Click here to load reader

Rangkuman Materi Psikologi Umum

  • View
    106

  • Download
    14

Embed Size (px)

DESCRIPTION

KESMAS

Text of Rangkuman Materi Psikologi Umum

RANGKUMAN MATERI PSIKOLOGI UMUMWritten By IMM Tarbiyah on Rabu, 28 September 2011 | 09.39

PSIKOLOGI

1. Pengertian1. George A. Miller dalam bukunyaPsycology and communication: Psycology is the science that attempts to describe, predict and control mental and bahavioral events(psikologi adalah ilamu yang berusaha menguraikan, meramalkan dan mengendalikan peristiwa mental dan tingkah laku)2. Roberts Woodworth dan Marquis DG dalam bukunyaPsycology:Psycology is the scientific studies of individual activities relations to the inveronment (psikologi adalah suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari aktivitas atau tingkah laku individu dalam hubungan dengan alam sekitarnya).

2. Pendekatan-pendekatan Terhadap Psikologi1. Pendekatan NeorobiologiPada pokoknya, kejadian-kejadian psikologi tergambat dalam kebiasaan yang digerakkan oleh otak dan sistem saraf. Suatu pendekatan terhadap studi manusia berusaha menghubungkan perilaku dengan hal-hal yang terjadi dalam tubuh, terutama dalam otak dan sistem syaraf, pendekatan ini mencoba mengkhususkan proses neurobiologi yang mendasari perilaku dan kegiatan mental. Contoh: perubahan yang terjadi dalam sistem saraf karena adanya proses belajar mengenai hal yang baru.2. Pendekatan perilaku (Behaviorisme)Dengan pendekatan ini, seorang ahli psikologi mempelajari individu dengan cara mengamati perilakunya dan bukan mengamati kegiatan bagian dalam tubuh.3. Pendekatan kognitifPara ahli psikologi kognitif berpendapat bahwa kita bukanlah penerima rangsangan yang pasif, otak kita secara aktif mengolah informasi yang diterima dan mengubahnya dalam bentuk dan kategori baru.

4. Pendekatan PsikoanalitikDasar pemikiran teori freud ialah bahwa sebagian besar perilaku kita berasal dari proses yang tidak disdari (unconscious processes) yang dimaksud dengan proses yang tidak disadari ialah pemikiran, rasa takut, keinginan-keinginan yang tidak disadari seseorang tetapi membawa pengaruh terhadap perilakunya. Ia percaya bahwa banyak dari implus pada masa kanak-kanak yang dilarang dan dihukum oleh para orang tua dan masyarakat berasal dari naluri pembawaan (innate instine)5. Pendekatan FenomenologisMemusatkan perhatian pada pengalaman subjektif. Pendekatan ini berhubungan dengan pandangan pribadian mengenai dunia dan penafsiran mengenai berbagai kejadian yang dihadapinya.

3. Ruang Lingkup Psikologi KontemporerBidang-bidang psikologi antara lain:1. Psikologi eksperimental dan fisiologi2. Psikologi perkembangan, psikologi sosial, dan psikologi kepribadian3. Psikologi klinis dan penyuluhan4. Psikologi sekolah dan pendidikan5. Psikologi industri dan rekayasa

INGATAN (MEMORY)

Perbedaan-perbedaan dalam ingatan1. Tahapan ingatanKekuatan ingatan minor dapat dibagi dalam tiga tahapan yaitu:1. Tahapan encodingAnda mengubah fenomena fisik (gelombang-gelombang suara) yang sesuai dengan nama yang diucapkan ke dalam kode yang diterima ingatan dan anda menempatkan kode tersebut dalam ingatan

2. Tahapan penyimpanan (storage stage)Anda mempertahankan atua menyimpan nama itu selama waktu antara kedua pertemuan tadi3. Tahapan mengingat kembali (retrieval stage)Anda dapat mendapatkan kembali nama itu dari penyimpanan pada waktu pertemuan kedua

