Pokok Bahasan .tentang mengapa pokok bahasan “Perencanaan Pembangunan “ini penting dibahas dalam

  • View
    224

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Pokok Bahasan .tentang mengapa pokok bahasan “Perencanaan Pembangunan...

Pokok Bahasan 7

Menjaga Orientasi dan Tujuan

Pembangunan Desa

PB

7.1

Rencana Pembelajaran

Perencanaan

Pembangunan Desa

Tujuan

Setelah pembelajaran ini peserta diharapkan dapat:

1. Menjelaskan Perencanaan Pembangunan Desa sebagai perwujudan azas

dan kewenangan Desa

2. Menjelaskan Perencanaan Pembangunan Desa sebagai sarana

pencapaian tujuan pembangunan Desa

3. Menjelaskan perencanaan pembangunan sebagai perwujudan aspirasi

dan kepentingan rakyat

4. Menjelaskan Perencanaan Pembangunan sebagai mekanisme dan proses

menyusun prioritas penggunaan dana desa yang pro rakyat

5. Menjelaskan hak-hak rakyat dalam Perencanaan Pembangunan Desa

6. Menjelaskan hubungan partisipasi dan keswadayaan warga dengan

kualitas Perencanaan pembangunan Desa

7. Menjelaskan hal-hal strategis dalam Perencanaan Pembangunan Desa

yang harus dikawal Pendamping Desa

8. Mengetahui cara dan tindakan yang tepat dalam melaksanakan misi

strategis dalam Perencanaan Pembangunan Desa

9. Melakukan tugas-tugas teknis fasilitasi sebagai Pendamping Desa dalam

Perencanaan Pembangunan Desa

Waktu

5 JPL (180 menit)

Metode

Pemaparan, Diskusi pleno dan diskusi kelompok,Tanya jawab

Media

Bahan bacaan, Handout

Alat Bantu

Flipt Chart, spidol, laptop, dan infocus

Pelatih

Team Teaching

Proses Penyajian

1 Fasilitator menjelaskan tujuan dan proses yang hendak dicapai dalam

Pokok Bahasan ini.

2 Fasilitator meminta beberapa peserta untuk menyampaikan pendapat

tentang mengapa pokok bahasan Perencanaan Pembangunan ini

penting dibahas dalam konteks UU desa?

3 Fasilitator meminta peserta untuk berkelompok dan mendiskusikan

apa yang sudah baik dan apa yang belum baik dalam Proses

Perencanaan pembangunan di Desa berdasarkan pengalaman mereka

selama ini.

4 Fasilitator memandu diskusi kelompok dengan beberapa pertanyaan

kunci;

a. Apa yang menjadi hak-hak rakyat dalam Perencanaan

Pembangunan Desa?

b. Bagaimana mendorong partisipasi dan keswadayaan warga untuk

meningkatkan kualitas Perencanaan pembangunan Desa ?

c. Hal-hal strategis apa dalam Perencanaan Pembangunan Desa yang

harus dikawal Pendamping Desa?

d. dst

5 Fasilitator mengajak tiap kelompok untuk memaparkan hasil diskusi

kelompoknya dalam Pleno

6 Fasilitator memberikan respons terhadap hasil diskusi kelompok

dengan mengacu pada Regulasi terkait dengan perencanaan desa

7 Fasilitator memberikan pemaparan tentang ruang-ruang strategis yang

perlu dioptimalisasi dalam meningkatkan partisipasi warga dalam

perencanaan pembangunan.

8 Fasilitator menyimpulkan beberapa isu yang menonjol selama proses

berlangsung.

PB

7.2

Rencana Pembelajaran

Politik Anggaran dan

Keuangan Desa

Tujuan

Setelah pembelajaran ini peserta diharapkan dapat:

1 Mengemukakan ketentuan pengelolaan keuangan Desa sesuai

Permendagri No. 113 Tahun 2014;

2 Menjelaskan Pengertian dan azas Pengelolaan Keuangan Desa;

3 Menguraikan tahapan kegiatan Pengelolaan Keuangan Desa;

4 Menjelaskan peran dan keterlibatan masyarakat dalam Pengelolaan

Keuangan Desa;

5 Menjelaskan Unsur Pengelola Keuangan Desa

6 Menjelaskan APBDesa sebagai hulu kebijakan pembangunan Desa

7 Menjelaskan aspirasi dan kepentingan rakyat sebagai basis legitimasi

APBDesa

8 Menjelaskan APBDesa sebagai ukuran efektivitas pengorganisasian rakyat

9 Menemukenali pihak dan kepentingan-kepentingan atas anggaran dan

keuangan Desa

10 Menemukenali potensi konflik terkait anggaran dan keuangan Desa

11 Menemukenali potensi dan bentuk-bentuk penyimpangan dalam proses

penganggaran Menjelaskan hal-hal strategis dalam politik anggaran dan

keuangan Desa yang harus dikawal Pendamping Desa

12 Mengetahui cara dan tindakan yang tepat dalam melaksanakan misi

strategis dalam Politik anggaran dan keuangan Desa

13 Melakukan tugas-tugas teknis fasilitasi sebagai Pendamping Desa dalam

Penganggaran dan pengelolaan keuangan Desa

Waktu

5 JPL (225 menit)

Metode

Pemaparan, Curah Pendapat, Bedah Kasus, Penugasan Perorangan dan

Kelompok

Media

Bahan bacaan, Handout

Alat Bantu

Flipt Chart, spidol, laptop, dan infocus

Pelatih

Team Teaching

Proses Penyajian

1 Fasilitator menjelaskan tujuan dan proses yang hendak dicapai dalam

Pokok Bahasan ini.

