GolonganElektron terluar

I AGol. Alkalis1

II AGol. Alkali tanahs2

III AGol. Borons2p1

IV AGol. Karbons2p2

V AGol. Nitrogens2p3

VI AGol. Oksigens2p4

VII AGol. Halogens2p5

VIII AGol. Gas mulias2p6

Unsur unsur transisi : golongan B

Unsur unsur yang pengisian elektronnya berakhir pada subkulit d

Golongan = Jumlah elektron s + d

Jumlah elektronGolongan

s + d = 3IIIB

s + d = 4IVB

s + d = 5VB

s + d = 6VIB

s + d = 7VIIB

s + d = 8VIIIB

s + d = 9VIIIB

s + d = 10VIIIB

s + d = 11IB

s + d = 12IIB

Tentukan letak unsur di bawah ini :

a.

Periode : Golongan :

b.

Periode : Golongan :

c.

Periode : Golonngan :

d.

Periode : Golongan :

Jari-jari atom :

Jari dari inti atom sampai kulit terluar

Dalam satu periode :

Jari-jari atom dari kiri ke kanan betambah kecil. Hal ini disebabkan oleh bertambahnya muatan inti positif dari arah kiri ke kanan. Pertambahan muatan inti mengakibatkan, elektron tertarik makin kuat, sehingga ukuran atom menjadi mengkerut atau mengecil ke arah kanan.

Dalam satu golongan

Jari-jari atom dari atas ke bawah makin besar. Hal ini disebabkan oleh bertambahnya muatan inti dan jumlah kulit elektron. Pertambahan muatan positif inti akan memperkecil ukuran atom, sebaliknya pertambahan kulit elektron akan memperbesar ukuran atom.

Energi ionisasi Yaitu : energi yang diperlukan untuk melepaskan satu elekton yang terrikat paling lemah dari suatu atom netral atau ion dalam keadaan gas.

Dalam satu periode

Dari kiri ke kanan bertambah besar. Hal ini disebabkan oleh muatan inti dari dari jari-jari atom. Makin besar muatan inti maka makin kuat elektron ertahan. Demikian pula, maikn kecil jari-jari maka makin kuat inti terhadap elektron, akibatnya energi ionisasi makin besar.

Dalam satu golongan

Energi ionisasi dari atas ke bawah bertambah kecil. Hal ini disebabkan oleh jari-jari dalam satu golongan bertambah besar ke arah bawah, sehingga jarak antara inti atom dengan dengan elektron kulit terluar makin jauh berakibat atom mudah terionisasi

Afinitas elektron Yaitu : Banyaknya energi yang dilepas jika suatu atom netral dalam wujud gas menangkap satu elekton.

Dalam satu periode

Afinitas elektron dari kiri ke kanan bertambah besar. Hal ini disebabkan oleh jai-jari atom dari kiri ke kanan bertambah kecil sehingga tarikan inti terhadap elektron dari luar bertambah kuat sehingga elektron bertambah mudah masuk ke dalam atom. Akibatnya makin banyak energi yang dibebaskan atau afinitas elektronnya makin besar.

Dalam satu golongan

Afinitas elektron dari atas ke bawah bertambah kecil. Hal ini disebabkan oleh ukuran jari-jari atom makin besar ke arah bawah sehingga gaya tarik inti terhadap elektron makin kecil, maka atom semakin sulit menark elektron dari luar. Akibatnya afinitas elektron makin kecil.

Keelektronegatifan :

Yaitu : Kecenderungan/kemampuan atom netral dalam molekul yang sabil untuk menarik elektron. Makin besar keelektronegatifan maka makin mudah menangkap elektron

Golongan VIII A mempunyai keelektronegatifan = nol

Sifat Logam

Makin mudah melepas elektron, sifat logam makin bertambah. Unsur yang mempunyai sifat logam paling kuat adalah Fr (Fransium)

Kereaktifan

Makin mudah melepas elektron (EI kecil), maka kereaktifan unsur logam makin bertambah.

Makin mudah menangkap elektron (KE besar) maka kerekatifan unsur non logam makin bertambah.Unsur log