2. Jenis Ingatan1. Ingatan jangka pendek1. Pemasukan pesan dalam ingatan (encoding)Untuk dapat menyimpan informasi ke dalam ingatan jangka pendek, harus memperhatikan informasi tersebut. Karena kita sangat selektif tentang apa yang kita perhatikan, ingatan jangka pendek kita hanya berisi apa yang dipilih. Hal ini berarti bahwa sebagian besar dari apa yang telah terlihat oleh kita tidak pernah memasuki ingatan jangka pendek dan tentu saja tidak akan mungkin dapat digunakan untuk pengingat kembali di kemudian hari.2. Penyimpanan (storage)Mungkin kenyataan yang paling mencolok mengenai ingatan pendek ialah bahwa ingatan ini mempunyai kapasitas yang terbatas. Batas rata-ratanya adalah 7 butir lebih atau kurang dua (7 2). Sebagian orang dapat menyimpan paling sedikit 5 butir, yang lainnya dapat menyimpan 9. Jumlah tertinggi merupakan rentang ingatan subjek (subjects memory span)Dengan adanya kapasitas yang begitu pasti kita cenderung memandang ingatan jangka pendek sebagai sebuah kotak mental yang mempunyai tujuh slot (bilik). Setiap butir yang memasuki ingatan jangka pendek masuk ke dalam masing-masing slot. Selama jumlah butir tidak melebihi jumlah slot kita akan dapat mengingat butir-butir dengan sempurna. Ketika semua slot sudah terisi dan sebuah butir baru akan masuk, salah satu butir lama harus pergi. Butir yang baru menggantikan butir yang lama.3. Pengingatan Kembali (retrieval)Pengingatan kembali disusun dalam tiga tahapan1. Subjek memasukkan stimulus probe ke dalam suatu bentuk yang dapat dibandingkan dengan butir-burit yang sudah tersimpan dalam ingatan jangka pendek2. Subjek membandingkan kede yang berurutan dengan setiap butir yang ada dalam ingatan pendek3. Subjek mulai dengan memberikan sebuah respon yang berakibat pada ditekannya tombol ya atau tidak

2. Ingatan Jangka PanjangIngatan jangka panjang meliputi informasi yang telah disimpan dalam ingatan dengan rentang waktu beberapa menit atau sepanjang hidup.1. Pemasukan pesan dalam ingatan (encoding)Untuk materi verbal, kode ingatan jangka panjang yang dominan tidak bersifat akustik atau visual, melainkan tampaknya didasarkan pada pegertian akan butir-butir tersebut. Jika kita menghafal suatu kata yang panjang dan mencobanya untuk mengingat kembali beberapa menit kemudian, kita pasti akan membuat kekeliruan. Sebagian kata-kata yang keliru itu mempunyai pengertian yang sama dengan kata-kata yang benar. Misalnya jika kata lekas dalam daftar mungkin kita akan keliru ingat dengan kata cepat.Pengkodean melalui pengertian, tampaknya menghasilkan ingatan yang terbaik. Dan semakin mendalam atau lengkap seorang menyerap pengertian, semakin baik ingatan yang terjadi. Maka, kalau kita harus mengingat satu hal dalam sebuah buku teks kita akan mengingatnya lebih baik, jika kita memusatkan pikiran pada pengertiannya dan bukan pada kata-kata yang tercantum dan semakin mendalam dan menyeluruh kita menghayati maknanya semakin baik kita mengingatnya.2. Penyimpanan dan pengingatan kembali (storage and retrieval)Banyak kasus mengenai proses lupa dari ingatan jangka panjang ini tampaknya merupakan akibat dari tidak adanya cara untuk mencapai informasi itu bukan karena tidak adanya informasi itu sendiri. Maka, ingatan yang lemah dapat mencerminkan kegagalan pengingatan kembali dan bukan merupakan kegagalan penyimpanan informasi. Oleh karena itu penting diketahui faktor yang meningkatkan dan menurunkan pengingatan kembali.1. Faktor yang meningkatkan pengingatan kembali ialah mengorganisasi dalam penyimpanan dan memastikan bahwa konteks informasi yang diingat kembali sama dengan konteks informasi di mana kita memasukkan pesan dalam ingat.2. Faktor yang menurunkan pengingat kembali ialah interferensi