2 Fasilitator meminta beberapa peserta untuk menyampaikan pendapat

tentang mengapa pokok bahasan Pengelolaan Keuangan ini penting

dibahas dalam konteks UU desa?

3 Fasilitator meminta peserta untuk berkelompok dan mendiskusikan apa

yang sudah baik dan apa yang belum baik dalam Proses Pengelolaan

Keuangan Desa berdasarkan pengalaman mereka selama ini.

4 Fasilitator memandu diskusi kelompok dengan beberapa pertanyaan

kunci;

a. Siapa saja pihak yang terlibat dan berkepentingan atas anggaran

dan keuangan Desa?

b. Potensi konflik apa saja yang bisa muncul terkait anggaran dan

keuangan Desa?

c. Potensi dan bentuk-bentuk penyimpangan apa yang mungkin

terjadai dalam proses penganggaran

d. Hal-hal strategis apa dalam politik anggaran dan keuangan Desa

yang harus dikawal Pendamping Desa?

e. dst

5 Fasilitator mengajak tiap kelompok untuk memaparkan hasil diskusi

kelompoknya dalam Pleno

6 Fasilitator memberikan respons terhadap hasil diskusi kelompok dengan

mengacu pada Regulasi terkait dengan Pengelolaan Keuangan

(Permendagri No. 113 Tahun 2014)

7 Fasilitator memberikan pemaparan tentang ruang-ruang strategis yang

perlu dioptimalisasi dalam meningkatkan partisipasi warga dalam

perencanaan pembangunan.

8 Fasilitator menyimpulkan beberapa isu yang menonjol selama proses

berlangsung.

PB

7.3

Rencana Pembelajaran

Pelaksanaan Kegiatan

Pembangunan Desa

Tujuan

Setelah pembelajaran ini peserta diharapkan dapat:

1 Menjelaskan tahap-tahap Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Desa

sebagai mekanisme untuk mewujudkan prinsip-prinsip Tata Kelola yang

baik

2 Menjelaskan tahap-tahap Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Desa

sebagai indikator meningkatnya kapasitas masyarakat

3 Menjelaskan hal-hal strategis dalam Pelaksanaan Pembangunan Desa

yang harus dikawal Pendamping Desa

4 Mengetahui cara dan tindakan yang tepat dalam melaksanakan misi

strategis dalam Pelaksanaan Pembangunan Desa

5 Menjelaskan tugas-tugas teknis fasilitasi sebagai Pendamping Desa

dalam Pelaksanaan Pembangunan Desa

Waktu

5 JPL (180 menit)

Metode

Pemaparan, Diskusi pleno dan diskusi kelompok,Tanya jawab

Media

Bahan bacaan, Handout

Alat Bantu

Flipt Chart, spidol, laptop dan infocus

Pelatih

Team Teaching

Proses Penyajian

1 Fasilitator menjelaskan tujuan dan proses yang hendak dicapai dalam

Pokok Bahasan ini.

2 Fasilitator meminta beberapa peserta untuk menyampaikan pendapat

tentang mengapa pokok bahasan Perencanaan Pembangunan ini

penting dibahas dalam konteks UU desa?

3 Fasilitator meminta peserta untuk berkelompok dan mendiskusikan apa

yang sudah baik dan apa yang belum baik dalam Proses Perencanaan

pembangunan di Desa berdasarkan pengalaman mereka selama ini.

4 Fasilitator memandu diskusi kelompok dengan beberapa pertanyaan

kunci;

a. Tahapan penting apa saja yang perlu mendpat perhatian dalam

pelaksanaan pembangunan Desa?

b. Apa yang menjadi hak-hak rakyat dalam pelaksanaan kegiatan

Pembangunan Desa?

c. Bagaimana mendorong partisipasi dan keswadayaan warga untuk

meningkatkan kualitas Perencanaan pembangunan Desa ?

d. Hal-hal strategis apa dalam pelaksanaan Pembangunan Desa

yang harus dikawal Pendamping Desa?

e. cara dan tindakan apa yang dianggap tepat dalam melaksanakan

misi strategis dalam Pelaksanaan Pembangunan Desa ?

f. dst

5 Fasilitator mengajak tiap kelompok untuk memaparkan hasil diskusi

kelompoknya dalam Pleno

6 Fasilitator memberikan respons terhadap hasil diskusi kelompok dengan

mengacu pada Regulasi terkait dengan Pelaksanaan kegiatan desa

7 Fasilitator memberikan pemaparan tentang ruang-ruang strategis yang

perlu dioptimalisasi dalam meningkatkan partisipasi warga dalam

pelaksanaan pembangunan.

8 Fasilitator menyimpulkan beberapa isu yang menonjol selama proses

berlangsung.

Bahan Bacaan 7

Menjaga Orientasi dan Tujuan

Pembangunan Desa

Bahan Bacaan

Visi dan Semangat

Undang-Undang Desa

a. Latar Belakang

Sejak kemerdekaan 1945, Republik Indonesia tidak pernah memiliki kebijakan dan regulasi

tentang desa yang kokoh, legitimate dan berkelanjutan. Perdebatan akademik yang tidak

selesai, tarik menarik politik yang keras, kepen