INTELEGENSI

1. Pengertian IntelegensiAlfred Binet, dikenal sebagai pelopor dalam menyusun tes inteligensi, mengemukakan pendapatannya bahwa inteligensi mempunyai 3 aspek kemampuan yaitu:1. Direction, kemampuan untuk memusatkan pada suatu masalah yang harus dipecahkan2. Adaptation, kemampuan untuk mendapatkan adaptasi terhadap masalah yang dihadapinya atau fleksibel dalam menghadapi masalah3. Criticism, kemampuan untuk mengadakan kritik baik terhadap masalah yang dihadapi maupun terhadap dirinya sendiriPengertian inteligensi, menurut Whitherington, mempunyai ciri-ciri hakiki berikut:1. Cepat, makin cepat suatu pekerjaan diselesaikan, makin cerdaslah orang yang menyelesaikan2. Cekatan biasanya dihubungkan dengan pekerjaan tangan, dengan mudah dan ringkas menjelaskan sesuatu3. Tepat sesuai dengan tuntutan keadaan

2. Ciri-ciri Pelaku InteligensiMenurut Effendi dan Praja, ciri-ciri tingkah laku yang inteligensi adalah sebagai berikut:1. Purposeful behavior, artinya tingkah laku yang inteligensi selalu terarah pada tujuan2. Organized behavior, artinya tingkah laku yang terkordinasi, tidak acak-acakan3. Physical well taned behavior, artinya memiliki sikap jasmaniah yang baik, penuh tenaga dan tangkas4. Adaptable behavior, artinya tingkah laku yang fleksibel, tidak statis dan kaku5. Success oriented bahavior, artinya tingkah laku yang didasari perasaan aman, tenang, penuh kepercayaan akan sukses6. Clearly motivated behavior, artinya tingkah laku yang dapat memenuhi kebutuhannya dan bermanfaat bagi orang lain7. Rapid behavior, artinya tingkah laku yang efisien, efektif, dan cepat8. Broad behavior, artinya tingkah laku yang mempunyai latar belakang dan pandangan luas serta jiwa yang terbuka

Distribusi Normal tingkat kecerdasanIQ / tingkat kecerdasanDeskripsi VerbalPersentase Populasi dalam Setiap Kelompok

0 1920 4950 6970 7980 8990 109110 119120 129130 139140 179180 ke atasIdiotEmbicileMoronInferiorBodohNormalPandaiSuperiorSangat superiorGiftedGenius1-2615461883-1

KEPRIBADIAN

1. Definisi KepribadianKata kepribadian (personality) berasal dari kata latin: persona. Kata persona menunjukan pada topeng yang biasa digunakan oleh pemain sandiwara di zaman Romawi dalam memainkan peranan-peranannya.Alport mendefinisikan kepribadian yaitu bahwa setiap individu bertingkah laku dalam caranya sendiri. Tidak ada dua orang yang berkepribadian sama, sehingga tidak akan ada dua orang yang bertingkah laku sama, karena setiap individu memiliki kepribadian sendiri.

1. Teori-teori Kepribadian1. Teori kepribadian psikoanalisisDalam mencoba memahami sistem kepribadian manusia, freud, membangun model kepribadian yang saling berhubungan dan menimbulkan ketegangan satu sama lain. Konflik dasar dari tiga sistem kepribadian tersebut menciptakan energi psikis individu. Ketiga sistem itu yaitu:1. Id, bekerja menggunakan prinsip kesenangan, mencari pemuasan segera impuls biologis2. Ego, mematuhi prinsip realita, menunda pemuasan sampai bisa